Home Blog Page 14159

Banjir dan Longsor Landa Padang

Dharmasraya-Hujan yang melanda Kabupaten Dharmasraya, Padang, Sumatera Barat, dua hari berturut-turut, sejak Sabtu (24/12) hingga Senin (26/12), menyebabkan beberapa sungai meluap dan merendam ratusan unit rumah dan puluhan hektar sawah di dua kecamatan yakni Pulau Punjung dan Timpeh.

Di samping  itu longsor juga terjadi di Kecamatan Pulau Punjung, tepatnya di kilometer  10, dekat Rumah Makan Family Raya. Setidaknya terdapat tiga titik longsor yang menyebabkan aus lalulintas jadi macet. Longsor juga terjadi di Sialang perbatasan Dharmasraya dengan Sijunjung. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun kerugiaan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Suwandi menyebutkan, banjir  yang melanda Kecamatan Pulau Pujung menyebabkan 105 unit rumah terendam banjir. Banjir melanda dua lokasi masing-masing NagariGunung Selasih yang merupakan lokasi terparah yang merendam 45 unit rumah, sedangkan di Kampung Surau merendam 55 unit rumah dan Sungi Balit merendam 15unit rumah. Ketinggian air bervariasi antara dua meter hingga empat meter dan warga dievakuasi memakai perahu karet.

Warga dievakuasi memakai perahu karet ke sekolah-sekolah dan rumah penduduk. Dari pantauan di lapangan petugas DPBD berusaha sekuat tenaga mengevakuasi warga yang terjebak banjir dengan memakai perahu karet, namun sayang dapur umum yang diharapkan bisa membantu meringankan kesulitan warga terutama untuk konsumsi ternyata belum datang, yang ada baru bantuan tenda.(ita/ztl/jpnn)

Mahasiswa Sumut Desak Copot Kapolri

MEDAN-Penembakan terhadap mahasiswa di Sape-Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu, menjadi perhatian serius masyarakat dan mahasiswa di Sumut. Dua elemen masyarakat dan mahasiswa menggelar aksi menuntut Polri untuk segera menetapkan status hukum pelaku penembahakan mahasiswa, karena sudah mencederai nilai-nilai kemanusiaan.

Puluhan massa yang terdiri dari dua elemen yakni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Sumatera Utara (IMM Sumut) dan Aliansi Masyarakat Peduli Pembaharuan (AMPP), menggelar aksi di Bundaran Majestik, Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (26/12).

Dalam pernyataan sikapnya, Koordinator Aksi AMPP, Mora Harahap mengatakan, aksi kekerasan di tanah air oleh penegak hukum sudah dalam tahap cukup mengkhawatirkan, belum hilang dari ingatan kita peristiwa Mesuji dan Freeport kini muncul masalah Sape-Bima NTB.

“Itu merupakan salah satu bukti, pemerintak gagal menjamin hak hidup masyarakat di Indonesia, bahkan sikap represif kepolisian terbilang sudah mencederai nilai-nilai kemanusiaan yang merupakan hak dasar yang dimiliki setiap manusia,” ungkapnya.  Sementara itu, Ketua IMM Sumut, Jahidin Daulay dalam orasinya mendesak agar Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Komnas HAM) dan DPR RI untuk membentuk tim investigasi serta merekomendasikan mencopot Kapolri Jenderal Timur Pradopo.(gus/ari/adl)

Siap Bawa Buah Hati Berkampanye

Rieke Diah Pitaloka alias Oneng mengatakan kesempatannya menyalonkan diri pada penjaringan Bakal Calon Gubernur (Balongub) Jabar 2013 seperti sudah digariskan sebelumnya.

Pasalnya, setiap ada agenda politik yang melibatkannya, dipastikan dirinya sedang berbadan dua atau hamil.
“Dulu waktu pemilihan legislatif, saya sedang hamil anak pertama. Sekarang juga sedang hamil. Bedanya saat itu sudah masuk kampanye, sekarang masih tahapan. Mungkin ini kerjaannya lawan-lawan politik saya,” canda Rieke, usai menyerahkan berkas pencalonan Pilgub Jabar 2013 di kantor DPD PDIP Jabar, Sabtu (24/12).

Rieke yang saat itu mengenakan baju terusan warna hitam, dipadu blus warna merah, sepatu hitam, dan jam tangan hitam, mengaku diberikan berkah untuk melahirkan terlebih dulu sebelum terlibat aktif dalam proses survei yang dilakukan partai.

“Sekarang kan masih proses penjaringan. Lalu akan ada survei, terus keluar rekomendasi. Katanya Maret baru keluar. Alhamdulillah, saya diberikan waktu untuk melahirkan dulu. Lalu nanti ikut survei dan mekanisme lain,” ujarnya.
Jika terpilih menjadi cagub PDIP, Oneng tak akan sungkan membawa bayinya pada masa survei atau kampanye. Dia sudah terbiasa dalam kondisi seperti itu, membawa anak saat kerja politik. “Sudah saya pikirkan kok semuanya. Termasuk dukungan suami dan keluarga,” terangnya. (net/bbs)

PDAM Tirtanadi Pacu Pencapaian Pelayanan 80 Persen

Medan-Dirut PDAM Tirtanadi Ir H Azzam Rizal, MEng menyebutkan secara keseluruhan PDAM Tirtanadi membutuhkan anggaran Rp771 miliar hingga 2015 agar memenuhi 80 persen kebutuhan air penduduk Medan dan sekitarnya.

Anggaran itu mencakup untuk kebutuhan master plan pelayanan pemenuhan kebutuhan air di zona I dan zona II.
“Sampai 2012 saja Tirtanadi butuh dana Rp246 miliar, itu untuk bangun reservoar, booster pump, dan pipa. Dan sampai 2015 kita total butuh Rp771 miliar, itupun baru bisa mengcover 80 persen dari jumlah rumah tangga,” kata Azzam.

Azzam mengatakan, itu pada pertemuan silaturrahim antara Direksi PDAM Tirtanadi dengan unsur pengurus PWI Sumut dan pimpinan media massa di Medan, Jumat (23/12) malam.

Azzam juga memaparkan program Tirtanadi yang sedang dan akan dilaksanakan, serta kendala-kendala yang dihadapi PDAM Tirtanadi dan solusi yang dilakukan. Selain itu, dia juga mengungkapkan persetujuan Pemprovsu (Gubernur-DPRD Sumut) bagi penyertaan modal kepada PDAM Tirtanadi sebesar Rp246 miliar dalam APBD Sumut 2011 yang telah disetujui dewan belum lama ini.

“Namun dengan disetujuinya penyertaan modal oleh Pemprov su, walaupun target pada tahun 2015 tetapi mudah-mudahan pada 2014 kita sudah bisa mencapai pemenuhan pelayanan terhadap 80 persen penduduk Kota Medan dan sekitarnya. Kami akan memacu untuk pencapaian tersebut,” ungkap Azzam.

Dia juga menjelaskan, berdasarkan Perda No 10 tahun 2009, PDAM Tirtanadi harus memiliki modal dasar Rp450 miliar, tetapi yang ada hingga kini masih sekitar Rp126,4 miliar. Jadi permohonan penyertaan modal ke Pemprovsu tersebut masih dalam rangka memenuhi jumlah modal dasar yang wajib dimiliki tersebut, dan telah disetujui DPRD dengan catatan harus lebih dahulu dilakukan audit terhadap PDAM Tirtanadi.

Menurut Azzam, saat ini PDAM Tirtanadi telah mulai diaudit oleh BPKP. Tetapi sebenarnya, penyertaan modal yang diminta PDAM Tirtanadi tidak harus berbentuk uang.

“Bisa saja dalam bentuk fasilitas, silakan Pemprovsu yang membangun instalasi-instalasi yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan, setelah jadi baru diserah kan kepada Tirtanadi,” katanya.
Dikemukakan, program kerja yang dilaksanakan PDAM Tirtanadi adalah pemenuhan bagi hajat hidup orang banyak, khususnya masyarakat Medan dan sekitarnya yang terjangkau pelayanan pemenuhan air bersih dan air minum oleh Tirtanadi. Karena itulah, Azzam berharap dukungan semua pihak termasuk kalangan media massa, agar kinerja untuk kemaslahatan orang banyak ini dapat terlaksana dengan baik.(ila)

Jelang Pergantian Tahun Kamar Hotel Masih Banyak Kosong

Jelang liburan pergantian tahun 2012 tingkat hunian hotel masih relatif normal. Belum terlihat kenaikan pengunjung hotel untuk mengisi masa liburan.

Seperti Hotel JW Marriott, hotel bintang 5 di Jalan Putri Hijau Medan, saat ini baru sekitar 85 persen yang terisi menjelang tahun baru 2012. “Target kita 100 persen full, tetapi untuk saat ini baru 85 persen,” ungkap Marketing Communication Executive JW Marriott Hotel Medan, Otniel Aldi.

Dengan pangsa pasar ekpatriat (warga asing) yang menetap di Medan, keluarga yang berlibur di Medan, diharapkan dapat mencapai target yang telah ditentukan. Salah satunya dengan menyediakan kegiatan yang unik dalam menyambut tahun baru mendatang.

“Kita menyediakan acara Internasional Carnival Buffet Dinner, konsep makan malam sepuasnya dari berbagai negara,” tambah Aldi. Dalam konsep ini, pihak hotel menyediakan berbagai paket untuk pengunjung, mulai dari paket Platinum, Gold dan Silver. Dengan harga mulai dari Rp5 juta hingga Rp3,5 juta untuk 10 orang. “Selain makan sepuasnya, pengunjung juga dapat menikmati live music dan DJ DoReMi, Dancer performance dan hiburan lainnya,” ungkap Aldi.
Menurutnya, tingkat hunian hotel akan terus meningkat seiring dengan mendekatnya Hari H.
“Dari 85 persen, akan terus meningkat hingga hari H,” tambah Aldi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Marcomm Manager Grand Angkasa Internasional Hotel, Emmy Kwan. Ia mengatakan, tipe orang Medan lebih suka on the spot dibandingkan booking kamar. Sehingga untuk menentukan tingkat hunian kamar hotel untuk saat ini, memang masih sepi. “Saat ini sekitar 50 an persen yang terisi, tetapi mendekati hari H, bisa mencapai 60 hingga 70 persen.” ungkap Emmy.

Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, tingkat hunian hotel akan membludak saat tanggal 30 hingga 31 Desember mendatang. “Pelajaran kita seperti ini, kalau tanggal 30 dan 31 baru banyak yang mesan,” tambah Emmy.
Untuk menyambut Tahun Baru 2012, Grand Angkasa Internasional Hotel di jalan Sutomo Medan ini akan mengangkat tema keluarga untuk menarik perhatian pengunjung. “Dalam tema keluarga nanti, akan kita sediakan arena bermain anak, karena kita juga ingin menarik keluarga yang ingin berlibur,” tambahnya. Selain itu, hotel ini juga akan menyediakan acara Count Down (penghitungan mundur), dengan menapilkan DJ dan band asal kota Medan.

Berbeda dengan hotel Garuda Plaza Hotel di jalan Sisingamangaraja Medan. Untuk liburan Tahun Baru 2012, hotel ini hanya menargetkan sekitar 70 persen kamar terisi. Diakuinya, saat ini ada penurunan pengunjung hotel. “Target kita hanya 70 persen, tapi tidak muluk-muluk. Bahkan untuk saat ini, kita akui ada penurunan ya,” ungkap Customer Relation Coordinator Garuda Plaza Hotel, Syahrial.

Target yang dicanangkan tersebut, diakui Syahrial bisa jadi tidak tercapai, karena konsep dari hotel yang beda. “Hotel kita konsepnya kan Islami, jadi target kita lebih ke Idul Fitri. Lagian kita juga tidak membuat acara untuk pergantian tahun,” tambahnya. (ram)

Mencirim Asri Rumah Impian Banyak Orang

MEDAN- Tinggal di komplek perumahaan yang menawarkan suasana tenang, aman dan nyaman sudah tentu menjadi idaman banyak orang. Begitukah rumha impian yang ditawarkan Cipta Management, developer dari kompleks perumahan Mencirim Asri.

“Perumahan ini menawarkan harga yang terjangkau, dan terletak di daerah yang strategis, dekat dengan kota, namun jauh dari kebisingan,” ujar Manager marketing Cipta Management, Zulham.

Menurutnya, perumahan ini terletak sekitar 6 Km dari jalan raya Binjai, karena itu suasana yang ditawarkan sangat tenang. Perumahan Mencirim Asri ini ada di jalan Sei Mencirim-Timbangan, Kecamatan Sunggal.

Sebanyak 130 unit rumah telah disediakan oleh Cipta Development untuk konsumen. Bahkan sebagian rumah yang dibangun sudah dihuni. “Rumah sudah ada yang menghuni,” tambah Zulham.

Fasilitas yang disediakan untuk perumahan ini juga lengkap, seperti jalan yang menggunakan paving block, penerangan jalan kompleks, playground dan keamanan. “Kelebihan lain yang diberikan yaitu jalan utama kompleks yang lebarnya hingga 8 meter dan bebas banjir,” tambah Zulham.

Selain itu, walaupun sudah dikelilingi dengan tembok di sekitar kompleks, juga dilengkapi dengan security untuk membuat penghuni kompleks lebih nyaman.

Karena terletak di dekat jalan besar, atau tepatnya jalan lintas Medan Binjai, perumahan Mencirim Asri dapat dijangkau dengan menggunakan angkutan umum, seperti angkot Nitra P25, P26, dan P95. “Kompleks juga dapat dituju dengan menggunakan angkutan umum, sehingga lebih memudahkan untuk pengunjung menempuh kompleks,” tambahnya.

Perumahan ini merupakan proyek pemerintah yang ditawarkan dengan harga Rp80 jutaan hingga Rp90 jutaan. Harga tersebut sudah termasuk sertifikat hak milik. “Untuk mendapatkan rumah dapat dicicil tanpa bunga, atau diangsur selama 15 tahun dan DP gratis,” ungkap Zulham.

Type rumah dalam kompleks ini yaitu type 36/72. Rumah yang memiliki 1 lantai yang dilengkapi dengan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu dan ruang keluarga. Selain itu, rumah juga disediakan tanah kosong pada bagian depan dan belakang rumah. Untuk tanah kosong bagian belakang rumah seluas 3×2,5 meter, sedangkan tanah kosong depan rumah seluas 3×3 m. Ingin memiliki rumah impian Mencirim Asri ini, anda dapat menghubungi Hotline Cipta Development di nomor 061 9140 0888. (ram)

Golden Seroja, Hanya Tersisa Dua Rumah

MEDAN- Perumahan Golden Seroja di Jalan Puskesmas, daerah Ring Road, Gagak Hitam, Amal, dan Kaswari ini sudah 90 persen full. Untuk saat ini, hanya tinggal 2 rumah yang masih tersisa yakni tipe Cliffone 90, yang menghadap ke arah selatan. “Tipe ini paling dominan bagi perumahan kita, jadi bagi yang mengisi tidak perlu takut lagi, karena bangunan sudah berdiri utuh,” ungkap Marketing Trans Management, Wandi.

Mengangkat konsep rumah villa dengan bagunan model klasik modern, perumahan ini mampu menarik perhatian masyarakat. Bangunannya yang kini menjadi trend di kalangan developer memberikan kesan mewah dan elegan. “Rumah villa dengan bagunan ala klasik sudah menjadi trend di kalangan developer, karena kesan rumah ini sangat elegan,” tambahnya.

Tipe Cliffone 90 yang menyisakan dua rumah lagi ini memiliki luas 106.62 m2. Tipe ini menyediakan rumah dua lantai dengan menyajikan keunikan kamar tidur.

Lantai 1, dilengkapi dengan bagasi mobil, ruang tamu, ruang makan, dan kamar mandi, juga teras rumah. Sedangkan lantai 2 memiliki 3 kamar tidur, dan kamar mandi. Untuk kamar utama yang terletak di lantai 2 dilengkapi kamar mandi di dalam kamar. “Konsep rumah modern, jadi tiap rumah kita sediakan tanah kosong yang dapat digunakan untuk taman depan dan belakang,” tambah Wandi.

Selain lokasi yang strategis, (dekat dengan jalan Ring Road, Gagak Hitam, Setia Budi, dan Sunggal) kelebihan lain yang dimiliki oleh kompleks perumahan ini adalah gratis semua biaya KPR dan Notaris.
Dengan harga rumah sekitar Rp350 an juta, yang sudah termasuk Sertifikat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bagunan (IMB), jaringan air dan listrik dan finishing. “Bookingfee yang kita berikan cukup murah, hanya Rp2 juta,” pungkasnya. (ram)

Sulap Ruangan Jadi 137 Kamar, 3 untuk VIP dan 2 Presidential Suite

Kapal Pengangkut Pesawat Diubah Menjadi Hotel Mewah

SEBUAH kapal pengangkut pesawat buatan Rusia disulap menjadi hotel mewah. Kapal pengangkut pesawat yang sudah ‘pensiun’ itu rencananya akan dibuka sebagai hotel mewah di kota Tianjin, Cina Utara pada akhir Desember 2011.
Kiev, merupakan kapal pengangkut pesawat buatan Rusia merupakan kapal yang beroperasi untuk Soviet dan Rusia pada tahun 1975 hingga 1993. Kapal itu dibuat oleh pabrik Chernomorski di Mykailov antara pada tahun 1970 hingga 1975, dan merupakan kapal pertama di kelasnya.

Seperti dikutip dari China Daily, Senin (26/12), pada tahun 1996, kapal tersebut dijual kepada perusahaan Cina dan selanjutnya menjadi bagian dari Binhai Aircraft Park, sebuah taman bertema militer di Tianjin sejak 1 Mei 2004.
Kapal yang dulunya merupakan salah satu kebanggaan negara eks Uni Soviet itu akan diubah menjadi hotel mewah yang memiliki 137 kamar standar, 3 ruang tamu VIP dan 2 presidential suite. Hotel yang dibuat di atas Kiev Aircraft Carrier itu totalnya mencapai 6.000 meter persegi.

Pada Agustus 2011 lalu, kapal yang disulap menjadi hotel mewah itu dipertontonkan kepada publik. Pemilik Binhai Aircraft Park meyakini berkembangnya kekuatan angkatan laut Cina akan mendorong minat masyarakat dan keinginan untuk mengunjungi.

“Sebelumnya, Cina tidak memiliki kapal pengangkut pesawat. Orang-orang melihat mereka misterius dan ingin tahu mengenai hal itu,” ujar Manajer Pemasaran Binai Aircraft Park, Liu Chang dalam wawancaranya dengan Daily Mail beberapa waktu lalu.

“Meski kapal pengangkut pesawat pertama Cina sedang diuji coba di lautan, akan sulit bagi masyarakat umum untuk mengunjunginya. Saya kira orang-orang bisa datang kesini untuk memenuhi rasa ingin tahunya,” tambahnya.
Desainer menghindari dekorasi standar angkatan laut untuk mendapatkan rasa yang lebih mewah. Satu ruangan didominasi oleh tempat tidur bundar yang berwarna putih dengan tirai berwarna perak dan permadani dari kulit sapi. Belum terungkap berapa tarif hotel mewah bekas kapal perang  Uni Soviet ini.

Pengumuman hotel mewah di kapal pengangkut pesawat itu hanya terjadi beberapa saat setelah Cina mengumumkan uji coba kapal itu.(net/jpnn)

Anggota DPRD Sergai Tertipu Promo Tiket

TEBING TINGGI- Seorang anggota DPRD Serdang Bedagai (Sergai) dari Partai PPRN, Ramles Simanjuntak (42) warga Perumnas Garden Griya Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Sergai tertipu promo tiket Duta Trevel sebanyak Rp8.986.000 dari kartu ATM-nya saat mendapat telepon dari seseorang, Senin (26/12) sekira pukul 14.30 WIB.

Akibatnya, Ramles Simanjuntak langsung membuat pengaduan ke Mapolres Tebing Tinggi, No LP/887/XII/2011/SPKT TT tanggal 26 Desember 2011. Dihadap juru periksa, Ramles mengaku saat itu sedang membawa anaknya berjalan-jalan di tempat wisata wahana air di Kota Tebing Tinggi untuk merayakan liburan natal.

“Tiba-tiba saya mendapat telepon dari orang bernama Heri Suharyono dengan nomor 08123543944 menyuruh pergi ke ATM untuk melakukan transaksi pembayaran promo tiket,” katanya usai diperiksa.

Perintah itu diikuti korban dan merasa yakin dengan petunjuk pelaku, korban bergerak menuju ATM Bank Mandiri di Jalan Sutomo, Kota Tebing Tinggi. Kemudian pelaku menyuruh korban memasukan nomor Pin ATM-nya dan mengikuti perintah pelaku dari telepon seluler.

“Aku seperti kena hipnotis dan terus percaya, usai keluar dari ATM aku tersadar dan kembali melihat saldo tabungan dengan kartu ATM tadi. Alangkah terkejut, rupanya uang di dalam tabungan berkurang Rp8.986.000 dari nilai saldo sebelumnya sebanyak Rp15 juta,”ujarnya sore itu.

Ramles memaparkan, kejadian itu tidak disadarinya, karena selama menjadi anggota DPRD Sergai masih bisa ditipu oleh pelaku yang mengaku dari duta trevel biro perjalan tiket pesawat.

“Baru sekali ini saya tertipu dan tak tahu mengapa bisa terjadi,” keluhnya.
Sementara Kapolres melalui Kasat Reskim Polres Tebing Tinggi AKP Lili Astono mengatakan masih melakukan penyelidikan atas kasus penipuan tersebut. (mag-3)

Konsumsi Daging Babi Naik 30 Persen

TEBING TINGGI- Setelah hari Natal dan menyambut Tahun Baru 2012, konsumsi daging babi di Kota Tebing Tinggi naik sekitar 30 persen bila dibandingkan hari-hari sebelumnya, Senin (26/12).

Kenaikan konsumsi daging babi itu diakui seorang pedagang di Pasar Hongkong , Hasun  mengatakan pembelian daging babi meningkat, hal itu terlihat cepatnya  stok daging habis. Tapi, harganya tak ikut naik. Daging merah Rp55 ribu per kg, daging paha Rp40 ribu per kg, daging samsam Rp42 ribu per kg, tulang rusuk Rp40 ribu per kg dan tulang kaki Rp38 ribu per kg.

Kepala Dinas Pertanian Tebing Tinggi Ir Leo Lopulisa Haloho mengaku ada kenaikan konsumsi daging babi sekitar 30 persen. “Hari biasa, di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) hanya 10 ekor per hari babi yang dipotong, tapi tiga hari belakangan ini mencapai 13-15 ekor per hari,” katanya. (awi/smg)