teddy/sumut pos
DISERAHKAN: Okto Purba (Keempat dari kiri) , narapidana Lapas Narkotika Langkat saat diserahkan pihak keluarga ke Polsek Selesai.
teddy/sumut pos DISERAHKAN: Okto Purba (Keempat dari kiri) , narapidana Lapas Narkotika Langkat saat diserahkan pihak keluarga ke Polsek Selesai.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Satu demi satu, narapidana Lapas Narkotika Langkat yang kabur pasca keributan, berhasil diamankan lagi.
Salah satunya adalah Okto Purba (27), warga Dusun Balai Desa, Desa Tanjung Merahe, Selesai, Langkat.
“Hasil pencarian dan penggalangan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, serta Kadus terhadap keluarga napi yang melarikan diri, keluarganya ada menyerahkan seorang napi ke Polsek Selesai,” ujar Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Selasa (21/5). Menurut Kapolres, Okto diserahkan oleh Bibinya, Junarti Sitepu. Okto divonis 5 tahun 6 bulan. Sejauh ini, Okto sudah menjalani masa hukuman 3 tahun 7 bulan.
“Okto diserahkan (keluarga) dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Polsek Selesai akan menyerahkan ke Polres Langkat untuk dikembalikan ke Lapas Langkat,” ujar Nugroho. Pada kesempatan itu, Nugroho juga mengimbau bagi para napi untuk menyerahkan diri baik-baik. Karena dengan melarikan diri, tidak akan menyelesaikan masalah. Malah menambah masalah. Jalani proses hukuman dengan baik,”pintanya.
Sementara, Kepala Pengamanan Lapas Klas II A Binjai, Imanuel Ginting mengungkapkan, pihaknya ada menampung 59 narapidana Lapas Narkotika Langkat pasca keributan. “Yang pertama kemarin ada 34. Lalu ada 9 kemudian 1 orang. Terakhir 15 orang,” jelas Imanuel. Sejauh ini, kata Imanuel, belum ada perintah maupun petunjuk lanjut dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia terkait para napi tersebut. Artinya, apakah para napi tetap di Lapas Binjai atau tetap bakal dikembalikan ke Lapas Narkotika Langkat. “Di sini kami sudah memberi bimbingan dan pengarahan serta pembinaan terhadap mereka (napi yang dititip),” pungkasnya. (ted/han)
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Binjai sudah menyusun program kegiatannya di Ramadan 1440 Hijriah. Salah satunya memberi bantuan materi untuk operasional bilal mayit dan penggali kubur.
“Ada 720 orang bilal mayit dan penggali kubur akan mendapat bantuan operasional. Data sudah ada (yang menerima bantuan). Saat ini sedang diproses dan verifikasi,” jelas Kabag Kesra, Sofyan Siregar, Selasa (21/5).
Menurut dia, mereka akan menerima bantuan operasional tersebut pada akhir Ramadan 1440 Hijriah. “Kalau enggak 27 Mei atau 28 Mei 2019,” imbuh mantan Kabid Perizinan ini.
Selain itu, juga ada program peningkatan pelayanan mAsjid maupun musala. “Kesra Setdako Binjai akan memberikan bantuan untuk masjid maupun musala yang aktif pada Bulan Suci Ramadan ini. Seperti kegiatan tadarus dan tarawih serta lainnya. Bantuannya seperti gula, kopi dan teh untuk menu berbuka puasa sahur,” sambung Sofyan.
Rencananya, ada 380 masjid dan musala yang akan menerima bantuan peningkatan pelayanan tersebut. Semua masjid tersebar di 37 Kelurahan pada 5 Kecamatan yang ada di Kota Rambutan. “Terakhir Dakwah Ramadan, itu merupakan program kerja Bagian Kesra selama Ramadan. Dalam Dakwah Ramadan, juga ada perlombaan dari 4 cabang. Tilawah, hapalan surah pendek, surat yasin dan ceramah atau pidato. Khusus ibu-ibu ini,” tandasnya. (ted/han)
batara/sumut pos
TUNJUKKAN: Bea Cukai Kualanamu dan Tim P2 Kantor Wilayah Dirjen Bea Cukai Sumut menunjukkan Daun Khat asal Euthopia yang diselundupkan ke Sumut.
batara/sumut pos TUNJUKKAN: Bea Cukai Kualanamu dan Tim P2 Kantor Wilayah Dirjen Bea Cukai Sumut menunjukkan Daun Khat asal Euthopia yang diselundupkan ke Sumut.
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bea Cukai Kualanamu bekerjasama dengan tim P2 Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Sumut menggagalkan penyelundupan narkotika golongan I jenis daun tanaman Chat (Catha Edulis) sebanyak 16 kg.
Kepala Kantor Pelayanan Bea Cukai Kualanamu, Bagus Nugroho Tamtomo Putro dalam paparannya, berhasil menggagalkan penyeludupan daun yang lebih berbahaya dari ekstasi dan sabu tersebut, berawal dari adanya analisa terhadap dua barang kiriman dengan penerima yang berbeda tiba di kantor Pos Lalu Bea Tanjung Morawa pada Kamis (9/5).
Barang tersebut diberitahukan dalam Cknsignment Note (CN) berupa clothes (pakaian) berasal dari negara Ethopia. Berdasarkan kecurigaan itu, petugas melakukan pemeriksaan secara manual terhadap barang kiriman Pos
Hasil pemeriksaan fisik, dari dua kardus tersebut ditemukan empat bungkus plastik berwarna merah muda yang berisi daun kering berwarna hijau dan berbau.
Selanjutnya, barang tersebut dibawa uji laboratorium di Balai Laboratorium Bea Cukai kelas II Medan. Hasilnya, daun seberat 16 kg tersebut merupakan daun chat.
Oleh petugas Bea Cukai dan Kantor Pos Lalu Bea Tanjung Morawa, melakukan kordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Sumut untuk melakukan control delivery (CD) ke penerima barang yang berada di Helvetia, Medan dan Tanjung Balai Asahan.
Dari hasil CD yang dilakukan di Helvetia, Medan sampai saat masih dalam proses pengembangan, sedangkan hasil CD ke Tanjung Balai yang dibantu Tim P2 Bea Cukai Teluk Nibung dan Sat Res Narkoba Polres Tanjung Balai berhasil mengamankan HAR (46).
“Tanaman Chat adalah substansi yang dinyatakan terlarang berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 50 tahun 2018. HAS dijerat pasal 102 huruf h UU RI Nomor 17 tahun 2006 tentang kepabeanan dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 10 tahun, denda paling sedikit Rpp50 juta dan paling banyak Rp5 miliar serta UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 113 ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman penjara paling paling lama 20 tahun,”beber Bagus Nugroho, Selasa (15/5). Sementara Kepala BNN Propinsi Sumut Brigjend Adrian menyebutkan, 803 jenis narkotika baru yang sudah terdeteksi badan narkotika dunia. Di indonesia 72 jenis narkotika yg sudah terdeteksi, 66 sudah masuk lampiran dalam peraturan Menteri Kesehatan.
Sumut masuk rangking kedua, karena 256 ribu terpapar narkoba atau sekitar 2,5 persen. Modus masuknya narkotika lewat pelabuhan tikus dengan memanfaatkan para nelayan. Terutama di kawasan Tanjung Balai. Kapal nelayan ke tengah dan jumpa dengan kapal Malaysia lalu tukar barang.
Wakil Direktur Ditresnarkoba Polda Sumut AKBP Frenky, menyebutkan, Tahun 2017 sebanyak 163 kg barang bukti yang diamankan, sedangkan Januari hingga maret 2019 sudah 160 kg barang bukti narkoba yang diamankan. Perusahaan cargo merupakan salah satu cara untuk pengiriman narkotika.
“Diminta perusahaan cargo untuk lebih jeli memeriksa barang kiriman,” imbuhnya. (btr/han)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dugaan pungutan liar (pungli) di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara (Provsu) terus diungkit. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Masyarakat Peduli Sumatera Utara (Formapsu) meminta kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi untuk memproses Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provsu, Hasudungan Siregar (HS) yang meminta upeti Rp10 juta untuk menandatangani surat perintah kerja (SPK) seluruh Unit Pelaksana Tugas (UPT) Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi se Sumut.
“Kalau ingin menjadikan Sumut Bermartabat kasus kasus pungli seperti ini harus cepat diproses, apalagi ini menyangkut pembangunan Sumatera Utara ke depan,” kata Sekretaris Formapsu Hendrik Rumapea SH kepada Sumut di Lobi Hotel Madani, Selasa (21/5).
Hendrik menjelaskan, di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provsu itu memiliki 17 UPT di Sumut. “Nah, jika per UPT dipatok Rp10 juta untuk menandatangani SPK oleh Sekretaris berinisial ‘HS’, dia mengumpulkan Rp170 juta untuk penandatangan saja, inikan sudah gak benar,” tandas Hendri.
Apalagi, sambung Hendrik, wewenang dalam penandatanganan SPK UPT itu bukanlah tugas Sekretaris HS, melainkan tugas dari Kebijakan Penggunaan Anggaran (KPA). “Jelas ini sudah menyalahi aturan, dan tidak dibenarkan dalam sistem kerja yang sekarang ini lagi bersih bersih pungli dan korupsi,” katanya.
Hendrik mengatakan akan membawa kasus ini Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Kepolisian Sumatera Utara (Poldasu).” Untuk Pemrovsu jika HS tidak juga diperiksa maka akan menurunkan massa dalam waktu dekat ini,” tegasnya.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Hasudungan Siregar menepis tudingan dirinya melakukan kutipan. “ Itu tidak benar, memang ada ditandatangani dua UPT tapi tidak ada kutipan, kalau pun ada ini dalam penyelidikan,” tandasnya.
Hasudungan yang kembali dihubungi, Selasa malam harinya disebut sedang melaksanakan salat. “Bapak sedang salat tarawih,”kata seorang wanita yang mengangkat HP Hasudungan.
Perlu diketahui, Hasudungan Siregar sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala UPT Bina Marga Medan pada Tahun 2017. Hasudungan pernah diperiksa Tipikor Polda Sumut dalam dugaan penyimpangan paket pengerjaan proyek di Medan. (azw)
Foto: Istimewa
DIABADIKAN: Perwakilan BKKBN Sumut dan anggota DPR RI diabadikan bersama usai sosialisasi Advokasi dan KIE di Langkat, belum lama ini.
Foto: Istimewa DIABADIKAN: Perwakilan BKKBN Sumut dan anggota DPR RI diabadikan bersama usai sosialisasi Advokasi dan KIE di Langkat, belum lama ini.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Warga Desa Tanjunglenggang, Bahorok, Langkat mengikuti sosialisasi Advokasi dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Program KKBPK yang dilaksanakan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI, belum lama ini.
Pada kegiatan itu warga diedukasi pentingnya program KB bagi keluarga. Karena dengan begitu, akan melahirkan generasi yang berkualitas. Karena saat ini program KB tidak saja untuk perempuan melainkan juga pria, sehingga setiap kehamilan bisa direncanakan.
“Kehamilan ini harus direncanakan. Karena kalau direncanakan akan dirawat dengan baik. Suami yang mengelus perut istri saat hamil merupakan cara berkomunikasi dengan anak. Selain itu, gizi ibu yang sedang hamil juga harus diperhatikan,” kata Kabid Adpin BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah MPHR.
Turut hadir, anggota DPR RI Delia Pratiwi Br Sitepu SH, mengapresiasi BKKBN Sumut atas pelaksanaan sosialisasi Advokasi dan KIE tersebut. Kepada seluruh peserta, politisi Partai Golkar ini menilai, pengendalian jumlah penduduk mencegah persoalan baru. Seperti angka pengangguran, pernikahan dini dan kemiskinan.
“Pengendalian jumlah penduduk ini bisa dilakukan dengan mengatur jarak melahirkan dan mengikuti program KB,” ujarnya.
Untuk memeriahkan kegiatan sosialisasi, panitia menyiapkan berbagai macam hadiah kepada para peserta. Salah satunya sepeda. (rel)
Foto: Istimewa
BERSAMA: Perwakilan BKKBN Sumut dan mitra kerja dari DPR RI diabadikan bersama peserta sosialisasi, di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, belum lama ini.
Foto: Istimewa BERSAMA: Perwakilan BKKBN Sumut dan mitra kerja dari DPR RI diabadikan bersama peserta sosialisasi, di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, belum lama ini.
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – BKKBN menggelar kegiatan sosialisasi, advokasi dan KIE program KKBPK bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI Tahun 2019, di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, belum lama ini.
Dalam sambutannya Kabid Adpin BKKBN Sumut, Dra Rabiatun Adawiyah menekankan, sosialisasi ini ini sangat bermanfaat bagi Desa Sumber Jaya dalam pembentukan Kampung KB. Khususnya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keluarga berencana serta mendorong masyarakat untuk mengikuti program KB.
“Dengan begitu, akan melahirkan generasi yang berkualitas. Karena saat ini program KB tidak saja untuk perempuan melainkan juga pria, sehingga setiap kehamilan bisa direncanakan. Dengan perencanaan kehamilan, maka setiap orang tua akan memberikan perawatan yang lebih sehingga melahirkan generasi yang diharapkan,” jelas Rabiatun Adawiyah.
Pemahaman tersebut, lanjutnya, dapat disampaikan melalui komunikasi informasi dan edukasi. Sejauh ini pemerintah terus menyerukan pentingnya program KB ini lewat poster, factsheet, umbul-umbul dan stiker. Seiring perkembangan teknologi, pemerintah juga memanfaatkan fasilitas teknologi elektronik seperti mobil unit penerangan, radio, televisi, maupun internet yang memungkinkan diakses masyarakat secara lebih luas.
Pun begitu, perlu dukungan dari dinas-dinas lain, TNI/Polri, dunia pendidikan, dunia usaha, tokoh budaya, tokoh agama, tokoh perempuan, pemerintah desa, LSM, media massa dan pihak-pihak lainnya.
Turut hadir anggota DPR RI, Delia Pratiwi Br Sitepu SH, sebagai mitra kerja. Politisi Partai Golkar ini mengapresiasi BKKBN Sumut atas pelaksanaan sosialisasi di Desa Sumber Jaya tersebut.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta, jika pengendalian penduduk akan mencegah timbulnya persoalan-persoalan baru. Seperti angka pengangguran, pernikahan dini dan kemiskinan.
Untuk memeriahkan kegiatan sosialisasi, panitia menyiapkan berbagai macam hadiah kepada para peserta. Salah satunya sepeda. (rel)
ISUZU PEDULI KONSUMEN :
Service Departement Head Astra Isuzu PT Astra International Tbk - Isuzu Sales Operation, Anjar Kisworo (tengah) bersama Ketua Chapter Bekasi & Cikarang IMC Indonesia, Haryono Hadi Subagyo (kiri) berbincang terkait perawatan mesin ISUZU MU-X, Senin (20/5/2019) di Bengkel Astra Isuzu Sunter Jakarta Utara.
Sejak tgl 13 Mei lalu hingga akhir di tgl 31 Mei, Isuzu Astra (ISO - Isuzu Sales Operation) memberi kesempatan pada semua konsumen lewat program "Salam Isuzu"dengan memberi banyak diskon pada konsumen yg kendaraannya akan di service untul dipakai mudik Hari Raya. Dengan cara itu rata2 konsumen paling tdk hanya keluar biaya sekitar Rp 500 rb untuk keperluan service dibanding jika service di luar bengkel Isuzu. Rata2 di bengkel Cabang Sunter per hari sedikitnya 35 unit konsumen yg masuk service.
Foto: Istimewa ISUZU PEDULI KONSUMEN: Service Departement Head Astra Isuzu PT Astra International Tbk – Isuzu Sales Operation, Anjar Kisworo (tengah) bersama Ketua Chapter Bekasi & Cikarang IMC Indonesia, Haryono Hadi Subagyo (kiri) berbincang terkait perawatan mesin ISUZU MU-X di Bengkel Astra Isuzu Sunter Jakarta Utara.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Astra International Tbk– Isuzu (Astra Isuzu) menghadirkan program spesial bertajuk Sambut Lebaran Bersama Isuzu (Salam Isuzu) kepada konsumen untuk menyambut mudik Lebaran. Program layanan purna jual ini berupa perawatan kendaraan dengan pemeriksaan menyeluruh plus diskon menarik.
Program ini digelar 13 – 31 Mei 2019 untuk seluruh kendaraan Light Commercial Vehicle (LCV) seperti Panther Minibus, Panther Pick Up, D-Max, dan MU-X. “Kami mengharapkan program ini bisa memberi rassa aman, nyaman, dan terpenuhinya unsur saftey kepada seluruh pemudik pengguna Isuzu, soalnya mobil dalam keadaan sehat,” ujar Service Department Head Astra Isuzu Anjar Kisworo di Jakarta, Selasa (21/5).
Ia menjelaskan, layanan untuk program spesial itu adalah pemeriksaan gratis untuk engine tune up, pemeriksaan rem, suspensi, kopling, dan pemeriksaan penampang roda.
Setelah pemeriksaan itu, tim mekanik Astra Isuzu akan memberikan informasi kepada konsumen perbaikan apa yang harus dilakukan untuk kendaraan mereka. Jika berlanjut ke perbaikan, Astra Isuzu memberikan program diskon yakni diskon jasa 15 %, suku cadang 5 %, oli mesin Isuzu Astra Genuine Oil (IAGO) sebesar 10 %.
Anjar mengatakan, program layanan mudik yang memakan waktu panjang tiga minggu itu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang hanya dua pekan. Hal itu dilakukan agar pemilik Isuzu bisa datang jauh-jauh hari, sehingga lebih leluasa. “Kami buka tanggal 13 Mei agar bisa menyebar. Konsumen tidak datang ke bengkel saat mepet-mepet hari libur Lebaran, sehingga tidak mendadak dan menumpuk,” papar Anjar.
Ia berharap semua pengguna Isuzu bisa memanfaatkan program ini. Jangan sampai mereka tidak sempat memeriksa mobilnya ke bengkel dan berangkat mudik. “Bisa saja terjadi problem di jalan,” kata dia.
Ia menjelaskan, program layanan itu digelar di seluruh outlet Isuzu di Indonesia yang jumlahnya sebanyak 49 bengkel. Semuanya menerapkan fasilitas diskon yang sama. Dengan adanya program diskon “Salam Isuzu” pengguna Isuzu dapat menghemat biaya service cukup besar dibanding kalau service di bengkel tidak resmi.
Selain itu, tambah Anjar, Astra Motor juga menyiapkan 17 bengkel siaga selama mudik Lebaran tahun ini. Bengkel siaga itu terdiri atas 10 bengkel Astra Motor dan 7 bengkel non-Astra. Sebanyak 17 bengkel itu yakni di Jabotabek ada Asco Bekasi, Astra Isuzu Bogor, dan Astra Isuzu Sunter. Lalu di Jawa Barat yaitu Astra Isuzu Bandung dan Asco A Yani Bandung. Kemudian di Jawa Tengan dan DIY ada di Astra Isuzu Semarang, Armada International Motor Purwokerto, Astra Isuzu Bantul, Astra Isuzu Solo, dan Armada International Motor Yogyakarta. Selain itu ada di area Jawa Timur dan Bali yakni Astra Isuzu Surabaya Waru, Astra Isuzu Malang, Dwi Jaya Motor Mojokerto, dan Astra Isuzu Denpasar.
Selain bengkel siaga, pihaknya juga menggelar Pos Siaga, bersama grup Astra lainnya. Sembilan Pos Siaga itu ada di Rest Area Tol Merak-Jakarta (KM 68B), Rest Area Tol Jakarta-Cikampek (KM 57), Rest Area Tol Cipali (KM 102), Rest Area Tol Paikanci (KM 207 A), Rest Area Tol Batang-Semarang (KM 379A), Rest Area Semarang-Solo (KM 456A), Rest Area Tol Solo-Ngawi (KM 575A), Rest Area Tol Jombang-Mojokerto (KM 678B), dab SPBU 5482111 Selabih Lalanglinggah, Tabanan, Bali.
Anjar mengakui, sejak program Salam Isuzu digelar 13 Mei lalu, kunjungan ke bengkel meningkat 20 persen. Rata-rata unit masuk ke bengkel Isuzu secara nasional sebanyak 14.500 unit per bulan. Kini sudah mencapai sekitar 16.000 unit per bulan.
Menurut Anjar, konsumen Isuzu yang aktif datang ke bengkel resmi baru 65 persen, sisanya menggunakan bengkel tidak resmi. Pihaknya terus melakukan berbagai layanan agar persentase itu meningkat diharapkan menjadi 85 persen. “Memang perlu usaha-usaha dan promosi yang masif,” kata dia.
Sementara itu, Haryono, pemilik mobil Isuzu MU-X yang juga pengurus komunitas Isuzu MU-X Community Indonesia cabang Bekasi mengaku senang dengan adanya program peningkatan layanan purna jual Isuzu untuk konsumen. Menurut dia, hal itu menarik karena dibalut dengan diskon dan juga pemeriksaan menyeluruh.
“Ini sangat membantu bagi kami. Mudik merupakan perjalanan jarak jauh, mesin jalan terus. Jadi memang perlu menyiapkan kendaraan agar prima, belum lagi ada diskon, sehingga menguntungkan bagi kami,” papar dia.
Haryono menjelaskan, tahun ini ia akan mudik ke Jawa Timur. Selain ke kampung halamannya, ia juga akan mengunjungi sejumlah tempat yakni Tuban, Malang, dan Bromo. Ia yakin dengan keandalan mobil MU-X yang ia miliki sejak 2014. Selama ini ia rutin membawa mobilnya servis ke bengkel resmi Astra Isuzu tiap putaran kilometer 5.000 hingga 7.000. Ia tidak mengikuti anjuran servis tiap 10.000 melihat kondisi jalan ibukota yang penuh kemacetan.
Menurut dia, ia selalu memilih bengkel resmi untuk mendapatkan layanan yang terbaik. Selain itu, ada jaminan suku cadang yang dipakai adalah asli, sehingga konsumen tidak khawatir. “Di (bengkel) luar memang murah, tetapi tidak menjamin,” kata dia.
Ia juga menyambut baik adanya Bengkel Siaga dan Pos Siaga yang digelar Astra Isuzu. Hal itu tentu akan memberi kenyamanan dan kepastian bagi pengguna Isuzu yang akan mudik. Mereka tidak khawatir di perjalanan, karena adanya tim mekanik yang siap menyambut jika ada problem di kendaraan di sepanjang jalur mudik. (gus)
istimewa
BERSALAMAN: Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersalaman usai debat Capres keempat, Sabtu (30/3) malam.
istimewa BERSALAMAN: Capres nomor urut 01 Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bersalaman usai debat Capres keempat, Sabtu (30/3) malam.
JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menyelesaikan rekapitulasi Pilpres 2019 di 34 provinsi. Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin mengungguli perolehan suara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jokowi-Ma’ruf memperoleh 85.607.362 suara atau 55,50 persen. Sedangkan perolehan suara Prabowo-Sandi sebanyak 68.650.239 suara atau 44,50 persen. Selisih suara kedua pasangan mencapai 16.957.123 atau 11 persen.
Jika dibandingkan dengan Pilpres 2014, selisih suara antara Jokowi dan Prabowo mengalami kenaikan. Pada Pilpres 2014, Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla unggul dari Prabowo yang didampingi Hatta Rajasa dengan selisih 8.421.389 suara.
Berikut perbandingan perolehan suara Jokowi dan Prabowo pada Pilpres 2014 dengan 2019 di 34 provinsi :
Aceh
Di Aceh, jumlah suara sah di Pilpres 2019 mengalami peningkatan sebanyak 802.335 orang bila dibandingkan dengan Pilpres 2014.
Di Pilpres 2019 perolehan suara Jokowi turun sebesar 509.121 suara. Sedangkan perolehan suara Prabowo meningkat sebanyak 1.311.456 suara.
Selisih kemenangan Prabowo di Aceh meningkat dari 175.981 menjadi 1.996.558 suara. Prabowo mengulang kemenangannya di Aceh pada Pilpres 2019.
Sumatera Utara
Total suara sah di Sumatera Utara pada Pilpres 2019 meningkat sebanyak 1.197.952 suara bila dibandingkan dengan Pilpres 2014.
Jokowi kembali menang di Sumatera Utara pada Pilpres 2019. Suara kedua capres meningkat di Pilpres 2019.
Suara Jokowi meningkat dari 3.494.835 menjadi 3.936.515 suara. Sedangkan suara Prabowo meningkat dari 2.831.514 menjadi 3.587.786 suara.
Sumatera Barat
Jumlah suara sah di Sumatera Barat pada Pilpres 2019 mengalami peningkatan sebanyak 559.681 suara bila dibandingkan dengan Pilpres 2014.
Pada Pilpres 2019, perolehan suara Prabowo meningkat sebanyak 691.228 suara. Sedangkan perolehan suara Jokowi turun dari 539.308 menjadi 407.761 suara. Selisih keunggulan Prabowo di Sumatera Barat meningkat sebesar 1.098.989 suara.
Pada Pilpres 2019, Prabowo kembali unggul atas Jokowi di Sumatera Barat.
Riau
Total suara sah di Sumatera Utara pada Pilpres 2019 meningkat sebanyak 531.845 suara bila dibandingkan dengan Pilpres 2014. Prabowo kembali menang di Riau pada Pilpres 2019.
Suara Prabowo meningkat dari 1.349.338 menjadi 1.975.287 suara. Sedangkan suara Jokowi turun dari 1.342.817 menjadi 1.248.713 suara.
Jambi
Suara sah di Jambi pada Pilpres 2019 mengalami penurunan sebesar 293.755 suara bila dibandingkan dengan Pilpres 2014.
Pada Pilpres 2019 di Jambi Prabowo mampu mengubah keadaan. Sebab sebelumnya pada Pilpres 2014 perolehan suaranya kalah dari Jokowi. Perolehan suara Prabowo naik dari 871.316 menjadi 1.203.025 suara. Sedangkan perolehan suara Jokowi turun dari 897.787 menjadi 859.833 suara.
Sumatera Selatan
Jumlah suara sah di Sumatera Selatan pada Pilpres 2019 meningkat sebesar 661.556 suara bila dibandingkan dengan Pilpres 2014.
Bila dibandingkan dengan Pilpres 2014, perolehan suara Jokowi turun dari 2.027.049 menjadi 1.942.987 suara. Sedangkan perolehan suara Prabowo naik dari 2.132.163 menjadi 2.877.781 suara.
Dengan demikian Prabowo berhasil mengubah hasil Pilpres 2014 dengan mengungguli Jokowi pada Pilpres 2019 di Sumatera Selatan.
Dengan mengusung semangat “Sebarkan Kebahagiaan” Vice President Bussiness Support Area Sumatera Andry Firdiansyah Bersama Vice President ICT Network Management Area Sumatera Awal R Chalik, Bersama Anak Panti Asuhan Darul Aitam melakukan Masak Takjil Bersama menjelang Buka Puasa yang dilaksanakan di halaman Panti Asuhan Darul Aitam Medan, serta menyerahkan bantuan secara simbolis kepada ketua Yayasan Panti Asuhan Darul Aitam Bpk Drs T Asby Hasan.
Dengan mengusung semangat “Sebarkan Kebahagiaan” Vice President Bussiness Support Area Sumatera Andry Firdiansyah Bersama Vice President ICT Network Management Area Sumatera Awal R Chalik, Bersama Anak Panti Asuhan Darul Aitam melakukan Masak Takjil Bersama menjelang Buka Puasa yang dilaksanakan di halaman Panti Asuhan Darul Aitam Medan, serta menyerahkan bantuan secara simbolis kepada ketua Yayasan Panti Asuhan Darul Aitam Bpk Drs T Asby Hasan.
SUMATERA, SUMUTPOS.CO – Mengusung semangat “Sebarkan Kebahagiaan”, pada momen Ramadhan 1440H ini Telkomsel Area Sumatera menggelar BUKA PUASA bersama karyawan dengan anak Dhuafa. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Telkomsel Area Sumatera kembali menghadirkan sesuatu yang spesial. Kali ini, selain buka puasa bersama, management dan seluruh karyawan Telkomsel juga mengadakan MASAK TAKJIL bareng dhuafa serempak di 14 Kota yaitu Aceh, Medan, Siantar, Padang Sidempuan, Binjai, Dumai, Pekanbaru, Batam, Padang, Palembang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, dan Lampung. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (20/5).
Vice President Bussines Support Area Sumatera Andry Firdiansyah mengatakan, “Setiap tahunnya, Telkomsel terus menghadirkan sesuatu yang spesial dan berbeda dalam setiap kegiatan berbagi di bulan Ramadhan. Jika tahun lalu kita menggelar kegiatan sahur bareng, kali ini kita mengadakan Buka Puasa sekaligus Masak Takjil Serempak. Hal ini menjadi momen yang luar biasa, karena kegiatan ini bukan hanya soal berbagi, namun juga berinteraksi dan membangun komunikasi yang personal dengan para saudara kita yang kurang beruntung”.
Buka Puasa dan Masak Takjil bareng ini juga jadi bagian dari program CSR Telkomsel tahun ini. Kegiatan ini diawali dengan Masak Takjil, tausiyah dan dan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis untuk dhuafa yang dikunjungi. Kegiatan ini juga merupakan wujud syukur Telkomsel atas kepercayaan pelanggan dalam memanfaatkan layanan Telkomsel serta bagian dari bentuk kepedulian Telkomsel kepada saudara kita membutuhkan bantuan, terutama dibulan Ramadhan yang penuh keberkahan.
Kegiatan serempak di Sumatera ini melengkapi program CSR Telkomsel di bulan Ramadhan, dimana sebelumnya Telkomsel telah berbagi 1.000 takjil Ramadhan, bantuan untuk mesjid berupa 24 ton kurma yang dilakukan secara simbolis pada 1 Mei 2019 untuk kemudian disampaikan kepada 20 masjid di berbagai wilayah yang mewakili daerah dari ujung barat sampai ujung timur Indonesia, sehingga dapat dinikmati oleh masyarakat umum saat berbuka puasa.(*)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – KPU Kota Medan mulai mendalami dugaan kecurangan yang dilakukan oknum petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam rekapitulasi perolehan suara Pemilu serentak 2019. Kemarin, ada 22 petugas PPK dari lima kecamatan yang dimintai klarifikasinya.
Dari klarifikasi itu, hampir semua petugas PPK itu menuding kalau kesalahan yang terjadi pada Kelompok Petugas Pemungutan Suara (KPPS) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan, bukan di tingkat kecamatan (PPK). Keterangan ini pun menjadi dasar bagi KPU Medan untuk mendalami persoalan yang terjadi.
“Itu ‘kan informasi dari mereka. Tidak mungkin bisa langsung kita terima begitu saja. Kami akan periksa sampai ke hulu. Kalau mereka bilang kesalahan ada pada TPS dan kelurahan, maka petugas KPPS dan kelurahannya (PPS) pun akan kita mintai klarifikasi. Nanti kan terlihat di mana salahnya,” kata komisioner KPU Medan Divisi Hukum dan Pengawasan, Zefrizal SH MH kepada Sumut Pos, Senin (20/5).
Zefrizal menjelaskan, ada 22 oknum PPK dari lima kecamatan yang hadir memenuhi panggilan mereka. Kelima kecamatan itu yakni Medan Helvetia, Medan Polonia, Medan Belawan, Medan Marelan, dan Medan Deli. “Saat ini semuanya sudah memberikan klarifikasi dan mereka sudah kami persilakan pulang,” sebutnya.
Ditanya perihal yang ditanyakan oleh pihaknya kepada sejumlah oknum PPK tersebut, Zefrizal menjelaskan, mereka fokus pada penyebab terjadinya perbedaan suara saat rekapitulasi suara dari DA1 ke DA1 salinan. “Kita fokus kenapa bisa ada perbedaan suara dari DA1 ke DA1 salinan saat rekapitulasi kemarin. Kenapa mereka tidak mengetahui hal itu? Di mana sumber kesalahannya? Kita fokus ke itu dulu, supaya tahu sumber kesalahannya ada di mana,” tuturnya.
Sebagai tindaklanjut serius usai menerima klarifikasi dari sejumlah oknum PPK, KPU Medan akan segera membawa hal itu ke dalam rapat pleno. “Nanti dalam rapat pleno, kami berencana membentuk tim pemeriksa khusus untuk menyelesaikan masalah dugaan kecurangan ini, sekaligus akan memanggil mereka kembali untuk dimintai keterangan lanjutan sekaligus memanggil petugas-petugas TPS yang mereka sebutkan,” imbuhnya.
Tim Pemeriksa tersebut, lanjut Zefrizal, juga akan menganalisis apakah kesalahan yang terjadi hanyalah merupakan kelalaian ataukah bentuk kesengajaan, apakah hanya melanggar kode etik ataukah telah melanggar tindak pidana pemilu.
“Kalau nantinya terbukti ada unsur kesengajaan dari kesalahan itu, tentu ada tindak tegas. Nanti tim pemeriksa yang akan langsung mengambil tindakan tegas untuk itu, dan melaporkannya apabila memang menyangkut tindak pidana. Jadi, kalau sekarang ditanya kapan KPU Medan akan mempidanakan mereka, saya fikir masih terlalu cepat membicarakan hal itu sekarang,” tutupnya. (mag-1)