MEDAN, SUMUTPOS.CO – Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Utara (Sumut) pada bulan Juli 2020 berpeluang akan mengalami deflasi. Hal itu, dipicu sejumlah harga pangan atau kebutuhan pokok masyarakat terjadi penurunan harga. Namun, juga alami kenaikan.
”Jika merunut pada perkembangan harga tersebut, saya menilai Sumut masih berpeluang untuk mencetak deflasi,” ungkap Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin, Minggu (2/8).
Gunawan merincikan harga pangan mengalami penurunan di bulan Juli seperti ýdaging ayam turun 21%, bawang merah turun 31%, bawang putih turun 23%, minyak goreng turun 4% dan gula pasir turun 3%. Sedangkan, terjadi kenaikan harga, yakni telur ayam yang rata-rata naik 7%. Selanjutnya harga cabai merah naik rata rata 21%, dan cabai rawit naik sekitar 71%.
”Belum lagi memperhitungkan besaran penurunan pada komoditas tomat, dan ikan segar. Sumut sendiri, diperkirakan akan mencetak deflasi dikisaran 0.03%. Meskipun bukan kabar yang menggembirakan, namun sejumlah harga kebutuhan masyarakat sudah masuk dalam kondisi yang normal,” jelas Gunawan.
Kedepannya, Gunawan mengatakan tidak berharap ada kenaikan lanjutan terhadap harga komoditas masyarakat. Dengan itu, adanya kestabilan harga yang baik hingga pandemic ini berakhir. Jangan sampai terjadi lonjakan harga yang signifikan yang menggerus pertumbuhan ekonomi nantinya.
“Karena pertumbuhan ekonomi Sumut masih berpeluang minus di kuartal kedua 2020. Kalau ditambah inflasi, ini sama saja masyarakat Sumut akan merasakan pendapatan berkurang namun harga keutuhan cenderung naik,” tutur Gunawan.
Namun, ia menambahkan pemerintah harus memperhatikan jika terjadi lonjakan harga pangan.”ýJangan sampai menyisahkan masalah sebesar itu. Inflasi di tengah pertumbuhan minus ini tidak baik. Deflasi yang berkesinambungan juga tidak baik. Buruk bagi petani kita dan bisa membuat kenaikan harga pangan di pasar secara tiba tiba,” tandasnya. (gus/ram)
ELPIJI: Pegawai Pertamina saat akan mendistribusikan gas elpiji ke masyarakat.
ELPIJI: Pegawai Pertamina saat akan mendistribusikan gas elpiji ke masyarakat.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Pertamina (Persero) menambah pasokan gas elpiji 3 kilogram sebanyak 512 ribu tabung bagi masyarakat di Sumatera Utara (Sumut). Hal ini untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat saat Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah,
Unit Manager Communication, Relations, & CSR Marketing Operation Region (MOR) I, Roby Hervindo menjelaskan Pertamina komitmennya dalam menjaga ketersediaan pasokan Elpiji di Provinsi Sumatera Utara.
Roby mengungkapkan salah satunya dengan tambahan fakultatif dari pasokan harian normal khususnya menyambut Hari Raya Idul Adha pada tahun ini. Karena, pasti ada peningkatkan konsumsi gas elpiji.
“Dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar memasak daging kurban masyarakat, Pertamina melakukan penambahan hampir 512 ribu tabung Elpiji 3kg sejak 27 Juli hingga 31 Juli 2020. Sehingga realisasi Elpiji bersubsidi untuk bulan Juli diperkirakan sekitar 11,8 juta tabung,” kata Roby dalam keterangan pers diterima Sumut Pos, Minggu (2/8).
Roby mengatakan penambahan fakultatif ini dipasok melalui 246 agen yang ada di Sumut. Pertamina menghimbau kepada masyarakat agar dapat membeli Elpiji subsidi di pangkalan resmi. Selain kualitas produk yang terjamin, harganya pun dipastikan sesuai Harga Eceran Tertingi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah setempat sebesar 16 ribu rupiah.
“Selain memastikan ketersediaan pasokan elpiji 3 kg subsidi, Pertamina juga memastikan kebutuhan Elpiji non subsidi Bright Gas tetap aman dan terpenuhi menjelang dan selama hari raya idul adha. Agen dan SPBE dipastikan selalu siap memenuhi permintaan Bright Gas oleh masyarakat,” jelas Roby.
Stok elpiji yang tersedia, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga 20 hari kedepan. Sementara untuk BBM jenis bensin (Pertamax Series, Pertalite, dan Premium) tersedia hingga 14 hari kedepan. Begitu pula dengan BBM jenis diesel (Biololar & Dex Series), pasokan tersedia untuk memenuhi kebutuhan hingga 30 hari kedepan. Sedangkan stok Avtur ketersediaannya hingga 156 hari kedepan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menggunakan BBM dan elpiji dengan bijak dan sesuai peruntukannya. Tak perlu membeli berlebihan, sesuai kebutuhan saja. Bagi masyarakat mampu untuk menggunakan BBM berkualitas seperti Pertamax dan Bright Gas non subsidi,” tandas Roby. (gus/ram)
SERAHKAN: Bupati Ir Soekirman menyerahkan bantuan infaq 100 sak semen dalam bentuk uang yang diterima oleh Muklis ketua BKM Masjid Nurul Istiqomah, Jumat (31/7).
SERAHKAN: Bupati Ir Soekirman menyerahkan bantuan infaq 100 sak semen dalam bentuk uang yang diterima oleh Muklis ketua BKM Masjid Nurul Istiqomah, Jumat (31/7).
SERGAI, SUMUTPOS.CO – Perayaan Idul Adha 1441 Hijiriah, Bupati Sergai Ir H Soekirman meninjau pelaksanaan pemotongan hewan qurban di Masjid Nurul Istiqomah di Dusun II, Desa Sei Serimah, Kecamatan Bandar Khalifah, Jumat (31/7).
Di sini, panitia kurban Masjid Nurul Istiqomah menerima 5 ekor lembu dan 13 ekor kambing untuk disembelih dari masyarakat.
Sementara Bupati Ir Soekirman menginfaqkan sebagian rezekinya dengan menyumbangkan 100 sak semen di Masjid Nurul Istiqomah.
“Guna membantu penyelesaian pembangunan Masjid Nurul Istiqomah ini, saya berikan bantuan infaq 100 sak semen dalam bentuk uang,” kata Bupati Soekirman.
Kemudian, melalui rekening pribadinya Bupati Ir Soekirman mentransfer uang tersebut ke rekening panitia pembangunan Masjid, yang diterima langsung oleh Muklis ketua BKM Masjid Nurul Istiqomah disaksikan oleh masyarakat sekitar.
Selanjutnya, Bupati Ir Soekirman meninjau pemotongan hewan qurban di Masjid Miftahul Jannah Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, yang tak jauh dari rumah Bupati Soekirman.
Di Masjid ini, Bupati Soekirman bersama keluarga menyerahkan 1 ekor lembu untuk di kurbankan. Di sini, panitia pemotongan hewan kurban menerima 13 ekor lembu untuk di kurbankan. (sur/han)
SEMRAUT: Kondisi Pasar Doloksanggul masih semraut, pasca direlokasinya pedagang kaki lima dari Jalan Maduma 1 ke Maduma 2, Kamis (30/8).
SEMRAUT: Kondisi Pasar Doloksanggul masih semraut, pasca direlokasinya pedagang kaki lima dari Jalan Maduma 1 ke Maduma 2, Kamis (30/8).
HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Perpindahan para Pedagang Kaki Lima (PKL) dari Jalan Maduma 1 ke Maduma 2 dengan alasan demi kelancaran arus lalu lintas dan terminal, sangat mengecewakan. Pasalnya, Pemkab Humbahas tidak menyediakan relokasi terhadap pedagang.
Demikian diungkapkan Ketua Komisi A, Bresman Sianturi dan Ketua Komisi B, Marsono Simamora yang dikonfirmasi secara terpisah, Kamis (30/7).
Menurut Bresman, sikap yang diambil oleh Pemkab dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Dinas Kopedagin tidak tepat. Bresman menilai, Dishub seharusnya melihat apakah sarana dan prasarana bagi pedagang untuk berjualan dengan berkordinasi ke Dinas Kopedagin.
“Biarkan dulu Dinas Kopedagin mendesain, bahwa tidak ada lagi jualan di pinggir jalan, baru Dishub menertibkan, bukan jadi Dishub melarang berjualan di bahu jalan. Bisa dilarang, tapi tempatnya harus disiapkan dong,” kata Bresman.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan mengeluarkan notulen rapat dengan hasil rapat diantara Dinas Kopedagin, Satpol PP, Camat Dolok Sanggul, Lurah Pasar Dolok Sanggul, perwakilan masyarakat seputaran pekan onan Dolok Sanggul (Jalan Richardo, Jalan Maduma I dan Jalan Maduma II), Asosiasi Pedagang Sayur Mayur, pengusaha angdes, pengelola parkir dan jasa sorong.
Dari notulen rapat, ada 8 kesepakatan yang diambil. Di antaranya, semua angkutan yang membawa hasil bumi ke pekan Dolok Sanggul pada hari Rabu, Kamis dan Jumat (masa pekan) masuk dari terminal Dolok Sanggul dan menurunkan muatan disepanjang Jalan Maduma II dan Jalan Richardo, selanjutnya keluar dari jalan Maduma I- terminal Dolok Sanggul, terhitung 22 Juli 2020.
Pedagang pada penggal jalan Maduma I (antara Jalan Richardo-Simpang ex Bank Sumut) direlokasi ke sisi kanan/kiri Jalan Maduma I ujung-Jalan Maduma II. Angkutan pedagang/toke penampung hasil bumi/baraang diparkir dan dimuat diterminal Dolok Sanggul, semua angkutan perdesaan memuat penumpang dilokasi terminal Dolok Sanggul.
Selanjutnya, semua angkutan pem bawa barang pedagang di dalam pekan Dolok Sanggul wajib parkir di terminal Dolok Sanggul, setelah menurunkan barang dipekan Dolok Sanggul. Dinas Kopedagin akan mensosialisasikan pemindahaan pedagang dari penggal Jalan Maduma I kesisi kiri/kanan Jalan maduma I ujung-Jalan Maduma II dan membuat rencana penempatan pada tanggal 17 Juli 2020.
Jalur lalulintas angkutan pekan setiap kali masa pekan adalah sebagai berikut, pintu masuk terminal siparbue/jalan siliwang-terminal-jalan maduma II-jalan Richardo-jalan maduma I-terminal-jalan siliwangi/siparbue (satu arah). Terakhir, Dinas Perhubungan, Dinas Kopedagin dan Satpol PP akan selalu melaksanakan pengaturan, penertiban dan pengamanan secara bersama-sama atas hasil keputusan rapat.
Melihat permasalahaan itu, Politisi Partai Demokrat ini akan melakukan rapat bersama untuk menyelesaikan permasalahaan para pedagang. “ Ini nanti akan kita lakukan bersama yang sebelumnya masing-masing komisi mnyurati Ketua DPRD untuk melakukan rapat bersama itu dengan mengundang dinas-dinas terkait. Jadi, jika tidak ada prasarana, akan kita usulkan biarkan mereka tetap berjualan, mau dibahu jalan, maupun dijalan,” tegasnya.
Senada juga disampaikan, Ketua Komisi B, Marsono Simamora. “ Minggu depan kita akan rapat bersama masing-masing komisi dengan memanggil dinas-dinas terkait yang membidangi, agar permasalahaan ini tidak panjang dan dapat ditemukan solusinya,” ucap Marsono.
Sebelumnya, Marsono juga mengaku kecewa dengan sikap Dinas Perhubungan dengan mengambil sikap yang tidak tepat. Marsono menilai, seharusnya Dinas Perhubungan berkeadilan menjalankan aturan agar semua dapat menikmati kenyamanan.
Perpindahaan pedagang kaki lima yang membuka jualannya sebelumnya di tengah jalan tepatnya Jalan Maduma I , kini ke Jalan Maduma II , tampak masih saja sembraut.
Pasalnya, pasar ini disebut pekan atau onan yang buka hanya sekali seminggu pada hari Jumat, para pedagang menjagagakan dagangannya masih disepanjang jalan dan halaman depan rumah, biarpun sudah dibuat tali sebagai jarak untuk jualan.
“Sebenarnya tidak ada artinya dibuat tali plastik sebagai garis berjualan di jalan, sementara ada yang melewati dari garis, bisa dilihat juga pedagang yang memakai beko, jadi masih sembraut,” ujar Ita, ibu rumah tangga saat disambangi di pasar Jalan Maduma I. (des/han)
SERAHKAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo D Simatupang SIK didampingi Ketua Bhayangkari cabang Dairi Ny Leonardo Simatupang boru Samosir menyerahkan 1 ekor hewan kurban untuk disembelih. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
SERAHKAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo D Simatupang SIK didampingi Ketua Bhayangkari cabang Dairi Ny Leonardo Simatupang boru Samosir menyerahkan 1 ekor hewan kurban untuk disembelih. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Merayakan hari raya Idul Adha 1441 hijriah, Polres Dairi menyembelih 6 ekor hewan kurban, Jumat (31/7).
Kapolres AKBP Leonardo didampimgi Kasat Lantas AKP Heliandri didampingi jajaran Kasat mengatakan, hewan kurban yang disembelih tersebut yakni 4 ekor lembu, 1 ekor kerbau dan 1 ekor kambing.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Leonardo menegaskan kepada jajarannya, hakikat perayaan Idul Adha yaitu hubungan vertikal kita dengan Tuhan Yang Maha Esa dan hubungan horizontal dengan masyarakat.
Bicara mengenai berkurban atau berkorban, kita sudah melakukannya dimasa pandemi Covid-19. “Dimana, kita bisa berkorban melaksanakan tugas kita untuk tulus membantu masyarakat. Dan yang penting adalah bagaimana hubungan kita dengan Tuhan, dan horizontal dengan masyarakat serta sesama Polri,”kata Leonardo. “Kita harus mampu berkurban, apa yang kita miliki bukan sepenuhnya hak kita tetapi ada milik oranglain di sana,”ucapnya.
Kastalantas AKP Heliandrid serta Kasubbag Humas Polres Iptu Donny Saleh menyampaikan, hewan kurban yang disembelih akan dibagikan kepada personel beragama muslim, insan pers beragama muslim serta masyarakat yang berhak menerimanya di 4 masjid yang dikemas dalam 270 paket. (rud/han)
TEBINGTINGGI-Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Tebingtinggi kembali bertambah dari sebelumnya 25 orang menjadi 27 orang.
Pasien yang terkonfirmasi positif terbaru adalah pasangan suami isteri berinisial AA (43) dan AS (43) yang bertugas di salah satu instansi pemerintah di Kota Tebingtinggi.
Kadinkes Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia membenarkan penambahan pasien terkonfirmasi positif tersebut. “Telah terjadi penambahan lagi terkonfirmasi positif Covid-19,” jelasnya.
Disampaikan Nanang, tim satgas Covid-19 Tebingtinggi secara terpadu akan meningkatkan program testing, tracing dan treatment, mengingat kondisi Tebingtinggi yang terkonfirmasi positif Covid-16 terus meningkat.
“Atas perintah Wali Kota Tebingtinggi, tim satgas akan melaksanakan tugasnya lebih teliti lagi guna mencari klaster klaster yang menjadi titik penyebaran Covid-19,” ungkap Nanang.
Untuk mengatasi penyebaran Covid-19 ini, Nanang berharap kepada warga khususnya yang terkonfirmasi dan keluarga lebih terbuka dan jujur dalam memberikan informasi kepada petugas kesehatan yang melakukan tracing.
“Semua itu sangat diperlukan untuk segera dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Nanang berharap kiranya warga dapat mengurangi perjalanan keluar daerah jika memang tidak perlu, dan sementara hindari berkunjung ke tempat wisata dan tempat banyaknya orang berkumpul, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan. (ian/han)
RUSAK: Kondisi rumah warga di Kelurahan Bandar Utama Kota Tebingtinggi pasca diterjang angin puting beliung.
RUSAK: Kondisi rumah warga di Kelurahan Bandar Utama Kota Tebingtinggi pasca diterjang angin puting beliung.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak empat unit rumah di Kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi rusak parah diterjang angin puting beliung, Sabtu sore (1/8).
Lurah Bandar Utama, Ramadhan mengatakan, pihaknya bersama kepolisan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tebingtinggi sudah melakukan pendataan.
“Ada empat rumah warga di Lingkungan III dan IV Kelurahan Bandar Utama yang rumahnya rusak diterjang angin puting beliung,”ujar Ramadhan.
Sedangkan Kepala BPBD Kota Tebingtinggi Wahid Sitorus menyatakan, rumah yang terkena bencana angin puting beliung adalah milik Armes Lubis (66), Ferdiansyah (40), Mulyono (45), dan Sri Naumi (53).
Salah seorang warga yang rumahnya terkena bencana angin puting beliung, Mulyono menuturkan, sore itu mendung tiba tiba hitam gelap dan turun hujan disertai dengan angin kencang, melihat kondisi cuaca buruk, keluarga berlindung di dalam rumah.
“Tiba-tiba beberapa seng atap rumah kami terbang terbawa angin, melihat kondisi tersebut kami mencoba menyelamatkan diri keluar dari rumah, ternyata seng atap rumah kami sudah tidak ada lagi terbawa angin puting hingga lima puluh meter,” jelasnya.
Mulyono juga berharap kepada Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk memberikan bantuan pembangunan seng rumah yang terlepas dari atap rumah agar bisa terpasang lagi, karena semenjak pendemi Covid-19 ini dirinya merasa kehilangan pekerjaan.
“Kami mohon Pemko Tebingtinggi bisa membantu pembangunan rumah kami kembali agar bisa ditempati,” harap Mulyono. (ian/han)
HEWAN KURBAN: Penyembelihan hewan kurban di halaman belakang kantor PWI Jalan Proklamasi Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (31/7).
HEWAN KURBAN: Penyembelihan hewan kurban di halaman belakang kantor PWI Jalan Proklamasi Kelurahan Kwala Bingai Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (31/7).
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Untuk kali keempat, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Langkat melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1441 Hijriah, Jumat (31/7).
Di sela-sela penyembelihan, Ketua PWI Langkat Hery Putra Ginting mengatakan, hewan kurban yang disembelih merupakan pemberian dari mantan Bupati Langkat, H. Ngogesa Sitepu. Dan daging kurban nantinya dibagikan kepada seluruh anggota PWI dan non PWI, baik yang berasal dari media cetak harian maupun elektronik serta masyarakat sekitar kantor PWI Langkat.
Hery yang didampingi Wakil Ketua Imam Fauzi Hasibuan, Sekretaris Endang Junaidi, dan Bendahara M Wahyudi, bersama pengurus dan anggota lainnya mengucapkan terima kasih kepada H. Ngogesa Sitepu, atas kepeduliannya berbagi hewan kurban kepada jurnalis, khususnya kepada PWI Langkat.
Ketua PWI Langkat juga mengakui, penyembelihan hewan kurban ini keempat kalinya secara berturut-turut dilakukan di Kantor PWI yang dimulai sejak tahun 2017 hingga kini.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada pak Ngogesa Sitepu yang sangat peduli dengan wartawan khususnya PWI Langkat. Semoga bapak H.Ngogesa Sitepu dan keluarga senantiasa dilapangkan dan dilimpahkan Allah rizki, dan senantiasa diberikan kesehatan” ujar Ketua PWI Langkat.(yas/han)
SEMBELIH KURBAN: BKM Masjid Ubudiyah P.Brandan melakukan pemotongan hewan kurban di halaman masjid.
ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS.
SEMBELIH KURBAN: BKM Masjid Ubudiyah P.Brandan melakukan pemotongan hewan kurban di halaman masjid.
ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Masjid Ubudiyah Pangkalan Brandan dibanjiri masyarakat dalam melaksanakan salat Hari Raya Idhul Adha 1441 hijriah, Jumat (31/7).
Hal tersebut disampaikan Ketua BKM Ubudiyah P.Brandan H.Syahrum Hakim, SH saat memberikan sambutan dan ucapan selamat hari raya Idhul Adha 1441 hijriah sebelum salat.
Dikatakan H.Syahrum Hakim, meskipun saat ini suasana pandemi Covid-19 yang masih terus mengancam kehidupan seluruh umat manusia dunia, tidak mengurangi kecintaan umat Islam melaksanakan perintah agamanya untuk berkurban. “Terbukti, su dah 3 tahun berturut-turut Masjid Ubudi yah dengan semangat kebersamaan dari masing-masing lingkungan bersatu dalam melaksanakan penyembelihan hewan kurban di masjid yang kita cintai ini.”kata Syahrum Hakim.
Untuk tahun 2020 ini, lanjut Syahrum Hakim, panitia kurban BKM Ubudiyah P.Brandan melaksanakan penyembelihan 23 ekor hewan kurban, dan 1 ekor kambing.
Menurutnya, antusias masyarakat untuk berkurban tetap tinggi. Dan membuktikan bahwa kesadaran, keimanan dan empati para jamaah peserta kurban setiap tahun terus saja meningkat.
“Daging kurban akan akan dibagikan kepada yang berhak menerimanya, yakni kaum dhuafa, fakir miskin dan jiran tetangga yang berada di seputaran masjid dengan jumlah 1.750 kupon. BKM Ubudiyah juga akan melayani kaum dhuafa yang datang dari jauh-jauh yang tidak memiliki kupon. Bilamana seluruh pemilik kupon telah mendapatkan daging kurban,”terangnya.
Syahrum Hakim menambahkan, pemberian daging kurban tersebut akan dicatat Allah sebagai amal kebajikan bagi yang memberi dan akan menjadi darah daging bagi yang menerima dalam menuju insan taqwa.
“Kepada seluruh unsur kepanitiaan kurban, kami mengucapkan terima kasih atas segala partisipasinya dalam menyukseskan pen yembelihan hewan kurban di masjid ini. Dan kepada seluruh peserta kurban, kami juga mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan. Semoga dilapangkan Allah rizqi kita semua, sehingga dimasa mendatang jumlah hewan kurban terus meningkat,” doa H.Hakim.
Sebelum penyembelihan hewan kurban, diawali pelaksanaan salat Idul Adha yang diimami Al-Ustad Abdul Hakim dan Khotib adalah Muhammad Saleh, SH.I.MA yang merupakan Rektor Sekolah Tinggi Agama Islam Jamiah Mahmudiyah Tanjungpura.
Sehari sebelumnya, BKM Ubudiyah juga menerima sumbangan 1 ekor sapi kurban dari Wagubsu H.Musa Rajekshah untuk dibagikan kepada kaum dhuafa dan kaum muslimin di Pangkalan Berandan.(yas/han )
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Meski di tengah masa pandemi Covid-19, antusias warga Jalan Stella I/Kayu Raja Komplek Kejaksaan, Kelurahan Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, untuk berkurban tetap tinggi. Buktinya, perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah tahun ini, warga menyembelih 22 ekor hewan kurban di Masjid Nurussalam, Jumat (31/8).
“Syukur alhamdulillah, antusias warga luarbiasa untuk berkurban tahun ini. Total 22 hewan kurban kita sembelih, 12 sapi 10 kambing. Tidak ada kendala, penyembelihan berjalan lancar,” ujar Ketua Panitia Kurban, Aspan, Sabtu (1/8).
Disebutkan Aspan, pihaknya juga menyedekahkan satu ekor hewan kurban kepada komunitas Sedekah Bareng untuk disembelih di Tanah Karo, tepatnya di Desa Gung Pinto dan Kebayaken, Kecamatan Naman Teran.
“Berkurban itu mengajarkan dan mengingatkan kita agar peduli dan mengingat sesama. Saya sangat senang dan bahagia, antusias masyarakat berkurban masih tetap tinggi di sini,” tuturnya.
“Kepada Allah saya berdoa buat para pekurban agar selalu diberi kelapangan rejeki dan kesehatan. Semoga ini amal ibadah yang akan menjadi balasan buat kita di akhirat kelak,”sambungnya mengakhiri. (ril/han)