29 C
Medan
Sunday, June 23, 2024

Pilgubsu 2018: Erry vs Edy

Sementara kemarin, Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3)  DPW PKS Sumut, Satrya Yudha Wibowo mengungkapkan kalau partainya telah resmi memberikan dukungan kepada Pangkostrad Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck). Dengan begitu, PKS akan kembali berkoalisi dengan Partai Hanura seperti Pilgubsu 2013 lalu, kala mereka mengusung pasangan Gatot Pudjo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi (Ganteng). “Semoga koalisi (PKS-Hanura) ini bisa mengantarkan Edy-Ijeck menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023,” kata Satrya.

Pria berkacamata ini mengatakan, dukungan kepada Edy-Ijeck diberikan setelah melalui kajian yang matang. Namun, dia enggan menyebut mengapa DPP PKS lebih memilih nonkader ketimbang kader sendiri. “Itu (alasan lebih memilih nonkader) yang lebih tahu DPP, mekanisme partai sudah dijalankan. Mulai dari PUI (Pemilihan Umum Internal),” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut ini baru mengetahui keputusan DPP PKS mengusung Edy-Ijeck setelah Ketua DPW PKS Sumut, M Hafez menghubunginya. “Sebelum salat Jumat, Ketua (DPW) beritahu informasi ini. SK-nya sudah diberikan langsung ke Pak Edy,” tuturnya.

Komunikasi politik, lanjut Satrya, dilakukan dua arah. Dimana PKS menjalin komunikasi dengan partai politik (Parpol) lain. Begitu juga dengan calon yang diusung. “Deklarasi akan dilakukan secara internal lebih dulu, pimpinan DPP PKS akan datang ke DPW Sumut untuk menyampaikan keputusan itu. Intinya PKS Sumut siap memenangkan Edy-Ijeck. Gerindra sepertinya akan ikut menyusul,” pungkasnya.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumut, Robert L Tobing mengatakan, sejauh ini partainya belum memutuskan siapa pasangan calon (Paslon) yang akan diusung untuk berlaga di Pilgubsu 2018. Robert menyebut, keputusan itu akan dikeluarkan dalam waktu dekat. “Besok (hari ini) Gerindra Sumut akan menggelar rapat kerja daerah (Rakerda), akan ada sejumlah agenda yang akan dibahas mulai dari Pilkada 2018 sampai pemilu dan pilpres 2019,” katanya.

Saat Rakerda, kata Robert, Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani akan turut hadir memberikan pengarahan. “Pimpinan Gerindra akan hadir, salah satunya Sekjen. Nanti bisa ditanyakan langsung dengan beliau siapa yang akan diusung,”sebutnya.

Sementara kemarin, Ketua Badan Pemenangan Pemilu dan Pilkada (BP3)  DPW PKS Sumut, Satrya Yudha Wibowo mengungkapkan kalau partainya telah resmi memberikan dukungan kepada Pangkostrad Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah (Ijeck). Dengan begitu, PKS akan kembali berkoalisi dengan Partai Hanura seperti Pilgubsu 2013 lalu, kala mereka mengusung pasangan Gatot Pudjo Nugroho dan Tengku Erry Nuradi (Ganteng). “Semoga koalisi (PKS-Hanura) ini bisa mengantarkan Edy-Ijeck menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018-2023,” kata Satrya.

Pria berkacamata ini mengatakan, dukungan kepada Edy-Ijeck diberikan setelah melalui kajian yang matang. Namun, dia enggan menyebut mengapa DPP PKS lebih memilih nonkader ketimbang kader sendiri. “Itu (alasan lebih memilih nonkader) yang lebih tahu DPP, mekanisme partai sudah dijalankan. Mulai dari PUI (Pemilihan Umum Internal),” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut ini baru mengetahui keputusan DPP PKS mengusung Edy-Ijeck setelah Ketua DPW PKS Sumut, M Hafez menghubunginya. “Sebelum salat Jumat, Ketua (DPW) beritahu informasi ini. SK-nya sudah diberikan langsung ke Pak Edy,” tuturnya.

Komunikasi politik, lanjut Satrya, dilakukan dua arah. Dimana PKS menjalin komunikasi dengan partai politik (Parpol) lain. Begitu juga dengan calon yang diusung. “Deklarasi akan dilakukan secara internal lebih dulu, pimpinan DPP PKS akan datang ke DPW Sumut untuk menyampaikan keputusan itu. Intinya PKS Sumut siap memenangkan Edy-Ijeck. Gerindra sepertinya akan ikut menyusul,” pungkasnya.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumut, Robert L Tobing mengatakan, sejauh ini partainya belum memutuskan siapa pasangan calon (Paslon) yang akan diusung untuk berlaga di Pilgubsu 2018. Robert menyebut, keputusan itu akan dikeluarkan dalam waktu dekat. “Besok (hari ini) Gerindra Sumut akan menggelar rapat kerja daerah (Rakerda), akan ada sejumlah agenda yang akan dibahas mulai dari Pilkada 2018 sampai pemilu dan pilpres 2019,” katanya.

Saat Rakerda, kata Robert, Sekjen DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani akan turut hadir memberikan pengarahan. “Pimpinan Gerindra akan hadir, salah satunya Sekjen. Nanti bisa ditanyakan langsung dengan beliau siapa yang akan diusung,”sebutnya.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/