27 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 5318

NUmart akan Hadir di 21 Kecamatan di Kota Medan

diva/sumu tpos BERSAMA: Ketua NU Medan, Burhanuddin bersama lainnya, di sela-sela pembagian sembako.
diva/sumu tpos
BERSAMA: Ketua NU Medan, Burhanuddin bersama lainnya, di sela-sela pembagian sembako.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka menjalankan program Nahdlatul Ulama (NU) Kota Medan sebagai pelayan umat dan membangkitkan ekonomi umat, pengurus PCNU Kota Medan terus menjalin tali silaturrahim, sekaligus membagikan sembako bagi kaum dhuafa yang membutuhkan. Kali ini, di Masjid Subulussalam Kecamatan Medan Deli.

Ketua NU Medan Burhanuddin SE tak bosan-bosannya menyebutkan bahwa NU hadir saat ini sebagai pelayan umat serta membangkitkan ekonomi umat. Niatannya itu, kata Burhan adalah dengan mendirikan minimarket yang akan dinamai NUmart di 21 kecamatan.

Tujuannya, selain memudahkan kaum nahdliyin untuk berbelanja dengan harga yang sama dengan yang lainnya. Juga keuntungannya untuk meningkatkan ekonomi umat. “Sehingga usaha itu, dari kita, oleh kita dan untuk kita,” ucapnya Jumat (17/5) kemarin.

Kepada semua pihak, kembali ia mengingatkan agar benar-benar memanfaatkan momen bulan Ramadan ini untuk beribadah dan dan meningkatkan kepeduliannya kepada sesama umat. Ia mengkritisi soal merangkak naiknya harga kebutuhan pokok di saat Ramadan kali in. Oleh karena itu, cara mendasar yang bisa dilakukan adalah dengan berbagi kepada masyarakat tak mampu.

“Saat ini, seperti biasa selama puasa dan Idul Fitri, harga-harga kebutuhan pokok naik. Kasihan saudara-saudara kita yang tidak berpunya jika hanya menjadi penonton perayaan Lebaran. Mari kita berbagi kepada sesama,” kata produser film Romansa Danau Toba tersebut.

Ia mengimbau agar pengusaha tidak mempermainkan harga Sembako yang memang menjadi kebutuhan semua orang. Kepada pemerintah, ia juga berharap agar mampu mengendalikan harga melalui operasi pasar. “Kita berharap pemerintah melalui perangkat-perangkatnya agar memperhatikan dan memberikan solusi pengendalian harga sembako,” harapnya.

Acara tetsebut turut dihadiri, Ketua PCNU Medan Burhanuddin SE, Wakil Ketua Abdulrahman Lubis, Sekretaris Zulkarnain, Bendahara Zulkarnaen , pengurus PCNU, Ustadz Muliyadi, Ustadz Mawardi Lubis, Ketua MWC NU Medan deli, BKM dan Kenajiran Masjid Subussalam, Muspika Kecamatan Medan deli,dan undangan lainnya. (dvs/ila)

Rehap Total RSU Sidikalang, Desain 4 Lantai Butuh Biaya Rp270 Miliar

Rudy Sitanggang/Sumut Pos MASTERPLAN: Direktur RSU Sidikalang, dr Henry Manik, menunjukkan masterplan rehab total RSU Sidikalang, dengan desain 4 lantai.
Rudy Sitanggang/Sumut Pos
MASTERPLAN: Direktur RSU Sidikalang, dr Henry Manik, menunjukkan masterplan rehab total RSU Sidikalang, dengan desain 4 lantai.

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Managemen rumah sakit umum (RSU) Sidikalang Kabupaten Dairi, telah menyiapkan masterplan rehap bangunan RS dengan desain gedung berlantai 4. Dana yang dibutuhkan untuk kontruksi bangunan diperkirakan mencapai Rp270 miliar.

“Pengembangan dan pelayanan maksimal rehab RSU Sidikalang selayaknya dilakukan. Desain sudah selesai kita buat tahun 2018. Kapasitas RS sebanyak 250 tempat tidur, dengan luas lahan 2 hektare,” kata Direktur RSU Sidikalang, dr Henry Manik kepada wartawan di Sidikalang, Jumat (17/5).

Menurutnya, bangunan RSU Sidikalang sudah tergolong tua. Sedangkan tata letak ruangan dinilai tidak layak dengan kebutuhan. Misalnya, pasien bersalin dari ruang ponek (Pelayanan Neonatal Emergensi Komprehensif, Red) harus melewati instalasi gawat darurat (IGD)sebelum masuk ruangan perawatan.

“Tantangan pelayanan kesehatan masyarakat ke depan semakin berat. Begitu juga kompetisi antar RSU semakin ketat, sehingga kualitas menjadi parameter ke mana pasien berobat,” ucapnya.

Henry mengakui, rehabilitasi total RSU termasuk salahsatu yang disampaikan Bupati Dairi DR Eddy Kelenga Ate Berutu saat menemui menteri Kesehatan Nila Djuwita Moelok di Jakarta belum lama ini.

Jika rehab RS terealisasi, ia menjamin, pelayanan pasti lebih baik. “Saat ini RSU Sidikalang termasuk sibuk. Setiap bulan RS menangani 1.500-2.000 pasien,” jelasnya. Posisi RSU Sidikalang berada di posisi strategis untuk sejumlah Kabupaten/Kota di Sumut dan Aceh, yakni Kabupaten Humbang Hasundutan, Samosir, Pakpak Bharat, Kabupaten Singkil, serta Kota Subulussalam.

Posisi Dairi Strategis

Sebelumnya, Bupati dan WakilBupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu-Jimmy A Sihombing, mengatakan menegaskan posisi Dairi strategis di kawasan Danau Toba.

“Penetapan Danau Toba sebagai kawasan strategis nasional di bidang pariwisata merupakan peluang Dairi sebagai salahsatu dari tujuh kabupaten di kawasan Danau Toba. Wilayah wisata Dairi yakni Tao Silalahi-Paropo Kecamatan Silahisabungan,” jelas Bupati dalam konferensi pers pemaparan program 100 hari kerja.

Untuk mendukung fasilitas kesehatan, Bupati mengakui, pembangunan RSU Sidikalang menjadi lebih baik dan berkualitas merupakan kewajiban. “Kita meminta kepada pemerintah pusat melalui Menkes untuk membantu Pemkab Dairi membangun RSU Sidikalang dengan fasilitas lengkap,” katanya. (mag-10)

Dairi Jadi Pilot Project Pertanian Organik Berbiaya Murah

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS. RAPAT: Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan (kanan) memimpin rapat saat pertemuan dengan Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (kiri), Bupati Samosir, Rapidin Simbolon (tengah) serta Bupati Humahas, Dosmar Banjarnahor (2 kanan).
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
RAPAT: Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan (kanan) memimpin rapat saat pertemuan dengan Bupati Dairi, Eddy KA Berutu (kiri), Bupati Samosir, Rapidin Simbolon (tengah) serta Bupati Humahas, Dosmar Banjarnahor (2 kanan).

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Dairi dipercaya menjadi pilot project pertanian organik berbiaya murah (Low Budget Natural Farming /LBNF).

Hal itu disepakati dalam pertemuan Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, Bupati Samosir, Rapidin Simbolon serta Bupati Humbang Hasundutan, Dosmar Banjarnahor dengan Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Jumat (17/5) di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mendorong daerah di kawasan Danau Toba mampu mandiri mensuplai kebutuhan pangan, sekaligus menjadi penyokong wilayah lain di Indonesia. Dengan demikian, sumber daya alam harus dioptimalkan demi kesejahteraan rakyat.

Hal itu disampaikan Plt Kabag Humas Pemkab Dairi, Desman Sihotang kepada wartawan, Sabtu (18/7) di Sidikalang.

Desman mengatakan, saat rapat dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Bupati Eddy Berutu menyampaikan gagasan zero waste farming untuk pertanian terintegrasi mengoptimalkan keseluruhan bahan hasil pertanian tanpa sisa, sehingga memberi nilai tambah bagi ekonomi petani.

Selain bertemu dengan Menko Kemaritiman, Bupati Eddy Berutu berkunjung ke Kementerian ESDM. Di sana, Eddy bertemu Dirjen Energy Terbarukan dan konservasi energy, FX Sutijastoto.

Eddy meminta dukungan ESDM, karena di Dairi masih banyak titik lampu jalan dan desa belum tersedia listrik.

Dihari yang sama, Eddy Berutu juga menemui Menteri Pertanian, Amran Sulaiman untuk minta dukungan agar mengucurkan bantuan kepada petani. Desman menambahkan, kunjungan Bupati kesejumlah kementerian untuk mendukung program 100 hari kerja, setelah dilantik menjadi Bupati/Wakil Bupati Dairi periode 2019-2024. (mag-10/han)

Musdes Pagaran Baru soal Dana Desa 2019, Usulkan Pengaspalan Lapen 430 Meter Senilai Rp414,5 Juta

ist MUSYAWARAH DESA: Ketua BPD Desa Pagaran Batu saat memimpin musyawarah desa pra pelaksanaan dana desa 2019 di gedung SDN Pagaran Nauli 2.
ist
MUSYAWARAH DESA: Ketua BPD Desa Pagaran Batu saat memimpin musyawarah desa pra pelaksanaan dana desa 2019 di gedung SDN Pagaran Nauli 2.

TAPTENG, SUMUTPOS.CO – Musyawarah desa (musdes) pra pelaksanaan dana desa 2019 yang digelar Pemerintah Desa Pagaran Baru, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, mengusulkan penggunaan dana desa tahun 2019 untuk pengaspalan lapen (lapis penetrasi macadam) jalan desa sepanjang 430 meter.

“Program dana desa tahun 2019 di bidang infrastruktur, kita usulkan untuk pengaspalan lapen. Karena proyek air bersih yang kita usulkan, ternyata dobel dengan proyek APBD. Saat ini kita akan membicarakan pengerjaan pengaspalan lapen. Jika ada warga desa Pagaran Baru yang bisa mengerjakan pengaspalan ini, silakan mengajukan diri. Pengerjaan peng aspalan lapen sepanjang 430 meter dengan pagu dana Rp414,5 juta,” jelas Kepala Desa Pagaran Baru, Hermansah Gajah, dalam musdes yang digelar di gedung SDN 158058 Pagaran Nauli 2, Jumat (10/5).

Makdiun Sinaga sebagai ketua BPD Desa Pagaran Baru, yang turut hadir dalam musdes mengatakan, seluruh lapisan masyarakat diharapkan mendukung dan bekerjasama menyukseskan pembangunan di desa mereka.

Kopda Ruswandi Babinsa Koramil 01/Barus mengungkapkan, proyek dana desa di Pagaran Baru selama ini berjalan lancar. Mulai dari administrasi, pengumpulan bahan material proyek, pengerjaan lapangan, sampai dengan serah terima.

“Karena itu, seluruh usulan penggunaan dana desa sebaiknya disampaikan secara positif, demi kemajuan bersama. Janganlah karena dana desa, kita menjadi gontok-gontokan. Saya harapkan kerjasama semua pihak,” katanya.

Turut hadir dalam musdes tersebut pendamping pemberdayaan Mustika Sartika Sitanggang, Alfansyuri Hasibuan, pendamping lokal desa Abdul Kadir Manullang, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan warga desa Pagaran Baru. (mag-11)

Gali Potensi Wisata Djangga Dolok, Bimtek Pengembangan Pariwisata Danau Toba

ist BIMTEK: Peserta saat mendapat Bimtek Pengembangan Desa Wisata Djangga Dolok.
ist
BIMTEK: Peserta saat mendapat Bimtek Pengembangan Desa Wisata Djangga Dolok.

TOBASA, SUMUTPOS.CO – Guna peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pengembangan pariwisata di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, sebanyak 50 orang terdiri dari pemilik homestay dan masyarakat umum mendapat bimbingan dan Kemenpar RI yang digelar di Desa Wisata Djangga Dolok, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Jumat (17/5).

Kepada peserta Bimtek, beragam potensi wisata yang dimiliki Djangga Dolok, seperti alam, budaya, dan manmade. Aktivitas lainnya, bersepeda dan bermain Kano. Dengan ragam keunikan yang ditawarkan, Djangga Dolok menjadi langganan wisatawan asal Australia, Belanda, dan Amerika Serikat.

“Semangat yang ditunjukkan masyarakat Djangga Dolok luar biasa. Mereka antusias mengikuti Bimtek dan mengaplikasikannya. Keinginan mereka untuk maju bersama di sektor pariwisata sangat kuat. Kami pun siap memberikan berbagai dukungan untuk kemajuan di sana,” ucap Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar, Dadang Rizki Ratman dalam keterangan pers, Minggu (19/5).

Menguatkan pengembangan destinasi, Kemenpar memberikan dukungan seperti pemberian 1 springbed, 2 bantal, 1 sprey, 1 bed cover dan juga 1 buah buku tamu. Kemenpar juga telah menyerahkan 10 paket tambahan dengan komposisi serupa pada Jumat (17/5) lalu.

Kepala Dinas Pariwisata Toba Samosir, Audi Murphy Sitorus mengungkapkan dengan diadakannya bimtek, akan mengubah pola pikir masyarakat. “Dengan adanya homestay dan aktivitas pariwisata, otomatis ada income tambahan yang didapat masyarakat,” tutur Audi.

Audi mengungkapkan di Kawasan Danau Toba, tepatnya Djangga Dolok terasa sejuk. Suhunya sekitar 19 derajat celcius hingga menjelang siang hari. Dulunya destinasi ini memiliki rumah adat dengan usia sekitar 250 tahun. “Namun, jejak sejarah ini hilang karena insiden kebakaran. Kini Ruma Bolon-Op Marhutala Manurung telah direstorasi dan difungsikan sebagai homestay,”ungkapnya.

Selain homestay, Djangga Dolok memiliki pemandangan alam eksotis. Hutan lindungnya hijau dan rimbun. Kawasan ini juga memiliki satwa endemik burung Rangkong, kawanan spesies primata. Djangga Dolok juga mengembangkan ekowisata sungai.

Sukses menginspirasi masyakarat Djangga Dolok, Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya optimis pariwisata Djangga Dolok akan tumbuh kompetitif.

“Keinginan maju harus diapresiasi. Semua potensi yang ada harus dioptimalkan. Berada di Kawasan Danau Toba, Djangga Dolok akan medapatkan banyak keuntungan,” kata Arief Yahya.(gus)

Saksi Sejarah Lapangan Merdeka Natal, Camat Rogoh Kocek Selamatkan Mahoni Berusia Ratusan Tahun

ist BERSIHKAN: Sejumlah pekerja membersihkan benalu dari Pohon Mahoni di Lapangan Merdeka Natal.
ist
BERSIHKAN: Sejumlah pekerja membersihkan benalu dari Pohon Mahoni di Lapangan Merdeka Natal.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang camat di Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, merogoh kocek pribadi demi menyelamatkan puluhan batang Mahoni berusia ratusan tahun. yang mengelilingi lapangan merdeka Natal. Mahoni-mahoni yang ditanam sejak zaman Belanda ini mulai dikerumuni benalu, sehingga rentan lapuk dan tumbang.

BAGI Riplan, Camat Natal, mahoni-mahoni adalah saksi sejarah yang patut dirawat dan dijaga kelestariannya. selain itu mahoni tua tersebut telah memberi dampak ekologis sebagai pohon peneduh di lapangan merdeka Natal.

“Saya menilai ini sangat penting dijaga dan dirawat, mahoni ini adalah saksi sejarah, ratusan tahun memberi dampak ekologis menyerap air dan menjadi peneduh lapangan merdeka natal, sebagai camat saya terpanggil untuk melestarikannya,” ujar Riplan

Meskipun harus merogoh kocek pribadi, Riplan mengaku ada kepuasan melihat mahoni ini lestari sebagai saksi sejarah dan menjadi pohon yang akan terus memberi dampak ekologis bagi kota Natal.

Riplan juga berencana menjadikan Natal sebagai daerah peduli lingkungan dengan menyiapkan berbagai strategi yang akan dilakukan secara bertahap, seperti menjaga ekosistem pesisir Natal, mulai dari pelestarian mangrove hingga mendorong ekosistem laut yang baik sehingga bisa diintegrasikan menjadi ekowisata pantai.

“Saya berupaya dan terus membuka diri untuk kerjasama parapihak terutama dari para ahli, lembaga konservasi maupun dunia pendidikan seperti universitas untuk turun dan membantu upaya kami menjadikan natal sebagai daerah ekosistem pesisir yang maju dengan pengelolaan lingkungan yang baik” ujarnya.

Riplan menyadari bahwa pembangunan daerah harus terintegrasi dengan kesadaran pengelolaan lingkungan yang baik, apalagi berbagai ancaman bencana seperti banjir terus mengintai dan harus segera disiapkan strategi pengendaliannya.

“Pesisir ini banyak tantangan, terutama pengelolaan ekosistemnya, tentu ini tidak bisa dilakukan sendiri, tapi komitmen tersebut kami mulai dan kami tunjukkan, sehingga daerah Natal dapat menjadi salah satu wilayah strategis untuk pengembangan wilayah berbasis lingkungan hidup,” harapnya.

Saat ini ada puluhan batang pohon mahoni yang mengelilingi lapangan merdeka Natal, disamping merawat mahoni-mahoni tua ini, Pemerintah kecamatan menanam kembali bibit mahoni baru sebagai pohon pengganti mahoni yang telah rubuh sebelumnya.(adz)

Wargabinaan Lapas Binjai Buka Puasa Bersama Keluarga

Teddy Akbari/sumut pos BERSAMA: Wargabinaan Lapas Klas II Binjai saat berbuka puasa bersama keluarga mereka.
Teddy Akbari/sumut pos
BERSAMA: Wargabinaan Lapas Klas II Binjai saat berbuka puasa bersama keluarga mereka.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Agar wargabinaan menjalankan ibadah puasa serasa di rumah, Lapas Klas II A Binjai memfasilitasi wargabinaan buka puasa bersama keluarganya.

Suasana berbeda tak seperti biasanya di Lapas Binjai jelang berbuka puasa, kemarin (17/5). Jika biasanya sudah mengantre untuk mengambil takjil bukaan puasa, kali ini wargabinaan diberikan berbuka puasa dengan keluarganya. “Terima kasih Pak yang sudah membuat kegiatan buka puasa bersama wargabinaan dengan keluarganya,” ujar salah seorang wargabinaan di sela-sela dirinya bermain dengan anaknya.

Kepala Lapas (Kalapas) Binjai, Maju Amintas Siburian berharap selama bulan suci Ramadan, dapat dimanfaatkan dan dirasakan para wargabinaan untuk dapat lebih bertaubat lagi kepada tuhan yang maha esa. “Momen dalam bulan suci Ramadan, mereka bisa seperti layaknya bersama keluarga berkumpul bersama. Kita berikan waktu mereka untuk buka puasa bersama,” ujar mantan Karutan Tanjunggusta ini.

Maju menambahkan, kegiatan seperti ini digelar setiap tahunnya. “Harapannya cikal bakal mereka bisa bebas kembali ke keluarga dapat menjadi kepala imam yang baik dan benar. Nuansa ini akan merenungkan apa yang sudah dilakukan hingga mereka masuk dalam Lapas untuk dibina. Semoga nuansa ini buat wargabinaan bertaubat,” pungkasnya. (ted/han)

Tim Safari Ramadan Pemkab Langkat Tarawih di Masjid Ubudiyah

ILYAS EFFENDY/SUMUT POS BANTUAN: Ketua BKM Ubuditah Pangkalanbrandan, H Syahrum Hakim saat menerima bantuan dari Drs H. Amir Hamzah, MSi.
ILYAS EFFENDY/SUMUT POS
BANTUAN: Ketua BKM Ubuditah Pangkalanbrandan, H Syahrum Hakim saat menerima bantuan dari Drs H. Amir Hamzah, MSi.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Tim tujuh Safari Ramadan Pemkab Langkat dibawah Pimpinan Staf ahli Bupati Langkat Bidang Sumber Daya Manusia Sosial dan Kemasyarakatan, drs H. Amir Hamzah, MSi melaksanakan salat isya dan tarawih berjamaah di Masjid Ubudiyah Pangkalanbrandan, Jumat (17/5) malam.

Turut serta dalam rombongan tim 7 Safari Ramadan Pemkab Langkat terdiri dari Kadis Dalduk, KB dan PPA,Kadis Pemuda dan Olah Raga, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olah Raga, Kabid Bina Kepemudaan Dispora Langkat, Kabid Bina Program Prasarana dan Sarana Dispora , Kabid Bina Keolahragaan Dispora Langkat dan anggota DPRD Langkat.didampingi Camat Babalan, Dan Ramil 13 Pantai Babalan dan Camat Besitang.

Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin-Angin dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Staf Ahli Bidang SDM dan Kesra Drs H. Amir Hamzah, MSi mengatakan kehadiran bulan ramadan merupakan motivasi buat umat Islam dalam melahirkan pribadi yang lebih baik dengan berbagai kemuliaan.

Dalam kaitan tersebut, Amir Hamzah mengajak untuk terus menjadi pribadi dan masyarakat yang memberikan kebaikan di setiap langkah kehidupan yang dalam kebaikan tersebut akan mengundang berkah dari Allah, SWT sebagaimana firmannya yang tertera dalam alquran.

“Sekiranya penduduk negeri itu beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi,” katanya

“Karena itu dalam momentum Ramadan 1440 Hijriah ini, atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Langkat mengharapkan peran serta aktif dan doa terbaik, agar bumi Langkat senantiasa diberikan kesejahteraan dan keberkahan lahir dan batin, sehingga dengan berbagai bentuk kebaikan yang dilaksanakan dapat benar-benar mewujudkan Kabupaten Langkat yang relegius.,” sebut Amir Hamzah menirukan ucapan Bupati Langkat.

Staf ahli bidang SDM dan KESRA Pemkab Langkat dalam kesempatan tersebut, menyerahkan berbagai bantuan dari lembaga-lembaga yang berada di Jajaran Pemkab Langkat antara lain Bank Sumut, Baznas Langkat termasuk dari Pemkab Langkat untuk pengurus BKM dan 50 kaum dhuafa di Kecamatan Babalan. Ketua BKM Ubudiyah Pangkalanbrandan H Syahrum Hakim, SH atas nama seluruh pengurus dan jamaah mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim safari ramadan Pemkab Langkat ke Masjid Ubudiyah Pangkalanbrandan.

Semoga dengan berbagai bantuan yang telah kami terima pada malam ramadan yang penuh berkah ini, kiranya dapat bermanfaat dan menjadi berkah dan amal jariah bagi yang memberikan dan kami yang menerimanya.

“Pada malam 10 terakhir, kami akan menggelar itikaf, solat tahajjut berjamaah, makan sahur bersama dan salat subuh berjamaah. dan pada tanggal 13 Ramadan, Minggu (18/5) kami akan menggelar ramadan peduli kemanusiaan untuk Yaman dan Palestina dengan menghadirkan Syaikh Sa’ad Bin Yaslam Al-Khanbary dari Yaman,” imbuhnya.

Kegiatan Safari Ramadan Pemkab Langkat tahun 2019 di Masjid Ubudiyah Pangkalanbrandan diawali dengan buka puasa bersama di rumah Dinas Camat Babalan, salat maghrib di Masjid Taqwa, Jalan Kartini, santap malam bersama unsur masyarakat dan Forkopimda Babalan, dan dilanjutkan salat isya yang diakhiri tausiah oleh Wakil Ketua MUI Langkat, Zulfikar Al-Dian, L.c. (mag-9/han)

Tahun ini, RSU Kabanjahe Dipindah ke Desa Rumka

CENDERAMATA: Bupati Karo, Terkelin Brahma menerima cenderamata dari Direktur RSU Sanjiwani,Gianyar, dr Ida Komang Upeksa saat berkunjung ke Denpasar, Bali.
CENDERAMATA: Bupati Karo, Terkelin Brahma menerima cenderamata dari Direktur RSU Sanjiwani,Gianyar, dr Ida Komang Upeksa saat berkunjung ke Denpasar, Bali.

KARO, SUMUTPOS.CO – Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karo dalam hal pembangunan RSU Kabanjahe mulai tampak. Salah satunya akan membuat perencanaan pembangunan gedung baru di lokasi yang telah disediakan oleh Pemkab Karo dengan luas lebih kurang 3.6 Hektare di Desa Rumah Kabanjahe (Rumka), Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Hasil konsultasi dan arahan dari pihak Kemenkes RI bidang Sarana dan Prasarana, dengan menganjurkan Pemda Karo melalui Rumah Sakit Umum Kabanjahe, supaya segera melakukan studi banding ke rumah sakit yang memenuhi standart akreditasi rumah sakit dan syarat pelayanan kesehatan. Untuk itu, RSU Sanjiwani Kabupaten Gianyar Denpasar Bali, adalah RSU yang menjadi pilihan tepat sesuai petunjuk bidang Sarana dan Prasarana kementerian kesehatan RI.

“Dasar petunjuk ini, kami melakukan studi banding ke RSU Sanjiwani Gianyar, Jumat (17/5) saat berada di Denpasar,”kata Direktur RSU Kabanjahe Dr Arjuna Wijaya yang dihadiri Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, Ketua TP PKK Kab Karo Ny Sariati Terkelin Brahmana, Kepala Bappeda Ir nasib Sianturi Msi, Kadis Kesehatan Drg Irna Safrina Meliala.

Menurut Arjuna sesuai dengan informasi dari Kementerian Kesehatan RI, pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani Gianyar sudah memenuhi standar akreditasi,bahkan dana digelontorkan untuk pembangunan RSU tersebut.

Diawali dalam penyambutan oleh Direktur RSU Sanjiwani Gianyar, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH menyampaikan, terima kasih telah menyambut pihaknya dengan baik .

Dijelaskannya, bahwa rombongan studi banding dari Pemerintah Kabupaten Karo bertujuan untuk melihat perencanaan dan struktur ruang pembangunan rumah Sakit Umum Daerah sesuai arahan Kementerian Kesehatan RI.

Kuat alasan rencana RSU Kabanjahe akan dibangun di lokasi lahan baru, karena lahan yang lama sekarang milik moderamen GBKP. ”Pihak GBKP sebelumnya telah memberikan pinjam pakai kepada Pemkab Karo,sesuai hak alas Tanah HGB No. 316,”ungkapnya.

“Untuk itulah, kami ingin membangun RSU Kabanjahe, namun demikian kami membutuhkan informasi dan pedoman dari pihak RSU Sanjiwani Gianyar, semoga dapat bermanfaat bagi kami seterusnya dalam menatakelola RSU khususnya,”sambung Terkelin.

Sementara Direktur RSU Sanjiwani Gianyar, dr Ida Komang Upeksa mengapreisasi kedatangan rombongan Bupati Karo, yang begitu antusias dan bersahabat

Sedangkan Kepala Bappeda Ir nasib Sianturi Msi mengemukakan, pihaknya sudah melayangkan proposal ke Kemenkes RI tahun 2019 untuk meminta dana sebesar Rp57 miliar, agar RSU Kabanjahe dapat dibangun melalui dana Kemenkes RI. “Jumlah dana yang disetujui kita belum tahu, tapi kita berharap mudah mudahan dana tersebut cukup untuk membangun RSU Kabanjahe untuk mengimbangi RSU Sanjiwani Gianyar yang sudah dibangun diatas lahan 2 hektar dengan dana Kemenkes RI,”terangnya.

Mulai tahun ini Pemerintah Kabupaten Karo juga akan berbenah melakukan pembangunan fisik di lahan yang baru. Sehingga dengan turunnya bantuan dari Kementerian Kesehatan pada tahun 2020 akan mempercepat terwujudnya RSU kabanjahe yang baru. (deo/han)

Kecelakaan Kerja di PLTU Pangkalansusu, 1 Pekerja Tewas, 5 Luka-luka

DITANGANI MEDIS: Salah satu pekerja saat mendapat pertolongan medis di rumah sakiy.
DITANGANI MEDIS: Salah satu pekerja saat mendapat pertolongan medis di rumah sakiy.

PANGKALANSUSU, SUMUTPOS.CO – Seorang pekerja tewas dan lima rekannya mengalami luka-luka, akibat kecelakaan kerja pembangunan jalan dermaga ( Trestle) pembangunan Jetty di areal PLTU 3 dan 4 Pangkalansusu, Desa Tanjung Pasir Kecamatan Pangkalansusu, Kabupaten Langkat, Sabtu (18/5) pukul 10.00 WIB.

Korban tewas yakni Wira Jaya Mitra (37) warga Gang Kurnia Desa Sei Siur, Kecamatan Pangkalansusu, Kabupaten Langkat, sedangkan kelima korban lainnya hanya mengalami luka ringan dan rawat jalan, yakni Muh Faizy (32), Martian Partanto (29) dan Abdul Hakim (41) ketiganya warga Langkat serta Subur Waluyo (44) warga Indramayu dan Sugiono (43) penduduk Grobongan.

Informasi diperoleh, pagi itu sekira pukul 08.00 WIB, korban atas nama Wira Jaya Mitra bersama rekannya sebanyak 6 orang, sedang mengerjakan pekerjaan instalasi Precast.

Kemudian pada saat posisi korban bersama rekan kerjanya sedang memasang precast, tiba -tiba precastnya rubuh dan menimpa korban dan dua orang rekannya yang berada di bawah. Akibatnya, Wira dan pekerja lainnya mengalami luka-luka

Selanjutnya seluruh korban dilarikan ke Puskesmas Beras Basah. Karena lukanya parah, tim medis kembali merujuknya ke RSU Pertamina Pangkalan Brandan. Namun naas, dalam perjalanan menuju rumah sakit, Wira meninggal dunia. Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kapolsek Pangkalan Susu AKP Selamat Riyadi, ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (19/5), membenarkan peristiwa tersebut.

“Setelah kita menerima laporan, petugas langsung meluncur ke tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti, dan mengecek para korban di Puskesmas dan rumah sakit,” ujarnya.

Terkait sudah berapa orang yang diperiksa pasca peristiwa tersebut, mantan Waka Polsek Padangtualang itu mengakui pihaknya sudah memeriksa para saksi dan manager. “Manager dan orang lapangan sudah kita periksa semua, nantinya berkas akan kita limpah ke Polres Langkat,” ujarnya. (bam/han)