Home Blog Page 2945

Dosen USU Berikan Alat Sensor Pendeteksi Kematangan Fermentasi di Desa Sayur Matua

PALAS, SUMUTPOS.CO – Tim Pengabdian kepada masyarakat USU kembali melakukan kegiatannya, kali ini desa Sayur Matua yang menjadi mitra. Selain bertani, masyarakat di Desa Sayur Matua, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas, adalah beternak lembu dan kambing. Cara beternak mereka kebanyakan dengan sistem ekstensif (sistem lepas) sehingga sering menimbulkan konflik antar sesama warga atau warga dengan perusahaan perkebunan sawit.

Oleh karena itu, Tim Pengabdian kepada Masyarakat LPPM USU yang diketuai Dr Tulus Ikhsan Nasution SSi MSc datang ke Desa tersebut yang merupakan desa binaan LPPM USU untuk membantu masyarakat dalam penyediaan pakan ternak ruminansia secara mandiri.

Menurut Tulus, Tim PKM telah berhasil menerapkan alat pendeteksi kematangan fermentasi otomatis yang ditempatkan di dalam media pembuatan pakan. Alat pendeteksi tersebut merupakan hasil dari kolaborasi penelitian antara dosen Fakultas MIPA, Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik di Universitas Sumatera Utara. Tim juga telah melaksanakan pelatihan pada masyarakat di desa tersebut dalam pembuatan pakan ternak tinggi protein dan pupuk kompos tinggi nutrisi dengan menggunakan teknologi sensor.

Tulus menjelaskan, tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat kali ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sayur Matua dalam pemanfaatan teknologi fermentasi, khususnya dalam produksi pakan ternak mandiri menggunakan sistem sensor kematangan.

Selama ini beternak dengan sistem intensif (sistem kandang) telah menyebabkan peternak harus keluar biaya tambahan karena harus membeli pakan penguat atau konsentrat yang harganya semakin lama semakin mahal.Pada hal, sumber bahan baku alami untuk pakan ternak dari limbah organik seperti daun sawit, tongkol jagung, jerami padi, gedebok pisang, dedak padi, ampas tahu dan banyak lagi lainnya sangat melimpah di desa.

Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terhadap pemanfaatan limbah organik sebagai pakan ternak yang dihasilkan dengan menggunakan alat fermentasi otomatis, masyarakat peternak di Desa Sayur Matua dapat memenuhi kebutuhan pakan ternaknya secara mandiri. Masyarakat Desa Sayur Matua sekarang mempunyai harapan dan kesempatan dalam pengembangan produk pakan ternak tinggi protein, baik untuk hewan ruminansia, unggas dan ikan. Kedepannya, tim LPPM USU bersama dengan Badan Usaha Milik Desa akan melakukan scale up produksi dan pembuatan kemasan agar produk tersebut dapat dijual.

Dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat desa binaan kali ini, Dr. Tulus Ikhsan Nasution dibantu oleh tim Pengabdian kepada Masyarakat LPPM USU yang terdiri dari Dr. Irwana Nainggolan, M.Sc, Rahmadhani Banurea, S.Si, M.Si dan Dr. Zikri Noer, S.Si., M.Si. dari Fakultas MIPA, Achmad Sadeli, S.Pt., M.Sc dan Raju, S.TP., M.Si dari Fakultas Pertanian, Baihaqi Siregar, S.Si., MT dari Fasilkom TI dan Dr. Tetty Yuliaty, SE., M.Si. dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis. “Dengan anggota tim yang bersal dari multi disiplin ilmu ini telah membantu dan mempermudah penyiapan produk-produk inovasi teknologi dan keberhasilan kegiatan,” tutup Tulus. (rel/adz)

PKM USU Berikan Alat Deteksi Kesuburan Tanah ke Petani di Desa Sayur Matua

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim dosen Universitas Sumatera Utara (USU), kembali menggelar pengabdian kepada masyarakat. Kali ini Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) USU yang diketuai Dr Tulus Ikhsan Nasution SSi Msc, memberikan alat pendeteksi kesuburan tanah kepada petani desa binaan di Desa Sayur Matua, Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padanglawas, Sumatera Utara.

Dr Tulus menjelaskan, tujuan dari pengabdian masyarakat kali ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Sayur Matua dalam pemanfaatan tekhnologi, khususnya dalam pendeteksian kesuburan tanah menggunakan sistem sensor. Selama in, petani di sana menentukan kesuburan tanah secara manual yaitu dengan melihat secara langsung warna tanah tanpa mengetahui kelembaban dan unsur hara yang terkandung dalam tanah, pengolahan tanah pertanian yang kurang tepat dapat mendorong semakin menurunnya kualitas tanah pertanian.

Lebih lanjut dijelaskan Dr Tulus, alat pendeteksi kesuburan tanah ini dipasang dilahan sayuran organik. Alat pendeteksi ini merupakan kolaborasi antara Dosen FMIPA dan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU). Tim juga telah melaksanakan pelatihan lanjutan kepada masyarakat petani lokal dalam pembuatan pupuk berbasis limbah pertanian dengan menggunakan komposter otomatis yang telah dibuat pada tahun sebelumnya, pupuk komposter organik yang dihasilkan telah dipakai untuk menunjang kesuburan tanaman indigofera yang telah ditanam pada tahun sebelumnya oleh tim PKM USU.

Masih lanjut Tulus tanaman indigofera khususnya daun dan tangkai dapat diolah menjadi pakan ternak yang tinggi protein. “Kami berharap dengan pemakaian pupuk kompos yang diolah secara mandiri dan monitoring kesuburan tanah yang dilakukan secara terus menerus akan dapat menghasilkan tanaman indigofera yang subur sekaligus dapat bermanfaat pada peningkatan produksi pakan ternak,” ungkapnya.

Sementara itu koordinator kegiatan
Dr Irwana Nainggolan MSc mengatakan, dengan penerapan pertanian modern ini diharapkan pola pikir yang keliru pada masyarakat, yang menganggap untuk produksi yang besar harus memiliki lahan yang besar terjawab sudah. Dengan lahan yang relatif tidak luas untuk ukuran di desa tetapi dapat menghasilkan produksi yang besar dengan teknologi yang tepat guna. Kedepannya tim LPPM USU bersama Badan Usaha Milik Desa akan melakukan scale up produksi dan pembuatan kemasan agar produk tersebut dapat dijual

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Sayur Matua yang diketuai Dr Tulus Ikhsan Nasution SSi MSc ini dibantu tim yang terdiri dari Dr Irwana Nainggolan MSc, Rahmadhani Banurea SSi MSi, Dr Zikri Noer SSi MSi, Ahmad Sadeli SPt MSc, Raju STp MSi, Baihaqi Siregar SSi MT, dan Dr Tetty Yuliaty SE MSi, (adz)

Touring Yamaha MAXI ke Taman Dirgantara Berlangsung Semarak

ANTUSIAS: Para peserta touring Yamaha MAXI tampak begitu antusias dalam perjalanan. (IST).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Touring telah menjadi kegiatan yang lekat dengan komunitas pencinta motor pabrikan Yamaha. Dan di Medan, komunitas motor Yamaha MAXI yang bernaung di bawah binaan PT Alfa Scorpii, main dealer Yamaha wilayah Sumut, aktif dalam kegiatan ini.

ANTUSIAS: Para peserta touring Yamaha MAXI tampak begitu antusias dalam perjalanan. (IST).

Minggu (12/12/2021) PT Alfa Scorpii kembali mewadahi para pengguna motor Yamaha MAXI (NMax, XMax, Aerox, dan Lexi) melakukan touring ke Taman Sedulur Dirgantara, Desa Durian, Kecamatan Pantai labu (pinggiran Bandara Kualanamu), Kabupaten Deliserdang.

Para peserta touring bergerak dari dari titik kumpul di main dealer Sentral Yamaha di Adam Malik, Medan sekitar pukul 09.00 WIB. Selanjutnya mengaspal menuju lokasi event bersama-sama. Touring Yamaha MAXI ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat, yakni cuci tangan, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan.

Sekitar pukul 10.30 WIB para peserta touring sampai di Taman Sedulur Dirgantara. Untuk memasuki area tersebut, para peserta kembali diwajibkan mengikuti prokes. Rasa lelah para peserta touring pun terobati karena bisa menikmati melihat pesawat landing dan take off di bandara Kualanamu. Selain melihat pesawat dari dekat melalui pondok -pondok yang ada, teman tersebut juga ada wahana permainan anak serta tempat photo selfie
Terasa erat semangat persaudaraan sesama rider. Peserta touring, khususnya ibu-ibu berselfi ria, sementara anak-anaknya menikmati wahana permainan. Kegiatan touring tersebut semakin seru karena panitia menggelar game yang memperebutkan sejumlah hadiah dan souvenir menarik.

Yang penting dicatat selama touring ini adalah, seluruh unit Maxi Yamaha yang terdiri dari NMax, XMax, Aerox dan Lexi yang ditunggangi terasa nyaman dan tangguh di segala medan, hingga membuat perjalanan panjang itu tak begitu terasa sulit.

Kekompakan peserta touring selama di perjalanan terasa sangat seru dan menyenangkan. Para rider dari komunitas Yamaha MAXI saling memperhatikan satu sama lain, saling menjaga keselamatan dan keamanan selama berkendara.

SPV Promotion and Motorsport PT Alfa Scorpii, Fahrizal Hamri dalam pers rilisnya, Rabu (15/12/2021) mengatakan, touring wisata telah menjadi agenda rutin Yamaha Alfa Scorpii dengan mengajak komunitas-komunitas pengguna sepeda motor Yamaha.

Touring wisata ini selalu didukung penuh oleh komunitas motor Yamaha yang ada di kota Medan. Touring ke Taman Dirgantara juga sebagai upaya membuktikan kepada masyarakat bahwa kendaraan MAXI yang terdiri dari NMax, Aerox Lexi, dan XMax sangat nyaman meski digunakan untuk perjalanan jauh,” katanya. (rel/dek)

Polres Tebingtinggi dan Asahan Buka Gerai untuk Capai Target 70 Persen

VAKSIN: Sejumlah pelajar akan mengikuti vaksiniasi dari Polres Tebingtinggi di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi dalam percepatan vaksinasi dengan sistem jemput bola bagi masyarakat yang dikelola oleh Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan (YPBMM), Selasa (14/12). sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Polres Tebingtinggi membuka gerai vaksin di Lapangan Merdeka Sri Mersing Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. Selain vaksinasi dilakukan siang hari, Polres Tebingtinggi juga menggelar vaksinasi di beberapa kafe dari sore hingga malam seperti di Kafe Densha Jalan Imam Bonjol Kota Tebingtinggi.

VAKSIN: Sejumlah pelajar akan mengikuti vaksiniasi dari Polres Tebingtinggi di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi dalam percepatan vaksinasi dengan sistem jemput bola bagi masyarakat yang dikelola oleh Yayasan Persamuhan Bodhicitta Mandala Medan (YPBMM), Selasa (14/12). sopian/sumut pos.

Kasi Humas Polres Tebingtinggi Aiptu Agus Arianto menyatakan capaian vaksinasi pertanggal 13 Desember masih mencapai 65,50 persen, sedangkan capaian yang dibutuhkan di Tebingtinggi sebesar 70 persen, dengan rincian ada kekurangan 4,5 persen lagi.

“Dengan percepatan vaksinasi itu, kita menggelar gerai vaksinasi dengan sistem jemput bola ke masyarakat dengan melibatkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan penjemputan dirumah warga dan dikumpulkan untuk kemudian diangkut menggunakan bus untuk dilakukan vaksinasi baik tahap I dan tahap II,” jelas Kasi Humas Polres Tebingtinggi Aiptu Agus Arianto di lapangan Merdeka Sri Mersing, Selasa (14/12).

Sementara, Polres Asahan juga mengejar target vaksinasi. Dalam arahan Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH di Halaman depan Mako Polres Asahan, meminta target vaksinasi hingga tanggal 22 Desember 2021 untuk wilayah Asahan harus sudah 70 persen dan saat ini sudah mencapai 63,17 persen.

“Minimal dalam sehari mencapai 1%, apabila ada kendala di polsek agar kapolsek segera laporkan kepada kapolres,” ujar perwira pangkat melati dua ini saat memimpin apel yang diikuti para PJU Polres Asahan, para kapolsek, perwira, bintara serta seluruh ASN Polres Asahan, Senin (13/12).

Menurutnya, kinerja kapolsek jajaran terkait vaksin sudah sangat bagus dan diminta untuk dipertahankan.

“Sore ini, setiap Kapolsek harus sudah memberikan rencana target untuk di mana dan siapa saja yang akan dilakukan vaksinasi besok,” ucapnya.

Kapolres juga mengucapkan terima kasih kepada Bag Ops dan Sat Intelkam yang telah memberikan laporan vaksinasi setiap harinya. “Berkat kerja sama yang baik, semua pertanyaan pimpinan dapat terjawab,”ujarnya.

Kapolres mengingatkan kepada seluruh personel bagi yang terlibat dalam Rapat Koordinasi Lintas Sektoral menghadapi Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 agar hadir di Aula Wira Satya Polres Asahan. “Jangan ada lagi ditemukan pelanggaran anggota Polri khususnya anggota Polres Asahan, yang sudah baik saat ini agar dipertahankan,” pungkasnya.(ian/dat/azw)

Serbuan Vaksin Berjalan Lancar, IDI Labuhanbatu Beri Penghargaan kepada Bhabinkamtibmas

VAKSIN: Pihak Kelurahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu melakukan jemput bola guna menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Selasa (14/12).

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO -Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Labuhanbatu memberikan penghargaan kepada Bhabinkamtibmas Sidorejo Bripka Didik Irawan atas dedikasinya yang turut berperan aktif dalam penangan pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Labuhanbatu.

VAKSIN: Pihak Kelurahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu melakukan jemput bola guna menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Selasa (14/12).

Pemberian piagam penghargaan itu diserahkan langsung oleh Ketua IDI Kabupaten Labuhanbatu, Edison Stephen, Senin (13/12).

Ketua IDI Cabang Labuhanbatu Edison Stephen mengatakan pemberian penghargaan kepada Bripka Didik Irawan atas prestasinya dan dedikasinya yang turut aktif dalam mensosialisasikan kepada masyarakat agar mau vaksin, baik melalui siaran Radio RSPD dan turun langsung ke lapangan.

Sementara kegiatan vaksin masal, Komandan Rayon Militer (Danramil) 06/MB Mayor CZI Baginda Siregar memastikan situasi pelaksanaan serbuan vaksin tahap II di wilayah teritorialnya berlangsung kondusif.

“Meskipun sudah divaksin, kita terus mengimbau kepada masyarakat untuk tetap selalu mematuhi protokol kesehatan (Porkes). Yakni memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan, dan menghindari kerumunan,” ujar Danramil kepada wartawan, Minggu (12/12).

Saat ini, kegiatan vaksinasi yang digelar di Desa Sumber Mulyo Kecamatan Marbau Kabupaten Labuhanbatu Utara, sejak Sabtu (11/12) kemarin, terus dilakukan sebagai langkah capaian target untuk kecamatan Marbau.

Di lokasi lain, pihak Kelurahan Sirandorung Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu melakukan jemput bola guna menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Mereka menyebut dengan Sijempol. Kepanjangan dari Sirandorung Jemput Bola.

Kepala Kelurahan Sirandorung, M Kamisdan Ritonga menggeber Sijempol bahagian dari tindaklanjut Instruksi Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga terkait Percepatan pelaksanaan Vaksinasi Covid-19.

“Alhamdulillah. Kita gelar Sijempol. Untuk memfasilitasi warga mendapat suntikan vaksin. Berjalan lancar di Kelurahan Sirandorung,” bebernya, Selasa (14/12) di Rantauprapat.(fdh/azw)

Gubsu Serahkan DIPA dan TKDD Tahun 2022, Surya: Digunakan untuk Pembangunan Asahan

PENYERAHAN: Gubsu serahkan DIPA dan TKDD Tahun 2022 kepada Bupati Asahan, Rabu (14/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) serta Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) Tahun 2022 dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) ke pemerintah kabupaten (pemkab) dan kota di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Senin (13/12). Sementara, Bupati Asahan H Surya BSc yang hadir dalam kegiatan tersebut akan segera melakukan konsolidasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kabupaten Asahan untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Asahan.

PENYERAHAN: Gubsu serahkan DIPA dan TKDD Tahun 2022 kepada Bupati Asahan, Rabu (14/12).

Gubsu dalam penyampaiannya mengatakan, bahwa pemerintah mencatat selama kurun hingga 2021, pertumbuhan ekonomi mengalami perbaikan sejak pandemi Covid-19 melanda dunia pada awal 2020 lalu. “Karena itu, dibutuhkan kerja bersama pemerintah pusat hingga ke desa, dengan memanfaatkan anggaran total Rp59,77 triliun melalui penyerahan DIPA dan TKDD,” kata Gubsu saat acara Penyerahan DIPA dan TKDD tahun 2022 dengan tema ‘Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural.’

Dalam paparannya, Gubernur juga menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan pengelolaan pemerintah hingga kondisi pertumbuhan berbagai bidang, serta target capaian pada tahun mendatang. Terutama pertumbuhan ekonomi, di mana posisinya sempat berada pada level minus (-3,49%) di 2020 dan 3-4% per November 2021. Adapun peningkatannya diupayakan mencapai 4-5% di anggaran 2022.

Dari total alokasi APBN diperuntukkan di Sumut sebesar Rp59,77 triliun, sebanyak Rp39,85 triliun dialokasikan untuk dana TKDD. Sedangkan untuk pengalokasian DIPA di Sumut 2022 besarannya Rp19,92 triliun.

“Target kita Sumatera Utara yang pertama adalah masalah pendidikan, kesehatan, pertanian dan infrastruktur. Jika yang lalu (awal pandemi Covid-19) kita alihkan untuk refocusing anggaran, sekarang ini kita hidupkan kembali (upaya pertumbuhan ekonomi), dengan dana Rp39 triliun yang sebagian terurai di kabupaten/kota hingga dana desa di seluruh Sumatera Utara,” jelas Gubernur.

Untuk tahun depan, lanjut Gubernur, pembangunan pertanian (pangan) masih menjadi prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam hal meningkatkan perekonomian masyarakat. Sebab menurutnya, sektor ini termasuk yang dinilai mampu bertahan di tengah pailitnya ekonomi global saat pandemi Covid-19 melanda dunia.

Sedangkan upaya menggenjot laju pertumbuhan ekonomi, Edy meminta pemerintah kabupaten/kota seluruhnya untuk turut aktif dalam hal peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan hingga pembinaan UMKM, mengelola secara maksimal sumber daya perekonomian yang potensial di daerah masing-masing, seperti pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan hingga pariwisata.

Dalam hal ini, dukungan Pemprov sebagai tangung jawab guna mempermudah akses distribusi bagi masyarakat, adalah memrogramkan pembangunan jalan provinsi sepanjang 450 km di 2022 dengan anggaran Rp2,7 triliun, di mana kondisinya masuk kategori rusak berat. “Namanya ada dana tahun jamak yang didahulukan dan dikerjakan di 2022. Nanti kita bayar secara bertahap menggunakan APBD kita. Ini cukup panjang, karena biasanya kita hanya bisa 30 km setiap tahun dari total jalan provinsi 3.000 km,” jelasnya lagi. Karenanya, kata Gubernur, Tahun 2021 harus dijadikan bahan refleksi dalam upaya perbaikan di 2022 mendatang. Terutama proyeksi indikator makro yang harus dicapai sebagai target bersama antara lain pertumbuhan ekonomi, indeks pembangunan manusia (IPM), menurunkan persentase kemiskinan, pengurangan angka pengangguran, pengendalian inflasi, peningkatan PDRB per Kapita, kualitas kesehatan masyarakat (anak) seperti penanganan gizi buruk dan stunting dan lainnya.

“Ini yang harus sedang kelola bersama. Kita mau Sumut ini menjadi yang terbaik, sebagai ‘bamper’ wilayah Barat Indonesia. Jadi ini setiap bulannya kita kaji satu per satu. Termasuk capaian vaksinasi Covid-19 yang sekarang sudah mencapai 68 persen. Untuk (kabupaten/kota) yang belum (maksimal), nanti vaksinnya kita arahkan ke sana sehingga di akhir tahun terkejar 70%,” pungkasnya menjelaskan kondisi penanganan Covid-19.

Setelah menerima DIPA, Bupati Asahan H Surya BSc menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan akan segera melakukan konsolidasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kabupaten Asahan untuk mempercepat pembangunan.

“Pemkab Asahan akan mempergunakan DIPA tersebut dengan sebaik-baiknya untuk pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Artinya anggaran ini akan dimanfaatkan untuk mendorong percepatan dan kelancaran pembangunan,” ujar Bupati Asahan.

Menurut H Surya akan memanfaatkan DIPA 2022 secara maksimal sehingga berdampak baik pada masyarakat. Artinya melalui penerimaan anggaran tersebut, dalam penggunaannya pihaknya tentu akan memprioritaskan berbagai sektor yang memberi dampak positif bagi masyarakat, sehingga benar-benar memberi kesejahteraan dan dinikmati oleh masyarakat Kabupaten Asahan.

Hadir dalam Acara Plt Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sumut Kementerian Keuangan, Syafriadi, para kepala daerah. (dat/azw)

serta perwakilan instansi vertikal pemerintah pusat penerima dokumen. (dat/azw)

Pertumbuhan Ekonomi ke Depan Masih Bergantung pada Pengendalian Pandemi dan Kesiapan Bertransformasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Keberhasilan dalam mengendalikan pandemi di Triwulan III-2021 telah membuat ekonomi tetap tumbuh positif sebesar 3,51% (yoy). Optimisme terhadap peningkatan perekonomian juga didukung baik dari sisi demand maupun supply. Pada sisi demand, Konsumsi Rumah Tangga dan PMTB menjadi kontributor utama dan terus terjaga pada pertumbuhan yang positif. Hal serupa terjadi pada sisi supply, di mana berbagai sektor tumbuh positif dan memiliki resiliensi baik di tengah pandemi Covid-19.

Dengan terkendalinya kondisi pandemi, khususnya di Indonesia, hal ini meningkatkan kepercayaan diri masyarakat yang akhirnya lebih sering bermobilitas kembali untuk kegiatan sehari-harinya. Upaya pengendalian pandemi yang efektif berhasil membuat peningkatan mobilitas ini tidak diikuti dengan peningkatan kasus.

“Namun, kita tetap perlu mengantisipasi potensi lonjakan ke depan yang akan terjadi pada Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, keseimbangan antara ‘Rem dan Gas’ akan terus dijaga agar momentum pemulihan ekonomi tidak terganggu,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Tempo Economic Briefing 2022 bertema “Hadapi Bersama Perubahan Iklim dan Strategi Ekonomi Hijau” secara virtual di Jakarta, Selasa (14/12).

Berbagai indikator utama menunjukkan perbaikan di awal Triwulan IV-2021. Aktivitas manufaktur telah kembali ke level ekspansif. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga menunjukkan perbaikan yang signifikan hingga ke level optimis, yakni 118,5. “Sejalan dengan konsistensi penurunan kasus harian Covid-19 yang diiringi dengan pelonggaran PPKM di berbagai daerah, indikator lainnya diperkirakan juga akan mulai kembali menguat di Triwulan IV-2021,” imbuh Menko Airlangga.

Perbaikan ini juga didukung dari sektor eksternal yaitu Neraca Pembayaran Indonesia menunjukkan resiliensi cukup baik dengan surplus sebesar US$10,7 miliar pada Triwulan III-2021. Surplus ini terdorong dari peningkatan signifikan pada surplus neraca perdagangan yang terus berlanjut hingga Oktober 2021 atau 18 bulan berturut-turut, hingga akumulasi surplus sepanjang 2021 mencapai US$30,8 miliar.

Dengan berbagai kondisi yang membaik tersebut, lanjut Menko Airlangga, perekonomian Indonesia diproyeksikan tumbuh pada Triwulan IV-2021 sebesar lebih dari 5%, sehingga secara full year2021 diperkirakan mencapai 3,5% hingga 4%. Sementara di 2022 ditargetkan mencapai 5,2%. “Ke depan, pertumbuhan akan sangat bergantung pada pengendalian pandemi, respon kebijakan ekonomi yang tepat, serta penciptaan lapangan kerja, dan kesiapan bertransformasi,” ucap Menko Airlangga.

Percepatan vaksinasi akan terus dilakukan Pemerintah agar mencapai target yang ditetapkan. Hingga 13 Desember 2021, telah disuntikkan lebih dari 250 juta dosis vaksin yang terdiri dari 147,04 juta dosis vaksin pertama dan 103,13 juta dosis vaksin kedua.

Di samping terus memperbaiki kinerja di sisi kesehatan, Pemerintah juga mengakselerasi Program PC-PEN 2021. Per 10 Desember 2021, total realisasi program PEN telah mencapai Rp519,69 triliun atau 69,8% dari total pagu anggaran Rp744,77 triliun. “Program PEN ini juga akan dilanjutkan di 2022 dengan alokasi anggaran sebesar Rp414 triliun dengan fokus pada bidang kesehatan, perlindungan sosial, dan penguatan pemulihan ekonomi. Alokasi anggaran ini berpotensi meningkat mengikuti kebutuhan penanganan Covid-19,” jelas Menko Airlangga.

Pemerintah juga telah memberikan dukungan peningkatan akses pembiayaan bagi UMKM melalui kebijakan KUR. Pemerintah telah meningkatkan plafon pembiayaan KUR 2021 mencapai Rp285 triliun. Pemerintah juga memberikan relaksasi kebijakan KUR untuk memudahkan pembiayaan bagi UMKM selama masa pandemi. Pemerintah juga telah mendorong kebijakan relaksasi KUR untuk para debitur yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru, berupa relaksasi perpanjangan jangka waktu KUR serta relaksasi ketentuan plafon KUR.

Selain itu, Indonesia telah menerima tongkat estafet Presidensi G20 untuk tahun 2022. Bertemakan “Recover Together, Recover Stronger”, Indonesia mendorong pemulihan ekonomi global yang inklusif, kuat, dan berkelanjutan. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, dalam Presidensi G20 Indonesia akan ada 3 fokus utama yaitu penanganan kesehatan yang inklusif, transformasi berbasis digital dan transisi menuju energi berkelanjutan.

“Momentum Presidensi G20 Indonesia haruslah dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendorong pemulihan dan transformasi ekonomi, serta pembangunan aspek sosial dan politik di Indonesia. Dengan lebih dari 150 pertemuan yang akan digelar di 19 kota dan sekitar 18 ribu lebih delegasi yang akan hadir, Presidensi G20 Indonesia diprediksi membantu penciptaan sekitar 33 ribu lapangan kerja, meningkatkan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun, meningkatkan PDB nasional sebesar Rp7,4 triliun, dengan manfaat total 1,5 sampai 2 kali lebih besar dari penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WB 2018 di Bali,” tutup Menko Airlangga. (rep/fsr/*)

Dua Kali Lolos, Kurir Sabu 13 Kilogram Diupah Rp35 Juta

Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting (tengah) didampingi Kasatres Narkoba, AKP Firman Imanuel PA (dua dari kiri), Kanit Pidum, Iptu Hotdiatur Purba (dua dari kanan) dan Kasi Humas, Iptu Junaidi (kanan), menunjukan narkotika jenis sabu dalam gelar paparan kepada insan pers.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Langkah Yuniar Iskandar (39) warga Dusun Hajiluan, Desa Matang Maneh, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, kandas di tangan tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai. Kurir yang berstatus duda ini sudah dua kali lolos membawa narkotika jenis sabu dengan berat masing-masing 2 kilogram dan 4 kilogram.

Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting (tengah) didampingi Kasatres Narkoba, AKP Firman Imanuel PA (dua dari kiri), Kanit Pidum, Iptu Hotdiatur Purba (dua dari kanan) dan Kasi Humas, Iptu Junaidi (kanan), menunjukan narkotika jenis sabu dalam gelar paparan kepada insan pers.Teddy Akbari/Sumut Pos.

Dalam upaya penyelundupan ketiga, tersangka digagalkan oleh tim gabungan di Jalan Tengku Amir Hamzah Pasar IV Cina, Desa Tandam Hulu II, Hamparan Perak, Deliserdang, Minggu (5/12) petang. Dari tangan tersangka, polisi menyita 13 kilogram sabu yang dikemas dalam bungkusan teh cina.

“Dapat kami sampaikan kepada rekan-rekan media, tersangka sudah kita interogasi. Kemudian kita menyimpan fakta bahwa tersangka sudah dua kali berhasil melakukan pengiriman Narkoba, yang pertama 2 kilo dan yang kedua, 4 kilo. Dan ini yang ketiga digagalkan tim gabungan Polres Binjai,” jelas Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting didampingi Kasatres Narkoba, AKP Firman Imanuel Perangin-angin dan Kanit Pidum, Iptu Hotdiatur Purba, Selasa (14/12).

Kepada polisi, lanjut Kapolres, tersangka dalam menjalankan aksinya mendapat upah senilai Rp35 juta. Namun, upah yang sudah diterima tersangka sebesar Rp10 juta.

“Dalam keterangan tersangka disampaikan bahwa barang ini dari negeri cina, dikirim ke Malaysia dan sampai ke Indonesia melalui perairan-perairan tikus Aceh,” urai mantan Kapolres Dairi ini.

Dia menambahkan, kristal putih belasan kilogram ini akan diedarkan ke sejumlah kota di Sumut, sesuai dengan pesanan. “Tujuan utamanya ke Kota Medan,” ujar dia.

“Yang mana kita ketahui bersama apabila barang ini beredar di tengah masyarakat, maka kurang lebih 130 ribu orang akan menjadi korban penyalahgunaan narkoba,” tambah dia.

Kasatres Narkoba Polres Binjai, AKP Firman Imanuel PA menambahkan, pengungkapan ini atas informasi dari masyarakat. Disebutkan bahwa ada kurir yang berangkat dari Aceh akan menyelundupkan sabu ke Sumut.

Atas informasi ini, dilakukan penyelidikan sejak Kamis (9/12). “Mulai dari Binjai sampai ke perbatasan Medan, kami mengecek dan melakukan penyelidikan. Hari terus berganti dan kami maksimalkan pada Minggu (5/12), tepatnya kita di pom bensin (SPBU), kita mendapat informasi sepertinya (tersangka) ada di L-300, bus tujuan Medan,” tukasnya.

Oleh polisi, tersangka disangkakan Pasal 114 ayat 2 Subsider 112 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan penjara. (ted)

Bupati Tapteng Berkunjung ke Karo, Ada Apa?

KERJA: Bupati Karo saat menerima kunjungan kerja Bupati Tapteng.solideo/sumut pos.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani berserta Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Khairul Kiyedi Pasaribu dan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Willy Saputra Silitonga, SH beserta rombongan melakukan kunjungan kerja dalam rangka Peningkatan Pendapatan Daerah (PAD) ke Kabupaten Karo.

KERJA: Bupati Karo saat menerima kunjungan kerja Bupati Tapteng.solideo/sumut pos.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD Karo, Iriani Tarigan dan para OPD Karo. Acara ini dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo, Senin (13/12). 

Dalam rangka kunjungan kerja tersebut, Bupati Karo Cory S Sebayang menyambut baik kedatangan Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani beserta rombongan ke Kabupaten Karo. 

Bupati Karo berharap atas kunjungan kerja Bupati Tapanuli Tengah ini semakin mempererat tali silaturahmi dan berharap tukar pikiran yang baik untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih baik kedepannya bagi masyarakat Karo dan masyarakat Tapanuli Tengah.

Pada kesempatan ini juga Bupati Karo dalam sambutannya menyampaikan rasa terimakasih kepada Bupati Tapanuli Tengah beserta rombongan yang sudah menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Kabupaten Karo dan dengan kunjungan ini semoga mendapatkan informasi dan ilmu yang berguna untuk kemajuan Kabupaten Karo kedepannya. 

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan menggunakan handsanitizer. (deo)

Wagub: Ayo Dukung Kemajuan Kaldera Toba

RESMI: Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah meresmikan gedung pusat informasi Kaldera Toba di Poltekpar Medan, Jalan Rumah Sakit Haji, Deliserdang, Senin (13/12).DISKOMINFO SUMUT.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pusat Informasi Kaldera Toba di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan diresmikan. Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengajak semua pihak untuk ikut menyempurnakan berbagai catatan-catatan untuk kemajuan Kaldera Toba yang ditetapkan menjadi UNESCO Global Geopark.

RESMI: Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah meresmikan gedung pusat informasi Kaldera Toba di Poltekpar Medan, Jalan Rumah Sakit Haji, Deliserdang, Senin (13/12).DISKOMINFO SUMUT.

Dengan pengakuan dunia terhadap Kaldera Toba, pemerintah dan masyarakat berkewajiban untuk meningkatkan dan terus menjaga kelestarian lingkungan dan keutuhan dari Kawasan Kaldera Toba.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, saya ucapkan terima kasih kepada kepedulian Politeknik Pariwisata Medan untuk Kaldera Toba. Moment ini sekaligus mengingatkan kita kembali bahwa ada catatan-catatan dari UNESCO yang harus kita sempurnakan dan kita lengkapi,” ujar pria yang akrab disapa Ijeck ini saat peresmian gedung pusat informasi Kaldera Toba di Poltekpar Medan, Jalan Rumah Sakit Haji, Deliserdang, Senin (13/12).

Hadir juga dalam kegiatan, Ketua Harian Geopark Kaldera Toba Mangindar Simbolon dan Wakil Direktur 1 Poltekpar Medan Femmy Indriani Dalimuthe

Lanjut Ijeck, penetapan Danau Toba sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark melalui berbagai proses panjang dan tidak mudah.

“Ini jadi pekerjaan kita bersama. Jangan sampai kita lalai akhirnya dicabut kembali. Penetapan ini sangat baik untuk promosi wisata kita, bukan hanya menjual danaunya tapi juga menjual sejarah bagaimana Danau Toba itu terjadi,” ujar Ijeck, sembari berharap pusat informasi yang dibuka di Poltekpar Medan ini bisa memberi manfaat untuk kemajuan Danau Toba.

Sementara itu, Wakil Direktur 1 Poltekpar Medan Femmy Indriani Dalimuthe menyampaikan tujuan dibentuk pusat informasi tersebut di antaranya adalah sebagai pusat pengetahuan untuk pembelajaran tentang geopark bagi mahasiswa dan masyarakat Sumut dengan bekerja sama dengan Badan Pengelola Kaldera Toba UNESCO.

“Selain itu juga sebagai pendukung untuk unit Geopark di Poltekpar Medan dan menjadi salah satu outlet untuk mahasiswa praktik pada jurusan kepariwisataan,” katanya. (prn/ram)