Home Blog Page 5791

Sabtu, N4J Gelar Gebyar Goyang Dayung ala Jokowi

ISTimewa/sumut pos TINJAU: Ketua Umum DPP N4J Dr RE Nainggolan bersama Penasehat JA Ferdinandus dan panitia meninjau tempat pelaksanaan Gebyar Goyang Dayung Ala Jokowi di Medan Club, Jalan RA Kartini Medan, Senin (5/11).
ISTimewa/sumut pos
TINJAU: Ketua Umum DPP N4J Dr RE Nainggolan bersama Penasehat JA Ferdinandus dan panitia meninjau tempat pelaksanaan Gebyar Goyang Dayung Ala Jokowi di Medan Club, Jalan RA Kartini Medan, Senin (5/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Nusantara untuk Jokowi (N4J) akan menggelar Gebyar Goyang Dayung ala Jokowi bersama ibu-ibu Bangsa di Medan Club Jl RA Kartini Medan, Sabtu (10/11). Diperkirakan hampir seribuan ibu-ibu bangsa akan hadir dan mengikuti lomba yang berhadiah puluhan juta rupiah dan berbagai lucky draw dan souvenir utk semua peserta.

Hal itu disampaikan Ketua Umum N4J Dr RE Nainggolan MM saat memimpin rapat persiapan kegiatan, Senin (05/11). “Kegiatan ini sudah kita rencanakan sejak bulan-bulan lalu, namun kita sempat tunda karena benacana alam Lombong, serta tsunami di Palu, Sigi dan Donggala.

Sesuai data yang diterima sekretariat ada 50 team ibu-ibu Bangsa yang akan ikut dalam gebyar ini,” kata mantan Sekda Sumut yang juga bersama penasehat JA Ferdinandus, Ketua Bidang Perempuan Dr Hj Puan Maharani MSi, ketua DPP  Ronald Naibaho MSi,Ketua DPP ibu Veronika Sitanggang, Wasekjen Jadi Pane SPd, Adolf Manalu , divlsi seni budaya Tony Siagian, Divisi Multimedia Toga Nainggolan dan yang lainnya.

Menurut RE Nainggolan, pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat tetap menjalin kebersamaan dan kesatuan. Terlebih menyadari bahwa dalam berbangsa dan bernegara, dengan bhinneka tunggal Ika. “Keberagaman adalah modal membangun bangsa ini. Kita satu bangsa, berbagai ragam budaya, kita hadir dari berbagai latar belakang,” kata mantan Bupati Tapanuli Utara ini.

Sejumlah hadiah hiburan yang dihimpun dari dana sukarela para pengurus dan anggota N4J akan menghiasi kegiatan tersebut. Seperti hadiah sepeda, televisi, dispenser, bahkan hadiah-hadiah lainnya.

RE Nainggolan berharap, suasana politik menjelang Pemilu 2019 diharapkan tidak menjadi pemecah belah di antara anak bangsa. Namun diharapkan bisa menjadi pemersatu diantara putra-putri bangsa. “Pilihan bisa berbeda, namun kita tetap bersatu,” katanya.

Disisi lain, sebagaimana awalnya, N4J hadir karena banyaknya informasi hoax yang menyerang pemerintah. Sementara pemerintah melakukan pembangunan dengan sungguh-sungguh, ini alasan N4J hadir. “Kita ingin ada pembangunan yang berlanjut dan pro rakyat. Kita tidak pungkiri proses pembangunan yang ada saat ini bisa dirasakan masyarakat, dan tepat sasaran walau kita masih belum puas dan tdk ada yg sempurna.karena situasi negara lain pasti ada dampaknya kpd Negara kita. Khususnya di Sumut,” katanya.

Untuk itu, RE Nainggolan berharap seluruh masyarakat Sumut turut memeriahkan acara goyang dayung yang akan meningkatkan rasa persaudaraan di masyarakat.

Acara akan dimulai pukul 09.00 diawali dengan registrasi dan pembukaan secara resmi dan acara nasional, dan sesuai undangan diharapkan  hadir Direktur Relawan TKN Jokowi-Ma’ruf Kiayi Maman Immanulhaq dan Ketua Tim Kampanye Daerah Sumut Ivan Iskandar Batubara yang akan memberi Kata Sambutan.(adz)

Syamsul Bahri S Gantikan Ibrahim Hongkong

BAMBANG/SUMUT POS LANTIK: Ketua DPRD Langkat Surialam, SE memandu pengucapan sumpah dua anggota DPRD Langkat yang dilantik.
BAMBANG/SUMUT POS
LANTIK: Ketua DPRD Langkat Surialam, SE memandu pengucapan sumpah dua anggota DPRD Langkat yang dilantik.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumatera Utara tentang Peresmian, Pemberhentian dan Pengangkatan Pengganti Antar Waktu, Syamsul Bahri S SE dari Partai NasDem dan H Syamsul Bahri Surbakti SE MM, dilantik menjadi anggota DPRD Langkat, Senin (5/11).

Proses PAW Yamsul Bahri S menggantikan posisi Ibrahim Hasan alias Ibrahim Hongkong, yang tersandung masalah indispliner dari Partai NasDem. Sedangkan H Syamsul Bahri Surbakti menggantikan posisi Siti Nurhayati, SAg yang pindah partai karena maju dari partai lain pada pemilu legislatif 2019.

Dilantiknya Syamsul Bahri S dan H Syamsul Bahri Surbakti ini ditandai pengucapan sumpah yang dipandu Ketua DPRD Surialam, SE didampingi rohaniawan dari Kantor Kementerian Agama Langkat. Setelah diambil sumpah, maka lengkap sudah jumlah anggota DPRD Langkat sebanyak 50 orang.

Ketua DPRD Surialam dalam sambutannya mengharapkan kepada kedua anggota dewan yang baru dilantik, agar dapat mengemban tugas dan amanah rakyat dengan sebaik-baiknya.

“Sebagai anggota dewan harus paham dan mengerti tugas pokok dan fungsi, serta tanggap terhadap perkembangan di masyarakat dan yang lebih penting adalah mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi dan golongan,”kata Surialam.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Langkat dalam pidatonya juga mengumumkan, bahwa Syamsul Bahri S, SE bertugas di Komisi A dan duduk di Badan Musyawarah, dan H Syamsul Bahri Surbakti, SE MM juga bertugas di Komisi A, dan duduk sebagai anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah.

Mewakili Bupati, Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin, Mkes MM dalam sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada Ibrahim dan Siti Nurhayati, SAg atas pengabdiannya sebagai anggota DPRD Langkat. Ia juga mengucapkan selamat bertugas dan memulai lembaran baru kepada anggota DPRD Langkat yang baru dilantik.

“Saya berharap agar benar-benar dapat memahami tugas-tugas yang diemban, terutama didalam menghadapi tuntutan pelaksanaan pembangunan yang semakin kompleks, khususnya yang menyangkut hajat hidup masyarakat Kabupaten Langkat sebagai konsekwensi logis diterapkannya otonomi daerah,” ujar Bupati.

Hadir diacara itu segenap anggota dewan, unsur forkopimda, para Kepala OPD, Camat, keluarga besar Partai Nadem dan Partai Demokrat Langkat, insan pers dan undangan lainnya. (bam/han)

Brimob Poldasu Bantu Masjid dan Gereja

Teddy Akbari/SUMUT POS BANTUAN: Kaden A Brimob Poldasu, AKBP Nugroho Tri Nuryanto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Deliserdang.
Teddy Akbari/SUMUT POS
BANTUAN: Kaden A Brimob Poldasu, AKBP Nugroho Tri Nuryanto menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Deliserdang.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka memperingati HUT ke-73 Brimob Polri, Datasemen A Brimob Polda Sumut membantu pembangunan dua rumah ibadah di Deliserdang.

“Ada dua rumah ibadah yang Brimob bantu dalam rangka HUT Korps Brimob ke 73 tahun,” jelas Kepala Datasemen (Kaden) A Brimob Polda Sumut, AKBP Nugroho Tri Nuryanto di Binjai, Selasa (6/11). Dua rumah ibadah tersebut adalah Masjid Nur Iman di Desa Namusimpur, Pancurbatu dan Gereja GSJA Penabur, Desa Sukadame, Kutalimbaru.

Perwira menengah yang akrab disapa Nugie ini merincikan, Den A Brimob Polda Sumut juga menyalurkan bantuan ke Masjid Nur Iman berupa 15 sak semen, satu dam truk pasir dan satu dum truk tanah timbun serta turut pemberian sembako. Sedangkan pada Gereja GSJA Penabur, kata Nugie, Den A Brimob Polda Sumut menyalurkan bantuan 10 sak semen dan dua cat kaleng.

“Untuk Gereja GSJA, Den A Brimob juga memberikan dana bantuan. Bahkan, masyarakat kurang mampu juga mendapat bantuan,” tandasnya. (ted/han)

Waspada Penipuan yang Mengatasnamakan Telkomsel

Vice President Digital Experience & Business Insight Telkomsel Tuty R Afriza menyampaikan paparan mengenai wapada penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel di Jakarta, (6/11). Telkomsel mengimbau pelanggan tidak menginformasikan password/kode verifikasi ke siapapun, jika terjadi penipuan, pelanggan dapat menghubungi layanan call center 24 jam dengan menghubungi 188 atau mengirimkan SMS pengaduan yang dikirimkan ke 1166.
Vice President Digital Experience & Business Insight Telkomsel Tuty R Afriza menyampaikan paparan mengenai wapada penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel di Jakarta, (6/11). Telkomsel mengimbau pelanggan tidak menginformasikan password/kode verifikasi ke siapapun, jika terjadi penipuan, pelanggan dapat menghubungi layanan call center 24 jam dengan menghubungi 188 atau mengirimkan SMS pengaduan yang dikirimkan ke 1166.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Semakin maraknya kasus penipuan melalui telepon seluler dan SMS semakian membuat Telkomsel peduli dan serius menanganinya. Para pelanggan Telkomsel diharapkan waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel. Berbagai macam modus penipuan yang sering muncul seperti meminta informasi kode verifikasi atau One-Time Password (OTP) di aplikasi MyTelkomsel yang dikirimkan melalui SMS.

GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan, “Telkomsel serius menangani maraknya penipuan kepada pelanggan kami. Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk selalu waspada terhadap beragam bentuk penipuan. Telkomsel tidak pernah meminta data diri, password atau kode verifikasi kepada pelanggan untuk alasan apapun. Data diri, password atau kode tersebut harus selalu dijaga kerahasiaannya seperti halnya PIN ATM atau bank.”

“Apabila pelanggan merasa tidak melakukan aktivitas yang disebutkan dalam SMS, pelanggan tidak perlu menanggapi SMS tersebut dan tidak menginformasikan kode verifikasi tersebut apabila diminta oleh pihak tidak dikenal. Dengan memberikan password atau kode verifikasi kepada orang lain sama saja dengan memberikan akses kepada orang lain untuk melakukan transaksi apapun melalui aplikasi MyTelkomsel,” lanjut Denny.

Selain meminta password atau kode verifikasi aplikasi MyTelkomsel, selanjutnya modus penipuan akan meminta pelanggan untuk memberikan kode verifikasi atas pembelian layanan Telkomsel yang terkirim melalui SMS.

Pelanggan yang merasa telah login aplikasi MyTelkomsel di beberapa device/perangkat, dapat melakukan logout otomatis dengan cukup menghubungi *323*20#. Pelanggan akan mendapatkan notifikasi melalui SMS dan secara otomatis ter-logout atau keluar dari semua akses aplikasi MyTelkomsel.

Denny juga menambahkan dalam menyampaikan segala informasi untuk pelanggan, baik mengenai program, layanan, produk, ataupun promosi berhadiah, Telkomsel selalu menggunakan mekanisme pemberitahuan resmi, seperti melalui surat, pemberitaan di media massa nasional, informasi di GraPARI terdekat atau di Call Center Telkomsel, serta situs resmi perusahaan di www.telkomsel.com.

Jika terjadi penipuan, pelanggan dapat menghubungi layanan call center 24 jam dengan menghubungi 188, mengiirmkan SMS pengaduan yang dikirimkan ke 1166 secara gratis dengan format PENIPUAN#NO. MSISDN PENIPU#ISI SMS PENIPUAN, menghubungi melalui chatting dengan asisten virtual di LINE, Telegram, dan Facebook Messenger Telkomsel, email cs@telkomsel.co.id, atau melalui facebook.com/telkomsel dan Twitter @telkomsel. Informasi lebih lanjut mengenai penipuan yang mengatasnamakan Telkomsel dapat dilihat di https://www.telkomsel.com/support/waspada-penipuan.(*)

Mobil Keluarga Wabup Aceh Tamiang Masuk Jurang, 3 Tewas

Satu unit mobil rombongan intat linto dari Aceh Tamiang, pada Senin malam (5/1/2018), sekitar pukul 22.00 WIB, dikabarkan jatuh ke jurang, sekitar perbatasan Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tengah.
Satu unit mobil rombongan dari Aceh Tamiang, pada Senin malam (5/1/2018), sekitar pukul 22.00 WIB, dikabarkan jatuh ke jurang, sekitar perbatasan Kabupaten Gayo Lues dan Aceh Tengah.

BLANG KUJEREN, SUMUTPOS.CO – Tiga penumpang minibus Innova meninggal dunia dan 5 lainnya luka-luka, setelah mobil yang mereka tumpangi masuk ke jurang di Gampong Ise-Ise, Kecamatan Linge, Kabupaten Gayo Luwes, Senin (5/11/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kepala BPBD Kabupaten Gayo Luwes, Suhaidi, yang dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Selasa (6/11/2018) pagi, membenarkan kejadian tersebut. “Proses evakuasi sudah selesai kita lakukan dan jenazah sudah dibawa pulang ke kampung duka di Aceh Tamiang. Korban luka-luka telah dirujuk ke Rumah Sakit Gayo Luwes,” kata Suhaidi.

Mobil minibus jenis Innova tersebut merupakan angkutan rombongan peserta pengantin laki laki asal Aceh Tamiang, yang masih keluarga wakil bupati Aceh Tamiang. Rombongan pengantin hendak melakukan pesta nikah dengan mempelai wanita warga Gayo Luwes. Innova naas ini melaju lebih depan dibandingkan kendaraan lainnya yang ditumpangi para rombongan.

Naas, saat tiba di Gampong Ise Ise, mobil bermuatan 8 orang ini masuk jurang. Tidak seorang pun anggota rombongan yang tahu saat itu, karena sudah melaju ke depan lumanyan jauh dari titik kejadian. Beruntung, salah satu penumpang Innova yang jatuh, mampu memanjat hingga ke bibir jalan, dan meminta pertolongan dari kendaraan yang lewat.

Pihak terkait langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban meninggal dan luka-luka serta kendaraan. Proses evakuasi selesai dilakukan sebelum 24 jam peristiwa berlangsung.

“Sejak semalam proses evakuasi langsung kita laksanakan dibantu oleh seluruh elemen terkait dan masyarakat,” terang Suhaidi. (dahlan)

Tempe Setelah Belajar Dorayaki

Foto: dahlan iskan/disway. Rustono raja tempe di Jepang didampingi sang istri di pabriknya.
Foto: dahlan iskan/disway.
Rustono raja tempe di Jepang didampingi sang istri di pabriknya.

Oleh: Dahlan Iskan

Membuat tempe di Jepang tidak semudah yang dibayangkan. Nasihat dari ‘’master tempe’’ asal Grobogan ternyata tak manjur. Di Negeri Sakura, jurus Grobogan, gagal total. Ikuti lanjutan kisah Raja Tempe yang ditulis wartawan Disway, Dahlan Iskan.

Rustono tahu. Surat yang datang lagi dan datang lagi itu dari Jepang. Dari pacar Parangtritis-nya: Tsuruko Kuzumoto.

Tapi tetap saja ia kaget: kali itu sudah ditulis dalam bahasa Indonesia. Meskipun pakai bahasa yang formal. Rupanya itu hasil kursusnya di Kyoto.

Misalnya masih pakai kata ‘Anda dipersilakan…’. Atau pakai kata ‘menghaturkan’. Formal sekali.

Selama di Jogja dulu keduanya bicara dalam bahasa Inggris. Cinta membuat Tsuruko ingin bisa bahasa pacarnya.

Enam bulan setelah kata cinta di Parangtritis, Tsuruko benar-benar datang ke Jogja lagi. Menunjukkan dua komitmen cintanya: menepati janjinya untuk datang. Dan sudah bisa berbahasa Indonesia.

Tsuruko tidak lagi jadi tamu di Hotel Sahid. Ia jadi tamunya Rustono. Tinggal di rumah kos sang pacar.

Dua minggu kemudian Tsuruko bikin kejutan: mengajak Rustono kawin. Dan tinggal di Jepang.

Rustono benar-benar sudah dekat dengan impiannya: kawin dengan salah satu tamu hotel tempatnya bekerja. Hanya saja kok harus tinggal di negeri tamunya.

Kian nyata ternyata mimpinya. Tapi juga kian menakutkannya. Setidaknya mengkhawatirkannya. Bagaimana bisa: hidup dengan wanita asing. Di negara asing. Semimpi-mimpinya kawin dengan tamu hotel tidak ia bayangkan sejauh itu.

Rustono minta waktu dua minggu. Ia belum berani juga memberitahu ibunya di desa, di Grobogan.

Ia hubungi dulu teman-temannya: siapa tahu kenal laki-laki yang kawin dengan wanita Jepang. Dan tinggal di Jepang. Ia akan minta nasehat. Bagaimana rasanya. Apa saja problemnya.

Ketemu. Satu orang Bandung. Ia cari nomor telponnya. Ia hubungi.

”Jangan seperti saya,” kata orang itu. ”Harus kerja dari subuh sampai malam. Tidak bisa ketemu anak. Waktu berangkat anak belum bangun. Waktu pulang anak sudah tidur,” tambahnya.

Orang itu lantas memberi saran. Jadi pengusaha saja. Kecil-kecilan tidak apa.

Nasehat itu yang terus terngiang di telinganya: jadi pengusaha.

Lantas ia ajak Tsuruko bicara. Ia ceritakan nasehat tersebut. ”Saya akan tetap bertanggungjawab sebagai suami. Tapi dukung saya. Untuk jadi pengusaha,” ujar Rustono pada calon istrinya itu.

”Saya tidak akan ngrepoti istri. Tapi kalau di awal-awal hidup nanti sulit apakah bisa menerima. Tidak marah-marah. Tidak rewel,” katanya.

Sang calon setuju saja. Pada apa yang diminta maling hatinya itu.

Dasar cinta.

UMP RP2,3 Juta, Buruh Tak Bermartabat

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS DEMO: Buruh yang tergabung dalam FSPMI berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (5/11). Mereka meminta Gubsu merevisi UMP 2019 naik 20%.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
DEMO: Buruh yang tergabung dalam FSPMI berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (5/11). Mereka meminta Gubsu merevisi UMP 2019 naik 20%.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejak Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 sebesar Rp2.303.403,43 ditetapkan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) melalui SK Gubsu No.188.44/1365/KPTS/2018 pada 30 Oktober lalu, gelombang aksi penolakan terus digelar elemen buruh. Mereka menantang Gubsu Edy Rahmayadi untuk berani menaikkan UMP Sumut 2019 di atas 8,03 persen.

FEDERASI Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara kembali berunjukrasa di depan Kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Senin (5/11) siang. Dalam aksi keduanya itu, FSPMI menantang Gubsu Edy Rahmayadi menaikkan UMP Sumut 2019 di atas 8,03 persen.

“Kami menolak dan meminta revisi UMP Sumut tahun 2019 yang hanya naik 8,03 persen,” kata Ketua FSPMI Sumut, Willy Agus Utomo melalui pengeras suara di atas mobil komandon
Mereka menolak kebijakan Gubernur Edy Rahmayadi yang hanya menaikkan UMP Sumut 2019 senilai Rp2.303.403,43 sesuai surat edaran Kemenaker dan Peraturan Pemerintah No.78/2015.

Dimana indikator penghitungannya sesuai Peraturan Pemerintah No.78/2015 tentang Pengupahan dan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan. “Jika hanya naik 8,03 persen, sama artinya tidak dapat membuat kaum buruh dan keluarganya hidup bermartabat. Kenaikan 8,03 persen sangatlah tidak sebanding dengan mahalnya harga BBM, listrik, sembako dan barang-barang saat ini,” ungkapnya.

Selain itu, Gubsu juga ditantang berani menaikkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Sumut 2019 di atas ketentuan PP 78/2015 tentang Pengupahan, yakni sebesar 20 persen hingga 25 persen. “Kami sangat berharap Bapak Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumut dapat mewujudkan upah yang bermartabat dengan berani menetapkan kenaikan UMK se Sumut 2019 di atas 8,03 persen,” katanya.

Tuntutan lain FSPMI dalam unjuk rasa itu antara lain; meminta pemerintah menurunkan harga BBM, sembako dan tarif listrik. Hapuskan sistem kerja ‘perbudakan’ (outsourcing, kontrak, harian lepas, borongan), dan tegakkan aturan hukum atau UU perburuhan demi melindungi pekerja/buruh rakyat Sumut dari ketidakadilan yang dilakukan oleh pengusaha-pengusaha hitam.

Setelah berorasi hampir satu jam, perwakilan massa FSPMI diterima Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdaprovsu, Ibnu Sri Hutomo. Dalam pertemuan singkat itu, Ibnu berjanji akan menyampaikan aspirasi dan tuntutan massa buruh kepada gubernur.

Amatan Sumut Pos, massa buruh FSPMI Sumut terbilang lebih sedikit dibanding aksi pertama pada pekan lalu. Sementara dari sisi pengamanan, hanya terlihat dari Satpol PP Sumut tanpa ada bantuan dari petugas kepolisian. Aksi unjuk rasa kedua itu juga berlangsung tertib dan aman. Massa membentangkan sejumlah spanduk menuntut penghapusan PP 78/2015 dan penolakan atas UMP Sumut 2019.

Usai aspirasi mereka diterima, massa buruh membubarkan diri secara tertib sembari berjanji akan melanjutkan aksi serupa pada Senin depan.

KNKT Ungkap Fakta Kerusakan Lion Air JT610, 4 Penerbangan Terakhir Sudah Rusak

istimewa rampcheck: Menhub Budi Karya Sumadi meninjau proses pemeriksaan pesawat atau rampcheck terhadap Boeing 737 MAX 8 Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (4/11).
istimewa
rampcheck: Menhub Budi Karya Sumadi meninjau proses pemeriksaan pesawat atau rampcheck terhadap Boeing 737 MAX 8 Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (4/11).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Proses investigasi bagian Flight Data Recorder (FDR) black box Lion Air JT-610, membuahkan hasil. Proses download-nya berjalan lancar. Sejumlah fakta pun mulai terungkap.

Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengatakan, Lion Air JT-610 dipastikan mengalami kerusakan sebelum jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Kerusakan diketahui terjadi pada bagian penunjuk kecepatan pesawat atau air speed indicator, Parahnya lagi, kerusakan terjadi bukan hanya pada penerbangan terakhir burung besi tersebut. Kerusakan indikator kecepatan pesawat sudah terjadi dalam 4 penerbangan terkahir.

“Pada 4 penerbangan terakhir (termasuk JT-610, red) ditemukan kerusakan pada penunjuk kecepatan pada pesawat,” ungkap Soerjanto di Kantor KNKT Gambir, Jakarta Pusat, Senin (5/11).

Dalam FDR tersebut, diketahui data yang terekam berdurasi 69 jam dengan total 19 penerbangan terakhir.

Dan parameter yang terekam sebanyak 1.790. Atas temuan ini, KNKT tengah berupaya mengumpulkan data-data terakhir penerbangan pesawat ini. Termasuk dengan perbaikan yang telah dilakukan oleh pihak teknisi maskapai atas kerusakan indikator kecepatan pesawat. “Kami sedang kumpulkan, mempelajari, baik interview penerbangan sebelumnya, maupun data perbaikan yang dilakukan teknisi maskapai itu,” jelas Soerjanto.

Di sisi lain, Soerjanto meminta Boeing, selaku pembuat pesawat, segera berbenah atas kerusakan tersebut. Hal ini untuk menghindari pesawat jenis Boeing 737-Max 8, mengalami kerusaka serupa. Mengingat maskapai pengguna burung besi jenis itu cukup banyak di seluruh dunia. “Kami minta tindakan pada Boeing untuk cegah kecelakaan serupa pada pesawat itu (Boeing 737-Max 8, red). Pesawat tersebut di seluruh dunia ada 200 pesawat,” bebernya.

Seperti diketahui, pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP (JT-610) jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, 29 Oktober lalu. Pesawat rute Jakarta-Pangkalpinang itu, membawa 180 penumpang, dengan 8 awak kabin, seperti pramugari beserta pilot dan kopilot.

Pesawat bermerek Boeing 737 Max 8 itu, berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB. Kemudian hilang kontak sekira pukul 06.33 WIB. Setelah sempat hilang kontak, ternyata pesawat Lion Air JT 610 itu jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. (sat/rdw/jpc/saz)

Sopar Ajukan Justice Collabolator

Ilustrasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melimpahkan empat tersangka kasus dugaan suap anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) ke tahap penuntutan. Keempat tersangka yang dilimpahkan berkasnya kemarin, yakni Mustofawiyah, Arifin Nainggolan, Sopar Siburian, dan Analisman Zalukhu.

Dengan begitu, KPK telah merampungkan proses penyidikan terhadap 12 anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019. Dan dalam waktu dekat, berkas ke 12 anggota legislatif tersebut akan dilimpahkan ke PN Tipikor di Jakarta Pusat.

“Sampai hari ini total penyidikan terhadap 12 orang anggota DPRD Sumut telah selesai dan dilanjutkan proses penuntutan. Dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor di Jakarta Pusat,” kata juru bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Senin (5/11).

Febri menjelaskan, 12 orang anggota DPRD Sumut tersebut yakni, Rijal Sirait, Fadly Nurzal, Rooslynda Marpaung, Rinawati Sianturi, Tiaisah Ritonga dan Muslim Simbolon. Kemudian Sonny Firdaus, Helmiati, Mustofawiyah, Arifin Nainggolan, Sopar Siburian dan Analisman Zalukhu.

Dikatakan Febri, dalam penyidikan perkara ini, ada 175 orang saksi telah diperiksa untuk para tersangka. Keempat tersangka juga sekurangnya sudah dua hingga tiga kali diperiksa dalam kapasitas sebagai tersangka pada kurun waktu Juli hingga Oktober 2018.

Unsur saksi antara lain anggota DPRD Provinsi Sumut periode 2009 – 201, Kepala Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, Kepala Biro Hukum Setda Provsu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Dosen UIN Sumut dan swasta.

Lebih lanjut Febri mengungkapkan, ada satu dari keempat tersangka itu yang mengajukan diri sebagai justice collabolator (JC), yaitu Sopar Siburian. “SSN (Sopar Siburian) telah mengajukan diri sebagai JC pada Penyidik. Pengajuan tersebut sedang dalam proses pertimbangan,” kata Febri.

Febri menuturkan, KPK mengapresiasi pengajuan JC tersebut. Sebab, selama proses hukum berjalan, Sopar kooperatif dan telah mengembalikan uang suap yang diduga pernah ia terima.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan 38 tersangka yang diduga menerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho senilai Rp 300-350 juta per orangnya.

Suap tersebut diduga terkait persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemprov Sumut 2012-2014, persetujuan perubahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, pengesahan APBD Pemprov Sumut 2013 dan 2014, serta penolakan penggunaan hak interpelasi DPRD Sumut tahun 2015.

Hingga Hari Kedua Ujian SKD Pemprovsu, 420 Peserta Gugur Hasil Ujian Langsung di Portal SSCN

Foto: Pran Hasibuan/SUMUT POS MENUNGGU: Ribuan peserta CASN Pemprovsu 2018 di Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto menunggu waktu ujian SKD, Sabtu (3/11) lalu.
pran hasibuan/SUMUT POSMENUNGGU: Ribuan peserta CASN Pemprovsu 2018 di Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto menunggu waktu ujian SKD, Sabtu (3/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hingga hari kedua pelaksanaan ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) calon aparatur sipil negara (CASN) 2018 formasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, di Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Medan, tercatat 420 peserta gugur karena tak hadir mengikuti ujian.

“Jadi terhitung dari Sabtu sampai Minggu, ada 420 orang peserta ujian SKD yang tidak hadir. Masalahnya mereka tidak hadir saya kurang tahu pasti kenapa, dan itu sesuai rekap absen dari panitia,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setdaprovsu, Kaiman Turnip saat dikonfirmasi Sumut Pos, Senin (5/11).

Sementara untuk data peserta yang tidak hadir di hari ketiga atau terakhir pelaksanaan ujian SKD kemarin, dia mengatakan, belum direkap seluruhnya oleh pihak panitia. Kaiman menegaskan, ujian SKD selama tiga hari berlangsung dengan berjalan lancar, aman dan tertib. “Sejauh ini semuanya berjalan sesuai harapan kita. Alhamdulillah tidak ada kendala apapun,” sebutnya.

Berkenaan hasil ujian, dia menjelaskan, nilainya akan langsung keluar pada papan pengumuman. Kemudian untuk hasil lolos atau tidaknya para peserta bisa dilihat langsung dari portal sscn.bkn.co.id, yang sudah diinformasikan sebelumnya. “Kalau nilai ujian bisa langsung keluar, kalau untuk hasil lolos apa tidaknya nantilah itu belum bisa saya beritahukan, karena ada ribuan orang terdaftar mengikuti ujian ini,” ucapnya.

Ujian SKD meliputi Test Inteligensia Umum (TIU), Test Wawasan Kebangsaan (TWK), dan Test Karakteristik Pribadi (TKP). Khusus formasi CASN Pemprovsu, terdapat jumlah peserta yang mengikuti ujian SKD sebanyak 9.617 orang. Total peserta tersebut adalah mereka yang lolos tahap verifikasi administrasi sebelumnya.

Dalam teknis ujian, peserta dibagi dalam tiga gelombang dengan lima sesi setiap harinya. Masing-masing gelombang diikuti peserta ujian sebanyak 3.300 untuk hari pertama dan hari kedua. Sementara pada hari terakhir akan diikuti 3.017 peserta.

“Bagi peserta yang tidak datang mengikuti ujian, otomatis gugur dan tidak dapat mengikuti tes selanjutnya,” katanya.