Polemik penebangan ribuan pohon untuk pembangunan jalur dan halte Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Medan menjadi perhatian serius publik. Pengamat pemerintahan Rafriandi Nasution mendesak aparat penegak hukum menyelidiki dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pohon hasil penebangan, termasuk memastikan ke mana batang-batang pohon tersebut dipindahkan dan siapa yang bertanggung jawab atas pengelolaannya.