Dana TKD Pemko Binjai, 70 Persen Fokus Perbaikan Jalan

BINJAI – Pemerintah Kota Binjai saat ini tengah fokus melakukan perbaikan jalan pada tahun 2026. Hal tersebut buntut buruknya infrastruktur akibat bencana banjir yang melanda Kota Binjai, beberapa waktu lalu.

Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi mengungkapkan, pihaknya memberi perhatian lebih terhadap buruknya infrastruktur untuk dilakukan perbaikan. Bahkan, 70 persen dari dana transfer ke daerah (TKD) yang dikelola Pemko Binjai untuk memperbaiki jalan rusak.

“Dana TKD yang dipulangkan hari ini, hampir 70 persen kita fokuskan pada infrastruktur jalan,” ungkap orang nomor dua di lingkungan Pemko Binjai yang karib disapa Jiji, Senin (10/8/2026).

Dia menegaskan, ada senjnlah ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini. Artinya, kata Jiji, tidak hanya Jalan Wahidin Baru seputaran Pasar Tavip saja yang diperbaiki.”Selain Jalan Teladan ada beberapa ruas jalan yang juga diperbaiki pada Bulan Agustus 2026, termasuk di Kelurahan Berngam. Jadi, yang dari tahun lalu sudah dijanjiin tertunda, akan kita kerjakan,” ujarnya.

Selain itu, sambung Jiji, sejumlah ruas jalan lain juga turut dilakukan pemeliharaan. “Kita tak akan bicara soal ekonomi kreatif kalau jalan masih rusak. Jadi kita fokus betulkan jalan dulu, mohon dukungannya,” pungkasnya.

Jiji didampingi Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin Simanjuntak dan Kadis PUTR, Wahyu Umara, juga sudah turun melihat buruknya Jalan Wahidin Baru seputaran Pasar Tavip. Jiji juga mendengar langsung keluhan dari pedagang terkait buruknya infrastruktur tersebut.

Bahkan, Jiji bersama Sekda Chairin uga melintasi jalan yang rusak itu dengan vespa warna kuning. Langkah itu dilakukan Jiji agar pejabat di lingkungan Pemko Binjai mengetahui bagaimana rasanya melintas di jalan yang rusak tersebut. (ted/ila)

BINJAI – Pemerintah Kota Binjai saat ini tengah fokus melakukan perbaikan jalan pada tahun 2026. Hal tersebut buntut buruknya infrastruktur akibat bencana banjir yang melanda Kota Binjai, beberapa waktu lalu.

Wakil Wali Kota Binjai Hasanul Jihadi mengungkapkan, pihaknya memberi perhatian lebih terhadap buruknya infrastruktur untuk dilakukan perbaikan. Bahkan, 70 persen dari dana transfer ke daerah (TKD) yang dikelola Pemko Binjai untuk memperbaiki jalan rusak.

“Dana TKD yang dipulangkan hari ini, hampir 70 persen kita fokuskan pada infrastruktur jalan,” ungkap orang nomor dua di lingkungan Pemko Binjai yang karib disapa Jiji, Senin (10/8/2026).

Dia menegaskan, ada senjnlah ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini. Artinya, kata Jiji, tidak hanya Jalan Wahidin Baru seputaran Pasar Tavip saja yang diperbaiki.”Selain Jalan Teladan ada beberapa ruas jalan yang juga diperbaiki pada Bulan Agustus 2026, termasuk di Kelurahan Berngam. Jadi, yang dari tahun lalu sudah dijanjiin tertunda, akan kita kerjakan,” ujarnya.

Selain itu, sambung Jiji, sejumlah ruas jalan lain juga turut dilakukan pemeliharaan. “Kita tak akan bicara soal ekonomi kreatif kalau jalan masih rusak. Jadi kita fokus betulkan jalan dulu, mohon dukungannya,” pungkasnya.

Jiji didampingi Sekretaris Daerah Kota Binjai, Chairin Simanjuntak dan Kadis PUTR, Wahyu Umara, juga sudah turun melihat buruknya Jalan Wahidin Baru seputaran Pasar Tavip. Jiji juga mendengar langsung keluhan dari pedagang terkait buruknya infrastruktur tersebut.

Bahkan, Jiji bersama Sekda Chairin uga melintasi jalan yang rusak itu dengan vespa warna kuning. Langkah itu dilakukan Jiji agar pejabat di lingkungan Pemko Binjai mengetahui bagaimana rasanya melintas di jalan yang rusak tersebut. (ted/ila)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru