Home Blog Page 6474

Target 9 Kursi di DPRD

Dari kiri, Ketua DPC Gerindra Asahan Baharuddin Harahap, Sekretaris Fitriyani Nasution dan Bendahara Muhammad Fauzi Valefy ST.
Dari kiri, Ketua DPC Gerindra Asahan Baharuddin Harahap, Sekretaris Fitriyani Nasution dan Bendahara Muhammad Fauzi Valefy ST.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Menghadapi sejumlah agenda politik di tahun 2018 dan 2019 ini, DPC Partai Gerindra Kabupaten Asahan di bawah kepemimpinan Baharuddin Harahap SH MH telah menyusun sejumlah program dan target-target khusus. Diantaranya, memenangkan Pilgubsu 2018, menambah jumlah kursi di DPRD Asahan, serta memenangkan Prabowo Subianto menjadi Presden RI di Pilpres 2019, khususnya di Kabupaten Asahan.

Untuk merealisasikan itu semua, Baharuddin mengaku, dalam waktu dekat dirinya akan melakukan konsolidasi ke 25 kecamatan dan anak ranting di setiap kelurham dan desa. “Konsolidasi ini sangat penting dilakukan. Selain itu juga untuk memupuk ukhuwah silaturahmi,”katanya kepada Sumut Pos, Minggu (4/1).

Baharuddin Harahap yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Asahan ini mengakui, dengan dilakukannya konsolidasi, maka kekuatan partai akan terbangun. Karenanya, dia berharap kepada seluruh kader Gerindra di Kabupaten Asahan agar lebih mendekatkan diri kepada masyarakat. “Seluruh unsur pengurus, baik DPC maupun tingkat ranting dan anak ranting agar merebut hati masyarakat dan memupuk rasa persaudaraan yang kokoh serta bahu-membahu membesarkan Partai Gerindra di Kabupaten  Asahan ini,” imbaunya.

Jika itu semua terlaksana, dia berkeyakinan, jumlah kursi Partai Gerindra di DPRD Kabupaten Asahan dapat bertambah, dari yang ada saat ini lima kursi menjadi 9 kursi. “Ini semua dapat terlaksana jika seluruh mesin partai bekerja maksimal,” tegasnya.

Diketahui, Baharuddin Harahap  memimpin DPC Partai Gerindra Kabupaten Asahan setelah menerima Surat Keputusan Nomor 03-0096/Kpts/DPP- Gerindra/2018  tertanggal 21 Maret 2018 yang ditandatangani langsung Ketua DPP Partai Gerindra H Prabowo Subianto dan Sekretaris Jendral DPP Gerindra H Ahmad Muzani SSos tentang kepengurusan DPC Gerindra Kabupaten Asahan, dimana Ketua Baharuddin Harahap SH MH, Sekretaris ny Fitriyani Nasution Amd, dan Bendahara Muhammad Fauzi Valefy ST. “Memang kita sudah menerima SK langsung untuk menjalankan roda organisasi Partai Gerindra di Kabupaten Asahan,” kata Baharuddin yang akrab disapa Ucok PM itu.

Diakuinya, SK tersebut mereka terima langsung dari Ketua DPD Partai Gerindra Sumut, H Gus Irawan Pasaribu SE AK MM didampingi Ketua OKK DPD Sumut, Dedi Arfan dalam acara Pelantikan Pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Batubara yang berlangsung di Indrapura pada Kamis, 29 Maret 2018 lalu. “Artinya surat Keputusan sudah diterima langsung dari Ketua DPD Gerinda Sumut. Sehingga, kita siap menjalankan amanat yang diberikan untuk memajukan Gerindra di kabupaten Asahan,” tegasnya. (omi/adz)

Terbakar, 10 Rumah Ludes di Bagan Deli

Foto: Fachril/Sumut Pos Sejumlah rumah ludes terbakar di Jalan Raya Pelabuhan, Lingkungan 14, Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan, Minggu (1/4) malam.
Foto: Fachril/Sumut Pos
Sejumlah rumah ludes terbakar di Jalan Raya Pelabuhan, Lingkungan 14, Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan, Minggu (1/4) malam.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Sedikitnya 10 rumah ludes terbakar di Jalan Raya Pelabuhan, Lingkungan 14, Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan, Minggu (1/4) malam pukul 20.00 WIB. Belum diketahui data rumah yang terbakar. Kebakaran yang diduga berasal dari arus pendek ini tidak ada menelan korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Pantauan di lapangan menyebutkan, sebelum kebakaran terjadi, suasan tenang dengan aktivitas masyarakat, tiba-tiba api muncul dari salah satu rumah warga. Kobaran api terus menjilat bagian dinding rumah lainnya, kondisi rumah yang rata-rata dari papan terus dijilat sijago merah. Suasana pun menjadi heboh, warga sekitar berusaha melakukan penyiraman dengan alat seadanya.

Namun, api tak dapat dijinakkan, tak berapa lama lebih dari 5 unit armada kebakaran dari Pemko Medan dan Pelindo serta KIM datang ke lokasi. Api yang terus marak dilakukan penyiraman.

Dengan tempo lebih dari satu jam, api yang begitu besar dapat dipadamkan. Namun, kondisi bangunan rumah warga rata dengan tanah, para pemilik rumah tampak tak kuasa meratap kesedihan dari musibah kebakaran tersebut. “Habis semua, tidak ada yang tersisa, mau dimana kami tinggal. Tak ada satupun yang bisa diselamatkan,” teriak seorang warga meratap rumahnya yang ludes terbakar.

Kepling setempat, Jomuk Simanungkalit mengatakan, dari hasil pendataanya sementara, ada sebanyak 10 rumah yang terbakar. “Saya belum tahu rumah sapa saja yang terbakar, untuk saat ini ada 10 rumah, bisa jadi lebih, makanya saya masih data rumah sapa saja yang terbakar,” sebut Jomuk di lokasi kebakaran.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis didampingi Kapolsek Belawan Kompol Benhard Pasaribu mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.  “Untuk penyebab kebakarannya masih kita selidiki, dari hasil keterangan yang diperoleh sementara api berasal dari arus pendek. Untuk lebih pasti kita tunggu hasil penyelidikan,” kata Ikhwan.

Besok, Mulai Pelunasan BPIH

Foto: Triadi Wibowo/Sumut Pos Ribuan Calon Jemaah mempraktekkan Rukun Haji sebagai persiapan menuju tanah suci saat Manasik Haji di Asrama Haji Jalan AH. Nasution Medan, Jumat (21/7/2017).
Foto: Triadi Wibowo/Sumut Pos
Ribuan Calon Jemaah mempraktekkan Rukun Haji sebagai persiapan menuju tanah suci saat Manasik Haji di Asrama Haji Jalan AH. Nasution Medan, tahun lalu.  Mulai besok, calon jamaah haji sudah dapat melakukan pelunasan BPIH.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Agama (Kemenag) sudah melansir jadwal pelunasan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) regular 2018. Bisa dimulai Selasa besok (3/4). Namun, sampai hari Minggu (1/4) kemarin, Keputusan Presiden (Keppres) yang menjadi payung hukum pelunasan itu belum juga keluar.

’’Sampai sekarang kami masih menunggu Keppres. Semoga pelunasan tetap sesuai jadwal,’’ kata Kasubdit Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler Kemenag Noer Alya Fitra, Minggu (1/4).

Dalam jadwal yang sudah disampaikan Kemenag, pelunasan BPIH dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada 3 – 20 April. Kemudian jika masih ada sisa kursi, akan dibuka pelunasan BPIH tahap kedua pada 8 – 18 Mei.

Jamaah dan penyelenggara haji berharap Keppres tentang BPIH reguler 2018 itu akan dilansir pihak hari ini. Keppres itu nantinya akan berisi rincian detail besaran BPIH untuk masing-masing embarkasi. Seperti yang sudah ditetapkan DPR dan Kemenag sebesar Rp35.235.290 per jamaah.

Nafit menambahkan, besaran BPIH itu adalah rata-rata. Bis berbeda di masing-masing embarkasi. Nah, dalam Keppres akan dijelaskan besaran masing-masing embarkasi. Sebagai perbandingan, tahun lalu Kemenag dan DPR menetapkan besaran rata-rata BPIH sebesar Rp 34,89 juta per jamaah.

Tahun lalu, embarkasi Aceh menjadi yang paling murah dengan besaran ongkos haji Rp31 jutaan. Sementara embarkasi Lombok menjadi yang termahal dengab besaran biaya haji mencapai Rp 38,23 juta/jamaah.

Nafit mengatakan Kemenag sudah jauh hari mengumumkan nama-nama calon jamaah haji berhak lunas BPIH regular 2018. Dia berharap dengan pengumuman tersebut, mereka memiliki waktu untuk menyiapkan biaya pelunasan. Dia mengingatkan setelah melakukan pelunasan, calon jamaah haji yang belum terdaftar sebagai anggota BPJS Kesehatan untuk segera mendaftar BPJS Kesehatan. Sebab tahun ini kepesertaan BPJS Kesehatan menjadi syarat keberangkatan haji. (wan/ang/jpg)

Masyarakat pun Kebagian Kue Ultah dari Ijeck

Cawagubsu Musa Rajeckshah memberikan kue ulang tahun kepada masyarakat Marelan, Minggu (1/4).
Cawagubsu Musa Rajeckshah memberikan kue ulang tahun kepada masyarakat Marelan, Minggu (1/4).

SUMUTPOS.CO – Mengawali aktivitas di Bulan April, Cagub-Cawagub Sumut Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, menyapa ribuan masyarakat Marelan sambil jalan sehat di Lapangan Sepak Bola, Jalan Marelan Raya, Minggu (1/4) pagi. Di pagi yang cerah itu, ada kejutan dari Edy buat Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck itu. Apa gerangan?

Ribuan masyarakat sejak pagi hari sudah memadati lapangan. Mereka antusias ikut bernyanyi bersama artis lokal yang mengisi acara tersebut. Namun, tiba-tiba panitia memutar lagu “Selamat Ulang Tahun” yang dipopulerkan Band Jamrud. Tak lama kemudian, panitia bersama Cagubsu Edy Rahmayadi membawa kue ulang tahun buat ijeck.

Mendapat kejutan itu, Ijeck terlihat sedikit kaget. Ya, kemarin tepat 1 April, Ijeck sedang berulang tahun yang ke-44.

Keadaan semakin meriah, kala Edy Rahmayadi bersama panitia dan masyarakat menyanyian secara serentak lagu “Selamat Ulang Tahun” tersebut. Terlihat jelas rona bahagia dari raut wajah Ijeck.

“Selamat ulang tahun Pak Ijek semoga sehat, sukses selalu, senantiasa dilindungi Allah,” ujar Edy sambil menyalami Ijek dan diikuti para tokoh yang hadir.

“Amin, terimakasih Pak,” jawab Ijeck sambil tersenyum.

Usai potong kue, Ijeck selanjutnya memberikan potongan kue untuk Edy dan para tokoh masyarakat yang hadir di acara itu. Selanjutnya, ia juga tak lupa membaginya kepada masyarakat yang ada di depan panggung.

Sementara, Edy Rahmayadi mengaku gembira dengan antusias masyarakat yang hadir. “Menjadi gubernur merupakan amanah rakyat yang saya emban. Saya rela mengubur mimpi saya dalam-dalam mencapai pangkat tertinggi di Angkatan Darat demi kampung besar saya ini. Saya terharu hari ini masyarakat ramai sekali. Dan saya yakin yang hadir hari ini orang-orang berahklak mulia,” katanya.

Pada kegiatan yang diselenggarakan Rumah Juang Eramas itu, terlihat hadir Angota DPRI-RI dari Partai Gerindra HM Raden M Syafii, Wakil Ketua DPRD Medan Ihwan Ritonga, dan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan Surianto alias Butong.

Nasionalisme Sayur Salju

Dahlan Iskan

SUMUTPOS.CO – Sudah tidak terlihat lagi salju. Puncak musim dingin baru saja lewat. Saya naik kereta cepat dari kota Qingdao ke Tianjin. Kawasan timur Tiongkok. Selama 4 jam.

Di sepanjang perjalanan terlihat bangunan green house. Sambung-menyambung. Tidak henti-hentinya.

Saya diskusikan itu. Lautan green house itu. Dengan teman seperjalanan saya. Yang dulu juga amat miskin.

Apakah bangunan itu kuat menahan salju? Tidak roboh? Atap plastiknya tidak robek-robek? Apakah waktu dia kecil lahan pertaniannya juga seperti itu? Dan banyak pertanyaan lagi. Sambung-menyambung. Sampai tiba di Tianjin. Masuk rumah sakit di situ.

Teman saya pun bercerita. Robert Lai, yang di sebelah saya, ikut menikmati jawabnya.

Robert lahir di Hong Kong. Besar di Singapura. Tidak pernah bersentuhan dengan lahan pertanian.

Di musim salju, kata teman Tiongkok saya itu, adalah musim penderitaan. Dulu. Tiap hari hanya makan kentang. Tidak ada orang jual sayur. Tidak ada petani yang menanam sayur. Semua wilayah tertutup salju.

Sebelum musim salju tiba memang diusahakan beli sayur banyak-banyak. Tapi hanya ada satu jenis sayur yang bisa disimpan selama tiga bulan: kubis panjang.

Tidak busuk. Maklum, udara di dapur lebih dingin dari kulkas.

Selama tiga bulan, makanan di rumah hanya kentang dan kubis panjang. Itu pun harus sedikit-sedikit. Agar cukup untuk tiga bulan.

WhatsApp Uji Coba Fitur Baru Notifikasi Change Number

WhatsApp-ilustrasi.
WhatsApp-ilustrasi.

SUMUTPOS.CO – Aplikasi pesan lintas platform WhatsApp diketahui tengah menguji fitur baru “Change Number” yang memungkinkan penggunanya melakukan migrasi informasi akun, grup dan setting dari nomor lama ke baru.

Sederhananya, lewat fitur “Change Number” pengguna tidak perlu lagi repot-repot melakukan broadcast message ke teman-teman atau kolega.

Jadi fitur tersebut secara otomatis memberikan notifikasi kepada semua kontak bahwa pengguna yang bersangkutan melakukan pergantian nomor.

Bahkan, notifikasi tidak saja untuk kontak Whatsapp yang tersimpan tapi juga bisa dipilih atau kontak yang baru dan pernah melakukan chat.

Fitur terbaru Whatsapp dikatakan WABetaInfo masih dalam versi beta untuk perangkat Android. Bagi yang ingin mencobanya bisa mengunduh Android beta versi 2.18.97.

Sayangnya, belum diketahui kapan WhatsApp akan segera merilis fitur terbaru secara resmi. (mg8/jpnn)

Gubsu Minta Pemda Majukan Produk Unggulan

Gubsu Erry Nuradi, didampingi ibu, sebelum menutup Pameran Pembangunan dan Sibolga Expo dalam rangka Hari Jadi ke 318 Sibolga, di Lapangan Simare-mare Sibolga, Sabtu (31/3).
Gubsu Erry Nuradi, didampingi ibu, sebelum menutup Pameran Pembangunan dan Sibolga Expo dalam rangka Hari Jadi ke 318 Sibolga, di Lapangan Simare-mare Sibolga, Sabtu (31/3).

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Pameran Pembangunan dan Sibolga Expo 2018 ditutup secara resmi oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Dr HT Erry Nuradi, Sabtu (31/3) di Lapangan Simare-mare Sibolga. Melalui  ajang ini, pemerintah daerah (Pemda) diminta memajukan produk unggulan masing-masing.

“Pameran ini, selain sebagian ajang sosialisasi, juga ajang promosi potensi Kota Sibolga kepada investor lokal maupun luar Kota Sibolga, masyarakat umum sebagai konsumen dan pelaku dunia usaha atas produk unggulan, bisnis, perkembangan teknologi dan industri wisata Sibolga,” ujar Gubsu Erry Nuradi, sebelum menutup Pameran Pembangunan dan Sibolga Expo dalam rangka Hari Jadi ke 318 Sibolga.

Erry mengingatkan kepada Walikota Sibolga maupun Bupati Tapteng, bahwa dalam waktu dekat ada dua momentum besar yang akan menampilkan wajah dan citra provinsi yakin Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) dan juga event Inacraft di Jakarta, April 2018. Sehingga dua daerah ini, diharapkan berperan aktif mengambil bagian dalam event promosi tersebut. “Kita harapkan Sibolga dan Tapteng datang mengikuti event itu, karena nanti akan dibuka Bapak Presiden RI Joko Widodo. Sudah itu kita juga menjadi tuan rumah,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Sumatera Utara, Sibolga dan Tapteng diminta dapat mewarnai wajah provinsi yang notabene memiliki paviliun atas nama Pemprov Sumut. Sehingga diharapkan seluruh kabupaten/kota dapat memberikan yang terbaik kepada Sumut. “Sedangkan untuk daerahnya, adalah bagaimana kepala daerah menjadi entrepreneur untuk memajukan masyarakatnya,” harapnya.

Sementara, Walikota Sibolga Syarfi Hutauruk menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumut Dr HT Erry Nuradi yang perhatian kepada pembangunan di 33 kabupaten/kota, khususnya Sibolga. Sehingga penghargaan itu, katanya, tidak akan pernah hilang meskipun periode kepemimpinan Erry akan segera selesai.

“Walau habis periode, tetapi bagi kami, Sibolga dan Tapteng, kedatangan Bapak nanti akan kami jadikan seperti datangnya Gubernur, tidak ada perubahan. Karena memang kami sudah menyatu dengan Gubernur,” sebutnya.

Dijelaskannya, bagaimana daerah pantai Barat Sumut, antara Sibolga dan Tapteng kini saling mengisi dan mendukung pariwisata masing-masing. Sehingga objek wisata yang ada, tidak menjadi persoalan berada di daerah siapa. Karena bagaimanapun, masyarakat akan mendapatkan manfaat dari potensi itu. Apalagi Sibolga adalah kota kecil, maka pariwisata Tapteng akan mendukung satu sama lain.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bisa dinikmati masyarakat. Kepada Bapak Gubernur, semoga panjang umur, sehat dan diberikan kedudukan lebih baik di masa mendatang,” pungkasnya.

Kesempatan itu, Gubsu didampingi Kepala BPKAD Agus Tripriyono, Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Ilyas Sitorus, dan Kabiro Pemerintahan Afifi Lubis, menyempatkan diri mengunjungi stand di acara Pameran Pembangunan dan Sibolga Expo 2018.

Turut hadir Wakil Walikota Sibolga Edi Polo Sitanggang, Bupati Tapteng Bakhtiar Sibarani, Ketua TP PKK Provsu Ny Hj Evi Diana Erry, Ketua TP PKK Sibolga dan Tapteng, sejumlah anggota DPRD Sumut, Sibolga dan Tapteng, serta para tokoh masyarakat dan tokoh agama. (rel)

Tambang Emas Martabe Buka Seleksi Beasiswa Martabe Prestasi

Foto: Corcomm Martabe Sosialisasi Lomba Sekolah Sehat Menuju Standar Adiwiyata dan Beasiswa Martabe Prestasi 2018.
Foto: Corcomm Martabe
Sosialisasi Lomba Sekolah Sehat Menuju Standar Adiwiyata dan Beasiswa Martabe Prestasi 2018.

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe kembali membuka kesempatan kepada para pelajar yang berasal dari Kecamatan Batangtoru dan Muara Batangtoru untuk mendapatkan bantuan pendidikan melalui seleksi Martabe Prestasi. Bantuan pendidikan Martabe Prestasi terdiri dari tiga jenis yakni penghargaan prestasi akademis, penghargaan khusus nonakademis, dan penghargaan beasiswa prestasi berkelanjutan.

Senior Manager Community PT Agincourt Resources Pramana Triwahjudi menjelaskan, Martabe Prestasi merupakan program unggulan Tambang Emas Martabe di bidang pendidikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tapanuli Selatan, jumlah siswa pada setiap jenjang pendidikan baik SD, SMP, maupun SMA terus mengalami penurunan.

Angka penurunan jumlah siswa dari SD ke SMP berkisar antara 46% – 59% di Batangtoru dan 63%-68% di Muara Batangtoru. Sementara itu, penurunan jumlah siswa dari SMP ke SMA berkisar antara 8%-32% di Batangtoru dan 65%-78% di Muara Batangtoru.

“Banyak pelajar yang kesulitan melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi terutama karena kendala keuangan. Tambang Emas Martabe ingin berkontribusi dalam mengurangi penurunan jumlah siswa tersebut, melalui Martabe Prestasi. Ini merupakan tahun kedua pemberian bantuan,” jelas Pramana.

Penghargaan prestasi akademis ditujukan bagi siswa SD dan SMP yang berprestasi akademis. Penerima penghargaan akan mendapatkan manfaat berupa bantuan perlengkapan sekolah pada tahun ajaran baru yang akan diserahkan satu kali pada tahun program berjalan. Penghargaan khusus nonakademis ditujukan bagi para pelajar yang memiliki prestasi di bidang olahraga, atau seni/budaya minimal di tingkat provinsi dan nasional. Penerima beasiswa akan mendapatkan manfaat berupa dana pelatihan dan pembinaan serta hanya diserahkan satu kali pada tahun program berjalan.

Foto: Corcomm Martabe
Senior Manager Community Relations and Development PT Agincourt Resources Pramana Triwahjudi seusai melakukan serah terima bantuan 24 unit komputer kepada SMA Negeri 1 Batangtoru.

Sementara itu, untuk penghargaan beasiswa prestasi berkelanjutan ditujukan bagi siswa SMA, mahasiswa Diploma III dan S1 berprestasi. Penerima akan mendapatkan manfaat tunjangan uang sekolah/kuliah dan biaya hidup dengan total Rp3 juta hingga Rp12 juta. Adapun, seluruh penerima manfaat ketiga jenis bantuan pendidikan tersebut harus berasal dari keluarga prasejahtera di Batangtoru dan Muara Batangtoru.

“Formulir pendaftaran dan persyaratan dapat diambil di Komite Martabe Prestasi di kantor Community Development PT Agincourt Resources. Untuk pendaftaran seleksi penghargaan prestasi berkelanjutan sudah dimulai sejak 19 Maret 2018 hingga 15 Mei 2018. Untuk pendaftaran penghargaan prestasi akademis dan nonakademis atau khusus mulai 7 Mei hingga 8 Juni 2018. Pengumuman hasil seleksi pada 9 Juli 2018,” tutur Pramana.

Pada tahun lalu, Tambang Emas Martabe telah memberikan bantuan Martabe Prestasi kepada total 130 orang pelajar. Pada tahun ini, Tambang Emas Martabe juga telah mengadakan sosialisasi pembukaan seleksi Martabe Prestasi kepada seluruh kepala sekolah di Batangtoru dan Muara Batangtoru pada Selasa, 28 Maret 2018, di Sopo Daganak.

Pada sosialisasi tersebut, juga diluncurkan Lomba Sekolah Sehat 2018 Menuju Standar Adiwiyata. Lomba ini ditujukan untuk sekolah  TK, SD, SMP dan SMA di Batangtoru dan Muara Batangtoru.

Di lain kesempatan, tidak hanya bantuan kepada para pelajar, Tambang Emas Martabe juga memberikan bantuan sarana belajar berupa perangkat komputer kepada SMK Negeri 1 Batangtoru sebanyak 12 unit dan SMA Negeri 1 Batangtoru sebanyak 24 unit pada Senin, 26 Maret 2018 guna mendukung kelancaran pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Kepedulian Tambang Emas Martabe terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Batangtoru dan Muara Batangtoru sangat tinggi. Kami memiliki mimpi, bahwa keberadaan Tambang Emas Martabe dapat membantu mencetak generasi berkualitas yang nantinya tidak hanya bisa bersaing di tingkat provinsi, tapi juga nasional. Kami juga akan terus mendukung pemerintah daerah dan pusat untuk mewujudkan kualitas pendidikan terbaik,” pungkas Direktur Operasional PT Agincourt Resources Ed Cooney. (rel/mea)

BBPOM Tarik 4 Ribu Produk, Disdag Belum Bertindak

Foto: Diva Suwanda/Sumut Pos Makanan kaleng dipajang di salahsatu swalayan di Medan. Temuan tentang parasit di sejumlah ikan kalengan, membuat BPPOM Medan menyita sejumlah ikan kalengan.
Foto: Diva Suwanda/Sumut Pos
Makanan kaleng dipajang di salahsatu swalayan di Medan. Temuan tentang parasit di sejumlah ikan kalengan, membuat BPPOM Medan menyita sejumlah ikan kalengan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI) telah merilis 27 merek ikan sarden kalengan jenis makarel positif mengandung cacing. Namun begitu, Dinas Perdagangan Kota Medan terkesan lamban menyikapi temuan tersebut. Bahkan, hingga kini Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Medan belum melakukan pengecekan ke lapangan.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan Syarif Armansyah Lubis saat dikonfirmasi, mengaku pihaknya masih akan melakukan pengecekan ke lapangan. Dia beralasan, sejauh ini baru ada ditemukan di luar daerah Kota Medan. Sedangkan di Kota Medan sendiri belum ada ditemukan. “Kita akan cek ke lapangan, karena baru saya lihat di Dumai dan satu lagi di Pulau Jawa tapi saya lupa di daerah mana. Di Medan belum, kita belum cek,” kata Armansyah, kemarin.

Dikatakannya, dia akan mengerahkan petugasnya dalam melakukan pengecekan ke lapangan. Mulai dari pasar modern maupun pasar tradisional. “Saya sudah buat surat SPT-nya (surat perintah tugas) untuk ke swalayan dan pasar tradisional. Laporan sampai saat ini belum ada, dan masih aman. Mudah-mudahan Kota Medan aman,” ucapnya.

Pun begitu, Armansyah mengaku, temuan BPOM atas cacing dalam ikan sarden mengindikasikan Kota Medan belum aman dari konsumsi ikan kaleng. “Setelah turun ke lapangan, petugas kita akan mengambil sampel ikan kaleng sarden untuk diteliti di laboratorium kesehatan,” tukasnya.

Berbeda dengan Dinas Perdagangan Kota Medan, BBPOM Medan langsung bergerak lebih cepat menyikapi temuan ikan sarden kemasan mengandung cacing itu. Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Medan, Ramses Doloksaribu mengatakan, pihaknya telah menarik 4 ribu kaleng sarden yang diduga kuat mengandung parasit cacing tersebut dari sejumlah distributor dan pusat perbelanjaan di Medan.

Selain Kota Medan, juga beberapa kabupaten/kota Sumut seperti Pematangsiantar, Labuhanbatu dan Deliserdang. Penarikan dilakukan sejak Selasa (27/3) lalu. “Kita langsung melakukan pemeriksaan dan penarikan terhadap produk ikan kalengan ini, begitu mendapatkan informasi bahwa produk ikan kalengan mengandung parasit cacing ini di Riau. Sejauh ini, sudah 4 ribu kaleng yang kita tarik,” kata dia.

Ramses juga telah mengimbau dan meminta distributor agar menarik barang dari peredaran. Namun, dia mengatakan prosuk yang dilarang itu bukan ditarik semuanya. “Produk yang dilarang itu, bukan berarti harus ditarik semuanya. Itu tergantung Batch yang mana dia. Yang beredar di pasar itu berarti Batch yang masih dinyatakan tidak mengandung parasit,” katanya, Jumat (30/3).

Butuh 4 Ribu Suara Jadi Calon DPD

Iskandar Zulkarnain, anggota KPUD Sumut.
Iskandar Zulkarnain, Komisioner KPUD Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mengungatnya kewenangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) saat ini, menarik minat tokoh-tokoh masyarakat di daerah, khususnya Sumatera Utara, untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Untuk Pemilu 2019, KPU Sumut telah menetapkan, syarat dukungan yang harus dipenuhi untuk menjadi bakal calon anggota DPD asal Sumatera Utara minimal mengantongi 4.000 suara. Bentuk dukungan tersebut harus dimasukkan pada aplikasi Sistem Informasi Perseorangan Peserta Pemilu (SIPPP) Komisi Pemilihan Umum.

Komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain menjelaskan, syarat dukungan menjadi bakal calon DPD ini sesuai UU No.27/2017 dan diatur dalam PKPU No.5/2018 atas perubahan PKPU No.7/2017 tentang tahapan pelaksanaan pemilu termasuk DPD mengenai  komposisi penduduk. “Khusus Provinsi Sumut berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) terakhir, dengan jumlah penduduk 10 juta sampai 15 juta jiwa, maka dibutuhkan dukungan sebanyak 4 ribu suara. Jika DPT terakhir di satu provinsi di bawah 1 juta penduduk, maka dukungan yang harus dikumpulkan oleh calon DPD sebanyak 1000 orang. Selanjutnya jika ditetapkan DPT mulai dari 1 juta sampai 5 juta ke atas harus didukung 2.000 orang. Kalau DPT nya ditetapkan 5 juta sampai 10 juta penduduk, maka dikumpulkan dukungan sebanyak 3000 orang. Nah, Sumut masuk kategori 10-15 juta itu. Makanya dibutuhkan dukungan 4 ribu orang,” katanya kepada Sumut Pos, Jumat (30/3).

Penyerahan dokumen syarat dukungan ini akan dimulai dari 22 April sampai 26 April 2018 atau lima hari kerja. Semua proses ini terpusat di KPU provinsi dan nantinya tetap dibantu KPU kabupaten/kota untuk melakukan verifikasi faktual dari syarat dukungan tersebut. “Selain 4 ribu suara minimal dukungan, dalam PKPU itu juga sebarannya harus di 50 persen dari kabupate/kota. Dalam hal ini di Sumut ada 17 kab/kota. Jadi harus senafas. Gak bisa 4 ribu suara itu dapatnya cuma dari 15 kabupaten. Harus utuh 4 ribu,” katanya.

KPU Sumut sudah membentuk pelayanan ‘help desk’ untuk waktu penyerahan dokumen dukungan itu. Yakni dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. “Penyerahan syarat dokumen dari 22 sampai 25 April, jam kerja KPU dari pukul 08.00-16.00. Lalu di hari terakhir dibuka pelayanan sampai pukul 24.00 WIB,” imbuh Iskandar.