Home Blog Page 4960

Anlene & Lions Club Gelar Jalan Sehat di Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hari ini AnleneTM, merk unggulan dari Fonterra Brands Indonesia, bersama Lions Club menyelenggarakan ‘Lions Jalan Sehat 2019’ di Lapangan Benteng, Medan dalam rangka merayakan Hari Kesehatan Nasional. Kegiatan yang merupakan bagian dari kampanye ‘Ayo Indonesia Bergerak’ dan bertujuan untuk menggalakkan aksi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau GERMAS dari pemerintah melalui 25.000 peserta.

Rohini Behl, Technical Marketing Advisor, PT Fonterra Brands Indonesia, mengatakan, “Berdasarkan data Riskesdas 2018, jumlah rata-rata penduduk Indonesia yang menjalani aktivitas fisik kurang adalah lebih dari 33%. Angka ini meningkat dari Riskesdas 2013 yang tercatat 26%. Kurangnya aktivitas fisik dapat mencetus berbagai penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker. Rutin aktivitas fisik dapat membantu masyarakat terhindar dari penyakit berbahaya tersebut, seperti salah satu yang dikomunikasikan melalui GERMAS oleh pemerintah.”

Rohini menambahkan, “Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung GERMAS serta menginsipirasi dan mendorong masyarakat Indonesia untuk lebih aktif, Anlene mengadakan kampanye ‘Ayo Indonesia Bergerak’. Kampanye ini adalah sebuah inisiatif untuk mengajak masyarakat Indonesia melawan gaya hidup tidak aktif atau sedentari dengan menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot”

Rhesya Agustine, Marketing Manager Anlene, PT Fonterra Brands Indonesia, memaparkan, “Anlene dan Lions Club ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk hidup aktif untuk mencegah peningkatan risiko penyakit tidak menular. Masyarakat di Medan memiliki kepedulian tinggi terhadap pentingnya kesehatan, dibuktikan dengan antusiasme 25.000 warga Medan yang berpartisipasi dalam acara ‘Lions Jalan Sehat 2019’. Ke depannya kami berharap mereka dapat menjadi teladan bagi masyarakat sekitarnya untuk menjalani gaya hidup sehat aktif.”

Pada acara ‘Lions Jalan Sehat 2019’, Anlene juga turut mendukung dengan penyediaan Move Check untuk pemeriksaan kesehatan dan kepadatan tulang serta usia tubuh.

Anlene memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia untuk menjalankan gaya hidup aktif dan sehat melalui Anlene Actifit dan Anlene Gold Plus. Anlene Actifit mengandung tinggi kalsium, protein, dan kolagen untuk bantu menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot. Kini tersedia juga Anlene Gold Plus, yang diperkaya dengan nutrisi lebih lengkap, seperti kalium untuk membantu menjaga tekanan darah, serat tinggi untuk menjaga kolesterol, serta tanpa tambahan gula. Secara keseluruhan, produk Anlene menyediakan nutrisi lengkap yang bekerja secara sinergis untuk menjalani gaya hidup sehat.

“Melalui produk nutrisi susu berkualitas dari Anlene dan kampanye ‘Ayo Indonesia Bergerak’, Fonterra Brands Indonesia menunjukkan komitmen dalam meningkatkan gaya hidup aktif, serta menciptakan masyarakat Indonesia yang lebih kuat, lebih sehat, dan bahagia,” tutup Rhesya Agustine. (*)

Istri Idaham Ramaikan Bursa Bacalon Wali Kota

Tim Pemenangan Lisa menunjukkan berkas yang asli ditandatangani oleh bacalonnya untuk dikembalikan ke DPC PPP Kota Binjai
Tim Pemenangan Lisa menunjukkan berkas yang asli ditandatangani oleh bacalonnya untuk dikembalikan ke DPC PPP Kota Binjai
Tim Pemenangan Lisa menunjukkan berkas yang asli ditandatangani oleh bacalonnya untuk dikembalikan ke DPC PPP Kota Binjai

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Teka-teki majunya Hj Lisa Andriani Lubis yang merupakan Istri Wali Kota Binjai HM Idaham untuk meramaikan bursa bakal calon pada Pemilihan Kepala Daerah 2020 mendatang perlahan mulai terjawab. Pasalnya, Lisa memulangkan formulir ke Sekretariat DPC Partai Persatuan dan Pembangunan di Jalan Mongonsidi, Binjai Kota, kemarin (2/11).

Santer kabarnya, Ketua TP PKK Kota Binjai menjadi balon wakil wali kota. Namun, ibunda dari Anggota DPRD Sumut Andri Alfisah ini belum diketahui berpasangan dengan siapa.

Informasi berhembus, Lisa akan mendampingi HM Yusuf selaku Anggota DPRD Binjai atau Amir Hamzah yang kini menjabat Kepala Badan Kepegawaian Kota Binjai. Pengembalian formulir Lisa diwakilkan oleh rombongan Jonita Agina Bangun didampingi Hari Pradana alias Akong dan Asrul Anwar alias Acun.

Kedatangan mereka disambut Ketua DPC PPP Kota Binjai, Irhamsyah Putra Pohan. Jubir Tim Pemenangan Lisa, Jonita Agina Bangun yang merupakan mantan Anggota DPRD Binjai ini memastikan keseriusan bacalonnya dalam pesta demokrasi tahun depan.

“Ibu Lisa kebetulan berhalangan hadir karena mendampingi Pak Idaham ke Padang. Ada urusan alumni katanya,” jelas dia.

“Kami yang dipercaya untuk mewakili atas nama beliau datang menyerahkan berkas formulir pendaftaran ke PPP,” sambung politisi Partai Hati Nurani Rakyat ini.

Kepada partai berlambang Ka’bah ini, Jonita berharap, agar dapat memberikan dukungannya kepada Lisa. Dia menambahkan, Lisa juga sudah menyerahkan formulir sebagai bacalon ke sejumlah partai.

Adalah, PDI-P, Gerindra, NasDem dan terakhir PPP. “Insyaallah ke depan, ada beberapa partai lagi yang kami datangi untuk ikut dalam proses penjaringan,” beber dia.

Sementara, Ketua DPC PPP Kota Binjai, Irhamsyah Putra Pohan mengatakan calon yang mendaftar boleh diwakilkan oleh tim pemenangan. “Tapi nanti untuk penyampaian visi dan misi wajib dihadiri masing-masing calon,” seru dia.

Dia menambahkan, setelah proses pendaftaran calon ditutup, pihaknya segera melakukan seleksi terhadap nama-nama calon untuk dikirimkan ke Dewan Pimpinan Wilayah PPP Sumatera Utara. Kata dia, langkah tersebut untuk selanjutnya diputuskan oleh DPP pusat.

“Proses seleksi, akan menghasilkan 3 nama yang akan kita serahkan ke DPW Sumut,” pungkasnya.

Sehari sebelumnya (1/11), Kepala BKD Kota Binjai Amir Hamzah yang mengembalikan formulir bacalon wali kota. Alumni SMAN 1 Binjai ini datang didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Irwansyah Nasution, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Eka Edi Sahputra dan Anggota DPRD Binjai dari Fraksi Partai Golkar HM Yusuf yang akrab disapa Ucok Aang.

“Ya kita dukunglah,” ujar Kadis Perkim Binjai usai pengembalian formulir Amir Hamzah. (ted)

3 Kakak Beradek Tewas Tenggelam di Parit Bekoan

Suasana duka di rumah keluarga korban.
Suasana duka di rumah keluarga korban.
Suasana duka di rumah keluarga korban.

LABUHANBATU, SUMUT POS.CO – Sebanyak 3 orang kakak beradek tewas tenggelam di parit bekoan di dusun 6 Wonasari Desa Sei Baru, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, Sabtu (2/11/2019) sekira jam 18.00 Wib.

Informasi dihimpun menyebutkan, ketiga buah hati pasangan suami istri (Pasutri) Maruba Manalu dan Dongsi boru Ringo-ringo itu Esra Marsaulina br Manalu (14) siswi kelas 2 SMP Sei Keluang. Agustina br Manalu (12) kelas 6 SD Sungai Keluang dan Juniar Pandapotan Manalu (4,4).

Semula ketiga anak dari lima bersaudara itu, bermain-main sembari memancing ikan di parit bekoan. Namun, naas. Juniar terpeleset ke dalam parit bekoan yang merupakan sumur mereka.

“Ya, kemungkinan Juniar sewaktu memancing terpeleset di dalam sumur. Ditolong sama kedua kakaknya. Naas ketiganya tenggelam,” kata seorang warga setempat Andika Lumban Gaol, Minggu (3/11/2019).

Diketahuinya peristiwa ini, kata Andika setelah Maruba khawatir. Sebab ketiga anak-anaknya tak kembali hingga sore hari ke rumah. Membuat Maruba mencari anaknya.

“Sudah magrib. Ayahnya mencari dan ketahuan sekitar jam 6 lewat,” jelas Andika.

Ketiga jenazah saat ini disemayamkan di rumah duka. Insiden ini menyebabkan duka bagi warga setempat. Sehingga beramai-ramai melayat.

“Jenazah sekarang di rumah duka. Keadaan rumah ramai pelayat yang turut berduka cita,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Panai Hilir Hadmansyah ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.

“Memang ada 3 kakak beradek tewas tenggelam di parit bekoan,” jelasnya.

Memang kata dia, saat ini dusun yang diujung Kabupaten Labuhanbatu dan bersebelahan dengan lautan Selat Malaka itu sedang mengalami pasang air.

“Selain curah hujan tinggi, pasang air laut. Sehingga air di parit bekoan penuh,” kata Camat.

Warga setempat, ujarnya memanfaatkan air parit bekoan sebagai sumber air untuk keperluan sehari-hari.(*)

Sepak bola Sumut Lolos PON 2020

LOLOS: Para pemain Sumut gembira setelah meraih medali perunggu Porwil Sumatera 2019, sekaligus lolos ke PON 2020. (ist)
LOLOS: Para pemain Sumut gembira setelah meraih medali perunggu Porwil Sumatera 2019, sekaligus lolos ke PON 2020. (ist)
LOLOS: Para pemain Sumut gembira setelah meraih medali perunggu Porwil Sumatera 2019, sekaligus lolos ke PON 2020. (ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tim Sepak bola Sumatera Utara dipastikan lolos ke PON 2020 Papua, setelah mengatasi Sumatera Barat 3-1 pada perebutan medali perunggu Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera di Stadion Mini Padang Panjang, Kecamatan Manna, Bengkulu Selatan, Sabtu (2/11) sore. Sumut akan mendampingi Aceh dan Bengkulu yang sebelumnya memastikan ke Papua.

Pada laga ini, Sumut tampil dominan dan tidak lagi mengalami kesulitan mencetak gol. Gol penalti Muhammad Ridho menit sembilan membuka keunggulan tim asuhan Ansyari Lubis, menyusul pelanggaran bek lawan di jantung pertahanan Sumbar.

Kedua tim silih berganti menyerang, namun tidak ada lagi gol yang tercipta sampai berakhirnya babak pertama.

Di awal babak kedua Ansyari Lubis melakukan dua pergantian pemain untuk memperkuat pertahanan Sumut. Gelandang Kardinata Tarigan dan bek Kevin Armedyan Nur Erwihas masuk menggantikan penyerang Dedi Rahmad Zebua dan gelandang M Tio Aditya.

Sumut lebih mengandalkan serangan balik dan justru membuahkan hasil menit 67. Striker Abdi Darma Pohan mencetak gol kedua Sumut dengan sundulannya.

Tiga menit kemudian, Sumbar menghidupkan lagi harapannya dengan gol penalti Wahyu Ramadhan, setelah terjadinya pelanggaran di kotak 12 pas Sumut.

Ansyari kembali melakukan pergantian jitu menit 76 dengan menarik keluar sayap kanan Rama Setiawan untuk digantikan dengan Aldo Febri Akbar. Enam menit berselang, Aldo mencetak gol ketiga Sumut sekaligus memupus harapan Sumbar.

“Bisa juga dibilang ini menang meyakinkan. Pemain tampil lepas, tenang dan tidak mau terpancing, meski beberapa kali mendapat provokasi,” jelas Ansyari.

“Mereka kali ini benar-benar mengikuti instruksi pelatih,” tambah mantan gelandang Timnas Indonesia, PSMS Medan dan PSDS Deliserdang tersebut.

Menurut Dr Arifin Saleh Siregar, Satgas Wasping Cabor Sepakbola KONI Sumut, permainan Abdi Pohan dan kawan-kawan sudah bagus dan solid, sehingga hanya tinggal penajaman saja untuk menuju PON 2020 Papua.

“Mereka sebelumnya kurang produktif mungkin juga karena faktor lapangan yang sangat buruk,” tutur Arifin. (dek)

Pasutri Ditemukan Tewas Tergantung, Kuat Dugaan Korban Pembunuhan

LABUHANBATU, SUMUT POS.CO – Pasangan suami istri Herman Ginting (58) dan istrinya Sarinah (56) yang ditemukan tewas tergantung di jembatan Sei Kalundang di dusun Aek Nauli Desa tersebut, Sabtu (2/11/2019) sekira pukul 06.40 wib diduga kuat korban pembunuhan.

Sebab, pada saat dilakukan visum et repertum (VeR) oleh dokter di RSUD Rantauprapat pada jasad kedua warga Dusun Tasik Dua Desa Pasir Tuntung Kecamatan Kota Pinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumatera Utara itu ditemukan luka robek di leher kedua korban. Terlebih lagi, pada jasad kedua korban tak ditemui tanda-tanda kematian karena bunuh diri dengan cara gantung diri.

“Terdapat luka robek di leher sepanjang 4×15 cm. Kemungkinan karena benda tajam. Bisa karena pisau, parang. Kematiannya karena dibunuh. Kalau karena bunuh diri itu kemungkinan kecil,” ujar dokter

Informasi dihimpun, kedua korban merupakan pekerja pada perkebunan kelapa sawit warga Roma Panjaitan. Pasutri ini masih belum lama bekerja di perkebunan itu.

“Masih jalan dua bulan mereka di sana,” kata salahseorang warga setempat, Syamsul Saragih ketika ditemui di komplek instalasi jenazah RSUD Rantauprapat.

Menurut dia, sejak awal ditemui sejumlah kejanggalan pada tubuh kedua korban. Sebab, ketika dievakuasi dari jembatan jasad korban bahagian leher mengeluarkan darah.

“Sewaktu diangkat keluar darah. Jarang karena gantung diri berdarah,” ujarnya seraya mengaku sepengetahuannya jasad korban bunuh diri juga menjulurkan lidah.

“Para korban lidahnya tak keluar,” bebernya seraya mengatakan gigi korban Herman Ginting juga diduga rontok karena mendapat perlakuan kasar.

Kapolsek Bilah Hilir Iptu Krisnat Indratno Napitupulu ketika dikonfirmasi di komplek kamar jenazah RSUD Rantauprapat membenarkan pada leher kedua korban terdapat luka robek di leher.

“Hasil pemeriksaan luar oleh dokter, terdapat luka robek di leher korban,” jelasnya.

Selanjutnya, kata Kapolsek untuk mengetahui penyebab luka luar dan luka robek pada jasad korban, pihaknya akan membawa kedua jenazah ke RS Djasamen Saragih Pematang Siantar.

“Kita akan otopsi. Kita bawa ke rumah sakit Djasamen Saragih,” jelasnya.

Warga Desa Kampung Padang Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara dikejutkan penemuan mayat pasangan suami istri ini.

Dua mayat suami istri dalam posisi leher terikat dengan tali nilon dan tergantung disamping samping jembatan sungai kalundang tepatnya perbatasan antara lahan Toko Roma dengan PT Indospadan Jaya.

Penemuan mayat itu bermula ketika saksi Hendra Polo Sianturi dan Amo Nainggolan warga Perumahan PMKS PT Sepasan Jaya Desa Kampung Padang diberitahukan oleh warga yang melintas di jembatan mengaku melihat ada mayat tergantung di jembatan Sei Kalundang.

Korban terbilang masih belum lama bekerja di perkebunan sawit milik warga Roma Panjaitan. Terhitung belum genap dua bulan.

“Belum lama kerja sama saya. Belum sampai dua bulan,” kata Pemilik kebun Roma Panjaitan di komplek RSUD Rantauprapat.

Namun dia kurang mengenal betul sosok kedua pasutri itu. Hanya saja, seorang rekannya Maju Hutasoit merekomendasikan pasutri tersebut sebagai tenaga kerja untuk kebun sawit miliknya.

“Saya mempekerjakan mereka karena diusulkan mandor,” katanya.

Pasutri ini mengaku kepada akan bekerja sebaik mungkin. Maka ketika bernegosiasi dengannya berjanji bekerja yang terbaik.

“Korban bilang takkan mengotori periuk makannya,” tambahnya.

Dia mengaku korban mendapat tempat tinggal di kawasan 30-an hektar kebun sawit miliknya. Selain itu, kata dia lokasi penemuan jasad para korban di jembatan sekira 100 meter dari lokasi perkebunannya.

Namun, dia enggan dan tidak bersedia membayar biaya visum jasad kedua korban. Alasannya, kematian para korban bukan berada pada perkebunan miliknya.

Sementara Maju Hutasoit kepada wartawan membenarkan jika mengusulkan para korban untuk bekerja di perkebuann sawit itu.

“Saya diperintahkan nyari pekerja. Saya rasa mereka baik, saya usulkan bekerja di perkebunan milik Roma,” kata Maju.

Dia juga mengaku jika korban dalam tiga hari terakhir mendapat ancaman dari sejumlah orang. Informasinya, karena tuduhan aksi kejahatan pencurian ternak ayam warga.

“Memang ada yang mengancam akan memenjarakan korban jika tak membayar uang ganti rugi pencurian ayam warga,” ujarnya. Bahkan, dia mendapat informasi jika korban Herman Ginting juga sempat mendapat perlakuan kasar dari orang-orang yang mengancamnya.(*)

Kapolres Asahan Sertijab Kabag Ops dan Kapolsek Prapat Janji

Ilustrasi
Ilustrasi

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Kapolres Asahan, AKBP Faisal F. Napitupulu, SIK, MH melakukan serah terima jabatan (sertijab) Kabag Ops dan Kapolsek Prapat Janji Polres Asahan di Aula Wira Satya Polres Asahan, Jalan Lintas Sumatra, Jumat (1/11).

Dimana Pejabat lama Kabag Ops Polres Asahan, Kompol Marluddin di mutasi menjadi Kabag Ops Polres Labuhanbatu, penggantinya Kompol RD. Firman Darwin, yang sebelumnya bertugas sebagai Gadik Muda 18 SPN Polda Sumut. Kemudian, Kapolsek Prapat Janji Polres Asahan AKP Nasib, dimutasi menjadi Kasat Sabhara Polres Simalungun.

Kapolres Asahan, AKBP Faisal F. Napitupulu, mengatakan serah terima jabatan merupakan hal yang biasa dan suatu keharusan dalam upaya meningkatkan serta memberdayakan kinerja organisasi, serta merupakan promosi, pengembangan karir dan penyegaran bagi pejabat yang bersangkutan.

“Ciptakan hubungan kerjasama yang harmonis dengan masyarakat, harus selalu siap memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan hindari perbuatan yang dapat merusak citra Polri”kata Faisal

Untuk itulah dirinya berpesan kepada seluruh Perwira, Bintara dan ASN Polres Asahan agar senantiasa memberikan dukungan kepada pejabat yang baru.

“Saya yakin dengan Bangun kerjasama yang harmonis untuk membangun dan meningkatkan kembali semangat disiplin dan ethos kerja dalam pelaksanaan tugas di Polres Asahan, untuk memberikan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara”, bilang orang nomor satu di Polres Asahan tersebut.(omi/han)

Ungkap Kasus Pembunuhan Guru SD, 29 Personel Poldasu & Polres Tebingtinggi Dapat Penghargaan

ilustrasi
ilustrasi

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 29 personel Poldasu dan Polres Tebingtinggi yang telah berhasil mengungkap dengan cepat kasus pembunuhan seorang guru SD Siti Rahmah Lubis.

Penyerahan piagam penghargaan diberikan Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, di Lantai IV Balai Kota Tebingtinggi, Jumat (1/11).

Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan atas nama masyarakat Tebingtinggi Pemerintah Kota menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada segenap jajaran Poldasu dan Polres Tebingtinggi yang dengan cepat mengungkap kasus ini.

Pada kesempatan itu, Umar Zunaidi Hasibuan meminta Camat dan Lurah se-kota Tebingtinggi untuk menghidupkan kembali Siskamling, sebagai salah satu upaya menciptakan kondisi aman dan tertib.

Sedangkan Kapolda Sumut di wakili Dirkrimum Kombes Andi Rian mengucapkan terimakasih atas perhatian dan penghargaan yang diberikan Wali Kota Tebingtinggi, karena ini merupakan sebuah perhatian dari masyarakat Tebingtinggi terhadap institusi Polri.

Dikatakan Kombes Andi Rian, saat ini para pelaku tindak kejahatan 80 persen positif pengguna narkoba. Hal ini diketahui, setiap pelaku yang ditangkap dilakukan tes urine.

“Untuk itu diharapkan kepada segenap elemen masyarakat ikut bersama sama melakukan pembinaan, yang dimulai dari keluarga masing masing terutama anak anak,” tegasnya. (ian/han)

Faisal Hasrimy Dilantik Jadi Sekda Sergai

LANTIK: Bupati Ir H Soekirman lantik Faisal Hasrimy menjadi Sekda Kabupaten Sergai, Jumat (1/11). SURYA/SUMUT POS
LANTIK: Bupati Ir H Soekirman lantik Faisal Hasrimy menjadi Sekda Kabupaten Sergai, Jumat (1/11).
SURYA/SUMUT POS
LANTIK: Bupati Ir H Soekirman lantik Faisal Hasrimy menjadi Sekda Kabupaten Sergai, Jumat (1/11). SURYA/SUMUT POS

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Sergai, Ir H Soekirman melantik H.M Faisal Hasrimy AP, MAP Sebagai Sekda mengantikan Drs H Hadi Winarno MM yang memasuki masa Purnabakti yang dilaksanakan di Aula Sultan Serdang kantor Bupati Sei rampah, Jumat (1/11).

Dihadapan Sekda yang baru dilantik, Bupati Soekirman menegaskan bahwa citra Pemkab Sergai akan sangat banyak ditentukan oleh Seketaris Daerah dalam melaksanakan tugasnya.

Soekirman mencontohkan, seperti Hadi Winarno telah banyak berkontribusi terhadap keberhasilan yang diraih oleh Kabupaten Sergai. Di antaranya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan, predikat SAKIP yang telah mencapai nilai B, predikat zona hijau terkait kepatuhan terhadap standar pelayanan publik, prestasi penyelenggaraan E-Government melalui inovasi pelayanan administrasi pemerintah berbasis aplikasi dan banyak prestasi lainnya, sebutnya.

Bupati Soekirman berpesan, harus dapat mempertahankan dan meningkatkan capaian yang telah diraih oleh pejabat terdahulu. Sekda baru juga harus menghayati peran dan fungsinya, sehingga dalam pelaksanaan tugas dapat memberikan kontribusi yang besar untuk lebih mendinamiskan organisasi Pemkab Sergai.

Soekirman menegaskan kepada Sekda yang baru menjabat untuk perlu memperhatikan poin-poin penting dalam pelaksanaan tugas, pertama peningkatan disiplin PNS di mana keseimbangan harus tercipta antara peningkatan kesejahteraan dengan hukuman (reward and punishment).

Kedua, kembangkan sistem penyusunan anggaran yang berbasis kinerja dengan menggunakan pola bottom up dan beri kesempatan kepada OPD untuk menyampaikan argumentasi atas semua usulan program secara komperhensif.

Ketiga, bangun hubungan kerja yang baik dengan mitra kerja seperti DPRD dan Forkopimda dalam rangka mengembangkan kebijakan daerah dan kelancaran dalam menghadapi hambatan tugas pembangunan dan pemerintahan.

Dan yang terakhir, harus ada peningkatan karir M. Faisal Hasrimy merupakan buah kerja keras dan tidak semua ASN mampu mencapai hal yang sama. “Untuk itu jaga dan pelihara kehormatan yang telah saudara peroleh, agar kelak dapat menjadi contoh dan teladan bagi PNS lainnya,” tegas Bupati Soekirman.

Di sela-sela acara pelantikan, Bupati Ir H Soekirman melakukan penandatangan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) antara Pemkab Sergai dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sergai yang dihadiri langsung oleh ketua KPUD Sergai Erdian Wijaya. (sur/han)

Topang Ekonomi Masyarakat, Hutan Panai Hilir Diusul jadi Lahan Persawahan

Kawasan Hutan: Areal Perkebunan sawit milik PT SAB/KSU Amelia disita pihak Dishut Sumut untuk dikembalikan sebagai kawasan hutan.
Kawasan Hutan: Areal Perkebunan sawit milik PT SAB/KSU Amelia disita pihak Dishut Sumut untuk dikembalikan sebagai kawasan hutan.
Kawasan Hutan: Areal Perkebunan sawit milik PT SAB/KSU Amelia disita pihak Dishut Sumut untuk dikembalikan sebagai kawasan hutan.

SUMUTPOS.CO – Kepala Unit Pelaksana Tehnis (KUPT) Dinas Kehutanan Sumatera Utara Kesatuan Pengelolaan Hutan Wilayah V-Aek Kanopan membenarkan areal perkebunan sawit milik PT Sei Alih Berombang (SAB)/KSU Amelia di Dusun VI, Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu sebagai kawasan hutan.

“Ya, Dishut Sumut sudah melakukan penetapan sita kawasan itu,” ungkap KUPT Dishut Wilayah V-Aek Kanopan, Hamsar Sahril, Kamis (31/10).

Di lokasi, kata Dishut Sumut, melalui putusan Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat sudah menyita lahan dan tanaman serta sejumlah aset. Namun, untuk pemilik lahan masih dalam proses. “Sita aset sudah dilakukan. Namun pemilik masih proses. Pemilik DPO,” jelasnya.

Informasi dihimpun, sejak lama kawasan hutan di Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, dirambah dan dijadikan permukiman serta perkebunan kelapa sawit.

Menertibkan kawasan hutan itu, pihak Dishut Sumut melakukan operasi pemulihan pada November 2018 dengan memusnahkan perkebunan kelapa sawit, meruntuhkan barak karyawan sebanyak 32 unit, dan 1 unit vila. Dalam operasi itu, tim menyita tanaman sawit yang tumbuh di atas kawasan hutan negara. Surat penyitaannya dikeluarkan Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat.

Pihaknya juga menyita 2 unit ekskavator, 1 unit truk dan mesin genset. Kawasan hutan di Kecamatan Panai Hilir dominan beralih fungsi menjadi permukiman masyarakat dan perkebunan kelapa sawit.

Setelah menjadi kawasan hutan, wilayah tersebut tidak lagi menjadi kewenangan pihak Pemkab Labuhanbatu dalam pengawasannya.

“Ya, itu sudah menjadi kawasan hutan. Jadi bukan wilayah kita. Kecuali lahan APL (area penggunaan lain, red),” kata Kepala Dinas Pertanahan Labuhanbatu, Adlin Tanjung saat dikonfirmasi.

Sementara Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe mengaku akan menertibkan areal itu. Bahkan kata dia, akan mengusulkan ke Kementerian Kehutanan untuk pemanfaatan areal hutan tersebut sebagai lokasi pemberdayaan masyarakat. Misalnya, untuk persawahan rakyat.

“Kita akan memohonkan agar lahan tersebut diizinkan untuk pencetakan lahan persawahan,” kata Andi seusai menghadiri acara pengambilan sumpah dan janji empat unsur pimpinan DPRD Labuhanbatu di gedung dewan setempat. Menurut Andi, kawasan di sana tetap milik negara. Tapi dipinjampakaikan ke masyarakat guna menopang ekonomi warga.

Informasi dihimpun, kawasan hutan tersebut sudah menjadi milik negara. Namun, pemerintah menyediakan pola kerja sama agar masyarakat guna mengelola kawasan dengan perhutanan sosial dan program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA). (mag-13)

Lomba Kecamatan Terbaik Tingkat Provsu 2019, Kecamatan Pematang Jaya Wakili Langkat

DIABADIKAN: Asisten Wali Kota Binjai, Meidy Yusri dan tim diabadikan saat berkunjung ke Kantor Kelurahan Damai, Binjai Utara, Kamis (31/10). bambang/sumut pos
DIABADIKAN: Asisten Wali Kota Binjai,  Meidy Yusri dan tim diabadikan saat berkunjung ke Kantor Kelurahan Damai, Binjai Utara, Kamis (31/10). 
bambang/sumut pos
DIABADIKAN: Asisten Wali Kota Binjai, Meidy Yusri dan tim diabadikan saat berkunjung ke Kantor Kelurahan Damai, Binjai Utara, Kamis (31/10). bambang/sumut pos

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Setelah terpilih sebagai kecamatan terbaik tingkat Kabupaten Langkat, Kecamatan Pematang Jaya menjadi utusan Kabupateng Langkat dalam lomba kecamatan terbaik tingkat Pemprovsu tahun 2019.

Sebagai utusan Kabupaten Langkat, Kecamatan Pematang Jaya mendapat kunjungan dan tim penilaian kecamatan Provsu yang diketuai Ervan Gani P. Siahaan, selaku Kabag Perbatasan dan Pertanahan Setdaprovsu bersama rombongannya, Kamis (31/10).

Kunjungan tim penilaian itupun langsung disambut Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Asisten I Pemerintahan Abdul Karim didampingi Camat beserta ketua PKK Pematang Jaya serta sejumlah pimpinan OPD Pemkab Langkat, di Halaman Kantor Camat Pematang Jaya.

Ervan Gani mengatakan, jika Pematang Jaya meraih nilai tertinggi, maka akan menjadi kecamatan terbaik tingkat Provsu, dan mewakili Provinsi Sumatera Utara ke tingkat nasional. “Semoga hal tersebut tercapai, sebagai hadiah kerja keras selama ini,” ujarnya.

Sementara, Asisten I berharap kepada tim penilaian, untuk terus memberikan bimbingan, arahan serta saran dan masukan, agar Pematang Jaya dapat menjadi kecamatan terbaik di tingkat Provsu.

Selain itu, Asisten I, juga meminta dukungan kepada semua pihak, baik OPD terkait, pengurus PKK Langkat, para lembaga desa dan kecamatan serta masyarakat setempat, untuk memberikan dukungan kepada Kecamatan Pematang Jaya, hingga meraih prestasi yang diharapkan.

Selanjutnya, Camat Pematang Jaya, pada exsposenya, menjelaskan prestasi yang selama ini dicapai hingga pihaknya meraih kecamatan terbaik tingkat Kabupaten.

Pertama, kecamatan pertama di Indonesia dan satu-satunya yang melaksanakan program pengembangan literasi secara kolosal dan berkesinambungan (Formalindo)

Kedua, Kecamatan pertama dan satu-satunya di Sumatera Utara yang berinovasi dan memiliki aplikasi dalam program cegah dini kanker serviks ; IVA Test ( TP PKK Propsu ),

Ketiga, kecamatan pertama dan satu-satunya di Kabupaten Langkat yang memiliki BUMDES Bersama (Dinas PMD Kab. Langkat)

Keempat, kecamatan pertama di Kabupaten Langkat yang meraih over Target PBB sebelum jatuh tempo tahun 2019, dan berturut-turut tanpa henti selama 11 tahun terakhir (Bapenda Langkat)

Kelima, kecamatan satu-satunya di Kabupaten Langkat yg melakukan penambahan modal dan tetap mengembangkan dana bergulir pada Kelompok Simpan Pinjam Usaha Perempuan ( Dinas PMD ).

Keenam, kecamatan pertama yang akan mempunyai gedung kantor bersama BKAD, UPK dan Bumdes Bersama. Ketujuh, kecamatan pertama di Kabupaten Langkat yg ikut dan menjadi nominasi dalam Lomba Inovasi dari Kemenpan RB dan menjadi satu-satunya kecamatan yg lolos tahap seleksi (Bagian Organisasi). Dan kedelapan, kecamatan satu-satunya di Sumatera Utara yg mengirimkan stafnya Tugas Belajar Program Doktoral di ITB Bandung (BKD), Kesembilan, Salah satu kecamatan wilayah pesisir Langkat yang tidak tercatat kasus Stunting (Dinas Kesehatan). (bam/han)

Untuk program unggulan Kecamatannya, terang Ahmad, yakni, pertama, TIPUTAR (Sistem Jemput Antar) yaitu membantu masyarakat yang membutuhkan pelayanan admistrasi di Desa dan Kecamatan.

Kedua, Festival Literasi, tujuanya untuk membantu meningkatkan minat baca dan menambah pengetahuan masyarakat dan Pelajar Pematang Jaya. Ketiga, Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA TES) yaitu program kerjasama antar TP. PKK Kecamatan dengan Puskesmas Pematang Jaya, untuk memberikan penyuluhan tentang penanggulangan Kanker Leher Rahim dan masalah kesehatan lainnya.

“Melalui pendekatan pelayanan Masyarakat dengan cara kegiatan yang bersifat Promotif ( Sosialisasi) dan Prefentif ( Pencegahan),”pungkasnya. (bam/han)