BATARA/SUMUT POS
PERBAIKI: Pemerintah Kecamatan Gunungmeriah dan masyarakat gotong royong perbaiki jalan rusak.
BATARA/SUMUT POS PERBAIKI: Pemerintah Kecamatan Gunungmeriah dan masyarakat gotong royong perbaiki jalan rusak.
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Muspika Gunungmeriah bersama masyarakat bergotong royong memperbaiki jalan provinsi yang rusak parah, persisnya di depan Kantor Camat Gunungmeriah.
“Beberapa bulan lalu, kami sudah surati Pemprovsu untuk dilakukan perbaikan. Sambil menunggu perbaikan, agar jalan tidak semakin parah dan memperlancar arus lalulintas, kami adakan gotong royong,”ujar Hesron, Camat Gunungmeria, Senin (22/7).
Menurutnya, gotong royong melibatkan masyarakat seperti apa yang dicanangkan Bupati Deliserdang. Keterliban masyarakat dalam membangun atau memperbaiki jalan yang rusak dapat dilakukan tanpa membebankan APBD, namun dapat dilakukan bersama masyarakat.
Perbaikan jalan dilakukan dengan menggunakan alat berat pengusaha untuk mengeruk drainase. Tujuannya, agar air yang tertimbun dalam kubangan dapat dialirkan. Lalu, batu coral di susun di jalan rusak.
“Demikian yang dapat kami perbaiki secara swadaya. Kita berharap agar pemerintah provinsi dapat menindaklajuti jalan rusak di beberapa titik penghubung Deliserdang-Sergai-Simalungun-Karo tersebut,” pinta Hesron.
Sebelumnya, seorang pengendara bernama Yamin (43) kepada wartawan mengaku jika hendak melewati jalan itu harus ektra hati-hati karena berkubang.
“Mohon Pemerintah Provinsi untuk menidaklajuti kerusakan jalan depan kantor camat ini. Kantor itu kan pusat pemerintahan kecamatan dalam melayani warga, masa seperti itu kerusakannya,” ungkap Yamin. (btr/han)
BERDOA:
HM Idahamdan istri bersama calon haji lainnya asal Kota Binjai panjatkan doa di sela-sela pelepasan calhaj oleh Plt Wali Kota Timbas Tarigan menuju Asrama Haji Medan, Selasa (23/7).
Tedy/ Sumut Pos BERDOA: HM Idahamdan istri bersama calon haji lainnya asal Kota Binjai panjatkan doa di sela-sela pelepasan calhaj oleh Plt Wali Kota Timbas Tarigan menuju Asrama Haji Medan, Selasa (23/7).
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Plt Wali Kota Binjai, H Timbas Tarigan dan ribuan masyarakat Kota Binjai memenuhi Pendopo Umar Baki untuk melepas keberangkatan jemaah calon haji menuju Asrama Haji Medan, Selasa (23/7).
Jemah haji Kota Binjai pantas berbangga di tahun 2019 ini. Pasalnya, Wali Kota Binjai HM Idaham dan Ketua TP PKK Hj Lisa Andriani Idaham yang turut naik haji sebagai pimpinan Tim Pemandu Haji Daerah Kota Binjai(TPHD) mendampingi mereka selama menunaikan haji. Calhaj asal Kota Rambutan dijadwalkan hari ini bertolak ke Arab Saudi dari Bandara Internasional Kualanamu, Rabu (24/7) pukul 13.55 WIB.
Diperkirakan mereka tiba di Bandara King Abdul Azis pada pukul 18.30 WIB waktu setempat. Informasi dihimpun, calhaj laki-laki sebanyak 112 orang dan perempuan 207 orang. Calhaj tertua laki-laki berusia 76 tahun dan perempuan 76 tahun.
Calhaj termuda laki-laki berusia 21 tahun dan perempuan berusia 18 tahun. Tahun ini Kota Binjai mendapatkan kuota tambahan sebanyak dua orang calhaj yang akan berangkat pada kloter 22. Selama berada di tanah suci jemaah haji akan mendapatkan fasilitas seperti konsumsi, obat-obatan dan transportasi yang disediakan oleh Pemerintah Kota Binjai. Timbas mengatakan, kesadaran berhaji masyarakat Binjai mengalami peningkatan. Terbukti dengan semakin banyaknya masyarakat Binjai yang telah mendaftar haji. Sesuai dengan jadwal Binjai tergabung ke dalam kelompok terbang (kloter) 12.
“Selama menjalankan ibadah haji, jemaah sebisa mungkin melaksanakan seluruh rangkaian haji, mematuhi segala norma yang berlaku, dan mendengarkan arahan dari petugas TPHD,” pintanya. Timbas juga berpesan kepada seluruh calhaj agar memeriksa dokumen-dokumen penting yang mesti di bawa dan menjaga stamina, serta selalu memohon kepada Allah SWT agar diberikan kemudahan dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.
Sementara, Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto juga turut menghadiri pelepasan keberangkatan calhaj. Menurut Kapolres, beberapa tempat di tanah suci diyakini sebagai tempat mustajab. Doa yang disampaikan dengan ikhlas akan segera dikabulkan. Karenanya, Kapolres menitipkan doa secara pribadi kepada Wali Kota saat menunaikan ibadah rukun islam kelima tersebut. “Titip doa aja ama Pak Wali dan rombongan. Minta didoai, semoga saya bisa segera menyusul juga menunaikan ibadah haji. Amin ya allah,” tandasnya. (ted/han)
KARO, SUMUTPOS.CO – Situs yang diyakini peninggalan pada masa Hindu di Desa Pulo, Kecamatan Kuta Buluh, Kabupaten Karo, terbengkalai. Di area tersebut masih terdapat sejumlah jejak peninggalan arkeologi, masa lalu. Satu gapura masih berdiri kokoh, garis-garis relief masih dapat dilihat dengan jelas.
Pantauan di lokasi situs, Senin (22/7), pagar bergapura menyerupai gerbang terbuka. Batu-batu pagar tampak berlumut. Tak jauh dari gapura pagar, sebuah gapura berukuran besar berdiri.
Di Kabupaten Karo terdapat sejumlah situs bersejarah masa kehidupan lampau. Di Desa Pulo, situs ini satu dari situs lain di Tanah Karo, dengan kondisi yang memprihatinkan. “Dari sejak aku sekolah dan mengetahui adanya situs bersejarah ini ada di kampungku, kurasa tak pernah ada perawatan,” kata Jekin Sembiring Depari warga sekitar.
Dia mengenal situs itu dengan sebutan situs candi masa Hindu. “Zaman India (Hindu) ini,” ucapnya.
Jekin menyayangkan situs tersebut tidak terjaga dan terawat. Selain kondisi situs, Jekin mengaku kehilangan sejarah tentang keberadaan situs itu.
Menurutnya, penting mengetahui sejarah keberadaan situs, menjadi warisan dari para bulang (kakek), nini (nenek). “Info (sejarah) yang diwariskan bulang, nini kita lenyap ditelan bumi begitu saja. Apa lagi generasi sekarang, manalah tahu,” ungkapnya.
Dia berharap Pemerintah Kabupaten Karo untuk memberikan perhatian terhadap situs tersebut. Jekin bukan tak ingin merawat situs itu, tapi khawatir dituduh merusak areal cagarbudaya tersebut. “ Takutnya, kita bersihkan malah dituding pula kita merusak situs ini. Jadi serba salah. Ya, beginilah jadinya, seperti kita lihat,” imbuhnya. (deo/han)
Dok Humas Pakpak Bharat
RAKOR:Pj Bupati Pakpak Bharat, Dr H. Asren Nasution, MA, bersama Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu saat mengikuti rapat koordinasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Danau Toba, Senin (22/7) di kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta.
Dok Humas Pakpak Bharat RAKOR:Pj Bupati Pakpak Bharat, Dr H. Asren Nasution, MA, bersama Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu saat mengikuti rapat koordinasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Danau Toba, Senin (22/7) di kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta.
PAKPAK BHARAT, SUMUTPOS.CO – Sebagai salah satu dari 8 kabupaten penyangga kawasan Danau Toba, Pakpak Bharat tidak hanya potensial sebagai penyedia air bagi danau tersebut, koridor ekosistem Danau Toba, serta kandidat penyedia SDM kepariwisataan. Kabupaten Pakpak Bharat juga sangat strategis dari aspek zona kewilayahan yang memiliki akses perhubungan yang lebih efisien.
Demikian disampaikan Pj. Bupati Pakpak Bharat, Dr H. Asren Nasution MA, saat mengikuti rapat koordinasi ‘Tindak Lanjut Percepatan Pengembangan Destinasi Pariwisata Danau Toba’di kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman, Jakarta, Senin (22/7)
Dalam rakor yang dipimpin Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, dan dihadiri Menteri ATR, Sofyan Djalil, Wagubsu, H. Musa Rajeksyah, serta para Kepala Daerah se-Kawasan Danau Toba, Pj. Bupati menyampaikan, bahwa Pakpak Bharat memiliki kekayaan alam yang luar biasa dan ini menjadi modal besar untuk pengembangan pariwisata.
Selain itu, Pakpak Bharat merupakan pintu gerbang bagi wilayah selatan Provinsi Aceh untuk menuju Bandara Silangit dan Danau Toba. Pengembangan destinasi Pariwisata Danau Toba semakin pesat, apabila aksesibilitas dari Pantai Barat Sumatera secara khusus dari Pakpak Bharat menjadi perhatian pemerintah.
Selain usulan program kegiatan dalam kelompok amenitas dan atraksi parawisata, untuk mendukung Percepatan Pengembangan Destinasi Danau Toba juga perlu diprioritaskan pembangunan aksesibilitas ruas jalan antar kabupaten di wilayah kabupaten Pakpak Bharat. Dengan terbukanya konektivitas antar wilayah kabupaten, arus barang dan jasa menjadi lancar yang tentunya berdampak terhadap pengembangan Kawasan Strategis Nasional Danau Toba serta peningkatan perekonomian kabupaten Pakpak Bharat sekaligus lepas dari keterisolasian.
“Dengan terbukanya jalur lintas provinsi dan lintas kabupaten melalui Pakpak Bharat, maka akan terjadi lompatan bagi pengembangan sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat” ungkap Asren Nasution, seraya menambahkan bahwa jarak dari Pakpak Bharat ke Bandara Silangit, Siborong borong lebih ringkas dibandingkan dengan jarak Pakpak Bharat ke Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, yang dapat memangkas waktu perjalanan 3 sampai 4 jam. “Seharusnya masyarakat Pakpak Bharat dan masyarakat Aceh disekitar Pakpak Bharat akan memilih Bandara Silangit sebagai transit perjalanan karena sangat menghemat waktu, namun karena aksesibilitas tidak baik orang akan tetap memilih Kuala Namu sebagai transit perjalanan”,terang Asren Nasution didampingi Kepala Bappeda, Jalan Berutu dan Kepala Dinas Pariwisata, Bambang S. Banurea di Sindeka, Salak, Kantor Dinas Bupati, Selasa (23/7).
Sementara itu, Luhut B Pandjaitan menyampaikan sebagaimana harapan Presiden Joko Widodo mengenai peningkatan kawasan wisata di Indonesia, pemerintah pusat sangat serius untuk mengembangkan destinasi wisata di tanah air termasuk Danau Toba yang sudah ditetapkan menjadi destinasi wisata prioritas dan super prioritas.
Tentang pembangunan infrastruktur pendukung di Danau Toba, Menko meminta para Bupati yang berada di kawasan Danau Toba untuk menyampaikan program dan apa saja yang mereka perlukan. Beliau menggarisbawahi bahwa pemerintah pusat akan serius membantu pembangunannya, dengan syarat Pemerintah Daerah juga serius bekerjasama. (tam/han)
SIANTAR, SUMUTPOS.CO – Wakil Walikota Pematangsiantar Togar Sitorus mengaku turut serta dipanggil ke Poldasu untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus Operasi Tangkap Tangan di Kantor BPKD Siantar.
Namun Togar Sitorus mengaku tidak tahu menahu soal adanya pemotongan insentif dari upah pungut pajak yang diteirma pegawai BPKD.
“Saya tidak tau soal itu. Dan saya tidak pernah menerima apapun dari mereka,” kata Togar saat ditemui wartawan, Selasa (23/7).
“Katanya saya juga akan diperiksa sebagai saksi di Polda. Jadwalnya Senin depan. Jadi apa yang saya tau itu yang akan saya sampaikan,” ujarnya.
Menurut Togar Sitorus, para pegawai harus tetap melaksanakan pekerjaannya sesuai dengan tugas masing-masing. Tidak usah khawatir dan galau.
“Biarlah proses hukum tetap berjalan dan para pegawai tetap bekerja sesuai dengan tupoksinya,” ujarnya.
Disinggung soal posisi jabatan di BPKD yang saat ini kosong, Togar menyampaikan bahwa pergantian jabatan merupakan kewenangan Walikota.
Menurut Togar sejauh ini belum ada kabar soal siapa yang akan mengisi jabatan Kepala BPKD.
“Kan ada mekanismenya. Jadi kita tunggulah prosesnya,” kata Ketua DPD Demokrat Pematangsiantar itu.
Sampai saat ini perkembangan penyidikan kasus OTT oleh Poldasu, masih dua orang yang dijadikan sebagai tersangka, yakni Kepala BPKD Adiaksa Purba dan Bendahara Pengeluaran Erni Zendrato.
Dalam pengembangan kasus ini, Tipikor Poldasu masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Baik itu para pegawai BPKD hingga Sekda, Walikota dan Wakil Walikota Pematangsiantar. (pra/des)
PALAS, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Palas mengggelar rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi partai politik dan calon terpilih anggota DPRD hasil Pemilu Tahun 2019, Senin (22/7) di aula Hotel Syamsiyah Sibuhuan.
Hadir dalam rapat Pleno itu Wakil Bupati Palas drg H Ahmad Zarnawi Pasaribu CHt MM MSi, Ketua DPRD Palas H Syahwil Nasution, Wakil ketua DPRD Irsan Bangun Harahap, dan Wakapolres Tapsel Kompol Jumanto SH MH.
Selain Ketua KPU Palas Indrasyahbana Nasution SH MH, dan empat Komisioner KPU lainnya masing-masing Amran Pulungan MSp, Indra Alamsyah Hasibuan, Abdul Muluk Siregar, Rahmat Habinsaran Daulay, dan Sekretatis H Darwin Hasibuan, tampak juga hadir Ketua Bawaslu Palas Rahmat Efendy Siregar dan komisioner Rafles Purba, Ketua MUI Palas H Ismail Nasution Lc MTh beserta pimpinan partai politik, pimpinan organisasi profesi serta sejumlah calon anggota DPRD terpilih.
Rapat pleno yang dipimpin ketua KPU Indra Syahbana Nasution ini berdasarkan surat KPU RI nomor 1027/PL.01.9-SD/03/KPU/VII/2019 dan PKPU Nomor 14 tahun 2019 untuk segera melaksanakan penetapan perolehan kursi dan penetapan calon terpilih. Hingga selesai, rapat penetapan berjalan hikmad.
“Pleno penetapan perolehan kursi ini bersifat terbuka,” ungkap Indra Syahbana sembari membuka rapat Pleno terbuka tersebut.
Di sisi lain, sistem perhitungan (situng) hasil perolehan suara dan penetapan calon terpilih anggota DPRD Palas 2019 ini dapat diakses secara online. Demikian pula proses serta tata cara penyampaian keberatan dan kejadian khusus.
“Dan menurut data hasil situng KPU Palas menetapkan perolehan kursi Parpol peserta pemilu tahun 2019 partai PKB tiga kursi, partai Gerindra tiga kursi, PDIP satu kursi, Golkar lima kursi, Nasdem dua kursi, PKS satu kursi, PPP dua kursi, PAN empat kursi, Hanura empat kursi, Demokrat tiga kursi, dan PKPI satu kursi, dan PSI satu kursi,” sebut komisioner KPU Divisi Teknis Rahmat Habinsaran Daulay SPd menjelaskan. (tan/msg/sp)
TAPUT, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) menggelar rapat pleno terbuka penetapan calon anggota DPRD terpilih periode 2019 – 2024, bertempat di Aula Kantor KPU Taput Jalan MH Manullang Komplek Pajak Tarutung, Selasa (22/7/19).
Ketua KPU Tapanuli Utara Kopman Pasaribu
MH, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terimakasih kepada seluruh kontestan peserta Pemilu
Legislatif dan Pilpres 2019 di wilayah Bonapasogit Tapanuli Utara dari partai
politik hingga para calon legislatif yang beratarung secara demokratis.
“Sehingga pelaksanaan pesta demokrasi yang telah kita lalui dan kita
laksanakan bersama dapat berjalan dengan baik. Seluruh tahapan demi tahapan
Pemilu 2019 telah terlaksana dengan damai dan penuh sukacita,” katanya.
Kopman menambahkan bahwa tahapan yang kita
laksanakan hari ini ialah merupakan tahapan akhir dari semua proses yang telah
berjalan selama Pemilu 2019.
“Oleh
karena itu kita mengharapkan ketika peserta yang menang kita umumkan ke publik
dengan secara umum kepada seluruh lapisan masyarakat dapat membawa angin segar
di tengah-tengah masyarakat,”
katanya.
Seluruh komisioner KPU Taput hadir dalam
rapat pleno tersebut juga dihadiri Sekretaris KPU Taput Luhut Aritonang SSos.
Dari hasil penetapan yang dilakukan oleh
KPU Taput Partai PDI Perjuangan adalah partai pemenang pada Pilpres 2019 yang
memperoleh 10 Kursi di DPRD Taput, dan disusul oleh partai Nasdem dengan
memperoleh 6 Kursi, Golkar 5 Kursi, Hanura 4 Kursi, PKB 3 Kursi, Perindo 2
Kursi, PKPI 2 Kursi, Partai Demokrat 2 Kursi, Partai Gerindra 1 Kursi.
Dari seluruh hasil perolehan masing-masing
calon legislatif terpilih yang turut berkompetisi dalam perhelatan demokrasi
Pemilu 2019 di wilayah Taput calon legislatif dari Partai PDIP atas nama Jimmy
Limhot Tambunan dari Dapil 5 wilayah Pahae merupakan peraih suara terbanyak.
Tampak hadir pada rapat pleno penetapan anggota DPRD terpilih Pemilu 2019 tersebut yaitu para pengurus partai politik yang calon legislatifnya terpilih, mewakili unsur pimpinan daerah Kabupaten Tapanuli Utara. (mt/osi/nt/msg/sp)
TAPUT, SUMUTPOS.CO – PT Protelindo akhirnya mengurus permohonan ijin bangunan towernya yang berada di Desa Pardamean Nainggolan, Kecamatan Pahae Jae, Kabupaten Taput. Hal itu setelah Satuan Polisi Satpol Pamong Praja ( Satpol PP) Taput melakukan penyegelan bangunan tower tidak berijin tersebut.
Anas Siagian selaku Kepala Dinas Dinas
Penanaman modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kabupaten
Tapanuli Utara membenarkan hal tersebut saat dikonfirmasi NEW TAPANULI,
Senin (22/7/19).
“Pihak perusahaan sudah menyampaikan
permohonan ijin. Nanti akan kita lihat ijin lingkungannya. Setelah semua persyaratan
lengkap, maka tentu akan dikeluarkan ijin mendirikan bangunan,” katanya.
Sebelumnnya, Kepala Satpol PP Taput Rudi
Sitorus kepada wartawan mengatakan, penyegelan bangunan tower di Desa Pardamean
Nainggolan dilakukan setelah Dinas Perijinan menyampaikan pemberitahuan
kepada Satpol PP Taput untuk melakukan penindakan atas bangunan tower tidak
berijin tersebut.
Ia menambahkan, pihaknya menyesalkan
tindakan pengusaha yang tidak taat terhadap aturan daerah. Di mana pengerjaan
bangunan tower sudah selesai dilaksanakan meskipun dalam hal pengurusan
perijinan belum dilakukan ke dinas perijinan setempat.
“Padahal pemerintah daerah menargetkan bahwa salah satu sektor pemasuk pendapatan asli daerah adalah dari sektor perijinan seperti ijin mendirikan bangunan ini,” terangnya. (as/osi//nt/msg/sp)
TAPUT, SUMUTPOS.CO – Bupati Tapanuli Utara (Taput) Nikson Nababan menghimbau Kepala Desa (Kades) soal penggunaan dana desa agar berhati-hati.
“Kepala desa agar hati- hati dalam
penggunaan dana desa jangan sampai menjadi temuan,” kata Nikson dalam
sebuah acara yang dihadiri sejumlah kepala desa di open stage salib kasih,
baru-baru ini.
Nikson mengatakan, selain untuk pembangunan
infrastruktur, dana desa juga agar dimanfaatkan untuk pemberdayaan atau
peningkatan sumber daya manusia (SDM) di desa masing- masing.
Baik itu peningkatan SDM pemuda, kaum ibu
maupun pelaku kerajinan san Usaha Kecil Menengah.
“Peningkatan SDM itu bisa dengan
melakukan studi ke luar daerah ataupun mendatangkan ahli ke desa masing-
masing,” ucapnya.
Untuk diketahui, 241 desa menerima angaran
dana desa dari pemerintah pusat dengan jumlah bervariasi. Jika dijumlah, dana
desa untuk Taput sebesar Rp184.186.164.000.
Selain itu, masing-masing desa juga mendapat kucuran dana dari Pemerintah Kabupaten dalam bentuk Alokasi Dana Desa(ADD). Jumlah ADD untuk seluruh desa itu sebesar Rp68.213.884.700. (as/osi/nt/msg/sp)
Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto foto bersama usai menerima audiensi Panpel Max Monstrac Expedition Asahan 2019.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mendukung penuh dan siap menyemarakkan even Jelajah Alam Bumi Asahan 2019 yang diinisiasi Komunitas Max Monstrac Asahan, pada 27 Juli mendatang.
Dukungan dan kesediaan Kapolda ikut dalam even tersebut, disampaikan Pembina Max Monstrac Asahan yang juga Kapolres Asahan AKBP Faisal Napitupulu kepada wartawan, usai pihaknya beraudiensi dengan Kapolda Agus Andrianto di Mapolda Sumut, Senin (22/7/19).
“Pak kapolda mengapresiasi kegiatan ini. Apalagi ini kan dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-73 Bhayangkara. Jadi beliau siap turut serta dalam even ini nantinya,” katanya.
Menurut Faisal, kegiatan Jelajah Bumi Alam Asahan 2019 sebagai bentuk implementasi polisi pelayan masyarakat.
Selain itu diharapkan melalui even tersebut semakin meningkatkan hubungan yang harmonis antara pihak kepolisian dengan seluruh mitra kerja terutama jajaran Pemkab Asahan.
“Tentu ini menjadi sarana meningkatkan harmonisasi hubungan polisi dengan masyarakat khususnya masyarakat Asahan. Juga untuk meningkatkan sinergitas antara Polri dengan instansi-instansi terkait lainnya, seperti Pemkab Asahan, Kejari, pengadilan dan semua elemen-elemen masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, mantan Kapolres Nias Selatan ini menuturkan, melalui even itu selain adalah kegiatan olahraga juga sebagai bentuk pembinaan fisik dan mental bagi peserta yang mengikutinya, dimana untuk menggunakan jiwa sportivitas ketika melayani masyarakat nantinya.
“Untuk pendaftar, sementara ini sudah ada 950 orang. Rencana kami tutup di 1.000 peserta. Namun kalau masih ada yang datang pada hari H, tidak tertutup kemungkinan tetap diakomodir. Teknisnya akan ditangani pihak panitia,” jelasnya.
Ketua Panitia Pelaksana Max Monstrac Asahan Expedition 2019, dr Aris Yudhariansyah mengungkapkan sesuai dengan moto kegiatan yakni Jelajah Bumi Alam Asahan, pihaknya akan coba mengeksplorasi potensi wisata Asahan terutama kepada para peserta yang ikut ambil bagian.
“Hal kedua tentunya kita ingin menjalin kerja sama melalui kegiatan ini. Kita tahu bahwa polisi adalah sahabat kita, dan pemkab juga support segala kegiatan yang terkait dengan program polisi dan pemberdayaan masyarakat. Apalagi polisi sekarang ini banyak diminta untuk supaya dekat dengan masyarakat. Makanya kegiatan ini kita laksanakan bertepatan momen HUT ke-73 Bhayangkara,” ucapnya.
Kegiatan ini nantinya berpusat di Lapangan Adhi Pradana Kisaran. Adapun biaya pendaftaran peserta dikenakan Rp250 ribu.
Bagi para pemenang, panpel Max Monstrac Expedition Asahan 2019 akan memberikan hadiah utama berupa satu unit mobil sedan, satu unit Honda CRF 150L, dua unit motor matic, dan ratusan doorprize hadiah menarik lainnya.
“Harapan kami kegiatan olahraga ini dapat semakin menggali potensi-wisata Asahan menjadi lebih baik, lebih maju dan lebih terkenal lagi,” pungkas Aris.
Turut hadir dalam audiensi, Kasatlantas Polres Asahan AKP Rusbeny, Bendahara Panpel, dr Nirwan Arif, Kabid Humas Poldasu, AKBP Tatan Dirsan Atmaja, dan jajaran pejabat teras Poldasu lainnya. Selain mengundang Kapoldasu, pada hari itu panpel juga beraudiensi dengan Pangdam I/BB. (int/msg/sp)