24 C
Medan
Saturday, February 7, 2026
Home Blog Page 2688

GoTo Umumkan Penawaran Umum Perdana Saham di Bursa Efek Indonesia

CEO Grup PT GoTo (Gojek Tokopedia) Tbk , Andre Soelistyo, dan para direksi GoTo saat mengumumkan rencana melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (15/3/2022).

JAKARTA, SUMUTPOS – Hari ini, Selasa (15/3/2022), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo atau Perusahaan), mengumumkan rencana untuk melakukan penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). IPO diharapkan dapat menghimpun pendanaan setidaknya Rp15,2 triliun (USD 1,1 miliar), sehingga berpotensi menjadi salah satu IPO dengan nilai terbesar di Indonesia.

“Langkah ini adalah salah satu momen paling membanggakan dalam sejarah perusahaan, yang memasuki tahap akhir untuk menjadi perusahaan terbuka yang tercatat di BEI. Indonesia adalah salah satu pasar dengan pertumbuhan terbesar dan paling menarik di dunia, sebagaimana tercermin dari ketahanan pasar modal kita, di tengah volatilitas pasar global tahun ini. Kami berharap IPO GoTo akan menunjukkan kepada dunia peluang luar biasa yang ada di Indonesia dan di seluruh kawasan Asia Tenggara,” kata CEO Grup GoTo Andre Soelistyo, saat peluncuran.

Menurut Andre, kekuatan GoTo adalah lebih dari sekadar sekumpulan perusahaan.  Ekosistem layanan on-demand, e-commerce, dan financial technology menghubungkan jutaan konsumen, mitra pengemudi, dan merchants, dengan misi mendorong kemajuan bagi semua orang, di tengah pertumbuhan cepat ekonomi digital.

“Kami bangga bahwa dari kesederhanaan di awal kami berdiri, kami mendapatkan kepercayaan dari jutaan konsumen, mitra pengemudi, dan pedagang, serta didukung oleh berbagai investor global terkemuka dan saat ini tengah mengambil langkah selanjutnya untuk menjadi perusahaan terbuka yang tercatat di Indonesia,” kata Andre.

GoTo adalah ekosistem unik yang menggabungkan layanan on-demand, e-commerce, dan financial technology melalui platform Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial. Integrasi ketiga bisnis dalam satu ekosistem ini membawa sinergi yang kuat, dan menjadi keunggulan GoTo, yang antara lain didukung oleh pendekatan hyperlocal dengan jaringan layanan yang kuat,  kemampuan untuk menghadirkan program loyalitas konsumen lintas platform, serta penawaran layanan keuangan yang luas dan komprehensif di berbagai aktivitas penggunaan (use case).

Berdasarkan data Euromonitor 2020, keberadaan dan jangkauan ekosistem GoTo mampu berkontribusi lebih dari 2% dari PDB Indonesia dan melayani hampir dua per tiga konsumsi rumah tangga di Indonesia.

Sebagai bagian dari IPO, dan melanjutkan komitmen untuk memberikan dampak sosial positif yang maksimal, GoTo juga berencana untuk meluncurkan Program Saham Gotong Royong. Program ini akan memberikan kesempatan kepada mitra pengemudi, merchants, konsumen yang aktif dan setia, serta seluruh karyawan tetap, untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari IPO.

Melalui program ini, seluruh karyawan tetap telah menjadi peserta Program Rencana Insentif Jangka Panjang Perusahaan; mitra pengemudi yang telah tumbuh bersama kami akan berkesempatan untuk menjadi pemegang saham GoTo atau menerima manfaat ekonomi dari saham GoTo; sementara pedagang dan konsumen Grup GoTo yang setia dan memenuhi syarat akan mendapatkan akses prioritas untuk memesan saham melalui alokasi tetap di IPO.

Andre menambahkan bahwa rencana pencatatan saham ini akan menjadi momen yang membanggakan bagi setiap yang ada di ekosistem GoTo dan bagi semua orang yang percaya pada ‘cita-cita Indonesia’. “Itulah mengapa, penting bagi kami untuk memberikan kesempatan kepada mitra pengemudi, pedagang, konsumen, dan karyawan di ekosistem kami untuk memperoleh manfaat dari IPO melalui program saham yang sangat inklusif dan unik secara global ini.”

Juara Teknologi Nasional di Indonesia

Total potensi pasar di Indonesia yang tersedia (total addressable market/TAM) untuk Grup GoTo memiliki prospek pertumbuhan yang sangat signifikan di Indonesia memiliki prospek pertumbuhan yang sangat signifikan. Sebagai pemimpin pasar di setiap lini bisnisnya dan didukung keunggulan sinergi dan efek jaringan dalam ekosistem besar yang terintegrasi, Grup GoTo memiliki posisi yang kuat untuk memanfaatkan pertumbuhan pasar ini.

  • Pasar on-demand services diperkirakan akan tumbuh dari sekitar Rp77,8 triliun (USD5,4 miliar) pada tahun 2020 menjadi sekitar Rp259,2 triliun (USD18 miliar) pada 2025;
  • Pasar e-commerce untuk barang fisik diperkirakan akan tumbuh dari sekitar Rp642,2 triliun (USD44,6 miliar) pada tahun 2020 menjadi sekitar Rp1.980,0 triliun (USD137,5 miliar) pada 2025;
  • Pasar financial technology services diperkirakan akan tumbuh dari sekitar Rp256,3 triliun (USD17,8 miliar) pada tahun 2020 menjadi sekitar Rp1.009,0 triliun (USD70,1 miliar) pada 2025.

Kinerja bisnis GoTo sebagai berikut:

  • Nilai transaksi bruto (gross transaction value/GTV) secara proforma sebesar Rp414,2

triliun (USD28,8 miliar) dalam dua belas bulan terakhir

  • Nilai pendapatan bruto secara proforma sebesar Rp15,1 triliun (USD1 miliar) dalam dua belas bulan terakhir
  • Nilai pesanan 2 miliar secara proforma dalam dua belas bulan terakhir
  • Lebih dari 55 juta pengguna bertransaksi secara tahunan (annual transacting user/ATU) secara proforma dalam dua belas bulan terakhir
  • Lebih dari 2,5 juta mitra pengemudi terdaftar, per 30 September 2021
  • Lebih dari 14 juta pedagang terdaftar, per 30 September 2021

Masih mengacu data RedSeer, pasar dalam negeri Grup GoTo di Indonesia berada di jantung Asia Tenggara, salah satu kawasan ekonomi dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, dengan perkiraan laju pertumbuhan majemuk tahunan (compound annual growth rate/CAGR) PDB sebesar 9,3% dari tahun 2020 hingga 2025. Indonesia adalah negara dengan ekonomi terbesar di kawasan ini, dengan kontribusi PDB lebih dari USD1 triliun dan merupakan salah satu negara dengan prospek pertumbuhan tertinggi di kawasan ini.

Populasi 274 juta jiwa menjadikan Indonesia sebagai negara terbesar di Asia Tenggara dan terbesar keempat di dunia. Indonesia dan Asia Tenggara memiliki populasi muda dan sangat melek teknologi, dengan daya beli yang terus meningkat yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di negara ini.

Meningkatnya permintaan layanan di seluruh ekosistem Grup GoTo, didorong oleh peningkatan adopsi digital di kalangan konsumen di Asia Tenggara. Tren ini mampu menopang kinerja keuangan perusahaan yang kuat. Angka GTV proforma GoTo menunjukkan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan sebesar 46% antara 2018 hingga 2020, dan secara tahunan atau year on year (YoY) sebesar 62% per kuartal III (Q3) 2021 dibanding Q3-2020. Pendapatan bruto proforma juga naik 56% secara rata-rata tahunan antara tahun 2018-2020 dan 55% Year-on-Year per Q3-2021 dibanding Q3-2020.

Momen Bersejarah

Pencatatan saham ini akan berpotensi menjadi yang pertama dilakukan dengan menggunakan peraturan baru tentang saham dengan hak suara multipel (SDHSM) yang ditetapkan oleh OJK, serta peraturan pencatatan baru oleh BEI. Dalam IPO ini, GoTo menawarkan sebanyak 48 miliar saham baru Seri A dengan kemungkinan ditingkatkan sampai dengan sebanyak-banyaknya 52 miliar saham baru dan mewakili hingga 4,35% dari modal ditempatkan dan disetor Perusahaan setelah selesainya IPO (tidak termasuk saham tambahan dari opsi penjatahan lebih).

Dengan jumlah saham yang ditawarkan, perusahaan dapat mengumpulkan dana setidaknya Rp15,2 triliun (USD1,1 miliar), dengan tambahan Rp2,3 triliun (USD160 juta) dari greenshoe.

Kisaran harga untuk IPO telah ditetapkan pada Rp316 hingga Rp346 per saham, sehingga kapitalisasi pasar saat pencatatan saham di BEI diperkirakan mencapai antara Rp376,6 triliun (USD26,2 miliar) dan Rp413,7 triliun (USD28,8 miliar).

Grup GoTo berencana menggunakan dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi, untuk modal kerja guna mendukung strategi pertumbuhan perusahaan. Grup GoTo akan melakukan penawaran awal (book building) antara 15-21 Maret 2022. Masa penawaran umum ditargetkan akan dilakukan pada 29-31 Maret 2022. Pencatatan di Papan Utama BEI dengan kode saham GOTO akan dilakukan dalam beberapa minggu ke depan.

GoTo telah menunjuk PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek atau joint lead underwriters untuk IPO. Rincian IPO telah diumumkan pada acara Paparan Publik yang berlangsung hari ini, Selasa, 15 Maret 2022. (rel)

Polisi Tangkap Seorang Warga Tenteng Sajam

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Antibandit Kepolisian Sektor (Tekab Polsek) Patumbak melaksanakan kegiatan patroli rutin antisipasi geng motor, balap liar dan kejahatan jalanan lainnya, pada Sabtu-Minggu, 12-13 Maret 2022, Pukul 21.00-05.00 WIB. Dalam patroli tersebut, petugas mengamankan seorang pria yang diduga gerombolan geng motor yang hendak tawuran sesama geng motor di Jalan Sakti Lubis, Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas.

Adapun, seorang pria yang diamankan, diketahui berinisial TMR (43), warga Jalan Sisingamangaraja, Simpang Limun, Kelurahan Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas. Saat diamankan oleh Tekab Polsek Patumbak, pelaku sedang menenteng senjata tajam (Sajam) jenis golok di lokasi. “Pria bernama Reza ini kita amankan sedang menenteng senjata tajam jenis golok di lokasi, di perkirakan karena tidak dapat melarikan diri untuk menghindar dari kejaran petugas,” ujar Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago, melalui Kanitreskrim AKP Ridwan kepada sejumlah wartawan di Medan, Minggu (13/3).

Dalam penangkapan tersebut, lanjut Ridwan, pihaknya bersama Panitreskrim Iptu Harles Gultom dan Panitreskrim Ipda M Yusuf Dabutar juga mrngejar puluhan geng motor yang sedang bergerombol. Namun, ketika polisi datang para komplotan pemuda tersebut berhasil melarikan diri bersama sepeda motor milik mereka masing-masing dan ada sebagian lari dengan meninggalkan sepeda motornya. “Kita justru mendapati puluhan pemuda yang sedang mengendarai sepeda motor sambil berboncengan dangan membawa alat-alat seperti kayu, bambu dan ada yang membawa sajam.

Pihaknya juga mengaku, sempat melakukan pengejaran hingga memasuki gang di Jalan Alfalah dan Jalan STM, pada Minggu (13/3), pukul 02.00 WIB. Menjelang Subuh, lanjut Ridwan, Tekab juga menemukan dua unit sepeda motor yang ditinggal lari, diduga milik komplotan geng motor. “Sedangkan pria bernama TMR

bersama sebilah senjata tajam jenis golok miliknya dibawa ke Polsek Patumbak dan diserahkan ke piket Unit Reskrim Polsek Patumbak untuk dilakukan penyidikan dan proses selanjutnya,” pungkasnya. (dwi/azw)

Lokasi Judi Tembak Ikan di Tuntungan Digerebek

Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua lokasi judi permainan tembak ikan di kawasan Medan Tuntungan digerebek polisi secara terpisah, Minggu (13/3) malam. Penggerebekan dilakukan menindaklanjuti pengaduan masyarakat tentang keberadaan lokasi judi tersebut.

Kapolsek Medan Tuntungan Iptu Christin Malahayati Simanjuntak menyebutkan, dua lokasi judi tembak ikan yang digerebek yaitu di Warung Kopi Fren, Jalan Bunga Herba, dan Warung Kopi Ibel Jalan Mekar Jaya, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan.

“Penggerebekan di dua lokasi tersebut dilakukan karena mendengar ada berita viral dari media online bahwa ada judi jenis mesin tembak ikan beroperasi di wilayah hukum Polsek Medan Tuntungan. Selanjutnya, diturunkan tim melakukan pengecekan hingga penggerebekan,” ungkapnya, Senin (14/3).

Dari hasil penggerebekan yang dilakukan di dua lokasi tersebut, lanjut Christin, aktivitas perjudian sudah tidak beroperasi dan mesin permainan ikan tersebut sudah tidak ada. “Dari beberapa tempat yang diduga dijadikan judi tembak ikan, mesin ikan-ikan tersebut sudah tidak ada lagi,” katanya.

Christin menambahkan, kepada masyarakat diminta untuk proaktif menyampaikan informasi jika ada aktivitas perjudian. “Jangan segan-segan melaporkan kepada kami dan pasti akan ditindaklanjuti,” tukasnya. (ris/azw)

Kejari Banding Vonis Bebas Mantan Kadis BMBK

SIDANG: Mantan Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Armand Effendy Pohan saat menjalani sidang di PN Tipikor Medan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat resmi mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), terkait vonis bebas mantan Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Armand Effendy Pohan.

Effendy Pohan sebelumnya didakwa korupsi pemeliharaan jalan di Kabupaten Langkat, yang bersumber dari APBD Tahun 2020 sebesar Rp2.499.769.520.

Pengajuan kasasi tersebut dibenarkan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) Yos A Tarigan, Senin (14/3).

“Benar, tim jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Langkat telah mengajukan kasasi ke MA atas vonis bebas terhadap terdakwa Effendy Pohan pada 21 Februari 2022 melalui Panitera Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata dia, pada 3 Maret 2022, JPU menyerahkan memori kasasi ke MA melalui Panitera Pengadilan Tipikor pada PN Medan atas putusan Pengadilan Tipikor pada PN Medan Nomor 76/Pid.Sus-TPK/2021/PN.Mdn.

“Pengajuan memori kasasi merupakan pelaksanaan dari Pasal 248 KUHAP, yang mana pemohon kasasi wajib mengajukan memori kasasi dalam jangka waktu 14 hari setelah permohonan kasasi diajukan,” ujarnya.

Menurutnya, alasan jaksa mengajukan kasasi yakni, selain tetap pada tuntutan dalam berkas dakwaan, substansi lainnya, bahwa terdakwa Effendy Pohan diyakini ikut bertanggung jawab.

“Pada fakta persidangan itu berdasarkan keterangan para saksi, memang pertaggung jawaban pidananya ke siapa? Dialah salah satunya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Langkat, Muttaqin Harahap mengatakan kasasi atas vonis bebas terhadap terdakwa Effendy Pohan dikarenakan jaksa menilai bahwa terdakwa selaku pengguna anggaran tentunya memiliki tanggung jawab penuh dalam pengelolaan anggaran yg dipimpinnya.

“Di samping itu, kewajiban dan pengawasan serta pengendalian selaku pengguna anggaran melekat penuh kepada terdakwa,” katanya.

Fakta persidangan, kata Muttaqin, yang membuktikan bahwa terdakwa juga ada menerima uang dari kegiatan pemeliharaan tersebut, namun terkesan diabaikan oleh majelis hakim.

“Kemudian, perbuatan terdakwa pohan tidaklah berdiri sendiri karena kami ajukan bersama 3 terdakwa lainnya, yang mana dengan majelis hakim yang sama dinyatakan terbukti bersalah dan dipidana,” ujarnya.

Sebelumnya, Eks Kadis BMBK Provinsi Sumut, Muhammad Armand Effendy Pohan, divonis bebas dari segala tuntutan pidana. Namun, vonis tersebut diwarnai dengan satu dissenting opinion (perbedaan pendapat) dari hakim anggota Ibnu Kholik.

Hakim Ibnu Kholik menyatakan bahwa Effendy Pohan terbukti melakukan korupsi pemeliharaan jalan di Kabupaten Langkat, yang bersumber dari APBD Tahun 2020 sebesar Rp2.499.769.520. Sebab, hakim Ibnu Kholik berkeyakinan bahwa terdakwa Effendy Pohan terbukti ada menerima aliran dana sebesar Rp1.070.000.000.

Namun, dua majelis hakim lainnya yakni Jarihat Simarmata selaku Ketua majelis hakim dalam perkara tersebut dan hakim anggota Syafril Batubara menyatakan terdakwa Effendy Pohan tidak terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dakwaan primair dan subsidair. (man/azw)

Polisi Tembak Pencuri Rel Kereta Api

pelaku: Dua tersangka saat berada di kantor Porestabes Medan, Sabtu (12/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua spesialis pencuri besi rel kereta api ditembak petugas Satreskrim Polrestabes Medan. Kedua pencuri yang ditembak kakinya itu karena berusaha melawan dan menyerang petugas saat proses pencarian barang bukti.

Kedua pencuri tersebut adalah Pusung Tarigan (38) warga Jalan Medan-Binjai Km 16 Desa Serbajadi Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, dan Reno Raswan Saputra Sembiring (27) warga Jalan Medan-Binjai Km 13,5 Gang Anggrek Desa Mulyorejo, Kecamatan Sunggal.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol M Firdaus mengatakan, keduanya ditangkap beberapa saat setelah melakukan pencurian besi rel kereta api di perlintasan Jalan Medan-Binjai Km 12, Desa Purwodadi, Kecamatan Sunggal, pada Sabtu (12/3) sekitar pukul 05.00 WIB.

“Personel menerima informasi bahwa kedua pelaku sedang mencuri besi rel kereta api di lokasi dengan menggunakan truk. Selanjutnya, tim langsung bergerak ke lokasi dan menghentikan truk yang dipakai kedua pelaku saat membawa barang hasil curian,” ujarnya, Senin (14/3).

Saat diinterogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya dan sudah berulang kali. Kemudian, dilakukan pengembangan untuk mencari barang bukti lain namun kedua pelaku mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas.

“Kaki masing-masing pelaku terpaksa ditembak karena melawan untuk melarikan diri saat dibawa pengembangan. Kedua pelaku lalu dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk perawatan medis, dan setelah itu diboyong ke Mako Polrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut,” sambung Firdaus.

Dia menyebutkan, barang bukti yang disita dari pelaku yaitu satu unit truk Isuzu Bison warna biru merah, satu tabung gas ukuran 3 kg, satu tabung gas besar, 30 potongan besi rel kereta api, dua ketapel panah dan 15 anak panah.

“Motif pelaku yakni mendapatkan uang untuk kehidupan sehari-hari. Modusnya, mencuri besi dengan cara memotong menggunakan las dan diangkut menggunakan truk,” sebut Firdaus.

Menurut pengakuan keduanya, pelaku Reno mengaku baru satu kali melakukan pencurian. Sementara pelaku Pusung mengaku telah lima kali melakukan pencurian besi rel kereta api.

“Kedua pelaku kita jerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun kurungan penjara,” pungkasnya.

(ris/azw)

Cegah Peredaran Narkoba, Dua Napi Bandar Narkoba Dipindahkan ke Nusakambangan

DIPINDAHKAN: Dua napi bandar narkoba di Lapas Kelas I Medan, dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, Senin (14/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua narapidana (napi) kasus narkoba dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan ke Lapas Nusakambangan, Senin (14/3). Kedua napi dipindahkan untuk mencegah peredaran narkoba dan gangguan keamanan.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kanwil Kemenkumham Sumut Erwedi Supriyatno mengatakan, pemindahan kedua napi bandar narkoba, dilakukan dengan pengawalan ketat dari Brimob Polda Sumut, petugas dari kantor wilayah dan petugas lapas.

Kedua napi narkoba yang dipindahkan masing-masing berinisial SD terpidana seumur hidup dan GG terpidana 20 tahun penjara.

“Pemindahan kedua napi ini dalam rangka mencegah peredaran narkoba serta mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas,” ungkapnya.

Erwedi menjelaskan, pelaksanaan pemindahan kedua napi juga telah disetujui oleh Direktur Jenderal Pemasyaratan, dengan nomor Surat : PAS-PK.05.05-363, tanggal 11 Maret 2022. “Selain itu pelaksanaan pemindahan ini juga dilaksanaan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Napi yang pindahkan, kata Erwedi, akan melanjutkan pidananya di Lapas High Risk (napi risiko tinggi) dengan pengamanan super maximum security di Nusakambangan. “Lapas I Medan dalam kurun waktu setahun ini telah 2 kali melaksanakan pemindahan ke Nusakambangan, yang terakhir dilaksanakan pada pertengahan November 2021,” pungkasnya. (man/azw)

Tagih Janji Kampanye, KAMMI Minta Tuntas Banjir, Korupsi & Kriminalitas

DITERIMA: Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman menerima perwakilan KAMMI yang melakukan demo di Kantor Wali Kota Medan, Senin (14/3).markus/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Medan kembali menggelar demo di depan kantor Wali Kota Medan, Senin (14/3). Dengan massa berjumlah sekitar 20 orang, massa KAMMI kembali membawa spanduk yang bertuliskan kekecewaannya terhadap pemerintahan Bobby Nasution-Aulia Rachman.

“Hari ini kami datang lagi untuk menagih janji kampanye Bobby-Aulia dalam penanganan banjir, korupsi, kriminalitas, kesenjangan sosial dan pendidikan. Kami minta semua janji tersebut segera direalisasikan,” teriak Koordinator Aksi M Amin Siregar, Senin (14/3).

Terkhusus banjir, massa KAMMI pun menuntut Bobby Nasution agar meningkatkan kualitas lingkungan dan melakukan normalisasi sungai. “Kemarin, banjir kembali terjadi di beberapa titik di Kota Medan. Itu merupakan bukti penanganan banjir belum menunjukkan progres yang baik,” katanya.

Selain itu, dirinya juga meminta Wali Kota Medan untuk memenuhi janjinya dengan memberikan beasiswa kepada 1.000 mahasiswa/i Kota Medan.

“Saat ini baru 300 mahasiswa yang mendapat beasiswa. Kami minta janji tersebut segera direalisasikan dalam sisa pemerintahan 2 tahun ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PD KAMMI Medan Putra Rajanami mengatakan, dirinya juga mendesak Wali Kota Medan untuk menyelesaikan kasus kriminalitas seperti begal, perjudian dan peredaran narkoba. “Peredaran narkoba dan perjudian sudah sangat marak di Kota Medan. Kami minta ini semua kasus tersebut segera diberantas,” tutur Putra.

Tak lama menyampaikan aspirasinya, Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman pun datang menemui massa. Di sana, Aulia pun berpesan pada massa KAMMI agar menunggu dirinya usai mengikuti Rapat Paripurna di DPRD Medan untuk melakukan pertemuan.

Setelah selesai Rapat Paripurna, Auliamenerima perwakilan massa di Ruang Rapat 1 Kantor Wali Kota Medan. Dalam pertemuan itu, Aulia mengajak untuk bersama-sama membangun Kota Medan melalui ide-ide khas kaum millenial yang memiliki intelktual sebagai ciri khas mahasiswa yang berfikiran kritis.

“Ayo sama-sama kita bangun Kota Medan ini. Sampaikan saran kalian kepada kami dengan ide-ide yang kalian miliki,” ucap Aulia Rachman.

Aulia meminta, KAMMI Kota Medan untuk tidak hanya bisa mengkritik dan menyalahkan pemerintah atas kinerja yang telah dilakukan dengan menggelar aksi unjukrasa. Akan tetapi, mahasiswa juga diminta untuk membantu dan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi pemerintah. “Bukan tidak boleh mengkritik. Silakan kritik, kami terima, tapi juga harus ada solusi yang diberikan,” ujarnya.

Selain mengkritik dan memberikan solusi kepada pemerintah, Aulia juga mengajak mahasiswa untuk mendukung kinerja Pemko Medan. Salah satunya, dengan ikut menyosialisasikan penggunaan Medan Pay sebagai aplikasi pembayaran nontunai milik Pemko Medan yang akan dilaunching sebelum Ramadan.

“Bantu pemerintah dalam meningkatkan PAD. Kalau PAD kita meningkat pesat, apapun bisa kita bangun di Kota Medan ini. Dukung kinerja Pemko Medan, dukung kinerja Pak Bobby sebagi Wali Kota Medan. Beliau sudah bekerja keras untuk membenahi Kota Medan ini, mari kita hargai itu,” katanya.

Menjawab tuntutan mahasiswa atas kinerja Pemko Medan dalam mengatasi masalah banjir dan hal-hal lainnya yang menjadi janji kampanye Bobby Nasution – Aulia Rachman, Aulia mengatakan jika Pemko Media sedang terus bekerja dalam menyelesaikan tugas-tugasnya secepat mungkin.

“Masalah banjir, ini butuh koordinasi dengan banyak pihak, dengan Kabupaten/Kota disekitar Medan, dengan Provinsi, dengan BWSS, dan semua ini sedang di komunikasikan. Pak Wali terus bekerja dan berkolaborasi untuk membenahi Kota Medan, mari kita dukung kinerja beliau,” pungkasnya. (map/ila)

HUT ke 26 Tahun PTPN Group, SPBUN Basis Kantor Direksi Medan Bagi Sembako

BANTUAN:SPBUN PTPN III (Persero) Basis Kantor Direksi Medan serahkan bantuan paket sembako kepada pekerja cleaning service.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Memeriahkan Hari Ulang Tahun ke 26 Perkebunan Nusantara yang mengambil tema Bersama Meraih Juara, SPBUN PTPN III (Persero) Basis Kantor Direksi Medan, menyerahkan bantuan paket sembako kepada pekerja cleaning service Kantor Direksi Medan, Jumat (11/3).

Sebanyak 42 paket sembako diserahkan kepada 42 pekerja cleaning service yang masing-masing paket terdiri dari beras 5 Kg, mie instan 1 kotak dan telur ayam 30 butir. Acara dihadiri Pengurus SPBUN Basis Kantor Direksi, antara lain Sekretaris Basis Yulindra Sri Army, Bendahara Basis Widi Santoso dan turut dihadiri perwakilan dari Manajemen PTPN III (Persero) Kepala Biro Sekretariat Ibnu Faisal Nasution.

Widi Santoso dalam sambutannya mewakili Ketua Basis menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dari SPBUN Basis Kantor Direksi kepada pekerja cleaning service, yang kesehariannya bekerja menjaga kebersihan di Kantor Direksi, baik di luar ruangan maupun di luar ruangandan menjaga estetika lingkungan kantor menjadi lebih asri.

“Semoga PTPNIII (Persero) semakin jaya dan karyawan sejahtera. Selamat ulang tahun Perkebunan Nusantara ke 26 tahun. Bersama menjadi juara,” harap Widi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Sekretariat Ibnu Faisal Nasution selakuperwakilan dari Manajemen PTPN III Kantor Direksi Medan menyampaikan ucapan terima kasih kepada SPBUN Basis Kantor Direksi atas bentuk kepedulian yangdiberikan kepada 42 orang pekerja cleaning service. “Semoga paket sembako yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga dan tetap semangat dalambekerja,” ujar Ibnu Faisal. (ila)

Kunjungi Pasar Yuka, Pedagang Ingin Tempat yang Lebih Nyaman

KUNJUNGI: Dirut PUD Pasar Kota Medan Suwarno saat mengunjungi Pasar Yuka di Martubung.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PUD Pasar Kota Medan terus bergerak untuk melakukan pembenahan pasar. Jajaran direksi meninjau pasar yang berada di Komplek Yuka Martubung, Jalan Rawe, Kel Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, Jumat (11/3) lalu.

Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan Suwarno, tiba di pasar yang memiliki panjang kurang lebih 700 meter itu sekitar pukul 07.20 WIB. Di sana, Suwadno melakukan peninjauan bersama Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, Kacab III Mahyudin Ginting, Kepala Pasar Titi Papan Sutrisno, dan Kepala Pasar Labuhan Syamsul Bahri Matondang.

Di pasar tersebut, Suwarno pun berdiskusi dengan pedagang mengenai harga jual dagangan dan retribusi di lokasi. Saat itu, para pedagang pun mengatakan ingin memiliki lokasi berjualan yang lebih representatif.

“Kalau memang ada aku mau lah pak yang lebih nyaman, biar lebih enak,” kata wanita penjual sayur tersebut.

Dikatakan Suwarno, dari hasil peninjauannya, didapati pedagang ingin berjualan di tempat yang lebih representatif. Untuk itulah, PUD Pasar Medan akan membuka ruang kolaborasi dengan investor yang dapat menyediakan lahan yang lokasinya tak jauh dari lokasi lama.

“Seperti yang kita lihat, ini kan di jalan. Nah, kita ingin bagaimana pedagang tetap bisa mencari nafkah, tetapi tidak memakan badan jalan. Dengan kolaborasi, mudah-mudahan rencana ini dapat terlaksana,” pungkasnya.(map/ila)

Gaji Tak Sesuai Laporan Dana BOS, Guru Honorer Lapor ke Wakil Ketua DPRD

MENGADU: Guru honorer di SDN 064959 Pasar Merah Timur, Marpaulina Simamora mengadukan nasibnya kepada Wakil Ketua DPRD Medan, Rajudin Sagala, Senin (14/3).markus/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tak menerima gaji sesuai laporan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), guru honorer di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 064959 Pasar Merah Timur, Marpaulina Simamora mengadukan nasibnya kepada Wakil Ketua DPRD Medan, Rajudin Sagala, Senin (14/3).

Dikatakan Marpaulina, berdasarkan laporan Dana Bos SDN 064959 Pasar Merah Timur, gajinya tertera sebesar Rp450 ribu. Namun faktanya, Marpaulina hanya menerima Rp250 ribu. “Saya guru Agama Kristen di SD Negeri 064959, saya hanya menerima gaji Rp250 ribu, Padahal dari laporan Dana Bos yang sudah saya cek ke Dinas Pendidikan, disitu tertera gaji saya sebesar Rp450 ribu,” ucap Paulina kepada Rajudin.

Guru honorer yang mengaku tinggal di jalan HM Joni, Pasar Merah Timur itu mengatakan, dirinya telah mempertanyakan persoalan itu kepada Kepala Sekolah, namun Kepala Sekolah tidak memberikan jawaban yang memuaskan.

“Saya sudah pernah minta penjelasan kepada Kepala Sekolah perihal masalah ini. Namun Kepala Sekolah beralasan, Dana BOS yang diterima sedikit dan karena murid saya juga sedikit,” ujarnya.

Dalam memperjuangkan haknya ini, Marpaulina juga sudah mempertanyakan kasusnya ke Dinas Pendidikan Kota Medan, namun respon yang kurang memuaskan juga dirasakannya.

Tak sampai ke Disdik Kota Medan, Marpaulina juga telah mengadukan nasobnya tersebut kepada Wali Kota Medan Bobby Nasution dengan menggunakan saluran Media Sosial Instagram dan Facebook. Namun ia mengaku, sampai saat ini keluhannya belum juga direspon.

“Ke Dinas Pendidikan sudah saya laporkan, ke Wali Kota Pak Bobby Nasution lewat Instagram dan Facebook juga sudah saya sampaikan, tapi belum ada respon,” katanya sambil terisak.

Dalam kesempatan tersebut, Marpaulina juga menyampaikan sejumlah bukti berupa laporan penerimaan gaji guru honorer serta besaran yang ia terima kepada Pimpinan DPRD Medan dari Fraksi PKS tersebut.

Menanggapi aduan Marpaulina, Rajudin Sagala meminta Pemerintah Kota Medan untuk segera memindaklanjuti persoalan ini. “Kita meminta Pemko Medan untuk segera menindaklanjuti dan menyelesaikan permasalahan ini,” tuturnya.

Politisi yang dikenal vokal dalam mengadvokasi keluhan guru ini juga meminta, agar pihak sekolah dan pejabat di dunia pendidikan tidak lagi menimbulkan persoalan berupa manipulasi, baik itu persoalan yang bersentuhan dengan siswa maupun guru.”Kita minta tidak ada lagi manipulasi. Kasus ini harus menjadi efek jera. Jika terbukti melakukan pelanggaran, kita minta Pemko Medan tegas menindak oknum kepala sekolah yang bersangkutan,” jelasnya.

Terkait laporan guru honorer ini, Rajuddin juga mengatakan bahwa pihakny akan segera memanggil pihak Dinas Pendikan, pihak sekolah dan guru yang bersangkutan. “Kita segera panggil semua pihak dalam masalah ini, supaya persoalan ini bisa segera diselesaikan,” pungkasnya. (map/ila)