24 C
Medan
Thursday, January 22, 2026
Home Blog Page 4455

Pilkada Medan: Golkar Sumut Dukung Bobby

BERSALAMAN: Bobby Nasution menyalami kader Golkar usai mendaftar di kantor Golkar Medan, beberapa waktu lalu.
BERSALAMAN: Bobby Nasution menyalami kader Golkar usai mendaftar di kantor Golkar Medan, beberapa waktu lalu.
BERSALAMAN: Bobby Nasution menyalami kader Golkar usai mendaftar di kantor Golkar Medan, beberapa waktu lalu.
BERSALAMAN: Bobby Nasution menyalami kader Golkar usai mendaftar di kantor Golkar Medan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD Partai Golkar Sumut melalui ketua terpilih, Ahmad Yasir Ridho Loebis telah menyatakan, mendukung Bobby Afif Nasution di Pilkada Medan. Meski begitu, DPD Partai Golkar Kota Medan masih menunggu keputusan DPP Partai Golkar. Alasannya, hingga saat ini proses penjaringan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan masih berjalan, belum tuntas.

“Belum bisa ditentukan kita akan dukung siapa. Saat ini proses penjaringan kan masih berjalan. Kalau tidak salah, sedang proses dari DPD (Golkar) Sumut ke DPP,” kata Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Medan, Sunardi Ali kepada Sumut Pos, Selasa (25/2).

Dikatakan Sunardi, sampai saat ini Golkar Medan masih menunggu proses penjaringan tersebut. Namun, bila nantinya DPP memang telah memutuskan nama Bobby sebagai calon Wali Kota Medan yang diusung, maka Golkar Medan siap dan patuh menjalankan amanah dan perintah DPP.

“Kalau DPP sudah memutuskan, tentu kita dukung sepenuhnya. Tapi saat ini, tak bisa kita bilang kita dukung siapa. Urusan dukung mendukung itu haknya DPP, kita di sini hanya melakukan penjaringan dan merekomendasikan nama-nama yang kita nilai layak untuk maju di Pilkada Medan. Dan memang nama Bobby sendiri merupakan satu dari sejumlah nama yang mendaftar di penjaringan kita yang kita rekomendasikan ke DPP melalui DPD Sumut. Tapi keputusan bukan ada di DPD Medan,” tutupnya.

Diketahui, selain Bobby Afif Nasution, DPD Golkar Medan juga merekomendasikan nama-nama lainnya yang telah mendaftar ke penjaringannya, antara lain Akhyar Nasution dan Ihwan Ritonga.

Sementara kemarin, DPD Partai Golkar Sumut kembali menyatakan dukungan penuh kepada menantu Presiden Jokowi, Bobby Afif Nasution, maju sebagai calon wali kota di Pilkada Medan 2020. “Kalau soal Bobby, DPD Golkar Sumut mendukung 1.000 persen. Kami sejak awal sudah mendukung Bobby,” kata sekretaris demisioner DPD Partai Golkar Sumut, Amas Muda Siregar menjawab Sumut Pos, Selasa (25/2).

Kata Amas, seluruh berkas hasil penjaringan serta uji kepatutan dan kelaikan bacalon yang mendaftar via Golkar Sumut, sudah diserahkan ke DPP. Saat ini, pihaknya menunggu sepenuhnya keputusan DPP atas nama-nama yang akan diusung di Pilkada Serentak 2020, termasuk di Sumut. “Itu nanti DPP yang putuskan, kita tunggu saja. Nanti setelah dilaksanakan survey oleh DPP terhadap semua bacalon, kemungkinan Maret sudah rampung. Paling lama April sudah diumumkan oleh DPP,” ujarnya.

Begitupun mengenai wakil Bobby, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya ke suami Kahiyang Ayu untuk memutuskan. Tapi yang jelas, setelah survey dilakukan akan diketahui rekomendasi bacalon yang pihaknya usung. “Kita tunggu survey DPP dulu saja,” katanya.

Waketum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung sebelumnya mengatakan pihaknya akan mendukung Bobby Nasution untuk maju di Pilkada Medan 2020. “Sejak awal kami sudah memberikan dukungan ke Pak Bobby Nasution,” katanya kepada wartawan usai membuka Musyawarah Daerah (Musda) X Golkar Sumut di Hotel JW Marriot Medan, Senin (24/2).

Dikatakannya, pada Maret 2020 mendatang mereka akan melakukan survey mengenai elektabilitas para bacalon yang akan mereka usung. Survey ini akan menjadi legitimasi akademis untuk memberikan dukungan kepada masing-masing calon mereka. “Kita berharap elektabilitas Pak Bobby terus meningkat. Dan survey ini akan berlaku untuk semua calon kepala daerah di Sumut,” ujarnya menambahkan untuk bacalon wakil Bobby, juga akan ditetapkan sesuai hasil survey tersebut.

Pengamat politik Kota Medan, Dr Warjio menilai, dukungan Partai Golkar kepada Bobby Nasution adalah hal yang wajar. Sebab, kata Warjio, saat ini hubungan baik DPP Golkar dengan pemerintahan Jokowi sangat berpengaruh terhadap keputusan DPP. Begitu juga dengan NasDem, Warjio menyebutkan langkah yang akan diambil NasDem untuk mendukung Bobby bukan lah yang mengejutkan, mengingat NasDem telah lama menjadi koalisi dari pemerintahan Jokowi.

“Bahkan termasuk Gerindra yang di Kota Medan sendiri sebenarnya mampu untuk mendukung kadernya sendiri. Gerindra juga tidak tertutup kemungkinan untuk mendukung Bobby maju di Pilkada Medan, bila kita melihat saat ini posisi Ketua Umum Prabowo Subianto ada di dalam kabinet pemerintahan Jokowi,” tuturnya.

Namun begitu, lanjutnya, itu merupakan hitung-hitungan politik dan tidak ada kemungkinan yang tertutup dalam politik. “Tapi semua masih bisa berubah, atau mungkin dukungan kepada Bobby juga bisa semakin banyak, termasuk dari partai-partai yang tidak diprediksi sebelumnya,” tutupnya. (map/prn)

5 Maret, Eldin Disidang

BERKAS: Tumpukan berkas perkara Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin yang akan dilimpahkan KPK ke Pengadilan, Selasa (25/2).
BERKAS: Tumpukan berkas perkara Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin yang akan dilimpahkan KPK ke Pengadilan, Selasa (25/2).
BERKAS: Tumpukan berkas perkara Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin yang akan dilimpahkan KPK ke Pengadilan, Selasa (25/2).
BERKAS: Tumpukan berkas perkara Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin yang akan dilimpahkan KPK ke Pengadilan, Selasa (25/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melimpahkan berkas perkara dugaan suap mantan Wali Kota Medan nonaktif, Tengku Dzulmi Eldin ke Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (25/2) siang. Dengan begitu, Pengadilan Tipikor Medan pun langsung menjadwalkan sidang perdana digelar pada 5 Maret mendatang.

Amatan Sumut Pos di Pengadilan Negeri Medan, tiga petugas KPK mengendarai mobil Innova membawa dua koper dan satu tas ransel, diyakini berisi berkas perkara tindak pidana suap Eldin. Kemudian, seorang petugas mendekati meja pelayanan terpadu satu pintu (PSTP) untuk mendaftarkan perkara tersebut.

“JPU KPK hari ini, melimpahkan berkas perkara tersangka Dzulmi Eldin selaku Wali Kota Medan ke Pengadilan Tipikor Medan,” ujar Jubir KPK, Ali Fikri dalam pesan siarannya. Tersangka Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin, dijerat dengan Pasal Dakwaan 12 huruf a jo 55 ayat 1 ke-1 jo 64 ayat 1 kuhp atau pasal 11 jo 55 ayat 1 ke-1 jo 64 ayat 1 KUHPidana.

Sementara, Pengadilan Tipikor Medan telah menjadwalkan persidangan perkara suap Eldin, akan berlangsung pada, Kamis (5/3) mendatang. “Untuk majelis hakimnya, Abdul Azis selaku hakim ketua. Kemudian, Ahmad Sayuti dan Elias Silalahi selaku hakim anggota,” sebut Panitera Muda (Panmud) Tipikor PN Medan, Junain Arief.

Ia juga menuturkan majelis hakim Walikota Medan nonaktif ini sama dengan Mantan Kasubag Protokoler, Syamsul Fitri Siregar yang akan digelar pada, Senin (2/3) depan. Untuk diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Medan periode 2014-2015 dan 2016-2021, Tengku Dzulmi Eldin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dengan proyek dan jabatan pada Pemerintah Kota Medan tahun 2019.

Eldin ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari dan Kepala Bagian Protokoler Kota Medan Syamsul Fitri Siregar. (man)

Pulang dari Natuna, Mahasiswi Wuhan Asal Medan Bertemu Gubsu

BERTEMU: Diza Laila, mahasiswi Wuhan asal Medan yang sempat dikarantina di Natuna bertemu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Kadinkes Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, di Rumah Dinas Gubsu Jl. Sudirman Medan, Selasa (25/2).
BERTEMU: Diza Laila, mahasiswi Wuhan asal Medan yang sempat dikarantina di Natuna bertemu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Kadinkes Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, di Rumah Dinas Gubsu Jl. Sudirman Medan, Selasa (25/2).

Diza Sempat Dijauhi Teman dan Tetangga

BERTEMU: Diza Laila, mahasiswi Wuhan asal Medan yang sempat dikarantina di Natuna bertemu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Kadinkes Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, di Rumah Dinas Gubsu Jl. Sudirman Medan, Selasa (25/2).
BERTEMU: Diza Laila, mahasiswi Wuhan asal Medan yang sempat dikarantina di Natuna bertemu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Kadinkes Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, di Rumah Dinas Gubsu Jl. Sudirman Medan, Selasa (25/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Melalui proses panjang dari Wuhan, Tiongkok, hingga di karantina 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau, akhirnya Diza Laila Barokah (18), mahasiswi Wuhan University of Technolgy, bisa kembali berkumpul bersama keluarganya di Medan. Diza pun menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Gubernur Sumut , Edy Rahmayadi yang telah membantu kepulangannya ke Medan.

PENYAMPAIAN rasa terima kasih itu langsung disampaikan Diza kepada Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi saat diterima di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Medan, Selasa (25/2). Di kesempatan itu, Gubernur Edy didampingi Ketua dan Wakil TP PKK Sumut, Nawal Lubis dan Sri Ayu Mihari, serta Kadinkes Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan.

“Terimakasih juga kepada Bapak Kepala Dinkes Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan beserta tim yang telah menyambut di Medan dan mengantar saya sampai ke rumah di Helvetia Medan,” katanya.

Wanita 18 tahun ini menceritakan, selama berada di Wuhan, sejak virus korona atau COVID-19 mewabah dengan masif, mereka merasa takut menjalankan aktivitas di kota tersebut.

Sebab, begitu wabah COVID-19 menyerang, kota tersebut langsung sepi akan aktivitas masyarakat. “Sangat takut karena virus tersebut begitu cepat menyebar. Semenjak virus itu masuk, Wuhan seperti kota mati tidak ada penghuninya,” katanya.

Bahkan diakuinya, setiap hari selalu dihubungi orangtuanya untuk menanyai kabar kesehatan selama di Wuhan. “Orangtua juga selalu telepon nanya kabar bagaimana kesehatan,” ucapnya.

Saat berada di Wuhan, kendati masih diselimuti rasa takut, ia tetap memberanikan diri keluar rumah untuk melengkapi kebutuhan hidup. Terlebih setelah mendengarkan sosialisasi dari pemerintah setempat, seluruh masyarakat dilarang untuk bersentuhan langsung dengan fasilitas-fasilitas publik. “Menghindari sentuhan langsung, eskalator, bus dan lain-lain,” ucapnya.

Pada pertengahan Januari lalu, dia sempat ingin pergi ke Beijing karena kasus virus corona masih sedikit disana. “Tapi, satu hari sebelum keberangkatan, Kota Wuhan sudah di-lock down, sehingga tidak bisa lagi kemana-mana,” terang Diza.

Karena itu, ia hanya bisa berdiam diri di asrama kampus mereka. Hingga akhirnya, pada 1 Februari ia dan mahasiswa Indonesia yang kuliah di Wuhan dijemput oleh Pemerintah Indonesia untuk di karantina di Natuna. “Kami di sana sudah sangat takut dan ingin cepat balik ke Indonesia. Di kampus kami, ada 14 orang WNI, dan hanya saya sendiri yang berasal dari Sumut,” sebut mahasiswi berhijab ini.

Selama 14 hari di Pulau Natuna, Diza mengaku setiap hari menjalani pemeriksaan kesehatan serta rutin menjalani olahraga. Akan tetapi saat karantina, ia mengaku sempat merasakan pusing. Namun setelah dicek ternyata hanya masuk angin biasa saja.

“Memang sempat mikir apa tertular? Rupanya hanya masuk angin saja. Tapi sekarang sudah yakin aman, apalagi kami yang dikarantina di Natuna juga mendapatkan sertifikat bahwa bebas dari virus corona,” ucapnya.

Setelah tiba di Medan, diakuinya beberapa teman dan lingkungan tempat tinggalnya masih ada yang takut berinteraksi dengannya. Namun menurut Diza, hal ini hanya karena kurangnya informasi yang didapatkan. “Alhamdulillah sekarang sudah bisa berkumpul bersama keluarga, dan bermain dengan teman-teman lagi,” katanya.

Diza juga mengaku, saat ini masih tetap menjalani perkuliahan tetapi secara live streaming dengan kampusnya di Wuhan. Dia pun berharap, virus corona dapat segera dihentikan penyebarannya oleh Pemerintah Wuhan. Karena ia ingin melanjutkan kuliah di kota tersebut. “Saya berharap agar virus corona dapat segera dihentikan, karena saya kepengin balik dan menyelesaikan kuliah. Saat ini, mau tidak mau saya hanya bisa belajar melalui kelas online,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan mengaku senang warga Sumut yang menjalani karantina di Natuna dalam keadaan sehat. Alwi menegaskan, semua warga Indonesia yang menjalani karantina dalam keadaan sehat dan tidak perlu dikhawatirkan. “Selama karantina kalau dia terinfeksi (virus corona), maka pasti akan terlihat. Makanya, selesai dari Natuna, mereka dipastikan sehat,” kata Alwi.

Alwi mengimbau agar masyarakat Sumut tidak perlu khawatir. Ia juga meminta agar setiap informasi terkait virus corona yang kurang baik agar dapat dicek dulu kebenarannya. “Kita juga meminta masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), hal ini agar terhindar dari berbagai penyakit termasuk virus corona,” cetusnya.

Ia mengungkapkan, dari 84 warga baik WNI dan WNA yang menjalani karantina rumah, pada Minggu (23/2) semuanya sudah selesai menjalani observasi. Saat ini, semuanya juga sudah diperbolehkan untuk menjalani aktifitas seperti biasa. “Sudah kembali beraktifitas seperti biasa, bahkan mereka senang menjalani observasi karena merasa pemerintah memberikan perhatian,” pungkasnya. (prn/ris)

Strategi Antisipasi Dampak Corona, Pemerintah Kucurkan Stimulus Rp10 Triliun

ANTISIPASI Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan terkait kucuran dana stimulan untuk antisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia di Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).
ANTISIPASI Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan terkait kucuran dana stimulan untuk antisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia di Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).
ANTISIPASI Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan terkait kucuran dana stimulan untuk antisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia di Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).
ANTISIPASI Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan terkait kucuran dana stimulan untuk antisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia di Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah akan mengucurkan dana stimulan hampir Rp10 triliun, untuk mengantisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia. Dana ini akan disalurkan lewat sejumlah kebijakan, seperti segera meluncurkan kartu prakerja, meningkatkan dana PKH, insentif perumahan dan pariwisata, hingga menggunakan jasa pemengaruh (influencer).

“Pertama, pemerintah akan mempercepat peluncuran kartu prakerja di tiga provinsi, yaitu Bali, Sulawesi Utara, dan Kepulauan Riau pada bulan depan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2).

Saat ini sedang disiapkan Perpres dan dilanjutkan dengan pembentukan Project Management Office (PMO) dengan target pelaksanaan di tiga provinsi itu pada Maret 2020.

Dalam sistem tersebut, akan dilakukan pelatihan dengan menggunakan aplikasi online, namun pelatihannya sendiri bisa offline. “Rencananya, kartu prakerja ini ditargetkan untuk 2 juta penerima manfaat. Dan ditargetkan juga untuk menggunakan yang di naker (Kementerian Tenaga Kerja) sebanyak 500 ribu (orang),” ungkap Airlangga.

Kedua, pemerintah menaikkan tambahan manfaat bagi pemegang Kartu Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp50 ribu. “Jadi, total yang diberikan per KPM sebesar Rp200 ribu. Ini akan diberlakukan selama 6 bulan, diawali bulan Maret 2020 dan kebutuhan anggaran sebanyak Rp4,56 triliun,” tuturnya.

Selain itu, kata Airlangga, pemerintah akan memberikan stimulus di bidang perumahan sebesar Rp1,5 triliun. Rinciannya Rp800 miliar berupa subsidi bunga dan Rp700 miliar berupa subsidi uang muka.

“Jadi tentu dengan demikian, dari jumlah penyaluran KPR 330 ribu unit, eksisting FLPP sebanyak 88 ribu, dan BP2BT 67 ribu unit, sehingga ada tambahan sebanyak 175 ribu unit dan ini dilaksanakan oleh bank umum maupun kementerian PUPR,” kata dia.

Menurut Airlangga, pemerintah juga akan memberikan insentif bagi wisatawan mancanegara sebesar Rp298,5 miliar. Rinciannya untuk insentif diskon tiket pesawat Rp98,5 miliar, anggaran promosi Rp103 miliar, kegiatan kepariwisataan sebesar Rp25 miliar, hingga menggunakan jasa pemengaruh. “Dan influencer sebesar Rp72 miliar,” tuturnya.

Sementara insentif untuk wisatawan domestik, kata Airlangga, pemerintah akan memberikan subsidi 30 persen untuk kuota 25 kursi di setiap penerbangan. Namun subsidi ini hanya berlaku selama tiga bulan sejak Maret 2020 untuk 10 tujuan wisata yang ditentukan.

“Airlines dapat memberikan dukungan diskon ini dan insentif pemerintah bersifat on top. Jadi kalau airlines memberikan diskon, ini yang diberikan pemerintah adalah tambahan diskon,” kata dia.

Selain itu, ada pula kebijakan pengurangan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) sebesar 20 persen selama 3 bulan pada 10 destinasi. Ini diberikan oleh Angkasa Pura dan nilainya sekitar Rp265,6 miliar.

PT Pertamina, kata Airlangga, juga memberikan insentif berupa diskon avtur di bandara pada 9 destinasi wisata. “Dengan total diskon ini nilainya senilai Rp265,5 miliar. Dan ini juga berlaku selama 3 bulan,” ucap dia.

Selanjutnya juga ada realokasi anggaran khusus untuk 10 destinasi wisata. Realokasi Dana Alokasi Khusus ini sebanyak Rp147,7 miliar. Dari jumlah tersebut, kata dia, saat ini sudah ada rencana penggunaan Rp50,79 miliar. “Sisanya sebesar Rp96,8 miliar yang bisa dialokasikan, sifatnya diubah menjadi hibah pemerintah untuk 10 destinasi wisata,”

Terakhir, pemerintah mendorong agar pajak hotel dan restoran di sepuluh destinasi wisata dihilangkan selama enam bulan mulai dari Maret 2020. “Nah untuk itu, pemerintah akan mensubsidi atau memberikan hibah kepada pemerintah daerah yang terdampak akibat penurunan tarif pajak hotel dan restoran di daerah, besarnya sebanyak Rp3,3 triliun rupiah,” tuturnya.

Adapun daerah-daerah yang diberikan insentif adalah: Danau Toba, Yogyakarta, Malang, Manado, Bali, Mandalika, Labuan Bajo, Bangka Belitung, Batam, dan Bintan. (bbs)

Nyatakan Wabah Corona Darurat Global, WHO Minta Dunia Bendung Wabah

ANTISIPASI Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan terkait kucuran dana stimulan untuk antisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia di Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).
ANTISIPASI Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan terkait kucuran dana stimulan untuk antisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia di Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).
ANTISIPASI Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan terkait kucuran dana stimulan untuk antisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia di Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).
ANTISIPASI: Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Mendagri Tito Karnavian memberi keterangan terkait kucuran dana stimulan untuk antisipasi dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia di Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).

SUMUTPOS.CO – Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, mengatakan dunia harus berbuat lebih banyak untuk mempersiapkan kemungkinan pandemi virus corona. Meski mengatakan masih terlalu dini untuk menyebut wabah corona sebagai pandemi, WHO meminta negara-negara berada “dalam fase kesiapsiagaan”. Berbagai negara tetap diminta untuk membatasi infeksi, sembari menyiapkan diri untuk menghadapi penyebaran yang lebih luas

“Peningkatan kasus corona secara tiba-tiba di Italia, Iran dan Republik Korea dalam beberapa hari terakhir, sangat memprihatinkan,” ujar Ketua WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, kepada wartawan di Jenewa, seperti dilansir AFP, Senin (24/2) waktu setempat. Iran telah melaporkan korban meninggal akibat virus corona.

Kematian ini menunjukkan ada jauh lebih banyak kasus di kedua negara itu daripada yang telah dilaporkan, dan bahwa virus telah ada di sana selama beberapa waktu sementara itu, Tedros mengatakan epidemi virus corona terus meningkat di China, dan belum menunjukkan tanda penurunan.

Karena itu, WHO telah mengeluarkan peringatan tertinggi yang dapat dilakukannya, dengan menyatakan virus tersebut sebagai kondisi darurat global.

Meski demikian, WHO berpendapat jumlah negara dengan wabah, keparahan penyakit, dan dampaknya terhadap masyarakat belum mencapai tingkat pandemi. “Pesan utama yang memberi semua negara harapan, keberanian, dan kepercayaan diri adalah pengetahuan bahwa virus ini dapat dibendung. Dan memang ada banyak negara yang telah melakukan hal itu,” kata Tedros kepada wartawan di Jenewa, seperti dilansir AFP, Senin (24/2) waktu setempat.

Mike Ryan, kepala program kedaruratan kesehatan WHO, mengatakan sekaranglah saatnya untuk melakukan “semua yang akan Anda lakukan untuk mempersiapkan pandemi”.

Berbeda dengan WHO, beberapa ilmuwan berpikir wabah corona sudah ada di tahap pandemi. Sementara pengamat yang lain mengatakan kita tengah berada di puncak.

Paul Hunter, profesor perlindungan kesehatan di University of East Anglia Inggris menyebut kasus di luar China “sangat mengkhawatirkan”. “Titik kritis sesudah kita kehilangan kemampuan untuk mencegah pandemi global tampaknya kian mendekat dalam 24 jam terakhir,” katanya, Senin (24/2).

Pandemi adalah ketika penyakit menular menyebar dengan mudah dari satu orang ke orang lainnya di berbagai bagian dunia.

Kasus virus corona yang menyebabkan penyakit pernapasan Covid-19, yang diawali dari Cina dan menyebar ke sejumlah negara, telah menginfeksi 80,348 orang dan menewaskan 2.707 orang, data dikutip dari waldometer.info per Selasa (25/2) .

Meski sebagian besar infeksi ada di China, namun kenaikan jumlah kasus di Korea Selatan, Italia, dan Iran, menyebabkan kekhawatiran banyak pihak. Lebih dari 1.200 kasus telah dikonfirmasi di sekitar 30 negara lain, dengan lebih dari 20 kematian.

Korea Selatan – yang memiliki jumlah kasus terkonfirmasi terbesar di luar China – melaporkan 231 infeksi lagi pada hari Senin (24/02) sehingga totalnya menjadi lebih dari 830 orang. Delapan orang telah meninggal. Sekitar 7.700 tentara telah dikarantina setelah 11 anggota militer terinfeksi.

Italia memiliki jumlah kasus terbesar di Eropa, dengan 229 kasus, dan mengumumkan serangkaian tindakan drastis selama akhir pekan untuk mencoba membendung wabah tersebut.

Di wilayah Lombardy dan Veneto, penutupan akses dilakukan di beberapa kota kecil. Selama dua minggu ke depan, 50.000 penduduk tidak akan dapat pergi tanpa izin khusus.

Bahkan di luar zona itu, banyak kawasan bisnis dan sekolah yang telah menangguhkan kegiatan. Sejumlah acara olahraga telah dibatalkan.

Italia melaporkan empat kematian lagi pada hari Senin, sehingga totalnya menjadi tujuh orang.

Belum jelas bagaimana virus itu masuk ke negara itu, kata para pejabat.

Iran mengatakan pada hari Minggu, negara itu memiliki 61 kasus virus yang dikonfirmasi, sebagian besar di kota suci Qom. Dua belas dari mereka yang terinfeksi telah meninggal, jumlah kematian tertinggi di luar Tiongkok.

Pada hari Senin, Irak, Afghanistan, Kuwait, Oman dan Bahrain melaporkan kasus pertama mereka, semuanya melibatkan orang-orang yang datang dari Iran.

Pejabat di Bahrain mengatakan pasien yang terinfeksi adalah sopir bus sekolah, dan beberapa sekolah telah ditutup akibat itu.

Proporsi kematian pasien yang terinfeksi Covid-19 antara 1% hingga 2%, meskipun WHO memperingatkan bahwa angka kematian belum diketahui.

Beberapa perkembangan lain terkait dampak virus corona yakni:

China mengatakan mereka akan menunda pertemuan tahunan parlemen bulan depan guna “melanjutkan upaya” melawan virus corona.

Harga emas naik ke harga tertinggi dalam tujuh tahun terakhir karena investor mencari bentuk investasi yang aman.

Harga saham dunia jatuh seiring kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari virus ini.

Jika negara-negara yang terinfeksi bisa menahan virus corona hingga akhir musim dingin, ahli mengatakanm ada harapan bahwa suhu yang lebih hangat akan mengurangi ketahanan virus itu bertahan di udara terbuka – seperti yang bisa dilihat pada flu musiman.

Cuci Tangan

Tanda-tanda utama infeksi virus corona adalah demam (suhu badan tinggi) dan batuk serta napas pendek dan kesulitan bernapas.

Apa yang harus dilakukan?

Mencuci tangan secara rutin dengan sabun atau jel antiseptik, menghindari kontak dengan orang yang terkena infeksi, serta tidak menyentuh mata, hidung dan mulut dengan menggunakan tangan yang tidak tercuci.

Tutupi batuk dan bersin dengan tisu dan langsung buang ke tempat sampah. Mencuci tangan bisa mengurangi risiko penyebaran penyakit. (bbs/net)

Masjid Al Waliyyu KPP Pratama Binjai Diresmikan

DIRESMIKAN: Sekdako Binjai, M Mahfullah P Daulay menghadiri peresmian Masjid Al Waliyyu di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Binjai, Jumat (21/2). teddi/sumutpos
DIRESMIKAN: Sekdako Binjai, M Mahfullah P Daulay menghadiri peresmian Masjid Al Waliyyu di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Binjai, Jumat (21/2). teddi/sumutpos
DIRESMIKAN: Sekdako Binjai, M Mahfullah P Daulay menghadiri peresmian Masjid Al Waliyyu di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Binjai, Jumat (21/2). teddi/sumutpos
DIRESMIKAN: Sekdako Binjai, M Mahfullah P Daulay menghadiri peresmian Masjid Al Waliyyu di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Binjai, Jumat (21/2). teddi/sumutpos

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kota Binjai, M Mahfullah P Daulay menghadiri peresmian Masjid Al Waliyyu di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Binjai, Jumat (21/2). Peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Sekretaris Direktorat Jendral Pajak, Peni Hirjanto yang didampingi oleh Plt Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I Max Darmawan dan Kepala Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara II Ir Romadhaniah.

Sekda mengapresiasi setinggi-tingginya atas pembangunan masjid yang bisa menambah keharmonisan antar masyarakat Kota Binjai dengan KPP Pratama Binjai. “Ini terbuka untuk umum, sehingga masyarakat Binjai sekitarnya, khususnya kecamatan Binjai Selatan bisa melaksanakan salat di sini,” ujar Sekdako. Sekretaris Direktorat Jendral Pajak Peni Hirjanto menjelaskan, satu kebanggaan bagi KPP Pratama Binjai bisa membangun masjid seperti ini karena tidak semua KPP bisa membangun masjid semegah ini.

“Mudah-mudahan dengan pembangunan masjid ini bisa menambah silahturahmi, kinerja, kerja sama dengan publik sehingga KPP Pratama Binjai mendapat seluruh dukungan yang ada baik dari masyarakat maupun pemerintah kota,” jelas Peni. Usai meresmikan masjid Al Waliyyu, Peni Hirjanto bersama seluruh tamu undangan dan warga sekitar melaksanakan salat Jumat bersama di masjid Al Waliyyu. (ted)

Bupati Dukung Pesta Budaya di Desa Besadi Kuala Langkat

SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan bantuan kepada panitia Pesta Budaya Kerja Tahunan di Desa Besadi Kuala Langkat. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan bantuan kepada panitia Pesta Budaya Kerja Tahunan di Desa Besadi Kuala Langkat. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan bantuan  kepada panitia Pesta Budaya Kerja Tahunan di Desa Besadi Kuala Langkat. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan bantuan kepada panitia Pesta Budaya Kerja Tahunan di Desa Besadi Kuala Langkat.
ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menghadiri sekaligus memberikan bantuan pada kegiatan pesta kerja tahunan di Desa Besadi, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Minggu (23/2) malam.

Dalam sambutannya, Terbit Rencana PA mengatakan akan terus mendukung pelaksanaan pesta adat. Sebab, Pemkab Langkat tidak ingin warisan budaya dari para leluhur menjadi punah.

Bupati berharap, acara adat yang dilaksanakan dapat menguatkan rasa persaudaraan dan silaturahmi di tengah kehidupan bermasyarakat. “Serta menjadi kekuatan positif untuk membangun semangat kebersamaan dari lintas generasi, sehingga keberkahan dan kebaikan senantiasa diberikan oleh Allah SWT,”katanya.

Bupati juga meminta kepada semua pihak dengan beragam profesi, untuk saling menguatkan dan mengedepankan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan berbagai persolaan yang meliputi kehidupan sosial masyarakat, dalam membangun Langkat.

“Kepada tokoh agama, adat, masyarakat dan pemuda, untuk bisa bekerjasama, bahu membahu dan saling menguatkan satu sama lain, demi membangun Langkat yang maju, sejahtera, makmur serta berbudaya dan religius. Sebab hanya dengan persatuanlah, harapan dan cita- cita dapat terwujud, “ ucapnya. (yas/han)

Pabrik Gula Sei Semayang Giling Perdana

GILING PERDANA:Direktur Pemasaran Holding PTPN III, Dwi Sutoro melempar tebu manten sebagai tanda peresmian kembali beroperasi Pabrik Gula Sei Semayang. teddy/sumu tpos
GILING PERDANA:Direktur Pemasaran Holding PTPN III, Dwi Sutoro melempar tebu manten sebagai tanda peresmian kembali beroperasi Pabrik Gula Sei Semayang. teddy/sumu tpos
GILING PERDANA:Direktur Pemasaran Holding PTPN III, Dwi Sutoro melempar tebu manten sebagai tanda peresmian kembali beroperasi Pabrik Gula Sei Semayang. teddy/sumu tpos
GILING PERDANA:Direktur Pemasaran Holding PTPN III, Dwi Sutoro melempar tebu manten sebagai tanda peresmian kembali beroperasi Pabrik Gula Sei Semayang.
Teddy/sumu tpos

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Setelah lama tak beroperasi, Pabrik Gula Sei Semayang dibawa naungan PTPN II ini kembali melakukan penggilingan, Selasa (25/2). Direktur Utama PTPN II, M Iswan Achir mengucapkan puji syukur atas kembalinya beroperasi tersebut. Karenanya, perusahaan plat merah tersebut mengundang unsur Forkopimda dari Pemerintah Provinsi Sumut dan Kabupaten Deliserdang pada kesempatan peresmian giling perdana.

Iswan optimis, pabrik gula tersebut dapat terus beroperasi. “Mari kita bangun sama-sama kembali, sama-sama kita mengupayakan kembali sebagaimana cita-cita kita kedepannya. Kondisi ini sempat terhenti akibat pemenuhan bahan baku yang mencapai dari target yang diharapkan salah satu dari perencanaan kita dulu,” kata Iswan.

Saat ini, kata dia, 8.500 hektare lahan sudah ditanami tebu. Per hektarnya akan menghasilkan 76 ton tebu. Dengan kembali beroperasinya Pabrik Gula Sei Semayang, sambung dia, sudah pantas tebu ditanam ke lahan seluas 11 ribu hektare.

“Kendala di lapangan penggarap dan masyarakat luar. Makanya kami butuh dukungan untuk pelaksanaannya demi operasional giling gula yang dapat dikelola dengan baik,” kata dia. “Cita-cita kami nantinya operasional giling perdana ini dapat memenuhi persedia gula di Sumut. Kami harap, PTPN Grup dapat memberikan sumbangsih kepada warga masyarakat Sumut dan secara nasional,” beber dia didampingi Direktur Produksi Marisi Butar-Butar, Direktur Komersil M Arwin Nasution dan Komisaris PTPN2 Andi Siahaan.

Pabrik Gula Sei Semayang memiliki kapasitas 4 ribu ton tebu. Tahap awal, PTPN II akan melakukan penggilingan 3.500 ton tebu dengan hasil 245 ton gula. “Kepada seluruh direksi, mari sama-sama kita menyamakan pandangan secara positif untuk kemajuan PTPN yang menjadi kebanggaan kita bersama,” seru Dirut.

Direktur Pemasaran Holding PTPN III, Dwi Sutoro juga bersyukur atas pengoperasian Pabrik Gula Sei Semayang. “Sangat spesial ini karena sudah 5 tahun tidak beroperasi. Sebagai perusahaan milik negara, kita juga dituntut komersil dan bisnis untuk pendapatan,” kata dia.

“Buka hanya aspek komersil, tetapi juga aspek strategis. Harapannya, proses pengaturan bisnis dapat diperhatikan agar berkesinambungan. Aspek pengelolaan keuangan harus menjadi perhatian khusus. Berikan dukungan kepada PTPN II supaya dapat berjalan dengan berkelanjutan dan memberikan semangat membantu swasembada gula secara nasional,” tukasnya. Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajeckshah mengawali pelemparan tebu manten di Stasiun Giling Pabrik Gula Sei Semayang. Ini juga sebagai bentuk peresmian kembali pabrik dan giling perdana.

“Harapan kami, harga di masyarakat jangan sama dengan harga pabrik. Kalau bisa, di bawah standar,” pungkas Wagub yang akrab disapa Ijeck. Diakhir acara, PTPN II juga menyantuni anak yatim dalam kesempatan peresmian kembali dan giling perdana tersebut. (ted)

Bupati Lepas Pawai Taaruf MTQ ke-53 Langkat

TERIMA: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menerima cenderamata dari peserta Pawai Taaruf pada pembukaan MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Langkat, Senin (24/2).
TERIMA: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menerima cenderamata dari peserta Pawai Taaruf pada pembukaan MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Langkat, Senin (24/2).
TERIMA: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menerima cenderamata dari peserta Pawai Taaruf pada pembukaan MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Langkat, Senin (24/2).
TERIMA: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menerima cenderamata dari peserta Pawai Taaruf pada pembukaan MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Langkat, Senin (24/2).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat, Terbit Rencana PA didampingi wakil Bupati, H.Syah Afandin melepas peserta Pawai Taaruf MTQ ke-53 Tingkat Langkat, di Lapangan Bola Kaki, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Padang Tualang, Senin (24/2)

Diiringi dram band, sekitar kurang lebih 50 kontingen Kafilah, berjalan rapi melintas di depan Bupati, terdiri dari rombongan 24 Kafilah peserta MTQ, dilanjutkan rombongan pelajar tingkat SD sampai SMA dari berbagai sekolah, Ormas dan masyarakat, sambil menyeruhkan takbir dan sholawat serta yel – yel daerahnya.

“Masing – masing Kafilah saat melintas didepan Bupati, memberikan cederamata khas makanan dan kerazinan dari daerahnya, sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Bupati atas upaya untuk menjadikan Langkat semakin religius,”sebut Kadis Kominfo Langkat H.Syahmadi saat berada dilokasi.

Bupati Langkat dan Wakil Bupati Langkat usai melepas para peserta Pawai Taaruf, sambung Syahmadi, Bupati melantik Dewan Hakim, ditandai dengan pembacaan SK pelantikan putusan Bupati Langkat No:451.15-02/K/2020 tanggal 17 Januari 2020.

Kabag Kessos Setdakab. Langkat H. Syahrizal, selaku wakil ketua umum LPTQ dalam laporannya, mengatakan dewan hakim pada MTQ ke- 53 ini berjumlah 70 orang, sedangkan untuk cabang yang diperlombakan official 23 Kabupaten ditambah 1 Kafilah khusus dari PT Langkat Nusantara Kepong (PT LNK).

Untuk yang diperlombakan yakni cabang tilawah anak – anak (tartil), remaja dan dewasa, cabang hifzil quran 1juzz, 5 juzz, 10 juzz, 20 juzz dan 30 juzz, cabang fahmil quran, cabang syahril quran,cabang khattil quran.

“Untuk kordinator dewan hakim dijabat oleh ketua MUI H. Ahmad Mahfudz, sedangkan untuk wakil kordinator dewan hakim dijabat oleh H Irfan Yusuf SPd I, dan untuk sekretaris kordinator dewan hakim dijabat oleh H Ahmad Yusril S.Sos MAP,”beber Syahrial. (yas)

Diduga Hina Suku Pakpak di Medsos, Pemilik Akun Mardi Situngkir Ditangkap

DIMANKAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Junisar Rudianto Silalahi dan Kasubbag Humas Iptu Donny Saleh menunjukkan pemilik akun facebook Mardi Situngkir (belakangi kamera) diduga melakukan penghinaan terhadap suku Pakpak. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIMANKAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Junisar Rudianto Silalahi dan Kasubbag Humas Iptu Donny Saleh menunjukkan pemilik akun facebook Mardi Situngkir (belakangi kamera) diduga melakukan penghinaan terhadap suku Pakpak. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIMANKAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Junisar Rudianto Silalahi dan Kasubbag Humas Iptu Donny Saleh menunjukkan pemilik akun facebook Mardi Situngkir (belakangi kamera) diduga melakukan penghinaan terhadap suku Pakpak.  RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DIMANKAN: Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Junisar Rudianto Silalahi dan Kasubbag Humas Iptu Donny Saleh menunjukkan pemilik akun facebook Mardi Situngkir (belakangi kamera) diduga melakukan penghinaan terhadap suku Pakpak. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Kepolisian Resor Dairi mengamankan pemilik akun facebook Mardi Situngkir terkait dugaan penghinaan suku Pakpak pada akun facebooknya.

Pemilik akun facebook Mardi Situngkir MS (45) warga Silahisabungan Kabupaten Dairi, diamankan polisi dari rumahnya, Selasa (25/2). Kapolres Dairi, AKBP Leonardo D Simatupang melalui Kasubbag Humas, Ipda Donni Saleh membenarkan bahwa pemilik akun facebook Mardi Situngkir diamankan.

Disebutkan, MS bekerja di pelayanan teknik PLN di Silalahi. MS diduga menghina suku Pakpak dalam halaman komentar salah satu postingan di facebook. Akibatnya, suku Pakpak tersinggung dengan adanya komentar tersebut. Dan beberapa lembaga suku Pakpak melaporkannya ke polisi.

Donni mengatakan, pemilik akun diamankan. Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Apa lagi akun facebook atas nama Mardi Situngkir ada dua. Belum ada penetapan tersangka. MS mengaku akun facebook miliknya dihack orang.

“Polisi masih melakukan pendalaman. Bila bukti sudah lengkap, akan dilakukan penetapan tersangka,” ucapnya. Bila terbukti bersalah, MS bisa dipida penjara paling lama 6 tahun atau denda paling banyak Rp1 milliar sesuai Undang- Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang- Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Eletronik, ungkap Donny.(rud/btr)