26 C
Medan
Friday, April 10, 2026
Home Blog Page 4109

PGN dan Gas Bumi Dukung Kawasan Industri

Untuk Pertumbuhan Ekonomi

TINJAU: Karyawan PGN sedang meninjau industri baja yang menjadi pelanggan gas bumi, beberapa waktu yang lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) berkomitmen dan konsisten untuk mendukung nilai tambah dan pertumbuhan perekonomian nasional melalui perluasan optimalisasi utilitas gas bumi. PGN menjalankan bisnis gas bumi secara terintegrasi tidak hanya penyaluran gas bumi dengan moda infrastruktur pipa saja, tetapi termasuk pengelolaan CNG dan LNG, untuk memenuhi kebutuhan gas di Indonesia yang meliputi 17 provinsi dan 66 kabupaten/ kota.

Sekretaris Perusahaan PGN, Rachmat Hutama menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia didorong oleh sektor industri, PGN dalam hal ini memenuhi kebutuhan gas bumi dengan harga yang kompetitif. 

“Sektor industri berkontribusi sekitar 40% dari struktur ekonomi nasional. Oleh karena itu, PGN terus berupaya mendukung daya saing melalui efisiensi pada penggunaan bahan bakar, dengan menyalurkan gas bumi ke berbagai wilayah, maupun di Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus. Saat ini, PGN telah melayani di sekitar 41 Kawasan Industri dari 87 Kawasan Industri nasional yang ada,” jelas Rachmat.

“Selama tahun 2019, untuk mendukung pemanfaatan gas bumi dan efisiensi penggunaan bahan bakar, PGN menambah wilayah penyaluran gas bumi ke berbagai sektor industri, seperti di Dumai, PKC dan Purwakarta-Subang. Sebagai contoh, saat ini lebih dari 128 industri di 8 Kawasan Industri di wilayah Bekasi telah menggunakan gas bumi PGN,” imbuh Rachmat.

Berdasarkan volume penyaluran gas bumi ke pelanggan, segmen pelanggan komersial–industri memiliki porsi penyaluran gas bumi paling besar, yang menyerap gas bumi sebesar 99,4% dari total penyaluran gas bumi PGN.

“Ke depan, PGN siap mendukung program pengembangan Kawasan Industri sebagai penggerak ekonomi sesuai dengan RJPMN 2020-2024, yang salah satunya Kawasan Industri Batang. Kemungkinan ke depan, dilaksanakan setelah selesainya pembangunan jalur pipa gas bumi Cirebon-Semarang, PGN akan mengembangkan infrastruktur gas CNG ataupun LNG. Selain itu, PGN akan membangun dan mengelola pipa gas di ruas Sei Mengkei – Dumai untuk mendorong pertumbuhan Kawasan Industri baru di sepanjang jalur pipa tersebut,” jelas Rachmat.

Menurut Rachmat, Kawasan Industri telah menjadi senada dengan proses industrialisasi dan dianggap sebagai alat yang kuat untuk menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan pertumbuhan ekonomi. 

Selaras dengan komitmen tersebut, PGN sebagai subholding gas juga dalam proses penyelesaian implementasi kebijakan harga gas terhadap industri tertentu sebesar USD 6 per MMBTU sesuai dengan Kepmen ESDM 89.K/ 2020. Komitmen ini optimis akan memberikan dampak positif dalam rangka pemulihan perekonomian industri nasional yang sempat terpukul akibat pandemik COVID-19.

Rachmat mengungkapkan bahwa dengan harga USD 6 per MMBTU sesuai Kepmen ESDM, industri penerima manfaat yang menggunakan gas bumi sebagai energi pokok diperkirakan dapat memperoleh efisiensi yang cukup signifikan.

”Oleh karena itu, PGN grup sebagai penyalur gas utama konsisten untuk melakukan monitoring kehandalan pasokan dan kondisi operasional jaringan pipa gas agar pemenuhan kebutuhan gas tidak terhambat,” imbuh Rachmat.

Sebagai contoh, industri keramik menargetkan untuk mendongkrak daya saing, sementara industri sarung tangan karet harus produksi lebih karena permintaan sarung tangan karet yang tinggi di tengah pendemi. 

“Dengan harga gas murah, tentu akan menurunkan beban pokok produksi, sebagai katalis positif untuk memacu efisensi dalam proses produksi. Selanjutnya, dapat meningkatkan ekspansi investasi dalam rangka memenuhi permintaan domestik yang mulai kembali menggeliat, ekspansi pabrik untuk menyerap tenaga kerja dan memacu pengembangan produk ekspor,” ujar Rachmat.

Selain itu, diharapkan komitmen PGN ini dapat mendukung target-target pelaku industri tertentu yang masih berjuang akibat pandemik COVID-19 dan menurunnya perekonomian global. 

“Kami berharap serapan gas dengan harga yang kompetitif, benar-benar dapat optimal dimanfaatkan untuk bisa memulihkan kembali kegiatan operasi,” ujar Rachmat.

Menurut Rachmat, industri penerima manfaat harga gas USD 6 per MMBTU, pelan-pelan akan menunjukkan progress yang semakin baik mulai pertengahan Agustus ini. Penurunan harga gas untuk industri tertentu yang seiring dengan stimulus program pemerintah, juga diharapkan dapat memberi kontribusi dalam upaya pemulihan ekonomi nasional. Rachmat berharap dari sisi daya beli masyarakat akan kembali menggeliat agar optimisme kegiatan perekonomian industri meningkat.

Pengelolaan pipa transmisi dan distribusi yang telah lebih dari 10.100 km dan akan terus dikembangkan untuk mendukung kehandalan penyaluran gas bumi di berbagai wilayah. Dengan terkoneksinya masyarakat dengan jalur pipa gas, PGN optimis dapat meningkatkan pemanfaatan gas bagi sektor industri di wilayah baru untuk mendorong tumbuhnya titik-titik pusat ekonomi baru. (rel/ram)

Minta Dukungan Pembangunan Monumen T Amir Hamzah, MUI dan Ormas Islam Langkat Audiensi ke DPRD

SERAHKAN: MUI dan Ormas Langkat menyerahkan petisi kepada pimpinan DPRD Langkat pada saat audiensi. ILYAS EFFENDY/ SUMUR POS.
SERAHKAN: MUI dan Ormas Langkat menyerahkan petisi kepada pimpinan DPRD Langkat pada saat audiensi. ILYAS EFFENDY/ SUMUR POS.
SERAHKAN: MUI dan Ormas Langkat menyerahkan petisi kepada pimpinan DPRD Langkat pada saat audiensi. ILYAS EFFENDY/ SUMUR POS.
SERAHKAN: MUI dan Ormas Langkat menyerahkan petisi kepada pimpinan DPRD Langkat pada saat audiensi. ILYAS EFFENDY/ SUMUR POS.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama sejumlah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam Kabupaten Langkat melakukan audiensi ke DPRD Kabupaten Langkat, Jumat (7/8).

Audensi tersebut merupakan tindaklanjut dari pernyataan sikap menolak Rancangan Undang–Undang Haluan Idiologi Pancasila (RUU HIP) pada 1 Juli 2020 lalu.

“Audensi ini merupakan tindak lanjut dari orasi sikap penolakan RUU HIP, sebagai sikap mendukung penolakan yang diinstruksikan oleh MUI Pusat,”ujar Plt. Ketua MUI Langkat, H.Zulkifli A Dian di ruang rapat Paripurna DPRD Langkat, Stabat.

MUI dan Ormas Islam Langkat juga meminta DPRD untuk mendukung dan mempelopori sepenuhnya pembangunan monumen sejarah pembantaian pahlawan nasional, T. Amir Hamzah bersama 26 orang lainnya oleh PKI di Desa Kwala Begumit, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat.

Plt. Ketua MUI Langkat juga meminta, agar DPRD meneruskan aspirasi mereka terkait pemberantasan perjudian dan peredaraan narkoba kepada Kapolres Langkat.

Menangapi penyataan tersebut, Ketua Fraksi Golkar H. Munhasyar, mengatakan, pihaknya mendukung pembangunan monument tersebut, apabila diusukan oleh SKPD terkait.

“Jika sudah diusulkan kapan akan dibangun dan letak monumentnya sudah ditentukan, kami pasti akan mendukungnya,”terang Munhasyar.

Penyampaian aspirasi tersebut, juga ditandai dengan penandatanganan petisi oleh MUI dan Ormas Islam. Kemudian, diserahkan kepada wakil ketua DPRD Antoni Ginting dan Donny Setha disaksikan anggota DPRD lainnya., Ketua fraksi Golkar H. Munhasyar, Ketua Fraksi Grindra Dede Pradesa, ketua faksi PDI P Romelta ginting, Ketua fraksi PAN M Salam Sembiring, ketua fraksi Nasdem H.Ajai Ismail dan Ketua fraksi KPK Fatimah, serta Ketua DMI Langkat Iskandar Sugianto, PD Muhammdiyah Langkat Thantawi J.MA, ketua Al-Washilyah Langkat H.Bahrum Jamil, BKPRMI Langkat Edy Syahputra, Ketua LPD Suria Handoko serta perwakilan seluruh Ormas Islam se Langkat (yas/han)

Grab Percepat Transformasi Digital UMKM Medan Melalui 6 Solusi

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengikuti Webinar Peluncuran Program #TerusUsaha untuk Digitalisasi UMKM Sumut.(ist)
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengikuti Webinar Peluncuran Program #TerusUsaha untuk Digitalisasi UMKM Sumut.(ist)
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengikuti Webinar Peluncuran Program #TerusUsaha untuk Digitalisasi UMKM Sumut.(ist)
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengikuti Webinar Peluncuran Program #TerusUsaha untuk Digitalisasi UMKM Sumut.(ist)

‎MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyambut baik transformasi digital UMKM di Kota Medan, yang dilakukan Grab. Hal ini, dinilai ampuh mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor UMKM dimasa pandemi COVID-19 ini.

Hal itu, diungkapkan oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dalam Peluncuran Program #TerusUsaha untuk Digitalisasi UMKM Sumut melalui diskusi Webinar bersama Grab dan wartawan di Medan, Selasa (11/8) siang.

Edy sangat mengapresiasi solusi #TerusUsaha yang diberikan Grab guna membantu UMKM di Sumut. Dengan ini, mampu menyelamatkan UMKM dari zona keterpurukan yang terimbas dari dampak COVID-19 ini.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara merancang berbagai strategi guna mendorong digitalisasi UMKM yang terkena dampak pandemi COVID-19, salah satunya dengan mengalokasikan dana khusus untuk membantu UMKM UNTUK meningkatkan kapasitas serta daya saing koperasi dan UMKM,” kata Edy.

Selain itu, Edy mengungkapkan peran swasta dalam hal ini Grab juga sangat diharapkan bisa membangkitkan kinerja usaha koperasi dan UMKM yang terdampak pandemi COVID-19 di Sumut.

“Saya juga sangat mengapresiasi rangkaian solusi digitalisasi yang dihadirkan Grab melalui #TerusUsaha yang tentunya bisa jadi penyelamat bagi banyak pihak. Terakhir, saya juga mengajak para UMKM untuk merangkul digitalisasi agar tercipta perekonomian yang lebih baik di masa depan,” pungkasnya.

Sektor UMKM di Sumatera Utara merupakan tulang punggung perekonomian lokal dengan kontribusi ekonomi sebesar 67%. Temuan dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara mengungkapkan bahwa pekerja lepas dan UMKM yang didukung teknologi Grab berkontribusi sebesar Rp2,66 Triliun bagi perekonomian Sumatera Utara pada 2018.

Riset terbaru yang dilakukan pada 2020 juga menunjukkan peran UMKM dalam membuka lapangan pekerjaan, dengan 21% responden mengaku bisa menambah karyawan saat bisnisnya berkembang. Namun faktanya, pandemi membuat 672.000 UMKM di Sumatera Utara mengalami gangguan operasional, termasuk penutupan bisnis. Hal ini menandakan pentingnya digitalisasi untuk membantu UMKM dapat bertahan dan juga mempercepat pemulihan ekonomi Sumatera Utara.

Head of West Indonesia Grab Indonesia, Richard Aditya, menjelaskan peran program #TerusUsaha dalam mendukung terciptanya ekonomi digital untuk mempercepat pemulihan ekonomi Sumatera Utara.

“Dukungan kepada seluruh UMKM di Sumatera Utara sangat perlu dilakukan untuk memastikan mereka dapat bertahan, mengingat kontribusi ekonomi sektor ini yang sangat signifikan. Dengan adanya perubahan perilaku dan kebiasaan konsumen di masa pandemi, digitalisasi menjadi sangat mendesak,” kata Ricard.

Ricard mengungkapkan Program #TerusUsaha yang sejalan dengan komitmen jangka panjang GrabForGood kami harapkan dapat memberikan solusi konkret.”Kemudian juga, membawa semangat baru bagi para pelaku UMKM untuk bangkit dan menyongsong era tatanan kehidupan baru ini,” jelasnya.

Program #TerusUsaha: 6 Solusi Grab untuk Percepatan Digitalisasi UMKM Sumatera Utara

1) Meningkatkan Visibilitas dan Permintaan

Digitalisasi Pedagang Pasar Tradisional dengan GrabMart: Grab bermitra dengan PD Pasar Jaya untuk mendigitalisasi 5 pasar tradisional di Medan agar mereka dapat terus melayani pelanggan yang kebanyakan beraktivitas dari rumah.

Selain itu ada juga 1 pasar lain yang juga hadir dalam layanan GrabMart, yakni Pasar Bakti, Pasar Kwala Bekala, Pasar Petisah, Pasar Pringgan, Pasar Sei Sikambing dan Pasar Medan Tembung. Para pembeli bisa memesan seluruh kebutuhan harian dari ratusan pedagang tradisional melalui layanan GrabMart dalam aplikasi Grab.

Teknologi Membuka Kesempatan Usaha Mitra Merchant dan Agen di Medan. Riset tersebut juga menjelaskan 13% mitra merchant GrabFood Medan terinspirasi untuk memulai bisnisnya karena adanya GrabFood dan 16% mitra merchant menggunakan GrabFood saat pertama kali memulai bisnisnya.

Seiring dengan tumbuhnya bisnis mitra merchant GrabFood dan agen GrabKios, mereka juga menyerap tenaga kerja dari komunitas mereka. 21% mitra merchant GrabFood dan 7% agen GrabKios di Medan menambah hingga 2 pegawai baru sejak bergabung dengan Grab.

Peningkatan Pendapatan & Pemasukan Mitra Pengemudi, Merchant dan Agen Medan. Mitra merchant GrabFood dan agen GrabKios Medan yang disurvei juga melihat peningkatan pendapatan hingga 32% menjadi Rp52,2 juta per bulan, sedangkan rata-rata pendapatan agen GrabKios Medan meningkat 9% menjadi Rp13,5 juta per bulan sejak bergabung.

Selanjutnya, Sebanyak 44% mitra merchant GrabFood Medan juga mengaku tidak perlu penambahan modal untuk meningkatkan bisnisnya. Peningkatan penghasilan yang sangat signifikan pun dirasakan oleh mitra pengemudi GrabCar dan GrabBike dengan peningkatan pendapatan hingga 103% menjadi Rp7,3 juta per bulan dan 114% menjadi Rp3,8 juta per bulan setelah bergabung dengan Grab.

“Peningkatan ini membuat mereka bisa menabung dan membuka akses keuangan lainnya, seperti produk investasi dan pinjaman. Sejumlah 24% mitra pengemudi GrabBike dan 10% mitra pengemudi GrabCar di Medan baru membuka rekening tabungan pertama ketika bergabung dengan Grab,” sebut Ricard.

Riyadi Suparno, M.Sc, Direktur Eksekutif, Tenggara Strategics mengungkapkan bahwa gig economy mempunyai peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi. “Saat Sumatera Utara mulai beradaptasi untuk menyambut era pasca COVID-19, kami percaya bahwa platform seperti Grab dan sektor gig economy dapat mendukung proses pemulihan ekonomi. Kesiapan secara digital akan menjadi lebih penting dalam era new normal. Grab dapat membantu bisnis beradaptasi dengan beralih secara online menuju layanan seperti GrabFood dan GrabKios. Meskipun masih ada banyak ketidakpastian ekonomi di waktu yang akan datang, kami percaya gig economy akan memainkan peran penting dalam membantu mempertahankan mata pencaharian,” jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, Edliaty Siregar menyambut baik program #TerusUsaha yang diluncurkan Grab pada hari ini. “Pemerintah sepanjang tahun 2019 sudah membantu mempermudah penerbitan izin usaha agar lebih banyak lagi pelaku UMKM yang muncul di Kota Medan. Untuk menjalani adaptasi kebiasaan baru, perlu strategi khusus untuk membantu para pelaku UMKM bertahan di tengah pandemi ini,” tutur

Ia mengatakan Grab sudah mendukung pelaku UMKM melalui program pelatihan dan layanan digital dalam membantu usaha mereka sehingga mereka dapat bersaing dan lebih percaya diri dalam mengembangkan usahanya. Melalui komitmen Grab, diharapkan dapat membantu pengusaha kuliner di Medan dalam keadaan serba sulit ini.

“Perlu ada komitmen bersama antara pemerintah dan Grab untuk membantu UMKM lokal dalam mengembangkan pasarnya guna mewujudkan UMKM yang kuat. Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Grab sebagai wujud komitmen dalam mendukung pemerintah dalam mengembangkan UMKM di Medan agar mereka memiliki semangat untuk #TerusUsaha,” jelasnya.

Buka Banyak Lapangan Pekerjaan di Tengah Pandemi Qonitah Azzahra (25) sudah membantu orang tuanya berjualan busana muslim sejak SMA. Wirausahawan asal Medan ini merasakan perubahan bisnis dari offline ke online selama menjalankan usaha.

Toko busana muslim milik keluarganya ini dulu hanya melayani para pembeli yang datang ke toko sampai tahun 2017. “Setelah lulus kuliah di Universitas Indonesia, saya kembali ke Medan dan mulai kembali usaha busana muslim bernama Qonitah Project. Saya mulai belajar jualan online karena melihat kebiasaan masyarakat Medan yang terbiasa belanja lewat smartphone,” katanya.

Untuk pengantaran pesanan pelanggan sehari-hari, Qonitah mengaku menggunakan GrabExpress karena tahu mitra pengantarnya harus memberikan foto barang saat sudah sampai di tangan pembeli. Ini membuat saya yakin kalau barang yang saya jual aman. Saat ini, Qonitah Project sudah punya 6 karyawan yang membantu saya di toko.

“Pada masa pandemi ini, usaha saya memang terkena dampak, namun saya tetap bisa mempertahankan penjualan dan malah bisa menambah 3 karyawan kontrak guna membantu melayani pesanan yang melonjak pada Hari Raya Idul Fitri lalu. Seiring berkembangnya bisnis, saya sekarang sudah cukup percaya diri untuk segera memulai usaha lain di bidang kuliner karena melihat bisnis ini sangat berkembang di Medan berkat adanya GrabFood,” jelasnya.(gus)

Djarot: Wakil Bobby dari Gerindra

MEDAN, SUMUTPOS.CO– Peluang Aulia Rahman mendampingi Bobby Afif Nasution di Pilkada Medan 2020 semakin besar. Jika sebelumnya DPP Partai Gerindra menyebut Aulia Rahman akan dipasangkan menjadi wakil wali kota mendampingi menantu Presiden Jokowi itu, kemarin PDI Perjuangan Sumut memberi sinyal serupa.

Rencananya, partai berlambang banteng bermoncong putih itu akan mengumumkan kembali calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung, termasuk di Pilkada Medan pada hari ini, Selasa (11/8/2020). Namun begitu, Djarot Saiful Hidayat, Ketua PDI Perjuangan Sumut yang baru didefenitifkan, sudah mengungkap tanda-tanda bahwa Aulia Rahman yang merupakan kader muda Partai Gerindra, bakal mendampingi Bobby Nasution.

“Untuk Bobby nantinya saya kira, akan didampingi sosok kader muda dari Partai Gerindra,” sebut Djarot dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sumut Pos, Senin (10/8/2020).

Ia menyampaikan, pada hari ini DPP PDI Perjuangan akan mengumumkan pasangan yang diusung di 13 daerah termasuk Kota Medan. Selain Medan, sambung Djarot, PDIP akan mengumumkan bakal pasangan calon kepala/wakil kepala daerah Asahan, Simalungun, Nias Utara, Sibolga, Binjai, Tanjung Balai. Kemudian Labuhanbatu Utara, Toba Samosir, Karo, Pakpak Bharat, Humang Hasundutan dan Nias Barat. “Jumlah kader internal yang diusung pada daerah-daerah tersebut sebanyak 90 persen,” ujar anggota DPR RI ini.

Diungkapkannya, ia mendapatkan instruksi langsung dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri untuk melakukan koordinasi  seluruh sumber daya organisasi partai agar dapat memenangkan pilkada. “Membangun kerjasama dan kolaborasi yang sinergis antara kekuatan mesin partai dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan partai koalisi dan para relawan pemenangan di 23 daerah pilkada,” katanya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh unsur partai untuk terus bergerak ke arah konsolidasi pemenangan melalui konsolidasi ideologi,  konsolidasi organisasi dan konsolidasi kader. “Turun ke bawah, serap aspirasi dan persoalan yang dihadapi rakyat serta solusi pemecahannya,” pungkasnya.

DPC Harapkan Robi Barus Jadi Wakil Bobby

Sebelumnya, Sekretaris DPC PDIP Medan, Robi Barus mengaku belum dapat memasttikan, apakah bakal calon Wali Kota dan Wakil Walikota Medan akan ikut diumumkan DPP PDI Perjuangan hari ini. “Besok (hari ini) DPP akan umumkan kembali paslon kada untuk beberapa daerah yang ikut Pilkada serentak, besok pengumuman tahap ketiga. Soal apakah Medan akan ikut diumumkan di tahap III besok, kita di DPC (PDIP Medan) pun belum tahu, belum ada info soal itu. Kita lihat saja besok,” ucap Robi Barus kepada Sumut Pos, Senin (10/8).

Namun begitu, kata Robi, masuk atau tidaknya Paslon Kada Kota Medan pada pengumuman tahap III hari ini, tidak akan menjadi masalah bagi pihaknya di DPC. “Kalau tak di tahap III, mungkin bisa di tahap IV. Intinya, tak mungkin lama lagilah, kan besok sudah tanggal 11 (Agustus), sedangkan pendaftaran kan tanggal 4 September sudah dimulai. Artinya, kurang dari 1 bulan lagi pasti sudah diumumkan. Walaupun begitu, mudah-mudahan saja besok sudah bisa diumumkan untuk Kota Medan,” tandasnya.

Senada dengan Robi, Bendahara DPC PDIP Medan, Boydo HK Panjaitan juga mengatakan, belum ada kepastian apakah pengumuman hari ini akan turut mengumumkan Paslon Kada untuk Kota Medan atau tidak. Sebab selain Medan, masih ada 16 Kabupaten/Kota lainnya yang belum diumumkan oleh DPP PDIP. “Total yang ikut Pilkada di Sumut kan ada 23 Kabupaten/Kota, yang sudah diumumkan di tahap pertama ada 4, di tahap kedua ada 2, jadi total baru 6. Artinya masih ada 17 Kabupaten/Kota lagi yang belum diumumkan, termasuk Medan. Bisa saja besok Medan masuk diantara yang akan diumumkan, bisa juga tidak,” jawab Boydo kepada Sumut Pos, Senin (10/8).

Pun begitu, lanjutnya, tidak tertutup kemungkinan juga Kota Medan akan masuk dalam pengumuman tahap ketiga. “Karena kita juga tidak tahu, apakah masih ada pengumuman tahap keempat atau kelima. Kalau tidak ada, bisa jadi besok akan diumumkan semua,” lanjutnya.

Soal nama Bobby Nasution yang kerap dikabarkan sebagai sosok yang akan diusung sebagai Calon Wali Kota Medan dari PDIP, Boydo pun tak membantahnya. “Iya, kabar-kabarnya memang begitu, katanya Bobby Nasution,” tuturnya.

Namun soal siapa sosok yang akan menjadi wakil Bobby di Pilkada Medan, DPC PDIP Medan belum mengetahuinya. Disinggung nama Aulia Rahman yang merupakan kader Partai Gerindra sebagai Wakil Bobby Nasution, Boydo tegas membantahnya. “Itukan cuma kabar-kabar saja, itukan kata Gerindra, DPP PDIP sendiri kan belum ada mengumumkan siapa yang nanti menjadi Wakil Bobby,” terangnya.

Dijelaskan Boydo, DPC PDIP Medan justru berharap bahwa yang akan menjadi Wali Kota Medan ataupun Wakil Wali Kota Medan adalah kader murni dari PDIP Medan. Tak cuma kader, tapi juga pengurus partai yabg telah terbukti integritas dan kemampuannya. “Kalau tak bisa jadi Medan 1, setidaknya ya jadi Medan 2 lah. Kami sangat berharap Wakilnya bisa dari PDIP Medan, kenapa justru dari Gerindra,” jelasnya.

Salah satu alasan lainnya memilih kader PDIP Medan, kata Boydo, adalah sebagai pengobat hati para kader di PDIP Medan ataupun Sumut karena sosok Akhyar yang tidak didukung sebagai Calon Wali Kota Medan dari PDIP. “Jadi dengan adanya wakil dari kader PDIP di Medan, maka hal itu bisa sebagai pengobat dan penyemangat bagi kader di Medan untuk mendukung Bobby di Pilkada Medan dan mengikhlaskan Akhyar yang telah memilih untuk ‘berganti baju’ ke Partai Demokrat,” tegasnya.

Lantas, siapakah sosok kader murni DPC PDIP Medan yang layak mendampingi Bobby? Boydo mengatakan Sekretaris DPC PDIP Medan, Robi Barus. “Robi Barus itu, selain sudah berpengalaman di DPRD Medan, dia itu juga pengurus inti di DPC. Pengurus inti itu kan KSB, yaitu Ketua, Sekretaris dan Bendahara. Kami di DPC sangat mendukung Robi untuk maju mendampingi Bobby, saya pribadi juga berpendapat begitu,” lanjutnya.

Untuk itu, Boydo berharap agar hal itu dapat dipertimbangkan sebaik-baiknya oleh DPP. Sebab bila Robi dipilih DPP sebagai Wakil Bobby, maka hal itu akan sangat berdampak positif bagi kondisi partai berlambang banteng moncong putih tersebut.”Ini bukan menentang DPP ya, ini masukan, semoga bisa jadi pertimbangan. Tapi pada dasarnya, kita sebagai kader siap tegak lurus dengan apapun keputusan partai,” pungkasnya. (prn/map)

Semarakkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, Lapas Binjai Gelar Pekan Olaraga dan Seni

SEMARAKKAN: Kalapas Kelas IIA Binjai, Maju Amintas Siburian membuka lomba untuk menyemarakkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, yang diawali pertandingan bola voli. teddi/sumut pos.
SEMARAKKAN: Kalapas Kelas IIA Binjai, Maju Amintas Siburian membuka lomba untuk menyemarakkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, yang diawali pertandingan bola voli. teddi/sumut pos.
SEMARAKKAN: Kalapas Kelas IIA Binjai, Maju Amintas Siburian membuka lomba untuk menyemarakkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, yang diawali pertandingan bola voli. teddi/sumut pos.
SEMARAKKAN: Kalapas Kelas IIA Binjai, Maju Amintas Siburian membuka lomba untuk menyemarakkan HUT ke-75 Kemerdekaan RI, yang diawali pertandingan bola voli. teddi/sumut pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Menyemarakkan peringatan HUT ke-75 kemerdekaan RI, Lapas Kelas IIA Binjai menggelar pekan olahraga dan seni.

“Acara ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun,” kata Kalapas Kelas IIA Binjai Maju Amintas Siburian, Senin (10/8).

Dia menambahkan, kegiatan ini digelar juga sebagai ajang silaturahim antara wargabinaan dan petugas Lapas Binjai. Sebab, kegiatan tersebut disemarakkan oleh wargabinaan dan petugas.

Adapun lomba yang digelar yakni, voli, tenis meja, catur, tarik tambang dan aneka lima menarik mainnya. Pembukaan yang dilakukan Maju didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Binjai, Rinaldo Tarigan ditandai dengan pemukulan bola voli.

“Pekan Olahraga dan Seni berlangsung sampai dengan tanggal 16 Agustus 2020,” pungkasnya. (ted/han)

Gelorakan New Normal, Pemko Binjai Gelar Funbike dan Senam Aerobik

SENAM: Ketua TP PKK Binjai, Hj Lisa Andriani M Idaham bersama masyarakat melakukan senam aerobik, di Lapangan Merdeka Binjai, Minggu (9/8).
SENAM: Ketua TP PKK Binjai, Hj Lisa Andriani M Idaham bersama masyarakat melakukan senam aerobik, di Lapangan Merdeka Binjai, Minggu (9/8).
SENAM: Ketua TP PKK Binjai, Hj Lisa Andriani M Idaham bersama masyarakat melakukan senam aerobik, di Lapangan Merdeka Binjai, Minggu (9/8).
SENAM: Ketua TP PKK Binjai, Hj Lisa Andriani M Idaham bersama masyarakat melakukan senam aerobik, di Lapangan Merdeka Binjai, Minggu (9/8).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Untuk menggelorakan semangat menyambut New Normal, Dinas Kepemudaan dan Olahraga menggelar Funbike dan Senam Aerobik di Lapangan Merdeka Binjai, Minggu (9/8).

Sekretaris Daerah Kota Binjai, M Mahfullah Daulay melepas kegiatan funbike. Kegiatan berlangsung meriah dan lancar. Namun, tetap mematuhi protokol kesehatan.

Para peserta yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini akan mendapatkan makanan, kupon dan lucky draw yang telah disediakan. Lucky draw tersebut berupa Sepeda, Kulkas, Rice cooker, setrika dan lainnya.

Dengan tema New Normal Spirit Funbike dan Senam Aerobik setelah pandemi diharapkan dapat memberikan semangat baru dalam beraktivitas di era New Normal, dan tetap mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

Dalam kesempatan ini, Mahfullah juga berpesan bahwa di Era New Normal ini bukan berarti bahwa Covid-19 sudah hilang. Namun, menjalankan protokol kesehatan merupakan harga mati yang tak dapat dilupakan begitu saja.

“Kegiatan ini sangat baik untuk kebugaran tubuh dan salah satu aktivitas kita agar tubuh tidak mudah tertular dari virus yang mendunia ini. Mari sama-sama kita patuhi protokol kesehatan, agar negara kita segera membaik terkhusus nya di Kota Binjai ini,” pungkasnya. (ted/han)

Wagubsu dan UAS Letakkan Batu Pertama Musala Al Musanif

PELETAKAN BATU PERTAMA: Wagubsu Musa Rajekshah bersama Ustaz Abdul Somad meletakkan batu pertama pembangunan Musala Al-Musanif, di Desa Siguci, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Minggu (9/8).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO– Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Musa Rajekshah bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) meletakkan batu pertama pembangunan Musala Al-Musanif, di Desa Siguci, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang, Minggu (9/8).

Tempat ibadah ini dibangun langsung oleh Musa Rajekshah agar masyarakat sekitar tidak kejauhan untuk melaksanakan ibadah. “Bersama dengan Ustaz Abdul Somad, kami akan membangun musala Al-Musanif,” ujar Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck, usai peletakan batu pertama.

Ijeck berharap pembangunan musala cepat terselesaikan, agar masyarakat bisa langsung memanfaatkan musala untuk beribadah. “Berkesempatan ustaz (UAS) juga bisa meletakkan batu pertama. Habis ini kita doakan agar musala ini cepat terbangun dan dipergunakan oleh masyarakat untuk beribadah,” ungkapnya.

Menurutnya, kehadiran UAS pada peletakan batu pertama ini juga diharapkan dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk bersama-sama membantu mempercepat pembangunan musala. “Dengan kehadiran ustaz juga akan menambah semangat para umat muslim untuk beribadah,” ujarnya.

Sementara itu, UAS mengatakan, bahwa segala bentuk apapun yang dimiliki oleh manusia di dunia ini adalah bersifat sementara, jika tidak dimanfaatkan untuk berbuat kebaikan. “Jabatan akan hilang, kekayaan akan hilang, tetapi musala yang dibangun oleh Pak Ijeck akan tetap abadi. Berkembang ke depan dan dibuka untuk umum, bisa dipakai oleh masyarakat,” ucapnya.

UAS juga berharap pembangunan musala ini cepat selesai dan dapat langsung digunakan masyarakat untuk beribadah, serta berbagai kegiatan keagamaan lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.(prn/han)

Bupati Dairi Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2019

PARIPURNA: Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu menyampaikan nota pengantar Ranperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2019, Senin (10/8).

DAIRI, SUMUTPOS.CO-Bupati Dairi, Dr Eddy Keleng Ate Berutu sampaikan nota pengantar rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) TA 2019.

Nota pengantar disampaikan Bupati dalam sidang Paripurna DPRD dipimpin Ketua DPRD, Sabam Sibarani didampingi Wakil Ketua, Halvensius Tondang serta Wan September Situmorang, Senin (10/8).

Dalam nota pengantarnya, Eddy KA Berutu menyampaikan, Ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019 telah disesuaikan dengan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan sudah diterima Pemkab Dairi.

Dengan penyajian laporan keuangan itu, Pemkab Dairi meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk keenam kali berturut-turut. Raihan WTP, diharapkan dapat meningkatkan kinerja dalam peningkatan pendidikan, kesehatan, pertanian untuk mewujudkan Dairi Unggul.

Lebih lanjut Eddy mengatakan, realisasi pendapatan 2019 sebesar Rp1,162 triliun dari anggaran sebesar Rp 1,167. Sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp937,5 miliar dari anggaran Rp1,04 triliun.

Belanja operasi terealisasi sebesar Rp737,1 miliar dari target Rp820,05 miliar, belanja modal terealisasi sebesar Rp197,5 miliar dari target Rp217,6 miliar dan belanja tak terduga terealisasi sebesar Rp2,8 miliar dari target sebesar Rp10,6 miliar.

Selanjutnya, tambah Eddy, penerimaan daerah untuk pembiayaan terealisasi sebesar Rp87,9 miliar dan pengeluaran pembiayaan tidak terealisasi. Sementara sisa lebih pembiyaan anggaran (SiLPA) anggaran 2019 sebesar Rp124,3 miliar.

Diakhir nota pengantar, Eddy menegaskan, pengalokasian belanja ditekankan pada skala prioritas program serta disesuaikan dengan dana yang diperoleh dari pendapatan asli daerah (PAD), transfer pemerintah pusat, provinsi dan lainnya, ujar Eddy KA Berutu.

Ketua DPRD, Sabam Sibarani usai mendengar nota pengantar Bupati mengatakan, agenda selanjutnya dewan akan melaksanakan kunjungan lapangan untuk mengecek fisik pelaksanaan pembangunan tahun anggaran 2019 sebelum dilakukan pembahasan ditingkat komisi.

Pada sidang paripurna tersebut, Bupati Eddy didampingi Wakil Bupati, Jimmy Andrea Lukita Sihombing, Sekretaris Daerah, Leonardus Sihotang. Dan hadir juga

Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang, Dandim 0206 Letkol Arm Adietya Y Nurtono, mewakili Kejari serta para pimpinan organisasi perangkat daerah.(rud/han)

WOM Finance Promosi Bunga hingga 0 Persen

Luncurkan Program Merdeka

LAYANI: Karyawan WOM Finance sedang melayani nasabah terkait pendanaan di Medan, belum lama ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dalam rangka menyambut Kemerdekaan Republik Indonesia, WOM Finance memberikan apresiasi kepada konsumen melalui Program Promo Merdeka untuk produk multiguna baik dengan jaminan BPKB motor (Pembiayaan Multiguna MotorKu) maupun mobil (Pembiayaan Multiguna MobilKu).

“Program ini diluncurkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan kebutuhan pendanaan disaat pandemi COVID-19,” ungkap Direktur Pemasaran WOM Finance, Wibowo kepada wartawan di Medan, Senin (10/8).

Wibowo mengungkapkan program promosi dengan bunga rendah hingga 0% ini berlaku selama bulan Agustus 2020. Program promo Merdeka ini diluncurkan sebagai salah satu upaya membantu konsumen yang memiliki kendala pendanaan akibat dampak pandemi Covid-19. Kelebihan dari program ini adalah bunga rendah hingga 0% dengan besar pencairan hingga 90% dari harga On The Road.

Persyaratan program bunga rendah hingga 0% berlaku untuk kendaraan dengan usia maksimal 5 tahun atau maksimum kendaraan tahun 2015 untuk kedua produk pembiayaan multiguna. Syarat lain dari program ini adalah promo berlaku untuk konsumen baru maupun konsumen yang pernah mendapatkan pembiayaan WOM Finance dengan masa Tenor 3 – 6 bulan. Pencairan pembiayaan minimal Rp 20 juta untuk produk pembiayaan multiguna MobilKu sedangkan produk pembiayaan multiguna MotorKu mulai dari Rp 2 juta.

Sementara itu, Business Unit Head Sumatera Bagian Utara, Effendi Simatupang menjelaskan rogram promo ini merupakan perwujudan dari komitmen Perusahaan untuk masyarakat dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-75 Republik Indonesia.

“Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) merupakan aset yang memungkinkan Anda untuk mendapatkan pinjaman dana sesuai dengan kebutuhan. Apabila Anda terkendala biaya maka salah satu solusi adalah mengajukan BPKB kendaraan baik mobil maupun motor sebagai jaminan pinjaman dana yang akan diajukan.” tutur Wibowo.

Di masa Pandemi Covid 19 ini, WOM Finance tetap memberikan pelayanan yang maksimal untuk para konsumennya. Konsumen yang ingin mengetahui lebih detail informasi terkait program promosi ini dapat menghubungi Call Center WOM Finance 0804-1-123-888 atau datang langsung ke kantor cabang terdekat.

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk didirikan pada 1982 dengan nama PT Jakarta Tokyo Leasing yang bergerak di bidang pemberian pembiayaan sepeda motor, khususnya untuk sepeda motor merek Honda. Pada 2000, Perseroan mengubah nama menjadi PT Wahana Ottomitra Multiartha sejalan dengan transformasi bisnis yang dilakukan Perseroan terus mengalami perkembangan dan tidak lagi hanya melayani pembiayaan sepeda motor merek Honda, tapi juga sepeda motor merek Jepang lainnya, seperti Yamaha, Suzuki, dan Kawasaki.

Pada 2005, Perseroan menjadi bagian dari kelompok usaha PT Bank Maybank Indonesia Tbk (MBI) setelah mengakuisisi 43% kepemilikan saham Perseroan. Pada 2015, Perseroan melakukan right issue melalui Penawaran Umum Terbatas, di mana MBI bertindak sebagai standby buyer. Dalam right issue ini, Perseroan menerbitkan 3.481.481.480 saham baru. Kemudian kepemilikan saham MBI di Perseroan naik menjadi 68,55%. Pemegang saham terbesar kedua di Perusahaan adalah PT Wahana Makmur Sejati dengan jumlah kepemilikan saham sebesar 25,01% dan publik sebesar 6,44%.

Hingga saat ini, kinerja operasional Perseroan didukung oleh 180 kantor jaringan dengan lebih kurang 3.228 karyawan untuk melayani 605 ribu konsumen aktif melalui sumber daya manusia yang unggul dan layanan yang berkualitas.(gus/ram)

Pemko Medan Dukung Pemprovsu

Galakkan Gerakan Masker Sumut

BERSAMA: Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Medan Khairunnisa Mozasa dan Camat Medan Selayang Sutan Tolang Lubis.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Pemko Medan bersama Pemprov Sumut melakukan Sosialisasi dan Pencanangan Gerakan Masker Sumut oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi di Kecamatan Medan Selayang, Senin (10/8). Sosialisasi ini dilakukan guna mengajak masyarakat untuk disiplin menggunakan masker serta mencegah meminimalisir penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Medan dengan disiplin menggunakan masker sebagai adaptasi kebiasaan baru.

Sosialisasi dan Pencanangan Gerakan Masker Sumut ini ditandai dengan pembagian 5000 masker kepada TP PKK se Kecamatan Kota Medan yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan 5 TP PKK Kecamatan yang ada di Kota Medan yaitu TP PKK Kecamatan Medan Selayang, TP PKK Kecamatan Medan Petisah, TP PKK Kecamatan Medan Helvetia, TP PKK Kecamatan Medan Baru, dan TP PKK Kecamatan Medan Tuntungan di Kantor Camat Medan Selayang Jalan Bunga Cempaka No 54 A, Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang.

Dalam kesempatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi didampingi Wakil Ketua TP PKK Sumut Sri Ayu Mihari Musa Rajekshah, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (P3APM) Kota Medan Khairunnisa Mozasa dan Camat Medan Selayang Sutan Tolang Lubis juga membagikan masker secara langsung kepada masyarakat di sekitar Kantor Camat Medan Selayang.

Sebelum membagikan masker kepada masyarakat, Ketua TP PKK Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi dalam sambutannya mengatakan, bahwa pembagian masker ini telah dilakukan beberapa kali semenjak Covid-19 menerpa Kota Medan. Hanya saja, tambah Nawal masyarakatnya yang tidak peduli dan patuh bahkan cuek dengan keadaan saat ini.

“Sekarang masalahnya ada pada rakyatnya, rakyat yang masih bandel tidak mau pakai masker. Maka dari itu saya berharap dengan adanya Camat, Lurah dan yang paling penting PKK dapat mengajak masyarakatnya untuk mau menggunakan masker. Karena ibu-ibu biasanya cerewet jadi gunakan kecerewetan tersebut untuk membantu pemerintah dalam menegur warga yang bandel untuk mau menggunakan masker,” jelas Nawal.

Sementara itu, Kadis P3APM Kota Medan Khairunnisa Mozasa mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Sosialisasi dan Pencanangan Gerakan Masker Sumut khususnya di Kota Medan. “Kami atas nama Pemko Medan mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumut atas bentuk kepedulian kepada masyarakat Kota Medan untuk bersama-sama mengajak seluruh masyarakat disiplin menggunakan masker untuk meminimalisir penularan Covid-19 di Sumut khususnya di Kota Medan,” ucap Khairunnisa.

Sedangkan Camat Medan Selayang Sutan Tolang Lubis mengungkapkan bahwa Kecamatan Medan selayang telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kecamatan Medan Selayang diantaranya melakukan sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru dengan mendatangi tempat-tempat umum dan juga melakukan razia masker di seputaran Kecamatan Medan Selayang. Selain itu, Kecamatan Medan Selayang juga telah melakukan penyemprotan desinfektan dari bulan Maret lalu hingga saat ini, ada sekitar 100 rumah per harinya yang disemprot disinfektan.

“Kami masih terus melakukan upaya untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kecamatan Medan Selayang seperti melakukan sosialisasi, kepada masyarakat mendatangi tempat keramaian untuk melakukan razia masker di tempat keramaian yang bersifat imbauan, pada saat warga kedapatan tidak pakai masker saat razia, warga tersebut diberikan hukuman ringan ditempat. Selain itu kami juga melakukan sosialisasi melalui kelompok masyarakat terus dilakukan dan digalakkan, butuh kerjasama dari semua pihak baik puskesmas, koramil, dan polsek dalam mencegah penularan Covid-19,” ungkapnya.(map)