Home Blog Page 2951

IDI Klaim Situasi Covid saat Ini: RI Sudah Keluar dari Krisis Pandemi

M Adib Khumaidi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Terpilih Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) M Adib Khumaidi menilai kondisi di Indonesia saat ini sudah keluar dari krisis. Diharapkan Januari mendatang tak lagi ada peningkatan kasus Covid-19.

M Adib Khumaidi.

“Kita sekarang mudah-mudahan sudah masuk di dalam adaptive recovery, kita sudah keluar dari krisis, mudah-mudahan kita tidak kembali pada krisis. Yang harus kita siapkan adalah adaptive recovery dan resilience dari sistem kesehatan,” ujar dr Adib, Minggu (12/12).

Adib menilai jika tak ada peningkatan kasus Covid-19 di Desember hingga Januari, Indonesia bisa masuk fase endemi atau menjalani kondisi new normal.”Kalau di bulan Januari tidak ada peningkatan kasus kita masuk ke dalam kondisi new normal,” terangnya.

Seperti diketahui, kondisi Corona di Indonesia sudah jauh lebih baik dari puncak kasus Covid-19 Juli lalu. Angka positivity rate bahkan dalam beberapa waktu terakhir konsisten di bawah 1 persen, keterisian rumah sakit secara nasional tercatat rendah. Laporan kasus harian Covid-19 kerap berada di bawah seribu kasus.

Meski begitu, ancaman varian Omicron di dunia masih mengintai. Karenanya, pemerintah belakangan memperketat pintu masuk Indonesia dengan memperpanjang masa karantina menjadi 10 hari sebagai antisipasi masuknya Omicron.

Kementerian Kesehatan RI hingga kini belum mencatat satupun kasus Omicron di Indonesia. Negara ASEAN yang mencatat Omicron ialah Malaysia, Singapura hingga Thailand.

Gubsu: Tingkatkan Prokes

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, meminta pemerintah daerah yang masih berstatus Level 3 Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) senantiasa meningkatkan protokol kesehatan 5M dan 3T; testing, tracing, dan treatment.

“Bapak gubernur juga meminta seluruh masyarakat Sumut tetap menjalankan protokol kesehatan, meski kasus Covid di Sumut sudah melandai dan kita jangan lengah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Ismail Lubis menjawab wartawan, Minggu (12/12).

Diketahui, Gubsu Edy kembali menerbitkan Instruksi Nomor 188.54/51/INST/2021 tentang PPKM dan Pengendalian Covid-19 di Sumut. Di antaranya ditetapkan status terbaru level PPKM di 33 kabupaten/kota di Sumut berpedoman pada indikator yang ditetapkan Menteri Kesehatan dan indikator capaian total vaksinasi dosis pertama. “Instruksi Gubsu Nomor 188.54 itu berlaku mulai 7 Desember hingga 23 Desember 2021,” kata Ismail.

Terdapat tiga kabupaten yang berstatus PPKM Level 3 dalam instruksi tersebut. Yakni Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Labuhanbatu Selatan. Sedangkan level 2 untuk 16 kabupaten/kota dan level 1 untuk 14 kabupaten/kota.

Adapun daerah berstatus PPKM Level 1 terdiri dari; Tapanuli Tengah, Langkat, Karo, Labuhanbatu, Dairi, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir, Serdang Bedagai, Batu Bara, Sibolga, Tanjung Balai, Binjai, Tebing Tinggi, dan Gunungsitoli.

Sedangkan daerah berstatus PPKM Level 2 yakni antara lain; Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Nias, Deli Serdang, Simalungun, Asahan, Toba, Nias Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara, Nias Barat, Medan, Pematangsiantar, dan Padang Sidimpuan.

Ismail Lubis menambahkan, terhadap tiga kabupaten berstatus PPKM Level 3 itu, diminta supaya tingkatkan 3T. Untuk Palas misalnya, 43 orang per hari; Paluta 41 orang per hari; dan Labusel 51 orang per hari.

Sisi lain, berdasarkan data yang diperoleh Sumut Pos dari Kementerian Kesehatan RI, menyebutkan jumlah pasien Covid-19 di Sumut yang dinyatakan sembuh meningkat jadi 103.091 orang. Jumlah tersebut diperoleh setelah lima pasien positif Covid-19 di Sumut dinyatakan sembuh per 10 Desember 2021. Berdasarkan data tersebut menjadikan Sumut sebagai provinsi terbanyak ke-14 dalam penambahan jumlah kasus sembuh dari Covid-19 secara nasional.

Kemudian, untuk kasus terkonfirmasi Covid-19, Provinsi Sumatera Utara mencatat tambahan kasus baru hanya satu orang, sehingga akumulasinya menjadi 106.072 kasus. Selanjutnya, untuk jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Sumut masih bertahan di angka 2.889 orang. Dengan demikian, tercatat jumlah kasus aktif Covid-19 di Sumut berkurang dari hari sebelumnya 96 orang kini tersisa 92 orang. Sedangkan secara nasional, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 per 10 Desember bertambah 192 kasus, sehingga akumulasinya menjadi 4.258.752 kasus.

Kemudian, untuk kasus sembuh dari Covid-19 bertambah 311 orang, kini total mencapai 4.109.675 orang, sedangkan untuk kasus kematian akibat Covid-19 bertambah lima jiwa sehingga total menjadi 143.923 orang.

Dinkes Sumut Kejar Target Vaksinasi

Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Dinkes Sumut) terus mengejar target vaksinasi Covid-19 mencapai 70 persen hingga akhir Desember 2021. Hal ini sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu kepada semua provinsi, termasuk Sumut.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut drg Ismail Lubis mengaku, persentase vaksin dosis satu mengalami kenaikan sangat baik dari bulan sebelumnya. Vaksin dosis satu di awal bulan November lalu sekitar 50 persen. Namun, sekarang meningkat lebih dari 60 persen. “Mari kita mengajak masyarakat yang belum agar segera divaksin, sehingga target 70 persen sampai bulan Desember ini tercapai,” kata Ismail kepada wartawan akhir pekan lalu.

Ismail juga mengaku, pihaknya akan terus meningkatkan angka vaksinasi, baik kepada masyarakat, pelajar ataupun lansia. “Kita terus memberikan imbauan tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 dalam menjaga kekebalan tubuh di masa pandemi,” ujarnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang sudah menjalani vaksin, baik itu dosis satu maupun dosis dua agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Walau sudah divaksin, prokes harus tetap dipatuhi. Sebab, kedua hal tersebut menjadi faktor penting dalam upaya mencegah penyebaran virus corona,” pungkasnya.

Terpisah, berdasarkan data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) di situs http://s.id/infovaksin yang diakses pada Minggu (12/12), vaksinasi dosis satu Sumut mencapai 65,46 persen dari target 7.474.789 jiwa. Sedangkan dosis dua, 44,98 persen dari target 5.136.136 jiwa.

Capaian vaksinasi dosis satu, meliputi lansia 51,84 persen (dari target 1.093.446 jiwa), masyarakat umum dan rentan 52,97 persen (dari target 7.788.393 jiwa), petugas publik 143,59 persen dari target (879.798 jiwa), SDM kesehatan 136,52 persen (dari target 71.058 jiwa), dan usia 12-17 tahun 86,34 persen (dari 1.586.864 jiwa). Sementara capaian vaksinasi dosis dua, lansia 35,49 persen, masyarakat umum dan rentan 31,92 persen, petugas publik 131,77 persen, SDM kesehatan 130,26 persen, dan usia 12-17 tahun 69,88 persen.

Untuk capaian vaksinasi kabupaten/kota di Sumut, Kota Medan tertinggi yang mencapai 80,60 persen (1.565.974 jiwa). Selanjutnya, Deli Serdang 52,86 persen (786.546 jiwa), Langkat 61,30 persen (493.651 jiwa), Karo 79,28 persen (251.918 jiwa), dan Binjai 70,98 persen (160.852 jiwa). Begitu juga untuk capaian vaksinasi dosis dua, Medan 69,83 persen (1.356.811 jiwa), Deliserdang 36,82 persen (547.867 jiwa), Langkat 26,99 persen (217.373 jiwa), Karo 65,75 persen (208.924 jiwa), dan Binjai 56,23 persen (127.423 jiwa).Angka capaian dosis satu dan dua vaksinasi Covid-19 Sumut masih di bawah nasional. Untuk dosis satu 70,34 persen dari target 146.489.638 jiwa dan dosis dua 49,41 persen dari target 102.910.182 jiwa. (prn/ris)

BMKG Prakirakan Hujan Lebat di Sejumlah Daerah, Waspada Longsor di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga agar waspada terhadap hujan lebat yang dapat menyebabkan longsor terutama di dataran tinggi Sumatera Utara (Sumut).

Prakirawan BMKG Wilayah I Medan Lestari Purba mengungkapkan, sebagian wilayah di Sumut berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang dan lebat. Dengan mempertimbangkan hal itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini agar waspada hujan lebat untuk sebagian wilayah Lereng Barat, Pantai Barat dan pegunungan yang dapat menyebabkan terjadinya genangan-genangan air untuk wilayah perkotaan dan longsor untuk wilayah dataran tinggi.

Secara umum cuaca di Sumut pada Minggu siang hari berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Langkat, Deli Serdang, Binjai, Medan, Sergai, Karo, Dairi, Simalungun, Samosir, Toba, Asahan, Pakpak Bharat, Kep. Nias, dan sekitarnya.

Pada sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera Utaran

Kemudian, ada potensi hujan lebat disertai petir di wilayah Tapteng, Taput, Tapsel, Humbahas, Dairi, Pakpak Bharat P. Sidempuan, Madina, Samosir dan sekitarnya.

Pada dini hari, cuaca diprediksi berawan dan berpotensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Kepulauan Nias, Tapteng, Taput, Tapsel, Humbahas, Dairi, P. Sidempuan, Madina, Samosir, Pakpak Bharat dan sekitarnya.

Lebih lanjut, suhu udara diperkirakan berkisar 18 – 32°C dengan kelembapan udara 60-95 persen,. Kemudian, angin berhembus dari barat daya-timur laut dengan kecepatan 10 – 30 km per jam.

Hal yang sama juga diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jakarta memprakirakan hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.

Berdasarkan informasi dari laman resmi BMKG di Jakarta, cuaca tersebut diprakirakan terjadi di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, dan Lampung. Prakiraan cuaca itu juga berlaku bagi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jogjakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

Hujan lebat juga diprakirakan terjadi di Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua. Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang adalah DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.

BMKG juga memberikan peringatan gelombang tinggi 2,5–4 meter antara lain di perairan selatan Jawa hingga Lombok, perairan barat Lampung, Samudra Hindia barat Sumatera, Perairan Enggano-Bengkulu, dan Perairan Utara Manokwari-Pulau Biak. Selain itu, perlu juga diwaspadai gelombang sangat tinggi 4–6 meter di Laut Natuna Utara.

Bidang pelayaran diharapkan memperhatikan peringatan gelombang tinggi yang dikeluarkan BMKG tersebut, yang berlaku dari Minggu (12/12) pukul 07.00 hingga Senin (13/12) pukul 07.00 WIB. Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi juga diimbau agar tetap selalu waspada.

Sementara itu sebelumnya, BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) memantau perkembangan pusat tekanan rendah di sekitar Laut Arafura yang diidentifikasi sebagai potensi Bibit Siklon 95S. (dwi/jpg)

Dugaan Korupsi Pemeliharaan Jalan di Langkat, Sopir Empat Kali Serahkan Uang ke Kadis

JALANI SIDANG: Mantan Kadis Bina Marga Provsu, Effendy Pohan dan tiga terdakwa lainnya menjalani sidang beragendakan keterangan saksi, Kamis (9/12).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kasus dugaan korupsi proyek pemeliharaan jalan di Kabupaten Langkat yang bersumber dari APBD TA 2020 sebesar Rp2,4 miliar, mulai terkuak. Hal itu diungkapkan Dika, selaku sopir pribadi terdakwa Ir Dirwansyah yang dihadirkan sebagai saksi, di Ruang Cakra 2 Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (9/12).

JALANI SIDANG: Mantan Kadis Bina Marga Provsu, Effendy Pohan dan tiga terdakwa lainnya menjalani sidang beragendakan keterangan saksi, Kamis (9/12).

Terdakwa Dirwansyah selaku kuasa pengguna anggaran (KPA) disebut saksi Dika, sering bertemu dengan terdakwa M Armand Effendy Pohan selaku Kadis Bina Marga Provinsi Sumut. Selain itu, ia juga pernah melihat empat kali penyerahan uang dalam bentuk amplop dan plastik ke terdakwa Effendy Pohan.

“Ada empat kali. Dua kali amplop kuning besar, satu kali plastik asongan dan plastik merah jambu,” ungkap Dika, menjawab pertanyaan tim JPU Kejari Langkat.

Dika membeberkan, ada empat kali penyerahan uang tersebut dilakukan ditempat yang berbeda-beda. Sekali di Kantor Dinas Bina Marga, dua kali di Pendopo rumah dinas Gubernur Sumut dan sekali di rumah terdakwa Effendy Pohan.

“Pertama dari rumah (Dirwansyah) membawa amplop untuk pak effendy, tahun 2020 jam 11 siang. Kedua, di pendopo rumah dinas Gubsu dua kali sama pak Adi dan pak Dirwansyah. Terus singgah ke rumah makan wong solo dengan terdakwa Syahrir, menyerahkan uang di alfamidi. Saya disuruh ambil di mobil pak Syahrir uang langsung pak,” jelasnya.

Dika menyebut, uang yang diserahkan terdakwa Syahrir bewarna merah dan biru, tanpa ia ketahui nominalnya.

“Setelah itu langsung ke rumah dinas gubsu atas printah Dirwansyah. Syahrir gak ikut langsug pulang. Menuju pendopo ketemu sama Pohan, mobilnya ada tapi pak Adi ada,” sambungnya.

Terakhir, kata Dika, diserahkan dirumah terdakwa Effendy Pohan, di Jalan Sei Beras Kecamatan Medan Baru. Saat itu, saksi bersama terdakwa Dirwansyah membawa satu plastik berisi uang.

“Jumpai Pohan. Bawa uang di plastik jam 11 pagi hari sabtu. Plastii warna pink isinya uang. Saya gak pernah uang segitu, tapi setau saya uang itu banyak,” katanya, dihadapan Hakim Ketua Syafril Batubara.

Diketahui dalam kasus ini empat terdakwa, yakni Muhammad Armand Effendy Pohan selaku Kadis Bina Marga Provsu, Ir Dirwansyah selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), Agussuti Nasution ST selaku PPATK dan Tengku Syahril selaku Bendahara Pengeluaran, didakwa korupsi pemeliharaan jalan di Kabupaten Langkat. (man/han)

Pondasi Jembatan Besi Bandar Senembah Mengkhawatirkan

RUBUH: Pondasi Jembatan Bandar Senembah atau Titi Besi, rubuh tergerus arus Sungai Bingai akibat cuaca buruk. Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Keberadaan Jembatan Bandar Senembah yang menghubungkan Kecamatan Binjai Barat dengan Binjai Kota, semakin mengkhawatirkan. Bahkan, jembatan yang akrab disebut Titi Besi Bandar Senembah oleh masyarakat Kota Binjai, sudah mencapai tahap mengerikan.

RUBUH: Pondasi Jembatan Bandar Senembah atau Titi Besi, rubuh tergerus arus Sungai Bingai akibat cuaca buruk. Teddy Akbari/Sumut Pos.

Ditambah lagi, kondisi cuaca belakangan buruk. Tak ayal, pondasi jembatan kian tergerus derasnya arus Sungai Bingai. Pantauan Sumut Pos di lokasi, pondasi yang terbuat dari batu coran itu pun sudah runtuh dan pecah menjadi beberapa bagian. Antisipasi sementara pun dilakukan dengan meletakkan beberapa karung pasir.

Pun demikian, karung pasir yang tersusun untuk menahan derasnya arus Sungai Bingai tak mampu bertahan. Susunan karung pasir akhirnya ambruk karena tak mampu menahan.

Pengguna jalan yang melintas pada Titi Besi Bandar Senembah yang terletak di belakang Rumah Dinas Wali Kota Binjai ini juga khawatir. Sebab, Titi Besi dapat saja rubuh dan kondisi pernah terjadi pada beberapa tahun silam.

Warga sekitar juga merasakan kekhawatiran yang sama. Apalagi mereka yang bermukim di sekitar Titi Besi. Menurut warga, pondasi batu coran ini rubuh pada Jum’at (10/12) dini hari kemarin.

“Getarannya pun kami rasakan sampai sini,” ujar Iqbal, warga sekitar. “Karung-karung itu juga enggak mampu menahannya. Ikut runtuh, sama pasir yang di dalam karung,” tambahnya. (ted/han)

Pemerintah Kota Binjai sudah mengambil langkah awal sebagai antisipasi dini dengan menempatkan petugas dari Dinas Perhubungan di dekat Titi Besi Bandar Senembah. Tujuannya, untuk menghalau dan memerintahkan truk bermuatan maupun tidak, agar putar balik.

Artinya, truk bermuatan atau tidak dilarang melintas Titi Besi Bandar Senembah. Wali Kota Binjai, H Amir Hamzah juga sudah menyampaikan kepada Gubernur Sumut, H Edy Rahmayadi terkait pondasi Titi Besi Bandar Senembah, agar segera diperbaiki pada kesempatan kunjungan kerja orang nomor satu di Sumut itu, ke Binjai. (ted/han)

Kopdarwil dan Pelantikan DPW PSI Sumut, Giring: PSI Siap Menang di Pemilu 2024

Bersama: Ketua Umum DPP PSI, H Giring Ganesha bersama Ketua DPW PSI Sumut HM Nezar Djoeli dan pengurus PSI lainnya, di Hotel Garuda Plaza Medan, Jalan Sisingamangaraja Medan, Sabtu (11/12) malam. Sumut Pos/ Dwi.

SUMUTPOS.CO – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI), H Giring Ganesha mengaku yakin menang di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

BERSAMA: Ketua Umum DPP PSI, H Giring Ganesha bersama Ketua DPW PSI Sumut HM Nezar Djoeli dan pengurus PSI lainnya, di Hotel Garuda Plaza Medan, Jalan Sisingamangaraja Medan, Sabtu (11/12) malam. Sumut Pos/ Dwi.

Hal itu dikatakannya kepada sejumlah wartawan, usai acara Kopi Darat Wilayah (Kopdarwil) dan Pelantikan DPW PSI Sumut, di Hotel Garuda Plaza Medan, Jalan Sisingamangaraja Medan, Sabtu (11/12) malam.

Kehadiran Giring ke Medan, dalam rangka agenda politik ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu 11-12 Desember 2021. Dia didampingi Sekjen DPP PSI Dea Tunggaesti dan Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni.

“Kita yakin menang di 2024, dengan target, di pusat (RI) sebanyak 2 kursi, provinsi 7 kursi, kabupaten/ kota 100 kursi. Ini adalah target mixsense. Kita tidak boleh memberikan target terlalu menunda ya, nanti tidak ada motivasi. Saya yakin target tersebut Ketua DPW PSI Sumut pak Nezar Djoeli akan membantu kita untuk menang di 2024,” ujarnya.

Giring percaya diri dengan kemenangan dan tercapainya target tersebut, dikarenakan antusias kader-kader PSI Sumut yang hadir dalam acara pelantikan itu. “Bisa dilihat antusias seluruh kader PSI dari seluruh kabupaten/ kota PSI yang datang ke acara pelantikan ini di Medan. Ada yang perjalanannya memakan waktu 4 jam, bahkan 6 jam,” tuturnya.

Dia bersyukur pelantikan berjalan lancar dan sukses. “Alhamdulillah Pengurus DPW dari seluruh Sumut yang dipimpin langsung Ketua DPW PSI Sumut HM Nezar Djoeli berhasil dilantik dan siap gaspol, optimis menang di 2024,” tegasnya.

Giring membeberkan target PSI untuk menang di 2024, yakni simpel, hadir, kerja untuk rakyat. “Bau keringat dari seluruh anggota PSI harus sama dengan baunya rakyat, kalau kita mau menang. Kuncinya hanya itu,” ucapnya.

Dijelaskannya, bahwa PSI lebih banyak menggandeng dan menonjolkan anak-anak muda berkecimpung di PSI, yakni sebesar 80 persen. Sebab, kata Giring, anak muda ketika diberikan kesempatan melayani mereka akan merasa ada sesuatu yang penting  buat hidup mereka.

“Dengan banyaknya anak-anak muda, kita akan berstrategi dengan berpolitik suka ria, suka cita dan melayani, dengan turun langsung memberikan rice box, membuat paket hingga membuat sentral vaksin,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPW PSI Sumut HM Nezar Djoeli menambahkan, bahwa PSI masih mendominasi di pusat, di kota-kota besar dan kotamadya dibandingkan di kabupaten atau kota-kota terpencil. “Kalau di Sumut, Medan masih mendominasi, karena trensetter PSI ini adalah media sosial (Medsos), media massa, jejaring sosial dan sebagainya,” katanya didampingi Sekretaris DPW PSI Sumut Delia Ulpa, Bendahara DPW PSI Sumut Rahmaidan, Ketua panitia Kopdarwil DPW PSI Sondang Natalia dan panitia lainnya.

Menurutnya, inilah yang menjadi keunggulan bagi PSI dan strategi bagi PSI untuk merebut hati para anak-anak muda di kota-kota besar yang memiliki fasilitas infrastruktur medianya yang sudah baik. “Anak-anak muda ini selalu bermain di dalam jejaring medsos dan ini strategi kita. Namun, di kabupaten terutama di daerah-daerah terpencil belum begitu maksimal, sebab jejaring medsos dan informasi yang belum terjangkau. Karena itu melalui Ketua DPP PSI Sumut Giring, akan selalu turun ke bawah, ke masyarakat untuk mengisi kekosongan dari pada pemilih-pemilih di kabupaten/ kota,” bebernya.

Dikatakannya, PSI di Kota Medan sudah menjadi barometernya, apalagi sudah ada anggota DPRD Kota Medan dari PSI. Kader-kader PSI Kota Medan sudah melebihi 4.000 orang. “Ini sudah mencapai bahkan melebihi batas maksimum persyaratan KPU dan sudah dilalui dengan baik,” imbuhnya.

Bahkan, lanjut Nezar, ada 6 Kabupaten/ Kota di Sumut yang sudah siap diverifikasi KPU untuk Pemilu 2024 mendatang, yakni Medan, Binjai, Pematangsiantar, Niasselatan (Nisel), Nias Utara dan Humbanghasundutan (Humbahas).

“Sesuai visi misi kita ‘Hadir dan Kerja Untuk Rakyat’, inilah tugas dan tanggung jawab saya untuk bisa lebih meningkatkan dan memaksimalkan persyaratan-persyaratan dari KPU,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai PSI H Giring Ganesha bersama Ketua DPW PSI Sumut Bro H Nezar Djoeli membagikan ratusan Rice box kepada masyarakat usai Shalat Jumat, di Masjid Raya Al-Mashun Medan, Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (10/12). Giring disambut iring-iringan abang becak bermotor dan ojek online (Ojol) yang ikut mengantarkannya sampai ke Masjid Raya Al-Mashun.

Usai melaksanakan Salat Jumat, Giring dan Nezar membagikan rice box kepada masyarakat.  Selain itu juga menyempatkan diri untuk mampir ke Istana Maimun guna melihat langsung kelestarian kerajaan melayu lebih dekat. 

Kemudian, meninjau pelaksanaan vaksinasi masal di Jalan Bajak ll, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas Kota Medan, yang digelar DPC PSI Kecamatan Medan Amplas bekerja sama dengan Rumah Sakit Murni Teguh  Methodist Susanna Wesley. Sebanyak 300 vaksin diberikan secara gratis kepada masyarakat. (Dwi)

drg Irna Safrina Meliala: Awas, Gelombang Tiga Covid-19 Jelang Nataru

KARO, SUMUTPOS.CO – Menjelangn libur Natal dan Tahun Baru, Pemkab Karo mengimbau warga tetap mematuhi protokol kesehatan. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, drg Irna Safrina Meliala, Mkes.

Dikatakan juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Karo ini, meski situasi penanganan pandemi Covid-19 makin membaik, namun harus tetap disikapi dengan hati-hati.

Kewaspadaan dan antisipasi dalam menghadapi ancaman gelombang ketiga penyebaran Covid-19 harus terus dilakukan. Perlu penegakan aturan pengendalian Covid-19 yang konsisten. Apalagi saat ini ada kenaikan tren kasus Covid-19 di dunia. Dia menjelaskan bahwa tren kenaikan kasus tersebut masalahnya ada pada tiga hal. Pertama, relaksasi yang terlalu cepat dan tidak melalui tahapan-tahapan. Kedua, protokol kesehatan yang tidak disiplin lagi, misalnya kebijakan lepas masker. Ketiga, pembelajaran tatap muka di sekolah.

Menurut Irna, protokol kesehatan di sekolah harus dijalankan secara disiplin dan ketat terutama di sejumlah area seperti kantin dan tempat parkir. Selain itu, ia juga meminta agar para kepala daerah dan seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo untuk mengingatkan pihak sekolah. (deo/han)

Perjuangkan Hak-hak Buruh, K-SPSI Sumut Bangun Jalur Dialog

KETERANGAN: Ketua DPD K-SPSI Sumut CP Nainggolan (kanan) dan Wakil Ketua H Armyn Simatupang saat memberi keterangan kepada wartawan, Sabtu (11/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menetapkan UU Cipta Kerja inkonstitusional bersyarat, DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (K-SPSI) Sumut, lebih memilih jalur dialog ketimbang turun ke jalan. SPSI akan terus mengawasi perubahan apa yang dilakukan para stakeholder untuk memenuhi putusan MK yang tentunya harus mengakomodir kepentingan buruh.

KETERANGAN: Ketua DPD K-SPSI Sumut CP Nainggolan (kanan) dan Wakil Ketua H Armyn Simatupang saat memberi keterangan kepada wartawan, Sabtu (11/12).

“K-SPSI Sumut akan terus membangun jalur dialog guna memperjuangkan hak-hak buruh di daerah ini,” kata Ketua K-SPSI Sumut, CP Nainggolan didampingi Wakil Ketua H Armyn Simatupang kepada wartawan, Sabtu (11/12).

Dikatakan CP Nainggolan, K-SPSI Sumut akan bersikap realistis dalam memperjuangkan hak-hak buruh di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid. “Jalur dialog menjadi pilihan bijak kita agar hubungan antara buruh dan pengusaha serta pemerintah berjalan baik,” tegasnya.

Berkaitan dengan itu, CP Nainggolan menyebut, ikut bergabungnya salah satu tokoh Sumut yang juga anggota DPRD Sumut, Armyn Simatupang dalam kepengurusan K SPSI Sumut, merupakan salah satu strategi organisasi ini dalam mengoptimalkan membangun jalur dialog tersebut. “Tentu dengan ketokohan yang dimiliki Pak Armyn Simatupang, ketika beliau berbicara atas nama buruh sebagai Wakil Ketua SPSI Sumut yang juga melekat sosoknya sebagai anggota DPRD Sumut, maka akan lebih didengar,” tegasnya

CP mengaku masuknya Armyn Simatupang sebagai wakil ketua DPD sangat disambut gembira oleh pengurus lainnya. “Beliau selama ini berkiprah di Federasi Pariwisata SPSI Kabupaten Asahan. Dengan bergabung ke DPD K SPSI Sumut tentu bisa lebih maksimal memperjuangkan kepentingan buruh,” ungkap CP.

Sementara itu, Armyn Simatupang mengaku sangat surprise dan bahagia diberi amanah sebagai Wakil Ketua DPD. “Terus terang buruh itu adalah kekuatan besar yang ada di tengah masyarakat. Maka sudah sepatutnya apa yang menjadi harapan buruh itu harus diperjuangkan dan didengar oleh pemerintah maupun pengusaha,” ucapnya.

Armyn juga sangat sependapat dalam memperjuangkan kepentingan buruh, SPSI mengutamakan jalur dialog. “Dengan membuka jalur dialog tentu bisa dikomunikasikan apa yang diinginkan buruh serta apa pula yang menjadi harapan pengusaha. Saya akan ikut aktif membangun jalur dialog itu bersama teman-teman pengurus K SPSI lainnya,” ucapnya. (adz)

Terlibat Kasus Korupsi Pengadaan CCTV, BKD Binjai: Jabatan Syahrial akan Dinonaktifkan

PERIKSA: Kadishub Kota Binjai, Syahrial, usai menjalani pemeriksaan di Kejari Binjai terkait dugaan kasus korupsi pengadaan CCTV.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pascaditahan karena tersandung kasus dugaan korupsi, Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai, Syahrial yang mengabdi sebagai abdi negara ternyata sudah memasuki pensiun dari Aparatur Sipil Negara.

PERIKSA: Kadishub Kota Binjai, Syahrial, usai menjalani pemeriksaan di Kejari Binjai terkait dugaan kasus korupsi pengadaan CCTV.Teddy Akbari/Sumut Pos.

“Yang bersangkutan tahun ini memasuki purnabakti. Bulan dua (Februari) tahun depan, dia sudah pensiun,” jelas Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Binjai, Rahmad Fauzi, akhir pekan lalu.

Pascaditahan, kata dia, BKD Binjai juga akan mengeluarkan surat rekomendasi penonaktifan Syahrial sebagai pucuk pimpinan di Dinas Perhubungan. Hal tersebut dilakukan BKD karena mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja ini sudah ditahan Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Binjai.

Pria yang akrab disapa Fauzi ini bilang, surat rekomendasi dinonaktifkannya Syahrial boleh dikeluarkan ketika BKD Binjai sudah menerima sudah penonaktifan yang bersangkutan dari Dishub. Dalam hal ini, tambah Fauzi, Sekretaris Dishub yang akan menjemput berkas penahanan dari penyidik Kejari Binjai untuk diserahkan kepada BKD.

Setelah diserahkan ke BKD, sambung dia nantinya Syahrial secara otomatis tidak menjabat sebagai Kepala Dinas. “Nantinya rekomendasi akan segera dikeluarkan setelah surat diterima BKD,” tukasnya.

Sebelumnya, Kadishub Syahrial merupakan satu dari tiga tersangka dugaan korupsi di tubuh Dishub Binjai yang ditahan penyidik. Syahrial ditahan usai diperiksa perdana sebagai tersangka selama 7 jam dengan 54 pertanyaan yang dicecar kepadanya.

Tersangka yang bertindak sebagai Pengguna Anggaran tidak melakukan pengawasan dalam pengadaan tersebut dan dijebloskan ke dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai selama 20 hari ke depan sejak Kamis (9/12) lalu. Adapun dua tersangka lainnya yakni, Juanda Prastowo yang berstatus Aparatur Sipil Negara selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Direktur CV Agata Inti Mulia berinisial CSA.

Diketahui, dugaan korupsi ini pada 4 kegiatan masing-masing, Pengadaan CCTV PTZ senilai Rp199.100.000 dengan rekanan CV Agata Inti Mulia, pemeliharaan video kontroler senilai Rp199.221.000 oleh CV Tunas Asli Mulia, persiapan lahan pool bus Rp179.000.000 oleh CV Tunas Asli Mulia, pemeliharaan perangkat pengaman bus Rp47.575.000 dengan rekanan CV Agata Inti Mulia serta adanya kegiatan serupa yang dimasukan dalam item perangkat pengaman bus yakni pembelian 50 unit ban dalam, ban luar dan selendang ban untuk Bus Trans Binjai. Total anggaran pada 4 kegiatan tersebut senilai Rp776.941.000 pada tahun 2019

Akibat ulah para tersangka, negara dirugikan Rp388.978.739. Ini berdasarkan penghitungan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut.

Saat ini, Juanda tengah diburon penyidik dan statusnya sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Bahkan, Juanda akan disidangkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Medan secara inabsensial atau tanpa kehadiran terdakwa. Sedangkan Direktur CV Agata Inti Mulia berinisial CSA akan dilakukan pemeriksaan dalam waktu dekat. (ted/han)

Polres Asahan Beri Pelatihan Teknis Kamling Barokah

PELATIHAN: Personel Sat Binmas Polres Asahan melaksanakan pembinaan pelatihan Teknis dan Taktis Pos Kamling Barokah di wilayah Kabupaten Asahan, Jumat dan Sabtu (10-11/12).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Personel Sat Binmas Polres Asahan melaksanakan pembinaan pelatihan Teknis dan Taktis Pos Keamanan Lingkungan (Kamling) Barokah di wilayah Kabupaten Asahan, Jumat dan Sabtu (10-11/12).

PELATIHAN: Personel Sat Binmas Polres Asahan melaksanakan pembinaan pelatihan Teknis dan Taktis Pos Kamling Barokah di wilayah Kabupaten Asahan, Jumat dan Sabtu (10-11/12).

Pada pelaksanaan kegiatan yang dilakukan di Pos Kamling Barokah dan Wilayah Dusun III Desa Tanjungasri Kecamatan Seidadap Asahan ini dipimpin Kanit Bin Polmas Ipda Devi Endah Susanti, Kanit Bintibmas Aiptu Ono Taryono serta personel Brigadir Sat Binmas Aiptu R Sinaga dan Brigadir Sat Binmas Aiptu R Purba.

Hadir Kepala Desa (Kades) dan para Kepala Dusun Tanjungasri, Kapos Kamling Barokah Dusun III Desa Tanjungasri, serta 7 petugas Pos Kamling dan yang Karang Taruna Dusun III Desa Tanjungasri.

Dalam kegiatan ini disampaikan beberapa materi yang diawali dengan pemberian bimbingan teknis berupa pemeriksaan kelengkapan serta peran dan fungsi Pos Kamling Barokah oleh Kanit Bin Polmas Ipda Devi Endah Susanti.

Yang dilanjutkan dengan materi teknik pelaksanaan tugas di pos, ronda keliling serta kegiatan dan tindakan petugas pada saat ronda yang disampaikan oleh Kanit Bintibmas Aiptu Ono Taryono.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan materi pembinaan oleh Brigadir Sat Binmas Aiptu R. Sinaga dan Aiptu R. Purba dengan mendampingi petugas Pos Kamling Barokah melakukan perondaan di wilayah Dusun III Desa Tanjungasri, dari pukul 22.00, 23.00, dan 24.00 WIB.

Mewakili Kapolres Asahan AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH, Kasat Binmas Polres Asahan AKP FR Saragi SH menjelaskan maksud dari tujuan kegiatan ini untuk memberikan pembinaan kepada petugas Pos Kamling Barokah dalam meningkatkan kemampuan dari pada petugas pos dengan harapan dapat memahami tugas dan tanggungjawabnya dalam melaksanakan tugas untuk mencegah ganguan Kamtibmas di wilayah Kabupaten Asahan.(dat/azw)

Asian Agri Bantu Warga Terdampak Banjir di Kelurahan Tualang

BANTUAN: Asian Agri melalui PT Nusa Pusaka Kencana diwakili oleh Asisten Kepala Jaimin, KTU Sukamto, dan asisten kebun Hasudungan Silalahi, memberikan bantuan 40 karung beras untuk 40 KK terdampak banjir di Lingkungan VI Kelurahan Tualang Rabu, (8/12).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Hujan yang terjadi hampir merata di Sumatera Utara (Sumut) mengakibatkan meluapnya sungai Bahilang yang melintasi Kota Tebingtinggi. Hal ini menyebabkan banjir terutama di pemukiman yang terletak di sekitar aliran sungai, seperti di Lingkungan VI Kelurahan Tualang.

BANTUAN: Asian Agri melalui PT Nusa Pusaka Kencana diwakili oleh Asisten Kepala Jaimin, KTU Sukamto, dan asisten kebun Hasudungan Silalahi, memberikan bantuan 40 karung beras untuk 40 KK terdampak banjir di Lingkungan VI Kelurahan Tualang Rabu, (8/12).

“Hujan deras yang terjadi beberapa hari yang lalu menyebabkan meluapnya air sungai ke pemukiman masyarakat. Hal ini mengakibatkan terhentinya aktivitas masyarakat. Meskipun air cepat surut, namun aktivitas ekonomi masyarakat sempat terhenti karena sibuk membersihkan rumah dan perabotan pasca banjir. Sehingga ada beberapa hari masyarakat tidak produktif,” ujar Muhammad Zein, Kepala Lingkungan VI Kelurahan Tualang.

Menanggapi keadaan yang terjadi di masyarakat, Asian Agri melalui PT Nusa Pusaka Kencana (NPK) diwakili oleh Asisten Kepala Jaimin, KTU Sukamto, dan asisten kebun Hasudungan Silalahi memberikan bantuan 40 karung beras untuk 40 KK terdampak banjir di Lingkungan VI Kelurahan Tualang Rabu, (8/12).

“Kami melihat adanya aktivitas ekonomi di masyarakat yang terhenti pada saat banjir dan pasca banjir. Masyarakat sangat membutuhkan bantuan dari segala pihak, baik moril maupun materil. Untuk itu, melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) yang berupa bantuan beras untuk masyarakat terdampak banjir di Lingkungan VI Kelurahan Tualang oleh PT NPK, dapat meringankan beban masyarakat dalam menghadapi kondisi ini,” ujar Jaimin.

“Banjir ini merupakan banjir yang terjadi setiap tahunnya. Sebelumnya PT NPK bersinergi dengan Dinas PUPR Kota Tebingtinggi, Kodim 0204/Deliserdang, pemerintah Kecamatan Padanghulu, dan masyarakat Kelurahan Tualang mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan parit kelurahan Tualang, dalam upaya antisipasi musim hujan. Sehingga memperlancar aliran air menuju sungai khususnya saat hujan deras,” tambah Jaimin.

Masyarakat Kelurahan Tualang khususnya Lingkungan VI sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan oleh PT NPK, di antaranya adalah Ibu Rodiah.

“Terima kasih atas kepedulian PT NPK kepada kami juga kepada bapak lurah, dan bapak kepling, saat banjir kemarin kami tidak bisa melakukan aktivitas seperti biasanya, sehingga pemasukan tidak ada. Semoga bantuan bapak-bapak dibalas dengan yang lebih baik oleh Yang Maha Kuasa,” ujar Rodiah.

Pemberian bantuan ini langsung diserahkan dari rumah-ke rumah oleh manajemen PT NPK didampingi Kepling Lingkungan VI Kelurahan Tualang. (mea/rel/azw)