31 C
Medan
Thursday, February 5, 2026
Home Blog Page 2717

Pelindo Multi Terminal Perluas Wilayah Operasi di Kalteng dan Jatim

BINGKISAN: Branch Manager SPMT Tanjung Wangi, Pitria Kartikasari memberikan bingkisan selaat datang kepada kepada pengguna jasa, Rabu (2/3).

SUMUTPOS.CO – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) sebagai subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) terus memperluas jangkauan layanannya dengan resmi dimulainya operasional kepelabuhanan di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Pelabuhan Bagendang, Kotawaringin Timur, dan Pelabuhan Bumiharjo, Kotawaringin Barat, terhitung bulan Maret 2022.

Hal ini ditandai dengan digelarnya Doa Bersama Go Live Operasional secara serentak di tiga pelabuhan ini pada Selasa, 1 Maret 2022 yang dihadiri langsung oleh Komisaris Utama PT Pelindo Multi Terminal Darwanto& Komisaris Independen SPMT Ahmad Perwira Mulia Tarigan dengan didampingi Direktur SDM SPMT Ady Sutrisno, dan Direktur Teknik SPMT Prakosa Adi Takariyanto, serta diikuti secara daring oleh Dewan Komisaris, Jajaran Direksi SPMT, serta Regional Head 3 PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Pada kegiatan ini juga disalurkan bantuan santunan kepada anak yatim sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam sambutannya, Komisaris Utama PT Pelindo Multi Terminal Darwanto menyampaikan bahwa dengan bergabungnya Pelabuhan Tanjung Wangi, Bagendang, dan Bumiharjo akan semakin memperkuat SPMTdalam mencapai target kinerja di tahun 2022 ini, dengan potensi besar yang dimiliki ketiga pelabuhan ini sebagai gerbang perekonomian di Jawa Timur dan Kalimantan Tengah.

Direktur Utama PT Pelindo Multi Terminal Drajat Sulistyo mengatakan, SPMT akan mengoperasikan 22 Terminal Non-Petikemas yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Selain itu, SPMT juga mengelola 12 Terminal Non-Petikemas melalui dua anak perusahaannya, PT Pelabuhan Tanjung Priok dan PT Indonesia Kendaraan Terminal.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyambutan kapal perdana di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi yang dilakukan pada Rabu, 2 Maret 2022, yaitu MT Berkat Selatan, dengan pemberian cinderamata oleh SVP Pengelolaan Operasi SPMT I Wayan Wirawan dan Branch Manager SPMT Tanjung Wangi Pitria Kartikasari kepada Capt. Achmad Effendi dari PT Djakarta Lloyd (Persero) selaku pengguna jasa. MT Berkat Selatan merupakan kapal tanker berbendera Indonesia yang melakukan muat BBM berjumlah total 400 Metrik ton di Pelabuhan Tanjung Wangi.

Pada hari Selasa, 1 Maret 2022 SPMT juga melakukan penyambutan kapal perdana di Pelabuhan Bagendang dan Bumiharjo, dengan masing-masing kapal adalah KM Barito Mas V14 yang melakukan bongkat muat petikemas di Pelabuhan Bagendang, serta TK Trust Line 909, kapal curah kering yang melakukan muat kernel di Pelabuhan Bumiharjo.

Dimulainya operasional Pelabuhan Tanjung Wangi, Bagendang, dan Bumiharjo oleh SPMT ini menjadi kelanjutan dari penandatanganan kesepakatan serah operasi bisnis PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dengan SPMT pada 29 Desember 2021 lalu, dan telah dilaksanakannya serah operasi Pelabuhan Dumai, Belawan, dan Tanjung Intan. (rel/ram)

Percepat Pemulihan Bisnis, AP II Pilih Strategi Pemanfaatan Aset

istimewa PARKIR: Pesawat Garuda Indonesia saat parkir di bandara yang dikelola oleh AP II.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Angkasa Pura (AP) II, pengelola 20 bandara di Indonesia, memilih strategi ‘Asset Recycling’ atau pemanfaatan aset lama guna menghasilkan aset baru dalam meningkatkan pendapatan serta mengakselerasi pemulihan bisnis di tengah pandemi Covid-19.

President Director AP II, Muhammad Awaluddin mengatakan strategi Asset Recycling dijalankan melalui tiga program.

“AP II melakukan pemanfaatan aset melalui tiga program yakni Asset Optimization program (brown field asset), Asset Acceleration program (asset under construction) dan Asset Utilization program (green field asset) sebagai strategi mempercepat pemulihan bisnis di tengah pandemi,” ujarnya, Kamis (3/3).

Adapun, lanjutnya, untuk Program Asset Optimization, membuat aset eksisting yang sudah menghasilkan pendapatan, bisa memiliki nilai tambah untuk meningkatkan pendapatan. Sementara, Asset Acceleration untuk membuat aset yang tengah dibangun dan sudah disiapkan untuk menghasilkan pendapatan sebelum konstruksi 100 persen selesai.

Kemudian, tambah Awaluddin, Asset Utilization, adalah aset eksisting idle yang akan dikembangkan untuk meraih pendapatan baru. “Pemanfaatan aset dapat dilakukan secara organik dan anorganik,” imbuhnya.

Dijelaskannya, pemanfaatan aset secara organik melibatkan 5 anak usaha, yaitu PT Angkasa Pura Solusi, PT Angkasa Kargo, PT Angkasa Pura Propertindo, PT Angkasa Pura Aviasi, dan PT Gapura Angkasa, serta perusahaan terafiliasi.

“Sedangkan, pemanfaatan aset secara anorganik dilakukan melalui kemitraan bisnis serta kemitraan strategis dengan pihak eksternal (corporate action),” jelasnya.

Dalam hal ini, sebutnya, kemitraan bisnis dan kemitraan strategis yang dilakukan AP II selaku pengelola bandara harus mendatangkan 3E, yakni Expansion the traffic (mendatangkan lalu lintas penerbangan), Expertise sharing (adanya transfer knowledge) dan Equity partnership (pemenuhan kebutuhan pendanaan).

Selain itu, papar Awaluddin, manfaat yang didatangkan dari kemitraan strategis antara lain adanya dividend cash, upfront payment, revenue sharing, serta pembangunan aset baru dgn pola BOT.

“Kerja sama dengan eksternal dapat membuat AP II mereduksi modal kerja dan modal investasi dalam operasional dan pengembangan bandara, serta meningkatkan pendapatan,” bebernya.

Diketahui, AP II telah menggandeng GMR Airport Consortium dalam melakukan kemitraan strategis untuk pengelolaan dan pengembangan Bandara Kualanamu di Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut).

Rencana selanjutnya, adalah kemitraan strategis antara AP II dengan Lembaga Pengelola Investasi (LPI) atau dikenal juga dengan Indonesia Investment Authority (INA) sebagai sovereign wealth fund asal Indonesia. Kemitraan strategis AP II dan INA rencananya akan dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta dan juga kawasan Cargo Village Bandara Soekarno-Hatta.

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, Novie Riyanto mengatakan, kerja sama di sektor kebandarudaraan telah didukung berbagai regulasi di antaranya adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 81 Tahun 2021 tentang Kegiatan Pengusahaan di Bandara Udara.

Dia menuturkan salah satu poin di dalam PM 81/2021 adalah Kerja Sama di Bandara Udara dapat dilakukan antara Pemerintah dengan Badan Usaha berbentuk KSP (Kerja Sama Pemanfaatan), KPBU (Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha), HPT (Hak Pengelolaan Terbatas) atau BUMN/BUMD dengan Badan Usaha dengan bentuk sesuai dengan yang diatur dalam Peraturan BUMN/BUMD.

Sekjen MHU, Anggia Rukmasari menambahkan, pengembangan kebandarudaraan nasional akan terus dilakukan hingga tahun-tahun mendatang, didukung dengan telah ditetapkannya Arah Kebijakan Pembangunan Infrastruktur Transportasi Udara 2020-2024.

(rel/dwi/ram)

“Termasuk antara lain dukungan bandara pada daerah terisolir, perbatasan dan rawan bencana, lalu dukungan bandara pada kawasan strategis, KEK dan KI, kemudian implementasi Eco-Airport, Implementasi Smart Airport dan pengembangan bandara super hub,” katanya. (rel/dwi/ram)

 

 

Wagubsu Resmikan Musala Kantor Desa Sampali

RESMIKAN: Wagubsu Musa Rajekshah menghadiri sekaligus meresmikan Musala Al-Musannif di Kantor Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (3/3).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan perangkat desa yang telah kerja keras secara bergotong royong mendirikan musala di Kantor Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Kamis (3/3).

Tidak hanya apresiasi kerja keras warga, Ijeck sapaan akrab Musa Rajekshah juga mengucapkan terima kasih karena nama musala tersebut diberi nama Musala Al-Musannif, mengambil nama dari Almarhum H Anif, ayahnya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Desa Sampali, perangkat desa hingga kecamatan karena sudah bersama-sama mendirikan musala ini semoga bisa dipergunakan dengan sebaik mungkin. Saya juga mengucapkan terima kasih karena telah menjadikan nama orang tua kami sebagai nama Musala yang berdiri di Kantor Desa Sampali ini dan masih mengingat Almarhum walaupun sudah tiada. Semoga apa yang diingat tentang almarhum menjadi doa untuk beliau di alam barzah,” ujar Ijeck.

Lanjut Ijeck, suasana kehidupan saat ini memang setiap orang membutuhkan iman yang kuat, yang hanya takut dan berserah diri kepada Allah. “Apapun yang kita lakukan, takutlah kita hanya pada Allah, khususnya kami pemerintah ini dalam setiap berbuat karena bagaimanapun juga kita semua akan kembali. Tinggal kita memilih mau meninggalkan kenangan baik atau kenangan buruk. Semoga pembangunan masjid ini menjadi kenangan baik, bekal amal jariyah kepada semua yang telah ikut membangunnya,” ujar Ijeck.

Hadir dalam kegiatan Peresmian Musala sekaligus Peringatan Isra Mi’raj ini di antaranya Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspem Kesra) Pemkab Deliserdang Citra Effendi Capah, Camat Percut Seituan Ismail, Danramil 13 Mayor Inf Rony Sembiring, Kapolsek Percut Seituan Kompol Agustiawan, Kepala Desa Sampali Muhammad Ruslan dan penceramah Ustaz Muhammad Ali.

Sementara itu, Aspem Kesra Pemkab Deliserdang Citra Effendi Capah berharap Musala Al-Musannif bukan hanya menjadi tempat ibadah semata tapi juga tempat untuk melaksanakan berbagai kegiatan Umat Islam di Desa Sampali khususnya dan umat Islam umumnya. “Musala ini jadi kebanggaan kita semua atas izin Allah bisa dirampungkan dengan target waktu yang sudah ditentukan. Tanpa ada kesadaran dari segenap masyarakat musala ini tak akan berdiri. Semoga menjadi pusat pendidikan Alquran untuk anak-anak, remaja dan jadi tempat bersilaturahmi juga pusat majelis ilmu untuk seluruh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Wakil Gubernur yang turut hadir dalam peresmian musala sekaligus perayaan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Desa Sampali.

Ketua Panitia Mardianto. Disampaikannya, musala ini awalnya diprakarsai oleh Kepdes sebelumnya, Nasib Solihin dan dilanjutkan kepemimpinan Kepdes Muhammad Ruslan dan dibangun kembali dengan bantuan seluruh Kadus dan masyarakat. (gus)

Cuaca Ekstrem Landa Karo, Jalan Penghubung Ambruk, Rumah Rusak

KARO, SUMUTPOS.CO – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Karo sepekan belakangan ini, menyebabkan beberapa jalan penghubung antar desa ambruk. Selain jalan putus, angin kencang juga merusak beberapa rumah warga di Desa Pintu Besi Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo.

Hingga Kamis (3/3) sore, hujan deras disertai angin kencang masih melanda sebagian wilayah Bumi Turang. Warga diimbau tetap waspada akan terjadi longsor dan pohon tumbang.

Data yang dirangkum sepekan ini, akibat cuaca ekstrem ini, jalan alternatif dari Jalan Udara Menuju Hotel Sibayak atau keluar Surya Indah putus total. Kendaraan roda 4 tidak bisa lagi melintas kecuali roda 2 itupun harus extra hati – hati.

Selain itu, akses ke Desa Deram , Juma Raja , Sadaperarih dan Ujung Tran dari Berastagi, saat ini tidak bisa dilewati karena longsor di sekitar Desa Lau Riman. Selanjutnya terjadi juga banjir lahar dingin di Desa Perbaji Kecamatan Tiganderket Karo. Lahar dingin itu melewati jembatan penghubung ke Desa Perbaji akibat hujan deras di seputaran gunung Sinabung.

Dari hasil pengecekan bahwa lahar dingin tersebut masih mengalir melalui jalur sabodam yang ada di Desa Perbaji, dan tidak mengganggu/menghalangi warga melintas dia atas jembatan penghubung.

Di lokasi terpisah, angin puting beliung juga menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan beberapa rumah rusak ringan hingga berat di Desa Pintu Besi, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Rabu (2/3).

Data sementara yang dilaporkan tim dari lokasi kejadian, sedikitnya tiga unit bangunan rumah warga rusak akibat bencana angin puting beliung tersebut.

Hal itu diungkapkan Kapolsek Simpang Empat AKP A. Ridwan Harahap, SH, “Tiupan kencang yang mutar-mutar disertai hujan tersebut, mengakibatkan sejumlah rumah warga itu rusak,” katanya

Adapun nama pemilik rumah warga yang menjadi korban dari bencana alam angin puting beliung tersebut, diantaranya. Dosman Sembiring (52) kerugian diperkirakan Rp 10.000.000, seng rumah bersama kayunya habis terbang terbawa angin. Bebas Sitepu, (60) warga Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat, kerugian Rp 2.000.000,seng rumah sebagian terbang terbawa angin.

Sapri Sembiring (55) warga Desa Berastepu, Kecamatan Simpang Empat, kerugian Rp. 20.000.000 karena rumah tersebut rusak total.

Atas kejadian bencana alam tersebut, warga Desa Pintu Besi bergotongroyong menutup kembali atap rumah korban dengan menggunakan tenda, milik Dosman Sembiring. Masih pada kesempatan itu, Kapolsek Simpang Empat AKP A. Ridwan Harahap, SH memberikan bantuan berupa uang tunai Rp 1.000.000 untuk masing-masing kepala keluarga yang jadi korban.

Ditambahkan, AKP A. Ridwan Harahap, selain ketiga rumah korban yang terdata, masih ada sejumlah gubuk di ladang, milik masyarakat yang juga menjadi korban dari bencana puting beliung. Muspika Simpang Empat kata Ridwan masih akan kembali melakukan pendataan korban, baik rumah maupun tanaman pertanian milik masyarakat. (deo/han)

Bupati Lantik Budianta Menjabat Sekdakab Dairi

LANTIK. Bupati Dairi, Eddy KA Berutu mengambil sumpah janji sekaligus melantik, Budianta Pinem sebagai Sekda Dairi di GOR Sidikalang, Rabu (2/2).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mengambil sumpah janji jabatan sekaligus melantik, Budianta Pinem menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) serta ratusan pejabat eselon III, IV, Camat, Kepala UPT dan Kepala Sekolah di GOR Sidikalang, Rabu (2/3).

Budianta Pinem sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Dairi. Dia dilantik setelah mengikuti seleksi jabatan akhir tahun 2021. Sementara itu, selain mengangkat Sekda, Eddy KA Berutu juga melantik ratusan pejabat lainya di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi.

Kepala Bidang Pengadaan Mutasi dan Informasi pada Badan Kepegawaian ada 178 pejabat mendapat promosi dan dirotasi. Tetapi, ada juga sebagian diberhentikan dan turun eselon. Untuk posisi Camat, Eddy mengganti 11 dari 15 Camat di kabupaten itu.

Untuk posisi Camat Sidikalang dijabat oleh Swanto Sitakar, sebelumnya Camat Siempat Nempu Hilir. Selanjutnya, Camat Parbuluan, Rafael Siringo-ringo dimutasi menjadi pengelola kesejahteraan sosial pada Kelurahan Kuta Gambir.

Selanjutnya, sejumlah kepala bidang (Kabid) setara eselon IIIb pada Dinas PUTR, juga banyak diganti. Marulak Hartanto Simangunsong, sebelumnya menjabat Kabid Tata Ruang dan Pertanahan, diturunkan menjadi Kasubdit Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Sementara posisi Kabag Hukum, sebelumnya dijabat Jon Henry Panjaitan kini dijabat, Arjun Nainggolan yang sebelum pengawas pemerintahan madya pada inspektorat. Dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan dipercayakan kepada Nasib Berutu, sebelumnya analis kebijakan pada bagian perekonomian sekreatriat daerah.

Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan, pelantikan ini sangat penting bagi Pemkab Dairi. Eddy menyebut, orientasi, repitalisasi dan mutasi, merupakan hal biasa dalam meningkatkan pelayanan kinerja dalam organisaai.

“Saya berharap, sebagai aparatur sipil negara (ASN) teruslah berkarya dan bertanggungjawab di satuan kerja masing-masing. Jabatan ini sebagai amanah”, ucap Eddy. Jagalah amanah ini, imbangi dengan kejujuran, kesungguhan, moral dan tanggungjawab untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat mewujudkan Dairi Unggul Dalam Harmoni Keberagaman, ungkapnya.

Eddy juga mengajak sekda dan pejabat dilantik, segera menterjemahkan visi misi pemerintah. Bekerjalah kolaboratif dan inovatif. Rangkul semua untuk mencapai target kita yakni meningkatkan sumber daya manusia dan mengelola keuangan yang tepat sasaran, ungkap Eddy KA Berutu.(rud/han)

Lingkar Indonesia Laporkan Dugaan Transaksional Seleksi KPID ke Polda Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perkumpulan Lembaga Lingkar Indonesia menepati janjinya untuk melaporkan dugaan transaksional yang terjadi dalam seleksi anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumut periode 2021-2024, serta indikasi penyelewengan dana oleh anggota KPID Sumut dengan SK perpanjangan yang diteken oleh Sekda ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sumut. Laporan tersebut dilakukan oleh Ketua Investigasi Lingkar Indonesia, Edy Simatupang, didampingi Wakil Ketua Investigasi Lingkar Indonesia, Arnold Marpaung dengan membawa bukti-bukti pendukung pengaduan mereka, Jumat (4/3/2022) sekira pukul 11.00 WIB.

“Hari ini kita laporkan dugaan transaksional dalam seleksi sekaligus dugaan penyelewengan dana oleh komisioner KPID Sumut versi Sekda ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut. Kita ada bukti dan sudah kita lampirkan saat melapor tadi,” tegas Edy.

Edy yang datang dengan mengenakan kemeja berwarna biru dan celana jeans biru gelap mengatakan, laporan yang mereka masukkan ke Polda Sumut sebagai wujud partisipasi dalam memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme yang seharusnya dilakukan oleh seluruh pihak untuk membantu penyelenggaraan pemerintahan yang bersih. “Apa yang kami lakukan sebenarnya juga amanat dari UU No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Korupsi dan PP Nomor 71 Tahun 2000 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Peranserta Masyarakat dalam Pencegahan Tindak Pidana Korupsi,” terangnya.

Sebelumnya, dengan melihat lolosnya 2 petahana dengan SK versi sekda, Dr Mirza Nasution SH MHum, dan Pandapotan Tamba SH MH selaku pakar hukum tata negara, secara tegas telah menyebut indikasi pelanggaran hukum yang telah dilakukan. Untuk itulah, Edy dan tim berharap laporan ini menjadi pegangan kepolisian untuk bergerak cepat melakukan penyelidikan dan penyelesaian hukum terhadap dugaan permainan anggaran KPID Sumut oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Keberhasilan pengungkapan dugaan kecurangan ini juga dapat menjadi awal bagi penyelenggaraan seleksi lembaga adhoc yang lebih baik ke depannya. Di mana tidak ada lagi peserta yang melakukan protes karena menemukan kesalahan panitia ataupun Komisi A DPRD Sumut seperti yang terjadi saat ini.

“Kita berharap ini segera diusut dan diungkap. Jadi ke depan penyelenggaraan seleksi lembaga adhoc bersih. Bukan seperti yang terjadi saat ini. Mereka bukan protes karena kalah, tapi mereka menemukan adanya kejanggalan dari sisi administrasi maupun syarat lain. Nah, ini yang memunculkan dugaan terjadinya kongkalikong. Polisilah yang periksa, nantikan ada jawabannya,” desak Edy.

Sementara itu, Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Jhon Nababan saat dikonfirmasi mengatakan akan segera menindaklanjutinya. “Dumasnya akan ditindaklanjuti,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.(rel/adz)

SOLITD Bersama PBB Bagikan Minyak Goreng Gratis kepada Korban Banjir di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus DPP dan DPD Solidaritas Indonesia Tionghoa Demokrasi (SOLITD) bersama Pemuda Batak Bersatu (PBB), membagikan minyak goreng gratis dan juga makanan kepada korban banjir di Kota Medan, Jumat (4/3/2022) siang pukul 12.00.

Bakti sosial yang dilaksanakan di Kelenteng Yen Hock Bio Yayasan Anugrah Adidaya Abadi, Jalan Ketaren Raya Nomor 18, Kabupaten Deliserdang, dihadiri langsung Ketum DPP SOLITD, Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu SH MSi, Sekjen DPP Ferdinan Ghodang SE SH MH, Ketua DPD Sumut Riana beserta pengurus, dan Plt Ketua DPC Lina Lai bersama pengurus lainnya.

Sedangkan dari PBB yakni, Penasehat Satgas Pendeta Drs Bahtiar Siburian didampingi Ketua Satgas PBB Sumut, Armed Simbolon dan juga 20 anggota Satgas.

Ketum DPP SOLITD Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu SH MSi mengatakan, pihak sengaja memberikan minyak goreng gratis kepada masyarakat kecil, mengingat masih sulitnya masyarakat memenuhi kebutuhannya termasuk mendapatkan minyak goreng saat ini. “Di mana harga minyak goreng mahal dan sulit di pasaran, maka SOLITD berbagi gratis untuk meringankan beban masyarakat yang membutuhkan bantuan minyak goreng dan nasi kotak untuk makan siang pada hari ini,” ujar Herri.

Herri juga berterima kasih kepada pengurus PBB, di mana penasehat Satgas PBB memberikan ulos kepada pengurus SOLITD. “Kita juga mendoakan agar salah satu penasehat kita Pak Soeherman Gatot segera sembuh dan bisa dapat kembali bersama SOLITD untuk berbagi kasih kepada sesama,” tukasnya.

Pendeta Drs Bahtiar Siburian didampingi Ketua Satgas PBB Sumut Armed Simbolon, mendukung atas sinergitas baksos bersama SOLITD. “Kita juga mengharapkan agar ke depannya bisa terus bersinergi dengan SOLITD,” tandasnya.

Sementara itu, pengurus klenteng Ahui juga mengapresiasi bakti sosial kolaborasi SOLITD dengan PBB. “Kegiatan seperti ini sangat bagus sekali dan mendukung acara ini. Mudah mudahan ke depannya bisa lebih banyak membantu kepada yang membutuhkan di daerah sini berhubung msh banyak yang sangat membutuhkan,” singkatnya.

SOLITD Gelar Vaksinasi
Sebagaimana diketahui, SOLITD juga akan mengadakan vaksinasi 1, 2, 3 bekerjasama dengan Millennium ICT Center, Kodam I/BB wilayah Koramil 06/MS Kodim 0201/Medan dalam rangka percepatan vaksin dalam mengatasi pandemi Covid 19 pada Selasa (8/3/2022) 0ukul 09.00 di Merica Food Center Millennium ICT lantai 5. “Syarat & ketentuan, terbuka untuk umum, membawa fotocopy KTP dan KTP asli / kartu keluarga, kartu vaksin 1 & 2. Untuk informasi lebih lanjut dapat hubungi Guntoro (081396115548) atau Daniel (082166561045),” tutup Herri. (adz)

Penyebaran Covid-19 Meningkat, Polsek Rambutan Gencarkan Operasi Yustisi

OPERASI YUSTISI: Jajaran Polsek Rambutan dan tim Polres Tebingtinggi melakukan operasi yustisi.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Polsek Rambutan resor Tebingtinggi mengencarkan operasi yustisi di wilayah hukum Polres Tebingtinggi. Operasi yustisi ini untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19 Kota Tebingtinggi, Kamis (3/3).

Kapolsek Rambutan AKP H Samosir mengatakan, operasi yustisi akan terus dilakukan untuk menekan angka penyebaran yang semangkin hari semangkin meluas. “Sudah banyak masyarakat Kecamatan Rambutan yang terkonfirmasi positif Covid-19, dikarenakan hal itu, operasi yustisi tetap terus dilakukan,” paparnya.

Selain melaksanaan operasi yustisi, jajaran Polsek Rambutan juga melakukan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang dilaksanakan oleh Personel Polsek Rambutan dan Personel Piket Fungsi Polres Tebingtinggi terkait sehubungan dengan Penanganan Penyebaran Virus Covid-19 di Kota Tebingtinggi.

“Operasi Yustisi berupa pembagian masker dan memberikan himbauan dengan melakukan monitor dan menjaring masyarakat yang yang tidak pakai masker baik jalan kaki atau berkendara sepeda motor maupun betor dan selanjutnya dihimbau diberi teguran dan memberi masker secara gratis agar warga masyarakat senantiasa mematuhi Prokes guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

“Dalam pelaksaan operasi yustisi dalam pembagian masker kepada masyarakat sebanyak lebih kurang 100 buah. Melakukan himbauan secara humanis kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas,” paparnya.

Menurut AKP H Samosir, dia menyampaikan kepada masyarakat apabila belum vaksin agar datang ke Polres Tebingtinggi untuk melakukan vaksinasi baik vaksin 1 maupun vaksin 2 dan vaksin 3. Disampaikan juga kepada masyarakat apabila sudah vaksin agar mendownlod Aplikasi Peduli Lindungi.

“Sasaran kegiatan ini dilaksanakan di Jalan Sudirman Simpang Dolok Kelurahan Sri Padang Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi. Hasil giat yang dilaksanakan membagikan masker gratis kepada warga masyarakat dan himbauan guna untuk Pengendalian penyebaran virus Covid-19. Melakukan himbauan kepada para masyarakat secara humanis untuk tidak berkerumun dan terapkan prokes seperti pakai masker dan jaga jarak guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19,” jelasnya. (ian/han)

Cegah Penyebaran Covid-19, Karo Tetapkan Status Level-2

RAPAT: Bupati Karo Cory S Sebayang dan forkopimda menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Karo.solideo/sumut pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Sebagai upaya untuk memutus penyebaran virus Covid-19, Bupati Karo Cory S Sebayang mengeluarkan Surat Edaran Bupati Karo No 12 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Selain surat edaran, Pemkab Karo juga kembali mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di tingkat desa dan kelurahan.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Mendagri No 11 Tahun 2022 tanggal 14 Feberuari 2022 tentang PPKM level 3, level 2 dan level 1 dan mengoptimalkan Posko penanganan Covid-19, dan instruksi Bupati No 360/031/BPBD/2022 Tanggal 15 Feberuari 2022 tentang PPKM level 2 dalam penanganan virus corona di tingkat desa dan kelurahan di Kabupaten Karo yang disampaikan melalui Dinas Kominfo Karo.

Dalam surat edaran tersebut, Bupati karo meminta kepada Camat, Lurah dan Kepala Desa untuk mengoptimalkan Posko penanganan Virus Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan dan melaksanakan fungsi pencegahan, penanganan dan mendukung pengendalian penyebarannya.

Juga mengatasi acara adat, resepsi pernikahan, meninggal dunia dan kegiatan sosial masyarakat yang dilaksanakan di jambur dengan pembatasan kapasitas maksimal 30 persen dari kapasitas tempat atau seratus orang untuk Kecamatan Kabanjahe dan Berastagi begitu juga Jambur Gerga Tigapanah sampai dengan tanggal 15 Maret 2022.

Sedangkan untuk luar Kecamatan Kabanjahe, Berastagi dan jambur Gerga Tigapanah dengan pembatasan kapasitas maksimal 50 persen dari kapasitas tempat dengan penerapan protokol kesehatan dan pelaksanaan acara hanya sampai jam 16.00 WIB serta tidak ada hidangan prasmanan dan makan dengan nasi kotak serta pengaturan tempat duduk.

Untuk menghindari kerumunan masyarakat, jenazah yang dibawa dari luar Kabupaten Karo tidak diperbolehkan menginap dan harus langsung dikebumikan, bagi orang yang meninggal bukan karena terpapar Virus Covid-19 harus dikebumikan paling lambat dalam waktu 2×24 jam. Bagi orang yang meninggal akibat virus Covid-19 harus langsung dikebumikan dan tidak diperkenankan melaksanakan acara adat minimal setelah 7 hari.

Adapun tim pengawasan terdiri dari Tim penegakan protokol kesehatan Covid-19 yang terdiri dari TNI, Polri , Satpol PP, Dishub, Kecamatan, Kelurahan dan Perangkat Desa sehingga dapat melaksanakannya dengan ketat. (deo)

Hadiri Harlah NU Ke-96, Airlangga Dorong Percepatan Program Peremajaan Sawit

SUMSEL, SUMUTPOS.CO – Industri kelapa sawit nasional diketahui turut berkontribusi terhadap PDB nasional sebesar 3,5% serta berperan dalam mengentaskan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja bagi lebih dari 16 juta pekerja.

Industri kelapa sawit mendorong pertumbuhan industri dalam negeri dengan memproduksi lebih dari 146 jenis produk hilir yaitu produk pangan, produk industri, dan juga menjadi produk energi yang mensubstitusi solar melalui program mandatory biodiesel B30 yang menghemat devisa dengan pengurangan impor solar.

“Sehingga dapat dikatakan bahwa sawit merupakan komoditas yang selalu diperlukan baik oleh masyarakat Indonesia maupun masyarakat dunia,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya pada acara Penanaman Perdana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) dan Temu Pekebun Sawit dengan tema Lestari Alamnya Sejahtera Petaninya yang dilaksanakan di Desa Kencana Mulia, Kecamatan Rambang Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Jumat (4/03).

Kegiatan Penanaman Perdana PSR ini dilaksanakan dalam rangka Peringatan Hari Lahir ke-96 Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung pada lahan kebun kelapa sawit milik Koperasi Serasa Mulya, Koperasi Maju Bersama, dan Gapoktan Sepakat dengan total luas lahan 328,5 hektare.

“Kegiatan hari ini adalah replanting sawit yang sudah menjadi program Pemerintah, dan ini merupakan bukti nyata dukungan Pemerintah dalam menyukseskan program PSR. Diharapkan kedepannya para pekebun sawit swadaya dapat termotivasi untuk mengikuti program PSR. Keterlibatan Bupati/Kepala Daerah di wilayah lainnya yang menjadi sentra produksi kelapa sawit pun dapat mendorong untuk mencapai target PSR.” ujar Menko Airlangga.

Komoditas kelapa sawit dipandang sebagai komoditas yang penting bagi perekonomian nasional, maka itu Pemerintah terus berupaya untuk mempercepat realisasi program PSR atau replanting dengan berbagai kebijakan salah satunya dengan mendorong bentuk kerjasama strategis multipihak.

Ketua Umum DPP Partai Golkar ini mengatakan program PSR merupakan salah satu Program Strategis Nasional sebagai upaya Pemerintah dalam meningkatkan produktivitas tanaman perkebunan kelapa sawit nasional yang saat ini rata-rata sebesar 3-4 ton/hektare dan umur tanaman diatas 25 tahun.

Pelaksanaan program PSR dengan penggunaan bibit unggul dan penerapan Good Agriculture Practice (GAP), akan meningkatkan produksi kelapa sawit tanpa harus melakukan pembukaan lahan baru, sehingga dapat meningkatkan pendapatan pekebun rakyat secara optimal.

Program PSR ditargetkan dari tahun 2020-2022 untuk lahan seluas 540 ribu hektare dan didukung pembiayaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS) sebesar Rp30 juta/hektare untuk maksimal lahan seluas 4 hektare/pekebun.

“Untuk modal kerjanya seperti beli pupuk dan sebagainya bisa dilanjutkan dengan menggunakan Kredit Usaha Rakyat, dimana diberikan grace period selama 5 tahun dan besar bunga nya hanya 3% karena sisa 3% nya di subsidi oleh Pemerintah,” jelas Menko Airlangga.

Pada tahap pengajuan PSR tahun 2022 di Kabupaten Muara Enim, ditargetkan usulan lahan seluas 1.399 hektare lahan petani yang tergabung dalam 11 Koperasi atau Gapoktan.

Sejak tahun 2017-2022, pelaksanaan Program PSR di Kabupaten Muara Enim telah mencapai luas 4.716 hektare yang tersebar di 15 Desa dan 4 Kecamatan pada lahan milik 17 Koperasi dan Gapoktan.

Kegiatan penanaman perdana PSR di Kabupaten Muara Enim ini dapat terlaksana karena adanya kerja sama yang baik antara Kemenko Perekonomian, Bank Negara Indonesia (BNI), BPDPKS, dan NU.

Pada kesempatan tersebut, Ketum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf mengatakan, organisasi NU siap dilibatkan dalam berbagai agenda bangsa demi kemaslahatan masyarakat.

“Saya berterimakasih dan apresiasi kepada seluruh panitia acara di Desa Kencana Mulia, kami harapkan ini bisa terus di replikasi pada daerah lainnya di Indonesia. Dan tentunya kerja sama berbagai pihak baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Perbankan, Koperasi, Gapoktan, agar target 180.000 hektare bisa dilakukan tahun ini sehingga petani berjaya, sejahtera, dan Indonesia bisa bangkit pasca pandemi Covid ini,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam acara di Desa Kencana Mulia diantaranya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, Anggota DPR RI, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Ketum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf, Ketua PWNU Sumatera Selatan K.H. Amiruddin Nahrawi, Bupati Muara Enim Nasrun Umar, Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian Musdhalifah Machmud, Dirut BPDPKS Eddy Abdurrachman, Direktur Hubungan Kelembagaan Sis Apik Wijayanto, dan para tokoh masyarakat. (advt/*)