Home Blog Page 6284

Pemkab Karo Kebut Benahi Jalan

Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH turun ke lapangan, meninjau kerusakan jalan alternatif sepanjang sekitar 100 meter di Desa Gurusinga Kecamatan Berastagi.
Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH turun ke lapangan, meninjau kerusakan jalan alternatif sepanjang sekitar 100 meter di Desa Gurusinga Kecamatan Berastagi.

SUMUTPOS.CO – Pemkab Karo memberi perhatian khusus terhadap ancaman kemacetan di Simpang Pajak Roga, Jalan Letjen Jamin Ginting, Berastagi. Pasalnya, Pajak Roga, yang menjadi sentra pasar hasil-hasil produk pertanian seputaran Kota Berastagi belakangan ini kerap kali menimbulkan macet parah di jam-jam tertentu.

Mengantisipasi kemacetan arus lalulintas Simpang Pajak Roga, di jalan lintas Kabanjahe-Berastagi, Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH kemarin langsung turun ke lapangan, meninjau kerusakan jalan alternatif sepanjang sekitar 100 meter di Desa Gurusinga Kecamatan Berastagi, sepulang dari Desa Doulu. Kerusakan tersebut ditenggarai karena enggannya mobil-mobil pengangkut hasil-hasil pertanian dari sejumlah pedesaan melewati jalur alternatif yang telah disediakan Pemkab Karo.

Tak pelak lagi Simpang Pajak Roga menjadi sumber kemacetan parah setiap hari, mulai dari pukul 14.00 WIB siang sampai petang hari, akibat jalur alternatif tidak dapat difungsikan secara maksimal. Akibatnya, kemacetan tidak dapat dihindarkan di Simpang Pajak Roga, Jalan Letjen Jamin Ginting, Berastagi.

Setelah melihat kondisi kerusakan jalan sepanjang sekitar 100 meter, kawasan tanah milik Pertamina, tepatnya di persimpangan Desa Guru Singa dengan komplek Perumahan Korpri, Bupati Karo didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Gelora Fajar Purba, SH, MH memerintahkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Karo, Ir Paten Purba untuk melakukan perbaikan.

“Secepatnya kerusakan jalan ini diperbaiki. Paling tidak 2-3 hari sebelum hari H Lebaran, kerusakan ini sudah siap diperbaiki. Sehingga mobil-mobil pedesaan pengangkut hasil sayur mayur maupun ekspedisi sayur mayur sudah bisa melintasi jalur alternatif ini,” tegas Bupati Karo.

Pemkab Deliserdang Siapkan Jalur Alternatif Mudik

Wakil Bupati Deliserdang, H Zainuddin Mars.
Plt Bupati Deliserdang, H Zainuddin Mars.

SUMUTPOS.CO – Plt Bupati Deliserdang Zainuddin Mars mengintruksikan seluruh instansi yang ada agar memperhatikan dan mengawasi sejumlah ruas jalan utama yang akan dilalui para pemudik. “Sudah saya perintahkan Dinas Pekerjaan Umum segera menangani jalan longsor atau yang rusak, baik itu yang ada di Kecamatan Sibolangit, Birubiru dan yang lain. Dan Kadis PUPR menyatakan kesiapannya terutama untuk memperlancar arus mudik,” kata Zainuddin.

Kepala Dinas PUPR Ir Donald P Lumbantobing menyatakan, berapa waktu lalu terjadi longsor di ruas jalan menghubungkan Desa Bandarbaru Kecamatan Sibolangit menuju Penen Kecamatan Birubiru. “Itu salah satu jalur alternatif bila terjadi kemacetan di ruas Jalan Lintas Medan-Karo. Sekarang sudah bisa dilalui,” bilang Donald.

Disebutkannya, tentu saja akan terjadi peningkatan volume kendaraan saat menjalang Hari Raya Idul Fitri dan sebaliknya saat arus balik lebaran 2018 khususnya rute Berastagi-Medan.

Selain telah menyiapkan jalur alternatif, Pemkab Deliserdang melalui instansi terkait mempersiapkan dan menempatkan sejumlah alat berat. “Jalur Medan-Karo rawan longsor jadi distandbykan alat berat. Ditempatkan dikantor desa dan camat,” ujarnya.

Sedangkan beberapa jalur alternatif yang dapat digunakan oleh para pengendara diantaranya Jalur Duren Pitu-Kebun Binatang-Jalan Luku-Pamah-Delitua. Kemudian, Pajak Pancur Batu-Namo Rambe-Pamah-Deli Tua. Serta Jalur lainnya yakni Tuntungan-Tanjung Anom-Simpang Melati.”Untuk menghindari kemacetan di pajak Pancur Batu,” jelasnya.

Ditambahkan Donald, pihaknya bekerja sama dengan Polrestabes Medan dan Dinas Perhubungan Kabupaten Deliserdang. Dan untuk prediksi titik-titik rawan macet sepanjang jalur Berastagi-Meda mulai dari Jalan Jamin Ginting-Simpang Selayang-Simpang Adam Malik-Hairos-Tuntungan-Pasar Pancur Batu-Sembahe-Tikungan Tirtanadi-Green Hill, dan Tikungan Amoy.

Kadis Perhubungan Kabupaten Deliserdang Jannes Manurung, mengatakan pihaknya terus mengimbau para pemudik agar menggunakan jalan tol. Terutama tujuan Medan-Tebingtinggi.

Namun, bagi yang tidak masuk ke jalan tol dapat menggunakan jalur alternatif yang bisa masuk dari arah Lubukpakam-Galang -Dolok Masihul tembus Tebingtinggi.

Jalur alternatif Dolok Masihul tersebut kondisinya sepi dan mulus, sehingga dapat dimanfaatkan para pemudik untuk dapat terus lancar menuju daerah kampung halamannya masing-masing. “Atau Lubukpakam-Bangun Purba-Gunung Meriah dan tembus ke Kabupaten Simalungun,” bilang Jannes.

Masih Jannes, bagi warga yang hendak mudik ke Kabupaten Simalunggun dan Pematang Siantar dapat melalui Lubukpakam-Galang -Dolok Masihul tembus Tebing Tinggi. “Meski sudah ada tol, tetapi karena gerbang Tol Tebing Tinggi belum dibuka maka penumpukan di gerbang tol Sei Rampah tak terhindarkan,”sarannya.(prn/btr/deo/ian)

Longsor, Tak Banyak Jalur Alternatif

SUTAN SIREGAR/SUMUT PO Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Jamin Ginting Medan, Senin (1/1).
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Jamin Ginting Medan saat arus mudik tahun lalu.

SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memetakan sebanyak 45 titik rawan kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran 2018. Meski demikian, tidak begitu banyak jalur alternatif yang disiapkan, mengingat sejumlah ruas jalan tol baru sudah beroperasi.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Sumut, Darwin Purba mengungkapkan, dari hasil mapping Dishub Sumut dengan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi beberapa waktu lalu, saat ini lebih kurang ada 45 titik rawan kecelakaan di wilayah Sumut. Posisinya tersebar di seluruh wilayah Sumut.

Sebaran titik rawan kecelakaan itu, sebut Darwin, mulai dari Medan sampai Deliserdang. Dimana banyak terdapat jalan lurus dan sedikit tikungan. “Atau Medan ke arah Binjai. Dan Medan ke arah Deliserdang. Biasanya pada jalur yang lurus dan jalannya bagus, sering mengalami kecelakaan serius,” katanya,” kata Darwin Purba kepada Sumut Pos, Jumat (8/6).

Begitu juga di daerah dataran tinggi seperti Tanah Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Tapanuli Utara sampai Sibolga, kata Darwin, rawan terjadi longsor. “Kalau umpama terjadi longsor, kita tidak punya banyak alternatif jalan. Namun, kalau yang ke arah Tebingtinggi bisa lewat dari Dolok Masihul. Tapi ‘kan sekarang kita punya alternatif jalan tol juga ke arah itu. Jadi memang harapannya kemacetan yang exit ini bisa berkurang (jika dari tol),” katanya.

Untuk itu pihaknya menyarankan, kepada pemudik untuk tetap berhati-hati selama di perjalanan. Di samping itu persiapkan kendaraan sejak awal dengan baik, sehingga dapat meminimalisir kecelakaan lalu lintas.

“Kalau bisa lebih awal berangkatnya. Kebetulan kan tahun ini libur panjang. Juga jangan malam hari berangkatnya, sebab menurut BMKG cuaca sekarang tak menentu. Siang panas terik dan malam bisa hujan deras,” katanya. (prn/btr/deo/ian)

 

 

Kemenhub: Tarif Pesawat Belum Lewati Tarif Atas

Pesawat Sriwijaya Air.
Pesawat Sriwijaya Air.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengatakan Kementerian Perhubungan melakukan pengawasan tarif pesawat yang dipatok oleh maskapai penerbangan untuk Lebaran tahun ini. Dirinya bahkan telah mengeluarkan surat edaran yang merujuk pada peraturan menteri tentang ketentuan besaran tarif.

“Saya sudah mengeluarkan Surat Edaran No. 4 Tahun 2018 ini yang ditujukan pada 3 operator yaitu maskapai, pengelola bandara dan pengelola navigasi penerbangan. Untuk maskapai, saya nyatakan tidak boleh menjual tarif penerbangan di tiket melebihi aturan di PM 14 Tahun 2016 itu,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso dalam keterangan tertulis, Jumat (8/6/2018).

Namun demikian, Agus menjelaskan, maskapai masih bisa menjual layanan tambahan secara opsional yang tidak diatur dalam PM tersebut, seperti misalnya bagasi tambahan, asuransi tambahan dan lainnya.

Ia juga mengatakan telah menyebar inspektur dari Direktorat Angkutan Udara dan Kantor Otoritas Bandar Udara di masing-masing wilayah di seluruh Indonesia untuk melakukan pengawasan. Selain itu, pengawasan juga dilakukan melalui agen tiket dan pengawasan secara online.

Agus menyatakan akan menindak tegas maskapai yang melanggar aturan terkait tarif ini sesuai aturan yang berlaku.

Besaran tarif sendiri mengacu pada UU nomor 1 tahun 2009 tentang Penerbangan dan Peraturan Menteri Perhubungan dan PM 14 tahun 2016 tentang tentang Mekanisme formulasi perhitungan dan penetapan tarif batas atas dan batas bawah penumpang pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri.

PM tersebut memuat antara lain formulasi tarif dan besaran tarif jarak (basic fare) setiap rute domestik kelas ekonomi ditambah pajak, asuransi, biaya pelayanan penumpang di bandara dan biaya tambahan (pilihan penumpang secara opsional). Besaran tarif yang dibayar juga berbeda menurut kategori pelayanan maskapai (full services; medium services dan no frill). Peraturan Menteri Perhubungan tersebut tidak mengatur tarif kelas bisnis dan yang lebih tinggi.

Jika maskapai melanggar ketentuan tersebut, sanksi yang akan dikenakan berjenjang mulai dari peringatan, pengurangan frekuensi penerbangan, penundaan pemberian izin rute, denda administratif hingga pembekuan rute penerbangan.

Bersamaan dengan hal ini, Agus juga membantah dugaan yang mengatakan bahwa pemerintah tak mengawasi tarif pesawat saat musim mudik. Menurutnya pemerintah setiap tahun telah melakukan pengawasan.

“Jadi kalau di media sosial itu beredar berita bahwa pemerintah tidak mengadakan pengawasan sehingga harga tiket melambung tinggi, itu tidak benar. Kami setiap tahun selalu melakukan pengawasan dan tahun ini pengawasan kami fokuskan di 36 bandar udara,” lanjut Agus.

Hingga saat ini ia mengaku belum menerima kabar adanya pelanggaran terkait tarif. Menurutnya, harga tiket yang dijual maskapai saat ini masih dalam koridor batas atas dan bahkan masih sedikit di bawahnya.

“Memang ada kenaikan harga tiket karena biasanya maskapai menjualnya di batas bawah dan sekarang menjualnya di batas atas. Namun setelah kami cek, tidak ada yang menjual di atas batas atas,” imbuhnya.

Namun demikian, Agus juga meminta masyarakat untuk ikut serta sebagai pengawas. Jika menemukan pelanggaran terkait tarif ini, penumpang bisa melaporkan ke posko lebaran yang ada di tiap bandar udara. Selain itu penumpang juga bisa langsung menghubungi Kementerian Perhubungan di call center 151 atau bisa juga lewat sosial media twitter, instagram atau facebook di: @djpu151. (ega/dtc)

Grace Tantang ‘Hulk’ Rilis Video Panasnya dengan Ahok

Foto: Facebook Grace Natalie Ketum PSI Grace Natalie yang tantang Hulk.
Foto: Facebook Grace Natalie
Ketum PSI Grace Natalie yang tantang Hulk.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pengelola akun Twitter @Hulk_idn mengklaim punya video ‘panas’ hubungan cinta lokasi Ketum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Geram atas tuduhan tersebut, Grace menantang Hulk merilis video itu dalam waktu 1×24 jam.

Tantangan itu disampaikan Grace melalui video, Jumat (8/6). Grace menantang @Hulk_idn merilisnya untuk membuktikan tuduhan hubungan asusilanya dengan Ahok.

“Halo Bro dan Sis. Beberapa hari terakhir akun Hulk gencar menebarkan isu saya memiliki hubungan asmara dengan Pak Ahok. Bahkan mengklaim memiliki video panas hubungan asusila saya dengan Pak Ahok. Daripada kita terus berpolemik apakah video ini ada atau tidak, isunya benar atau tidak, saya menantang Hulk untuk merilis video tersebut dalam waktu 1×24 jam,” kata Grace dalam video.

Grace mengatakan, jika Hulk tidak dapat memenuhi tantangannya itu, tuduhan soal perselingkuhan ataupun hubungan asusila dengan Ahok tak terbukti.

“Jika besok Hulk gagal merilis video tersebut, maka terbukti cuitan Hulk imajinasi belaka. Persis seperti avatar (Twitter) khayalan belaka. Mohon besok pada 9 Juni pukul 11.11 WIB, jika Hulk tidak merilis video tersebut, gimana kalau kita ganti avatar Hulk dengan Hello Kitty yang imut dan pink?” tutup Grace.

Sebelumnya, Grace melaporkan dua akun, yaitu akun Twitter @Hulk_idn dan akun Instagram @prof.djokhowie, ke Polda Metro Jaya. Dia membawa sejumlah barang bukti berupa screenshot posting-an dua akun tersebut yang memuat kolase foto Grace. Grace menyebut isu cinta lokasi tersebut sarat muatan politis.

“Kalau menurut kami memang ada motif politik, karena memang isinya propaganda yang memfitnah tokoh politik. Nampaknya ke situ arahnya,” kata Grace kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Kamis (7/6).

Grace mengatakan fitnah tersebut menjadi sebuah keprihatinan di tengah masuknya kaum perempuan ke dunia politik. Dia menyebut narasi yang dibangun dengan adanya fitnah tersebut bahwa seolah-olah perempuan tak bisa menunjukkan prestasi di dunia politik.

“Buat saya, ini juga sebenarnya merupakan bentuk keprihatinan bahwa untuk perempuan masuk ke dalam politik masih dapat perlakuan seperti ini. Bagaimana kita bisa berharap partisipasi perempuan di politik bisa semakin banyak, bertambah, baru masuk saja sudah demikian. Seolah-olah perempuan itu tidak bisa berprestasi, nggak bisa masuk ke kancah politik tanpa harus menjual tubuhnya,” tutur dia.  (nkn/tor/dtc)

Jenis Kelamin Lucinta Luna sesuai Paspor: Laki-laki

Lucinta Luna
Lucinta Luna

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Laporan polisi Lucinta Luna terhadap akun Instagram @anti.halu membuat kehebohan. Pasalnya, jenis kelamin Lucinta kian dipertanyakan, karena dalam bukti laporan polisi yang dibuatnya tertulis ‘Laki-laki/perempuan’.

Lucinta melapor ke Polda Metro Jaya pada Kamis (7/6) malam. Aduan Lucinta tertuang dalam laporan polisi bernomor LP/3097/VI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 7 Juni 2018. Dalam laporan tersebut, Lucinta mengadukan terlapor dengan Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 28 ayat (2) UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sebagai mana prosedur pelaporan, pelapor harus menunjukkan identitas berupa KTP. Oleh karena tak bisa menunjukkan KTP, Lucinta Luna memberi paspor ke polisi.

Nah, hal yang membetot perhatian publik adalah identitas Lucinta pada laporannya. Di situ tertulis namanya adalah Muhammad Fatah.

“Kita terima sesuai identitas. Sesuai paspor, laki-laki,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di kantornya, Jumat (8/6/2018).

Soal jenis kelamin Lucinta Luna sempat ramai dibahas di media sosial. Namun selama ini masih tenang-tenang saja tanpa klarifikasi pasti soal identitasnya.

Kembali soal laporan polisinya, manajer Lucinta Luna, Didi, mengatakan laporan itu hoax. Dia meyakini laporan itu dibuat-buat.

“Kita nggak ada laporan. Itu ada stempelnya nggak? Aduh hoax. Kalau ada yang ngelapor pasti dari tim kuasa kita,” kata Didi saat dihubungi, Jumat (8/6).

“Zaman udah canggih, kita juga bisa bikin ala ala. Udah ya intinya itu hoax,” imbuh Didi.  (tor/dtc)

Israel Cabut Larangan Visa Turis Indonesia

Foto: YouTube Maher Canawati (kiri) seorang pengusaha soevenir di Bethlehem Photo: Maher Canawati (kiri) seorang pengusaha soevenir di Bethlehem yang merasa dirugikan dengan pembatasan kedatangan pengunjung dari Indonesia.
Foto: YouTube
Maher Canawati (kiri) seorang pengusaha soevenir di Bethlehem Photo: Maher Canawati (kiri) seorang pengusaha soevenir di Bethlehem yang merasa dirugikan dengan pembatasan kedatangan pengunjung dari Indonesia.

SUMUTPOS.CO – Larangan masuk bagi warga negara Indonesia ke Israel dilaporkan telah ditunda hingga 26 Juni. Asosiasi pariwisata Israel menyambut baik keputusan untuk mengizinkan wisatawan dari mayoritas Muslim terbesar di dunia.

Pemerintah Israel telah membatalkan larangan perjalanan bagi warga negara Indonesia yang dimaksudkan untuk berlaku pada tanggal 9 Juni.

Keputusan itu akhirnya ditunda hingga 26 Juni. Dengan demikian, sekitar 2.200 warga yang dijadwalkan memasuki Israel di masa mendatang tidak akan dibatalkan.

Seperti diberitakan media Israel, Times of Israel, kepala asosiasi pariwisata, Israel Incoming Tour Operator Association, Yossi Fatal menyambut baik keputusan tersebut.

Dia sebelumnya telah mengirim surat kepada Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Yuval Rotem dan Menteri Pariwisata Yariv Levin untuk mengadakan pertemuan penting untuk mempertimbangkan kembali larangan tersebut.

Dalam suratnya, Fatal memperingatkan bahwa keputusan untuk menolak warga negara Indonesia ke Israel akan menyebabkan kerusakan parah bagi industri pariwisata Israel.

Ini karena pembatalan penerbangan, hotel, tur, dan layanan lain yang telah dipesan dan dibayar.

“Kami menyerukan kepada Kementerian Luar Negeri untuk mempertimbangkan kembali pendiriannya, yang dianggap oleh rekan-rekan kami di seluruh dunia sebagai tidak proporsional, berlebihan dan berbahaya bagi institusi Kristen secara keseluruhan – dan bukan hanya turis dari Indonesia,” tulis Fatal dalam suratnya.

Fatal meminta Kementerian Luar Negeri Israel untuk mengadakan pertemuan darurat dengan Kementerian Pariwisata untuk mencari solusi dan segera mengizinkan masuknya semua wisatawan Indonesia yang telah memperoleh visa sebelum larangan ini diberlakukan.

Fatal mengatakan bahwa antara 80 dan 100 kelompok wisatawan Indonesia, dijadwalkan tiba di Israel dalam tiga minggu ke depan.

Sebelumnya, pihak berwenang Israel telah dilaporkan melarang orang Indonesia memasuki negara itu menyusul keputusan Jakarta untuk melarang masuk ke Israel dalam menanggapi krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di Gaza, Palestina.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Israel Emmanuel Nahshon mengatakan pembatalan larangan itu hanya sementara untuk kepentingan Ramadan dan Idul Fitri.

“Jika Indonesia juga membatalkan larangan kunjungan bagi warga Israel, larangan serupa tidak akan diterapkan lagi setelah 26 Juni,” kata Nahshon kepada albalad.co, media independen Indonesia yang fokus pada isu Timur Tengah.

“Kebijakan ini akan ditinjau kembali dalam pertemuan tingkat menteri dalam beberapa hari ke depan,” katanya.

 

Larangan perjalanan merugikan semua pihak

Larangan perjalanan bagi wisatawan Indonesia juga akan sangat mempengaruhi ekonomi masyarakat Palestina yang telah begitu terisolasi.

“Ini menyakiti semua pihak. Saya bekerja keras untuk memperbaikinya sejak hari pertama,” kata Maher Canawati, seorang pengusaha Palestina dari Bethlehem kepada Alfred Ginting dari ABC Indonesia.

Anggota dewan kota Bethlehem adalah tokoh terkenal di kalangan turis Indonesia yang mengunjungi Bethlehem karena ia berbicara bahasa Indonesia dengan lancar.

Pemilik toko cenderamata Three Arches ini telah mengunjungi Indonesia beberapa kali untuk mempromosikan pariwisata Palestina di wilayah mayoritas Kristen di Indonesia.

Menurut Maher, sekitar 25.000 wisatawan Indonesia mengunjungi Palestina per tahun dan Indonesia berada di posisi kelima asal turis terbanyak ke Palestina setelah dari Amerika Serikat, Rusia, China, dan Eropa.

“Kami sangat bergantung pada pariwisata. Tidak ada yang bisa kami lakukan selain meminta Israel membatalkan larangan itu.

“Kami tidak mengontrol satu pun perbatasan, atau bandara.” (abc indonesia/jpnn)

Astaga, ASN Penyebar Kebencian Terbanyak Ternyata Dosen!

Hate speech-Ilustrasi
Hate speech-Ilustrasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaporkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) karena menyebarkan ujaran kebencian. Ternyata ASN yang paling banyak berujar kebencian adalah dosen.

Sebagaimana dilansir situs resmi Sekretariat Kabinet, Jumat (8/6/2018), laporan-laporan itu dihimpun lewat aplikasi Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat Badan Kepegawaian Negara (LAPOR-BKN). Hingga Mei 2018, sudah ada 14 aduan yang tertampung.

“Terlapor terbanyak berprofesi sebagai dosen ASN, kemudian diikuti oleh PNS (Pegawai Negeri Sipil) Pemerintah Pusat, PNS Pemerintah Daerah (Pemda), dan guru,” kata Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, dalam siaran persnya.

Ujaran kebencian yang diduga dilakukan ASN adalah ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Dia menunjukkan unggahan di media sosial Facebook dan Twitter, yakni unggahan berita palsu.

Selain itu ada pula dugaan adanya keterlibatan sebagai simpatisan organisasi yang dilarang pemerintah.

Mohammad Ridwan mengajak semua ASN menjauhi ujaran kebencian dan lebih berusaha menggunakan kebebasannya dengan bijak. BKN telah mengeluarkan Surat Kepala BKN Nomor K.26 30/V.72-2/99 kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) Instansi Pusat dan Daerah perihal Pencegahan Potensi Gangguan Ketertiban dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi PNS, meneruskan dari Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 137 Tahun 2018 tentang Penyebarluasan Informasi Melalui Media Sosial Bagi ASN.

“Dan diminta secara bijak dalam penggunaan media sosial, khususnya untuk penyebarluasan informasi dan dilarang terlibat aktivitas ujaran kebencian,” pungkas Ridwan. (dnu/tor/dtc)

TPL Kelola 5.228 Ha Kebun Kayu Rakyat di 9 Kabupaten

Foto: Dame Ambarita/Sumut Pos Direktur PT TPL, Mulia Nauli, menjawab wartawan di sela-sela acara Berbuka Puasa Bersama di Medan, Kamis (7/6).
Foto: Dame Ambarita/Sumut Pos
Direktur PT TPL, Mulia Nauli, menjawab wartawan di sela-sela acara Berbuka Puasa Bersama di Medan, Kamis (7/6).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tahun 2017, wilayah Hutan Tanaman Industri (HTI) yang dikelola PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) turun, dari sebelumnya seluas 188.055 hektare, menjadi 185.018 hektare. Penurunan itu setelah TPL menyelesaikan klaim Pandumaan Sipituhuta seluas 5.172 hektare.

Di luar HTI, PT TPL juga mengelola Perkebunan Kayu Rakyat seluas 5.228 hektare, khusus untuk tanaman eukaliptus. Lahan itu tersebar di 9 kabupaten, yakni Simalungun, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Samosir, Dairi, Pakpak Bharat, Tapanuli Selatan, dan Padang Lawas Utara.

“Program Perkebunan Kayu Rakyat itu dibuat dalam rangka pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat, dengan melakukan penanaman kayu eukaliptus pada lahan-lahan yang kurang produktif,” kata Direktur PT TPL, Mulia Nauli, dalam acara buka puasa bersama insan pers, di Medan, Kamis (7/6).

Untuk menjadi peserta program PKR, lanjutnya, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Yakni letak lahan perkebunan berada di luar konsesi PT TPL. Fungsi hutan di Area Penggunaan Lain (APL), artinya bukan merupakan Hutan Negara. Tidak merupakan sumber mata air masyarakat dan atau alur yang mengalirkan air maupun anakan sungai. Jangka waktu periode kerja sama minimal 2 kali panen atau selama 14 tahun. Merupakan lahan milik kelompok maupun pribadi (memiliki Surat Keterangan Tanah dari Kepala Desa dan Camat).

Dalam mengelola HTI maupun PKR, TPL menerapkan kebijakan perlindungan dan konservasi hutan, lahan gambut, dan pengurangan jejak karbon.

Dalam penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ketrampilan bagi masyarakat sekitar, TPL melakukan sejumlah program. Antara lain program budidaya tanaman, dengan memproduksi 20 ribu bibit tanaman andaliman. “Bibit ini dibagikan kepada 100 petani di Kecamatan Lumbanjulu, Tobasa. Juga ada budidaya bibit kopi yang diberikan ke Taman Eden 100 Kabupaten Toba Samosir,” katanya.

Foto: Dame Ambarita/Sumut Pos
Direktur PT TPL, Mulia Nauli, didampingi Komisaris PT TPL, dan Ketua PWI Sumut, menyantuni anak yatim di sela-sela acara Berbuka Puasa Bersama di Medan, Kamis (7/6).

Untuk pengembangan ekonomi masyarakat, TPL membangun telah cold storage bekerja sama dengan pemerintah Humbahas, dan melakukan pembagian ternak bergilir. TPL juga memberi pelatihan pembuatan keripik pisang dan keripik kentang bagi warga di Humbahas dan Tobasa.

Masih dalam acara buka puasa tersebut, PT TPL mengundang 20 anak yatim dan memberi santunan kepada anak mereka.

Sebelumnya, ustaz Abdul Madjid Syam dalam ceramahnya menyatakan, kedekatan antara PT TPL dan wartawan ini sangat bagus. “Terus jalin silaturahmi kepada siapa pun. Karena dengan menjalin silaturahmi umur dan rezeki kita akan bertambah,” ujarnya.

Acara bukber dihadiri Ketua PWI Sumut, sejumlah pemimpin redaksi dan wartawan media cetak dan elektronik di Kota Medan. Dari jajaran PT TPL hadir Komisaris Utama TPL, Ignatius Djoko Purnomo, Komisaris TPL Sabam S Batubara, Direksi Anwar Lawden, Manager CSR Ramida Siringoringo, Manager Sustainablelity Hengky, dan Manager Humas Simon Sidabukke.  (mea)

Rika Dihabisi Karena Utang

A Hen alias Hendri
A Hen alias Hendri

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pembunuhan sadis perempuan Tionghoa yang mayatnya ditemukan dalam kardus terungkap. Pelakunya A Hen alias Hendri. Kepada polisi, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa Rika Karina alias Huang Lisya karena utang.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yuda Prawira mengatakan, terungkapnya kasus ini berdasarkan keterangan saksi yang sempat melihat tersangka keluar dari rumahnya.

A Hen keluar mengendarai sepedamotor Honda Scoopy BK 5875 ABM sambil membawa kotak kardus di jok belakang sepedamotor.

Berdasarkan informasi itu, polisi kemudian menyesuaikannya dengan ciri-ciri pria yang terlihat dalam rekaman CCTV yang ditemukan di lapangan.

“Tadi malam kita juga kerja ekstra dengan tim gabungan. Kita juga memantau HP korban dan berhasil melacak rumah pelaku dengan alat kita. Setelah itu, kita sudah yakin itu pembunuhnya,” sebut Putu.

Tak mau buang waktu, polisi langsung mendatangi kediaman A Hen di Perumahan Ivory, Kelurahan Titi Papan Lingkungan 3 Kecamatan Medan Deli.

“Malam itu juga kita langsung bergerak ke rumah tersangka. Saat pintu kita ketok, tersangka langsung kita tangkap dan amankan. Ketika kita interogasi, tersangka mengakui telah membunuh korban dan meletakkan jasadnya di dalam kardus,” jelas Putu.

Dari hasil interogasi, polisi kemudian melakukan pencarian barang bukti yang dibuang oleh pelaku di sekitar tempat kejadian perkara. Namun di tengah perjalanan, polisi melumpuhkan kaki sebelah kanan A Hen karena melawan.

Kepada polisi, A Hen mengaku, Rabu (6/6) korban datang ke rumahnya. Di rumah tersebut, terjadi cekcok mulut karena perjanjian jual beli kosmetik.

Saat cekcok, A Hen membenturkan kepala korban ke dinding tembok rumah dan menikam leher korban menggunakan pisau. Kemudian A Hen menyayat pergelangan tangan korban sehingga korban meninggal dunia.

Putu mengatakan, pelaku tega lantaran dia emosi setelah Rika tak kunjung memberikan barang kosmetik yang dipesannya. Menurut A Hen, Rika seakan-akan mempermainkannya.

“Dia mengaku telah membayar Rp4,2 juta yang diserahkan kepada Rika di Milenium Plaza pada 31 Mei 2018 lalu. Jadi tidak benar isu terkait motif pembunuhan berlatarbelakang asmara,“ sebut Putu, kemarin (7/6).

Kemudian A Hen memasukan jasad korban ke dalam sejenis koper kain. Selanjutnya dibungkus kardus dan dilakban.

Setelah itu, pelaku membawa bungkusan tersebut menggunakan sepedamotor korban ke arah TKP dimana ditemukan sepeda motor dan jasad korban. A Hen lalu meninggalkan sepeda motor beserta bungkusan kardus yang berisi jasad korban.

A Hen berjalan kaki ke arah Jalan Karya dan melemparkan helm korban ke pekarangan kosong milik warga seputaran TKP. Pelaku kemudian menyetop becak sekira pukul 05.00 WIB.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil amankan satu bilah pisau bergagang warna hijau, 1 potong celana jeans pendek warna biru, 1 buah jaket warna hitam, 2 unit HP merk samsung, Coolpad dan uang senilai Rp2,7 juta.(dvs/ala)