27 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 3769

Presiden Luncurkan Bantuan Tunai 2021, Disalurkan Lewat Bank & Kantor Pos

PELUNCURAN BANSOS: Gubsu Edy Rahmayadi mengikuti Peluncuran Bantuan Tunai se-Indonesia Tahun 2021 oleh Presiden RI Joko Widodo, secara virtual, dari Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Senin (4/1). BIRO HUMAS DAN KEPROTOKOLAN SETDAPROV SUMUT .
PELUNCURAN BANSOS: Gubsu Edy Rahmayadi mengikuti Peluncuran Bantuan Tunai se-Indonesia Tahun 2021 oleh Presiden RI Joko Widodo, secara virtual, dari Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Senin (4/1). BIRO HUMAS DAN KEPROTOKOLAN SETDAPROV SUMUT .

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) melakukan Peluncuran Bantuan Tunai se-Indonesia Tahun 2021 secara virtual, Senin (4/1). Bantuan ini akan disalurkan kepada masyarakat di 34 provinsi secara bertahap.

PELUNCURAN BANSOS: Gubsu Edy Rahmayadi mengikuti Peluncuran Bantuan Tunai se-Indonesia Tahun 2021 oleh Presiden RI Joko Widodo, secara virtual, dari Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Senin (4/1). BIRO HUMAS DAN KEPROTOKOLAN SETDAPROV SUMUT .
PELUNCURAN BANSOS: Gubsu Edy Rahmayadi mengikuti Peluncuran Bantuan Tunai se-Indonesia Tahun 2021 oleh Presiden RI Joko Widodo, secara virtual, dari Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Senin (4/1). BIRO HUMAS DAN KEPROTOKOLAN SETDAPROV SUMUT .

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi, yang menghadiri peluncuran secara virtual tersebut mengatakan, bantuan tunai ini akan diterima langsung oleh masyarakat melalui rekening bankn

ataupun melalui kantor pos. “Kita pastikan ini langsung diterima masyarakat melalui rekening ataupun kantor pos. Pemerintah pusat sesuai arahan Presiden menyalurkan bantuan berupa uang tunai dan tidak lagi dengan sembako dan sebagainya,” kata Edy di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Senin (4/1).

Sebelumnya, Presiden Jokowi dalam arahannya menyatakan, pemerintah akan terus melanjutkan bantuan untuk masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Tahun ini pemerintah melalui Kementerian Sosial telah menyiapkan anggaran Rp110 triliun untuk masyarakat di 34 provinsi di Indonesia.

“Bantuan tunai langsung sebesar Rp300 ribu/KK ini akan diberikan pada masyarakat dalam beberapa tahapan. Kita harapkan bantuan ini dapat meringankan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Bantuan ini juga sebagai pemicu untuk menggerakkan ekonomi nasional kita dan untuk memperkuat daya beli masyarakat,” ucap Jokowi.

Jokowi meminta pada masyarakat yang menerima bantuan ini agar dimanfaatkan untuk membeli kebutuhan pokok masyarakat. “Jangan digunakan untuk membeli rokok. Belikan sembako untuk mengurangi beban keluarga. Bantuan ini agar diterima nilainya utuh dan tidak ada potongan karena dikirimkan langsung oleh penerima dari bank dan kantor pos,” katanya.

Selain itu, Jokowi juga memerintahkan agar para menteri dan gubernur untuk dapat mengawasi penyaluran bantuan ini agar dampak pertumbuhan ekonomi terus dapat dirasakan.

Sebagaimana diketahui, pemerintah melalui Kementerian Sosial mulai menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak pandemi virus Korona (Covid-19). Adapun tiga bansos yang mulai dicairkan pada hari ini meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), program sembako, dan bantuan sosial tunai (BST). Total, ada sekitar 38,8 juta penerima untuk ketiga bantuan itu.

Menteri Sosial Tri Rismaharini memaparkan, penyaluran PKH dan kartu sembako akan dilaksanakan oleh Bank BUMN. Sementara, bantuan sosial tunai akan dikirim oleh PT Pos Indonesia (Persero). Bantuan-bantuan ini akan diberikan langsung kepada penerima.

“Peluncuran bantuan tersebut untuk PKH dan kartu sembako dilaksanakan oleh bank-bank milik negara BRI, BNI, Mandiri dan BTN yang akan langsung diserahkan oleh Bapak Presiden bagi penerima yang sakit, lanjut usia dan penyandang disabilitas berat, bank-bank tersebut akan mengantarkan langsung ke tempat tinggal masing-masing,” kata Risma.

“Begitu juga untuk bantuan sosial tunai, penyerahan bantuannya akan dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia juga akan mengantarkan ke tempat tinggal masing-masing bagi keluarganya,” sambungnya.

Risma memaparkan, untuk bansos PKH akan disalurkan setiap 3 bulan sekali yakni Januari, April, Juli dan Oktober. “Manfaat apa saja yang bisa digunakan agar bijak dan tepat seperti peningkatan kesehatan keluarga, peningkatan pendidikan anak dan mengurangi beban keluarga, kebutuhan dasar modal usaha dan sebagian untuk ditabung,” terang Risma.

Sementara, untuk bansos kartu sembako diserahkan dalam bentuk bantuan pangan tunai dengan nilai bantuan Rp200 ribu per bulan per KK. Bantuan itu bisa dibelanjakan di e-warung atau tempat-tempat penjualan makanan untuk bahan pokok karbohidrat, protein hewani, protein nabati dan lain-lain.

Kemudian, bantuan sosial tunai diberikan sebesar Rp300 ribu per bulan per KK. Bantuan ini diberikan kepada mereka yang berada di luar penerima PKH dan kartu sembako. Nantinya PT Pos Indonesia akan mengantarkan langsung bansos tunai tersebut kepada masyarakat yang menerimanya. “PT Pos juga akan mengantarkan langsung ke tempat tinggal masing-masing bagi keluarga penerima,” ungkapnya.

Lebih rinci, Risma menyebut untuk tahun ini target penerima PKH ialah 10 juta keluarga dengan anggaran Rp28,7 triliun. Kartu sembako target penerimanya 18,8 juta keluarga dengan alokasi anggaran Rp 45,12 triliun. Serta, bantuan sosial tunai dengan target 10 juta keluarga dengan anggaran Rp 12 triliun.

“Sementara itu dalam peluncuran bantuan tunai ini akan disalurkan PKH bagi 10 juta keluarga yang disalurkan setiap 3 bulan sekali pada bulan Januari akan disalurkan sebesar Rp 7,17 triliun. Kartu sembako pada bulan Januari akan disalurkan kepada 18,8 juta keluarga dengan jumlah anggaran Rp 3,76 triliun dan bansos tunai bagi 10 juta keluarga di bulan Januari akan disalurkan anggaran sebesar Rp 3 triliun. Sehingga keseluruhan anggaran yang disalurkan bulan Januari sebesar Rp 13,93 triliun,” tutupnya.(prn/dtc)

Sidang Kasus Suap 14 Mantan DPRD Sumut: Uang Ketok Palu Diambil Seolah Terima Gaji

SAKSI: Randiman Tarigan dan M Alinafiah memberikan kesaksian dalam sidang kasus suap mantan anggota DPRD Sumut di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (4/1). agusman/sumut pos.
SAKSI: Randiman Tarigan dan M Alinafiah memberikan kesaksian dalam sidang kasus suap mantan anggota DPRD Sumut di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (4/1). agusman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Agar terhindar dari operasi tangkap tangan (OTT), anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019 menyiasati, uang ketok palu pengesahan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPJP) APBD Tahun Anggaran 2012 diberikan seolah-olah menerima gaji.

SAKSI: Randiman Tarigan dan M Alinafiah memberikan kesaksian dalam sidang kasus suap mantan anggota DPRD Sumut di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (4/1). agusman/sumut pos.
SAKSI: Randiman Tarigan dan M Alinafiah memberikan kesaksian dalam sidang kasus suap mantan anggota DPRD Sumut di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (4/1). agusman/sumut pos.

Fakta tersebut diungkap M Alinafiah, mantan Bendahara DPRD Sumut yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus suap dengan terdakwa 14 mantan anggota DPRD Sumut periode 2009-2014 dan 2014-2019, di Ruang Cakra 8 Pengadilan Tipikor Medan, Senin (4/1).

Menurutnya, untuk menghindari OTT, uang ketok palu diberi seolah-olah resmi. “Seolah-oleh seperti mengambil gaji dan sebagainya. Kalau resmi, mereka pakai tandatangan baru mereka terima uangnya. Kalau tidak resmi, kalau pakai tandatangan mereka tidak mau. Jadi setiap mereka datang saya stabilo,” ungkap Alinafiah.

Mantan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumut, Randiman Tarigan juga mengungkapkan, uang ketok palu   LPJP APBD merupakan hal yang biasa dilakukan di DPRD Sumut. “Total uang Rp1.550.000.000 untuk pengesahan LPJP APBD tahun 2012, yang dibagi untuk 100 anggota dewan pak,” kata Randiman, menjawab pertanyaan JPU dari KPK.

Uang itu disebutnya sebagai uang ‘ketok palu’ dan sudah biasa dilakukan dalam pengambilan keputusan di DPRD Sumut. “Sudah familiar pak, memang biasa seperti itu,” sebutnya.

Menurut Randiman, uang itu bersumber dari pinjaman Anwar Ul Haq sebesar Rp1,5 miliar. Kemudian Randiman menambahkan, Rp50 juta dari uang pribadinya. “Karena uang belum terkumpul dari SKPD, maka saya berinisiatif meminjam uang Rp1,5 miliar dari Anwar,” katanya.

Uang itu, lanjut saksi, akan dibagi kepada 100 anggota DPRD Sumut, yang jumlahnya bervariasi. “Ketua DPRD Rp150 juta, Wakil Ketua 4 orang masing-masing Rp50 juta, Sekretaris Fraksi masing-masing Rp10 juta, anggota Rp15 juta dan anggota Banggar masing-masing Rp10 juta,” sebutnya.

Pembagian besaran uang itu, katanya lagi, telah ditentukan oleh Kamaluddin Harahap melalui pertemuan di ruang kerja Randiman, yang dihadiri Sigit Pramono Asri, Nurdin Lubis dan Baharuddin Siagian. “Seingat saya Pak Kamal menyerahkan daftar nama untuk membicarakan hal itu, sesudah diserahkan lalu kami siapkanlah data-datanya,” ujarnya.

“Isinya angka dan pembagiannya seperti itu. Tujuannya agar cepatlah diselesaikan LPJP dan dilanjutkan P-APDB,” tandasnya.

Sebelumnya, jaksa KPK Ronald Ferdinan Worotikan mengungkapkan, 14 terdakwa mantan anggota DPRD Sumut meminta “uang ketok palu” terkait pengesahan APBD Provinsi Sumut tahun anggaran 2009-2014 dan 2014-2019 dengan angka bervariasi mulai dari Rp400-Rp700 juta.

Ke-14 terdakwa yang diadili yakni, Nurhasanah, Jamaluddin Hasibuan , Ahmad Hosen Hutagalung, Sudirman Halawa, Ramli, Irwansyah Damanik, Megalia Agustina, Ida Budi Ningsih, Syamsul Hilal, Mulyani, Robert Nainggolan, Layari Sinukaban, Japorman Saragih dan Rahmad Pardamean Hasibuan

Para terdakwa merupakan anggota DPRD Sumut periode 2009 sampai 2014 mempunyai tugas dan wewenang antara lain, membentuk Peraturan Daerah (Perda) Provinsi bersama Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho saat itu.

Para terdakwa dikenai dugaan menerima suap atau hadiah terkait fungsi dan kewenangannya sebagai anggota DPRD Sumut, yakni Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah (LPJP) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Sumut TA 2012, persetujuan terhadap Perubahan APBD (P-APBD) Provinsi Sumut TA 2013, persetujuan terhadap APBD Provinsi Sumut TA 2014, persetujuan terhadap P-APBD Provinsi Sumut TA 2014 dan APBD Provinsi Sumut TA 2015. (man)

Empat Hari Menghilang, Ditemukan Membusuk di Sungai

EVAKUASI: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama masyarakat melakukan evakuasi penemuan jasad Kasiran.sopian/sumut pos.
EVAKUASI: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama masyarakat melakukan evakuasi penemuan jasad Kasiran.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kasiran (48) warga Kampung Beteng Dusun IV Desa Bahsumbu Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) ditemukan membusuk di pinggiran Sungai Padang Kelurahan Pabatu, Minggu (3/1) petang. Kasiran sebelumnya empat hari menghilang sejak tanggal 30 Desember 2020, lalu ditemukan Legimin (63) warga Jalan Swadaya, Lingkungan 1 Kelurahan Pabatu Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi saat hendak mencari cacing.

EVAKUASI: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama masyarakat melakukan evakuasi penemuan jasad Kasiran.sopian/sumut pos.
EVAKUASI: Tim Inafis Polres Tebingtinggi bersama masyarakat melakukan evakuasi penemuan jasad Kasiran.sopian/sumut pos.

Menurut keterangan Legimin, sore itu dirinya sedang mencari cacing di Sungai Padang tidak jauh dari lokasi penemuan mayat laki laki itu. Ketika menyusuri pinggiran sungai, Legimin mencium aroma bau busuk. Setelah dicari, ternyata sesosok mayat mengapung di pinggir sungai dengan kondisi membusuk. “Langsung penemuan ini kita informasikan ke lurah, kepling, dan Bhabinkamtibas,” ujar Legimin.

Polsek Padang Hulu Resor Tebingtinggi langsung turun bersama Tim Inafis Polres Tebingtinggi guna melakukan evakuasi penemuan jasad korban.

Menurutnya, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Kasiran. Diduga korban jatuh ke sungai, karena posisi rumah korban berdekatan dengan aliran Sungai Padang. “Pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak keberatan di Polsek Padang Hulu agar tidak dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (ian/azw)

Sidang Korupsi Pengelolaan Keuangan RSUD Kotapinang: Mantan Bendahara Dituntut 4,5 Tahun Penjara

gusman/sumut pos SIDANG TUNTUTAN: Mantan Bendahara pengeluaran RSUD Kotapinang, Ridwan Efendi menjalani sidang tuntutan secara virtual di PN Medan, Senin (4/1).

Mantan Bendahara pengeluaran RSUD Kotapinang, Ridwan Efendi dituntut pidana selama 4 tahun 6 bulan penjara atau 4,5 tahun. Selain itu, ia juga didenda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan, karena dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan rumah sakit senilai Rp1,2 miliar Tahun Anggaran (TA) 2014.

SIDANG TUNTUTAN: Mantan Bendahara pengeluaran RSUD Kotapinang, Ridwan Efendi menjalani sidang tuntutan secara virtual di PN Medan, Senin (4/1).gusman/sumut pos.

Dalam nota tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riamor Bangun, terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU RI No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Meminta majelis hakim yang menyidangkan, agar menjatuhkan terdakwa Ridwan Efendi dengan pidana 4 tahun dan 6 bulan penjara denda Rp200 juta subsider 3 bulan kurungan” ucapnya di Ruang Cakra 2 Pengadilan Tipikor Medan, Senin (4/1).

Jaksa menyatakan, terdakwa terbukti bersalah melakukan perbuatan korupsi dengan memperkaya diri sendiri bersama terdakwa lain yaitu, Rahmawati Hasibuan dan dr Daschar Aulia (berkas terpisah).

Atas tuntutan jaksa, Majelis Hakim yang diketuai Safril Batubara memberikan kesempatan kepada terdakwa menyusun nota pembelaan yang akan dibacakan pada sidang pekan depan.

Dalam dakwaan jaksa sebelumnya dijelaskan, selama tahun 2014 uang UP/GU yang ditarik oleh terdakwa Ridwan Efendi selaku Bendahara Pengeluaran RSUD Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan sebesar Rp1.650.177.806, dicairkan atau ditarik dalam bentuk uang UP/GU sebanyak 15 kali dari bulan Maret 2014 sampai dengan bulan Desember 2014.

Bahwa perbuatan terdakwa Ridwan Efendi tersebut secara bersama-sama telah menguntungkan diri terdakwa bersama dr Daschar Aulia dan Rahmawati Hasibuan (penuntutan terpisah) dan telah merugikan keuangan Negara dari Pengelolaan Keuangan RSUD Kotapinang Tahun Anggaran 2014 yang bersumber dari UP/Ganti Uang (GU) dan penerimaan PAD sebesar Rp1.511.427.219,00 TA 2014. Terdakwa disebut ikut menikmati Rp1,2 miliar lebih dari total kerugian keuangan negara. (man/azw)

Tikam dan Jerat Leher Korban lalu Rampok Sepeda Motor, Tetangga Begal Pelajar SMP

DIRAWAT: Reza Gunawan, korban begal tatangga dirawat di Puskesmas tedekat di Hamparanperak,. Minggu (3/1).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Seorang pelajar kelas 2 SMP menjadi korban perampokan di Dusun VI Harjosari, Desa Klumpang, Kacamatan Hamparanperak, Minggu (3/1) malam.Korban, Reza Gunawan (13) kehilangan sepeda motor Honda Beat BK 5678 AJB setelah lehernya dijerat tali pinggang dan ditikam benda tajam oleh pelaku.

DIRAWAT: Reza Gunawan, korban begal tatangga dirawat di Puskesmas tedekat di Hamparanperak,. Minggu (3/1).

Pelaku begal dialami korban yang menetap di Komplek Panggon Indah, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan telah ditangkap. Pelakunya, Kiki Gunawan (27) merupakan tetangga korban telah diamamkan di sel Mapolsek Hamparanperak.

Perampokan itu telah direncanakan pelaku untuk membegal korban. Malam itu, pelaku mengajak korban untuk minta diantarkan ke rumah temannya di kawasan Hamparanperak.

Permintaan pelaku dituruti oleh korban, mereka pun bergerak berboncengan menuju ke Hamparanperak dengan menggunakan sepeda motor korban. Di pertengahan jalan, pelaku meminta korban untuk memberhentikan sepeda moto dengan alasan ingin buang air besar.

Di lokasi gelap dan sunyi itu, pelaku telah berniat merampok langsung menjerat leher korban dengan tali pinggang sambil menikam. Akibatnya, korban jatuh tersungkur di pinggir jalan.

Pelaku langsung kabur membawa sepeda motor korban. Malam itu juga, warga sekitar mengetahui korban terkapar bersimbah darah membawanya ke puskesmas terdekat dan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Hamparanperak.

Petugas menerima laporan itu, langsung melakukan penyelidikan menangkap pelaku berselang beberapa setelah kejadian tersebut. Pelakunya, Kiki Gunawan ditangkap petugas di rumahnya dengan barang bukti sepeda motor.

Kanit Reskrim Polsek Hamparanperak, Iptu Hendri Simanjuntak mengatakan, korban dibegal oleh tetangganya sendiri, pelaku sempat menjerat leher korban hingga terkapar jatuh di pinggir jalan.

“Pelakunya sudah kita amankan, kini pelaku sudah kita periksa untuk dimintai keterangan. Perampokan itu hanya dilakukan pelaku sendiri tanpa melibatkan orang lain,” pungkasnya. (fac/azw)

Pria Berkaos TNI Sekarat Ditabrak Truk

SEKARAT: Ahmad Nadafi Siregar sekarat dan dirawat di Rumah Sakit Umum PHC Belawan, Senin (4/1). facril/sumut pos.
SEKARAT: Ahmad Nadafi Siregar sekarat dan dirawat di Rumah Sakit Umum PHC Belawan, Senin (4/1). facril/sumut pos.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Seorang pria berkaos TNI mengendarai sepeda motor Honda Beat BK 2788 ACL sekarat ditabrak truk trailer di simpang Kampung Salam, Kecamatan Medan Belawan, Senin (4/1) pukul 08.30 WIB.

SEKARAT: Ahmad Nadafi Siregar  sekarat dan dirawat di Rumah Sakit Umum PHC Belawan, Senin (4/1). facril/sumut pos.
SEKARAT: Ahmad Nadafi Siregar sekarat dan dirawat di Rumah Sakit Umum PHC Belawan, Senin (4/1). facril/sumut pos.

Korban diketahui beranama Ahmad Nadafi Siregar (45) warga Blok XV Kelurahan Sicanang, Kecamatan Belawan Kecamatan Medan Belawan masih menjalani perawatan di RS PHC Belawan.

Informasi diperoleh menyebutkan, korban mengendarai sepeda motor melintas dari Medan menuju ke Belawan. Saat melintas di lokasi, truk trailer BK 9961 LG dari arah bersamaan menabrak korban di persimpangan Kampung Salam, Belawan.

Akibatnya, korban tersungkur jatuh ke badan jalan. Pria berkaos TNI itu pun terkapar dengan kepala berlumuran darah. Warga sekitar langsung membawa korban ke RSU PHC Belawan.

Petugas Satlantas Polsek Belawan datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sopir truk telah kabur. Sementara, kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan polisi.

“Tadi korban mau belok ke arah Gabion, rupanya truk itu dari belakang langsung menabrak sepeda motor itu, makanya sepeda motor korban remuk hancur,” cerita saksi mata kepada polisi.

Kanit Lantas Iptu HL Tambunan mengatakan, pihaknya sudah menangani kasus kecelakaan tersebut. Korban masih belum sadarkan diri di rumah sakit. Untuk kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan.

“Sopit truk yang menabrak korban masih kita lidik, saksi sudah kita mintai keterangan dari lokasi,” pungkasnya. (fac/azw)

Desember 2020, OPPO Raih Penjualan Satu Juta Unit

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – OPPO sangat optimis memandang masa depan pasar smartphone Indonesia di tahun 2021. Hal ini didasari atas pencapaian luar biasa yang diperoleh OPPO di Indonesia jelang tutup tahun pada 31 Desember 2020 yang lalu. OPPO berhasil mengukir rekor penjualan smartphone pada akhir tahun dan selama bulan Desember 2020.

“Menutup tahun 2020 tepat pada 31 Desember yang lalu, hanya dalam satu hari kami berhasil menjual lebih dari 70.000 perangkat smartphone di Indonesia. Secara keseluruhan ada lebih dari satu juta perangkat yang berhasil terjual pada bulan Desember 2020. Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan tergolong sangat baik pada kondisi pandemi seperti ini. Hal ini membuat kami semakin optimis terhadap pasa smartphone pada tahun 2021,” ujar Aryo Meidianto A, PR Manager OPPO Indonesia.

Desember yang lalu, OPPO mengadakan kampanye penjualan The Joy-Full OPPO Sale dengan memberikan cashback hingga satu juta rupiah pada perangkat smartphone dan juga cashback pada perangkat IoT. Kampanye penjualan ini cukup berhasil menarik minat masyarakat Indonesia terhadap produk smartphone dan IoT OPPO pada bulan Desember.

“Beberapa produk unggulan yang menjadi pilihan konsumen pada Desember ini didominasi oleh perangkat Reno4, Reno4 F, A92 dan A53. Sementara OPPO Watch dan Enco W51 menjadi produk IoT yang paling banyak dibeli oleh konsumen pada periode ini,” tambah Aryo.

Di tahun ini, OPPO akan memperkenalkan beberapa produk baru diantaranya perangkat Reno5 dan Reno5 5G yang akan diluncurkan bersamaan pada 12 Januari mendatang. Kedua perangkat ini diprediksikan dapat menyumbang market share yang cukup besar bagi OPPO pada awal tahun ini. Seperti diketahui, OPPO memiliki keunggulan pada pasar perangkat smartphone dengan rentan harga 3 hingga 5 jutaan.

Selain memperkenalkan produk smartphone baru, kedepannya OPPO juga akan membawa berbagai ekosistem IoT baru ke tanah air. Mengingat OPPO sudah merubah visinya tidak sekedar menjadi produsen perangkat smartphone, namun menjadi perusahaan teknologi dengan berbagai inovasi yang akan membantu umat manusia. (rel/mea)

Aktivitas Digital Masyarakat Dorong Pertumbuhan Trafik Layanan Data Telkomsel di Momen Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Pada momen Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (NARU 2020/2021), Telkomsel mencatatkan trafik layanan data atau payload yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekira 36,61 petabyte. Kelancaran dalam melayani lonjakan trafik tersebut berkat optimalisasi jaringan di 550 Point of Interest (POI) di seluruh Indonesia, berupa pengoperasian tambahan 587 BTS 4G LTE baru, dan 69 unit Compact Mobile BTS (COMBAT), serta menambah kapasitas gateway internet menjadi 6.880 Gbps.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel mengawali 2021 dengan memperdalam peran sebagai connectivity enabler untuk melanjutkan inisiatif optimalisasi jaringan broadband dan layanan yang dilakukan saat momen Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (NARU 2020/2021). Tercatat selama periode tersebut, trafik layanan data atau payload Telkomsel yang dimanfaatkan masyarakat mencapai sekira 36,61 petabyte. Lonjakan trafik komunikasi data tersebut mempertegas wujud nyata komitmen Telkomsel sebagai perusahaan telekomunikasi digital yang terus bergerak maju menghadirkan kenyamanan pelanggan dalam mengakses produk dan layanan berbasis digital melalui jaringan broadband Telkomsel berteknologi terdepan yang andal, terluas, dan merata sepanjang 2021 nantinya.

Pada momen Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (NARU 2020/2021), Telkomsel mencatatkan trafik layanan data atau payload yang dimanfaatkan oleh masyarakat sekira 36,61 petabyte. Kelancaran dalam melayani lonjakan trafik tersebut berkat optimalisasi jaringan di 550 Point of Interest (POI) di seluruh Indonesia, berupa pengoperasian tambahan 587 BTS 4G LTE baru, dan 69 unit Compact Mobile BTS (COMBAT), serta menambah kapasitas gateway internet menjadi 6.880 Gbps.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, “Kami sangat antusias bisa kembali menghadirkan semangat yang membuka banyak peluang guna membuka tahun yang baru bersama masyarakat di seluruh penjuru negeri. Telkomsel bersyukur tetap dipercaya untuk dapat mendampingi pelanggan dalam memaknai momen pergantian tahun dengan rasa sukacita melalui ketersediaan produk, layanan, dan konektivitas yang andal, walau di tengah masa pandemi COVID-19 yang penuh tantangan seperti saat ini. Semoga, tahun 2021 memberikan harapan dan semangat baru bagi kita semua akan kehidupan yang lebih baik serta mendorong optimisme serta motivasi untuk memenuhi berbagai resolusi ke depan melalui tindakan nyata berdampak positif.”

Telkomsel mencatat berbagai temuan penting mengenai trafik komunikasi selama momen NARU 2020/2021. Jika dibandingkan dengan hari biasa di tahun 2020, trafik komunikasi khusus di momen hari raya Natal 2020 mengalami peningkatan aktivitas masyarakat dalam mengakses layanan data/digital dengan kenaikan payload sebesar 7,77%. Sedangkan jika dibandingkan dengan hari Natal 2019, trafik data di hari Natal 2020 pun tumbuh sekira 45,98%.

Lonjakan trafik komunikasi layanan data di hari Natal 2020 tersebut didorong dengan peningkatan akses layanan digital dari hari biasa, yakni melalui akses browsing yang naik hingga 14,4%, layanan streaming video sebesar 9,12%, layanan media sosial sebesar 7,85%, layanan berbasis communications (seperti instant messaging dan layanan video conference) mencapai 6,26%, serta layanan aplikasi/situs media daring yang juga naik sebesar 4,61%.

Sedangkan untuk trafik komunikasi sepanjang periode momen hari raya Natal 2020 hingga Tahun Baru 2021, terjadi pertumbuhan trafik komunikasi layanan data (payload) sebesar 13,15% jika dibandingkan dengan rerata payload pada hari normal 2020, dengan total payload yang mencapai 36,61 petabyte. Kemudian jika dibandingkan dengan periode NARU 2019/2020, trafik layanan data yang dibukukan tahun ini naik 53,28%. Diketahui juga bahwa 1 Januari 2021 menjadi puncak dari peningkatan trafik layanan data yang terjadi pada momen NARU 2020/2021.

Pencapaian tersebut tentunya didorong dari perubahan perilaku pelanggan yang semakin kuat mengadopsi layanan digital untuk mendukung aktivitas keseharian. Tercatat terjadi pertumbuhan tingkat akses terhadap sejumlah layanan digital seperti layanan e-commerce yang mencapai 26,55%,aplikasi berbasis communications (seperti instant messaging dan layanan video conference) yang melonjak hingga 17,58%,lonjakan akses browsing naik sekira 17,31%, layanan media sosial yang tumbuh sebesar 14,28%, penggunaan layanan hiburan digital streaming video sebesar 12,22%, serta eskalasi aktivitas mobile gaming mencapai 10,79%. Seluruh peningkatan tersebut merupakan perbandingan antara aktivitas pelanggan saat NARU 2020/2021 dengan rerata hari biasa sepanjang 2020.

Telkomsel juga menemukan sejumlah aplikasi digital seperti TelegramNetflixMAXstream, TikTok, WhatsApp, dan Instagram sebagai enam platform yang memberikan kontribusi tertinggi terhadap trafik penggunaan layanan data secara umum. Secara keseluruhan, platform media sosial menjadi saluran yang paling sering diakses oleh pelanggan dengan proporsi 30,19% dari total jenis layanan berbasis data yang diakses selama momen NARU 2020/2021, diikuti video, communications, games, dan e-commerce yang secara berurutan memiliki proporsi 28,27%, 19,58%, 2,64%, dan 1,85%.

Kemudian, jika dilihat berdasarkan pembagian wilayah, wilayah operasional Sumbagut (Sumatera bagian utara) yang terdiri dari provinsi Sumatera Utara dan Nanggroe Aceh Darussalam menjadi wilayah dengan kenaikan trafik layanan data tertinggi, yaitu sekira 20,61%. Setelahnya ada wilayah Jawa Tengah yang mencatatkan peningkatan payload sebesar 17,64%. Sedangkan Sulawesi, Sumbagsel atau Sumatera bagian selatan (Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu), dan Balinusra (Bali, Nusa Tenggara) melengkapi posisi lima besar dengan pertumbuhan trafik layanan data masing-masing mencapai 15,82%, 15,63%, dan 14,68%jika dibandingkan payload pada hari biasa sepanjang 2020.

Di lain sisi, untuk trafik layanan legacy (SMS dan suara) pada periode NARU 2020/2021 jika dibandingkan dengan hari biasa 2020, tercatat menghasilkan trafik SMS yang mencapai 612,3 juta pesan singkat, atau tumbuh sebesar 7,02%. Sedangkan untuk layanan suara, trafiknya berada di angka 0,914 miliar menit, atau turun sebesar 4,43%. Jika dibandingkan dengan periode NARU 2019/2020, trafik layanan SMS mengalami peningkatan 2,87%, sedangkan trafik layanan suara menurun 18,23%.

Menariknya lagi, Telkomsel juga menemukan adanya peningkatan pemakaian dari tiga layanan digital Telkomsel yakniCloudXVoLTE, dan MAXstream. Dibandingkan dengan hari-hari biasa di 2020, pertumbuhan pemanfaatan platform virtual meeting/conference CloudX bahkan mencapai 379,55%. Selanjutnya, kenaikan layanan VoLTE meningkat 48,43%, sedangkan kenaikan platform video streaming MAXstream mencapai 43,33%.

Setyanto lebih lanjut menambahkan, pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan tren video streaming secara keseluruhan serta semakin tumbuhnya minat pelanggan untuk menikmati hiburan digital berkelas dunia dan berkualitas yang disajikan MAXstream, untuk mengisi waktu liburan NARU 2020/2020. Selain itu, angka tersebut juga menunjukkan akan adanya kebutuhan pelanggan untuk terus terhubung dengan kerabat terdekat melalui berbagai macam saluran, terlebih momen pergantian tahun ini masih harus dirayakan dengan memaksimalkan aktivitas digital dan pertemuan virtual sebagai dampak untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru di masa pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi dan semakin terinspirasi karena ragam inovasi layanan digital dari Telkomsel nyatanya dapat berguna dan dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini semakin memacu kami untuk menghadirkan inovasi layanan berbasis digital yang lebih memberikan dampak dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di setiap fase kehidupan,” ungkap Setyanto.

Optimalisasi Jaringan serta Ketersediaan Produk dan Layanan

Sebelumnya, Telkomsel telah mengambil langkah antisipatif dengan menentukan 550 point of interest (POI) di seluruh Indonesia. POI tersebut mencakup 304 area residensial, 23 wilayah rumah sakit utama penanganan COVID-19, serta 223 titik strategis utama lainnya di tiap provinsi (meliputi titik jalur distribusi logistik seperti bandara, pelabuhan, jalan, serta fasilitas umum lain). Dari situ, Telkomsel melakukan optimalisasi jaringan di POI tersebut dengan mengoperasikan tambahan 587 BTS 4G LTE baru, dan 69 unit Compact Mobile BTS (COMBAT) serta menambah kapasitas gateway internet menjadi 6.880 Gbps untuk menjamin kelancaran akses layanan data bagi pelanggan di seluruh Indonesia.

Selain itu, sepanjang momen NARU 2020/2021 ini Telkomsel juga menjamin ketersediaan produk dan layanan guna memastikan kenyamanan pengguna selama momen pergantian tahun. Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat koordinasi bersama lebih dari 60.000 mitra strategis, yang terdiri dari 61 mitra distributor dan 530 Telkomsel Distribution Center, 51.980 mitra modern channel, 3.644 mitra outlet/reseller Siaga, 3.827 Sales Agent, 23 mitra e-commerce dan fleet management, serta 43 mitra perbankan.

“Keluarga besar Telkomsel tak lupa ingin mengucapkan selamat Hari Raya Natal 2020 bagi masyarakat yang merayakan, dan selamat memasuki Tahun Baru 2021 untuk seluruh masyarakat Indonesia. Berbagai upaya tersebut pun sudah kami gelar dengan memastikan terpenuhinya beragam kebutuhan masyarakat, khususnya untuk akses layanan broadband dan digital di tengah pandemi COVID-19 yang masih kita hadapi. Hal ini tentunya tidak akan menghentikan kami menghadirkan semangat untuk semua dalam memastikan prinsip customer-centric di setiap penyelenggaraan produk, layanan, dan konektivitas demi terus meningkatkan user experience agar dapat menghadirkan lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk menjadi lebih baik dan terus melesat bersama masyarakat Indonesia di masa mendatang,” pungkas Setyanto.

Sirkulasi Eddy di Sumut, Daerah Pantai Barat Potensi Hujan

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS MENDUNG_Lngit hitam menyelimuti sebagian kota Medan, Jumat (19/1) BMKG memprediksi dalam 3 hari ke depan kota medan akan dilanda hujan lebat.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I-Medan meminta masyarakat sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut) agar mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat akibat hadirnya fenomena pusaran angin atau sirkulasi Eddy di wilayah Samudera Hindia.

ilustrasi.

“Sirkulasi Eddy yang terjadi di Samudera Hindia mengakibatkan banyaknya pembentukan awan konvektif, dan berpotensi meningkatkan awan-awan hujan di sekitar pantai barat Sumut,” ujar Forecaster on Duty BBMKG Wilayah I-Medan, Endah Paramita di Medan, Ahad.

Salah satu fenomena alam pusaran Eddy tersebut, ia melanjutkan, mengakibatkan potensi cuaca ekstrem hingga pekan depan, di antaranya hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada siang, sore dan malam hari, terutama di wilayah pantai barat Sumut.

Meliputi Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Pakpak Bharat, Dairi, Tapanuli Selatan, Padang Sidempuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Mandailing Natal, dan Toba berpotensi dilanda banjir serta tanah longsor.

“Hujan yang terjadi bisa juga meluas, namun dengan intensitas ringan hingga sedang ke wilayah Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Serdang Bedagai, Batu Bara, Deli Serdang, Medan, Langkat, dan sekitarnya,” kata dia.

Ia menyebut, suhu udara diberbagai wilayah Sumut antara 17 hingga 32 derajat selsius, dan kelembaban udara 60 sampai 98 persen dengan pergerakan angin dari timur laut menuju barat daya memiliki kecepatan 10 hingga 20 kilometer per jam.

“Akibat sirkulasi Eddy ini menyebabkan gelombang laut diperkirakan di perairan Selat Malaka bagian tengah, Samudera Hindia barat Nias, dan Nias-Sibolga mencapai 2,5 meter,” tutur Endah. (ant/ram)

Penanganan Dampak Pandemi Covid-19, Polres Labuhanbatu Gelar 124.091 Kegiatan pada Tahun 2020

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sepanjang tahun 2020, Markas Polisi Resor (Mapolres) Labuhanbatu melakukan 124.091 kegiatan pencegahan maupun penanganan dampak Pandemi Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan dengan membentuk 6 Satuan Tugas (Satgas) dengan tugas berbeda-beda kurun waktu Maret hingga Desember 2020.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan
Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan

“Seperti Satgas I bidang deteksi. Telah melaksanakan kegiatan sebanyak 3.408. Satgas II Bidang Pencagahan sebanyak 81.768. Satgas III Bidang Penanganan sebanyak 3.053,” kata Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan saat pemaparan kegiatan seluruh jajaran kurun tahun 2020 di wilayah hukumnya meliputi wilayah administrasi Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan dan Labuhanbatu Utara, Kamis (31/12) di aula Yanfiter polres setempat.

Selanjutnya, Satgas IV Bidang Rehabilitasi sebanyak 622 kegiatan, Satgas V Bidang Penegakan Hukum sebanyak 3.874, Satgas VI Bidang Bantuan Operasi sebanyak 31.366, total kegiatan semua Satgas sejak Maret hingga Desember sebanyak 124.091.

Sedangkan pemberian Bantuan Sosial (Bansos) terhadap masyarakat terdampak Covid-19 jumlah sembako yang telah dibagikan yakni, beras sebanyak 11.736 karung, gula pasir 6.797 pack, mie instan 3.574 kotak, minyak goreng 5.212 pack, bubuk teh 1.084 kotak, telur 4.074 papan, air mineral 47 kotak.

Selain itu, kacang hijau 466 kilogram, buah pir 262 buah, milo sachet 128 renteng, vitamin c 499 pcs, gula merah 3 kilogram, susu kaleng 37 krat, sabun mandi 952 buah, garam 333 pack, kecap 40 botol, minuman kemasan 18 krat, biscuit 18 dus, minuman kacang hijau 8 krat, paket sembako 1.427 pekat, tempe 120 bungkus.

Sementara, untuk jumlah alat kesehatan juga telah dibagikan, rinciannya kacamata googlesafty 10 buah, alat pelindung diri 28 buah, masker 126.309 pcs, handsanitizer 274 botol, face shiled 90 buah dan sarung tangan 60 buah.

Selain itu, jajaran Polres Labuhanbatu juga mendirikan dapur umum berkaitan dengan penanganan dampak sebaran Covid-19, jumlah yang telah disalurkan melalui itu nasi 11.545 bungkus dan bubur/takjil sebanyak 2351 bungkus. (fdh)