28 C
Medan
Thursday, January 29, 2026
Home Blog Page 2826

Operasi Lilin 2021: Tren Kecelakaan Meningkat 31 Persen

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Lilin 2021 guna mengamankan Natal dan Tahun Baru 2022. Operasi ini digelar pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

TINJAU: Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra, bersama Irwasum Polri Komjem Polri Agung Budi Maryoto, mengecek Pos Pam Nataru di Medan.istimewa/sumut pos.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menyampaikan, dalam pelaksanaan Operasi Lilin 2021, tren jumlah kecelakaan lalu lintas meningkat dibanding tahun 2020 lalu. Tercatat hingga hari kesembilan ada 772 angka kecelakaan terjadi pada Operasi Lilin 2021.

“Pada Operasi Lilin 2020, tercatat 529 angka kecelakaan. Angka ini meningkat sebesar 31 persen,” kata Ramadhan dalam keterangannya, Minggu (3/1).

Meskipun angka kecelakaan meningkat, angka kematian karena kecelakaan pada Operasi Lilin 2021 mengalami penurunan sebesar 19 persen. Pada Operasi Lilin 2020, angka meninggal dunia tercatat sebanyak 88 orang. Sementara pada operasi lilin 2021, ada 74 orang meninggal dunia. “Angka luka berat pada Operasi Lilin 2021 dan Operasi Lilin 2020 sama yaitu 74 orang,” ucap Ramadhan.

Sementara angka luka ringan pada 2021 mengalami penurunan sebesar 10 persen dibanding 2020. Pada 2021 tercatat 990 orang luka ringan dan 2020 ada 1.091 orang.

Untuk angka pelanggaran lalu lintas, pada Operasi Lilin 2021 sebanyak 8.930 kendaraan diberi tindakan penilangan. Angka ini meningkat sebesar 58 persen dibanding operasi lilin 2020 dimana sebanyak 3.768 kendaraan ditilang.

Peningkatan juga terjadi terkait teguran pelanggaran lalu lintas. Pada operasi lilin 2021, sebanyak 68.572 kendaraan mendapatkan teguran. Sementara pada operasi lilin 2020 sebanyak 20.395 kendaraan mendapatkan teguran.

Ramadhan menambahkan, untuk tren gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat juga mengalami peningkatan sebesar 18 persen. Dia menuturkan, dari lima kejahatan yang menonjol pada operasi lilin 2021, yang meningkat yakni pencurian dengan pemberatan.

Tercatat pada operasi lilin 2021 terjadi 603 kasus pencurian dengan pemberatan. Sedangkan pada operasi lilin 2020 terjadi 545 kasus pencurian dengan pemberatan. “Kasus kejahatan narkotika, penggelapan dan kejahatan dunia maya mengalami penurunan. Sementara kasus pencurian kendaraan motor (curanmor) angkanya sama,” tandas Ramadhan.

Hari Ini, 7 Pos Check Point dan 8 Pospam Tutup

Terhitung mulai Senin (3/1) dini hari pukul 00.00 WIB, Pemko Medan menutup 15 posko terdiri dari 7 pos check point dan 8 pos pengamanan (Pospam) yang beroperasi selama Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kepada Sumut Pos, Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Iswar Lubis SSiT MT mengatakan, pihaknya bersama SatPol PP, Dinas Kesehatan Kota Medan dan TNI/Polri tidak lagi memfungsikan 15 posko yang didirikan, baik di wilayah perbatasan maupun di tengah Kota Medan.

“Hari ini (kemarin), tepatnya sampai Pukul 24.00 WIB nanti, merupakan hari terakhir beroperasinya 7 pos check point dan 8 pos pengamanan di Kota Medan. Sesuai yang dijadwalkan, posko-posko itu hanya beroperasi selama Nataru, tepatnya sejak 24 Desember (2021) sampai 2 Januari (2022),” ucap Iswar kepada Sumut Pos, Minggu (2/1).

Dengan demikian, kata Iswar, mulai hari ini tidak ada lagi pemeriksaan kesehatan ataupun vaksinasi di posko-posko tempat seperti yang dilakukan selama Libur Nataru. “Berakhirnya masa Libur Nataru ini membuat kita kembali mengacu kepada aturan yang ada. Apalagi besok (hari ini) merupakan hari kerja seperti biasa. Sesuai Inmendagri, Ingubsu dan SE Wali Kota Medan, saat ini Kota Medan ada di Level 1. Maka tentu kita akan menyesuaikan dengan aturan PPKM Level 1,” ujarnya.

Namun begitu, pihaknya tetap mengimbau agar masyarakat tetap membatasi mobilitasnya apabila tidak ada kegiatan yang bersifat penting. “Kita tetap mengimbau masyarakat agar tetap waspada, tidak perlu lah berpergian bila bukan untuk urusan yang wajib atau penting. Kita minta masyarakat untuk tetap mematuhi prokes,” katanya.

Malam Tahun Baru Kondusif

Tak cuma itu, Iswar juga memastikan bahwa rencana pembatasan kegiatan masyarakat di malam pergantian tahun berjalan dengan lancar. Ditutupnya 109 ruas jalan di Kota Medan mulai 31 Desember 2021 Pukul 19.00 WIB hingga 01 Januari 2022 Pukul 06.00 WIB, membuat mobilitas masyarakat di Kota Medan menurun secara signifikan. “Alhamdulillah, penutupan jalan yang dilakukan di malam pergantian tahun berjalan lancar. Kita lihat, mobilitas kendaraan memang menurun drastis,” tutur Iswar.

Bahkan untuk jalan menuju pusat kota tampak cukup lengang, meskipun masih ada saja yang tampak berusaha untuk datang ke kawasan Lapangan Merdeka Kota Medan. Namun, pihak kepolisian dan Satpol PP langsung membubarkan warga yang datang. Tak cuma itu, kendaraan yang masih terparkir di kawasan lapangan Merdeka juga diminta untuk segera pergi dan meninggalkan kawasan itu.

“Malam pergantian tahun berjalan dengan kondusif. Tidak terpantau adanya kerumunan di tengah kota, sebab akses-akses menuju inti kota juga sudah ditutup saat itu,” pungkasnya.

Mobil Pribadi Padati Kota Tebingtinggi

Di hari terakhir masa libur Tahun Baru 2022, mobil pribadi terlihat memadati Kota Tebingtinggi, khususnya yang melintas hendak menuju wilayah Kota Medan. Arus kepadatan mobil pribadi terjadi di perempatan lampu merah Jalan Sudirman dan Jalan Ahmad Yani Kota Tebingtinggi, Minggu sore (2/1).

Kemacatan juga ditambah dengan tidak teraturnya mobil parkir sepanjang Jalan Ahmad Yani dan Jalan Sudirman, banyak pengendara mobil pribadi yang memakitkan kenderaan untuk membeli oleh-oleh ataupun sedang beristrirahat untuk makan.

Tampak Petugas Polantas Polres Tebingtinggi yang melakukan pengaturan arus lalulintas dari dua arah. Untuk kepadatan kenderaan masih didominasi kenderaan pribadi, sedangkan pengemudi sepeda motor belum tampak ramai memadati jalan jalan di Tebingtinggi.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Doraria Simanjuntak mengatakan, sampai saat ini tepatnya puncak arus balik libur tahun baru 2022 belum ada kemacaetan yang berarti di wilayah Kota Tebingtinggi, hanya saja memang ada kepadatan kenderaan khususnya mobil pribadi yang memasuki Tebingtinggi dengan tujuan menuju Medan. “Mengantisipasi kemacetan puncak arus balik yang dimungkinkan terjadi nanti malam, kita sudah mempersiapkan personel Polantas yang akan mengurai kemacetan. Karena apabila macet di inti kota, arus lalulintas bisa kita alihkan ke jalan alternatif,” jelasnya.

Kepada petugas parkir, AKP Doraria meminta untuk mengatur parkir kenderaan dengan rapi sesuai tanda tanda rambu lalulintas yang ada agar tidak terjadi kemacetan. “Bagi pengendera juga diminta untuk mematuhi peraturan lalulintas, untuk mengurangi resiko kecelakaan, apabila lelah silahkan untuk beristirahat ditempat yang sudah disiapkan seperti pos pam,” harapnya.

Sedangkan untuk mengantisipasi kemacetan di pintu Tol Tebingtinggi menuju Medan, petugas Polantas juga dipersiapkan dilapangan untuk mengatur arus lalulintas, apabila terjadi kemacetan panjang, petugas Polantas akan memberlakukan sistem counteplow (buka turup).

Salah seorang pengemudi, Riono (45) yang akan menuju Kota Medan mengatakan tidak ada kemacetan di Tebingtinggi yang cukup lama, hanya hitungan menit, dikarenakan mobil pribadi turun dan melintasi Tebingtinggi untuk pulang ke Medan. “Padat nerayap, tidak macet total, kenderaan masih jalan dalam kondisi lambat,” bilang Riono yang baru pulang liburan dari Parapat. (jpc/map/ian)

Potensi Hujan di Sumut Masih Tinggi, Medan Sangat Rentan Banjir

PASCABANJIR Suasana pascabanjir bandang yang menerjang beberapa desa di Kecamatan Batang Lubu Sutam Kabupaten Padang Lawas (Palas), Jumat (31/12). Bupati Palas menetapkan status darurat bencana hingga 14 hari ke depan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofosika (BMKG) memprediksi, dalam tiga hari ke depan, wilayah Sumatera Utara (Sumut) masih diguyur hujan debgan kapasitas ringan hingga lebat. Hal itu dikatakan Prakirawan BMKG Wilayah 1 Medan, Defri Mandoza kepada Sumut Pos di Medan, Minggu (2/1).

PASCABANJIR
Suasana pascabanjir bandang yang menerjang beberapa desa di Kecamatan Batang Lubu Sutam Kabupaten Padang Lawas (Palas), Jumat (31/12). Bupati Palas menetapkan status darurat bencana hingga 14 hari ke depan.

“Potensi hujan tersebut, umumnya terjadi pada siang hingga malam hari,” ujarnya.

Dijelaskannya, secara umum arah angin bergerak dari Timur Laut-Timur dengan kecepatan 02-15 kt. Kelembaban berkisar antara 68 -95 persen. “Terdapat belokan angin di wilayah Sumut dan pertemuan angin di wilayah Pantai Barat bagian selatan Sumut yang menyebabban pertumbuhan awan di wilayah tersebut,” paparnya

Defri menambahkan, BMKG memperkirakan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dapat terjadi hampir di seluruh wilayah Sumut, terutama di wilayah pegunungan, Lereng Barat dan Pantai Barat, seperti di Samosir, Toba, Simalungun, Deliserdang, Kepulauan Nias, Tapanulitengah (Tapteng), Tapanuli Utara (Taput), Mandailingnatal (Madina), Tapanuliselatan (Tapsel), Humbanghasundutan (Humbahas), Medan dan sekitarnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat Sumut, agar waspada terhadap banjir dan longsor. “Di beberapa wilayah di Sumut termasuk Medan sangat rentan terhadap banjir bagi dataran rendah dan pesisir pantai, serta longsor bagi wilayah dataran tinggi, sehingga kita mengimbau warga tetap waspada jika bepergian keluar rumah,” pesannya.

Palas Tanggap Darurat Banjir Bandang

Sementara, Pemkab Padang Lawas (Palas) menetapkan status tanggap darurat bencana setelah wilayah Kecamatan Batang Lubu Sutam diterjang banjir bandang, Jumat (31/12) malam pukul 21.30 WIB. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari mengatakan, Bupati Padang Lawas, Ali Sutan Harahap, menetapkan status tersebut melalui surat keputusan nomor 360/001/KPTS/2022 yang berlaku selama 14 hari.

“Status tanggap darurat ini terhitung mulai 1 Januari hingga 14 Januari 2022,” kata Abdul, Sabtu (1/1).

Pascakejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas masih melakukan penanganan darurat dan pendataan di lapangan. Perkembangan terkini, BPBD setempat masih mencatat rumah hanyut 12 unit dan ponpes rusak berat 1 unit. “BPBD dibantu TNI, Polri, warga, dan aparat desa, melakukan pencarian dan penyelamatan warga. Belum ada laporan terkait korban jiwa dan data jumlah warga yang mengungsi,” terangnya.

Sebanyak 15 desa di Kecamatan Batang Lobu Sutam, Kabupaten Padang Lawas terdampak banjir bandang yang membawa material kayu ini. Desa terdampak yaitu Desa Tanjung Baru, Muara Malinto, Tandolan, Siadam, Tamiang, Pasar Tamiang, Tanjung Barani, Manggis, Pinarik, Siojo, Paran Manggis, Huta Nopan, Tangga Batu, Paran Dolok dan Ark Sorik.

“BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk tetap waspada dan siap siaga,” kata Abdul.

“Prakiraan cuaca pada malam hari terpantau berpotensi hujan ringan, sedangkan pada Minggu (2/2) berpotensi hujan sedang. Kondisi ini dapat berpengaruh terhadap banjir susulan maupun upaya pencarian dan penyelamatan di lapangan,” imbuhnya.

Banjir Bandang Terjang 2 Kecamatan di Toba

Banjir bandang juga menerjang sejumlah desa di dua kecamatan di Kabupaten Toba, yakni Kecamatan Bonatualunasi dan Kecamatan Porsea. Banjir menggenangi persawahan, perumahan, dan jalanan di sepanjang jalinsum sekitar 4 kilometer. Kawasan yang terendam banjir ini berada di pinggiran sungai.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, hingga saat ini jumlah rumah yang terendam banjir belum bisa dipastikan. Pihak kepolisian sudah berada di lokasi dan mulai membantu masyarakat yang tergenang banjir.

Banjir tersebut berada di Desa Patane Porsea 1 dan Desa Lumban Manurung Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (31/12) pada pukul 22.30 WIB.

Banjir bandang tersebut disebabkan karena hujan deras selama 5 jam yang terjadi di wilayah Kabupaten Toba sejak Jumat (31/12/2021) hingga terjadi banjir. Ketinggian air mencapai 1,5 meter sehingga arus lalu lintas macet dan sejumlah desa terdampak.

Desa yang terdampak Banjir untuk di Kecamatan Bonatua Lunasi ada di Desa Silamosik II, Desa Lumban Sangkalan, dan Desa Harungguan

Sedangkan untuk di wilayah Kecamatan Porsea terdapat di Desa Silamosik I, Desa Simpang Siguragura, Desa Patane I dan Desa Patane II.

Setelah mendapat informasi dari masyarakat, pihak kepolisian langsung turun ke lokasi terjadinya banjir dan membantu masyarakat untuk mengatasi banjir yang menimpa Desa Silamosik.

Sementara itu, Kapolsek Lumban Julu AKP Robinson Sembiring menyampaikan penyebab banjir tersebut.

Banjir terjadi akibat meluapnya anak sungai di desa Lumban Sangkalan selanjutnya mengakibatkan meluapnya air ke Desa Harungguan dan Desa Silamosi II yang berada di Kecamatan Bonatualunasi. Selanjutnya, air meluap ke wilayah Kecamatan Porsea antara lain di Desa Silamosik I, Desa Simpang Siguragura, Desa Patane I, dan Desa Patane II.

Akibat banjir tersebut, sejumlah rumah warga tergenang. Namun pihak kepolisian belum bisa memastikan jumlah rumah yang terendam banjir. (dwi/bbs)

Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Digelar di Medan, IDAI Sumut Sebut karena Darurat

VAKSIN ANAK: Seorang anak usia 6-11 tahun disuntik vaksin Covid-19 di RS USU, baru-baru ini. M IDRIS/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun telah digelar di RS USU selama dua hari, Kamis (30/12) dan Jumat (31/12). Sebanyak 2.000 dosis vaksin Sinovac disiapkan. Namun begitu, Kota Medan sebetulnya belum termasuk daerah di Sumut untuk kegiatan vaksinasi kelompok anak, lantaran cakupan vaksinasinya belum cukup pada saat itu.

VAKSIN ANAK: Seorang anak usia 6-11 tahun disuntik vaksin Covid-19 di RS USU, baru-baru ini. M IDRIS/SUMUT POS.

Persyaratan vaksinasi bagi kelompok anak usia 6-11 tahun, yaitu kabupaten/kota telah mencapai cakupan lebih dari 70 persen untuk dosis pertama. Kemudian, cakupan vaksinasi pada kelompok lanjut usia (lansia) mencapai lebih dari 60 persen.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Sumatera Utara, dr Yazid Dimyati mengatakan, kegiatan vaksinasi tersebut merupakan program dari Pengurus Pusat IDAI. Diakuinya, jika melihat target capaian vaksinasi Kota Medan belum diperbolehkan lakukan vaksinasi anak.

“Memang betul di Medan belum boleh lakukan vaksinasi anak umur 6-11 tahun, dan vaksinasi ini ada kriterianya. Akan tetapi, ada juga hal-hal yang diizinkan untuk mengharuskan kabupaten/kota segera melakukan vaksinasi (anak usia 6-11 tahun). Jadi kalau angka vaksin belum cukup tapi kepentingannya sangat darurat itu bisa. Selama angka persen belum tercapainya vaksinasi tidak beda jauh,” kata Yazid baru-baru ini.

Yazid juga mengaku, kegiatan vaksinasi ini sudah diuji klinis dari berbagai bidang ahlinya. Karena itu, pihaknya memutuskan untuk melaksanakan di RS USU. “Tentu pelaksanaan vaksin ini atas izin dari para pakar dan telah berkoordinasi dengan baik. Karenanya, kecil kemungkinan ada kejadian hal-hal yang tak diinginkan,” ujarnya.

Menurut dia, vaksinasi tersebut termasuk dalam program imunisasi pada umumnya. “Alhamdulillah kita bisa lakukan vaksinasi atau imunisasi Covid-19 terhadap anak. Program ini sudah lama sebenarnya dilakukan, hanya saja ini bersifat spesial karena relatif baru,” ucapnya.

Yazid menargetkan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun dapat dilakukan sebanyak mungkin. Artinya, tidak hanya di Medan tetapi juga seluruh daerah di Sumut. “Sebanyak-banyaknya kalau bisa seluruh anak bukan hanya Kota Medan, tapi seluruh daerah di Sumut mendapatkan vaksinasi tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Tim Satgas Covid-19 Sumut yang juga dokter spesialis anak, Inke Lubis mengatakan, vaksinasi ini dilakukan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. “Vaksinasi anak ini bukan untuk Kota Medan, tapi diadakannya vaksin anak ini dalam rangka peresmian pelaksanaan di 16 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara,” kata Inke.

Dia menyatakan, peserta vaksinasi selama dua hari ini bukanlah penduduk Kota Medan. “Memang betul Kota Medan belum diizinkan vaksinasi (anak usia 6-11 tahun), sehingga dalam pendaftaran vaksinasi yang dilakukan secara online kita pastikan berdasarkan Kartu Keluarga mereka bukan berdomisili Medan,” ujarnya.

Inke berharap, daerah di Sumut yang belum bisa melakukan vaksinasi kelompok anak tersebut agar segera mengejar capaian target vaksinasinya. “Target daerah yang boleh vaksin anak umur 6-11 tahun itu, apabila cakupan vaksin lansia mencapai 60 persen dan umum 70 persen. Mudah-mudahan dalam waktu seluruh kabupaten/kota Sumut sudah bisa melaksanakan vaksinasi anak 6-11 tahun,” tukasnya.

Terpisah, Humas RS USU Muhammad Zeinizen mengatakan, ada 1.750 anak yang telah divaksin Covid-19 dari target 2.000 anak. “Target yang tercapai 85 persen dari 2.000 anak,” kata Zein saat dihubungi melalui seluler.

Zein menyebut, selama dua hari kegiatan tersebut, tidak ada kendala dan laporan KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi). “Kegiatan berjalan dengan lancar, tidak ada KIPI. Kedepannya, kegiatan vaksinasi anak usia tersebut akan berlanjut tetapi melihat situasi dan kondisinya,” tandas Zein. (ris)

Dorong Inovasi Pekerja, Subholding Gas Pertamina Luncurkan Program SUPER dan C-Virals

BERSAMA: Manajemen Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, berfoto bersama saat menggelar ajang apresiasi tertinggi kepada seluruh Perwira Subholding Gas yakni Celebration and Innovation (Celebvation) 2021.sumut pos/istimewa.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, menggelar ajang apresiasi tertinggi kepada seluruh Perwira Subholding Gas yakni Celebration and Innovation (Celebvation) 2021, atas partisipasi aktif dan kontribusi terhadap berbagai program perusahaan. Pada Celebvation ini, PGN juga sekaligus meluncurkan 2 (dua) program, yaitu Program SUPER dan C-Virals.

BERSAMA: Manajemen Subholding Gas Pertamina, PT PGN Tbk, berfoto bersama saat menggelar ajang apresiasi tertinggi kepada seluruh Perwira Subholding Gas yakni Celebration and Innovation (Celebvation) 2021.sumut pos/istimewa.

Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PT PGN Tbk, Beni Syarif Hidayat menjelaskan Program SUPER merupakan program pengembangan untuk memperkaya kompetensi pekerja melalui experiential learning sebagai garda terdepan yang dapat mendukung pencapaian target perusahaan di bidang penjualan. Sedangkan Program C-Virals adalah sebuah program pengembangan keterampilan intrapreneurship dengan memfasilitasi ide kreatif dan inovasi pekerja dalam merealisasikan, scaling up dan inkubasi menjadi added value (efisiensi, efektifitas, revenue baru) bagi perusahaan.

“Program SUPER dan C-Virals diharapkan dapat diikuti oleh seluruh Perwira Subholding Gas, sehingga akan menambah pengalaman yang bisa meningkatkan kompetensi untuk mendukung peningkatan daya saing dan nilai tambah bagi perusahaan. Khususnya menjadi sumber kekuatan perusahaan untuk mencapai target di tahun 2022 dan tahun-tahun berikutnya,” ujar Beni.

“Saya juga harap kedua program ini dapat mendorong semangat seluruh perwira sebagai bagian solusi dalam menyongsong era transisi energi,” lanjut Beni.

Celebvation 2021 bertema “Unleashing Innovation, Energizing the Nation”, dengan mengimplementasikan semangat berinovasi sebagai penggerak yang adaptif dalam meraih peluang dan meningkatkan nilai tambah bagi Subholding Gas dan Holding Migas Pertamina Group.

Adapun penghargaan Celebvation tahun ini diberikan kepada Perwira PGN dengan kategori yakni PGN Innovation Award 2021, Corporate Culture Award, The Most Inspiring Leader, The Most Inspiring Co-Worker, The Best Millennials Influencer Video, dan Contributors in Learning & Knowledge Management Program.

Dengan adanya SDM yang memiliki etos kerja yang tangguh, adaptif, dan inovatif, khususnya para millenial, Subholding Gas senantiasa terus berupaya meningkatkan kinerja operasional dan keuangan yang dapat memberikan nilai tambah bagi para stakeholder.

“Selain menjadi ajang memberikan apresiasi dan recognition, melalui Celebvation juga bertujuan untuk meningkatkan motivasi pekerja melalui keterlibatan aktif dan partisipasi pekerja, menumbuhkan antusias pekerja untuk berinovasi dan untuk meningkatkan peran kolaborasi dan sinergi pekerja di lingkungan Subholding Gas melalui implementasi program budaya AKHLAK,” tutup Beni. (rel/ram)

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Raih 7 PROPER Hijau dari KLHK

TANAM: Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan penanaman pohon.sumut pos/istimewa.

SUMUTPOS.CO – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memberikan tujuh penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Hijau 2021, kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).

TANAM: Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan penanaman pohon.sumut pos/istimewa.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Asep Wicaksono Hadi mengatakan, adapun tujuh penerima penghargaan PROPER Hijau 2021 di lingkungan Pertamina Patra Niaga Sumbagut, yaitu Fuel Terminal (FT) Medan Group, FT Sei Siak, FT Pematang Siantar, FT Lhokseumawe, Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung, Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Minangkabau, dan DPPU Hang Nadim.

“Alhamdulillah kita sangat bersyukur atas pencapaian kita tahun ini, kita berhasil meraih tujuh Proper Hijau dari KLHK,” sebut Asep dalam keterangan tertulis, Minggu (2/1).

Asep menjelaskan, penghargaan PROPER Hijau ini merupakan bentuk keberhasilan perusahaan dalam mengelola lingkungan alam dan sosial sekaligus pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR).

Beberapa indikator penilaian PROPER yakni pelaksanaan life cycle assesment, reduksi emisi dan gas rumah kaca, pengolahan limbah non B3, pemberdayaan masyarakat, tanggap bencana dan inovasi sosial, efisiensi energi konservasi air, serta perlindungan keanekaragaman hayati.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah khususnya KLHK, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara, Aceh, Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat. Kami akan terus mendukung kegiatan PROPER dan semakin meningkatkan inovasi serta kinerja pengelolaan lingkungan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Andri Prasetyanto mengatakan, pada tahun 2020 lalu, pihaknya berhasil mendapat empat penghargaan PROPER Hijau dan tahun 2021 ini ada tujuh penghargaan PROPER Hijau yang diraih oleh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut.

“Penghargaan ini menunjukkan komitmen perusahaan bagaimana kita mengelola lingkungan dengan baik dan bahkan dengan PROPER Hijau ini artinya kita sudah melebihi ketentuan yang disyaratkan. Kita juga memberi nilai tambah terhadap pengelolaan sumber daya alam, konservasi energi serta pengembangan masyarakat di sekitar lokasi kita,” jelasnya.

Selain 7 PROPER Hijau, kata Andri, pihaknya juga meraih tujuh penghargaan PROPER Biru. Penghargaan ini diterima oleh tujuh unit operasi antara lain, FT Sabang, FT Krueng Raya, FT Meulaboh, FT Gunung Sitoli, FT Simeulue, FT Kisaran dan IT Dumai.

Pertamina Patra Niaga akan selalu berkomitmen melaksanakan program CSR yang fokus pada pemberdayaan masyarakat, berkolaborasi dengan masyarakat untuk menciptakan perubahan yang berdampak positif dan berkelanjutan.

Sebelumnya, pada Selasa (28/12), penghargaan PROPER ini disaksikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin dan diserahkan langsung oleh Menteri KLHK, Siti Nurbaya kepada para penerima penghargaan di Istana Wakil Presiden dan disiarkan melalui akun YouTube KLHK. (gus)

Mitsubishi Selenggarakan Bengkel Siaga Selama Libur Akhir Tahun

SERVICE: Karyawan bengkel Mitsubishi saat menservice mobil pelanggan. Untuk melancarkan kegiatan akhir tahun, Mitsubishi mengadakan program Bengkel Siaga.sumut pos/istimewa.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan kepada konsumen, PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI),tetap siap sedia memberikan pelayanan kepada konsumen dengan menyelenggarakan program Bengkel Siaga pada periode libur akhir tahun dan juga menyambut tahun baru.

SERVICE: Karyawan bengkel Mitsubishi saat menservice mobil pelanggan. Untuk melancarkan kegiatan akhir tahun, Mitsubishi mengadakan program Bengkel Siaga.sumut pos/istimewa.

Program Layanan Bengkel Siaga diselenggarakan pada tanggal 31 Desember 2021, hingga 2 Januari 2022 di 41 lokasi strategis diler resmi Mitsubishi Motors di Indonesia, dengan jam operasional pukul 08.00 – 17.00. di luar jam operasional tersebut konsumen tetap dapat menghubungi call center Mitsubishi Motors Customer Care di nomer telepon 0804-1-300-300 yang beroperasi 24 jam untuk mendapatkan bantuan, termasuk Layanan Darurat 24 Jam, yang dapat dimanfaatkan konsumen pada saat mengalami kondisi darurat dengan kendaraannya.

“Libur akhir tahun merupakan salah satu momen spesial yang ditunggu oleh masyarakat Indonesia untuk menghabiskan waktu dan berkumpul bersama keluarga. Dengan pelaksanaan program Layanan Bengkel Siaga, kami ingin memastikan rasa aman dan ketenangan kepada konsumen kami di berbagai daerah di Indonesia, dengan tetap memberikan layanan terbaik terutama terkait dengan perawatan kendaraan dan juga layanan purnajual Mitsubishi Motors secara umum. Kami berharap konsumen dapat menikmati momen spesial dan berbagi kebahagiaan dengan keluarga di suasana libur ini,” ungkap Eiichiro Hamazaki, Director of After Sales Division PT MMKSI.

Untuk mengetahui lebih lanjut terkait lokasi diler resmi Mitsubishi di seluruh Indonesia, Anda dapatmengaksestautanhttps://www.mitsubishi-motors.co.id/cari-dealer

Untuk merencanakan jadwal kunjungan Anda ke diler dan bengkel resmi Mitsubishi, pertanyaan dan informasi lain, dapat menghubungi Mitsubishi Motors Customer Care di nomer telepon 0804-1-300-300 atau mengakses aplikasi“My Mitsubishi Motors ID” yang tersedia untuk smartphone dengan system operasi Android yang tersedia di Play Store, dan untuk system operasi iOS di Applestore. (rel/ram)

PTPN III Medan Raih Penghargaan The Most Impactful AKHLAK 2021

PENGHARGAAN: Direktur SDM PT Perkebunan Nu-santara, Seger Budiarjo menye-rahkan penghar-gaan kepada SEVP Business Support PT Per-kebunan Nusan-tara III (Persero) Tengku Rinel, didampingi Kepala Bagian Operasional SDM Dedi Ismed.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Operasional Medan mendapatkan penghargaan The Most Impactful AKHLAK. Event yang diselenggarakan oleh Holding Perkebunan ini bertajuk Corporate Culture Award 2021, di LPP Agro Nusantara Yogyakarta, pada Kamis(30/12).

PENGHARGAAN: Direktur SDM PT Perkebunan Nu-santara, Seger Budiarjo menye-rahkan penghar-gaan kepada SEVP Business Support PT Per-kebunan Nusan-tara III (Persero) Tengku Rinel, didampingi Kepala Bagian Operasional SDM Dedi Ismed.

Acara dihadiri oleh Direktur SDM PT Perkebunan Nusantara Seger Budiarjo dan diikuti oleh seluruh PTPN I sampai dengan PTPN XIV yang sama-sama memiliki Core Values AKHLAK, Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adatif dan Kolaboratif.

“Penghargaan yang diberikan ini membuktikan, bahwa nilai AKHLAK sudah tertanam pada setiap insan karyawan di PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan dengan baik, dan memberikan dampak positif dalam menggerakkan roda bisnis perusahaan,” ujar Plt. Ka Sub Bag Humas, Tondi Hendriyan Lubis, SH.

Tondi mengatakan, penghargaan diberikan oleh Seger Budiarjo dan diterima oleh SEVP Business Support PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Tengku Rinel, didampingi oleh Kepala Bagian Operasional SDM Dedi Ismed.

“Core Values AKHLAK sebagai nilai dasar yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN sudah selayaknya diresapi dan diaplikasikan dalam melaksanakan setiap proses Bisnis Perusahaan,” pungkas Tondi. (ila/han)

Bupati Deliserdang Terima LHP Semester II Tahun 2021

TANDATANGANI: Bupati Deli Serdang , H Ashari Tambunan menandatangani berita cara Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2021 dari Kepala BPK Perwakilan Sumatera Utara, Rabu (29/12).istimewa/sumut pos.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Bupati Deli Serdang , H Ashari Tambunan menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2021 dari Kepala BPK Perwakilan Sumatera Utara Eydu Oktain Panjaitan di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (29/12).

TANDATANGANI: Bupati Deli Serdang , H Ashari Tambunan menandatangani berita cara Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2021 dari Kepala BPK Perwakilan Sumatera Utara, Rabu (29/12).istimewa/sumut pos.

Kegiatan penyerahan LHP ini ditandai dengan penandatanganan berita acara sekaligus penyerahan hasil pemeriksaan kepatuhan atas belanja barang dan jasa, serta belanja modal tahun 2021 oleh Kepala BPK Perwakilan Sumut Eydu Oktain Panjaitan, Ketua DPRD Deliserdang Zakky Shahri dan Bupati Deliserdang, H. Ashari Tambunan.

Bupati H. Ashari Tambunan mengucapkan terimakasih kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dan Tim pemeriksa, karena pada hari ini kami menerima laporan hasil pemeriksaan kepatuhan atas belanja barang dan jasa serta belanja modal Pemkab Deliserdang tahun 2021.

“Pemkab Deliserdang menyadari bahwa banyak kelemahan kelemahan yang terjadi, kami sangat mengharapkan bimbingan dan arahan secara continue kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, sehingga pada saatnya bukan hanya mampu mempertahankan opini WTP yang beberapa tahun terakhir ini kami peroleh melainkan harapannya adalah laporan yang kami sajikan menjadi lebih baik dan dapat diandalkan”harap Bupati.

Hal yang sama dikatakan Ketua DPRD Deli Serdang Zakky Shahri SH, DPRD Deli Serdang dan Pemkab Deli Serdang mengharapkan dukungan dan bantuan Tim BPK RI Perwakilan Sumut untuk terus dapat membimbing Pemkab Deli Serdang dalam hal menyiapkan laporan keuangan yang akuntabel, sesuai dengan ketentuan dan penggunaan APBD yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sebelumnya, Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Eydu Oktain Panjaitan mengatakan ada beberapa hal yang menjadi kekurangan dan menjadi perhatian bagi Pemkab Deli Serdang terkait dengan kepatuhan kepatuhan atas belanja barang dan jasa serta belanja modal tahun 2021,”kata Ketua BPK RI Perwakilan Sumut

“Kami mengapresiasi kepada Pemkab Deli Serdang karena respon yang cepat atas hal-hal yang menjadi kekurangan tersebut, sehingga diharapkan kedepannya terus ditingkatkan kinerja laporan keuangannya untuk kebaikan Kabupaten Deli Serdang.”Katanya. (mag-1/han)

Pemkab Deliserdang Raih Penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Standar Pelayanan Publik

Terima: Wabup Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar menerima penghargaan kepatuhan tinggi standar pelayanan publik tahun 2021 dari Ombudsman RI .istimewa/sumut pos.

DELISEDANG, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Deliserdang kembali menerima penghargaan. Kali ini diberikan oleh Ombudsman RI dalam hal kepatuhan tinggi standar pelayanan publik tahun 2021 Kategori Kabupaten se-Indonesia.

Terima: Wabup Deliserdang, HM Ali Yusuf Siregar menerima penghargaan kepatuhan tinggi standar pelayanan publik tahun 2021 dari Ombudsman RI .istimewa/sumut pos.

Penghargaan tersebut langsung diterima oleh Wakil Bupati Deliserdang HM. Ali Yusuf Siregar di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Rabu (29/12).

“Alhamdulillah , Pemkab Deliserdang mendapatkan penghargaan dari Ombudsman RI atas penilaian kepatuhan tinggi standar pelayanan publik tahun 2021. Dari seluruh kabupaten se-Indonesia, Kabupaten Deliserdang berada di peringkat kedua dengan nilai 98.90”,kata Wakil Bupati.

Wabup Ali Yusuf berharap dengan penghargaan ini merupakan pengakuan dan apresiasi atas upaya serta kerja keras Pemkab Deliserdang untuk selalu bisa melayani publik dengan baik.

“Kedepannya, kinerja pelayanan publik harus kita tingkatkan agar pelayanan publik di Kabupaten Deli Serdang semakin hari semakin baik lagi,”harapnya.

Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih mengatakan, persentase kepatuhan tinggi standar pelayanan publik kementerian dan lembaga atau yang dikategorikan berzona hijau pada tahun 2021 mengalami kenaikan yang signifikan.

Dia menyampaikan penilaian kepatuhan bernilai tinggi atau berzona hijau yang dilakukan Ombudsman RI terhadap lembaga-lembaga di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan dari 0 persen pada tahun 2019 menjadi 80 persen, pada tahun 2021 dan kepatuhan tinggi kementerian mencapai 70,8 persen, bahkan tidak ada yang bernilai rendah atau berzona merah.” kata Ketua Ombudsman RI

Untuk diketahui, penilaian kepatuhan standar pelayanan publik dari Ombudsman RI terhadap kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dikategorikan kedalam tiga bagian.

Ada tingkat kepatuhan tinggi atau zona hijau dengan nilai dari 81 sampai 100, kepatuhan sedang atau zona kuning bernilai 51 sampai 80,9, dan kepatuhan rendah atau zona merah bernilai 0 sampai 50,9. Penilaian dilakukan sejak Juni 2021 sampai Oktober 2021.

Dia memaparkan penilaian yang dilakukan Ombudsman RI terhadap 416 pemerintah kabupaten, ada 103 (24,8 persen) yang berkepatuhan tinggi atau berzona hijau, 226 (54,3 persen) berkepatuhan sedang atau berzona kuning, dan 87 (20,9 persen) berkepatuhan rendah atau berzona merah. (mag-1/han)

Polres Binjai Tuntaskan 764 Perkara Sepanjang Tahun 2021

PENGHARGAAN: Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting menerima piagam penghargaan dari Wali Kota, H Amir Hamzah atas pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 13 kilogram.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Polres Binjai menerima 1.189 laporan dari masyarakat dari beragam tindak pidana yang terjadi di wilayah hukumnya. Dari jumlah ini, sebanyak 764 perkara dinyatakan telah tuntas atau sudah terungkap.

PENGHARGAAN: Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting menerima piagam penghargaan dari Wali Kota, H Amir Hamzah atas pengungkapan narkotika jenis sabu seberat 13 kilogram.Teddy Akbari/Sumut Pos.

Ini disampaikan Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting didampingi Wali Kota, H Amir Hamzah dan yang mewakili Komandan Kodim 0203/Langkat, Kapten Selamat Jaya, Kamis (30/12). “Sejauh ini yang sudah terselesaikan ada 764 kasus dari ribuan laporan yang masuk,” jelas mantan Kapolres Dari ini.

Jika dipersentasekan, kata Kapolres, 64 persen lebih penyelesaian kasus yang telah dilakukan jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai. “Untuk kasus-kasus yang belum terungkap, kita akan tetap melakukan penyelidikan maupun penyidikan,” jelasnya didampingi Kasat Reskrim, AKP M Rian Permana.

Untuk pengungkapan kasus narkoba, lanjut dia, jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai mengungkap 199 kasus. “Dari jumlah ini, ada 253 tersangka yang diamankan. Dan 15 di antaranya perempuan,” urai dia.

Dari pengungkapan kasus narkotika, Satresnarkoba Polres Binjai juga menyita berbagai barang bukti. Mulai dari sabu, pil ekstasi hingga sabu. “Sebanyak 23.362,48 gram narkotika jenis sabu, 3.073 gram daun kering ganja dan 285,5 butir pil ekstasi,” tambah dia.

Sementara, Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah memberikannya apresiasi kepada Polres yang telah mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu seberat 13 kilogram, belum lama ini. Pengungkapan yang dilakukan Polres Binjai, menurut Amir, telah menyelamat ribuan masyarakat dari bahaya narkoba.

Karenanya, Amir memberikan piagam penghargaan kepada jajaran Polres Binjai atas pengungkapan tersebut. “Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polres Binjai yang telah menyelamatkan ribuan masyarakat,” tandas mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Binjai ini. (ted/han)