Turnamen Catur SIWO-STOK Bina Guna Berakhir Sukses, Alma, David dan Rony Juara

MEDAN Turnamen Catur SIWO PWI – STOK Bina Guna Medan di Aula Kampus STOK Bina Guna, Jalan Alumunium Raya, Medan Deli, berakhir Sabtu (5/9) sore. Alma Fatiha Ghassani, David, Ahmad Rony Nasution, dan David Swayana tampil sebagai juara di masing-masing kategori.

Alma Fatiha Ghassani dari Nakamura School Medan tampil sebagai juara kategori putri setelah mengoleksi 5 poin dari lima babak pertandingan. Posisi kedua ditempati pecatur cilik, Jedidiah Saputra dengan 4 poin. Posisi ketiga ditempati Elyka Herna Mentieva Sibarani dari SMP Negeri 1 Sei Suka, Batubara, dengan 4 poin.

Posisi keempat kategori putri ditempati Casela Hartanto dari SMA WR Supratman 1 dengan 3 poin. Posisi kelima ditempati pecatur cilik Varisha Arbas dari SD Edu Global dengan 3 poin. Azzuhra Nur Afifah dari SLB Mutiara Hati di peringkat enam dengan 3 poin.

Di kategori SMP Putra, David dari SMP Hang Kesturi meraih juara dengan 5,5 poin. Peringkat kedua ditempati Javier Alexander Sinaga dari SMP F Tandean Tebingtinggi dengan 5,5 poin. Peringkat ketiga diraih Septa Permana Keliat dari SMP Negeri 3 Kutalimbaru dengan 5 poin.

Peringkat keempat ditempati pecatur cilik Rio Maggha Siringoringo dari SD Negeri 28 Indrapura, Batubara dengan 4,5 poin. Menyusul Josteinner Alvaro dari SMP Sutomo 1 Medan dengan 4,5 poin. Pecatur cilik Harvey Austin Simon dari SD Sutomo 1 Medan di peringkat enam dengan 4,5 poin.

Sedangkan di kategori SMA Putra, Ahmad Rony Nasution dari MAN 2 Model Medan meraih juara dengan 6 poin. Peringkat kedua ditempati Richie Bhassara dari SMA Sekolah Cinta Budaya dengan 5 poin. Peringkat ketiga ditempati Jordan Angelo Tarman dari SMA Sutomo 1 Medan dengan 5 poin.

Peringkat empat ditempati Hadi Farhan Ramadan dari MAN 2 Model Medan dengan 5 poin. Jayden dari SMA Sekolah Cinta Budaya menempati peringkat kelima dengan 4,5 poin. Gavriel Deo A Pandia dari SMA Cahaya Medan menempati peringkat enam dengan 4,5 poin.

Di kategori wartawan, David Swayana dari Waspada meraih juara dengan 5 poin. Hamdani Nasution dari Medan Cyber menempati peringkat kedua dengan 4 poin. Peringkat ketiga ditempati Hamonangan Panggabean dari Analisa dengan 4 poin. Maju Manalu dari Medan Pos menempati perngkat keempat dengan 3,5 poin.

Turnamen ini resmi ditutup Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik di Aula STOK Bina Guna Medan, Sabtu (5/9). Turut hadir Ketua Percasi Medan Immanuel Marudut Simatupang, Ketua STOK Bina Guna Medan Dr dr Hj Liliana Puspa Sari SPd MKes diwakili bagian humas Dr Ramadan Ginting, Ketua SIWO PWI Sumut Johny R Silalahi dan lainnya.

Farianda mengatakan, pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang dan tidak dapat dilakukan secara instan. “Harus ada pembinaan berjenjang, tidak ada yang instan. Hari ini kita melihat banyak muncul bibit atlet luar biasa,” ujar Farianda.

Dia mengucapkan selamat kepada para juara dan mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti turnamen. Khusus kategori wartawan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan tim PWI Sumut menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.

Diakui, turnamen serupa perlu kembali digelar dengan peserta yang lebih banyak dan cakupan yang lebih besar. “Tahun depan kita buat lagi. Semua harus ikut lagi. Kepada anak-anak, berlatih terus agar bisa juara,” pesannya. (dek)

MEDAN Turnamen Catur SIWO PWI – STOK Bina Guna Medan di Aula Kampus STOK Bina Guna, Jalan Alumunium Raya, Medan Deli, berakhir Sabtu (5/9) sore. Alma Fatiha Ghassani, David, Ahmad Rony Nasution, dan David Swayana tampil sebagai juara di masing-masing kategori.

Alma Fatiha Ghassani dari Nakamura School Medan tampil sebagai juara kategori putri setelah mengoleksi 5 poin dari lima babak pertandingan. Posisi kedua ditempati pecatur cilik, Jedidiah Saputra dengan 4 poin. Posisi ketiga ditempati Elyka Herna Mentieva Sibarani dari SMP Negeri 1 Sei Suka, Batubara, dengan 4 poin.

Posisi keempat kategori putri ditempati Casela Hartanto dari SMA WR Supratman 1 dengan 3 poin. Posisi kelima ditempati pecatur cilik Varisha Arbas dari SD Edu Global dengan 3 poin. Azzuhra Nur Afifah dari SLB Mutiara Hati di peringkat enam dengan 3 poin.

Di kategori SMP Putra, David dari SMP Hang Kesturi meraih juara dengan 5,5 poin. Peringkat kedua ditempati Javier Alexander Sinaga dari SMP F Tandean Tebingtinggi dengan 5,5 poin. Peringkat ketiga diraih Septa Permana Keliat dari SMP Negeri 3 Kutalimbaru dengan 5 poin.

Peringkat keempat ditempati pecatur cilik Rio Maggha Siringoringo dari SD Negeri 28 Indrapura, Batubara dengan 4,5 poin. Menyusul Josteinner Alvaro dari SMP Sutomo 1 Medan dengan 4,5 poin. Pecatur cilik Harvey Austin Simon dari SD Sutomo 1 Medan di peringkat enam dengan 4,5 poin.

Sedangkan di kategori SMA Putra, Ahmad Rony Nasution dari MAN 2 Model Medan meraih juara dengan 6 poin. Peringkat kedua ditempati Richie Bhassara dari SMA Sekolah Cinta Budaya dengan 5 poin. Peringkat ketiga ditempati Jordan Angelo Tarman dari SMA Sutomo 1 Medan dengan 5 poin.

Peringkat empat ditempati Hadi Farhan Ramadan dari MAN 2 Model Medan dengan 5 poin. Jayden dari SMA Sekolah Cinta Budaya menempati peringkat kelima dengan 4,5 poin. Gavriel Deo A Pandia dari SMA Cahaya Medan menempati peringkat enam dengan 4,5 poin.

Di kategori wartawan, David Swayana dari Waspada meraih juara dengan 5 poin. Hamdani Nasution dari Medan Cyber menempati peringkat kedua dengan 4 poin. Peringkat ketiga ditempati Hamonangan Panggabean dari Analisa dengan 4 poin. Maju Manalu dari Medan Pos menempati perngkat keempat dengan 3,5 poin.

Turnamen ini resmi ditutup Ketua PWI Sumut H Farianda Putra Sinik di Aula STOK Bina Guna Medan, Sabtu (5/9). Turut hadir Ketua Percasi Medan Immanuel Marudut Simatupang, Ketua STOK Bina Guna Medan Dr dr Hj Liliana Puspa Sari SPd MKes diwakili bagian humas Dr Ramadan Ginting, Ketua SIWO PWI Sumut Johny R Silalahi dan lainnya.

Farianda mengatakan, pembinaan atlet harus dilakukan secara berjenjang dan tidak dapat dilakukan secara instan. “Harus ada pembinaan berjenjang, tidak ada yang instan. Hari ini kita melihat banyak muncul bibit atlet luar biasa,” ujar Farianda.

Dia mengucapkan selamat kepada para juara dan mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti turnamen. Khusus kategori wartawan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan tim PWI Sumut menuju Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung.

Diakui, turnamen serupa perlu kembali digelar dengan peserta yang lebih banyak dan cakupan yang lebih besar. “Tahun depan kita buat lagi. Semua harus ikut lagi. Kepada anak-anak, berlatih terus agar bisa juara,” pesannya. (dek)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru