Home Blog Page 929

Golkar Beri ‘Karpet Merah’ Usung Bobby dan Ijeck

BERSAMA: Wali Kota Medan Bobby Nasution (kiri) saar jalan mantan Wagubsu Musa Rajekshah, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mengusung Ketua Golkar Sumut, Musa Rajekshah untuk maju pada Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) di 2024 mendatang.

Demikian diketahui usai Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto memberikan arahan kepada 1.117 para kader Golkar di seluruh Indonesia yang akan diusung menjadi bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah di Pilkada 2024 mendatang. Pertemuan dilaksanakan di Kantor DPP Partai Golkar, Selasa (21/11).

Pengusulan pria yang akrab disapa Ijeck tersebut bersamaan dengan calon kepala daerah/wakil kepala daerah lainnya di Sumut. Berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan DPP Partai Golkar, Ijeck di usung untuk menjadi bakal calon Gubernur Sumut/Wakil Gubernur Sumut.

Bukan hanya Ijeck, dalam surat tersebut, DPP Partai Golkar juga mengusung beberapa calon bupati, wali kota maupun wakil bupati dan wakil wali kota di Sumut.

“Target kita 20 persen. Kita perlu mengejar suara 6 persen lagi. Kita sangat berharap calon-calon kepala daerah ini bisa ikut berkomentar dan merespons di media terkait isu-isu pencalonan ini,” kata Airlangga saat memberikan arahan.

Sekretaris Partai Golkar Sumut, Datuk juga membenarkan soal pengusungan Ijeck. “Ya benar, sesuai dengan surat dari DPP, Ketua Golkar Sumut, Bapak Musa Rajekshah diusung untuk maju sebagai bakal calon gubernur/wakil gubernur Sumut di 2024,” kata Ilhamsyah, Rabu (22/11).

Ia berharap ke depan kader Golkar bisa menjadi Gubernur Sumut mendatang. Apalagi sebagai Ketua Partai Golkar Sumut, banyak yang telah dilakukan Musa Rajekshah dalam konsolidasi politik, turun ke masyarakat dan membuat program-program yang bermanfaat untuk masyarakat.

“Kita di partai pasti punya target politik. Dan kita berharap Ketua Partai Golkar Sumut bisa menjadi Gubernur Sumut mendatang. Dan yang terpenting sesuai dengan arahan ketua Ijeck kita terus membuat program yang bermanfaat untuk masyarakat bukan hanya karena saat kepentingan politik saja. Golkar tetap harus hadir kapan pun untuk masyarakat,” ujarnya.

Seperti diketahui, Ijeck sendiri merupakan Mantan Wakil Gubernur Sumut periode 2018-2023. Ia memimpin Golkar Sumut sejak tahun 2020 sampai saat ini. Sosok Ijeck dinilai kuat menjadi calon Gubernur Sumut mendatang karena dinilai berpengalaman dan punya simpatisan yang cukup besar di Sumatera Utara.

Tak cuma Ijeck, nama Wali Kota Medan, Bobby Nasution juga masuk dalam radar Golkar untuk maju untuk Pilkada di Sumut. Bobby pun memberikan komentar atas surat rekomendasi dari DPP Partai Golkar untuk dirinya maju sebagai Calon Gubernur Sumatera Utara dan sebagai Calon Wali Kota Medan pada Pilkada 2024 mendatang.

Pengembalian Uang Proyek Lampu Pocong, Sisa Rp8,9 Miliar Belum Dibayar

Topan Ginting.istimewa/sumutpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasalnya, masih ada perusahaan yang enggan mengembalikan dana Rp21 miliar yang telah dibayarkan Pemko Medan pada tahun 2022 lalu. Padahal, Wali Kota Medan Bobby Nasution secara tegas menyatakan bahwa proyek tersebut total lost atau proyek gagal.

Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Topan Ginting, menjelaskan hingga saat ini uang yang telah dikembalikan sebesar Rp12,6 miliar. Artinya, masih tersisa Rp8,9 miliar yang belum dibayarkan.

“Hingga saat dana yang sudah dikembalikan totalnya Rp12,6 miliar, yang belum itu sekitar Rp8,9 miliar,” ucap Topan, Rabu (22/11).

Ditanya berapa lama pihaknya akan menyelesaikan penagihan uang yang dibebankan Inspektorat Kota Medan kepadanya, mantan Camat Medan Tuntungan itu mengaku akan berusaha secepat mungkin. Dia menargetkan, penagihan itu selesai akhir tahun ini.

“Kita mau secepat mungkin, bila perlu sebelum akhir tahun sudah selesai. Tinggal lagi niat baik dari si pelaksana (kontraktor). Buktinya ini mayoritas sudah mengembalikan,” ujarnya.

Dijelaskan Topan, dalam mendukung proses percepatan pengembalian dana tersebut, pihaknya dan bahkan Wali Kota Medan, Bobby Nasution sudah berkoordinasi langsung dengan Kejaksaan Negeri Medan selaku kuasa hukum Pemko Medan.

Bahkan secara formal, Inspektorat Kota Medan sudah meminta aparat penegak hukum untuk membantu Pemko Medan dalam hal penagihan. “Upaya yang bisa kita lakukan yaitu supaya Kejaksaan Negeri Medan sebagai pengacara negara untuk membantu (menagih),” pungkasnya.

Seperti diketahui, dikarenakan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menanggungjawabi proyek lampu pocong sudah dilebur, maka Pemerintah Kota Medan menunjuk Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan sebagai instansi yang bertanggung jawab untuk mengutip pengembalian dana tersebut kepada sejumlah kontraktor yang memenangkan tender. (map/ila)

RAPBD Labuhanbatu 2024 Disetujui, Bupati Diminta Buka Formasi PPPK Kesehatan

fajar/SUMUT POS SETUJUI: Sebanyak 8 Fraksi DPRD Kabupaten Labuhanbatu menyetujui Rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2024.

SUMUTPOS.CO – Sebanyak 8 Fraksi DPRD Kabupaten Labuhanbatu menyetujuiI Rancangan Peraturan Daerah menjadi Peraturan Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran (TA) 2024 dalam rapat paripurna, di gedung paripurna DPRD setempat, Selasa (21/11).

Panitia Badan Anggaran (Banggar) DPRD Labuhanbatu, melalui juru bicara Truli Simanjuntak menyatakan, pembahasan R- APBD Labuhanbatu TA 2024 merupakan suatu prosedur pembahasan yang dilaksanakan oleh Banggar bersama TAPD dan OPD.

“Banggar menyambut baik selama pembahasan Ranperda tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2024 ini telah dilakukan secara terbuka dan transparan. Sehingga tidak jarang selama pembahasan terjadi silang pendapat, namun hal ini bukanlah satu hambatan tetapi sebagai cambuk bagi kami untuk lebih mengedepankan kepentingan masyarakat,” urainya

Sementara itu Khozali Nasution dari Komisi I Fraksi PAN dalam pendapat akhirnya menyampaikan, APBD pada hakikatnya merupakan salah satu instrumen kebijakan yang dapat dipakai sebagai alat untuk meningkatkan pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat

Kemudian, katanya keuangan 2024 mengalami banyak perubahan. Karena terdapatnya beberapa regulasi yang dikeluarkan pemerintah. Titik regulasi itu mulai dari proses penyusunan sampai pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

“Berdasarkan regulasi itu kami memahami kendala yang mengganggu dan menghambat dalam mengimplementasi proses perencanaan dan penyusunan anggaran 2024 oleh pemerintah sejauh mana kendala yang dihadapi dapat diatasi apakah kendala yang dihadapi mempengaruhi penyusunan dan pembahasan rancangan APBD 2024,” paparnya.

Sedangkan saran dari Fraksi PAN pada tanggapan akhir fraksi, meminta Bupati agar mengusulkan dibukanya formasi PPPK untuk tenaga kesehatan sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa penyusunan Administrasi dalam mengikuti program P3K tersebut sudah dilakukan di lingkungan opd terkait. Apabila Pemerintah Daerah Kabupaten labuhanbatu tidak bisa mengusulkan tenaga honor menjadi pegawai PPPK di tahun 2024, maka dengan ini kami Fraksi partai amanat nasional meminta kepada saudara Bupati agar tenaga honor yang sudah terdaftar untuk mengikuti program P3K nantinya mendapatkan gaji sesuai dengan upah minimum Kabupaten atau UMK.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Labuhanbatu Erik Adtrada Ritonga mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD beserta pimpinan yang telah berhadir mengikuti sidang paripurna penetapan persetujuan DPRD atas Ranperda tentang APBD Labuhanbatu TA 2024.

“Sebagaimana kita dengar bahwa Pimpinan dan anggota DPRD telah menyetujui terhadap peran Perda tentang APBD Kabupaten Labuhanbatu TA 2024, untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk evaluasi Ranperda. Berarti kita telah menetapkan rancangan keuangan tahunan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang merupakan instrumen dalam pelaksanaan pemerintah dan pembangunan sesuai dengan rencana kerja pemerintah daerah atau RKPD dan penyelenggaraan pemerintah dalam satu tahun anggaran,” katanya.

Bupati Erik berharap kerjasama antara Legislatif dan Eksekutif dapat lebih ditingkatkan pada masa mendatang.

“Sehingga kita mampu memberikan kontribusi yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Labuhanbatu dalam rangka terwujudnya masyarakat labuhan batu yang berkarakter, maju dan sejahtera tahun 2024,” pungkas Bupati. (fdh/han)

Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi 2023 Resmi Ditutup

BERSAMA: Pj Wali Kota Lhokseumawe, Dr Drs Imran, Asisten Pemerintah dan Sosial Muhammad Sofyan dan lainnya pada acara penutupan Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (22/11/2023). 

LHOKSEUMAWE, SUMUTPOS.CO – Pemko Lhokseumawe menyampaikan  ucapan terima kasih dan apresiasinya kepada Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Bobby Nasution atas ditunjuknya Kota Lhokseumawe sebagai tempat Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi 2023. Perhelatan ini berdampak positif bagi masyarakat terutama UMKM di kota Lhokseumawe.

Hal ini disampaikan Pj Wali Kota Lhokseumawe, Dr Drs Imran pada acara penutupan Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi di Lapangan Hiraq, Kota Lhokseumawe, Aceh, Rabu (22/11/2023).

 Hadir Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Pemerintah dan Sosial Muhammad Sofyan yang juga selaku Sekretaris Komwil I Apeksi, Sekda Kota Lhokseumawe, Adnan, Kabag Hakda Kota Medan,  Lilik dan Kabid Koperasi dan UKM Anwar Syarif serta unsur Forkopimda dan sejumlah stakeholder.

“Ucapan terima kasih dan apresiasi tinggi untuk Ketua Komwil I Apeksi Bobby Nasution (Wali Kota Medan) yang telah menunjuk Kota Lhokseumawe sebagai lokasi Sarasehan UMKM 2023. Kita tidak bisa pungkiri kegiatan ini memberi dampak yang signifikan untuk pengembangan UMKM di kota Lhokseumawe dan Kota – kota yang tergabung Komwil I Apeksi,” kata Pj Wali Kota Lhokseumawe.

Menurut Imran, dapat kita lihat bersama dari hari pertama pembukaan sampai hari ini penutupan begitu antusiasnya masyarakat untuk dapat melihat dan mengetahui produk-produk UMKM yang dihasilkan dari setiap daerah anggota Komwil I Apeksi serta produk UMKM lokal kota Lhokseumawe.

“Ini suatu kebahagiaan bagi kota Lhokseumawe. Perputaran orang dan perputaran uang selama acara sarasehan UMKM ini luar biasa. Dimana perputaran uang di kegiatan  yang diikuti 140 UMKM ini mencapai kurang lebih Rp 1,6 Milyar. Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan di kota lainnya agar sama merasakan manfaatnya,” sebutnya.

Ketua Komwil I Apeksi sekaligus Wi Kota Medan Bobby Nasution diwakili Asisten Pemerintah dan Sosial Muhammad Sofyan mengungkapkan berbagai kegiatan dalam Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi yang berlangsung dari tanggal 19-22 November 2023 telah terselenggara dengan baik dan sukses.

Menurut Sofyan, kesuksesan kegiatan ini tidak terlepas dari peran serta dan dukungan seluruh kota yang tergabung dalam Komwil I Apeksi khususnya kota Lhokseumawe.

“Alhamdulillah seluruh kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik dan lancar. Atas nama pengurus Komwil I Apeksi kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Pj Wali Kota Lhokseumawe dan seluruh panitia serta tokoh masyarakat kota Lhokseumawe,” ujar Aspemsos.

Sofyan berharap kegiatan Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi ini dapat membawa manfaat bagi seluruh anggota Komwil I Apeksi yang tersebar di provinsi Aceh, provinsi Sumatera Utara, provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau.

“Terkhusus kami sampaikan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi Pemko Lhokseumawe dan masyarakat luas,” Sebut Muhammad Sofyan.

Selanjutnya sebagai ungkapan apresiasi dan terima kasih atas kesuksesan Sarasehan UMKM Komwil I Apeksi, Pj Wali Kota Lhokseumawe memberikan piagam penghargaan kepada Pemko Medan yang diwakili Kabid Koperasi dan UKM Anwar Syarif. Piagam penghargaan juga diberikan kepada Bank Indonesia perwakilan Kota Lhokseumawe dan stakeholder yang mendukung kegiatan tersebut. (rel)

Kerja Sama dengan 9 Negara, Agro Expo 2023 Digelar Hari Ini

SURVEI: Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang saat melakukan survei lokasi gelaran Agro Expo 2023 di Hotel Sibayak Berastagi.

KARO, SUMUTPOS.CO – Pemkab Karo akan membuka gelaran Agro Expo 2023 mulai hari ini (23/11) hingga 25 November mendatang di Hotel Sibayak Berastagi. Selain pameran hasil pertanian, akan ada seminar untuk mengedukasi para petani di Sumut. Antara lain terkait pembuatan pupuk organik, penggunaan media tanam arang aktif, dan lainnya.

Atas dasar hal itu, Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang melakukan survei kesiapan lokasi kegiatan, Selasa (21/11) lalu. Bersama para kepala OPD Kabupaten Karo terkait, petani peduli Kabupaten Karo, survei ini dilakukan untuk mengetahui kesiapan lokasi dan sejauh mana persiapan menjelang Agro Expo 2023 tersebut.

Agro Expo merupakan event pameran pertanian yang bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk pertanian di Kabupaten Karo. Sehingga bisa memperluas pasar hasil pertanian dari Kabupaten Karo hingga ke mancanegara.

Pada kesempatan itu, Cory berharap, event seperti ini dapat didukung penuh secara bersama-sama, agar kegiatan Agro Expo 2023 ini, berjalan lancar.

Seperti diketahui, Agro Expo 2023 merupakan event yang bertujuan meningkatkan industri di bidang agricultural bertaraf internasional, yang bekerja sama dengan 9 negara. Selain itu, event ini juga digelar untuk menambah wawasan terbaru dari para ahli, pertukaran ide dengan sesama penggiat pertanian, dan temukan teknologi inovatif untuk mengoptimalkan usaha pertanian. Dalam gelaran ini, akan melibatkan pembicara dari para ahli, serta produk-produk yang melibatkan produsen benih pertanian, pestisida, dan alat-alat mesin pertanian (alsintan). (deo/saz)

Mural Kolaborasi JNE, Pemko Medan dan Waspada Hiasi Pusat Kota Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fenomena Mural yang menghiasi Kota Medan akhir-akhir ini turut menginspirasi berbagai pihak, termasuk JNE Medan. Berkolaborasi dengan Pemko Medan melalui Kecamatan Medan Maimun dan Surat Kabar Waspada, JNE Medan turut meramaikan fenomena mural di Kota Medan yang sudah ada sebelumnya di beberapa titik di Kota Medan seperti di Merdeka Walk, Simpang Jlalan skandar Muda Baru Medan, dan Jembatan Fly Over Amplas Medan. Bertemakan kurir JNE yang mengajak berbagai kalangan dan generasi untuk membaca koran, mural tersebut juga menampilkan 5 Program Prioritas Wali Kota Medan dan mengajak warga Kota Medan untuk mencintai Kota Medan.

Mural yang menghiasai tembok bangunan Gedung Surat Kabar Waspada beralamat di Jalan Brigjend Katamso No 1, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun kini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jalan raya dari arah Jalan. Brigjend Katamso dan Jalan Pandu Medan. Berada di simpang empat lampu merah lalu lintas, semakin membuat mural tampak terlihat dan terbaca oleh warga Kota Medan yang melintas, terlebih yang berhenti saat lampu merah. Terdapat 2 titik mural dengan ukuran pertama 14m x 4m dan kedua 7,5m x 2m.

Fikri Al Haq Fachryana selaku Kepala Cabang JNE Medan menyampaikan, dengan melihat fenomena mural yang semakin ramai menghiasi Kota Medan JNE berinisiatif untuk mengajak Pemko Medan. JNE memiliki Kantor Cabang Utama di Jl Brigjend Katamso No 523 E ( Simpang Pelangi ) Medan dan Kantor Perwakilan di Jl Brigjend Katamso No 275/99D ( Simpang Juanda ) Medan, yang mana keduanya berada di Kecamatan Medan Maimun, karena itu melalui Kecamatan Medan Maimun JNE mengajak Pemko Medan untuk berkolaborasi membuat mural. Dengan kesepakatan, titik mural berada di Gedung Waspada yang juga berada di Kecamatan Medan Maimun. Melihat lokasi yang strategis dan berpotensi dilihat oleh banyak masyarakat Medan, kolaborasi ini pun berjalan hingga akhirnya kini mural tersebut sudah jadi dan dapat dinikmati keindahannya oleh masyarakat.

Tommy Prayoga Sidabalok, S.STP, M.AP selaku Camat Medan maimun menyambut baik kolaborasi ini. ” Sesuai dengan tagline Pemko Medan saat ini yaitu Kolaborasi Medan Berkah, tentunya senang sekali diajak oleh JNE untuk berkolaborasi membuat mural terlebih saat ini mural menjadi bagian dari tren yang sedang di galakkan oleh Pemko Medan untuk menghiasi Kota Medan, ” sebutnya. Ditambahkannya, selain menambah nilai artistik dan estetika Kota Medan, hal ini juga bentuk dukungan Pemko Medan terhadap generasi muda pengrajin mural yang ada di Medan agar dapat terus berkarya. “Melalui mural kita juga dapat menyampaikan pesan-pesan bermanfaat dan bermakna kepada masyarakat luas, sebab era sekarang ini masyarakat lebih mudah memahami suatu pesan melalui gambar atau ilustrasi yang menarik. Terimakasih untuk JNE, semoga kedepannya Pemko Medan, khususnya Kecamatan Medan Maimun dapat terus berkolaborasi dengan JNE untuk dapat bermanfaat bagi masyarakat”, ujar Tommy.

Sulaiman Hamzah, S.Sos selaku redaktur Ekonomi Surat Kabar Waspada mewakili management Waspada juga menyampaikan rasa terimakasih atas kolaborasi ini “ Terimakasih sudah memilih Gedung kami, pesan yang ingin kami sampaikan pada mural ini adalah kendati era saat ini serba digital, kami berharap masyarakat kota Medan dari berbagai kalangan dan generasi tidak melupakan harian cetak atau koran. Sebab koran merupakan salah satu sumber informasi yang pali valid ditengah maraknya informasi-informasi hoax di media digital. Kami berharap semua generasi dapat terus membudidayakan membaca koran,” ungkapnya.

Fikri menambahkan bahwasannya sesuai dengan tagline JNE yaitu “ Connecting Happiness “, melalui mural ini JNE juga ingin menyampaikan kepada masyarakat Kota Medan bahwa JNE dapat menyambungkan kebahagiaan dari berbagai aspek. Pada mural ini, maskot JNE yang di sebut dengan JONI ( JNE Ontime Integrator ) mengajak masyarakat dari berbagai kalangan dan lintas generasi untuk dapat terus membaca koran. ” Kami juga mengajak masyarakat untuk mencintai Kota Medan dengan bersinergi, mendukung, dan mendoakan Pemko Medan untuk dapat mewujudkan Medan yang lebih baik, ” tutup Fikri. (rel/sih)

Pelabuhan Paropo dan KMP Jurung-jurung Dioperasikan

RESMIKAN: Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu bersama Kepala BPTD Kelas 2 Sumut Dadan M Ramdan, General Manager PT ASDP Heru Wahyoni, dan Kepala KSOPP Danau Toba Rijaya S, saat menggunting pita pada Peresmian Pelabuhan Paropo Batu Horbo di Kawasa Danau Toba, Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Rabu (22/11).

SUMUTPOS.CO – Pelabuhan Paropo yang berlokasi di kawasan Danau Toba, tepatnya pada Dusun Batu Horbo, Desa Paropo, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, mulai dioperasikan. Bupati Dairi Eddy Keleng Ate Berutu, bersama Kepala BPTD Kelas 2 Sumut Dadan M Ramdan, General Manager PT ASDP Heru Wahyoni, dan Kepala KSOPP Danau Toba Rijaya S, meresmikan pengoperasian pelabuhan tersebut, Rabu (22/11). Selain peresmian pelabuhan, juga dilakukan pengoperasian KMP Jurung-jurung.

Sebelum Pelabuhan Paropo dioperasikan, diawali ritual Hahomion Mangelek, yang bermaksud memohon doa dan meminta restu para leluhur, agar perjalanan KMP Jurung-jurung dijauhkan dari marabahaya.

Seorang perwakilan tokoh adat, Daulat Rumasingap, yang dipercaya memimpin ritual Hahomion Mangelek, menyampaikan, seluruh peserta ritual mengantarkan KMP ini dengan diawali doa, supaya perjalanan KMP Jurung-jurung dan pelayanan Pelabuhan Paropo lancar ke depannya.

“Sebagai makhluk beradab dan beradat, sepatutnya manusia menghormati para leluhur, pendahulu, yang telah mewariskan budaya dan alam yang indah. Sebagaimana filosofi nama Pelabuhan Paropo, tidak terlepas dari sejarah Paropo, yang masyarakatnya mayoritas petani, dan dibantu menggunakan jasa ternak kerbau,” ungkap Daulat.

Sementara itu, Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu mengatakan, pelabuhan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat Kecamatan Silahisabungan dan Kabupaten Dairi. Pengembangan Pelabuhan Paropo Batu Horbo, menurutnya, dapat dimanfaatkan sebagai pelayanan transportasi, pariwisata, pusat perdagangan, dan kegiatan komunitas.

“Pelabuhan Batu Horbo akan digunakan sebagai titik pemberangkatan dan kedatangan kapal penumpang serta barang, yang meningkatkan konektivitas dengan daerah sekitarnya. Serta akan menjadi daya tarik wisatawan yang menawarkan keindahan panorama Tao Silalahi,” tuturnya.

Pelabuhan Batu Horbo juga akan menjadi pusat perdagangan lokal atau regional, yang dapat membantu meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar Danau Toba. Saat ini, lanjut Eddy, Pemkab Dairi telah meminta pengembangan lintasan trayek dari Silalahi menuju Simanindo, yang akan terealisasi pada 2024 mendatang. Trayek ini akan memperpendek jarak tempuh dari Silalahi ke Samosir, dari awalnya 3 jam melalui darat, menjadi 45 menit melalui danau.

“Besar harapan saya, keberadaan pelabuhan ini, didukung masyarakat Silahisabungan secara positif, untuk kemakmuran masyarakat,” harapnya. (rud/saz)

Permintaan DPRD Sumut kepada Pemkab Simalungun, Perkuat Tata Kelola dan Hubungan Keuangan Daerah

Istimewa BAHAS: Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi, saat gelaran Pembahasan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah, Senin (20/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting menjelaskan, hadirnya Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah di Sumut, akan memperkuat tata kelola dan hubungan keuangan daerah. Karena itu, kehadiran Ranperda tersebut diharapkan dapat memperkuat perencanaan, pertangungjawaban, dan pengawasan keuangan daerah setiap pemkab di Sumut, termasuk Pemkab Simalungun.

“Penekanan itu kami sampaikan saat saya bersama Pansus Pembahasan Ranperda Pengelolaan Keuangan Daerah melakukan kunjungan ke Simalungun, Senin (20/11) kemarin. Kami minta agar semua Pemda di Sumut, termasuk Pemkab Simalungun, untuk bisa memperkuat tata kelola dan hubungan keuangan daerahnya,” ungkap Baskami, Rabu (22/11).

Baskami yang merupakan politisi senior PDI Perjuangan, menjelaskan, pihaknya juga meminta aspek-aspek muatan lokal, karakteristik, dan keunggulan daerah, agar menjadi pertimbangan dalam pembahasan ranperda tersebut.

Sebagai contoh, lanjutnya, Kabupaten Simalungun memiliki lahan perkebunan yang luas, khususnya kelapa sawit. Karena itu, perlu dipertimbangkan eksternalitas negatif yang ditimbulkan. “Seperti rusaknya jalan dan infrastruktur. Maka, hal itu harus dipertimbangkan, agar nantinya tidak menjadi beban daerah,” jelas Baskami.

Sehingga, lanjut Baskami, diperlukan perhitungan luas areal perkebunan dan tingginya aktivitas perkebunan sawit dalam menetapkan pembagian DBH komoditas sawit ke daerah.

“Sebagai contoh, aspek muatan lokal dan karakteristik wilayah yang menjadi pertimbangan. Sehingga hubungan keuangan antara pusat, provinsi, dan kabupaten kota, semakin bersinergi,” harapnya.

Sebelumnya pada pertemuan itu, Wakil Bupati Simalungun Zonny Waldi, meminta arahan terkait pengaturan khusus dalam Perda Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Misalnya mekanisme dan persyaratan yang jelas, terkait pembagian dana bagi hasil dan penyalurannya yang diharapkan tepat waktu. Termasuk, mengenai pengelolaan keuangan daerah yang berkelanjutan dan sistem yang terintegrasi antara provinsi dengan kabupaten kota,” tuturnya.

Dia juga menjelaskan, Pemkab Simalungun dalam pengelolaan keuangan daerah menerapkan pola asas umum pengelolaan, yakni menganut prinisip transparansi dan keterbukaan bagi masyarakat.

Senada dengan Baskami, menurut Zonny, Pemkab Simalungun sebagai wilayah yang memiliki lahan perkebunan kelapa sawit, perlu adanya pengaturan DBH dan retribusi pelayanan pengendalian perkebunan kelapa sawit. “Kami meminta kepada provinsi untuk mempertimbangkan luas lahan sawit dalam penentuan kebijakan besaran DBH sawit. Serta masih menunggu peraturan teknis terkait penentuan retribusi pelayanann pengendalian perkebunan kelapa sawit,” bebernya.

Dia pun menuturkan, Kabupaten Simalungun mendapatkan proyek peningkatan jalan provinsi sepanjang 199,8 kilometer, dengan anggaran Rp220 miliar. “Proyek itu termasuk dari bagian multiyears contract Rp2,7 triliun. Kami berterima kasih atas upaya Pemprov Sumut tersebut,” pungkas Zonny. (map/saz)