Home Blog Page 3966

Sebarkan Foto Bugil Selingkuhan, Pria ini Ditangkap Polres Sibolga

DIPAPARKAN: HL, tersangka pemosting foto bugil dipaparkan Polres Sibolga, Rabu (21/10).tomi/sumut pos.
DIPAPARKAN: HL, tersangka pemosting foto bugil dipaparkan Polres Sibolga, Rabu (21/10).tomi/sumut pos.

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Seorang pria di Kota Sibolga, Sumatera Utara (Sumut), ditangkap polisi karena memfosting foto bugil (tidak berbusana) dirinya dengan perempuan selingkuhannya di media sosial (medsos).

DIPAPARKAN: HL, tersangka pemosting foto bugil dipaparkan Polres Sibolga, Rabu (21/10).tomi/sumut pos.
DIPAPARKAN: HL, tersangka pemosting foto bugil dipaparkan Polres Sibolga, Rabu (21/10).tomi/sumut pos.

Pria berinisial HL alias N (43), warga Jalan Sisingamangaraja, Gang Kenanga, Kelurahan Aek Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan kemudian ditangka, Kamis (15/10) sekira pukul 14.00 WIB dari sebuah warung di Jalan Sisingamangaraja di depan Gang Kenanga. Sementara korban berinisial LS (47).

Kapolres Sibolga, AKBP Triyadi, melalui Kasubbag Humas, Iptu R Sormin mengatakan, dari hasil pemeriksaan, HL memosting foto tidak senonohnya bersama korban karena dilanda api cemburu. Korban diterangkan telah memiliki suami (Bersuami).

“Pelaku bermaksud tidak ingin ada orang lain yang mengganggu korban. Sementara akibat postingan itu, korban merasa malu sebab korban masih mempunyai suami,” kata Sormin, Rabu (21/10).

Kasus memalukan itu terungkap Minggu (30/8) sekira pukul 12.00 WIB. Teman korban mengatakan kepada korban bahwa di akun medsos korban terpampang foto korban tidak pakai busana bersama seorang laki-laki. Korban langsung terkejut dan mencari orang yang telah memosting foto itu serta melaporkannya kepada pihak kepolisian. “Laporan pengaduan diperbuat korban Kamis (15/10) sekira pukul 02.30 WIB,” imbuh Sormin.

Kepala Satuan (Kasat) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sibolga, AKP D Harahap, saat itu langsung memerintahkan Unit Opsnal (Tim Buru Sergap/Buser) untuk melakukan penyelidikan. Tidak sampai satu hari, orang yang memostinf foto tidak senonoh itu yang tak lain adalah HL, teman selingkuhan korban, berhasil diamankan. “HL diamankan Kamis kemarin pukul 14.00 WIB di depan sebuah warung milik warga warga di Jalan Sisingamangaraja, Gang Kenanga,” tutur Sormin.

Foto yang diposting HL, yakni foto mereka ketika mereka selesai melakukan hubungan badan pada Agustus 2020 di satu penginapan di Jalan Horas Sibolga. Tersangka HL telah ditahan di ruang tahanan polisi (RTP) Polres Sibolga. Tersangka melanggar kesusilaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (1) dan atau pasal 45 ayat (3) dari Undang-Undang (UU) RI Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi elektronik. “HL diancam hukuman paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp1 miliar,” pungkas Sormin. (mag-8/azw)

Peduli Kesehatan Babinsa dan Kepling, Dandim 0201/BS Bagikan Hand Sanitezer dan Bibit Eucalyptus

SERAHKAN: Dandim 0201/BS Letkol Inf. Agus Setiandar secara simbolis menyerahkan 100 hand sanitizer kepada Babinsa dalam acara penutupan Program TMMD ke-109. , di Kecamatan Medan Marelan, Rabu (21/10).
SERAHKAN: Dandim 0201/BS Letkol Inf. Agus Setiandar secara simbolis menyerahkan 100 hand sanitizer kepada Babinsa dalam acara penutupan Program TMMD ke-109. , di Kecamatan Medan Marelan, Rabu (21/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bintara Pembina Desa atau Babinsa dan kepala lingkungan termasuk garda terdepan dalam memutus rantai penularan pandemi Covid-19. Terlebih mereka berhubungan langsung dengan masyarakat, sehingga menjadi kelompok yang rentan terpapar virus.

SERAHKAN: Dandim 0201/BS Letkol Inf. Agus Setiandar secara simbolis menyerahkan 100 hand sanitizer kepada Babinsa dalam acara penutupan Program TMMD ke-109. , di Kecamatan Medan Marelan, Rabu (21/10).
SERAHKAN: Dandim 0201/BS Letkol Inf. Agus Setiandar secara simbolis menyerahkan 100 hand sanitizer kepada Babinsa dalam acara penutupan Program TMMD ke-109. , di Kecamatan Medan Marelan, Rabu (21/10).

Atas dasar itu, Komandan Kodim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar mengatakan, pihaknya merasa perlu memberikan hand sanitizer berbahan minyak atsiri eucalyptus dan bibit tanaman eucalyptus pada Babinsa dan kepala lingkungan.

“Distribusi hand sanitizer ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam mengurangi penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Babinsa dan kepala lingkungan merupakan garda terdepan pemerintah yang selalu berhubungan langsung dengan masyarakat,” kata dia dalam acara penutupan TMMD ke-109, di Kecamatan Medan Marelan, Rabu (21/10).

Menurutnya, hand sanitizer berbahan minyak atsiri eucalyptus dapat digunakan setiap saat ketika tidak ada sabun dan air mengalir di sekitar mereka setelah bersosialisasi dengan masyarakat. Guna mendukung ketersediaan minyak atsiri eucalyptus tersebut, personil Kodim 0201/BS juga melakukan penanaman di kawasan pengerjaan fisik program TMMD di kawasan Kelurahan Tanah Enam Ratus.

“Pengadaan hand sanitizer dan bibit eucalyptus ini merupakan hasil kerjasama PT. TPL dengan Pusat Kajian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Universitas Sumatera Utara (IPTEK USU),” terang Dandim.

Berdasarkan hasil penelitian IPTEK USU, sambung dia, euchalyptus memiliki kandungan senyawa aktif 1,8- cineole (eucalyptol) yang mampu menekan pertumbuhan berbagai jenis virus, termasuk Covid-19 dalam skala 80-100 persen. “Kita semua harus turut mengatasi pandemi Covid-19 ini dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, yang salah satunya mencuci tangan dengan sabun atau cairan hand sanitizer, memakai masker dan menjaga jarak,” ujarnya.

Pihaknya dalam kesempatan itu turut menanam bibit minyak atsiri eucalyptus. “Hand sanitizer berbahan dasar minyak atsiri eucalyptus menjadi pilihan yang cukup baik dan untuk ketersediaan bahan bakunya, maka bibit yang ditanam hari ini harus dijaga dengan baik agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” pesan Dandim yang selanjutnya menyerahkan hasil Program TMMD ke-109 Kodim 0201/BS kepada Pemko Medan.

Seperti diketahui, pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Kodim 0201/BS resmi ditutup, Rabu (21/10). Adapun Kelurahan Tanah Enam Ratus, Medan Marelan, dipilih sebagai lokasi sasaran fisik TMMD. Masyarakat diajak menjaga fasilitas yang telah dibangun tersebut. (rel/prn)

TEKS FOTO

Jaga Kamtibnas dan Pengamanan Aset PTPN III & Poldasu Jalin MoU

MOU: SEVP Business Support, Suhendri dan Kapoldasu, foto bersama usai menandatangani MoU. istimewa/sumu tpos.
MOU: SEVP Business Support, Suhendri dan Kapoldasu, foto bersama usai menandatangani MoU. istimewa/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) yang diwakili oleh SEVP Business Support, Suhendri dan Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Drs Martuani Sormin Siregar, Msi, menandatangani Nota Kesepahaman tentang Bantuan Pengamanan dan Pemeliharaan Keamanan serta Ketertiban di Lingkungan Wilayah Kerja PTPN IIII (Persero), serta Pedoman Kerja Pelaksanaan Nota Kesepahaman antara PTPN III (Persero) dan Kepolisian Daerah Sumatera di MAPOLDASU, Kamis (22/10).

MOU: SEVP Business Support, Suhendri dan Kapoldasu, foto bersama usai  menandatangani MoU. istimewa/sumu tpos.
MOU: SEVP Business Support, Suhendri dan Kapoldasu, foto bersama usai menandatangani MoU. istimewa/sumu tpos.

Penandatanganan disaksikan oleh Wakapolda Sumatera Utara, Pejabat Utama Poldasu, SEVP Operation 1 Adi Fitria dan SEVP Operation 2 Sudarma Bhakti Lessan, Kepala Bagian serta General Manajer PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

Dalam kesempatan itu Suhendri mewakili seluruh Direksi PTPN III (Persero) Holding Perkebunan, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Kapolda Sumatera Utara beserta jajarannya atas kerja sama yang telah terjalin baik selama ini, khususnya di bidang pengamanan aset dan pembinaan hukum terlebih disaat kondisi Pandemi COVID19 dan gejolak masyarakat karena isu Omnibus Law.

Suhendri menambahkan, secara terperinci wilayah kerja PTPN III yang beroperasi di areal ±150 ribu hektare dibagi menjadi 34 Kebun, 12 Pabrik Kelapa Sawit dan 6 Distrik, terletak di 12 Kabupaten dan Kota di Sumatera Utara, yang artinya berada di wilayah hukum 12 Polres dan Polresta Kepolisian Daerah Sumatera Utara.

Implikasi sinergi antara PTPN III dengan Poldasu melalui MoU ini, lanjutnya, adalah efisiensi dan optimalisasi dari pengelolaan aset negara yang berujung kepada maksimal return untuk Negara dan seluruh stakeholder.

Kapoldasu, Martuani Sormin dalam kesempatan itu mengucapkan rasa terima kasihnya kepada tim PTPN III dan Poldasu yang telah merumuskan bentuk kerja sama dalam MoU ini. “Pada kesempatan ini juga disampaikan bahwa seluruh kegiatan operasional PTPN III baik diminta atau tidak diminta wajib dibantu oleh seluruh anggota Polri, khususnya yang berada dibawah jajaran Poldasu. Diharapkan melalui penandatanganan MoU ini maka mekanisme bantuan dalam bentuk pengamanan dalam rangka menjaga Kamtibnas di seluruh wilayah kerja PTPN III semakin kondusif dan PTPN III dapat bekerja lebih maksimal sehingga dapat menambah devisa Negara,” harap Kapoldasu. (rel/ila)

Pemko Tebingtinggi Gelar Business Matching dan Launching Program Transportasi

TERIMA: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menerima tim Business Matching Penyaluran Kredit kepada UMKM dan Launching Program Transportasi Online serta Infaq Digital Andi Muhammad Yusuf.
 

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO-Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan membuka Business Matching dan Launching Program Transportasi Online serta Infaq Digital, di Gedung Balai Kota Tebingtinggi, Kamis (22/10).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional 5 Sumatera Utara, Andi Muhammad Yusuf, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Ibrabim dan para OPD Kota Tebingtinggi.

Wali Kota Tebingting Umar Zunaidi Hasibuan dalam sambutannya mengatakan, dalam rangka percepatan akses keuangan daerah Kota Tebingtinggi telah dibentuk Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan program Business Matching percepatan akses keuangan UMKM melalui optimalisasi penginputan data UMKM calon debitur KUR pada Sistem Informasi Kredit Program (SIKP).

“Program selanjutnya adalah akselerasi pembukaan atau kepemilikan rekening simpanan pelajar, dalam rangka mewujudkan One Student One Account (OSOA),” kata Umar.

Dijelaskan Umar Zunaidi, sebagai upaya mendukung program tersebut dilaksanakan Business Matching penyaluran kredit pada usaha mikro dan kecil, launching program transportasi online dan infaq digital di Kota Tebingtinggi. Tujuan dari program ini adalah meningkatkan kesempatan masyarakat UMKM dalam mengakses dan pemanfaatan layanan jasa keuangan.

“Lalu meningkatkan pengetahuan dan rasa aman layanan keuangan serta menambah kualitas pengetahuan produk dan layanan jasa keuangan. Kepada masyarakat yang menerima bantuan dari pemerintah melalui UMKM yang terpuruk saat pandemi Covid-19, agar bisa memanfaatkannya dengan sebaik baiknya,”pesan Umar Zunaidi.

Sementara itu, Kepala OJK Regional 5 Sumut Andi Muhammad Yusuf mengatakan, salah satu fokus pemerintah saat ini dalam Nawa Cita pembangunan Nasional, adalah pemerataan pembangunan yang berfokus pada pembangunan hingga ke seluruh daerah.

Salah satunya, melalui perluasan akses masyarakat ke sektor jasa keuangan formal, khususnya terhadap pelaku usaha dan masyarakat skala mikro dan menengah, yang selama ini masih termarjinalkan dan belum merasakan manfaat dari sektor jasa keuangan formal secara langsung.

“Upaya perluasan keterbukaan akses keuangan dimaksu tidak sekedar dengan memastikan ketersediaan akses masyarakat ke layanan dan produk sektor jasa Keuangan hingga ke seluruh daerah,” jelasnya. (ian)

80 Pegawai dan Honorer Kejari Karo Negatif Narkoba

TEST URINE: Kejari Karo, Denny Achmad ikut melakukan test urine.

KARO, SUMUTPOS.CO-Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karo melakukan test urine kepada 80 pegawai, dan honorer di lingkungan Kejari Karo.

  Hal ini dilakukan untuk mendeteksi secara dini penyalahgunaan narkotika di lingkungan Kejari Karo. Kepala Kejaksaan (Kajari), Denny Achmad, melalui Kasi Intel, Ifhan Lubis, mengatakan, test urine itu bertujuan untuk mengetahui, dan mendeteksi secara dini apakah ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan Kejari.  

 “Kegiatan ini akan dilakukan secara berkelanjutan,”ujar Denny Achmad, Kamis (22/10).

Dikatakannya, kegiatan tersebut merupakan program dari Kejaksaan Agung untuk seluruh satuan kerja, baik Kejaksaan Tinggi, dan Kejaksaan Negeri.

 “Sebanyak 80 orang jumlah kita yang melakukan test urine, terdiri dari pegawai, dan honorer. Hasil semuanya dinyatakan pihak BNNK Karo negatif,” pungkasnya. Test urine ini tetap dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19. (deo/han)

Warga Kebun Lada Tolak Pembangunan Pabrik Plastik, Lingkungan Kami Bukan Kawasan Industri

PENOLAKAN: Warga Lingkungan 3, Kelurahan Kebun Lada, menolak pendirian PT Primadaya Plastisindo pada mediasi yang digelar di Kantor Camat Binjai Utara.

BINJAI, SUMUTPOS.CO-Warga di Lingkungan 3, Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara, bersikeras tetap menolak rencana pendirian pabrik plastik oleh PT Primadaya Plastisindo. Mereka beralasan, lingkungan mereka bukan kawasan industri, dan hidup dari hasil pembibitan.

Hal itu disampaikan warga dalam mediasi yang digelar pihak Kecamatan Binjai Utara, Rabu (21/10). Bukan itu saja,  warga khawatir nantinya keberadaan pabrik plastik tersebut mengganggu aktivitas pembibitan yang selama ini jadi mata pencaharian mereka.

“Mengapa daerah kami yang dipilih, yang bukan wilayah pabrik. Kami khawatir, pabrik mengganggu penghasilan kami sebagai petani pembibitan yang sangat bergantung dengan kondisi alam,” kata Khairul Amri.

 “Kalau ada 1 pabrik pasti ada 2 pabrik. RTRW (rencana tata ruang wilayah) daerah kami bukan kawasan industri,” sambung dia.

 Ilham, warga Lingkungan 3, Kelurahan Kebun Lada yang lain juga menolak pendirian pabrik tersebut. Ilham menilai, aktivitasnya dapat mempengaruhi pembibitan. “Tolonglah lak Pak Camat tolak ini. Karena kami semua bekerja dengan bibit,” kata dia.

 “Sudah 30 tahun kami merintis usaha pembibitan. Niat kami untuk penghijauan sudah berjalan. Jangan gara-gara berdirinya pabrik ini, semua yang kami rintis jadi berakhir,” seru warga lain.

 Sementara, Camat Binjai Utara, Adri Rivanto menyatakan, pendirian pabrik ini masih tahap proses administrasi Pemerintah Kota Binjai. Kata dia, PT Primadaya Plastisindo sudah mengajukan sejumlah dokumen agar izin usahanya diproses. 

“Sebenarnya proses ini sudah lama dan terkendala masalah pandemi virus korona, sehingga terjadi pengunduran proses. Nah, ketika satu persatu dokumen mulai terpenuhi, seperti nota kesepahaman dengan pemko, Perwal 21 Tahun 2020 dan bukti izin dari warga, maka penolakan pun terjadi,” kata Adri.

 Dari pertemuan yang digelar tadi, lanjut Adri, warga ingin ketemu dengan Pemko Binjai untuk meminta jaminan. Apakah pabrik itu berdampak dengan lingkungan atau tidak.

 “Pertemuan ini akan kami fasilitasi. Kami akan koordinasi dulu dengan Dinas Lingkungan Hidup, PU, maupun Perkim,” beber Adri.

 Terkait Perwal 21 Tahun 2020, Adri menjelaskan, bahwa perwal itu mengatur tentang tata ruang. Di mana pabrik yang akan berdiri diberikan disinsentif atau dibebankan pajak yang besar dan tidak mendapat fasilitas dari pemerintah.

 “Artinya, soal lokasi tidak sesuai RTRW sudah tidak ada masalah. Karena pihak pengusaha setuju dengan disinsentif yang diberikan Pemko Binjai berdasarkan perwal tadi,” pungkas Adri.

 Sebelumnya, warga menggelar aksi protes atas rencana pendirian pabrik plastik di lahan kosong seluas sekitar 2 hektar yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Lingkungan I, Kelurahan Kebun Lada, Binjai Utara, Sabtu (17/10). Penolakan warga berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah yang disebutkan bahwa Kelurahan Kebun Lada merupakan kawasan pemukiman.

Bukan kawasan industri. Parahnya lagi, Kepling 3 berinisial MN diduga juga membohongi warga atas rencana tersebut.  Sebab, oknum Kepling tersebut menyatakan kepada warga rencana pembangunan gudang, bukan mendirikan pabrik pengolahan dan produksi. (ted/han)

El Adrian Shah Mengundurkan Diri, Aulia Ditunjuk Jadi Plt Ketua KNPI Medan

FOTO BERSAMA: El Adrian Shah foto bersama pengurus DPD KNPI Kota Medan usai rapat pleno di Medan Club, Senin (19/10).
FOTO BERSAMA: El Adrian Shah foto bersama pengurus DPD KNPI Kota Medan usai rapat pleno di Medan Club, Senin (19/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – El Adrian Shah mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPD KNPI Kota Medan. Pengunduran diri ini disampaikan El Adrian Shah saat rapat pleno DPD KNPI Kota Medan di Medan Club, Senin (19/10). Hadir dalam rapat pleno seluruh pengurus DPD KNPI Kota Medan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

FOTO BERSAMA: El Adrian Shah foto bersama pengurus DPD KNPI Kota Medan usai rapat pleno di Medan Club, Senin (19/10).
FOTO BERSAMA: El Adrian Shah foto bersama pengurus DPD KNPI Kota Medan usai rapat pleno di Medan Club, Senin (19/10).

Keputusan El Adrian Shah mengundurkan diri karena sesuai aturan organisasi tidak boleh rangkap jabatan. Karenanya, pasca menjabat sebagai Ketua KNPI Sumut El Adrian Shah pun memilih fokus untuk membesarkan KNPI Sumut. Begitupun El mengaku pasca pelantikan Ketua DPD KNPI Sumatera Utara kegiatan KNPI Sumut tidak dapat berjalan maksimal.

Hal ini menyusul adanya wabah Covid-19 yang melanda Sumatera Utara termasuk juga sebahagian besar daerah di Indonesia dan bahkan dunia. “Kita dilanda wabah Covid-19 sehingga kegiatan terhenti sama sekali. Selama delapan bulan lebih wabah Covid-19 ada. Baru 2 bulan terakhir inilah aktivitas bisa kembali dilakukan,” ujarnya El saat rapat pleno yang dipimpin Khairuddin Aritonang dan dr Syafrizal.

Dalam kesempatan itu El juga menyampaikan sejumlah pencapaian DPD KNPI Kota Medan di masa kepemimpinannya. Salah satunya, KNPI Medan telah memiliki aset berupa gedung kantor DPD KNPI Kota Medan yang berada di Jalan Nibung II Medan Petisah.

“Itu adalah buah hasil kerja kepengurusan dua periode selama saya memimpin KNPI Kota Medan. Karena itu, saya berharap pengurus KNPI Medan yang akan datang bisa merawat dan menjaga gedung tersebut. Bisa memanfaatkannya untuk aktivitas pengembangan kepemudaan di Kota Medan,” harap El.

Setelah melepaskan jabatan sebagai Ketua KNPI Medan, El menunjuk Aulia Hanif Parinduri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KNPI Kota Medan. Keputusan ini diambil setelah forum rapat pleno yang dipimpin Khairuddin “Choky” Aritonang memberikan penghormatan kepada El Adrian Shah untuk menunjukan figur pengganti dirinya untuk memimpin KNPI Medan sebagai Plt.

Selain Aulia, pleno juga memilih Erwinsyah Hasibuan secara aklamasi sebagai Plt Sekretaris DPD KNPI Kota Medan menggantikan Edy Syahputra yang mengundurkan diri karena terpilih menjadi anggota DPRD Medan. Aulia Hanif Parinduri merupakan Bendahara DPD KNPI Kota Medan periode sebelumnya. Saat ini Aulia tercatat sebagai Wakil Ketua DPD KNPI Kota Medan Bidang Agama.

Sementara itu, Aulia Hanif Parinduri yang dipercaya sebagai Plt Ketua KNPI Kota Medan mengaku sangat berterima kasih kepada El Adrian Shah. Menurut Aulia sosok El telah banyak berkontribusi untuk kepemudaan di Kota Medan. “Saya ucapkan terima kasih kepada Bang El atas keteladanan beliau selama 2 periode menjadi Ketua DPD KNPI Kota Medan. Seluruh unsur pemuda patut bangga dengan beliau atas dedikasinya yang luar biasa demi kemajuan DPD KNPI di Kota Medan,” ujar Aulia.

Dalam kesempatan itu Aulia pun menyatakan kesiapannya untuk menjalankan tugas dan ketentuan organisasi KNPI. “Kita siap menjalankan tugas sebagaimana yang telah ditentukan oleh organisasi. Kami berharap Bang El, terus membina kami sebagai pemuda. Apalagi beliau kan Ketua DPD KNPI Sumut, pungkasnya.

Pasca terpilihnya Aulia sebagai Plt Ketua DPD KNPI Kota Medan, El Adrian Shah pun mengharapkan Aulia dapat segera menggelar konsolidasi dengan pengurus KNPI Kecamatan Se-Kota Medan.

“Saat ini ada 8 DPK yang segera melaksanakan Muscab. Jadi hal ini harus menjadi perhatian serius Saudara Aulia. Kedua, melaksanakan Musyawarah Daerah DPD KNPI Kota Medan selambat-lambatnya bulan April 2021 sesuai dengan AD/ART KNPI. DPD KNPI Kota Medan harus menjadi contoh pelaksanaan aturan organisasi bagi daerah lainnya,” harapnya. (adz/ila)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah, Bupati Langkat: Jadikan Momentum untuk Bermanfat Bagi Orang Lain

LANTIK: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA melantik Pengurus PD MTP IPHI Langkat 2020-2025 di sela-sela peringatan Maulid Nabi 1442 Hijriah.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO-Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1442 Hijriah, jadikan sebagai momentum untuk memberikan manfaat bagi orang lain. Salah satunya, menjadi contoh tauladan dalam upaya memutus mata rantai Covid-19.

Demikian disampaikan Bupati Langkat, Terbit Rencana PA  dalam sambutannya pada peringatan Maulid Nabi di Pendopo Jentera Malay Rumdis Bupati Langkat, Stabat, Rabu (21/10)

Bupati meminta kepada segenap jajaran Pemkab Langkat untuk menjadi tauladan dalam mematuhi protokol kesehatan diberbagai kesempatan dan juga di tengah–tengah masyarakat.

Bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat Langkat, untuk membentuk pribadi yang berakhlakul karimah. Baik kepada diri sendiri, orang lain dan alam sekitar. Termasuk memeperbaiki ahklak kepada Allah SWT.

Menurutnya, masih merebaknya pandemi Covid 19 ini, akibat belum baiknya akhlak kita. Yakni, tidak mengikuti anjuran amirul mukminim (pemerintah) untuk menerapkan  protokol kesehatan secara baik.

Peringatan Maulid Nabi yang digelar Pemkab Langkat ini juga dirangkai pelantikan Pengurus Daerah Majelis Taklim Perempuan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PD MTP IPHI) Kabupaten Langkat periode 2020-2025.

Bupati berharap, PD MTP IPHI dapat bersinergi dengan Pemkab Langkat dan organisasi wanita yang ada, untuk bersama memberikan pengabdiannya bagi masyarakat Langkat.

Peringatan Maulid Nabi ini diisi tausiah oleh ustad DR.H.Azhar Sitompul dengan mengambil tema, mensyukuri nikmat Allah SWT.

Sekdakab Langkat Dr.H.Indra Salahudin dalam  laporan kegiatannya mengatakan, pelaksanaan  Maulid Nabi ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19. Undagan yang hadir dibatasi dan tidak lebih dari 150 orang, peserta dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, wajib pakai masker. (yas/han)

Terluka Saat Pengamanan Unras, 28 Personel Polisi Diberi Penghargaan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Martuani Sormin memberikan penghargaan kepada 28 personel yang terluka saat melaksanakan pengamanan unjuk rasa Cipta Kerja (Omnibus Law). Penghargaan berupa piagam itu, berdasarkan Surat Keputusan Nomor: KEP/1473/X/2020 saat pelaksanaan apel pagi di Lapangan KS Tubun Mapolda Sumut, Kamis (22/10).

Adapun, ke-28 personel yang menerima penghargaan atas dedikasi dan loyalitasnya dalam melaksanakan tugas pengamanan unjuk rasa Omnibus Law di wilayah Sumut, terdiri dari Polda Sumut sebanyak 8 personel.

Kemudian, Polrestabes Medan 8 personel, Polres Pematangsiantar 4 personèl, Polres Sidimpuan 4 personel, Polres Labuhanbatu 3 personel, dan Polres Batubara 1 personel.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, ke-28 personel Polda Sumut dan jajaran yang menerima penghargaan karena terluka saat laksanakan pengamanan unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja Omnibuslaw beberapa waktu lalu sebagai bentuk penghargaan dari institusi kepada setiap anggota yang berprestasi.

Kapoldasu menambahkan, personel yang menerima penghargaan sebagai bentuk representasi keberhasilan dan kinerja dalam pengamanan menjaga kamtibmas. Bahkan, kinerja personel Polda Sumut menjadi sorotan di seluruh polda-polda lainnya se Indonesia yang dinilai mampu menjalankan tugas secara humanis dan heroik saat pengamanan unjuk rasa. “Kepada 28 personel yang mendapat penghragaam ini, saya atas nama pribadi mengucapkan terima kasih,” ujarnya.

Dalam kasus aksi anarkis saat unjuk rasa Omnibus Law, Martuani menegaskan, Polrestabes Medan telah menangkap tiga pelaku pembakaran mobil dinas milik Polda Sumut dan Pemerintah Provinsi Sumut.”Oleh karena itu tidak ada satupun yang boleh melecehkan institusi ini (Polri). Dan untuk pengamanan ke depan kita harus lebih siap dan siaga. Saya tegaskan para perwira harus mampu menyiapkan anggotanya dengan selalu menjaga kesehatan. Apalagi tengah situasi pandemi ini tugas kita tetap padat maka dari itu kita harus kuat dan tetap sehat,” pungkasnya. (mag-1/ila)

Peringatan HSN 2020, Bupati Langkat: Tetap Jadi Kebanggan Umat dan Bangsa

SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan bantuan kepada guru di Ponpes Modern Darul Ulum Al-Muhajirin, Desa Padang Cermin, Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO-Sejak dahulu hingga kini, Langkat telah dikenal  masyarakat dunia  sebagai negerinya para ulama. Karena itulah, Pemerintah Daerah Kabupaten Langkat tidak menginginkan kerelegiusan tersebut punah dari Negeri Bertuah ini

Hal itu disampaikan Bupati Langkat, Terbit Rencana PA saat bertindak sebagai Inspektur Upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2020, di Ponpes Modern Darul Ulum Al Muhajirin, Desa Padang Cermin, Kamis (22/10)

Melalui amanah masyarakat yang diberikan selama lima tahun, dirinya mengupayakan  masyarakat Langkat semakin religius, melalui pencapaian visi misinya. Salah satu upaya nyata tersebut, adalah mendukung sekaligus memberikan motivasi kepada para guru dan santri yang ada di Kabupaten Langkat.

Sebagai bukti nyata, memberangkatkan 1 orang guru naik haji serta mengumrohkan 6 orang santri Pesantren secara gratis dari dana pribadi. Ibadah haji diberikan kepada Kepala Sekolah  Aliyah Ponpes Modern Darul Ulum Al- Muhajirin, Yayuk Susanti. 

Bupati Langkat juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas Ponpes Modern Darul Ulum Al- Muhajirin, dengan kapasitas  2  lantai terdiri dari  24 lokal.

Bupati  Langkat dalam arahannya mengatakan, peran dan fungsi para lulusan pondok pesantren telah memberikan pengabdian yang besar, dalam masa perjuangan meraih dan mengisi kemerdekaan.

Hal ini adalah kebanggaan bangsa, yang diharapkan menjadi motivasi yang kuat, bagi pimpinan yayasan, pimpinan pondok, para tenaga pendidik serta seluruh santri agar menjaga integritas kemuliaan pondok pesantren, sehingga tetap menjadi kebanggaan umat dan bangsa.

“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya ucapkan selamat Hari Santri kepada seluruh keluarga besar Pondok Pesantren yang ada di Langkat, semoga Pesantren tetap dan terus menjadi kebanggaan ummat, dalam mencetak generasi muda yang kuat secara iman, ilmu dan amal. Sehingga kereligiusan Langkat tetap terawat dan terjaga,” imbuhnya

Bupati Langkat juga berpesan kepada para santri, untuk terus belajar dengan tekun,  membekali diri dengan ilmu dan akhlak,  menjaga adab dengan seutuhnya.

Bupati Terbit Rencana PA juga mengajak seluruh pesantren di Langkat ikut serta dalam upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19, dengan menjadi contoh tauladan mematuhi anjuran pemerintah menerapkan  protokol kesehatan.

“Mari sama kita patuhi Prokes Covid-19, serta bersama berdoa meminta pertolongan Allah SWT, agar wabah ini lekas berakhir dan kita semua sehat. Sehingga terwujudnya santri sehat Indonesia kuat, sesuai dengan tema yang diusung,”kata Bupati

Kakan Kemenag Langkat  Zulfan Efendi, usai upacara mengatakan pelaksanaaan upacara ini dengan menerapkan Prokes Covid-19, serta  berterimah kasih kepada Bupati Langkat beserta jajaran, yang telah hadir pada peringatan HSN.

Peringatan HSN yang dilaksanakan setiap 22 Oktober ini, kali ini dirangkaikan zikir dan doa bersama dengan  para santri untuk mendoakan bangsa ini segera terbebas dari Covid-19.(yas/han)