Home Blog Page 34

Kodim 0205/TK Gelar Kesiapan Jasmani Prajurit

CEK: Paban V/Bin Proglatsi Sopsad, Kolonel Inf Romas Herlandes didampingi Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan mengecek kesiapan prajurit
CEK: Paban V/Bin Proglatsi Sopsad, Kolonel Inf Romas Herlandes didampingi Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan mengecek kesiapan prajurit

KARO – Guna memelihara, sekaligus meningkatkan kesiapan fisik prajurit, Komando Distrik Militer (Kodim) 0205/TK melaksanakan kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM). Kegiatan yang dengan materi Hanmars sejauh 10 kilometer dan renang militer 25 meter ini diikuti seluruh prajurit jajaran Koramil dan Posramil, Selasa (19/5)

Diawali apel pengecekan kesiapan mulai kesehatan dan Alat Perlengkapan (Alkap) personel, dilanjutkan dengan senam perenggangan (Pemanasan) dan pelaksanaan Hanmars 10 kilometer. Kegiatan secara resmi dilepas Paban V/Bin Proglatsi Sopsad, Kolonel Inf Romas Herlandes didampingi Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan.

Rute pelaksanaan Hanmars sejauh 10 kilometer ini telah ditentukan, dengan mempertimbangkan faktor keamanan, serta kemampuan prajurit. Sehingga pelaksanaan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) yang diselenggarakan Kodim 0205/TK tersebut berjalan tertib, dan lancar.

Dandim 0205/TK Letkol Inf Robert Panjaitan, selaku Komandan Latihan (Danlat) mengatakan bahwa kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer atau PSJM ini merupakan program rutin TNI Angkatan Darat (AD) yang dilaksankan dengan tujuan mengukur sekaligus membina kemampuan fisik para prajurit agar tetap prima dalam menjalankan tugas.

“PSJM ini bukan semata-mata untuk menilai kemampuan individu, tetapi sebagai upaya pembinaan berkelanjutan, sehingga setiap prajurit Kodim 0205/TK selalu siap secara fisik dan mental dalam menghadapi tugas-tugas kedepan,” ujarnya.  Ia menambahkan, kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer (PSJM) tersebut dilaksanakan sesuai dengan petunjuk, serta prosedur yang telah ditetapkan.

Sehingga dengan terselenggaranya kegiatan PSJM ini, Kodim 0205/TK terus berkomitmen untuk membina profesionalisme prajurit khususnya dalam aspek jasmani, sebagai modal utama dalam mendukung pelaksanaan tugas pembinaan teritorial dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami memastikan bahwa seluruh tahapan penilaian berjalan sesuai standar, aman dan terukur. Melalui kegiatan ini, diharapkan kemampuan fisik para prajurit Kodim 0205/TK dapat terpelihara dengan baik sehingga siap mendukung tugas pokok satuan,” ujarnya.

Usai pelaksanaan materi Hanmars, kegiatan dilanjut dengan renang militer yang dilaksanakan di kolam renang switpakar berada di Jalan Jamin Ginting Desa Raya Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo. Kegiatan renang militer ini menjadi salah satu indikator penting dalam menilai ketahanan fisik serta kemampuan dasar prajurit di medan perairan.

Diketahui, seluruh rangkaian kegiatan Penilaian Siap Jasmani Militer atau PSJM yang diselenggarakan oleh Kodim 0205/TK ini dilaksanakan dengan pengawasan ketat, serta didukung tim kesehatan guna memastikan faktor keselamatan tetap terjaga. (deo/ila)

Diduga Serobot Jalan Umum Libatkan Oknum APH, Warga Geruduk Kantor Camat Salapian

Kapolsek Salapian AKP Master Purba saat menenangkan masyarakat soal dugaan penyerobotan jalan umum di Desa Naman Jahe
Kapolsek Salapian AKP Master Purba saat menenangkan masyarakat soal dugaan penyerobotan jalan umum di Desa Naman Jahe. (Dokumentasi warga/Sumut Pos)

STABAT — Dugaan penyerobotan jalan umum yang dikenal warga sebagai Gang Pelita di Dusun III Kwala Serdang, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, terus memicu gejolak di tengah masyarakat.

Setelah sebelumnya mendatangi Kantor Desa Naman Jahe tanpa hasil, puluhan warga kembali bergerak menggeruduk Kantor Camat Salapian guna menuntut penyelesaian atas persoalan penutupan jalan yang diduga dilakukan secara sepihak.

Namun, mediasi yang difasilitasi pihak kecamatan juga berakhir ricuh dan tidak membuahkan kesepakatan. Warga kecewa lantaran pihak yang dituding melakukan penutupan jalan umum, yakni oknum aparat penegak hukum berinisial BL dan MB, tidak hadir dalam pertemuan tersebut.

Situasi memanas ketika masyarakat merasa forum mediasi tidak memberikan solusi konkret. Bahkan, warga menilai proses mediasi tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat yang selama ini menggunakan jalan tersebut sebagai akses umum. “Ngapain kita di sini, sudah bubar aja. Gak usah ada pertemuan kalau pihak mereka tidak datang,” teriak salah seorang warga di tengah forum.

Pertemuan yang dihadiri perangkat kecamatan hingga Kapolsek Salapian AKP Master Purba, itu pun berubah tegang. Sejumlah warga langsung berdiri dan meninggalkan ruangan mediasi karena emosi yang sudah memuncak.

Melihat suasana mulai tidak kondusif, Kapolsek Salapian berupaya menenangkan massa dan meminta warga tetap tenang agar persoalan dapat dicari jalan keluarnya. “Tenang dulu, ini kita cari jalan keluarnya. Kalau tidak tenang, bagaimana kita mencari solusinya,” ujar AKP Master Purba.

Bukan Hanya Alex dan Zarco yang Jadi Korban, Kecelakaan Horor Catalunya Picu Kritik

NGERI: Motor pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, terguling dan hancur berkeping-keping di depan Fabio Di Giannantonio (VR46) dalam MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmelo, Minggu (17/5).
NGERI: Motor pembalap Gresini Ducati, Alex Marquez, terguling dan hancur berkeping-keping di depan Fabio Di Giannantonio (VR46) dalam MotoGP Catalunya di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Montmelo, Minggu (17/5).

MotoGP Catalunya 2026 berlangsung kacau. Balapan di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Minggu (17/5), itu diwarnai dua kecelakaan besar, dua red flag, dan total tiga kali start yang memicu kritik para pembalap.

RED flag pertama terjadi pada lap ke-12. Yakni, setelah Alex Marquez (Gresini Ducati) menghantam bagian belakang motor Pedro Acosta (KTM) yang tiba-tiba kehilangan tenaga akibat masalah elektronik. Motor Alex kemudian meluncur ke dinding pembatas sebelum menghantam beton dengan kecepatan lebih dari 200 km/jam.

Fabio Di Giannantonio (VR46), yang akhirnya memenangkan balapan di Catalunya, sempat ketakutan ketika roda motor Alex melayang ke arahnya. ”Saya hanya mencoba bersembunyi di balik fairing dan melewatinya. Saya takut,” ucap Di Giannantonio seperti dikutip dari Fox Sports.

Alex kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit. Gresini Ducati mengonfirmasi adik kandung Marc Marquez (Ducati) itu mengalami patah tulang selangka kanan dan retak ringan pada tulang leher bagian ketujuh (C7). Dia harus menjalani operasi pemasangan pelat pada tulang selangka.

Namun, kekacauan di Catalunya belum berhenti. Sesaat setelah restart dilakukan, balapan kembali dihentikan akibat kecelakaan Johann Zarco di tikungan pertama. Pembalap LCR Honda itu salah mengerem dan menabrak Luca Marini (Honda HRC) serta Francesco Bagnaia (Ducati). Kaki kirinya sempat terjepit di antara motor Bagnaia saat ketiganya terjatuh di gravel.

Rival Megawati Terselamatkan, AI Peppers Bertransformasi dengan Pemilik Baru

LIGA KOREA: Tim AI Peppers di Liga Voli Korea
LIGA KOREA: Tim AI Peppers di Liga Voli Korea

JAKARTA – Draft pemain muda hingga ekosistem voli amatir diprediksi akan terganggu jika salah satu tim hilang dari kompetisi. Kini, dengan krisis yang mulai teratasi, fokus beralih pada pembenahan internal tim.

AI Peppers harus segera menyusun ulang struktur kepelatihan setelah kontrak staf sebelumnya berakhir.

Selain itu, mereka juga tertinggal dalam pergerakan bursa pemain karena absen dalam uji coba pemain asing dan pasar agen bebas.

Situasi ini tentu akan memengaruhi persaingan di musim mendatang, termasuk bagi Hyundai Hillstate yang diperkuat Megawati Hangestri.

Dengan tetap bertahannya AI Peppers, Liga Voli Korea 2026 dipastikan tetap kompetitif dengan komposisi tujuh tim, menjaga keseimbangan dan kualitas kompetisi di level tertinggi. (bbs/tri)

Nusrtdinov Zayan Fatih Wakili RI di Youth Olympic Games 2026

Atlet berkuda Nusrtdinov Zayan Fatih wakili Indonesia di Youth Olympic Games 2026. (dok.pribadi)
Atlet berkuda Nusrtdinov Zayan Fatih wakili Indonesia di Youth Olympic Games 2026. (dok.pribadi)

Jakarta – Atlet Berkuda Nusrtdinov Zayan Fatih bakal berlaga di ajang Youth Olympic Games (YOG) 2026. Dinov meminta dukungan masyarakat Indonesia.

Dinov yang memperkuat DNV Equestrian akan tampil di cabor berkuda nomor show jumping. Kepastian tersebut didapat setelah PP PORDASI secara resmi mengumumkan bahwa Dinov akan mewakili Indonesia di ajang pesta olahraga remaja tingkat dunia tersebut.

YOG digelar 31 Oktober-13 November di Dakar, Senegal dan mempertandingkan 35 cabang olahraga. YOG juga akan diikuti oleh 23 negara partisipan yang akan mengirimkan kontingennya dan datang dari seluruh belahan dunia.

“Saya sangat bersyukur dapat membela Indonesia di ajang Youth Olympic Games Dakar 2026, terima kasih untuk PP PORDASI dan Bapak Aryo Djojohadikusumo serta semua pihak yang telah mendukung dan membantu saya selama ini,” ujar Dinov dalam rilis kepada detikSport.

Dinov terpilih setelah melalui babak kualifikasi yang diambil dari hasil pertandingan FEI Jumping World Challenge Competition 3 yang digelar di Equinara Horse Sports Jakarta pada 15-16 November 2025. Hasil pertandingan tersebut selanjutnya dikomparasi dengan hasil pertandingan-pertandingan seleksi dari negara-negara di Zona Asia.

Dari hasil komparasi tersebut, Dinov menduduki peringkat 4 besar Zona Asia, sehingga yang bersangkutan berhak melaju ke ajang YOG zona Asia yang mendapat jatah kuota empat atlet.

Tiga atlet lainnya adalah Ruirui Sun (China), Neil Kendall (India), Alya Adnan Awadh Almheiri (UAE).

Sementara itu, Ketua Harian PP PORDASI, Eddy Saddak, turut senang dan bangga atas pencapaian Dinov. Menurutnya ini adalah sejarah karena atlet bekuda junior Indonesia bisa berlaga di ajang sebesar YOG.

“Selamat dan semoga sukses untuk Dinov. Kami juga mengucapkan terima kasih karena berkat prestasi Dinov di Jumping World Challenge sehingga Indonesia mendapatkan kuota untuk mengikuti YOG,” kata Eddy.

Eddy pun menekankan agar Dinov mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi terbilang berat. Eddy juga menyarankan agar Dinov mengikuti pelatihan-pelatihan termasuk menjalani program latih tanding di Eropa untuk mengasah kemampuan dan mempersiapkan mentalnya.

Sebelumnya, Dinov baru saja meraih prestasi fenomenal dengan menjadi atlet berkuda junior pertama dalam sejarah yang meraih gelar juara di kelas pertandingan CSI 1* 130-140cm Kejuaraan Berkuda Arthayasa Open awal bulan ini.

Dinov akan menorehkan sejarah sebagai atlet berkuda junior Indonesia pertama yang berhasil menembus ajang tersebut.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh Masyarakat Indonesia agar saya dapat mempersembahkan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” tutup Dinov. (dtc/tri)

95 Warga Tanjung Sari Terima PKH Medan Makmur

MUSKEL:  Lurah Tanjung Sari, Ihsan Nugraha, saat gelar Muskel di Aula Kantor Kelurahan Tanjung Sari, Jalan Pasar I Tanjung Sari.
MUSKEL:  Lurah Tanjung Sari, Ihsan Nugraha, saat gelar Muskel di Aula Kantor Kelurahan Tanjung Sari, Jalan Pasar I Tanjung Sari.

Sebanyak 95 warga Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, terverifikasi sebagai calon penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) Medan Makmur. Mayoritas penerima bantuan tersebut merupakan warga lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.

Lurah Tanjung Sari, Ihsan Nugraha, Senin (18/5/2026), mengatakan penetapan calon penerima manfaat dilakukan melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel) yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Tanjung Sari, Jalan Pasar I Tanjung Sari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Kecamatan Medan Selayang, kepala lingkungan, tokoh masyarakat, Karang Taruna, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga tim pendamping PKH.

“Sudah ditetapkan sebanyak 95 warga sebagai calon penerima manfaat PKH Medan Makmur untuk Kelurahan Tanjung Sari,” ujar Ihsan.

Ia menjelaskan, dari total penerima manfaat tersebut, sebanyak enam orang merupakan penyandang disabilitas, sedangkan 89 lainnya merupakan warga lanjut usia. “Kebanyakan penerima bantuan adalah lansia, sebanyak 89 orang, sementara penyandang disabilitas ada enam orang,” katanya.

Menurut Ihsan, program PKH Medan Makmur merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kota Medan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial, khususnya kelompok rentan seperti lansia dan disabilitas.

Program tersebut merupakan salah satu program prioritas Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program ini, diharapkan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban ekonomi warga serta membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat penerima manfaat. (omi/ila)

Angkringan Kesawan-Petisah Dikaji Masuk KSP

Kadis Pariwisata Kota Medan M Odi Anggia Batubara.
Kadis Pariwisata Kota Medan M Odi Anggia Batubara.

Dinas Pariwisata Kota Medan mulai mengkaji keberadaan pedagang angkringan di kawasan Kesawan dan Medan Petisah seiring rencana penerapan Kawasan Strategis Pariwisata (KSP).

Kajian tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas UMKM tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban, arus lalu lintas, serta konsep penataan kawasan wisata yang tengah disiapkan Pemko Medan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan M Odi Anggia Batubara, mengatakan kawasan Kesawan dan Petisah saat ini masuk dalam wilayah KSP 1 yang telah memiliki dasar aturan melalui Peraturan Wali Kota (Perwal).

“Kesawan dan Petisah itu masuk dalam KSP 1. Saat ini Perwal-nya sudah ada dan tinggal menunggu realisasi. Pedagang angkringan sedang dianalisa dan dikaji oleh tim kami, apakah keberadaannya bisa masuk dalam kawasan KSP atau tidak,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Menurut Odi, hasil kajian nantinya akan menjadi dasar penataan pedagang angkringan agar tetap selaras dengan konsep pengembangan kawasan wisata dan tidak menimbulkan persoalan baru, terutama terkait ketertiban dan lalu lintas.

“Kalau nantinya dimungkinkan berjualan di kawasan KSP, tentu akan dilakukan penataan ulang bersama OPD terkait. Kita ingin semuanya tertata dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.

Namun demikian, ia menegaskan jika aktivitas berjualan dinilai mengganggu arus lalu lintas maupun kenyamanan masyarakat dan pemilik ruko, maka pemerintah tidak akan segan melakukan penertiban.

“Tujuan KSP ini untuk menciptakan ikon atau destinasi baru yang terkelola dan terkendalikan di Kota Medan. Jangan sampai aktivitas berjualan justru merugikan pengguna jalan dan pemilik usaha di sekitar lokasi,” tegasnya.

Sembari menunggu hasil perumusan KSP selesai, Dinas Pariwisata mengimbau para pedagang angkringan agar tetap menjaga ketertiban dan tidak menggunakan badan jalan yang dapat memicu kemacetan.

Odi juga menyebutkan bahwa Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan perhatian serius terhadap pertumbuhan UMKM di Kota Medan. Karena itu, pemerintah berupaya mencari solusi terbaik agar penataan kawasan wisata tetap berjalan tanpa mematikan aktivitas ekonomi masyarakat kecil.

“Selama tidak melanggar aturan, tentu akan kita akomodir. Tetapi tetap akan ada penataan ulang agar kawasan Kesawan dan Petisah menjadi lebih tertib dan nyaman,” pungkasnya. (map/ila)

 

TNI AL Perkuat Pengamanan Belawan, Fokus Berantas Begal dan Narkoba

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Dankodaeral I), Laksamana Muda TNI Deny Septiana (Dok : Ihsan Syahreza)
Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Dankodaeral I), Laksamana Muda TNI Deny Septiana (Dok : Ihsan Syahreza)

TNI Angkatan Laut terus memperkuat pengamanan di kawasan Belawan guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Fokus utama pengamanan diarahkan pada pemberantasan aksi begal, gangguan terhadap operasional truk, serta pencegahan peredaran narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman serius di wilayah pesisir tersebut.

Komandan Komando Daerah Angkatan Laut I (Dankodaeral I) Deny Septiana, menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan di Belawan tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari aparat hingga masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi seluruh pihak. Pembangunan dan pengamanan Belawan tidak bisa dilakukan sendiri, tetapi harus bersama-sama,” ujarnya saat menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Coffee Morning bersama mitra kerja di Makoderal I Belawan, Senin (18/5/2026).

Menurut Deny, operasi gabungan yang melibatkan TNI, Polri, dan Satpol PP secara berkala mulai menunjukkan hasil positif. Situasi keamanan di Belawan disebut mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.

“Alhamdulillah, dengan operasi yang dilakukan secara periodik, situasi di Belawan sudah mulai lebih aman dan nyaman dibanding sebelumnya. Ini harus terus kita jaga dan tingkatkan,” katanya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kota bersama unsur terkait juga mulai membentuk posko-posko keamanan di sejumlah titik rawan. Posko tersebut nantinya dijaga personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, serta melibatkan masyarakat setempat untuk memperkuat pengawasan lingkungan.

Deny menegaskan bahwa negara harus hadir dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Meski saat ini pengamanan diprioritaskan di Belawan, pihaknya memastikan langkah serupa akan diperluas secara bertahap ke wilayah lain di Sumatera Utara.

“Negara harus hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Saat ini kita fokus di Belawan, tetapi secara bertahap akan kita perluas ke wilayah lain,” tegasnya.

Selain memberantas kriminalitas jalanan, perhatian khusus juga diberikan terhadap upaya pencegahan narkoba di kalangan generasi muda. Deny mengajak para orang tua agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak mereka dan segera melapor jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.

“Kami berharap orangtua tidak tinggal diam. Jika ada indikasi anak terlibat narkoba, segera laporkan agar bisa ditangani sejak dini. Ini penting agar generasi muda kita tidak terjerumus,” imbaunya.

Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, TNI bersama Polri memastikan akan terus bersinergi menjaga stabilitas keamanan di Belawan. Masyarakat juga diminta tidak ragu menyampaikan laporan maupun pengaduan kepada aparat.

“Kami siap menerima laporan masyarakat selama 1×24 jam. Upaya menciptakan Belawan yang aman dan nyaman ini tidak boleh berhenti,” pungkas Deny.

Melalui kegiatan “Kopi Pagi Bersama” tersebut, diharapkan komunikasi antar pemangku kepentingan semakin erat sehingga berbagai persoalan keamanan dan sosial di Belawan dapat ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan. (san/ila)