Home Blog Page 6166

Keluarga Dilarang Masuk Asrama Haji

Triadi Wibowo/Sumut pos_ Sejumlah jamaah calon haji asal Medan tiba di Embarkasi Asrama Haji Jalan Ah. Nasution Medan, Kamis (27/7). Sekitar 393 jemaah calon haji asal Medan tergabung dalam kloter pertama telah masuk asrama untuk menjalani karantina sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada Jumat (28/7)
Triadi Wibowo/Sumut pos_
Sejumlah keluarga jamaah calon haji asal Medan tiba di Embarkasi Asrama Haji Jalan AH. Nasution Medan, tahun lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumut dan UPT Asrama Haji Embarkasi Medan, melakukan peninjauan dan evaluasi kesiapan menjelang masuknya jamaah calon haji (calhaj) kloter pertama pada, Sabtu (21/7) depan. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Sumut, T Darmansah menjelaskan, menjelang masuknya kloter pertama kesiapan Embarkasi Medan tidak ada masalah. Hanya saja katanya, perlunya mengadakan beberapa tenda sebagai penambahan.

“Mudah-mudahan pada penerimaan tanggal 21 Juli, tidak ada masalah. Tahun ini kita adakan peningkatan pelayanan terhadap jamaah haji. Sehingga dia dapat menjalankan ibadah tidak terganggu pikirannya,” ungkap Darmansah kepada wartawan, Senin (16/7).

Dalam pelaksanaan haji tahun ini, kata Darmansah, perlunya media center sebagai informasi terhadap masyarakat yang ingin mengetahui seputar haji. “Media center ini bukan hanya sekadar memberi informasi kepada masyarakat, tapi yang paling terpenting adalah memberi informasi kepada keluarga dan jamaah yang berangkat. Sehingga keluarga tidak was-was terhadap keluarga yang berangkat atau berada di Madinah,” jelasnya.

Sementara itu, mengenai perlengkapan dokumen calhaj, disebutkan Darmansah juga tidak ada masalah. Saat ini kata dia, visa yang telah selesai sudah mencapai kloter 14. “Visa kita sekarang sudah sampai kloter 14. Besok mungkin berangkat lagi membawa dokumen yang 8 kloter lagi. Jadi masalah dokumen kita sudah siap, tinggal pembekalan jemaah selama di pesawat saja,” terangnya.

Sementara, Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Medan, Sutrisno mengatakan saat ini persiapan gedung untuk penginapan calhaj sudah siap 100 persen. “Untuk persiapan gedung alhamdulilah sudah 100 persen, untuk penginapan jemaah sudah kita persiapkan 160 kamar. Yaitu untuk jemaah risti dan jemaah ujud itu dilantai satu gedung Madinah Al-Munawwarah. Untuk yang lainnya itu dilantai 2, 3 dan 4. Kalau untuk jemaah yang datang lebih awal itu digedung Jabal Nur,” sebutnya.

Untuk tahun ini, terang Sutrisno, ada yang berbeda dalam hal pemberangkatan. Bila selama ini pemberangkatan di aula satu, kini pemberangkatan akan dilaksanakan di Aula Jabal Nur. “Di situ nanti bus parkir di lapangan Al-Munawwarah, baru nanti 2 bus menjemput ke Aula Jabal Nur lalu boarding dan nanti kumpul di samping masjid Namirah. Setelah 10 bus kumpul, baru nanti dilepas ke bandara,” terangnya.

Ngogesa Merasa Dipecundangi

H. Ngogesa Sitepu
H. Ngogesa Sitepu

SUMUTPOS.CO – Ngogesa Sitepu legowo digantikan sebagai Ketua DPD Golkar Sumut, menyusul penilaian DPP karena terlambat menyusun calon anggota legilatif (caleg) 2019. Namun, ia menyayangkan keputusan yang dinilainya prematur, bahkan terkesan tidak prosedural itu.

Melalui Surat Keputusan Nomor: KEP-316/DPP/GOLKAR/VIII/2018 yang ditandatangani Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekretaris Jendral, Lodewijk F Paulus tertanggal 14 Juli 2018, DPP Partai Golkar mencopot Ngogesa Sitepu dari jabatannya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara. Dan melalui surat yang sama, Wakil Ketua Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia ditunjuk sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut.

Pencopotan Ngogesa Sitepu dilakukan karena DPD Partai Golkar Sumut dinilai kurang maksimal dalam menjalankan konsolidasi jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019. Menyikapi ini, Ngogesa menilai ada prosedural yang tidak pas.

“Lahir dan bathin saya terima keputusan pergantian ini. Akan tetapi saya menilai, proseduralnya tidak pas. Ujug-ujug diganti, tanpa adanya peringatan atau layaknya sebuah prosedural keorganisasian. Golkar inikan selain partai tua juga besar, idealnya mengedepankan mekanismelah. Karenanya saya akan memberikan klarifikasi ke DPP,” kata Ngogesa kepada wartawan di Medan, Senin (16/7).

Menurut Ngogesa, tindakan DPP Golkar ini adalah langkah yang tidak tepat. Terkesan mengada-ada dan mencari-cari kesalahan yang tidak perlu. Ini akan merugikan Partai Golkar dalam pileg dan pilpres mendatang. “Saya berharap adanya transparansi dari DPP Golkar tentang hal ini,” tegas Ngogesa.

Menurut dia, pelengseran akibat lambat menyusun caleg Golkar Sumut 2019 disinyalir tidak fair karena seluruhnya mempunyai proses tahapan dan masih memiliki tenggang waktu batas akhir pendaftaran. Apalagi, mengingat pengalaman selama kurang lebih 31 tahun bersama Golkar maka persoalan yang dipermasalahkan sangat tidak mendasar. “Saya ini bukan kader karbitan di Golkar, mulai dari anggota biasa sampai menjadi Ketua DPD Langkat bahkan dipercaya menahkodai DPD PG Sumut melalui musda dan terpilih secara aklamasi. Jadi saya sangat pahamlah mekanisme mengurusi partai, nggak harus dipecundangilah, sehingga kesannya ada politik dalam politik lagi,” seru Ngogesa tanpa mau ambil pusing jika kemungkinan ada pembisik ke DPP.

Lanjut dia, DPP seharusnya lebih arif dan bijak terhadap kemungkinan adanya pembisik tersebut, agar tidak terus saja terjadi kekisruhan di internal partai yang acapkali terjadi di dalam kurun waktu tertentu.

Terkait penggantian dari posisi Ketua DPD Golkar Sumut, apalagi menjelang pendaftaran caleg, diduga adanya skenario untuk menggembosi Golkar di Sumut menghadapi Pileg bahkan Pilpres 2019 mendatang. “Kekisruhan ini, disinyalir untuk menggembosi Golkar di pesta demokrasi mendatang, tapi sudahlah saya pun tidak ambisi kok. Kemarin saya dipercaya menjadi ketua untuk membesarkan Golkar Sumut, tapi kenyataannya sekarang ini lain,” tegas Ngogesa.

Ngogesa: Alasannya Mengada-ada

Foto: istimewa Ketua Partai Golkar Sumut H.Ngogesa Sitepu, SH (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Golkar Pusat Ir Airlangga Hartato, seusai Munaslub di JCC Senayan Jakarta, Rabu (20/12).
Foto: istimewa
Ketua Partai Golkar Sumut H.Ngogesa Sitepu, SH (kiri) berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai Golkar Pusat Ir Airlangga Hartato, seusai Munaslub di JCC Senayan Jakarta, Rabu (20/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ngogesa Sitepu langsung bereaksi atas pencopotan dirinya dari jabatan Ketua Partai Golkar Sumut. Lewat akunnya di Instagram, Senin (16/7), Ngogesa menjelaskan pencopotan ini adalah berkah.

Ya, dia dipecat Minggu (15/7) dengan alasan lambatnya mengajukan nama-nama caleg ke DPP Partai Golkar. Ahmad Doli Kurnia Tandjung pun ditunjuk menjadi Plt Ketua DPD Golkar Sumut.

“Menyikapi berita tentang pencopotan saya dari Ketua DPD Golkar Sumatera Utara, saya ingin menyampaikan kepada kader Golkar, bahwa bagi saya masalah ini merupakan berkah dari Allah dan banyak memberikan pelajaran dan sikap,” ungkap Ngogesa.

Dijabarkannya dari segi ekonomi, dia merasa diuntungkan, meskipun tidak bisa dipungkirinya juga merasa dirugikan dari segi politik.

“Sebab keputusan DPP Golkar ini seperti mengada-ada, karena tidak sesuai dengan peraturan yang ada dan seolah diciptakan kesalahan yang dibuat-buat untuk saya. Saya disalahkan atas permasalahan keterlambatan penyusunan caleg, padahal secara tahapan penyusunan caleg telah dilakukan sesuai aturan dan masih ada batas waktu,” bebernya.

Dia menegaskan sudah 31 tahun bersama Partai Golkar dan tahu betul aturan-aturan penyusunan caleg ini, begitu juga Sekjen Irham Buana Nasution yang dulunya pernah menjabat sebagai Ketua KPU Sumatera Utara Dua Periode yang sudah pasti paham betul aturan keterlambatan penyusunan caleg ini.

5 Bulan Nikah, Nikita Mirzani Gugat Cerai Suami

Nikita Mirzani dan Dipo Latief
Nikita Mirzani dan Dipo Latief

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kabar mengejutkan datang dari artis sensasional Nikita Mirzani. Bukan soal keputusan dia berhijab, melainkan kabar perceraiannya dengan Dipo Latief.

Pernikahan yang dibina sejak Februari 2018 itu terpaksa diakhiri Nikita Mirzani lantaran sudah tidak tahan dengan pelakukan sang suami.

“Penyebabnya dia sudah nggak kuat lagi lah untuk bertahan,” kata pengacara Nikita Mirzanii, Fahmi Bachmid, saat dihubungi melalui telepon, Senin (16/7).

“Dia bilang sekuat apa pun seorang wanita, nggak akan sanggup kalau terus menerus disakiti dan tersakiti,” lanjutnya.

Hari ini, ibu dua anak itu berencana melayangkan isbat nikah dan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

“Isbat nikah sekaligus gugat cerai siang ini. Isbat nikah itu karena nikahnya dulu belum terdaftar jadi harus diisbatkan dulu baru diceraikan sekaligus. Jadi, disahkan dulu di pengadilan baru diceraikan,” jelasnya. (yln/JPC)

Rumahnya Digeledah KPK, Dirut PLN: Kami Kooperatif

Dirut PLN,
Dirut PLN,Sofyan Basir.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama PLN Sofyan Basir menggelar jumpa pers untuk menjelaskan tentang rumahnya yang digeledah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Minggu (15/7). Mantan direktur utama BRI memastikan akan bersikap kooperatif dengan KPK.

“Kami, PLN menghormati proses hukum yang dilakukan KPK yang mengedapankan asas praduga tak bersalah. Dirut PLN sebagai warga negara patuh dan taat,” ujar Sofyan di Jakarta, Senin (16/7).

Sebelumnya KPK menggeledah rumah Sofyan di Jalan Taman Bendungan Jatiluhur II Nomor 3, Jakarta Pusat. Penggeledahan itu terkait operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni M Saragih.

Sofyan menjelaskan, beberapa penyidik KPK masuk ke rumahnya. Selanjutnya, penyidik lembaga antirasuah itu diterima dengan baik. “Kami sebagai tuan rumah membantu KPK dengan memberikan dokumen-dokumen objek yang diperiksa,” katanya.

Karena itu, Sofyan memastikan perusahaan yang dipimpinnya akan terbuka pada upaya KPK. “PLN akan terus kooperatif dalam memberikan keterangan ke KPK, setiap saat jika diperlukan,” ujarnya. (jpg/ara/jpnn)

Google Chrome Perbarui Desain dan Fitur

SUMUTPOS.CO – Raksasa mesin pencarian, Google dikabarkan akan memperbarui tampilan dari platform mesin pencarinya (browser).

Ubahan tersebut tidak saja pada segi desain tapi juga penambahan fitur. Rencananya desain Chrome hadir dengan karakteristik lebih dinamis dengan warna yang soft, ditambah fitur-fitur baru, seperti dikabarkan di laman Paul Thurrott.

Tampilan barunya akan didapati pada tab, pewarnaan tab, pin tab hingga indikator peringatan pada tab. Pastinya yang paling menonjol nantinya adalah desain flat (material design).

Menurut Paul Thurrott, langkah pembaruan Google Chrome tersebut bisa dibilang jadi usaha perombakan tampilan yang signifikan sejak 2008.

Tampilan baru kata Paul sudah bisa dilihat atau diuji coba dalam versi Canary. (mg8/jpnn)

PSMS Medan Bawa 18 Pemain Hadapi Persebaya Surabaya

Foto: Doni Hermawan/Sumut Pos Para punggawa PSMS Medan memasuki lapangan Stadion Teladan saat akan bertanding, beberapa waktu lalu.
Foto: Doni Hermawan/Sumut Pos
Para punggawa PSMS Medan memasuki lapangan Stadion Teladan saat akan bertanding, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan bakal menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Liga 1 2018 pekan ke-16, Rabu (18/7) lusa. Legimin Raharjo dkkk telah berangkat dari Medan, Senin (16/7/2018) pagi.

Sebanyak 18 pemain dipersiapkan untuk pertandingan ini. Dari jumlah itu 17 pemain berangkat dari Medan, sedangkan satu pemain Firza Andika menyusul dari TC Timnas di Jakarta.

Dari daftar pemain yang dibawa dua nama Frets Listanto dan Muhammad Alwi Slamet belum tampak. Keduanya masih berjibaku dengan Pekan Olahraga Angkatan Darat (Porad), sedangkan Reinaldo Lobo yang sebelumnya absen lawan Persipura sudah kembali merumput.

Dengan kemungkinan tanpa Frets dan Alwi, dua pemain yang jarang dibawa pada laga away, yaitu Gusti Sandria dan Choiril Hidayat ikut bersama Legimin Raharjo dkk.

Sedangkan, Marko Kabiay yang resmi dikontrak Minggu (15/7/2018) malam juga belum masuk daftar pemain berangkat. “Dia masih dalam proses daftar, nanti kalau sudah disetujui PT LIB, dia bisa menyusul rombongan,” ungkap Sekum PSMS, Julius Raja.

Ini menjadi pembuktian pelatih baru Peter Butler di PSMS dalam laga debutnya, sekaligus memutus rantai rekor buruk PSMS. Dari 15 pertandingan yang dilakoni Ayam Kinantan, semua 7 laga away tanpa membuahkan satu poinpun. (nin)

 

Daftar Pemain

Kiper : Abdul Rohim, Dhika Bayangkara

Bek : Reinaldo Lobo, Firza Andika, Muhammad Roby, Ronny Fatahillah, Fredyan Wahyu, Amarzukih, Jajang Sukmara, Gusti Sandria

Tengah : Legimin Raharjo, Dilshod Sharofetdinov, Erwin Ramdani, Abdul Azis, Suhandi

Depan : Wilfried Yessoh, Antoni Putro Nugroho, Choiril Hidayat

Marko Kabiay Resmi Berseragam PSMS Medan

Marko Kabiay
Marko Kabiay

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Eks Persija dan Persipura, Marko Kabiay resmi menandatangani kontrak dengan PSMS Medan pada Minggu (15/7/2018) malam.

Penandanganan pemain sayap itu dilangsungkan bersamaan dengan pelatih baru PSMS, Peter Butler.

Kepastian masuknya Marko ini terbilang cepat, mengingat dia baru datang untuk trial sejak Sabtu (14/7/2018) lalu. Marko dikontrak hingga musim ini berakhir.

“Iya Marko sudah resmi, sudah teken sama kita. Sebelum teken, kami sudah komunikasi dengan pelatih (Peter Butler). Butler sudah tahu bagaimana Marko, karena dia juga pernah di Persipura dan Persija. Jadi sudah komunikasi dengan Butler, dia merespon oke dan akhirnya Marko dikontrak,” ujar Sekretaris Umum (Sekum) PSMS, Julius Raja, Senin (16/7/2018).

Selain itu, Marko ternyata sebelumnya juga sudah diincar Djajang Nurdjaman. “Jadi ada rekomendasi pelatih dulu baru kami sodori kontrak,” lanjutnya.

Baik Butler dan Marko sudah akan didaftarkan hari ini ke PT Liga, agar nanti keduanya bisa mendampingi dan bermain untuk PSMS lawan Persebaya Surabaya, 18 Juli 2018 mendatang.

“Marko didaftarkan hari ini, karena tadi malam jam 11 sudah dikontrak. Mudah-mudahan bisa main lawan Persebaya. Butler juga sudah didaftarkan ke Liga. Kami optimis keduanya bersama PSMS di Surabaya, karena keduanya sudah ada izin kerjanya, jadi enggak perlu verifikasi lagi,” bebernya.

Nama Marko pun untuk sementara belum ikut dalam rombongan PSMS yang berangkat hari ini ke Surbaya. “Nanti kalau sudah disetujui PT Liga, Marko dan Butler bisa menyusul,” timpalnya.

Nah, selain Marko, ternyata manajemen juga sedang dalam tahap penjajakan membeli Rahmad Hidayat, pemain Medan yang bermain di Sriwijaya.

Rahmad dikenal sebagai gelandang energik. “Masih dalam tahap penjajakan. Begitu direspon maka kami akan cepat untuk teken kontrak dan daftarkan. Dia pemain berpotensi kan gelandang serang,” ungkapnya.

Selain dua nama di atas, pihaknya juga memberikan pilihan ke pelatih untuk memasukkan pemain di posisi lain.

“Banyak posisi pemain yang sengaja kami masukkan, istilahnya memberikan bahan baku ke pelatih. Dia yang memutuskan bagaimananya. Baik posisi stopper, wing back kanan dan kiri, juga pemain asing. Semua kami serahkan ke pelatih,” jelasnya. (nin)

Miliki Sabu, Polisi Ciduk Mahasiswa dan Buruh Bangunan

Foto: Istimewa Barang bukti sabu yang diamankan polisi dari empat orang pelaku.
Foto: Istimewa
Barang bukti sabu yang diamankan polisi dari empat orang pelaku.

ACEH, SUMUTPOS.CO – Dua mahasiswa dan dua buruh bangunan diciduk Sat Resnarkoba Polresta Banda Aceh, karena terbukti memiliki narkoba jenis sabu. Keempat pelaku penyalahgunaan sabu ini ditangkap di lokasi berbeda di wilayah Kota Banda Aceh, Senin (16/7/2018) dinihari.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Resnarkoba, Kompol Syafran mengatakan, dua orang mahasiswa yang ditangkap yakni RAS (22), warga Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh dan MA (19), warga Kecamatan Suka Jaya, Sabang.

Sementara dua pelaku lainnya yakni SF (29) dan AR (23). Kedua pemuda yang berprofesi sebagai buruh bangunan ini tercatat sebagai warga Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh.

“Keempat pelaku diamankan setelah Polisi melakukan pengembangan selama lima jam sejak pukul 02.30 WIB hingga pukul 07.00 WIB tadi,” ujar Kasat.

Kata dia, penangkapan pertama dilakukan terhadap RAS di Halte Transkutaraja kawasan Gampong Punge, Kecamatan Jaya Baru. Dari tersangka RAS, Polisi menyita barang bukti satu paket sabu.

Kemudian, polisi melakukan pengembangan dan menangkap MA. Dari keduanya, polisi menyita satu paket sabu yang sebagian sudah digunakan seberat 0,45 gram beserta alat isap, satu unit telepon seluler merek Xiaomi dan satu unit sepeda motor Honda Beat milik RA.

Berdasarkan pengakuan kedua tersangka, barang haram itu didapat dari SF. Kemudian, Polisi kembali menangkap SF di rumahnya dan menyita barang bukti berupa satu paket sabu seberat 0,145 gram dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Sporty miliknya.

“Hasil pengembangan diketahui barang itu dibeli dari tersangka AR. Dan kita tangkap AR di rumahnya. Dari AR kita sita tiga paket sabu dengan berat masing-masing 0,275 gram, 0,100 gram dan 0,210 gram. Selain itu alat isap sabu dan satu motor merek Yamaha Vixion,” ungkap Syafran.

Lebih lanjut dikatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat tentang adanya penyalahguna sabu di kawasan Halte Transkutaraja Punge. Dari informasi itu, petugas langsung melakukan penyelidikan ke lokasi yang dimaksu dan menangkap keempat pelaku.

“Keempat tersangka dan barang bukti masih diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut,” pungkas Kompol Syafran. (zal)

Warga Jalan Kemiri Tewas Potong Nadi

TEWAS: Sahala Hutabarat tewas usai memotong nadinya, Sabtu (14/7).
TEWAS: Sahala Hutabarat tewas usai memotong nadinya, Sabtu (14/7).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sahala Hutabarat (59) tewas berlumuran darah di tanah kosong. Tepatnya di Jalan Sempurna, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Sabtu (14/7) sekira pukul 12.30 WIB.

Warga Jalan Kemiri II, Kecamatan Medan Kota itu diduga bunuh diri dengan memotong urat nadi tangan kirinya. Temuan itu sempat menghebohkan warga sekitar.

“Saat ditemukan, korban dalam posisi duduk bersandar ke dinding. Di lokasi juga ditemukan sebuah pisau cutter. Diduga korban bunuh diri,” ujar Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani, Minggu (15/7).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ada ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Oleh sebab itu, kuat dugaan pria setengah abad lebih ini bunuh diri dengan memotong urat nadi di pergelangan tangannya menggunakan pisau.

“Kita sudah periksa tiga saksi,” katanya.

Berdasarkan keterangan saksi yang ada, korban sempat terlihat dalam keadaan masih hidup dan banyak mengeluarkan darah.

“Namun saat itu tidak ada satu orangpun yang berada di lokasi. Saksi sendiri melihatnya dari lantai tiga, pada saat membersihkan jendela tepat di sebelah bangunan tempat di temukan mayat korban,” jelasnya.

Usai olah TKP, korban langsung dievakuasi petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Saat ini, jasad korban telah dibawa oleh pihak keluarga untuk dikebumikan.

“Sudah dibawa keluarganya,” pungkasnya.(mag-1/ala)