Home Blog Page 4338

PGN Salurkan Bantuan Sembako Dapur Umum Penanganan COVID-19 dan Komunitas Pengguna Gas Transportasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang kesulitan akibat terdampak COVID-19, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menyalurkan bantuan Dapur Umum di Kelurahan Krukut, Jakarta Barat.

Sekretaris Perusahan PGN Rachmat Hutama mengungkapkan bahwa kegiatan Dapur Umum ini merupakan program pemerintah DKI Jakarta Barat untuk membantu kepada masyarakat yang terkena imbas dari wabah Virus COVID-19 serta memastikan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan kebutuhan pangan.


“Adapun bantuan yang diberikan berupa bahan sembako seperti beras, mie instan, terigu, minyak goreng, dan sebagainya. Selain itu, pembagian paket sembako juga dilaksanakan di berbagai wilayah yang sampai saat ini sebanyak 400 paket dan akan terus ditambah termasuk bantuan dalam bentuk APD.

Diharapkan bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan sehari-hari selama masa sulit akibat COVID-19,” kata Rachmat, (11/05/2020).
Sebelumnya PGN juga telah memberikan bantuan berupa sarana cuci tangan untuk masyarakat Krukut demi memudahkan masyarakat Krukut mendapatkan kemudahan akses menjaga kebersihan dan kesehatan.


Selain itu, pekerja dengan penghasilan harian adalah salah satu kelompok masyarakat yang cukup terdampak, salah satunya para pengemudi Bajaj dan pengemudi angkutan umum di wilayah Jabodetabek.

Sebagai salah satu bukti kepedulian PGN terhadap komunitas-komunitas pengguna BBG yang terkena dampak pandemi COVID-19, melalui anak perusahaan PT Gagas Energi Indonesia (Gagas), PGN Grup membagikan paket sembako untuk dua komunitas BBG yaitu KOBAGAS dengan anggota pengemudi bajaj & PAKEGAS dengan anggota pengemudi angkot di Bogor beberapa waktu lalu.
“Sebanyak 300 paket sembako berisikan kebutuhan sehari-hari seperti beras, minyak goreng, gula dan mie instan diberikan di beberapa titik. Diantaranya di SPBG Ketapang dan SPBG Bogor untuk mengurangi kontak fisik dan mencegah timbulnya keramaian,” ungkap Rachmat.

Rachmat mengatakan bahwa berdasarkan informasi dari Koordinator Komunitas Bajaj Gas (KOBAGAS), penghasilan normal para sopir bajaj sebelum pandemi berkisar antara Rp 180.000, hingga Rp 200.000 per hari. Kini penghasilan mereka turun hingga 80%, karena tidak adanya penumpang yang menggunakan jasa mereka.

“Sekarang sulit untuk mencari penumpang, hanya satu atau dua orang per hari. Bahkan kadang juga tidak ada sama sekali,” tambahnya
Pada kesempatan yang sama, Gagas juga membagikan 100 uang elektronik kepada kendaraan yang mengisi BBG di SPBG untuk mempermudah transaksi secara non tunai dan meminimalisir perpindahan uang tunai untuk mencegah bakter & virus. Pembagian ini secara langsung diberikan oleh Direktur Keuangan Gagas, Eri Surya Kelana.

Rachmat menegaskan bahwa PGN siap untuk terjun meringankan beban masyarakat selama masa darurat COVID-19, baik melalui bantuan sembako maupun alat kesehatan, serta berkontribusi dalam program-program social pemerintah untuk penanganan COVID-19.

Bersama GTPP Covid-19 Sergai, Yayasan Ar Risalah Bagikan 550 Paket Sembako

BAGIKAN: Yayasan Ar Risalah Ar Khairiyah Tanjung Morawa bersama GTPP Covid-19 Sergai membagikan 550 paket sembako kepada warga di lima desa, Sabtu (9/5). SURYA/SUMUT POS
BAGIKAN: Yayasan Ar Risalah Ar Khairiyah Tanjung Morawa bersama GTPP Covid-19 Sergai membagikan 550 paket sembako kepada warga di lima desa, Sabtu (9/5). SURYA/SUMUT POS
BAGIKAN: Yayasan Ar Risalah Ar Khairiyah Tanjung Morawa bersama GTPP Covid-19 Sergai membagikan 550 paket sembako kepada warga di lima desa, Sabtu (9/5). SURYA/SUMUT POS
BAGIKAN: Yayasan Ar Risalah Ar Khairiyah Tanjung Morawa bersama GTPP Covid-19 Sergai membagikan 550 paket sembako kepada warga di lima desa, Sabtu (9/5). SURYA/SUMUT POS

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah Tanjungmorawa bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sergai, membagikan 550 paket sembako ramadan kepada warga di 5 desa. adapun ke 5 desa tersebut, yakni Desa Pekan Sialang Buah, Pematang Guntung, Sialang Buah, Sentang, dan Pasar Baru Kecamatan Teluk Mengkudu.

Bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, telur, kurma, dan buku panduan Islam ini, dibagikan langsung kepada warga oleh Ketua Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah, Ustad Muslim bersama Ketua GTPP Covid-19 Sergai, Bupati Soekirman di Mitra kerja Bidan Tetty Hariati Panjaitan, Cofe Black White (BW) Dusun V, Desa Pekan Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sabtu (9/5) lalu.

Di sela-sela pembagian sembako tersebut, Ketua Yayasan Ar Risalah, Ustad Muslim mengatakan, pembagian sembako ini merupakan bentuk kepedulian pihaknya bersama GTPP Covid-19 Sergai.

“Ini untuk meringankan beban hidup masyarakat yang terdampak virus corona. Sekaligus saling berbagi di Ramadan tahun ini, karena juga merupakan kegiatan program kerja,” ungkap Muslim.

Menurut Muslim, adapun bantuan sembako yang diberikan ini berasal dari sumbangan para donasi saudara se-Muslim dari beberapa negara, seperti dari Timur Tengah, Malaysia, Singapura, Indonesia, dan GTPP Covid-19 Sergai.

“Kegiatan serupa juga akan berlanjut ke beberapa tempat lainnya, seperti kabupaten kota di Provinsi Sumut. Semoga pemberian bantuan di 5 desa ini, dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat yang menerima,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, ketua GTPP Covid-19 Sergai, Bupati Soekirman, memberi apresiasi dan kehormatan kepada Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah, bersama mitra kerja Tetty Hariati Panjaitan, yang melakukan kegiatan amal sedekah dalam bentuk pemberian paket sembako kepada masyarakat di masa sulit seperti saat ini. Soekirman sebagai Ketua GTPP Covid-19 Sergai, menyampaikan, sampai saat ini kondisi Kabupaten Sergai masih nihil positif virus corona. “Hal ini merupakan mukjizat dari Allah Subhanahu wa Taala. Untuk itu, masyarakat diminta tetap selalu berdoa agar kita terhindar dari virus corona ini,” harapnya.

Lebih lanjut, Soekirman mengimbau, agar masyarakat jangan anggap remeh, tetap selalu waspada, gunakan masker, selalu mencuci tangan, serta menghindari keramaian, menjaga jarak, dan tidak ke luar rumah jika tidak mendesak, agar dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona. Menurut Soekirman, Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah bersama Pemkab Sergai dan Forum Rumah Quran, telah menjalin kerja sama seperti pembagian Alquran di Wisma Juang Perbaungan, dalam rangka menanamkan nilai-nilai Qurani bagi masyarakat, terutama anak-anak di Kabupaten Sergai.

“Begitu juga kerja sama seperti Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah bersama Bidan Tetty Hariati Panjaitan ini, merupakan suatu persahabatan yang sangat setia kawan. Setelah 5 tahun bersahabat dan tidak pernah terputus sampai saat ini.

Karena persahabatan itu dilihat dari dasar kesetiaan, bukan untuk mengambil keuntungan pribadi semata,” bebernya.Soekirman pun mengatakan, semoga usaha dan pengabdian Yayasan Ar Risalah Al Khairiyah bersama Bidan Tetty Hariati Panjaitan, selalu mendapatkan barokah atas pengabdian yang telah diberikan ke masyarakat, dan senantiasa sehat serta mendapatkan kemudahan bagi keluarga dan seluruh kerabat.

“Untuk itu, mari kita doakan bersama agar Sergai yang kita cintai ini terhindar dari marabahaya dan wabah penyakit virus corona ini, serta mendapatkan barokah dari Allah Subhanahu wa Taala,” pungkas Soekirman. (sur/saz)

Cegah Penyebaran Covid-19 di Tebingtinggi, Dishub Dirikan 4 Pos Pam Pantau

PERIKSA: Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi melakukan pemeriksaan kepada penumpang angkutan umum.
PERIKSA: Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi melakukan pemeriksaan kepada penumpang angkutan umum.
PERIKSA: Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi melakukan pemeriksaan kepada penumpang angkutan umum.
PERIKSA: Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi melakukan pemeriksaan kepada penumpang angkutan umum.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Karena diperkirakan arus mudik Lebaran 2020 ini akan meningkat, Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi bekerja sama dengan Satlantas Polres Tebingtinggi, Koramil 13 0204/DS, dan Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, mendirikan 4 Pos Pam Pantau, demi pencegahan penyebaran virus corona.

Semua angkutan umum yang memasuki Kota Tebingtinggi menjalani pemeriksaan ketat, terutama kepada penumpang, dengan memeriksa suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tebingtinggi, Safrin Harahap mengatakan, didirikannya 4 Pos Pam Pantau Penyebaran Covid -19 di Kota Tebingtinggi ini, bertujuan untuk meminimalisir penyebaran virus tersebut.

“Adapun 4 Pos Pam Pantau ini terletak di Terminal Bandar Kajum, akses perbatasan menuju Medan dekat pintu Tol Tebingtinggi-Medan. Selanjutnya, Pos Pam Paya Pasir perbatasan Tebingtinggi-Sergai menuju Kisaran. Pos Pam Pabatu di Afdeling VII Perkebunan Pabatu Kecamatan Tebingtinggi akses Tebingtinggi-Siantar. Serta Pos Pam Bandar Sakti, yakni wilayah masuk orang dari Kabupaten Simalungun,” ungkap Saprin, Minggu (10/5).

Lebih lanjut Saprin mengatakan, ke 4 Pos Pam Pantau tersebut, setiap hari akan melakukan pematauan, pengecekan mobil penumpang dan mobil pribadi, yang terindikasi membawa penumpang untuk mudik ke kampung.

“Selama 3 hari ini, dalam kegiatan pemeriksaan dan pemantauan kepada para penumpang di 4 Pos Pam Pantau tersebut, tercatat sebanyak 797 orang yang sudah menjalani pemeriksaan kesehatan. Dan semuanya dinyatakan nihil,” pungkas Saprin. (ian/saz)

Kapolres Tebingtinggi Pimpin Upacara, Kasat Reskrim dan 2 Kapolsek Sertijab

SERTIJAB: Kapolres AKBP James Parlindungan Hutagaol saat memimpin sertijab Kasat Reskrim dan 2 Kapolsek di jajaran Polres Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS
SERTIJAB: Kapolres AKBP James Parlindungan Hutagaol saat memimpin sertijab Kasat Reskrim dan 2 Kapolsek di jajaran Polres Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS
SERTIJAB: Kapolres AKBP James Parlindungan Hutagaol saat memimpin sertijab Kasat Reskrim dan 2 Kapolsek di jajaran Polres Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS
SERTIJAB: Kapolres AKBP James Parlindungan Hutagaol saat memimpin sertijab Kasat Reskrim dan 2 Kapolsek di jajaran Polres Tebingtinggi. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Tebingtinggi AKBP James Parlindungan Hutagaol memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kasat Reskrim beserta 2 Kapolsek jajaran Polres Tebingtinggi di Ruang Kerja Kapolres Tebingtinggi, Sabtu (9/5) lalu. Dan sertijab ini digelar sesuai dengan protokol pencegahan penularan virus corona, yakni menjaga jarak dan tidak bersalaman.

Kegiatan sertijab Kasat Reskrim beserta Kapolsek Rambutan dan Kapolsek Bandar Khalipah Polres Tebingtinggi ini, turut dihadiri Wakapolres Kompol Sarponi, Kabag Sumda Kompol K Purba, Kasat Intelkam AKP Syarifuddin, Kasat Narkoba AKP Cahyandi, Kasat Binmas AKP Adji Makno, Kasat Sabhara AKP Mukson, dan para perwira beserta para Kapolsek jajaran Polres Tebingtinggi.

Mereka yang disertijab adalah Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi, yang sebelumnya dijabat AKP Rahmadani, kini diserahterimakan kepada AKP Wirhan Arif, yang sebelumnya menduduki Kasat Reskrim Polres Binjai. Sedangkan AKP Rahmadani akan mengisi posisi barunya sebagai Kapolsek Pulau Raja Polres Asahan. Selanjutnya, Kapolsek Rambutan sebelumnya dijabat oleh AKP Suhartono, kini dipercayakan kepada AKP Hotman Samosir, yang sebelumnya bertugas di Polda Sumut. Dan AKP Suhartono kini dipercaya sebagai Kasat Reskrim Polres Samosir.

Sementara AKP Leo Sembiring yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Bandar Khalipah, kini menjabat sebagai Kasubagpers Bag Sumda Polres Serdangbedagai, dan posisinya digantikan oleh Iptu Sairik Panjaitan.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Tebingtinggi AKBP James Hutagaol menyampaikan, rotasi jabatan dalam institusi kepolisian merupakan hal wajar dan biasa terjadi demi penyegaran di tubuh Polri.

“Kepada para pejabat lama saya mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama bertugas di Polres Tebingtinggi. Kepada perwira yang baru agar dapat segera beradaptasi dan dapat menjalankan tugas dengan baik serta maksimal,” harap James. (ian/saz)

Kasat Narkoba dan Kapolsek Stabat Diganti, Kapolres Langkat Pimpin Upacara Sertijab

PAKAIKAN MASKER: Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga, saat memimpin upacara serah terima jabatan Kapolsek Stabat dan Kasat Reserse Narkoba di lapangan Bharadaksa Mapolres Langkat, Jumat (8/5).
PAKAIKAN MASKER: Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga, saat memimpin upacara serah terima jabatan Kapolsek Stabat dan Kasat Reserse Narkoba di lapangan Bharadaksa Mapolres Langkat, Jumat (8/5).
PAKAIKAN MASKER: Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga, saat memimpin upacara serah terima jabatan Kapolsek Stabat dan Kasat Reserse Narkoba di lapangan Bharadaksa Mapolres Langkat,  Jumat (8/5).
PAKAIKAN MASKER: Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga, saat memimpin upacara serah terima jabatan Kapolsek Stabat dan Kasat Reserse Narkoba di lapangan Bharadaksa Mapolres Langkat, Jumat (8/5).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kapolres Langkat AKBP Edi Suranta Sinulingga SIK memimpin upacara serah terima jabatan di jajarannya masing-masing Kasat Reserse Narkoba dan Kapolsek Stabat, yang acaranya berlangsung di Lapangan Bharadaksa Mapolres Langkat, Jumat, (8/5).

Jabatan Kepala Satuan Narkoba Reserse Narkoba (Sat Narkoba) Polres Langkat yang sebelumnya dijabat AKP Adi Haryono SH akan digantikan, diganti AKP Firman Imanuel Peranginangin yang sebelumnya menjababat Panit 2 Unit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumut.

Sedangkan, AKP Adi akan menjadi Kasat Res Narkoba Polres Simalungun.

“Sedangkan jabatan Kapolsek Stabat dari AKP B Girsang yang akan bertugas sebagai Kabagren Polres Dairi, diganti AKP Maritaken Surbakti, yang sebelumnya bertugas sebagai Panit 2 Unit 1 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Sumut,” kata Kapolres Langkat AKBP Edi S.

Kapolres Langkat AKBP Edi S dalam arahannya mengatakab serah terima jabatan di lingkungan Polri adalah hal yang biasa dan merupakan kebutuhan menejemen di organisasi Polri

Menurut Kapolres Langkat, jabatan kasat dan kapolsek merupakan amanah dan memiliki peranan penting dan juga strategis dalam struktur organisasi khususnya di Polres Langkat.

Kepada pejabat lama, Kapolres mengucapkan terima kasih sekaligus memberi penghargaan atas pelaksanaan tugas yang baik selama menjabat di jajaran Polres Langkat.

“Selamat datang untuk pejabat yang baru. Diharapkan agar pejabat yang baru dapat membuat inovasi dan kreasi dalam pelaksanaan tugas di Polres Langkat untuk kemajuan Polri khususnya Polres Langkat,” pungkasnya. (yas/azw)

BPJS Kesehatan Lubukpakam Bantu Masyarakat

BANTUAN: BPJS Kesehatan Cabang Lubukpakam menyerahkan paket bantuan bahan pokok kepada dua puluh kepala keluarga di Desa Sekip dan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Jumat (8/5).
BANTUAN: BPJS Kesehatan Cabang Lubukpakam menyerahkan paket bantuan bahan pokok kepada dua puluh kepala keluarga di Desa Sekip dan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Jumat (8/5).
BANTUAN: BPJS Kesehatan Cabang Lubukpakam menyerahkan paket bantuan bahan pokok kepada dua puluh kepala keluarga di Desa Sekip dan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Jumat (8/5).
BANTUAN: BPJS Kesehatan Cabang Lubukpakam menyerahkan paket bantuan bahan pokok kepada dua puluh kepala keluarga di Desa Sekip dan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, Jumat (8/5).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – BPJS Kesehatan Cabang Lubukpakam menyerahkan paket bantuan bahan pokok kepada dua puluh kepala keluarga di Desa Sekip dan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang. Paket bantuan yang masing-masing berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter dan susu 1 kotak yang diserahkan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Lubukpakam, Rita Masyita Ridwan, Jumat (8/5).

Rita mengungkapkan pemberian bantuan itu berkaitan dengan sejumlah momentum.

“Dalam masa penanganan pandemi covid-19 ini, dengan pembatasan-pembatasan aktivitas, kita tahu ada dampaknya terhadap sejumlah masyarakat kita, ada yang memerlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokoknya sehari-hari,” katanya.

Menurut Rita, bulan suci Ramadan juga menjadi momentum yang baik untuk meningkatkan semangat tolong-menolong. Kemudian momen yang juga penting adalah dalam rangka menyambut HUT BPJS Kesehatan ke-52 pada 15 Juli nanti.

“Salah satu rangkaian kegiatan yang dicanangkan oleh manajemen BPJS Kesehatan dalam rangka HUT ke-52 tahun ini adalah “BPJS Kesehatan Peduli” yaitu upaya seluruh duta BPJS Kesehatan untuk berkontribusi bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” jelas Rita.

Rita mengatakan bahwa bantuan bahan pokok ini merupakan sumbangan dari seluruh pegawai BPJS Kesehatan Cabang Lubuk Pakam. Setelah dana terkumpul, dibelanjakan untuk menyediakan 100 paket bantuan bahan pokok yang akan disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kota Tebing Tinggi, yang merupakan Kabupaten/Kota wilayah kerja BPJS kesehatan Cabang Lubukpakam.

“Dalam memilih nama-nama penerima bantuan di Deliserdang, kami berkoordinasi dengan Pemkab sesuai data yang dimiliki Pemkab, agar tepat sasaran,” ujar Rita.

Staf Ahli Bupati Deliserdang Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Jentralim Purba mengungkapkan, sejumlah masyarakat di Kabupaten Deli Serdang memerlukan bantuan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama akibat dampak dari pandemi Covid-19, yang mengakibatkan aktivitas ekonominya menurun. Pemkab Deli Serdang telah melaksanakan program yang bersifat membantu kelompok masyarakat ini, dan pihaknya tetap terbuka menghimpun bantuan dari pihak lain untuk disalurkan kepada warga Deli Serdang.

“Kami berterima kasih kepada mereka yang bersedia untuk membantu termasuk hari ini masyarakat kami dibantu oleh BPJS Kesehatan. Peran kami dalam hal ini untuk memastikan bantuan dari berbagai pihak dapat disalurkan tepat sasaran, benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan, dengan dukungan data yang kami punya,” ucapnya. (btr/azw)

Dinas P3AM Binjai Bantu Jukir dan Jenguk Korban Kebakaran

Dinas P3AM Binjai Bantu Jukir dan Jenguk Korban Kebakaran
Dinas P3AM Binjai Bantu Jukir dan Jenguk Korban Kebakaran
Dinas P3AM Binjai Bantu Jukir dan Jenguk Korban Kebakaran
Dinas P3AM Binjai Bantu Jukir dan Jenguk Korban Kebakaran

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kebakaran yang melahap 2 rumah semi permanen di belakang Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kota Binjai, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Binjai Barat, mengundang empati dari Dinas Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Masyarakat. Selain korban kebakaran, Dinas P3AM juga memberikan bantuan kepada sejumlah jukir hingga warga yang berekonomi lemah.

Bantuan berupa beras dan telur diberikan kepada sejumlah tukang parkir yang berada di seputaran Kota Binjai. Juga nasi kotak karena Dinas P3AM Kota Binjai membagikan beras dan telur saat petang hari atau jelang berbuka puasa.

Juntak salah satu jukir di Kelurahan Kartini, Binjai Kota, yang mendapatkan bantuan dari Dinas P3AM. “Terima kasih Pak, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami,” kata dia sembari menerima bantuan yang diberikan Dinas P3AM Kota Binjai.

Setelah itu, Dinas P3AM Kota Binjai juga menjenguk korban kebakaran. Warga yang menerimanya bersyukur atas perhatian yang diberikan Dinas P3AM Kota Binjai.

“Terima kasih banyak pak. Semoga murah rezeki selalu,” ujar warga.

Kepala Dinas P3AM Kota Binjai, Rudi Iskandar Baros, Minggu (10/5) menyatakan, pihaknya juga berencana akan memberi bantuan material kepada korban kebakaran. Tujuannya, agar korban dapat membangun rumahnya kembali setelah dijilat sijago merah.

“Di bulan ramadan ini baiknya kita saling membantu warga yang memang betul-betul susah, yang memang butuh pertolongan. Apalagi sekarang sedang dalam pandemi Covid-19, pastinya pertolongan sekecil apapun sangat berarti buat mereka,” pungkasnya. (ted/azw)

Tuntut Ganti Rugi, Warga Demo Proyek Bendungan Lau Simeme

UNJUK RASA: Warga bersama masyarakat berunjuk rasa menuntut ganti rugi atas pengerjaan proyek Bendungan Lau Simeme Sibirubiru, Sabtu (9/5).
UNJUK RASA: Warga bersama masyarakat berunjuk rasa menuntut ganti rugi atas pengerjaan proyek Bendungan Lau Simeme Sibirubiru, Sabtu (9/5).
UNJUK RASA: Warga bersama masyarakat berunjuk rasa menuntut ganti rugi atas pengerjaan proyek Bendungan Lau Simeme Sibirubiru, Sabtu (9/5).
UNJUK RASA: Warga bersama masyarakat berunjuk rasa menuntut ganti rugi atas pengerjaan proyek Bendungan Lau Simeme Sibirubiru, Sabtu (9/5).

BIRUBIRU, SUMUTPOS.CO – Puluhan warga bersama elemen masyarakat berunjuk rasa di pengerjaan proyek Bendungan Lau Simeme, Kecamatan Birubiru, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (9/5). Warga menuntut ganti rugi atas dampak pengerjaan proyek tersebut, aliran sungai tercemar dan membuat terjadinya pendangkalan terhadap sungai.

Dengan pengawalan aparat kepolisian, puluhan warga Desa Gerat bersama sejumlah elemen masyarakat dari organisasi kepemudaan berunjuk rasa di lokasi dengan membentangkan spanduk serta melakukan orasi. Mereka menuding pengerjaan proyek tidak memiliki dokumen Amdal hingga tidak memikirkan mata pencarian warga sekitar yang mayoritas bertani dan beternak ikan.

Ahmad Ridwan Dalimunthe, selaku koordinator aksi menjelaskan, sejak dilakukannya pengerjaan proyek bendungan Lau Simeme, aliran Sungai Seruwai yang dulunya jernih kini berubah warna menjadi coklat dan bercampur pasir, bahkan membuat terjadi pendangkalan terhadap sungai hingga mengakibatkan ternak ikan air tawar ditambak warga banyak mengalami kematian karena air tercemar dan keringnya aliran irigasi ke sawah warga.

“Pimpinan proyek Lau Simeme yang kami nilai tidak memiliki dokumen amdal, dikarenakan terjadinya kerusakan kelestarian lingkungan yang disebabkan bendungan lau simeme, serta kami menuntut kepada pimpinan proyek atas kerugian masyarakat yang di sebebkan bendungan, seperti kolam, keretakan rumah jampu jalan” jelas Ridwan.

Ramli Bangun warga sekitar juga mengaku sudah dua tahun kondisi ini terjadi ikan tambak banyak mati air berlumpur dan sawah mengering akibat pendangkalan sungai namun pihak proyek bendungan lau simeme maupun aparat pemerintah setempat selalu berjanji untuk mencari solusi dan akan mengganti rugi namun sampai saat ini tidak pernah terealisasi.

“Akibat dari proyek bendungan ini, sawah kami jadi pendangkalan, dan air kolam kami keruh, yang mengakibatkan penyakit ikan busuk ingsang semua, selama dibuka proyek ini kami tidak pernah ada lagi keutungan, malah kerugian yang kami alami, kejadian yang kami alamai ini sudah 2 tahun, dan pihak perusahaan sudah menjanjikan untuk ganti rugi, namun sampai sekarang belum ada realisasi apa pun, dan berharap kepada perusahaan yang menjanjikan untuk ganti rugi agar cepat diselesaikan” ungkat Ramli

Melihat tidak ada satu pun perwakilan proyek menemui massa unjuk rasa pihak kepolisian yang berjaga akhirnya meminta massa membubarkan diri dan berjanji akan memediasi, antara warga dengan pimpinan proyek bendungan lau simeme. (adz/saz)

Berikut Daftar 32 Hotel yang Berhenti Beroperasi di Medan

  1. Garuda Plaza Hotel
  2. Dprimahotel Medan
  3. Wisma Garuda
  4. Grand lubuk Raya hotel
  5. Hotel Danau Toba International Medan
  6. Pardede International Medan
  7. KAMA Hotel Medan
  8. Raz Hotel and Convention Medan
  9. Hotel syariah Grand jamee Medan
  10. Putra Mulia Hotel
  11. Karibia Boutique Hotel Medan
  12. Favehotel
  13. Grand impression
  14. Sumatera Hotel
  15. Grand Melati hotel
  16. Citi Inn Hotel
  17. Hotel Antares
  18. Swiss Belinn Surabaya
  19. Jangga House Bake and Breakfast
  20. Hermes Palace Hoteln
  21. Grand Kanaya Hotel
  22. Grand Delta Hotel
  23. Hotel Radisson
  24. Hotel Madani
  25. Aryaduta Hotel
  26. Hotel JW Marriot
  27. Cordela Inn
  28. Desatu Hotel
  29. Alpha Inn
  30. Alam Hotel by Cordela
  31. Griya Hotel
  32. Hotel Santika Dyandra
    Sumber: PHRI Sumut

32 Hotel di Medan Tutup Pintu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia, berdampak luar biasa bagi perekonomian bangsa. Salahsatu sektor yang paling terpukul adalah sektor pariwisata. Data Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Medan, sejak pandemi Covid-19 melanda Kota Medan, puluhan hotel memilih tutup pintu alias berhenti beroperasi sementara waktu.

“Jumlah hotel berbintang yang memilih berhenti beroperasi semakin banyak. Catatan terakhir diperoleh Dispar Kota Medan per 8 April 2020, sudah ada 32 hotel yang memilih tutup (lihat grafis). Data itu kita dapat dari PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) Sumut,” ucap Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Drs H Agus Suriyono kepada Sumut Pos Minggu (10/5).

Data tersebut belum diperbaharui lagi di bulan Mei 2020. “Belum ada info perkembangan lanjutan, apakah hotel-hotel berbintang yang tutup itu sudah ada yang buka, atau justru makin banyak yang tutup di bulan Mei ini. Kita sedang data,” ujarnya.

Dijelaskan Agus, tutupnya puluhan hotel tersebut karena lebih rugi jika mereka tetap beroperasi di kala pandemi masih berlangsung seperti saat ini. “Dengan adanya wabah ini, tamu tidak ada yang menginap. Tak hanya tamu menginap, tamu yang melakukan kegiatan seperti rapat atau seminar juga tak ada lagi, karena kegiatan seperti itu tidak boleh ada di situasi saat ini. Akibatnya, biaya operasional hotel tidak tertutupi,” jelasnya.

Jumlah hotel yang tutup di Kota Medan sebanyak 32 hotel ini melonjak bila dibandingkan data per 3 April 2020, di mana hotel yang tutup baru mencapai 24 hotel. Atau bertambah 8 hotel.

Dari total 24 hotel yang telah berhenti beroperasi, sekitar 3.500 karyawan telah dirumahkan. Belum diketahui jumlah karyawan yang dirumahkan atau di-PHK setelah hotel yang berhenti beroperasi mencapai 32 hotel.

Tak hanya itu, restoran atau cafe di hotel-hotel yang biasanya cukup ramai dengan para pengunjung, baik yang menginap ataupun tidak, juga tak lagi beroperasi karena tak adanya lagi pengunjung. Ditambah lagi aturan yang mengharuskan setiap restoran menerapkan sistem pembelian take a way (bawa pulang).

Dampaknya, PAD Kota Medan dari sektor pariwisata anjlok tajam. Namun berapa angka PAD yang turun dari sektor pariwisata, Agus mengatakan, Dispar belum menghitungnya.

“Saat ini fokus Pemko Medan belum memikirkan perolehan PAD. Yang pasti, PAD sektor pariwisata menurun. Saat ini fokus Pemko Medan adalah melakukan langkah-langkah percepatan penanganan Covid-19. Saat pandemi ini selesai, insyaallah kita akan kembali membangun sektor pariwisata di Kota Medan,” terangnya.

Dijelaskannya, jauh sebelum Covid-19 terjadi di Kota Medan, Dispar telah memiliki berbagai agenda berupa even-even, baik lokal hingga internasional untuk meningkatkan sektor pariwisata. Namun mayoritas even tersebut terpaksa ditunda. “Tak mungkin membuat even yang melibatkan ratusan orang di tengah pandemi sekarang ini,” jelasnya.

Salahsatu sektor yang terkena imbas pandemi Covid-19 di Kota Medan adalah pelaku usaha ekonomi kreatif. Untuk itu, Dispar Kota Medan telah menyiapkan program Medan Creative Market (Pasar Kreatif Medan). Program itu bertujuan untuk mempermudah para pelaku usaha ekonomi kreatif memasarkan produknya. Di mana konsumen dapat berinteraksi langsung dengan para pelaku ekonomi kreatif yang diminatinya.

“Sampai saat ini ada sekitar 310 orang pelaku ekonomi kreatif yang tergabung ke dalam akun grup Medan Creative Market. Masih ada 426 orang yang menunggu verifikasi dari Dispar untuk bergabung ke akun grup (Facebook) ini. Meski belum di-launching, akun ini telah memasarkan 40 produk,” tutupnya. (map)