31 C
Medan
Friday, April 3, 2026
Home Blog Page 3137

1 Oktober, Sport Centre Sumut Mulai Dibangun

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pembangunan kawasan Sport Centre Sumut akan mulai dikerjakan 1 Oktober mendatang. Antara lain fasilitas yang akan dikerjakan yakni, sejumlah venue olahraga di antaranya stadion utama, pusat perbelanjaan, rumah sakit dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kalau sport centre tanggal 1 Oktober ini sudah harus dikerjakan. Yang dikerjakan venue PON, area olahraga, areal bisnis, areal pariwisata, ada hotel, tempat mainan anak-anak,” kata Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi menjawab wartawan, Selasa (21/9).

Ia pun memastikan, persoalan lahan Sport Centre Sumut yang beberapa waktu lalu sempat bermasalah, kini tak lagi memiliki kendala berarti. “Lahan sudah selesai. Yang nggak selesai kita tinggalkan saja,” tegas Edy.

Pembangunan venue olahraga di kawasan tersebut menggunakan dana APBN dan APBD. Pembangunan itu dilakukan untuk mendukung gelaran PON 2024 mendatang, di mana Sumut telah ditunjuk menjadi salah satu tuan rumahn

Sementara pengerjaan proyek fasilitas pendukung berupa hotel, wisma atlet dan sarana lainnya, memakai skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Pembangunan kawasan Sport Centre Sumut di lahan seluas 300 hektare tersebut ditaksir menelan biaya Rp8,6 triliun.

“Ada APBD, ada APBN untuk infrastruktur. Ada KPBU untuk pembangunan rumah sakit, hotel, wisma atlet. Itu 2024 harus sudah bisa dipakai untuk PON,” imbuh mantan ketua umum PSSI itu.

Adapun kawasan Sport Centre Sumut yang berada di Desa Sena, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang mulai dikenal pertama kali, ketika Gubernur Edy melakukan groundbreaking pada 14 Agustus 2020. Kawasan yang kini telah berganti nama menjadi Deli Sport City tersebut, akan digunakan untuk galeran PON 2024, menyusul penunjukan Sumut dan Provinsi Aceh sebagai tuan rumah bersama. (prn)

Jamaah Umrah akan Divaksin Dosis III, Kemenag akan Terbang ke Saudi Lakukan Diplomasi

UMRAH: Para jamaah saat melaksanakan umrah, baru-baru ini. Arab Saudi telah membuka penyelenggaraan ibadah umrah untuk jamaah dari luar negeri. Namun sayangnya Indonesia masih masih terkena suspend sehingga belum diizinkan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir, memastikan jamaah umrah akan mendapatkan dosis ketiga vaksin Covid-19 atau booster.

UMRAH: Para jamaah saat melaksanakan umrah, baru-baru ini. Arab Saudi telah membuka penyelenggaraan ibadah umrah untuk jamaah dari luar negeri. Namun sayangnya Indonesia masih masih terkena suspend sehingga belum diizinkan.

“Jadi tentunya mereka dapat program khusus, karena persyaratan yang disyaratkan oleh Saudi Arabia bahwa harus tiga kali suntikan dengan satu kali booster. Maka itu tentunya akan kita penuhi sebelum pemberangkatan,” kata Kadir, dalam diskusi daring, Selasa (21/9).

Kadir mengatakan, pihaknya akan menyiapkan program untuk para jamaah umrah dalam mendapatkan booster vaksin Covid-19. Ia menuturkan, jamaah yang tidak memiliki sertifikat vaksin tidak boleh berangkat umrah.

“Tentunya ini kita tidak akan mengizinkan mereka untuk bisa melakukan ibadah umrah tidak mempunyai sertifikat vaksinasi dan tentunya vaksin yang akan digunakan vaksin yang direkomendasi oleh Saudi Arabia,” ujarnya.

Sementara, Kadir menjelaskan, aplikasi PeduliLindungi hanya digunakan dalam proses keberangkatan umrah dari Indonesia. Ia mencontohkan ketika masuk Asrama Haji, aplikasi tersebut baru digunakan sebagai screening awal. “Bilamana terdeteksi PCR-nya positif itu akan keluar informasinya berwarna hitam dan mereka pasti tentunya langsung dilakukan karantina,” ucap dia. Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) dalam waktu dekat akan berkunjung ke Arab Saudi untuk membahas soal kesiapan penyelenggaraan umrah. “Mudah-mudah dalam waktu dekat Kemenag akan berkunjung ke Arab Saudi untuk melakukan diplomasi tingkat tinggi,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi.

Menurut dia, Kemenag akan menemui jajaran Pemerintah Arab Saudi untuk meyakinkan mereka bahwa Indonesia siap melaksanakan umrah. Oleh karena itu, ia meminta para jamaah untuk melakukan vaksinasi Covid-19 sambil menunggu keputusan Arab Saudi soal umrah.

Menurut dia, vaksin adalah syarat awal agar jamaah bisa segera berangkat umrah sebagaimana permintaan pemerintah Arab Saudi. “Ketika vaksin kita lakukan protokol kita taati, istithaah kita penuhi, insya Allah pada saatnya umrah kita bisa lakukan,” ujar dia.

Khoirizi pun optimistis Indonesia segera diperbolehkan mengirim jamaah umrah ke Arab Saudi. Apalagi, kata dia, Pemerintah Arab Saudi sudah mencabut suspend Indonesia dan memperbolehkan vaksin Sinovac sebagai syarat masuk negara tersebut. “Kiranya dalam waktu dekat dengan menggunakan dua amunisi tadi segera membuka kesempatan umat Muslim Indonesia untuk laksanakan umrah,” ucap dia.

Oleh karena itu, Khoirizi meminta masyarakat khususnya jamaah umrah segera melakukan vaksinasi Covid-19 untuk memenuhi persyaratan dari Arab Saudi. Setelah para jamaah melakukan vaksinasi pemerintah terus berusaha melakukan lobi agar Indonesia bisa memberangkatkan jamaah umrah. “Jangkan kita ke Saudi, mau melaksanakan umrah, mau ke mal saja ditanya sudah vaksin belum,” ujarnya.

“Maka kami mengajak kita semua, bagaimana mendorong jamaah kita masyarakat kita untuk segera melakukan vaksin,” lanjut dia.

Khoirizi menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan berkunjung ke Arab Saudi untuk melakukan diplomasi tingkat tinggi. Pertemuan itu untuk menemui seluruh jajaran di pemeritahan Arab Saudi untuk meyakinkan bahwa Indonesia siap melaksanakan umrah. “Mari, kita semua, dalam hal ini penyelenggraa umrah kita segera menyiapkan jamaah,” ucap dia. (kps)

Kasus Aktif Tinggal 3.193 Orang di Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jumlah kasus aktif Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hingga kini terus berada dalam tren menurun. Tercatat pada Selasa (21/9), sesuai data milik Kemenkes, total kasus aktif atau orang yang dirawat karena terpapar Covid-19 di Sumut, saat ini tinggal 3.193 orang lagi.

Jumlah tersebut diketahui, dari update data kasus konfirmasi positif berjumlah 103.719 setelah bertambah 315 kasus baru. Kemudian total kasus kesembuhan sebanyak 97.747 orang usai bertambah 577 kasus, dan kasus kematian berjumlah 2.779 usai bertambah tujuh orang.

Dari data tersebut, diketahui saat ini jumlah orang yang sedang terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumut ada sebanyak 3.193 orang. Jumlah ini mengalami penurunan 269 poin dari hari sebelumnya, sebesar 3.462 orang.

Sementara secara nasional, kasus terkonfirmasi positif Covid bertambah 3.263 orang. Pertambahan itu lebih besar dibandingkan sehari sebelumnya, yang hanya sebanyak 1.932 orang. Totalnya kini menjadi 4.195.958 orang. Sedangkan pasien sembuh pada hari Selasa kemarin, bertambah 6.581 orang dan totalnya kini menjadi 4.002.076 orang. Sementara kasus kematian pasien covid bertambah171 orang dan totalnya kini menjadi 140.805 orang.

Perkembangan penanganan Covid-19 di Provinsi Sumut yang terus membaik, membuat Kemenkes RI memasukkan Provinsi Sumut dalam level II terkait situasi Covid-19 di Tanah Air. Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah menyampaikan, penetapan itu sesuai asesmen perkembangan situasi Covid-19 pertanggal 15 September 2021. “Secara umum Sumut sekarang sudah turun ke Level II. Sumut sendiri berada di level ini bersama 22 Provinsi lainnya,” ungkapnya.

Untuk daerah yang menjadi level I, Aris menyebutkan, berdasarkan asesmen tersebut hanya di isi oleh Provinsi Jawa Timur. Lalu untuk level III terdapat 10 Provinsi dan Level IV nihil atau kosong.

Sedangkan untuk Kabupaten/Kota di Sumut secara khusus, Aris menjelaskan, saat ini sudah tidak ada lagi wilayah yang statusnya berada pada Level IV. Namun untuk level I, kata dia, sejauh ini masih hanya terdapat satu Kabupaten saja yakni, Deliserdang.

Kemudian, sambung Aris, untuk level II terdapat 21 Kabupaten/Kota yakni, Toba, Taput, Tapsel, Tapteng, Simalungun, Samosir, Pakpak Bharat, Nias, Nias Utara, Nias Selatan, Nias Barat, Madina, Labusel, Labuhanbatu, Sibolga, Padangsidimpuan, Gunung Sitoli, Karo, Humbahas, Dairi dan Asahan.

Selanjutnya untuk level III terdapat 11 wilayah, masing-masing adalah Sergai, Paluta, Padang Lawas, Langkat, Labura, Tebingtinggi, Tanjungbalai, Pematangsiantar, Medan, Binjai dan Batubara.

“Namun begitu kepada masyarakat tetap kita imbau agar terus disiplin menjalankan protokol kesehatan, agar Sumut benar-benar menang melawan Covid-19,” pungkasnya.

Gubsu Kawal Vaksinasi Menuju PTM 

Untuk mengawal pelaksanaan program vaksinasi nasional di Sumut, Gubernur Edy Rahmayadi bersama rombongan TP PKK Sumut, meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar dan masyarakat di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, Selasa (21/9). Edy meminta agar para siswa bersemangat untuk belajar di sekolah, namun tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, dengan mengenakan masker dan menjaga jarak interaksi.

“Ya, yang semangat belajarnya. Tetap jaga protokol kesehatan. Nanti pemerintah akan siapkan vaksin untuk kalian, supaya kita semua sehat dan dapat menjalankan belajar tatap muka,” ucapnya saat berkunjung di Sekolah Taman Siswa Pematangsiantar. 

Ia juga meminta para tenaga pengajar untuk tetap mengingatkan serta memberikan contoh agar murid bisa menjaga kedisiplinannya dalam prokes. Dalam kunjungan kerjanya kali ini, Gubsu sekaligus melihat aktivitas pembelajaran tatap muka (PTM) yang diberlakukan di sekolah. Selain di Sekolah Taman Siswa Siantar, Edy dan rombongan melakukan tinjauan serupa di salah satu sekolah di Pematang Raya, Simalungun. Di sana, dirinya turut mengunjungi pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat. (ris/prn)

PPKM di Sumut Mulai Dilonggarkan, Bioskop Sudah Boleh Buka

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah mulai melonggarkan aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 44/2021, pemerintah sudah mulai mengizinkan beroperasinya bioskop di wilayah-wilayah dengan status PPKM level 3, 2 dan 1. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, yakni pengunjung sudah vaksin dan menggunakan aplikasi PeduliLindungi serta kapasitas pengunjung maksimal 50 persen.

INMENDAGRI tertanggal 20 September 2021, salah satunya ditujukan kepada Gubernur Sumatra Utara dan bupati/wali kota di 33 kabupaten/kota di Sumut yang menerapkan PPKM Level 3, Level 2 dan Level 1. Pada Diktum Keempat terkait penerapan PPKM Level 3, pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dan/atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) sesuai Keputusan Bersama 4 (Empat) Menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Mendagri.

Kegiatan di pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan, diizinkan beroperasi mulai pukul 10.00 hingga pukul 21.00 waktu setempat dengan kehadiran pengunjung 50 persen dari kapasitas, serta mengoptimalkan aplikasi Peduli Lindungi.

Bioskop yang berada di lokasi sendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan/mal, sudah dapat beroperasi dengan memperhatikan kunjungan 50 persen dari kapasitas serta mengoptimalkan aplikasi Peduli Lindungi. Restoran/rumah makan dan kafe dengan skala kecil, sedang atau besar, baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mal dapat melayani makan ditempat/dine in dengan kapasitas pengunjung 25 persen dan dapat beroperasi hingga pukul 21.00 waktu setempat. Kegiatan resepsi pernikahan atau hajatan dapat dihadiri maksimal 50 orang dan tidak diperbolehkan ada hidangan makanan ditempat dengan protokol kesehatan yang diatur oleh pemerintah daerah.

Plt Asisten Pemerintahan dan Sosial (Aspemsos) Setdako Medan, Muhammad Sofyan ketika dikonfirmasi Sumut Pos, mengaku sudah menerima Inmendagri Nomor 44/2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, Level 2, dan Level 1 serta mengoptimalkan Posko Pengamanan di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. “Kita sudah terima Inmendagri nya, (PPKM) Kota Medan memang sudah turun ke Level 3,” kata Muhammad Sofyan kepada Sumut Pos, Selasa (21/9).

Bukan Cuma Inmendagri, kata Sofyan, Pemko Medan juga telah menerima Instruksi Gubernur Sumut (Ingubsu) soal status PPKM pada 33 Kabupaten/Kota di Sumut. Namun ketika ditanya soal bioskop di Medan sudah diperbolehkannya buka, Sofyan enggan menjelaskan lebih rinci. “Yang jelas, Ingubsunya sudah kita terima barusan, sore ini. Ini SE (surat edaran) Wali Kota Medan sedang dipersiapkan. Jadi sebelum SE Wali Kota keluar, secara teknis kita belum bisa bicara banyak dulu. Yang jelas berdasarkan Inmendagri dan Ingubsu, Medan sudah PPKM Level 3,” ujarnya.

Begitu juga dengan Sekretaris Satpol PP Kota Medan, Rakhmat Harahap, enggan menjelaskan lebih rinci. Rakhmat menegaskan, pihaknya masih menunggu keluarnya SE Wali Kota Medan. Dengan begitu, Satpol PP dapat mengetahui juknis penertiban yang akan dilakukan ke depannya. “Misalnya teknis operasional restoran dan cafe, itu bagaimana kan kita tunggu SE dari Pak Wali dulu. Jadi dengan begitu, kita tahu teknis penertibannya,” ungkapnya.

Tunggu Surat Edaran Wali Kota

Inmendagri Nomor 44/2021 yang membolehkan bioskop buka kembali, disambut gembira oleh pengelola bioskop di Medan. Meski begitu, mereka masih menunggu peraturan berupa instruksi Gubernur Sumut atau Surat Edaran Wali Kota Medan.

Seperti diketahui, bioskop di Medan ditutup sejak awal pandemi tahun 2020 dan tidak pernah mengantongi izin untuk beroperasi kembali. Bioskop yang berada di ruang tertutup dikhawatirkan menjadi klaster penyebaran Covid-19 hingga izin pembukaannya cukup lama.

Marketing Communication Manager Sun Plaza, Yokie, mengatakan, sampai hari ini memang belum ada info ke pihaknya soal pembukaan bioskop kembali. “Mendagri memang sudah izinkan. Tapi tetap keputusan akhir ada di Gubernur Sumut dan Wali Kota Medan. Jadi kami masih menunggu aturannya,” katanya, Selasa (21/9).

Ditanya, apakah bioskop sudah siap buka kembali jika peraturan kepala daerah sudah keluar, Yokie, mengatakan, belum bisa memastikan. Karena keputusan buka kembali akan tetap merujuk pada aturan terbaru nanti. “Dan kalaupun buka, sepertinya tidak langsung. Melihat apa aturan mainnya dulu. Karena membuka bioskop tidak sama dengan tenant-tenant yang ada di mal,” kata Yokie.

Marcomm Manager Plaza Medan Fair, Lenny Yun, mengatakan hal senada. Pihaknya juga masih menunggu peraturan kepala daerah. Dan menyoal kesiapan bioskop, kata Lenny, pasti siap jika diizinkan buka kembali. “Tapi sekarang aturannya dulu. Jika sudah ada izin, maka akan disesuaikan dengan aturan tersebut. Bioskop tentu perlu waktu mempersiapkan operasional sesuai aturan itu. Tapi pasti siaplah,” katanya.

Brand Marketing Cinepolis Indonesia, Indriana mengungkap, saat ini pihaknya sedang bersiap membuka kembali bioskop sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah. Persiapan yang dilakukan yaitu mengurus berkas administrasi dan dokumen pendukung kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mulai beroperasi kembali.

Ia juga menyampaikan, Cinepolis Indonesia sudah siap untuk membuka seluruh bioskop, apabila nantinya Pemda sudah memberikan izin dibukanya kembali bioskop. Persiapan-persiapan yang dilakukan mulai dari persiapan QR PeduliLindungi seperti yang diinstruksikan oleh pemerintah dan mewajibkan seluruh karyawan Cinepolis untuk melaksanakan vaksinasi demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Dalam Inmendagri sendiri, ketentuannya wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining atau penerapan protokol kesehatan (prokes) yang diatur oleh Pemda terhadap semua pengunjung dan pegawai. Dan kapasitasnya maksimal 50%. Hanya pengunjung dengan kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk.

Untuk kategori usia, pengunjung di bawah 12 tahun dilarang masuk. Selain itu, dilarang makan dan minum atau menjual makanan dan minuman dalam area bioskop. Kemudian mengikuti prokes yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan daftar perusahaan yang akan mengikuti uji coba operasional, ditentukan Kemenparekraf.(mbc/trb/map/bbs)

Subholding Gas Pertamina Uji Pasar Program PGN Sayang Ibu Gaskita di Wilayah Jakarta Tangerang

MASAK: Manajemen PGN melihat ibu masak pelaksanaan uji pasar Gaskita Program PGN Sayang Ibu di wilayah DKI Jakarta dan Tangerang. Uji Pasar diselenggarakan di Malaka Sari, Jakarta Timur secara seremonial hybrid, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pada Selasa, (21/09/2021).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka merealisasikan komitmen Pertamina untuk memperluas pengembangan jaringan gas bumi rumah tangga dan pelanggan kecil (Jargas), Subholding Gas PT Perusahaan Gas Negara Tbk melaksanakan uji pasar Gaskita Program PGN Sayang Ibu di wilayah DKI Jakarta dan Tangerang. Uji Pasar diselenggarakan di Malaka Sari, Jakarta Timur secara seremonial hybrid, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pada Selasa, (21/09/2021).

Acara dihadiri oleh Kepala BPH Migas Erika Retnowati, Komite BPH Migas Wahyudi Anas, Basuki Trikora Putra, Saleh Abdurrahman dan Direktur Gas Bumi BPH Migas, Sentot Harijady BTP, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas KESDM, Noor Arifin Muhammad dan Direktur Utama PT PGN Tbk, M. Haryo Yunianto beserta jajaran, Selasa, 21 September 2021.

Di Jakarta sendiri terdapat 15.479 SR calon pelanggan gas bumi rumah tangga dengan nama brand produk Gaskita. Sedangkan di Tangerang sebanyak 37.929 calon pelanggan. Produk Gaskita ini ditawarkan kepada calon pelanggan dengan harga Rp 10 ribu/m³.

“Dalam penentukan harga itu tentu kami memperhatikan berbagai aspek. Yang pertama tentu dari sisi pemerintah, bahwa kami itu bertugas untuk menjamin ketersediaan serta jangkauan dari gas bumi itu sendiri. Kemudian yang kedua adalah dari sisi badan usaha, sebagai badan usaha kan tentunya harus tetap untung kan ya. Tapi tentu saja kita akan menjaga keuntungannya itu masih dalam batas wajar. Kemudian juga tentunya kepentingan dari masyarakat.” ujar Kepala BPH Migas, Erika Retnowati.

“Acara di Malaka ini merupakan bagian dari upaya pencapaian target jargas rumah tangga 4 juta pelanggan. Mari kita bersama untuk mencapai target pembangunan tersebut,” imbuh Erika.

Direktur Utama PGN, M. Haryo Yunianto menjelaskan bahwa penawaran khusus ini, pelanggan akan mendapatkan benefit-benefit lebih dari penggunaan gas bumi rumah tangga. Untuk pelanggan rumah tangga, akan mendapatkan gratis biaya instalasi sampai dengan kompor maksimum 15 meter, gratis biaya konversi kompor dari LPG ke gas maksimal 2 (dua) tungku, dan diskon untuk konversi water heater.

“Uji pasar Program PGN Sayang Ibu Gaskita di Jakarta ini merupakan salah satu pola pembangunan jargas yang dapat di copy paste di wilayah lain di Indonesia. PGN siap bekerjasama dengan berbagai pihak dalam proses pembangunan jargas dan mencapai target pemerintah,” imbuh Haryo.

Benefit dapat dirasakan oleh pelanggan rumah tangga atau usaha kecil, seperti gratis inspeksi pipa dan peralatan sebanyak 1 kali serta gratis asuransi kebakaran. PGN juga menerapkan digitalisasi layanan dengan penggunaan teknologi sistem smart meter gas, sehingga akan memudahkan dalam monitoring online pemakaian gas melalui aplikasi PGN mobile dan pencatatan meter otomatis.

Gaskita dapat menjadi solusi penggunaan energi gas bumi untuk hidup yang praktis, aman dan modern. Gas bumi disalurkan PGN menggunakan pipa sampai ke dapur atau lokasi usaha.Gaskita disalurkan melalui jaringan distribusi gas pipa, sehingga selalu tersedia selama 24 jam.

Pemakaian gas pada rumah tangga yaitu sekitar sekitar 4-50 m3 per bulan. “Pemakaian gas dibayarkan secara bulanan, sehingga membantu memudahkan pelanggan dalam perencanaan keuangan,” kata Haryo.

Kemudahan selanjutnya adalah pembayaran melalui ATM, minimarket modern, e-wallet, e-commerce seperti Tokopedia dan Shopee, Kantor Pos, dan PPOB.

Haryo melanjutkan, dengan kandungan gas metana yang berkualitas dapat menghasilkan api biru dengan pembakaran sempurna, tanpa perlu mengganti kompor.

Gas pada GasKita juga memiliki bau yang menyengat bila terjadi kebocoran dan dapat langsung terurai di udara karena sifatnya yang lebih ringan daripada berat jenis udara, sehingga akan meminimalisir terjadi kebakaran.

Untuk registrasi berlangganan dapat dilakukan dengan klik www.pgn.id/daftar-gaskita, download PGN Mobile, via PGN contact center 1500645, atau melalui kantor Area PGN terdekat.

Haryo mengungkapkan, PGN akan menyusun roadmap tambahan pelanggan Jargas dan mulai tahun 2022, PGN menargetkan dapat membangun 1 juta sambungan Jargas RT yang dapat memberikan manfaat yaitu mengurangi impor LPG sebesar 144.000 ton per tahun, potensi penyerapan tenaga karja sebanyak 83.000 tenaga kerja, pemanfaatan TKDN hingga 70%, penghematan atas pemanfaatan gas bumi rumah tangga lebih dari Rp100 Milyar per tahun, serta mendukung pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan daya saing dan daya beli masyarakat. (rel/ram)

Sumut Andalkan Bela Diri di PON Papua

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Atlet Sumatera Utara sudah siap bertanding pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 Papua, 2-15 Oktober 2021 mendatang. Sumut mengandalkan cabang olahraga bela diri untuk mendulang medali emas.

BERSAMA: Gubsu Edy Rahmayadi dan Ketua Umum KONI Sumut, John Ismadi Lubis bersama pengurus cabang olahraga yang akan tampil di PON 2020 Papua. (ist)

“Ya, semua atlet kita sudah siap bertanding di Papua. Sekarang mereka tinggal menunggu keberangkatan ke Papua,” ujar Ketua Umum KONI Sumatera Utara, John Ismadi Lubis, Selasa (21/9).

Sumut meloloskan 186 atlet ke PON kali ini. Mereka berangkat ke Papua secara bertahap, diawali cabang futsal pada Senin (20/9). Selanjutnya panjat tebing, sepak bola, dayung, sepatu roda, dan sepak takraw pada Kamis (23/9).

Kemudian Judo, wushu, dan panahan pada Sabtu (25/9). Besoknya, Minggu (26/9) bakal berangkat cabang bola voli. Senam, taekwondo, dan menembak pada Senin (27/9). Lalu, cabang biliar pada Rabu (29/9).

Pada Kamis (30/9) akan berangkat catur, anggar, dan renang terbuka. Sehari kemudian, Jumat (1/10), berangkat atletik, tinju, dan bulutangkis. Menyusul kemudian cabang balap motor, pencak silat, hoki, dan angkat besi pada Sabtu (2/10).

Selanjutnya gulat dan senam ritmix pada Minggu (3/10), disusul tarung derajat pada Senin (4/10). Renang dan loncat indah berangkat pada Rabu (6/10). Kemudian angkat berat pada Kamis (7/10). Terakhir cabang basket pada Jumat (8/10).

“Tidak ada keberangkatan rombongan besar. Keberangkatan memang secara bertahap berdasarkan jadwal pertandingan mereka. Ini dilakukan karena keterbatasan penginapan di Papua,” ungkap John Ismadi.

John yang juga sebagai Ketua Kontingen Sumut ini berharap agar semua atlet yang diberangkatkan mampu meraih medali. “Semua atlet yang berangkat diharapkan bisa menyumbangkan medali bagi kontingen Sumut,” harapnya.

KONI Sumut sendiri tidak memasang target pada PON kali ini. Mereka hanya membidik hasil lebih baik dari PON sebelumnya. “Kita tidak bisa memasang target, karena hampir dalam dua tahun ini tidak ada even. Jadi kita tidak bisa mengukur kemampuan atlet kita dan juga kontingen lainnya,” paparnya.

John memprediksi hal sama juga dialami oleh kontingen lainnya. “Bukan hanya kita, kontingen lain juga mengalami hal yang sama. Kita hanya berharap atlet kita mampu membuat kejutan pada PON kali ini,” tandasnya.

Soal cabang unggulan, John mengakui Sumut masih mengandalkan cabang tarung atau bela diri, seperti wushu, tinju, karate, tinju dan lainnya. Atletik juga menjadi tumpuan Sumut karena memiliki atlet di Pusat Pelatihan Nasional (Pelatnas).

“Selain olahraga tarung, peluang kita juga ada di atletik. Kita memiliki empat atlet pelatnas. Mereka diharapkan bisa menyumbangkan medali emas,”sebutnya.

John pun mengharapkan dukungan dan doa masyarakat Sumatera Utara. Dia yakin, dengan dukungan dan doa masyarakat, atlet Sumut bakal tampil maksimal di Papua. (dek)

Rezeki WOW Treasure Hunt Smartfren Periode Ketiga, Semua Pasti Menang

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Setelah sukses membagikan hadiah sekaligus membuka peluang baru untuk lebih dari 3,9 juta pemenang, sekarang Smartfren menghadirkan program Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga dengan hadiah yang lebih WOW dan total miliaran rupiah.

Program ini merupakan apresiasi untuk seluruh pelanggan yang selalu menjadikan layanan internet Smartfren sebagai teman buka peluang baru dan mewujudkan cita-cita. Seluruh pelanggan Smartfren dapat dengan mudah mengikuti program ini serta memenangkan hadiah langsung; juga mendapat kesempatan memenangkan hadiah utama di akhir periode.

Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren mengatakan, “Selamat bagi mereka yang telah memenangkan hadiah dari Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt periode sebelumnya. Jangan berkecil hati bagi yang belum menang karena sekarang telah hadir Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga. Program ini merupakan apresiasi dari Smartfren bagi seluruh pelanggan dan masyarakat Indonesia. Lebih dari sekadar membagikan hadiah, program ini merupakan wujud nyata dari visi Smartfren memberikan layanan internet yang memberikan manfaat positif serta menjadi teman buka peluang baru bari seluruh pelanggan.”

Pemenang Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Pertama dan Kedua tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa diantaranya adalah Ahmad Sugiyanto, pemenang mobil yang tinggal di Malang; Mursidi, pemenang laptop yang tinggal di Boyolali; Yusrizal, pemenang smartphone yang tinggal di Pekanbaru; Suwito, pemenang motor yang tinggal di Serang; dan Sri Reski Amalia, pemenang logam mulia yang tinggal di Pangkajene, Sulawesi Selatan.

Hadiah total miliaran rupiah dari Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga bisa didapatkan dengan mudah dengan cara install atau update aplikasi MySmartfren. Bahkan untuk pelanggan yang baru pertama kali install aplikasi MySmartfren akan mendapat bonus kuota 5 GB.

Setelah meng-install cukup buka aplikasinya, dan mulailah perjalanan berburu harta di gurun pasir. Setiap kali melakukan pengisian pulsa atau membeli paket internet, pelanggan akan melaju lebih dekat ke Oasis tempat harta tersembunyi.

Nilai pengisian pulsa atau pembelian paket tersebut berlaku akumulasi. Setiap kali telah mencapai total Rp100.000 dan kelipatannya di Oasis, maka pelanggan bisa membuka peti harta karun yang berisi berbagai hadiah; seperti smartpoin, pulsa, kuota YouTube, smartphone, tablet, TV, laptop, atau logam mulia.

Jika berhasil mencapai ketiga Oasis, pelanggan mendapatkan kesempatan memenangkan Grand Prize berupa city car (Honda Brio), SUV (Honda BRV), tabungan ratusan juta rupiah, logam mulia, atau sepeda. Semakin banyak transaksi semakin besar hadiahnya. Selain program Ajak Teman (Referral Program) dan Daily Login, ada fitur dan benefit baru yang hadir di Rejeki WOW 3 ini dengan hadiah-hadiah menarik yang bisa diikuti dan didapatkan pelanggan.

Diantaranya adalah Veteran Booster yaitu booster tambahan yang dapat mempercepat pelanggan sampai ke oasis. Booster ini hanya didapatkan khusus pelanggan yang sudah mengikuti Rejeki WOW periode sebelumnya. Aktivitas atau fitur Mission Challenge dengan hadiah smartpoin, bonus pulsa dan emas, yang bisa didapatkan pelanggan dengan menyelesaikan semua misi/tantangan.

Di periode kali ini, pelanggan juga bisa ikut saling berbagi rejeki lewat fitur Donasi dengan menyumbangkan Smartpoin yang mereka miliki dalam program Donasi dari Smartfren dengan Yayasan Benih Baik. Sejak awal Smartfren terus mewujudkan visi internet yang bermanfaat positif dan menjadi teman buka peluang bagi masyarakat Indonesia. Smartfren WOW yang di luncurkan Smartfren di tahun 2019 dan mendapatkan respon yang luar biasa dari para pelanggan setia.

Pada program terdahulu, Smartfren telah berhasil membantu pelanggan mewujudkan impiannya memiliki rumah, kendaraan, hingga tabungan dan gadget terbaru. Kemudian di sepanjang 2020, Smartfren juga menyelenggarakan berbagai program dengan spirit yang sama, yaitu cashback up to 100% bagi pelanngan terpilih, dengan mengisi ulang pulsa atau membeli paket di semua channel pembelian; WOW Virtual Concert yang tayang dari 3 negara yaitu Inggris, Korea Selatan dan Indonesia; dan Tik Tok challenge yang pada Ramadan 2020 lalu memberi peluang mewujudkan gadget impian pelanggan.

Karena itu dalam program Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga ini semangat itu kembali dihadirkan oleh Smartfren, dengan cara membuka peluang semua orang untuk ikut serta dan menang. Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga berlangsung pada 21 September 2021 – 14 Januari 2022. Lebih rinci mengenai program Smartfren Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Ketiga serta program-program Smartfren lain bisa didapatkan informasinya di www.smartfren.com dan Instagram @smartfrenworld. (rel/ram)

Catherine : Disiplin Prokes, Tetap Latihan Seperti Biasa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Cita-cita menjadi atlet terbaik di Indonesia membuat Catherine Elsafa Laia tetap semangat menjalani latihan. Meski dalam suasana Pandemi Covid-19, atlet lompat jauh Kota Medan ini tetap melakukan latihan seperti biasa dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Catherine Elsafa Laia. (ist)

“Pandemi Covid-19 ini memang mengganggu kegiatan olahraga. Tapi sebagai atlet, saya tetap latihan. Sebab, jika berhenti latihan, maka nanti akan mulai dari nol lagi,” ujar Catherine Elsafa Laia kepada Sumut Pos, Selasa (21/9).

Selama Pandemi ini, Catherine latihan enam hari dalam seminggu, dengan durasi pagi dan sore. “Latihan pagi dan sore. Hanya hari Jumat saya libur latihan. Kalau hari Minggu latihan sore saja,” ungkap atlet kelahiran 1 September 2004 ini.

Latihan atlet berusia 17 tahun ini berjalan lancar karena disiplin menerapkan protokol kesehatan. Siswa SMA Nasional Marisi ini selalu menggunakan masker, baik saat di kehidupan sehari-hari. “Bahkan sekarang sudah menjadi terbiasa menggunakan masker. Saat ke luar rumah, merasa ada yang kurang kalau tidak menggunakan masker,” sebutnya.

Selain itu, atlet berdarah Nias ini juga rajin mencuci tangan dan selalu membawa handsanitizer. “Setiap masuk ke venue latihan, kami memang diwajibkan mencuci tangan. Kebetulan fasilitas cuci tangan sudah ada di venue latihan. Dan, saya juga selalu bawa handsanitizer untuk jaga-jaga,” paparnya.

Latihan mereka juga menerapkan jaga jarak. PASI Medan selalu mencari lokasi latihan yang sepi. Kebetulan, atletik merupakan cabang olahraga perseorangan, jadi protokol menjaga jarak bisa diterapkan dengan baik.

“Penerapan prokes memang wajib di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini. Dan, kami juga selalu diinstruksikan untuk menerapkan prokes. Kalau ada yang melanggar, maka akan diberikan sanksi,” papar putri pasangan Bajatulo Laia dengan Yuniati tersebut.

Catherine mengakui kecemasan selalu ada. Namun, demi cinta-cita meraih prestasi di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 mendatang, dia tetap menjalani. Bahkan, anak kelima dari enam bersaudara ini, rela menempuh jarak dari Marelan ke venue latihan di Stadion Unimed, Pancing.

“Kebetulan sekolah sekarang juga sedang daring. Jadi tidak ada masalah dalam membagi waktu. Setelah latihan pagi, saya belajar daring. Kemudian sore hari kembali latihan. Memang lelah, tapi saya sadar perlu perjuangan untuk meraih prestasi,” ungkap alumni SMP Negeri 20 Medan ini.

Catherine mulai menekuni lompat jauh pada tahun 2016. Dengan latihan keras, secara perlahan dia meraih berbagai prestasi. Untuk kejuaraan tingkat Kota Medan seperti Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan dan Porwil Medan, Catherine selalu meraih emas. “Untuk even tingkat Kota Medan, belum ada yang bisa mengalahkan saya,” tandasnya.

Lantas apa target di masa mendatang? Catherine menegaskan ingin meraih medali emas di PON 2024. “Target saya adalah PON 2024. Kebetulan saat ini nanti, saya berada di usia emas. Itu merupakan kesempatan untuk membayar lunas semua perjuangan saya selama ini,” ungkapnya.

Alumni SD Negeri 0609455 Medan ini semakin percaya diri karena selalu mendapat dukungan dari orang tua. Sejak menekuni atletik, kedua orang tuanya disebutkan selalu mensuport.

“Kedua orang tua selalu memberi dukungan penuh. Tentu saya semakin bersemangat. Sekarang, saya berharap agar pandemi ini cepat berakhir, sehingga bisa mengikuti kejuaraan lagi,” pungkasnya. (dek)

Jeda Jadwal Liga 2 Terlalu Lama

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rencana PSMS untuk berangkat ke Palembang pada Jumat (24/9), tampaknya masih bisa berubah. Keberangkatan rombongan Ayam Kinantan tergantung jadwal pekan pertama di Grup 1.

LATIHAN: Pemain PSMS melakukan latihan di Stadion Teladan, kemarin. (Ist)

“KEBERANGKATAN rombongan PSMS tergantung jadwal pekan pertama. Kalau PSMS main pada pekan pertama, maka kita akan berangkat pada tanggal 24 September nanti,” ujar Sekretaris PSMS, Julius Raja di Stadion Teladan, Selasa (21/9).

Julius Raja menjelaskan, sesuai dengan instruksi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Liga 2 hanya boleh menggelar delapan pertandingan setiap pekan. Artinya, tidak akan semua tim di grup menjalani pertandingan.

“Berdasarkan instruksi itu, berarti setiap grup hanya bisa melaksanakan dua pertandingan setiap pekan. Dalam satu grup ada enam tim, jadi bakal ada dua tim yang tidak bertanding setiap pekan,” jelas pria yang akrab dipanggil King tersebut.

King mengungkapkan, sesuai dengan informasi dari PT Liga Indonesia Baru (LIB), jadwal Liga 2 bakal dirilis pada Selasa (21/9) malam. Jika PSMS tidak bertanding pada pekan pertama, maka keberangkatan mereka bakal diundur.

“Kalau kita tidak main pada pekan pertama, untuk apa kita berangkat cepat ke Palembang. Kita akan berangkat dua hari sebelum pertandingan digelar,” sebutnya.

Melihat jadwal pertandingan yang akan digelar setiap akhir pekan, maka bakal ada dua tim yang memiliki jeda hingga dua pekan. Sebab, hanya boleh dua pertandingan di setiap grup.

“Kita akan membandingkan mana lebih besar biaya menginap di Palembang atau kembali ke Medan. Kalau memang biaya kembali ke Medan lebih murah, maka akan kita pertimbangkan,” jelas King.

Secara keseluruhan, PSMS sudah siap menghadapi persaingan di penyisihan Grup 1. Ayam Kinantan siap bersaing dengan lima peserta lainnya, yakni tuan rumah Sriwijaya FC, PSPS Riau, Semen Padang, Tiga Naga dan Muba Babel United.

Pelatih PSMS, Ansyari Lubis mengakui jika anak asuhnya saat ini begitu antusias menatap kompetisi yang sempat terhenti dua tahun lamanya itu.

“Mereka juga antusias. Karena ini sudah ditunggu selama dua tahun. Saya tekankan kepada mereka kalau tidak sekarang kapan lagi kita berbuat. Sepakbola akan hadir, kalau kalian tidak menampilkan yang terbaik ngapai harus capek-capek menunggu. Sekarang lah waktunya,” ujar Ansyari Lubis.

Disinggung peta kekuatan lawan dalam Grup 1, pelatih yang akrab dipanggil Uwak ini menilai persaingan akan merata. Semua tim memiliki peluang sama untuk lolos ke babak delapan besar.

“Semua tim punya kekuatan yang sama jadi kita tidak bernaggapan si A lebih kuat. Target kita step by step. Pertandingan pertama bagaimana caranya bisa memenangkan pertandingan lalu pertandingan kedua,” ucapnya.

Uwak juga mengakui jika kekompakan timnya saat ini sudah semakin baik.

“Insya Allah karena sudah baik dalam dan luar lapangan. Itu yang kita ciptakan. Berangkatnya dari luar dulu, mereka bisa bangun chemistry antar teman dan dibawa ke dalam. Saya menekankan kepada mereka, yang bintang di sini adalah PSMS, bukan person,” pungkasnya. (dek)

Polda Sumut Tegaskan Anggota Polsek Tewas Akibat Lakalantas

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kabid Humas Polda Sumut) Kombes Pol Hadi Wahyudi angkat bicara menjelaskan, bahwa Personel Polsek Medan Kota, Aiptu Saut Simamora meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan (laka) tunggal di Jalan M Nawi Harahap/Seksama Medan, pada Sabtu (18/9) lalu, sekira pukul 02.00 WIB. “Korban meninggal dunia disebabkan laka tunggal,” tegasnya, Selasa (21/9).

Namun, Hadi tidak merincikan kecelakaan tunggal yang dialami korban, apakah menabrak atau terjatuh dari kendaraan yang dinaikinya.

Penegasan Hadi menampik isu yang menyebutkan korban tewas setelah mendapat tindak penganiayaan atau kejahatan jalanan dan lainnya.

Sementara itu, sesuai informasi yang diperoleh menyebutkan, pada Jumat (17/9) lalu, korban berdinas jaga sebagai Unit Sabhara Polsek Medan Kota. Korban dihubungi anaknya yang mengalami laka lantas di dekat persimpangan M Nawi Harahap-Panglima Denai.

“Bukti petunjuk seperti CCTV juga tidak memperlihatkan adanya tindak pidana sebagai penyebab kematian korban. Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Kota telah melakukan penyelidikan,” sebut salah seorang sumber yang tak ingin disebutkan namanya.

Memasuki Sabtu (18/9) dinihari, korban mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) menaiki sepeda motor untuk menyelesaikan persoalan laka lantas yang dialami anaknya.

Setelah urusannya selesai, korban bergegas balik ke Mapolsek Medan Kota untuk melanjutkan dinas. Namun, dalam perjalanan, persis di dekat masjid Jalan Seksama, korban terjatuh bersama sepeda motor.

Warga kemudian menghubungi pihak berwajib dan korban dilarikan ke RS Bhayangkara Medan. Nyawa korban sudah tidak tertolong.

Disebut-sebut, korban memiliki riwayat penyakit yang terkadang bisa membuatnya merasa lemah hingga terjatuh. “Korban ini memang ada penyakitnya bang,” kata sumber. (dwi/azw)