Home Blog Page 2686

Belum Serahkan Perdes APDesa, 17 Desa di Dairi Belum Bisa Cairkan ADD

Kadis Pemdes Dairi, Bahagia Ginting.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Dairi, Bahagia Ginting menegaskan, syarat pencairan Alokasi Dana Desa (ADD), harus menyerahkan peraturan desa tekait penyusunan anggaran pendapatan belanja desa (Perdes-APBDesa).

Kepala Desa harus menyerahkan Perdes APBDesa kepada Dispemdes, untuk selanjutnya diajukan kepada Badan Keuangan Asset Daerah (BKAD). Hal itu disampaikan Kadis Pemdes Dairi, Bahagia Ginting, Kamis (12/5) menanggapi, keluhan sejumlah Kepala Desa, yang belum mencairkan ADD pada awal tahun 2022 ini.

Bahagia menjelaskan, ADD bersumber dari APBD kabupaten Dairi, merupakan sumber penghasilan/gaji tetap kepala desa dan perangkat desa. Proses pencairan ADD dari rekening kas daerah kabupaten Dairi melalui BKAD, ke rekening pemerintah desa harus menyerahkan Perdes APBDesa dimaksud.

Menurut Bahagia, hingga hari ini, Kamis (12/5), jumlah desa sudah menyerahkan Perdes APBDesa, baru ada 144 desa dari total 161 desa di Dairi. “Berarti, ada sebanyak 17 desa lagi hingga saat ini belum menyelesaikan/menyerahkan Perdes APBDesa tersebut.

“Artinya, keterlambatan pencairan ADD, kendalanya ada di desa itu sendiri, bukan keterlambatan di pemerintah kabupaten, ucap Bahagia. Kita berharap ke-17 desa segera menyelesaikan pemyusunan Perdes APBDesa mereka, sehingga bisa segera ADD dicairkan dan kepala desa maupun perangkatnya bisa gajian”, sebut Bahagia.

“Jika pemerintah desa sudah selesai menyusun Perdes APBDesa tahun 2022 ini, saya pastikan 2 kali 24 jam, ADD akan bisa dicairkan dari rekening kas daerah Dairi melalui BKAD ke rekening pemerintah desa, ” sebutnya.

Ditambahkan Bahagia, sebenarnya, untuk mempercepat penyusunan Perdes APBDesa, Dispemdes sudah membantu pemerintah desa melalui sosialisasi dilakukan selama ini, pungkasnya.(rud).

Edy Rahmayadi Saksikan Seleksi Pemain, PSMS Cari Pemain Lokal

BERBUCARA: Edy Rahmayadi berbicara dengan I Putu Gede.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan akhirnya memulai persiapan menghadapi Liga 2 musim 2022. Persiapan diawali dengan menggelar seleksi tertutup di Kebun Bunga, Rabu (11/5) sore.

SELEKSI ini dipimpin langsung oleh Pelatih Kepala, I Putu Gede. Seleksi ini juga disaksikan Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman, Kadispora Medan Pulungan Harahap, Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang, dan pengurus lainnya.

Seleksi ini mendapat respon luar biasa dari para pemain muda. Meski awalnya hanya 42 orang yang diundang, namun sebanyak 42 pemain hadir di lapangan. Mereka ingin menunjukkan kemampuan untuk membela Ayam Kinantan.

Edy Rahmayadi mengatakan, seleksi ini akan berlangsung hingga Sabtu (14/3) mendatang. Setelah itu, bakal diambil beberapa pemain dari peserta seleksi.

“Memang sudah ada pemain yang kita lobi. Tapi kita melalui seleksi ini, kita mencari pemain-pemain asal Sumatera Utara. Ini merupakan pelapis dan persiapan ke depan,” ujar Edy Rahmayadi.

Edy berharap kejadian musim lalu tidak terulang kembali, dimana PSMS sempat kekurangan pemain. “Musim lalu kita memang sampai ke babak delapan besar. Tapi di babak delapan besar, kita kekurangan pemain,” tambahnya.

Dewan Penasehat PSMS ini tak lupa memberikan pesan kepada sang pelatih kepala untuk mencari pemain-pemain muda bertalenta. “Harus dia perhitungkan pemain-pemain muda ini, kalau mereka berbakat, itu kita ambil untuk lapisan kedua,” harapnya.

Ketika disinggung soal harapan, Edy berharap PSMS beserta Karo United dan PSDS Deliserdang yang tampil di Liga 2 musim ini, harus ada yang promosi.

“Kita kan sudah ada tiga tim, Karo, PSDS sama PSMS. Kita berharap diantara ketiga ini, minimal satu harus masuk ke Liga 1. Tiga-tiganya adalah milik kita, miliknya Sumut. Semua akan saya support ketiganya,” tegasnya.

Sementara Pelatih Kepala PSMS, I Putu Gede menyebutkan seleksi ini diikuti 42 peserta. Dia memuji antusias para pemain yang ikut seleksi. Apalagi sekitar 90 persen pemain asal Sumut dalam trial ini.

“Saya melihat antusias pemain cukup tinggi. Ada kemauan untuk bersaing. Beberapa nama sudah terlihat, mungkin hari kedua semakin kelihatan lagi. Dari keseluruhan potensi ada. Saya ingin pemain sesuai kebutuhan tim, bisa bermain di bawah tekanan,” kata Putu Gede.

Mantan juru taktik PSS Sleman ini tentu tak ingin asal-asal dalam memilih pemain. Apalagi target tinggi diberikan, yakni membawa PSMS ke Liga 1 musim depan.

Sedangkan Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang menegaskan, pemilihan pemain sepenuhnya merupakan wewenang pelatih. Dia pun berharap pemain putra daerah mampu menunjukkan kualitas demi memikat sang pelatih kepala.

Ditambahkan, setidaknya ada 10 pemain di luar pemain trial yang sudah mencapai kata sepakat dengan manajemen PSMS. “Lima pemain lagi masih tahap nego dan sisanya dari pemain trial ini. Kami harap tanggal 16 semua sudah beres untuk latihan perdana,” kata Mulyadi.

Meski demikian, Mulyadi belum mau membeberkan nama-nama pemain rekrutannya itu, termasuk nama-nama pemain dari musim lalu.

“Ada dari Liga 1 dan Liga 2. Deal sudah 90 persen, nanti kita cek lagi kondisinya seperti apa? Semoga tidak cedera. Setelah itu baru diumumkan,” pungkasnya. (dek)

Bobby Dukung Perkumpulan Marga Aritonang Sumut

TERIMA: Wali Kota Medan Bobby Nasution menerima panitia pelantikan pengurus Perkumpulan Marga Toga Aritonang Sumut periode 2022 - 2027.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Selain menyambut baik, Wali Kota Medan Bobby mendukung pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Marga Toga Aritonang Sumut periode 2022 – 2027 di Hotel Danau Toba, Sabtu (8/5). Pengurus yang dilantik nantinya diharapkan dapat berkolaborasi dengan Pemko Medan untuk membangun Kota Medan.

Hal ini terungkap saat Bobby Nasution saat menerima kunjungan Panitia Pelantikan Pengurus DPD Perkumpulan Marga Toga Aritonang Sumut di Balai Kota, Selasa (10/5). “Kita menyambut baik dan mendukung pelantikan ini,” kata Bobby Nasution didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Medan Arjuna Sembiring.

Sebagai bentuk dukungan, orang nomor satu di Pemko Medan ini berupaya menghadiri acara pelantikan tersebut. “Mudah-mudahan saya dapat hadir. Jika tidak dapat hadir langsung, saya akan hadir secara virtual,” imbuhnya.

Sebelumnya, Horas Aritonang selaku Ketua Panitia Pelantikan Pengurus DPD Perkumpulan Marga Toga Aritonang Sumut menjelaskan, tujuan kedatangan mereka untuk mengundang Wali Kota hadir sekaligus memberikan kata sambutan  saat acara pelantikan. Termasuk, mengulosi  menantu Presiden Joko Widodo tersebut

“Kami sangat mengharapkan kehadiran Bapak Wali Kota dalam acara pelantikan nanti. Di samping itu, kami juga minta izin untuk mengulosi Bapak Wali Kota sebagai bentuk hormat dan terima kasih kami kepada pimpinan di wilayah Kota Medan,” ungkap Horas didampingi Ketua DPD Perkumpulan Marga Toga Aritonang Sumut Kompi Aritonang dan Bernard S selaku Sekretaris yang akan dilantik nantinya.(map/han)

Pohon dan Tiang Listrik Tumbang Menimpa Truk di Sibolangit

Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebuah pohon besar dan tiang listrik beton tumbang menimpa sebuah truk, di Jalan Jamin Ginting KM 29,5, Desa Rambungbaru, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, Selasa (10/5) malam.

Akibatnya, arus lalu lintas di Jalan Lintas Medan-Berastagi-Medan macet total. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kondisi truk ringsek hampir rata dengan tanah.

Kasatlantas Polrestabes Medan, AKBP Sonny Siregar kepada wartawan di Medan, Rabu (11/5) mengatakan, sejumlah pohon berukuran besar dan tiang listrik di kawasan itu tumbang setelah hujan deras dan angin kencang yang terjadi tadi malam (Selasa, red).

Pohon dan tiang listrik yang tumbang menimpa truk itu, lanjutnya, dalam keadaan melintang di jalan, sehingga menghalangi kendaraan lainnya melintas yang menyebabkan macet total.

“Satu pohon tumbang tercabut beserta akarnya dan menimpa Truk Fuso BK8857SE. Truk tersebut ringsek hampir rata dengan tanah. Namun tidak sampai mengakibatkan korban jiwa. Proses evakuasi batang pohon besar yang menimpa truk sudah bisa diselesaikan. Petugas turun langsung membersihkan serpihan pohon dan melakukan evakuasi pada malam itu juga,” ujarnya.

Saat kejadian, tambah Sonny, kabel listrik bertegangan tinggi juga berserakan di jalan. Petugas PLN pun langsung turun ke lokasi dan mematikan arus listrik.

“Seluruh kabel berserakan di jalan dipotong supaya arus lancar. Untuk arus lalu lintas terhenti total, baik yang dari arah Medan maupun dari arah Tanah Karo. Kemudian di depan Polsek Pancurbatu telah ditugaskan personel untuk menghadang kendaraan-kendaraan yang akan naik,” imbuhnya.

Dijelaskannya, personel Porestabes Medan, Polsek Pancurbatu, dan warga sekitar dibantu alat berat Pemko Medan, berjibaku melakukan evakuasi, akhirnya berhasil membersihkan pohon yang memalang badan jalan sehingga arus kendaraan kembali terbuka. Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda juga turun tangan datang ke lokasi untuk membantu mengurai kepadatan arus lalu lintas di lokasi.

“Berkat upaya petugas, pada Rabu (11/5) pagi, akhirnya jalur lalu lintas Medan-Berastagi-Medan sudah bisa dilalui dua arah, namun dalam keadaan melambat (merayap),” pungkasnya. (dwi/azw)

Bobby Sambut Tawaran Kerja Sama SITE. Peluang Masyarakat Tingkatkan Skill Otomotif

BERSAMA: Wali Kota Medan Bobby Nasution dan jajaran foto bersama President Director Seoul Institute of Technology and Education (SITE) di sela-sela melakukan audiensi kerja sama (PEMKO MEDAN FOR SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemko Medan menyambut baik tawaran kerja sama Seoul Institute of Technology and Education (SITE) terkait pendidikan dan pelatihan serta pengembangan SDM di bidang otomotif. Diharapkan, kolaborasi yang terbangun nantinya dapat membuka ruang dan menjadi peluang bagi masyarakat Kota Medan untuk mengenal serta  memahami dunia otomotif sebagai skill yang bisa menghasilkan manfaat di waktu mendatang.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat menerima kunjungan President Director SITE Baik Wan-Ki di Balai Kota, Selasa (10/5) siang. Terbangunnya kolaborasi dalam rangka peningkatan SDM masyarakat, bilang Bobby Nasution, juga menjadi wujud dukungan pemerintah daerah terhadap program pemerintah pusat.

“Kita tahu bahwa Bapak Presiden RI juga terus mendorong peningkatan ekosistem dunia otomotif lewat kehadiran mobil listrik. Jadi, sejalan dengan itu, kita juga ingin masyarakat memahami dunia otomotif, meningkatkan SDM masyarakat di industri otomotif  dan memberikan peluang bagi mereka nantinya,” kata Bobby Nasution.

Jika nantinya kerjasama dapat terjalin, ungkap Bobby,  warga Kota Medan bisa dilibatkan langsung untuk melihat cara, proses bahkan budaya kerja yang dibangun melalui SITE. “Kalau pun tidak bisa langsung ke Korsel, paling tidak masyarakat yang jadi peserta bisa melihat, mengunjungi dan belajar langsung ke pabrik-pabrik otomotif di Indonesia, khususnya Pulau Jawa,” harapnya.

Sementara itu, President Director SITE Baik Wan-Ki mengaku, pihaknya ingin berkontribusi dalam meningkatkan SDM masyarakat Kota Medan di bidang otomotif.

“Nanti kita akan datangkan tenaga pendidik langsung dari Korea Selatan (Korsel). Dengan ilmu yang diajarkan, kita juga akan kembangkan agar warga Kota Medan yang ikut dalam pelatihan ini bisa menjadi mentor di Korsel,” bilang Baik Wan-Ki seraya mengapresiasi Bobby Nasution bahwa apa yang diinginkan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut menjadi bentuk kepeduliannya kepada masyarakat.(map/han)

Airlangga Sebut Tantangan Besar Majukan Perekonomian Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Konflik antara Rusia dan Ukraina yang terjadi saat ini telah menyebabkan kondisi geopolitik dunia mengalami ketegangan dan dapat menyebabkan disrupsi perekonomian global. Konflik yang berkelanjutan juga akan dapat memicu krisis global di sektor keuangan, pangan, maupun energi.

Di tengah kondisi dunia yang sedang tidak kondusif tersebut, Indonesia memiliki kesempatan mendemonstrasikan kepemimpinan dalam arena global untuk merespon berbagai tantangan internasional melalui Presidensi G20 Indonesia.

Indonesia juga sudah ditunjuk oleh PBB sebagai co-chair of the Global Crisis Response Group, untuk membantu mengatasi kondisi saat ini.

Dengan mengangkat tema “Recover Together Recover Stronger”, Presidensi G20 Indonesia memainkan peranan penting dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi yang lebih kuat, tahan uji, dan siap menghadapi krisis atau tantangan di masa depan.

“G20 harus mampu menjembatani kepentingan negara berkembang dan negara maju. Tentu saja, kepentingan nasional adalah yang utama bagi Pemerintah Indonesia, yakni pemulihan ekonomi yang inklusif, berdaya tahan, dan berkelanjutan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Tempo-BNI The Bilateral Forum 2022, Kamis (12/05).

Menghadapi berbagai tantangan tersebut, Pemerintah Indonesia sudah berada dalam jalur yang tepat. Penanganan Covid-19 yang lebih baik telah membangkitkan aktivitas ekonomi domestik. Indonesia juga telah mengimplementasikan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang berfokus kepada insentif bisnis dan dukungan terhadap UMKM.

“Dengan menjamin inklusivitas, kita akan dapat membangun masyarakat yang berdaya tahan lebih kuat setelah pandemi,” tutur Menko Airlangga.

Sebagai hasilnya, ekonomi Indonesia mampu tumbuh di kisaran 5,01% pada Kuartal I – 2022, lebih baik daripada Tiongkok (4,8%), Jerman (4,0%), Korea Selatan, (3,1%), dan Singapura (3,4%).

Pertumbuhan yang kuat juga didukung oleh stabilnya inflasi, yang tercatat sebesar 0,95% (mtm) dan 3,47% (yoy) pada April 2022. Angka tersebut masih dalam rentang target 3±1% (yoy) di tengah kenaikan harga komoditas pangan dan energi dan kenaikan inflasi di beberapa negara.

“Sektor eksternal Indonesia juga bertahan cukup baik. Neraca perdagangan masih mencatatkan surplus dalam 23 bulan berturut-turut, termasuk nilai tukar dan IHSG masih kuat, dan rasio utang eksternal Indonesia terhadap PDB masih berada di level aman. Proyeksi ekonomi yang membaik juga akan menciptakan kepercayaan diri publik dan investor, sehingga aktivitas ekonomi lokal akan meningkat pula,” ucap Menko Airlangga.

Ketua Umum Partai Golkar mengatakan untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi dan meraih pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, Pemerintah meyakini bahwa kuncinya adalah dengan memperkuat UMKM. Dalam sejarah terjadinya berbagai krisis finansial global, UMKM telah terbukti tangguh menjadi penyokong perekonomian nasional.

Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan PDB tercatat mencapai 60,51% dengan kemampuan menyerap tenaga kerja mencapai 97% dari total tenaga kerja nasional.

Selain itu, UMKM juga memainkan peranan penting untuk meningkatkan investasi dan ekspor Indonesia. Total investasi sektor ini mencapai 60,42% dari total investasi Indonesia dan berkontribusi sebesar 15,65% kepada ekspor non migas nasional.

Pemulihan kegiatan usaha mikro pasca pandemi didorong melalui berbagai kebijakan Pemerintah yang pro UMKM termasuk dengan melakukan akselerasi digitalisasi untuk membantu pemulihan dan perkembangan UMKM.

“Untuk itu, Pemerintah juga terus memperkuat partisipasi UMKM ke dalam ekosistem ekonomi digital melalui kemudahan perizinan, insentif fiskal/pajak, sertifikasi, akses pasar, pembiayaan, pelatihan, pendampingan, dan akses bahan baku, yang didukung dengan menciptakan fair playing field, pembayaran digital, logistik, perlindungan data pribadi, sistem elektronik dan transaksi, serta membangun infrastruktur digital,” papar Menko Airlangga.

Di akhir sambutan, Menko Airlangga menjelaskan tantangan besar yang ada dalam memajukan perekonomian Indonesia. Untuk itu diperlukan kolaborasi yang erat antara seluruh pemangku kepentingan.

“Kabar baik dan terpercaya yang disampaikan kepada masyarakat akan meningkatkan optimisme dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam acara ini adalah Menteri Koperasi dan UKM, Menteri Kelautan dan Perikanan, Duta Besar Australia untuk Indonesia, Duta Besar India untuk Indonesia, Direktur Utama Tempo Media Group, dan Direktur Bisnis UMKM BNI. (adv/*)

Tiga Kuil di Medan Kerap Dilanda Banjir, Bobby Janji Segera Cek ke Lapangan

Ilustrasi

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Sebanyak 3 rumah ibadah umat Hindu (kuil) di Kota Medan kerap dilanda banjr, setiap kali turun hujan. Hal ini terungkap saat Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution, menerima kunjungan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Medan di Balai Kota Medan, Selasa (10/5) lalu.

Adapun 3 kuil tersebut, yakni Gurdhwara Khalsa yang berdampingan dengan Kuil Shri Mariamman di Jalan Teuku Umar Medan, Kuil Shri Mariamman Jalan Teratai Pasiran, serta Kuil Shri Batara di Jalan S Parman Gang Pasir.
Menanggapi keluhan itu, Bobby mengaku, pihaknya selaku Pemko Medan akan secepatnya turun ke lapangan untuk melakukan peninjauan terkait penyebab banjir dan mencari jalan keluarnya. Sebab, selain karena masalah banjir merupakan satu program prioritas Pemko Medan, Bobby mengaku, ingin membuat setiap warga Kota Medan merasa nyaman dalam beribadah, termasuk menginginkan agar umat Hindu Kota Medan bisa merasa tenang dan nyaman saat melaksanakan ibadah.

“Segera kami cek langsung ke lapangan. Jika penyebabnya karena drainase, akan dilakukan pembersihan. Mudah-mudahan bisa mengurangi dampak banjir yang melanda,” ungkap Bobby, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Topan OP Ginting, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Endar Sutan Lubis, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Laksamana Putra, dan Kepala Kesbangpol Arjuna Sembiring.

Selain bersilaturahim, kedatangan rombongan yang dipimpin Ketua PHDI Kota Medan Matha Riswan tersebut, juga untuk menyampaikan persoalan sejumlah guru-guru agama Hindu yang masih belum dapat diterima di sejumlah sekolah swasta untuk mengajar. Padahal, ada beberapa sekolah dengan jumlah siswa beragama Hindu yang cukup banyak dalam satu kelompok belajar.

“Kasihan anak-anak kita Pak Wali, kalau harus digabungkan dengan siswa (agama) lain. Padahal mereka juga butuh belajar dan memahami tentang agama mereka. Jadi, kami mohon kebijaksanaan Pak Wali,” harapnya.

Menyikapi hal itu, Bobby pun langsung menginstruksikan Kepala Disdik Kota Medan Laksamana Putra Siregar, untuk segera berkomunikasi lebih lanjut dengan pihak sekolah terkait.

“Nanti juga akan ditindaklanjuti ya pak,” jawabnya.
Tak cuma itu, PHDI Kota Medan pun meminta dukungan dari Pemko Medan, untuk membangun kembali gapura Pasar Hindu yang mulai terlihat usang. Atas permintaan itu, Bobby juga mengaku akan mendukung rencana tersebut.

“Ya, kami dukung. Kalau bisa, tulisannya dibuat besar dengan desain yang bagus. Jadi bisa lebih menarik dan terlihat hidup,” pungkasnya. (map/saz)

DPRD Dukung Penambahan Anggaran Dana Jasa Hibah Pemko Medann, Data Penerima Harus Direkap Ulang

Ilustrasi

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Komisi 2 DPRD Medan, mendorong Pemko Medan untuk melakukan rekapitulasi data kembali, terkait penerima dana jasa hibah Pemko Medan. Hal ini perlu dilakukan, karena banyaknya laporan dari masyarakat yang tidak terdata untuk mendapatkan dana bantuan tersebut.

“Kami mendapatkan banyak laporan dari masyarakat, terkait program dana jasa hibah Pemko Medan. Di lapangan banyak yang belum terdata untuk mendapatkan dana ini. Beberapa di antaranya seperti bilal jenazah, penggali kubur, Guru Maghrib Mengaji, dan beberapa lainnya,” ungkap Anggota Komisi 2 DPRD Medan, Syaiful Ramadhan, Rabu (11/5).

Syaiful yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Medan, turut mendorong Pemko Medan agar pada anggaran selanjutnya, Pemko Medan dapat melakukan rekapitulasi data ulang, untuk mereka yang belum menerima dana bantuan tersebut.

“Kami akan terus mendorong agar Pemko Medan bisa melakukan pendataan ulang kepada masyarakat, sekaitan dengan banyaknya laporan yang disampaikan,” tuturnya.
Dia mengaku, Frasi PKS DPRD Medan siap mendukung upaya tersebut, sekaligus dalam upaya memperjuangkan penambahan anggaran di tahun berikutnya.

“Fraksi PKS akan terus memberikan dukungan kepada Pemko Medan, untuk menambah anggaran, sehingga nantinya masyarakat yang belum menerima dana ini, bisa ditampung dalam APBD,” jelas Syaiful.

Syaiful pun mengatakan, pemberian dana kepada masyarakat ini, dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada seluruh pelayan masyarakat. Dana bantuan ini, diberikan kepada para pelayan masyarakat, seperti bilal jenazah, penggali kubur, pengurus rumah ibadah, imam masjid, Guru Maghrib Mengaji, Guru Sekolah Minggu, Guru Sekolah Hindu, Budha, dan Khong Hu Chu, panatua gereja, petugas gereja Katholik, ustad dan ustadah, serta Khatib Salat Jumat. (map/saz)

Kendalikan Pil Ekstasi dari Lapas Tanjunggusta, Napi Minta Keringanan Hukuman

PEMBELAAN: Lima terdakwa kasus peredaran 5 butir ekstasi, menjalani sidang pembelaan secara virtual di PN Medan, Rabu (11/5)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Napi Lapas Tanjunggusta Medan, Edy Syahputra dituntut 11 tahun penjara. Dia dinilai terbukti mengendalikan peradaran 5 ribu butir ekstasi dari balik jeruji.

Sedangkan empat terdakwa lainnya yang berperan sebagai kurir, dituntut masing-masing 10 tahun penjara. Empat terdakwa lainnya yakni, Muhammad Faizal alias Agam, Dodi Sutan Sahi Alam Pohan, Muhammad Morganda Tampubolon dan Mulia Jaka Kusuma.

Kelima terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 Ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Dalam sidang beragendakan pembelaan, penasihat hukum terdakwa meminta kepada mejalis hakim, agar menjatuhkan hukuman seringan-ringannya. “Karena para terdakwa masih mempunyai tanggungan keluarga,” ucapnya, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri Medan, Rabu (11/5).

Atas pembelaan penasihat hukum terdakwa, jaksa penuntut umum (JPU) Teorida Hutagaol tetap pada tuntutannya. Usai mendengarkan pembelaan, hakim ketua Nurmiati menunda sidang hingga pekan depan, dengan agenda putusan.

Mengutip surat dakwaan, kasus ini bermula pada 31 Oktober 2021, ketika personel Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut menerima informasi dari masyarakat memberitahukan bahwa akan terjadi transaksi jual beli narkotika di sekira Jalan Abdul Sani Muthalib Medan Marelan tepatnya di Kafe Vespa.

Berdasarkan informasi tersebut, kemudian pada Minggu tanggal 31 Oktober 2021 sekira pukul 18.00 WIB personel melakukan penyelidikan ke tempat yang dimaksud, dan sesampainya di tempat tersebut, saksi melakukan penangkapan terhadap 4 terdakwa Muhammad Faizal alias Agam, Dodi Sutan Sahi Alam Pohan, Muhammad Morganda Tampubolon dan Mulya Jaka Kusuma.

Sewaktu dilakukan penangkapan, disita barang bukti narkotika jenis ekstasi sebanyak 5 ribu butir.

Setelah di interogasi, Muhamamd Faisal alias Agam menerangkan bahwa ekstasi tersebut, adalah suruhan terdakwa Edy yang mengarahkan melalui handphone, yang mana Muhamamd Faisal akan mendpatkan upah dari terdakwa Edy apabila berhasil menyerahkan pil esktasi tersebut kepada orang lain sebesar Rp9 juta.

Atas runjukkan dari Muhamamad Faisal selanjutnya saksi BNN Sumut melakukan penangkapan terhadap terdakwa pada hari Senin tanggal 15 November 2021 di LP Tanjung Gusta Medan.

Setelah dipertemukan, antara terdakwa dengan Muhammad Faisal membenarkan bahwa terdakwa Edy yang menyuruh Muhammad Faisal untuk menerima pil ekstasi sebanyak 5 ribu butir. (man/azw)

Tersangka Penjambret Pegawai PT KAI Ditangkap

istimewa TERSANGKA: Pelaku jambret yang berhasil ditangkap petugas Polsek Medan Timur, Selasa (10/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Unit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor (Reskrim Polsek) Medan Timur menangkap tersangka pelaku penjambret Pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero saat beraksi di Jalan Gaharu, Kecamatan Medan Timur. “Pelaku yang ditangkap bernama Jonathan Bangun (31), warga Jalan Pasar Pinter, Kabupaten Langkat,” kata Kapolsek Medan Timur, Kompol Rona Tambunan, Selasa (10/5) sore.

Dia menuturkan, aksi jambret ini berawal saat korban bernama Winda Sari pegawai PT KAI melintas di Jalan Gaharu, pada Minggu (8/5) malam lalu dijambret pelaku. Akibatnya korban kehilangan satu unit Handphone merek Oppo A16.

“Personel yang tengah berpatroli, mendengar teriakan korban, petugas lalu mengejar dan berhasil menangkap pelaku,” ujarnya.

Rona menambahkan, pelaku ketika diinterogasi mengaku nekad melakukan aksi jambret atas suruhan temannya berinisial M. Hasil jambret nanti akan dijual kepada penadah untuk membeli narkoba.

“Dari tangan pelaku disita barang bukti handphone milik korban. Untuk pelaku sudah ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Medan Timur,” pungkasnya. (dwi/azw)