Home Blog Page 898

Telkomsel dan Data Science Indonesia Hadirkan Lebih dari 30 Pembicara Terkemuka di DWS 2023

Telkomsel berkolaborasi dengan Data Science Indonesia menggelar Data Science Weekend (DSW) 2023 di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun ekosistem data yang komprehensif di bidang data, artificial intelligence, dan secara langsung mendukung pembinaan talenta digital nasional.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Guna membangun ekosistem data yang komprehensif di bidang data, artificial intelligence, dan secara langsung mendukung pembinaan talenta digital nasional, Telkomsel berkolaborasi bersama Komunitas Data Science Indonesia dalam gelaran Data Science Weekend (DSW) 2023. Kegiatan ini merupakan sebuah gelaran akbar Komunitas Data Science Indonesia yang diselenggarakan dua tahun sekali untuk mendukung para siswa, komunitas, dan profesional dalam mencapai tujuan mereka dengan menghadirkan pengetahuan, pengalaman praktis, dan tantangan seputar bidang data pada 25-27 November 2023 di Jakarta. Mengusung tema “Nurturing Data, AI, and Digital Talent for Tomorrow”, festival yang mempertemukan para ahli dan pemikir dalam bidang data itu merupakan perwujudan komitmen bersama dalam mengembangkan dan memupuk potensi data, kecerdasan buatan, dan bakat digital masa depan.

Direktur Human Capital Management Telkomsel R. Muharam Perbawamukti mengatakan, “Selaras dengan semangat Indonesia yang menginspirasi semangat Telkomsel untuk terus menggerakkan kemajuan negeri dengan mendorong kehadiran future-ready talents yang dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekosistem digital nasional, kolaborasi dengan Data Science Indonesia dalam Data Science Weekend menjadi bagian dari komitmen kami untuk membuka semua peluang menuju Indonesia Emas 2045. Seiring berkembangnya kebutuhan ekosistem digital Indonesia akan talenta digital yang responsif dan transformatif, Telkomsel berharap gelaran DSW dapat menjadi sebuah wadah inklusif yang memungkinkan pertukaran pengetahuan dan pengalaman untuk memperkuat pemahaman akan dinamika perkembangan teknologi terkini, konsisten dengan upaya penciptaan dampak sosial dalam proses bisnis berkelanjutan Telkomsel yang mengimplementasikan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG).”

“Sebagai komunitas data yang memiliki misi membangun ekosistem teknologi data yang kolaboratif, Data Science Indonesia berharap dapat memperkuat kemampuan digital dan mengasah skill para data talent melalui penguasaan konsep serta keterampilan dalam ilmu data. Lahir dari keresahan banyak pihak yang belum sepenuhnya memahami cara maksimal memanfaatkan data, Data Science Weekend dapat menjadi wadah yang membangun aliansi digital lintas komunitas dan meningkatkan literasi edukasi melalui sinergi yang kuat melalui kolaborasi lintas sektor. Semoga para peserta yang mengikuti DSW sebagai event data terbesar saat ini dapat mengidentifikasi dan memahami keterampilan yang dibutuhkan di masa depan, sehingga mereka bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik,” kata Ketua Data Science Indonesia Nabil M. Badjri.

DSW 2023 menampilkan lebih dari 30 pembicara terkemuka dari lingkup pemerintah dan swasta untuk berbagi wawasan dan berdiskusi tentang teknologi dan aplikasi data science di dunia nyata dalam rangkaian Data Concert, mulai dari Co-Founder & General Partner Alpha JWC Ventures Jefrey Joe, CEO Telkomsel Ventures Mia Melinda, Direktur Human Capital Management Telkomsel R. Muharam Perbawamukti, Komisaris Utama Telkomsel Wishnutama, Direktur Digital Business Telkom Indonesia M. Fajrin Rasyid, Ketua Komisi VI DPR RI Faisol Riza, KGPAA Mangkunegara X Bhre Cakrahutomo Wira Sudjiwo, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Mochamad Hadiyana, Deputi Bidang Parekraf Kemenkomarves RI Odo R.M. Manuhutu, hingga Menteri Komunikasi dan Informatika RI Budi Arie Setiadi dan Menteri PAN-RB RI Abdullah Azwar Anas.

Adapun dalam rangkaian Data Challenge, kompetisi pengolahan dataset dari Telkomsel dan Pupuk Indonesia untuk junior (pelajar hingga satu tahun pengalaman kerja) dan profesional sejak Oktober 2023 yang mencapai puncaknya di DSW 2023, telah terpilih enam finalis dari total 330 pendaftar untuk kedua kategori. Kemudian bagi yang ingin mempelajari aspek teknis teknologi terkini dan mengeksplorasi dunia data, DSW 2023 juga membuka rangkaian Data Class dari Google, Digital Government, dan VIDA.

Partisipan DSW 2023 pun diajak untuk membuka wawasan dan peluang kolaborasi dalam rangkaian Data Expo yang menampilkan showcase dari beragam perusahaan teknologi di Indonesia, mulai dari Prosa.ai, Arkademi, Catalyst Global, Metrodata, Talenthub, Cloudera, IYKRA, Cakra.ai, tiket.com, Monroe Consulting, hingga Data Science Indonesia dan Telkomsel. Terbaru di DSW 2023 adalah rangkaian Data Career yang membuka ruang bagi para fresh graduate untuk mengeksplorasi pilihan karir dengan CV Review dan One on One Career Consultation bersama para profesional.

Muharam menambahkan bahwa kolaborasi dengan Data Science Indonesia dalam DSW 2023 sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai digital ecosystem enabler yang konsisten mendorong pertumbuhan ekosistem talenta digital Indonesia melalui berbagai upaya kolaboratif bersama stakeholders, seperti melalui THRIVE yang mewadahi pertemuan antara para tech enthusiasts, Tech Titans untuk berkolaborasi mengembangkan use-case khusus bersama developers dan UI/UX experts, hingga Program Magang Kampus Merdeka bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI.

Di penghujung gelaran DSW 2023, Telkomsel dan Data Science Indonesia turut mendukung terbentuknya inisiatif Digital Alliance yang mewadahi komunitas-komunitas digital di Indonesia secara inklusif, mulai dari bidang data, softwaredesign, hingga produk. Dengan semangat kerja sama untuk keberlanjutan komunitas sebagai pilar pengembangan talenta digital, Digital Alliance diharapkan dapat menciptakan iklim kolaborasi antar komunitas digital, membangun talenta digital yang berkualitas dan terstandar, turut menciptakan ekosistem digital yang komprehensif, memperkuat literasi digital, dan menjadi jembatan penghubung antara pemerintah dan komunitas digital, guna mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia secara berkelanjutan.(rel)

Dua Hari Hanyut di Sungai Titi Payung, Jasad Bocah 5 Tahun Akhirnya Ditemukan

IKHSAN/SUMUT POS EVAKUASI: Personel Basarnas dan warga mengevakuasi jasad korban setelah ditemukan oleh nelayan mengambang di perairan teluk ujung, Dusun II, Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak, Selasa(28/11).

HAMPARAN PERAK, SUMUTPOS.CO – Setelah dua hari hanyut di aliran Sungai Titi Payung, Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, pada Minggu (26/11), akhirnya jsad Uwais Al Qorni (5) akhirnya ditemukan.

Jenazah bocah 5 tahun itu ditemukan mengambang oleh seorang nelayan di Perairan Teluk Ujung, Dusun II, Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak, Selasa, (28/11).

Proses evakuasi jenazah dilakukan oleh tim Basarnas, dikarenakan warga maupun nelayan sekitar mendapat kesulitan akibat derasnya arus karena berbatasan langsung antara sungai dengan laut.

Setelah ditemukan, jenazah korban dibawa menuju dusun terdekat melalui jalur air, dengan menggunakan lima unit perahu boat milik nelayan, dan satu unit speed boat milik Basarnas.

Satu jam perjalanan menggunakan jalur air, jenazah sampai di Dusun terdekat, tepatnya di Dusun III, Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak, disambut Isak tangis keluarga, ayah korban Ibnu Ruhyan sempat jatuh pingsan ketika melihat jenazah anaknya sudah terbujur kaku.

Setelah dimandikan dan disalatkan, jenazah korban langsung dimakamkan di Dusun IV, Desa Klambir, Kecamatan Hamparan Perak, tak jauh dari kediaman korban.

Wakapolsek Hamparan Perak, Iptu Mige Fazari, ketika ditemui di lokasi kejadian mengatakan korban ditemukan Dusun II Ujung, Desa Sei Baharu, nelayan dan tim Basarnas sempat kesulitan untuk mengevakuasi korban, dikarenakan disekitar lokasi banjir, dan arusnya deras. (mag-1/han)

Pemkab Batubara Gelar Tabligh Akbar, Memperkuat Tali Silaturahmi dan Ukhuwah Islamiyah

IRMAWAN/SUMUT POS FOTO BERSAMA: Ketua TP. PKK. Batubara, Maya Zahir, Ketua DWP Batubara Erna Monasari Zahrul foto bersama Ustadzah Oki Setiana Dewi (Syal Palistana) usai acara tabligh akbar.

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Pemkab Batubara menggelar Tabligh Akbar demi memperkuat tali selaturahmi dan ukhuwah islamiyah. Acara ini digelar di Masjid Jami’ Al Ridho Lima Puluh, Kecamatan Lima Puluh, Selasa (28/11)

Tabligh akbar ini dihadiri Bupati Zahir yang diwakili oleh Plt. Asisten II Setdakab Batubara Radyansyah, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batubara Ny. Hj. Maya Indriasari Zahir dan Ketua DWP Batubara, Erna Monasari Zahrul.

Kegiatan diisi dengan tausiyah dari Ustadzah Oki Setiana Dewi dengan mengusung tema “Membumikan Al-Qur’an dalam Bingkai Kebhinekaan”.

Plt. Asisten II, Radyansyah dalam sambutannya, menyampaikan bahwa Rasulullah SAW telah memberikan pedoman dalam menjalin silaturahim antara sesama manusia sebagaimana dalam hadist yang berbunyi “Barang siapa yang ingin dipanjangkan usianya dan dibanyakkan rezekinya, maka hebdaklah ia menyambungkan talipersaudaraan,”

“Selain itu kegiatan ini juga hendaknya menjadi pengingat bagi kita unuk menyebarkan paradigma Islam sebagai ajaran yang Rahmatan Lil ‘Alamin, yaitu dimanapun kita berada hendaknya mampu memberi rahmat dan manfaat kepada lingkungan sekitar,” ujar Radyansyah.

Selanjutnya, Radyansyah mengatakan kegiatan ini juga sebagai majelis ilmu yang sangat bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan. Karena ibadah tanpa disertai ilmu akan menjadi sia-sia.

“Ilmu merupakan sebuah kunci untuk menyelesaikan segala persoalan, baik persoalan yang berhubungan dengan kehidupan duniawi maupun persoalan mengenai akhirat nantinya,” jelas mantan Kadis PMD itu.

Mengakhiri kata sambutannya, Plt. Asisten II Radyansyah berharap tabligh akbar ini dapat diperhatikan dan diikuti dengan baik sehingga materi yang disampaikan oleh ustadz dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, tutupnya. (aci/han)

Kasus Cukai Bisa Distop Jika Bayar Denda 4 Kali Lipat

net JELASKAN: Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo saat menjelaskan kepada wartawan.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 54 tahun 2023 tentang Penghentian Penyidikan Tindak Pidana di Bidang Cukai untuk Kepentingan Penerimaan Negara.

Melalui aturan itu, penyidikan pidana cukai bisa dihentikan, asalkan tersangka membayar denda sebesar 4 kali dari nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Penghentian dilakukan dengan penerapan konsep ultimum remedium. Artinya, penggunaan hukum pidana merupakan jalan terakhir dalam penegakan hukum.

Pada Pasal 2 Ayat 1 disebutkan bahwa ’’Untuk kepentingan penerimaan negara, atas permintaan Menteri atau pejabat yang ditunjuk, Jaksa Agung atau pejabat yang ditunjuk dapat menghentikan Penyidikan tindak pidana di bidang cukai paling lama dalam jangka waktu 6 (enam) bulan sejak tanggal surat permintaan,’’ dikutip Jawa Pos, kemarin (28/11).

Namun penghentian penyidikan hanya dilakukan atas tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50, Pasal 52, Pasal 54, Pasal 56, Pasal 58 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai Sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2O21 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan

Nantinya yang bersangkutan harus membayar sanksi administratif berupa denda 4 kali nilai cukai yang seharusnya dibayar. Selain itu dalam proses penyidikan, penyidik dapat memberitahukan kepada tersangka bahwa yang bersangkutan dapat mengajukan penghentian penyidikan di bidang cukai untuk kepentingan penerimaan negara.

Pada Pasal 4, menteri atau pejabat yang ditunjuk juga melakukan penelitian permohonan untuk memastikan tindak pidana yang dilanggar dan besaran sanksi administrasi berupa denda yang harus dibayar.

’’Tersangka membayar sanksi administratif berupa denda sebagaimana dimaksud pasal 4 ayat 2 ke rekening pemerintah yang ditetapkan oleh Menteri atau pejabat yang ditunjuk,’’ bunyi aturan itu.

Research Manager Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Fajry Akbar menyebut bahwa PP itu merupakan aturan turunan dari UU HPP klausul Ultimum Remedium dalam cukai.

Fajry menyebut, jika klausul ultimum remedium diterapkan dalam pajak, maka hal itu tepat karena fungsi utama pajak untuk mencari penerimaan. ’’Sedangkan cukai berbeda, ada aspek pengendalian konsumsi di sana. Jadi tidak tepat ada klausul ultimum remedium bagi cukai,’’ ujarnya kepada Jawa Pos, kemarin (28/11).

Fajry mencontohkan dengan pidana cukai bagi para pelaku usaha rokok ilegal. Menurut dia, para pelaku itu perlu diberikan hukuman berat agar memberikan efek jera.

’’Tidak bisa hanya hukuman sanksi administrasi. Kalau begini, semakin tinggi risiko peredaran rokok ilegal. Mengapa? Karena risiko para pelaku usaha rokok ilegal dalam berbisnis berkurang,’’ jelas dia.

Di sisi lain, Fajry menyebut tarif cukai di Indonesia sudah optimal dan terus mengalami kenaikan. Kondisi itu membuat gap harga rokok legal dan ilegal semakin tinggi. Artinya potensi profit dari pelaku usaha rokok ilegal meningkat.

’’Dengan risiko usaha rokok ilegal yang menurun, sedangkan potensi untungnya semakin meningkat, industri rokok ilegal akan semakin marak. Itu risikonya,’’ tuturnya.

Terpisah, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menjelaskan, aturan itu merupakan pelaksanaan UU 7/2021 yang menegaskan prinsip ultimum remedium. Sehingga penerimaan negara jadi prioritas. ’’Penyidikan dapat dihentikan jika membayar denda sebesar 4 kali cukai yang harus dibayar,’’ jelas dia.

Menurut Prastowo, prinsip itu jauh lebih dulu dipakai di UU KUP (UU Perpajakan), sejak UU 6/1983. Dia melanjutkan, karakteristik UU Perpajakan memang administrative penal law atau hukum administrasi yang diperkuat dengan pidana. Itu membuat pemidanaan untuk mendorong kepatuhan, tapi prioritas tetap penerimaan negara. Maka hal itu membuat jumlah dendanya sangat besar.

Prastowo menyebut, tanpa jalan keluar ultimum remedium, maka pelanggaran pidana cukai yang berlanjut ke proses hukum akan berisiko divonis rendah dan denda ringan. (dee/jpg/ila)

Pertemuan Bilateral Ma’ruf Amin dan Anwar Ibrahim, Tak Ada Lagi Hukuman Cambuk untuk PMI Ilegal

Hilmi/Jawa Pos PERTEMUAN: Suasana pertemuan bilateral Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim di Kuching, Sarawak, Malaysia (28/11).

SUMUTPOS.CO – Mengawali agenda kunjungan kerja di Kuching, Malaysia, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menggelar pertemuan bilateral dengan PM Malaysia Anwar Ibrahim. Nasib pekerja migran Indonesia (PMI) jadi salah satu menu pembicaraan kedua petinggi pemerintah itu.

Usai pertemuan tertutup itu, Ma’ruf Amin memberikan keterangan kepada media. Dia mengatakan untuk PMI yang bekerja di sektor sawit tidak ada masalah dan kondisinya baik-baik saja. Tetapi masih ada banyak WNI di Malaysia yang bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

Dalam pertemuan itu, Ma’ruf bersyukur ada respon baik dari Anwar Ibrahim. “Kita harapkan ada perlindungan dan perbaikan (pelayanan),” kata Ma’ruf di Kuching, Sarawak, Malaysia (28/11).

Ma’ruf bersyukur dalam pertemuan itu PM Anwar Ibrahim kembali menegaskan tidak adalagi hukuman cambuk untuk tenaga kerja ilegal. Sebaliknya bakal dilakukan program pemutihan. Sehingga mempermudah pendataan tenaga kerja asing, khususnya di sektor tenaga kerja domestik atau rumah tangga. “Cambuk hanya ada untuk (kasus) kriminal,” katanya.

Dubes Indonesia untuk Malaysia Hermono mengatakan jumlah PMI yang bekerja sebagai ART di Malaysia masih sangat banyak. “Yang tercatat ada 57 ribu orang,” katanya. Dia menjelaskan PMI sebagai ART yang tidak resmi atau tidak tercatat jumlahnya jauh lebih besar dibandingkan yang resmi.

Dia mengakui urusan PMI di sektor ART masih jadi persoalan selama ini. Dia juga mengakui pemerintah Malaysia sedang melaksanakan proses pemutihan untuk perizinan pekerja migran.

Selain itu Hermono mengatakan pertemuan Ma’ruf Amin dengan Anwar Ibrahim juga membahas soal penyelesaian masalah perbatasan. Dia tidak menjelaskan lebih lanjut masalah tapal batas. Namun untuk diketahui, sampai saat ini masih ada sejumlah titik perbatasan kedua negara yang masih jadi masalah atau sengketa.

Lebih lanjut Ma’ruf mengatakan pertemuan itu juga membahas soal perdamaian di Gaza. Dia menyampaikan Indonesia dan Malaysia sama-sama kencang membela perdamaian di Gaza. “Tidak hanya jeda (serangan) beberapa hari saja,” kata Ma’ruf. (wan/jpg/ila)

Ganjar Kunjungi Muhammadiyah Sulawesi Selatan

istimewa DISKUSI: Capres Ganjar Pranowo saat berdiskusi tentang kebangsaan dengan kalangan Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

SUMUTPOS.CO – CALON presiden (capres) Ganjar Pranowo tampak mesra dengan kalangan Muhammadiyah Sulawesi Selatan saat berdiskusi tentang kebangsaan, pada Sabtu (18/11). Acara yang digelar di kantor pimpinan daerah Muhammadiyah Kota Makassar tersebut berlangsung sekitar satu jam.

Tiba di lokasi, Ganjar langsung disambut oleh Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan KH Muhammad Saiful Saleh dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Makassar KH Muhammad Said Abd Shamad. Selanjutnya Ganjar diarahkan menuju tempat acara di lantai dua.

Di tempat tersebut sudah ada ratusan pengurus dan kader Muhammadiyah Sulawesi Selatan yang menunggu. Dalam diskusinya, Ganjar sempat mendapatkan pertanyaan dari salah seorang pimpinan Muhammadiyah Kota Makassar, Mahyudin Nur terkait posisi strategis Muhammadiyah di mata capres yang diusung PDI Perjuangan, Perindo, PPP, dan Hanura itu.

Ganjar pun menjawab bahwa Muhammadiyah memiliki posisi yang sangat penting dalam perjalanan bangsa ini sejak pra kemerdekaan. Dia mengatakan, Muhammadiyah memiliki sumber daya manusia (SDM) yang selama ini banyak berkontribusi terhadap perkembangan dan kemajuan bangsa.

“Muhammadiyah ini banyak memiliki SDM yang hebat-hebat sehingga saya kira orang-orang Muhammadiyah bisa jadi menteri apa saja di semua bidang,” kata Ganjar.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga berdiskusi tentang kebangsaan, pembangunan generasi muda, perhatian kaum perempuan hingga soal Palestina. Dia merasa terhormat bisa diterima baik oleh kalangan Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

“Saya senang bisa berdiskusi dan mendapat banyak masukan. Tadi ada yang bicara soal perdamaian Palestina, ruang anak muda, dan juga soal perhatian kaum perempuan,” kata mantan gubernur Jawa Tengah dua periode itu.

Usai acara, Ganjar mengatakan bahwa dirinya merasa terhormat bisa diterima baik oleh kalangan Muhammadiyah Sulawesi Selatan. Diskusi dengan Muhammadiyah, menurut Ganjar, sangat bermanfaat untuk menjadi acuan dalam menentukan arah program ke depan.”Ini sangat menarik karena bisa menjadi dasar saat menyusun program dan kebijakan,” tandasnya.

Tidak hanya berdiskusi dengan pengurus Muhammadiyah, Ganjar Pranowo juga bersilaturahmi dengan Mursyid Tarekat Khalwatiyah Syekh Yusuf Al Makkasary, Habib Syekh Sayyid Abdul Rahim Assegaf alias Habib Puang Makka. Di Kota Makassar, Ganjar juga melakukan konsolidasi pemenangan bersama dengan Tim Pemenangan Daerah (TPD).

Dalam pertemuan tersebut, capres Ganjar menekankan pentingnya merespons aspirasi masyarakat dalam merancang program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara (Sumut), Irsan Armadi mengapresiasi calon presiden (capres) Ganjar Pranowo yang melakukan kunjungan ke Muhammadiyah. Ia berharap, agar Ganjar dapat menggandeng para pemuda atau anak milenial yang banyak tergabung di dalam organisasi-organisasi Islam, terutama Muhammadiyah di Indonesia, khususnya di Sumut.

Seperti Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). “Ini agar terjalin sinergitas dan silaturahmi yang erat terhadap masyarakat,” ujarnya kepada Sumut Pos di Medan, Selasa (28/11). (wir/dwi)

Pertanian Organik Berkembang di Sumut

DISKUSI: Dr Parlindungan Purba MM (kanan) berdiskusi dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Jakarta. (ISTIMEWA)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – TOKOH masyarakat Sumut yang juga ketua Yayasan Sari Mutiara Dr Parlindungan Purba MM menemui Menteri Pertanian Amran Sulaiman di kantor Kementan Jakarta, Selasa (28/11).

Parlindungan Purba bertemu dengan menteri berdiskusi terkait perkembangan sektor pertanian di Sumut. Disamping itu, ia juga bicara tentang komoditi pertanian kopi, hortikultura dan rencana Sumut untuk menuju swasembada pangan.

”Saya juga menyampaikan kepada pak menteri terkait antusiasme masyarakat dalam membangkitkan pertanian organik yang ditandai dengan terbentuknya organisasi Masyarakat Pertanian Organik Indonesia (Maporina) yang sudah terbentuk di beberapa kabupaten/kota,” ujarnya.

Keberadaan petani dan pertanian organik mulai berkembang di Sumut ”Terakhir pelantikan Maporina Simalungun dan Karo. Dalam waktu dekat di Dairi,” katanya.

Parlindungan Purba juga menyampaikan bahwa Pj Gubsu Hassanudin dan para bupati/wali kota di Sumut sangat perhatian terhadap sektor pertanian.

Ia menambahkan bahwa salah satu keunggulan dari tanaman organik adalah lebih ramah lingkungan. Sebab tak menggunakan bahan-bahan kimia. Proses menanam tanaman organik tidak akan mencemari tanah, air dan udara.

Bertani organik akan membawa kesuburan bagi tanaman disekelilingnya ”Secara keseluruhan, pertanian organik memberikan manfaat yang besar bagi lingkungan, kesehatan manusia dan ekonomi. Penting bagi masyarakat untuk mendukung dan mempromosikan praktik pertanian organik untuk mewujudkan dunia yang lebih sehat, berkelanjutan dan adil,” ucap ketua Yayasan Sari Mutiara tersebut. (dmp)

BRI Kembali Gelar Program Promo di Merchant

Tim BRI BO Medan Thamrin saat berada di salah satu merchant di Medan yang menggelar program promo besar-besaran. Istimewa/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI BO) Medan Thamrin kembali menggelar program promo besar-besaran, di merchant-merchant Food and Beverages (F&B) Adhya Group di Kota Medan, Jakarta dan Bali.

Terdapat 15 merchant, seperti Burger Bangor, Filosofi  kopi, Goloso (Pasta Pizzeria), Gotcha, Guten Morgen (Coffee Lab and Shop), L’Osteria (Pizza e Cucina), Perfecto (by Filosofi Kopi), Roti Romi (Roti Mimpi Indah), Rumah Rini (Melaty Parahyangan), Gelato Secrets Natural, Shu Guo Yin Xiang,  YEN Signature, Yoku Yatta Omakase, Yoku Yatta, dan YumThai.

Untuk di Kota Medan sendiri, merchant-merchant Adhya Group dapat dijumpai di Tengah yang berada di Jalan Irian Barat, tepat di belakang Gedung Uni Plaza Medan.

Adapun, bentuk promo beragam, mulai dari diskon potongan langsung sebesar Rp10 ribu-Rp50 ribu atau diskon sampai dengan 20 persen per transaksi.

Program promo berlaku mulai dari 1 Oktober-31 Januari 2024. Masyarakat dapat menikmati diskon tersebut dengan bertransaksi di mesin EDC BRI menggunakan kartu debit BRI, kartu kredit BRI dan QRIS dari aplikasi BRImo.

Selain promo tersebut, masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS di BRImo berkesempatan mendapatkan cashback dari BRIMO FSTVL senilai Rp10 ribu.

Branch Office Manager BRI Medan Thamrin, Zulherman Isfia, Rabu (29/11) mengatakan, dengan program promo yang digelar selama empat bulan ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk bertransaksi menggunakan kartu debit dan QRIS. Sehingga transaksi uang tunai dapat berkurang di Indonesia, khususnya di Kota Medan, Jakarta dan Bali.

“Ke depannya BRI akan terus menggelar program program promo menarik bagi nasabah setia BRI di Indonesia,” kata Zulherman, disela-sela kegiatan kunjungan merchant bersama dua orang Relationship Manager Funding and Transaction BRI BO Medan Thamrin, Silvia dan Puspita. (dwi)