27 C
Medan
Thursday, January 1, 2026
Home Blog Page 3104

AMSUB Laporkan 6 Oknum Polisi Kutalimbaru ke Propam

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Enam oknum Kepolisian Sektor (Polsek) Kutalimbaru, Deliserdang diduga melakukan tindakan menghilangkan barang bukti berupa dua unit sepeda motor milik tersangka Narkoba, Sayed Maulana.

Mendampingi: Ketua AMSUB Apri Budi dan Direktur Investigasi AMSUB Amelia Siska mendampingi korban MU (19) beserta keluarganya, melapor kasus yang menimpanya ke Komisi A DPRD Sumut, Kemarin. Sumut Pos/ ist.

Enam oknum Polisi itu, yakni berinisial Aiptu DR, Aipda SDB, Aipda HKR, Aiptu HG, Aipda SP dan Bripka RHL.

Hal itu terkuak atas laporan istri Sayed, berinisial MU (19), ke Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Bidpropam Polda Sumut), pada Jumat (3/9) lalu, dengan didampingi Ketua Aliansi Masyarakat Sumatera Utara Bersih (AMSUB) Apri Budi dan Direktur Investigasi AMSUB Amelia Siska, serta Tim Kuasa Hukumnya, Her and Associate Advokat, yakni Ismet Lubis SH MSE CPCLE dan Riady SH CPL, berdasarkan laporan: 05/LPP/LO-HER/IX/2021.

Mirisnya, salah seorang oknum Polisi tersebut, yakni Bripka berinisial RHL diduga nekat melakukan tindakan asusila terhadap MU wanita berinisial MU (19), yang sedang hamil 7 bulan. 

Berdasarkan kronologisnya, kejadian bermula saat enam orang polisi dari Polsek Kutalimbaru, Deliserdang, menggerebek kediaman MU, di Jalan Kapten Muslim Gang Buntu, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Medan Helvetia, Selasa (4/5). Dari situ, petugas mengamankan suami MU, yakni Sayed Maulana beserta temannya Andi Subrata dengan barang bukti Narkoba jenis sabu-sabu.

“Tak lama, Andi Subrata sampai di rumah klien kami, polisi datang. Selanjutnya ditemukan barang bukti narkoba di sepeda motor bermerk Yamaha Vixion yang dibawa rekan klien kami, Andi Subrata. Lalu suami klien kami, Sayed Maulana bersama rekannya langsung dibawa petugas. Sepeda motor bermerk Satria Fu milik klien kami juga dibawa petugas,” ungkap Ketua AMSUB, Apri Budi didampingi Direktur Investigasi AMSUB, Amelia Siska, kepada sejumlah wartawan di Medan, Rabu (8/9).

Dari penangkapan tersebut, lanjut Apri Budi, kedua tersangka bersama barang bukti narkoba jenis sabu dan 2 unit sepeda motor tak langsung dibawa ke Polsek Kutalimbaru, melainkan ke suatu tempat yang tidak diketahui.

“Sebelum dibawa ke Polsek Kutalimbaru, oknum polisi Bripka RHL menghubungi orang tua suami klien kami dengan meminta uang tebusan sebesar Rp150 juta, agar kasusnya diselesaikan, namun tidak disanggupi. Selanjutnya kedua tersangka langsung diboyong ke Mapolsek Kutalimbaru untuk dilakukan penahanan,” terangnya.

Dia menambahkan, di hari yang sama kliennya datang ke Polsek Kutalimbaru untuk memastikan kondisi suaminya. Namun sesampainya di sana, Bripka RHL justru melakukan interogasi terpisah terhadap kliennya.

“Saat diinterogasi, dengan tega Bripka RHL menyuruh klien saya untuk menggugurkan kandungannya yang berusia 7 bulan dan menceraikan suaminya. Setelah itu Bripka RHL mengajak klien saya untuk menikah sebelum diantar pulang kembali ke rumahnya,” bebernya.

Kemudian, tambah Apri Budi, kliennya pun datang kembali ke Polsek Kutalimbaru untuk menjenguk suaminya, Minggu (23/5). Sesampainya di sana, klien nya menemui juru periksa (Juper) suaminya guna menanyakan BPKB sepeda motornya yang dibawa. Namun juper tersebut justru mengarahkan klien nya untuk menanyakan langsung pada Bripka RHL.

“Lalu klien saya menghubungi Bripka RHL dan diajak bertemu di kawasan Diski, Deliserdang. Setelah bertemu, Bripka RHL membawa klien saya ke Hotel Meliala di kawasan Binjai KM 12, Deliserdang. Di sana Bripka RHL meminta uang sebesar Rp30 juta pada klien saya untuk mengubah berkas suaminya. Dan saat di dalam kamar hotel, Bripka RHL mengkonsumsi sabu-sabu di depan klien nya sembari membujuk kliennya agar juga mengkonsumsi sabu-sabu tersebut sambil meraba dan mengajak berhubungan badan,” kesal Apri Budi.

Lebih lanjut dijelaskannya, atas kejadian tersebut kliennya pun mengalami depresi berat dan pulang ke rumah orang tuanya di Peurlak Aceh Timur untuk mengadukan nasibnya.

“Atas kejadian tersebut, kami berharap Bapak Kapolri, Jenderal Sigit Listyo Prabowo dan Bapak Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Citra S MSi mengatensi kasus yang menimpa klien kami. Kami juga sudah melaporkan kejadian ini ke Bid Propam Polda Sumut. Sebab tindakan oknum- oknum tersebut sudah sangat mencoreng institusi Polri yang Presisi,” tandas Budi sembari mengatakan jika pihaknya juga sudah melakukan audensi dengan Anggota Komis A DPRD Sumut. 

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi mengatakan, akan di cek laporan tersebut serta dikomunikasikan ke Bidpropam Polda Sumut. “Kita akan cek dan komunikasikan dengan Propam,” ujar Hadi. (Dwi)

PFI Medan Salurkan Bantuan Kepada Anak Panti Asuhan.

Medan, Sumutpos.co – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan menyalurkan bantuan berupa sejumlah paket sembako dan kebutuhan pangan kepada Yayasan Amal Panti Asuhan Al Washliyah Gedung Johor, Jalan Karya Jaya, Kecamatan Medan Johor Medan, Sabtu (11/9).

Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan saat menyalurkan sembako kepada Yayasan Amal Panti Asuhan Al Washliyah Gedung Johor, Sabtu (11/9).

Dalam kesempatan itu Ketua PFI Medan, Rahmad Suryadi mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dari para pewarta foto terhadap sesama terutama anak anak di Panti Asuhan.

“Ini adalah bantuan yang diberikan pendonor kepada kami dan selanjutnya kami salurkan kepada yang lebih berhak”, ujarnya.

Rahmad menambahkan pada masa pandemi ini semua sektor sangat berdampak, termasuk para wartawan.

“Dalam dua tahun terakhir ini, setidaknya banyak media yang berdampak bahkan ada yang terpaksa menyerah atau tutup. Hal tersebut tentu berdampak pada para jurnalisnya, termasuk sejumlah Anggota PFI Medan. Namun kita merasa masih ada lagi yang lebih membutuhkan bantuan pada masa pandemi ini.

“Kami berharap budaya berbagi dan gotong royong kembali bangkit di kalangan masyarakat. Semoga kegiatan berbagi ini dapat menjadi trigger bagi para pendonor maupun masyarakat lainnya untuk bisa melihat ke bawah dan menyaksikan saudara-saudara kita yang masih kesusahan akibat dampak pandemi ini” ungkap Rahmad.

Bantuan ini di terima langsung oleh perwakilan Panti Asuhan Al Washliyah Gedung Johor , Ibu Wiwik dan sejumah anak Panti lainnya.

Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus PFI Medan atas bantuan yang telah diberikan.

“Alhamdulillah kami ucapkan, dan terima kasih buat para abang-abang pewarta foto, semoga apa yang diberikan ini berguna buat anak-anak, dan kami mendoakan agar diberikan keberkahan”, pungkasnya.(rel)

PMS Minta Pemprovsu Segera Perbaiki Jembatan Merah Tuntungan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sudah hampir setahun lamanya Jembatan Merah Tuntungan yang mengalami longsor dan miring akibat terkikis karena meluapnya sungai Belawan tak kunjung diperbaiki.

Diketahui, jembatan yang di Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) tersebut rusak parah akibat banjir besar, pada 5 Desember 2020 silam.

Bahkan, pada Jumat (10/9), jembatan itu sudah memakan korban kendaraan bermotor yang melintas, dengan kondisi terjatuh dan terbalik.

Adapun, Jembatan Merah Tuntungan menjadi jalan penghubung Medan-Deliserdang-Medan. Hingga saat ini, tidak ada kejelasan kapan jembatan tersebut diperbaiki, padahal Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi juga sudah memerintahkan Dinas PUPR Provinsi Sumut untuk memperbaiki. Namun tak kunjung terealisasi.

Hal itu menjadi perhatian Tokoh Masyarakat, yakni Ketua Umum PMS, Mbelin Brahmana. Ketika mengetahui Jembatan Merah sudah memakan korban, dia meminta masyarakat agar tetap tenang dan menunggu kebijakan Pemerintah, terkait yang pernah dijanjikan.

Mbelin juga sangat menyesalkan lambannya penanganan yang dilakukan Pemprovsu mengingat kampus UINSU juga ada di daerah tersebut, serta masyarakat setempat sangat bergantung kepada jembatan itu dikarenakan satu-satunya jalan akses penghubung terdekat baik ke Pasar Pancur Batu maupun ke Kota Medan.

“Perekonomian masyarakat jadi lumpuh bila tidak segera ditangani,” ujar Mbelin Brahmana kepada awak media, Jumat (10/9).

Dikatakannya, kondisi Jembatan Merah Tuntungan itu sudah miring dan sebagian besi penahan atas telah bengkok. Namun, perbaikan yang terlihat hanya pengerjaan pembuatan penahan saja.

“Untuk itu kami meminta kepada Gubsu agar secepatnya memperbaiki jembatan yang menghubungkan Kecamatan Kutalimbaru dan Pancur Batu tersebut. Kalau hanya sekedar pembangunan penahan saja, saya rasa tidak akan bertahan lama, sebab kondisi jembatan sudah miring dan pondasinya longsor,” tegas Mbelin yang juga merupakan Ketua SPSI Sumut ini. (Dwi)

NB: Teks Foto: Jembatan: Jembatan Merah Tuntungan yang rusak parah, Desa Durin Jangak, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (10/9). Sumut Pos/ ist

Disdukcatpil dan Kemenag Langkat Luncurkan ‘Pasti Berkah’

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Langkat melakukan Launcing Program Layanan “Pasti Berkah” merupakan kerja sama antara Disdukcatpil dengan Kantor Kementerian Agama.

Kadisdukcatpil Langkat, Faizal Rizal Matondang MAP, menjelaskan melalui program layanan ini Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin juga didampingi oleh Wakil Bupati Kabupaten Langkat, Syah Afandin, SH menyerahkan secara langsung Dokumen Kependudukan kepada pasangan pengantin baru di Kecamatan Stabat.

Pasangan pengantin Ory Kurniawan dan Rabita Dwi Ananda itu mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Langkat melalui Program Layanan “Pasti Berkah” yang mempermudah para pasangan yang telah menikah untuk mendapatkan dokumen kependudukan.

“Pasti Berkah” (Pasangan Resmi Menikah, diberi KK, KTP, Akta Kawin, Buku Nikah) merupakan salah satu Program Layanan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Langkat yang bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat.

Program Layanan ini prosesnya adalah ketika para Calon Pengantin (Catin) muslim mendaftarkan pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA), kemudian para Catin melengkapi berkas persyaratan penerbitan Buku Nikah dan Berkas Penerbitan Dokumen Kependudukan.

Setelah itu Berkas Penerbitan Dokumen Kependudukan tersebut dikirimkan petugas KUA ke Dinas Dukcapil Kabupaten Langkat untuk langsung diproses. Tak hanya itu, Kartu Keluarga pun juga dapat di cetak langsung di KUA.

Dokumen Kependudukan yang akan di terima para pasangan pengantin yaitu berupa satu lembar Kartu Keluarga suami istri, dua lembar KK bagi orang tua suami dan istri, dan dua KTP-El untuk suami dan istri.

Kelima dokumen ini diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, sedangkan dokumen lainnya diterbitkan oleh KUA, yakni dua buku nikah untuk suami dan istri.

Program layanan ini bertujuan untuk membantu dan meringankan pasangan pengantin dalam pengurusan Dokumen Kependudukan yang diperlukan setelah pernikahan, sehingga mereka tidak repot lagi bolak-balik KUA dan Dinas Dukcapil.

Program ini masih beroperasi di satu Kecamatan yaitu di Kecamatan Stabat, namun Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Langkat Faizal Rizal Matondang, berharap agar Program Layanan “Pasti Berkah” ini berjalan dengan baik dan kemudian akan beroperasi di seluruh Kecamatan di Kabupaten Langkat. (ant)

1.400 Warga Binaan Lapas Tebingtinggi Divaksin Sinovac

Ilustrasi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 1.400 warga binaan yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Kota Tebingtinggi mengikuti pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan dua hari, tanggal 10-11 September 2021 di Aula Lapas Kelas II B, Jalan Pusara Pejuang Kota Tebingtinggi.

Ilustrasi.

Vaksinasi kepada warga binaan dalam rangka vaksinasi merdeka serentak di Lapas. Kapolres Tebingtinggi, AKBP Agus Sugiyarso didampingi Kabag Ops Kompol Burju Siahaan langsung meninjau pelaksanaan vaksinasi yang peruntukannya bagi warga binaan Lapas.

“Kita datang dalam rangka pengecekan pelaksanaan vaksin merdeka bagi warga binaan Lapas Kelas II B Kota Tebingtinggi. Pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar dan sesuai dengan protokol kesehatan yang diterapkan petugas,” bilang AKBP Agus Sugiyarso, Jumat (10/9).

AKBP Agus Sugiyarso menjelaskan, selama 2 hari pelaksanaan, ditargetkan untuk 700 orang warga binaan.

Sementara Kalapas Kelas II B Kota Tebingtinggi, Herliadi mengatakan pelaksanaan vaksinasi ini untuk memberikan daya inmun tubuh bagi warga binaan yang ada di dalam Lapas Kelas II Tebingtinggi.

Vaksinasi ini melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi dan tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Bhayangkara Kota Tebingtinggi.

“Untuk menjalankan prokes, pelaksanaan vaksinasi kita lakukan dua tahap. Ini dilakukan dalam rangka gerakan vaksin merdeka bagi warga binaan,” jelasnya. (ian/han)

Ujian Kompetensi Tahap 1 PPPK Dairi 13 September

TERANGKAN: Kabid Pengadaan, Mutasi dan Informasi BKPSDM Dairi, Martua Simarmata menerangkan pelaksanaan seleksi PPPK. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 856 orang guru honor di Kabupaten Dairi, akan mengikuti ujian komptensi tahap pertama seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

TERANGKAN: Kabid Pengadaan, Mutasi dan Informasi BKPSDM Dairi, Martua Simarmata menerangkan pelaksanaan seleksi PPPK. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Kepala Badan Kepegawaian Pengebangam Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Dairi, Dapot Hasudungan Tamba melalui Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Mutasi dan Informasi, Martua Simarmata mengatakan, seleksi calon PPPK akan dilaksanakan tiga tahap.

Ujian tahap pertama khusus guru honor yang bekerja di instansi pemerintah, tahap 2 guru honor swasta dan guru honor yang kalah di tahap 1, dan tahap 3 guru program profesi guru (PPG) serta guru honor yang mengajar di sekolah negeri dan swasta yang kalah di tahap 2, ucap Martua, Jumat (10/9)

Lanjut Martua, awalnya jumlah guru honor yang sudah mengisi formulir sebanyak 861, sudah submit 856. Tetapi, setelah verifikasi jumlah guru honor dinyatakan memenuhi syarat (MS) hanya sebanyak 856 orang, dan mereka yang berhak mengikuti ujian.

Jumlah tersebut ditentukan Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Tehnologi melalui Direktorat Jenderal (Dirje) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

Martua mengatakan, ujian direncanakan akan dilaksanakan di SMKN 1 Sidikalang, yang akan dimulai 13-17 September 2021 untuk tahap pertama.

Pengawas pelaksanaan ujian adalah Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara dibantu panitia seleksi daerah (Panselda) yakni Dinas Pendidikan Kabupateb Dairi.

Ditambahkan Martua, tahun ini Pemkab Dairi hanya membuka formasi PPPK khusus guru, sementara untuk formasi CPNS tahun 2021, tidak ada. (rud/han)

106 Desa di Dairi akan Gelar Pilkades Serentak

JELASKAN: Sekretaria Dispemdes Dairi, Edison Silalahi didampingi Kabid Administrasi dan Pemerintah Desa, Selamat Bancin menjelaskan rencana pelaksanaan Pilkdes serentak 106 Desa bulan November 2021 mendatang.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 106 desa di Kabupaten Dairi, akan menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) secara serentak yang direncanakan pada 25 Nopember 2021 mendatang.

JELASKAN: Sekretaria Dispemdes Dairi, Edison Silalahi didampingi Kabid Administrasi dan Pemerintah Desa, Selamat Bancin menjelaskan rencana pelaksanaan Pilkdes serentak 106 Desa bulan November 2021 mendatang.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa (Dispemdes) Dairi, Edison Silalahi didampingi Kepala Bidang (Kabid) Administrasi dan Pemerintahan Desa, Selamat Bancin, menerangkan, panitia pemilihan kepala desa (P2KD) sudah terbentuk.

Saat ini lanjut Edison, P2KD sudah tahapan penyusunan daftar pemilih sementara (DPS). Dana Pilkdes serentak sebesar Rp4,2 miliar lebih, yakni di APBD induk tahun 2021 dialokasikan 3,4 miliar lebih dan pada PAPBD memdatang dialokasikan sebesar Rp841 juta lebih, untuk honor panitia pemungutan suara (PPS) serta biaya pelantikan Kades terpilih.

Dana Pilkades sebesar Rp4,2 miliar bersumber dari APBD Dairi tahun 2021, diplot di Dispemdes.

“Biaya Pilkades masing-masing desa sebesar Rp24juta per desa. Dana itu digunakan untuk honor P2KD, honor BPD, PPS serta biaya operasional alat tulis kantor (ATK) dan lainya,” ucap Edison, Jumat (10/9).

Selain di Dispemdes, pada APBDesa yang melaksanakan Pilkdes juga memgalokasikan dana sebsar Rp20 juta untuk biaya keamanan,/Linmas, makan minum, harian petugas dan untuk pembelian protokol kesehatan (prokes).

Dijelaskan Edison, pelaksanaan Pilkades serentak mendatang disesuaikan dimasa pandemi dengan penerapan prokes ketat. Jumlah pemilih dalam satu tempat pemungutan suara (TPS) dibatasi hanya 500 orang.

Sehingga, Pilkades mendatang akan ada penambahan TPS dimasing-masing Desa disesuaikan dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) telah ditentukan.

Pilkades serentak mengacu kepada peraturan daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2015 tentang Pilkades. Namun karena ini dimasa pandemi Covid-19, disesuaikan dengan peraturan bupati (Perbud) Nomor 21 tahun 2021 tentang pedoman pelaksanan Pilkdes dimasa pandemi untuk prokes.

Terkait Perbub pelaksanaan Pilkdes dimasa pandemi Covid-19, Edison maupun Selamat mengatakan, Dispemdes akan segera melakukan sosialisasi kepada P2KD ataupun Pemerintah Desa. Sementara itu ditanya terkait jumlah calon Kades, persyaratan jumlah calon maksimal 5 orang, bilamana lebih dari 5 orang dilakukan seleksi tambahan. “Seleksi tambahan dilakukan P2KD,” ungkap Edison. (rud/han)

Kapal Maju Abadi 02 Terbakar di Laut Nias, 35 ABK Selamat, 4 Orang Hilang

EVAKUASI: Tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap 35 ABK KM Maju Abadi 02 yang terbakar di perairan laut Nias, Jumat(10/9).sopian/sumutpos.

NIAS, SUMUTPOS.CO – Tim SAR Gabungan Nias berhasil melakukan evakuasi sebanyak 35 orang dari 39 ABK KM Maju Abadi 02, pasca kapal mereka terbakar di perairan laut Nias pada Rabu (8/9) lalu. Sedangkan 4 ABK lainnya dinyatakan hilang saat berusaha menyelamatkan diri.

EVAKUASI: Tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap 35 ABK KM Maju Abadi 02 yang terbakar di perairan laut Nias, Jumat(10/9).sopian/sumutpos.

Yang selamat atas musibah kebakaran kapal di perairan laut Nias pada hari Rabu, (8/9) sekira pukul 10 Wib kemarin, team SAR gabungan melakukan evakuasi korban dan kini telah tiba di Nias Selatan. Jum’at, (10/9).

Evakuasi terhadap 35 ABK tersebut, yang dilakukan oleh Tim SAR gabungan terdiri dari personil Basarnas Nias, Lanal Nias, Kodim 0213 Nias, Polres Nias Selatan, Polair Polres Nias Selatan, personil Koramil 12/Teluk Dalam dan BPBD Nias Selatan.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal Nias), Kolonel Laut (P) Antonius Hendro Prasetyo, mengatakan evakuasi terhadap 35 ABK kapal KM Maju Abadi 02 dilakukan dari kapal asing MV Felicana berbendera Norwegia yang tiba di perairan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan pada Jumat (10/9) pagi.

Diungkapkan Danlanal Nias Kolonel Laut Antonius, dari jumlah ABK 39 orang, yang selamat hanya 35 orang dan 4 orang ABK dinyatakan hilang.

“Setelah menerima 35 ABK ini, kita melakukan pengecekan kesehatan dan memberikan tempat istirahat di Rusunawa TNI AL, Jalan Baloho. Selanjutnya, mereka akan dikembalikan kepada keluarga masing-masing. “Seluruh proses evakuasi berjalan aman dan baik, serta atas nama Pemerintah Indonesia dan KSAL AL mengucapkan terima kasih kepada Kapten Kapal MV Fericana berbendera Norwegia dalam upaya pertolongan kemanusiaannya yang telah menyelamatkan ABK kapal KM Maju Abadi 02,” ujar Danlanal Nias, Antonius Hendro Prasetyo.

Sementara Kakansar Nias, Agus W menyebutkan, proses evakuasi berjalan aman dan lancar. Seluruh ABK yang selamat telah dilakukan swab untuk mengecek kesehatan.

“Semuanya sehat dan dari hasil swab, negatif, dan selanjutnya akan dirujuk di Rusunawa Lanal Nias,” kata Agus .

Terpisah, salah seorang ABK KM Maju Abadi 02 bernama Sangkok menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada KM Felicana atas pertolongan kepada mereka saat kapal terbakar. “Kami mohon dan berharap kepada team SAR gabungan, semoga teman kami 4 orang tersebut segera ditemukan,”harapnya.

Sebelumnya, Kepala Basarnas Nias melalui Kasi Ops. Benteng T mengatakan, terbakarnya KM Maju Abadi 02 tersebut pada Rabu (8/9) sekitar pukul 10.00 WIB, di Samudera Hindia sekitar 382 NM dari Pulau Nias. Kecelakaan kapal tersebut terjadi di lokasi duga 00°38’00″ S – 091°40’00 E Radial 252 derajat sekitar 382 NM dari Pulau Nias. (mag-10/han)

Cegah Kebakaran, Lapas Binjai dan PLN Periksa Instalasi Listrik

PERIKSA: Petugas PLN Rayon Binjai Barat bersama petugas Lapas Kelas 2A Kota Binjai saat memeriksa jaringan instalasi listrik di lapas tersebut.istAKBAR/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 2A Kota Binjai, bersama dengan PT PLN Rayon Binjai Barat, melakukan pengecekan listrik di ruang hunian warga binaan. Bahkan, petugas juga menelusuri jalur kelistrikan yang ada di beberapa ruangan Lapas.

PERIKSA: Petugas PLN Rayon Binjai Barat bersama petugas Lapas Kelas 2A Kota Binjai saat memeriksa jaringan instalasi listrik di lapas tersebut.istAKBAR/SUMUT POS.

Sekadar diketahui, Lapas Kelas 2A Kota Binjai, merupakan bangunan bersejarah yang berdiri sejak 1918 silam. Instalasi listrik menjadi atensi petugas, guna mencegah kebakaran seperti yang baru-baru ini terjadi di Lapas Kelas 1 Tangerang.

“Kami memeriksa arus kelistrikan yang ada di tiap kamar hunian,” ungkap Kepala Lapas Kelas 2A Kota Binjai, Maju A Siburian, Jumat (10/9).

Total ada sebanyak 6 blok hunian, dengan jumlah 86 ruang hunian yang diperiksa, beserta dapur, ruang sarana kerja atau bengkel kerja, hingga dapur dan kamar kecil. Setiap sudut diperiksa petugas. Hasilnya, kabel-kabel masih dalam kondisi bagus, tidak ada yang telanjang. Namun demikian, perlu dilakukan perbaikan agar lebih rapi.

“Kegiatan ini menindaklanjuti instruksi Kepala Kantor Kemenkumham Sumut, melaksanakan pemeriksaan dan penertiban jaringan arus listrik di seluruh blok hunian, dapur, serta ruang sarana kerja atau bengkel kerja kami,” tutur Maju.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan beberapa titik jalur listrik yang perlu penyempurnaan. Menurut Maju, titik jalur kelistrikan segera mendapat perbaikan.

“Lapas Kelas 2A Binjai ini dibangun pada 1918 silam. Dan dari hasil temuan kami, ada jalur listrik yang sudah sangat-sangat memerlukan pergantian. Dan kami segera menindaklanjuti temuan-temuan tersebut, tentunya menyesuaikan dengan anggaran yang ada di kami,” jelasnya.

Selain jalur kelistrikan, dia juga mengatakan, pihaknya selalu meminta personel untuk memeriksa Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Maju juga menyampaikan rasa duka cita atas peristiwa kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang.

“Sejauh ini, hasil pemeriksaan PLN dan petugas kami, kondisi instalasi listrik dalam keadaan aman. Namun, ada beberapa catatan, seperti MCB yang memang secara usia memang sudah perlu diganti,” beber Kepala Urusan Umum Lapas Kelas 2A Kota Binjai, Roos Hartati. (ted/saz)

September Ceria, Polres Labuhanbatu Gelar Vaksinasi Massal

MASSAL: Polres Labuhanbatu menggelar vaksinasi Covid-19 massal di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu, Jumat (10/9).FAJAR DAME HARAHAP/SUMUT POS.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Polres Labuhanbatu menggelar vaksinasi Covid-19 secara massal di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu, Jumat (10/9).

MASSAL: Polres Labuhanbatu menggelar vaksinasi Covid-19 massal di Aula Yan Piter Polres Labuhanbatu, Jumat (10/9).FAJAR DAME HARAHAP/SUMUT POS.

Kegiatan yang berlangsung dalam pantauan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan itu, digelar dalam rangka September Ceria Polres Labuhanbatu.

Dalam kesempatan itu, Deni terus mengimbau dan mengingatkan masyarakat, untuk ikut dalam menyukseskan vaksinasi massal tersebut dengan tetap menjaga diri dari bahaya Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan (prokes). Vaksinasi massal ini diharapkan mencapai target sebanyak 1.150 orang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yakni Wakapolres Labuhanbatu Kompol M Taufik, Kasat Lantas AKP Rusbenny, Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu, Kasat Intel AKP E Sidauruk, Kasubbag Kum AKP Lumumba Siregar, Paur Kes, tenaga kesehatan sebagai vaksinator, serta juga masyarakat yang mengikuti vaksinasi. (fdh/saz)