MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ruth Putri Fortuna Nadapdap (20), warga Jalan Bersama Lingkungan 2, Desa Cemara Kecamatan Lubukpakam, Deliserdang, harus menelan pil pahit. Pasalnya, ia kehilangan sepeda motor miliknya, saat bermain ke kos temannya, di Jalan Jamin Ginting, Medan, pada Rabu (18/11) lalu, sekira pukul 22.00 WIB.
Kapolsek Medan Baru, Kompol Aris Wibowo melalui Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Irwansyah Sitorus membenarkan kejadian tersebut.
“Sudah kami tindaklanjuti laporan korban, saat ini pelaku berinisial HJS (33) dan FLH (30), warga Medan Baru sudah kami amankan di dalam warnet di Jalan Jamin Ginting Medan,” ujar Irwansyah kepada sejumlah wartawan di Medan, Rabu (30/12).
Ia menerangkan, sebelumnya sepeda motor milik Ruth diparkirkan di halaman rumah kos-kosan kawannya yang bernama Dieta. Kemudian korban istirahat tidur di kamar kos temannya.
Namun keseok paginya, pada Kamis (19/11) sekira pukul 06.30 WIB, saat korban hendak keluar dari rumah kos, Ruth terkejut, karena sepeda motor miliknya sudah hilang.
“Atas kejadian itu, korban mengaku langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Kota,” ucapnya.
Dijelaskannya, dari hasil interogasi, pelaku mengaku mengambil sepeda motor korban dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci letter T. Kemudian pelaku menukar nomor plat sepeda motor tersebut menjadi Nomor Polisi: BK 1988 PAB dan menambahkan double striker agar tidak ditandai korban.
“Saat ini, pelaku berikut barang bukti 1 unit Sepeda Motor Honda Vario warna Coklat Nomor Polisi: BK 4568 MAZ dan 1 buah kunci Letter T diboyong ke komando guna penyidikan selanjutnya,” tandasnya. (Mag-1)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapolda Sumut) Irjen Pol Martuani Sormin MSi mengatakan, selama Tahun 2020, Poldasu berhasil mengungkap kasus narkoba sebanyak 6.863 kasus dengan tersangka sebanyak 8.925 orang. Sementara barang bukti sabu-sabu yang disita selama tahun 2020 sebanyak 702,5Kg.
Temu Pers: Kapoldasu Irjen Martuani Sormin didampingi Wakapoldasu Brigjen Dadang Hartanto dan Kabid Humas Kombes Tatan Dirsan Atmaja memberikan keterangan kepada wartawan, dalam temu pers di Mako Brimob Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Rabu (30/12). Sumut Pos/ Mag-1.
Kasus ini menigkat 15 persen dibanding Tahun 2019, yakni sebanyak 5.970 kasus dengan tersangka 7.764 orang.
Hal itu dipaparkan Martuani, dalam temu pers di Mako Brimob Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Rabu (30/12).
“Tersangka yang ditembak mati karena melawan terjadi kenaikan, di tahun 2019 sebanyak 11 orang sedangkan tahun 2020 sebanyak 19 orang,” ujarnya.
Pihaknya juga tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap anggota Polri yang terlibat penyalahgunaan Narkotika. “Dalam kurun 1 tahun ini sudah 53 anggota Polri dilakukan PTDH (Pecat) yang terlibat Narkotika,” lanjutnya.
Martuani mengaku, selama menjabat Kapoldasu satu tahun 13 hari, banyak torehan keberhasilan yang dicapai, baik dalam pengungkapan kasus nasional dan trans nasional maupun kejahatan jalanan.
Ia juga menyebutkan, menerapkan beberapa strategi dalam menciptakan stabilitas Kamtibmas melalui seluruh fungsi kepolisian dan sinergitas atau kerja sama dengan berbagai pihak.
Dengan keberhasilan yang dicapai itu, sambungnya, Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan reward (penghargaan) kepada Dir Resnarkoba Poldasu Kombes Robert Da Costa untuk mengikuti Sespimti. “Kita doakan agar Kombes Robert Da Costa dapat segera menyandang pangkat bintang satu (Brigjen). Saya juga merasa bangga karena 6 PJU lulus mengikuti Sespimti dan Sesko TNI. Ini belum pernah terjadi di Sumut,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kasus kejahatan jalanan juga cukup meresahkan. “Ada satu tersangka jambret diamankan dan ditemukan lebih 60 tas wanita. Kita patut menduga yang bersangkutan sudah membegal lebih kurang 60 orang wanita. Ini patut diapresiasi,” katanya.
Kemudian, tambahnya, kejahatan jalanan yang sudah meresahkan masyarakat seperti begal dan bajing loncat. Dalam kurun beberapa bulan para pelaku kejahatan tersebut berhasil ditangani. “Untuk aksi premanisme, unjuk rasa dan kasus laka lantas turut mengalami penurunan di Tahun 2020”, jelasnya
Selain itu, lanjutnya, modus baru kejahatan yang diungkap juga seorang wanita inisial RS tega memotong 4 jari tangannya dengan mengaku dibegal, ternyata diketahui bahwa ibu rumah tangga itu sengaja memotong jari tangannya untuk mendapat asuransi untuk menutupi hutangnya kepada para rentenir.
“Kasus yang sempat menjadi perhatian publik dan berhasil diungkap adalah pembunuhan Hakim Jamaluddin yang mana tiga pelaku sudah divonis hukuman mati dan kasus mayat bernama Jefri yang dibuang di jurang kawasan Sidebuk-debuk arah Berastagi,” pungkasnya. (Mag-1)
Kantor cabang PT Sompo Insurance Indonesia di Medan berlokasi di Gedung Bank Mandiri lantai 7, Jl. Imam Bonjol No. 7.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kantor cabang PT Sompo Insurance Indonesia di Medan (Sompo Insurance Medan) mengakhiri tahun 2020 yang penuh tantangan ini, dengan pertumbuhan jumlah total nasabah. Dibandingkan tahun sebelumnya, tahun 2020 ini jumlah nasabah dengan polis aktif tumbuh sebesar 27 persen.
Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya kepercayaan para nasabah dan agen di kota Medan, terhadap berbagai solusi perlindungan serta layanan cepat dan mudah dari Sompo Insurance.
Pertumbuhan jumlah nasabah ini juga turut mendongkrak pertumbuhan bisnis. Dalam laporan keuangan kuartal ketiga tahun 2020 (tidak diaudit), Sompo Insurance Medan berhasil mencatatkan pertumbuhan Pendapatan Premi Bruto atau Gross Written Premium sebesar 93.1 persen dibandingkan kuartal sebelumnya, meskipun di tengah pandemi.
Yolanda Widjaja, Chief Sales Officer PT Sompo Insurance Indonesia menjelaskan, dirinya sangat bangga dengan keuletan dan ketangguhan seluruh karyawan dan agen di Medan dalam menghadapi tantangan yang datang silih berganti sejak awal tahun 2020.
“Kinerja ini menunjukkan para nasabah percaya terhadap perlindungan kendaraan bermotor dan properti yang dapat diandalkan dari kami ” katanya.
Berlokasi di Gedung Bank Mandiri lantai 7, Jl. Imam Bonjol No. 7, Sompo Insurance telah menjadi bagian dari komunitas di Medan sejak tahun 1979 dengan 56 agen dan 18 karyawan. Bersama-sama dengan para pemangku kepentingan setempat, Sompo Insurance terus berinovasi dan berpartisipasi untuk melindungi kesehatan, keamanan dan kesejahteraan perorangan dan perusahaan.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari kesigapan seluruh karyawan serta para agen berlisensi dan terdaftar di OJK untuk memberikan pelayanan menyeluruh kepada nasabah di Medan, baik dalam memberikan informasi secara transparan kepada calon nasabah, mendampingi selama proses pengajuan klaim, hingga penyelesaian klaim yang cepat,” lanjut Yolanda.
Dengan stabilitas finansial yang baik, pengalaman lebih dari 45 tahun di Indonesia dan 100 tahun di Jepang, Sompo Insurance akan selalu menjaga komitmen untuk memberikan solusi perlindungan dan pelayanan kepada semua nasabah secara maksimal.
PT Sompo Insurance Indonesia merupakan bagian dari Sompo Holdings, Inc. yang berasal dari Jepang dan memiliki berbagai perwakilan bisnis lainnya diseluruh dunia. Dengan target strategis untuk menjadi salah satu perusahaan asuransi umum terkemuka di Indonesia, Sompo bertujuan untuk terus bertumbuh dan memberikan kontribusi terhadap perkembangan masyarakat di Medan secara khusus dan Indonesia secara umum. (rel)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Salah satu pemain muda berbakat asal Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, siap bermain di kompetisi sepakbola usia muda kasta tertinggi Tanah Air, yakni Elite Pro Akademy Liga 1 U16 tahun 2021.
Dia adalah Risky Alfhatoni yang merupakan pemain binaan Bina Sentra Football Akademi Cirebon, Jawa Barat. Risky sudah dipastikan bakal bermain di Elite Pro Akademy Liga I U16 bersama Borneo FC tahun 2021.
Pemain akrab disapa Entong ini membuktikan kemampuannya sebagai calon pesepakbola andal masa depan saat menjadi pemain terbaik Liga Top Score U13 Zona Bandung, Jawa Barat 2019. Dia juga terpilih sebagai pemain Timnas Top Score untuk dikirim ke Ghotia Cup Swedia.
Selain itu, Entong juga terpilih dalam seleksi Timnas Pelajar Indonesia U15 yang akan dikirim mengikuti turnamen internasional di Italia. Sayangnya, pandeni Covid-19 telah membatalkan dua agenda turnamen internasional di Swedia dan Italia tersebut.
Walau gagal tampil dalam dua turnamen internasional tersebut, tidak membuat Entong kecewa atau patah semangat. Dia tetap bergairah dalam berlatih guna meningkatkan kemampuannya dalam bermain sepakbola.
Risky Alfhatoni
Entong yang identik dengan rambut gondrongnya, merupakan pemain kelahiran Sawit Seberang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara 11 April 2006. Bakatnya ditemukan Owner Bina Sentra Football Akademi, Subagja Suihan yang lantas membawanya berlatih di Bina Sentra.
“Entong adalah aset sepakbola masa depan Indonesia dengan kemampuan teknik dan skill-nya. Kemampuannya dalam bermain sepakbola sangat menjanjikan sebagai modal menjadi pemain Timnas Indonesia di masa mendatang,” ujar Bagja, Rabu (30/12).
Dikatakan Barja, 2021 merupakan tahun kompetisi usia muda. Mulai dari kompetisi Piala Menpora BLiSPI, Liga Top Score, Piala Soeratin U15 dan Elit Pro Academi U16. “Ajang tersebut bisa menjadi pintu masuk pemain muda membela Timnas Indonesia,” katanya.
Subagja yang juga menjabat Wakil Ketua Asprov PSSI Sumut ini dikenal sebagai pembina dan pegiat sepakbola Tanah Air yang sangat selektif dan jeli dalam menemukan bakat-bakat pemain muda. Dia juga yang menemukan bakat Egy Maulana Vikri dari Medan.
Terkait dengan Entong yang sudah bergabung dengan Bina Sentra sejak tahun 2018, Bagja menemukannya saat tampil dalam laga final Piala Danone tahun 2018 di Stadion H Baharoeddin Siregar Lubukpakam.
“Alhamdulillah, karena anaknya semangat diajak bergabung dengan Bina Sentra, kini dia sudah lebih terasah bakatnya dan siap serta layak bermain di liga sepakbola usia muda kasta teringgi Tanah Air, Elit Pro Academi Liga 1 U-16 Borneo FC musin 2021,” jelas Bagja.
“Kita doakan saja kembali muncul generasi-generasi baru sebagai pemain nasional Indonesia, layaknya yang telah saya promosikan seperti Firman Utina, Egi Maulana Vikri, Supriadi, Bagus, Bagas, dan Brilian Aldama. Mudah-mudahan Entong juga akan mengikuti jejak para seniornya itu,” ucap Bagja.
Entong sendiri mengucapkan terima kasih kepada Bina Sentra, khususnya kepada Subagja Suihan yang telah membawanya bergabung dengan Bina Sentra.
“Berkat Pak Bagja juga saya bisa mendapat kepercayaan membela Borneo FC musim kompetisi 2021. Saya siap memberikan permainan terbaik untuk tim,” ujar Entong, pemain berposisi striker ini.
Lebih lanjut Entong mengatakan, bermain di kompetisi kasta tertinggi Tanah Air dan membela Timnas Indonesia merupakan cita-citanya. “Tapi fokus saya saat ini adalah terus meningkatkan kemampuan hingga nantinya layak membela Timnas Indonesia,” katanya. (dek)
Biodata Nama : Riski Alfhatoni Panggilan : Entong Lahir : Sawit Seberang, 11 April 2006 Asal Klub : Bina Sentra FA Posisi : Striker Prestasi :
SERAHKAN : Ketua DPC Partai Hanura Ogamota Hulu didampingi Kaharuddin Nasution menyerahkan bantuan ansuransi kematian kepada ahli waris.Sopian/sumutpos.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kota Tebingtinggi melaksanakan pendidikan politik, dan membagikan 400 paket sembako kepada kader pada masa pandemi Covid-19 di Sekretariat DPC Hanura, Jalan Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Senin (28/12).
SERAHKAN : Ketua DPC Partai Hanura Ogamota Hulu didampingi Kaharuddin Nasution menyerahkan bantuan ansuransi kematian kepada ahli waris.Sopian/sumutpos.
Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pemberian santunan ansuransi kematian kepada kader Partai Hanura yang meninggal sebanyak tiga orang. Mereka yang mendapatkan bantuan santunan ansuransi kematian keluarga Berita Saragih, keluarga Rasinta Lumbangaol Dan keluarga Arifin Nelson Nainggolan Dan masing-masing menerima ansuransi kematian kepada ahli waris sebesar Rp 3 juta.
Ketua DPC Partai Hanura Kota Tebingtinggi, Ogamota Hulu SH mengatakan pendidikan politik terhadap kader Partai Hanura setiap tahun tetap dilaksanakan. Dimasa pandemi Covid-19 ini, peserta pendidikan politik di batasi dan kita tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Masyarakat yang hadir sebagai peserta juga harus mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan menjaga jarak. Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati Hut Partai Hanura ke 14 tahun,” bilang Ogamota Hulu.
Tampak hadir Kepala Kesbang Pol, Zubir Husni Harahap, anggota DPRD Tebingtinggi dari Partai Hanura Kaharuddin Nasution dan Ketua PMI Tebingtinggi Muhammad Hazly Azhari Hasibuan. (ian/han)
MoU: Kepala Kantor BPJS Lubukpakam, Rita Maysita Ridwan saat melakukan penandatanganan MoU dengan Kadinkes, dr Nanang Fitra Aulia disaksikan Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zinaidi Hasibuan.Sopian/sumut pos.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Lubukpakam melakukan MoU dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi menggratiskan atau menanggung iuran kesehatan 29.000 jiwa masyarakat yang bukan penerima upah.
MoU: Kepala Kantor BPJS Lubukpakam, Rita Maysita Ridwan saat melakukan penandatanganan MoU dengan Kadinkes, dr Nanang Fitra Aulia disaksikan Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zinaidi Hasibuan.Sopian/sumut pos.
Penandatangan kerja sama itu dilakukana melalui Dinas Kesehatan yang disaksikan Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Selasa (29/12).
Penandatangan kerja sama tersebut terkait penanggungan BPJS iuran gratis kepada masyarakat Kota Tebingtinggi bukan penerima upah yang ditanggung Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tebingtinggi tahun 2021 melalui anggaran Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi sebanyak 29.000 jiwa.
Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan mengucapkan terimakasih kepada pihak BPJS Kesehatan yang mensepakati MoU dengan Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat Kota Tebingtinggi.
“Karena sebelum akhir tahun 2020 harus dilakukan penandatanganan kerja sama dan masuk bulan Januari 2021, masyarakat penerima iuran gratis BPJS sudah bisa mendapatkan pelayanan kesehatan gratis. Sedangkan untuk Kota Tebingtinggi ada 137 jiwa yang terdaftar di BPJS baik penerima Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) dan Mandiri,” bilangnya.
Harap Umar, Pemko Tebingtinggi juga akan mengajukan kembali nama nama peserta penerima PBI JKN kepada Pemerintah Pusat untuk menambah kepesertaan BPJS gratis sesuai dengan Data Terpadu Kesejahtraan Sosial (DTKS) tahun 2020 yang berjumlah sekitar 18.000 kepala rumah tangga.
“Kami meminta kepada Lurah se-Kota Tebingtinggi untuk kembali melakukan verifikasi data DTKS tersebut, dimana dalam data berapa yang meninggal, pindah dan tidak ditemukan,” jelasnya.
Kepala Cabang Kantor BPJS Lubukpakam, Rita Maysita Ridwan didampingi Kacab BPJS Tebingtinggi Prety menyatakan, mulai masuk tahun 2021 nama yang terdaftar sesuai by name, by addres sebanyak 29.000 jiwa tersebut sudah aktif dan masyarakat Kota Tebingtinggi bisa mempergunakannya dalam menerima layanan kesehatan yang disediakan oleh pihak rumah sakit.
“Kami butuh kerja sama yang baik dengan seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi dan meminta doanya agar pelayanan BPJS bagi 29.000jiwa masyarakat Kota Tebingtinggi bisa berjalan lancar. Pihak BPJS juga mendoakan seluruh masyarakat Tebingtinggi masa pandemi Covid-19 juga dalam kondisi sehat,” bilang Rita.
Menurut Rita, pihak BPJS mengaku bangga melihat kepedulian Pemko Tebingtinggi kepada masyarakatnya, dimana di masa pandemi Covid-19 masih bisa memberikan anggaran iuran gratis kepada 29.000 jiwa masyarakat bukan penerima upah dan ini harus diberikan apresiasi atas wujud kepedulian Pemko Tebingtinggi.
Sedangkan kepada masyarakat lain yang belum terdaftar sebagai peserta penerima BJPS secara mandiri, diharapkan bisa melakukan pendaftaran baik secara online dan datang Kantor BPJS Tebingtinggi di Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, karena saat ini masa pandemi Covid-19, maka diharapkan pendaftaran dilakukan secara online di https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id, agar tidak ada kerumunan orang.
Tampak hadir Sekdako Tebingtinggi Muhammad Dimiyathi, Kadis Kesehatan Dr Nanang Fitra Aulia, Plt Kadis Sosial Sahbana dan Kadis Kominfo Dedi P Siagian. (ian/han)
MEMBUSUK: Penarik becak dayung ditemukan tewas dengan kondisi tubuh sudah membusuk di Tugu Pompa, Kelurahan Belawan II, Medan Belawan.
BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Penarik becak dayung ditemukan tewas di becaknya yang parkir di Tugu Pompa, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, Minggu (27/12) sore.
MEMBUSUK: Penarik becak dayung ditemukan tewas dengan kondisi tubuh sudah membusuk di Tugu Pompa, Kelurahan Belawan II, Medan Belawan.
Tewasnya pria diketahui bernama Umar (70) diduga karena sakit langsung disemayamkan di rumah duka, Jalan Cimanuk, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan.
Penarik becak itu tewas pertama kali diketahui oleh Jusia Ginting sedang membersihkan taman, ia mencium bau busuk dari arah becak tersebut. Temuan itu membuat pria 58 tahun itu terkejut, langsung memberitahu warga lainnya.
“Tadi saya lagi bersihkan taman, ada bau busuk dari becak. Rupanya saya cek rupanya Pak Umar sudah meninggal di becaknya,” cerita Jusia di lokasi.
Peristiwa itu menghebohkan warga sekitar, tak berapa lama petugas Polsek Belawan menerima informasi itu tiba di lokasi melakukan olah TKP. Setelah dicek, pada tubuh korban tidak ada ditemukan tanda kekerasan, pihak keluarga yang tinggal tidak jauh dari situ datang ke lokasi.
“Ini orangtua saya, selama ini dia (korban) memang sudah sakit -sakitan. Kami tidak mau divisum, biar kami bawa pulang untuk dikebumikan,” kata Sari Ramadan anak korban.
Kondisi korban yang tewas mengenakan baju batik merah dan celana pendek dengan kondisi busuk dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan.
Kapolsek Belawan, Kompol DJ Naibaho mengatakan, pihaknya sudah menangani kasus tersebut, setelah kita cek tidak ada tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan saksi dan keluarga, korban selama ini menarik becak memang sudah sakit – sakitan, pihak keluarga tidak ingin jenazahnya divisum.
“Tadi disaksikan kepling, anak korban tidak mau jenazah divisum. Sehingga keluarga membuat pernyataan tidak keberatan dengaan membawa pulang jenazah untuk dikebumikan,” jelas kapolsek. (ril/han)
DIABADIKAN: Bupati Asahan, H Surya diabadikan bersama pengurus PWI Asahan periode 2020-2023.Sopian/sumut pos.
KISARAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan, H Surya meminta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Asahan untuk terus mengawal dan mengawasi pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Asahan, agar bisa lebih berkualitas dan tepat sasaran.
DIABADIKAN: Bupati Asahan, H Surya diabadikan bersama pengurus PWI Asahan periode 2020-2023.Sopian/sumut pos.
“Berikan kami kritikan dan solusi sehingga Pemkab Asahan bisa memperbaiki kekurangan dalam pelaksanaannya,” ujar Surya saat menerima audensi pengurus PWI Asahan priode 2020-2023, Selasa (29/12).
Surya yang didampingi Kadis Kominfo Asahan, Rahmat Hidayat Siregar mengatakan, terkait kondisi roda pemerintahan dimasa pandemi Covid-19,banyak program pembangunan yang harus dilakukan terpaksa harus di tunda pelaksanaannya.
“Harapan kita media bisa mengedukasi masyarakat terkait kondisi pandemi sehingga masyarakat bisa paham yang dialami Pemkab Asahan, bahkan semua daerah juga mengalami hal yang sama,” ungkap Surya, sembari meminta PWI Asahan untuk membantu visi dan misi Pemkab Asahan kedepan.
Sementara itu, Ketua PWI Asahan, Indra Sikoembang, menyatakan pihaknya siap mendukung visi dan misi Pemkab Asahan, namun pihaknya juga meminta Pemkab Asahan juga bisa mendukung program PWI Asahan serta mendukung program kesejahteraan terhadap kepada wartawan.
“Kita siap memberikan dukungan, apalagi kami pengurus PWI sudah mengantongi kompetensi wartawan. Artinya kami akan bekerja secara profesional,” ungkap Indra.
Indra yang merupakan ketua 2 priode tersebut mengucapkan selamat kepada Bupati Asahan, H Surya yang pada pilkada 9 Desemeber lalu memperoleh suara terbanyak dan ucapan selamat bagi Bupati atas penghargaan yang diberikan oleh SIWO PWI pusat sebagai Bupati peduli olahraga.
Kepada Surya, ketua PWI Asahan memperkenalakan satu persatu pengurus PWI Asahan, yakni, Penasehat, Awaluddin dan Nurkarim Nehe, sekretaris Sapriadi, Bendahara, Yanto.
Wakil ketua bidang organisasi, Yasir Ul Haque, wakil ketua bidang pendidikan, Rasudin Sihotang, wakil ketua bidang kesejahteraan, Syafrizal Rany, Wakil Ketua bidang media siber, Anton Panjaitan, Wakil Ketua bidang pembelaan wartawan, Hamdan Rangkuti dan wakil sekretaris, Heru Sihotang. (bbs/han)
BERSAMA: Wali Kota Binjai, HM Idaham foto bersama dengan pengurus DPC FSPTI-KSPSI. teddy akbari/sumut pos.
BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham menerima audiensi dari Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC FSPTI-KSPSI) Kota Binjai di Ruang BCC, Senin (28/12).
BERSAMA: Wali Kota Binjai, HM Idaham foto bersama dengan pengurus DPC FSPTI-KSPSI. teddy akbari/sumut pos.
Wakil Sekretaris DPC FSPTI-KSPSI Kota Binjai, Muliadi Barus mengatakan, kedatangannya bersama dengan pengurus lainnya dalam rangka silahturahim serta meminta arahan dan bimbingan Wali Kota Binjai
“Selain bersilahturahim, kami juga berharap pemerintah kota Binjai dapat mendukung, bekerjasama serta bersinergi dengan kinerja/ kegiatan-kegiatan positif yang akan kami buat kedepannya,” ujar Muliadi.
Menanggapi hal ini, Wali Kota Binjai menyambut baik dan mendukung semua program yang akan dilaksanakan. “Pemerintahan Kota akan siap memberi dukungan demi Kota Kita dan saya berharap organisasi DPC FSPTI-KSPSI bisa berkiprah secara maksimal. Berjalan lebih efektif dengan tujuan yang sama dengan tetap bersinergi dengan Pemko Binjai,” pungkasnya. (ted/han)
COPOT: Kapolres Deliserdang saat memimpin acara pemecatan seorang personel yang tak disiplin.
DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Dinilai tidak disiplin dan terlibat penyagunaan narkotika, sebanyak 4 personel Polresta Deliderdang, Bripka Salmon Hitler diberhentikan secara tidak hormat, Senin (28/12). Pemberhentian tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK.
COPOT: Kapolres Deliserdang saat memimpin acara pemecatan seorang personel yang tak disiplin.
“Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) ini tidak dihadiri (in Absentia) oleh Bripka Salmon Hitler hanya foto saja. Yang bersangkutan diberhentikan karena melanggar kode etik Polri sehingga dipecat,” ujar Kombes Pol Yemi Mandagi.
Menurutnya, keputusan PTDH yang diambil terhadap Bripka Salmon Hitler telah dilakukan dengan proses yang sangat panjang.
Akan tetapi, sambung Yemi, yang bersangkutan tidak menunjukan perubahan untuk lebih baik sehingga langkah pemecatan dilaksanakan dengan tegas sesuai peraturan berlaku agar tidak memberikan dampak buruk terhadap organisasi.
“Saya tekankan keseluruh personel, bekerjalah dengan baik bersyukur dengan apa yang diperoleh. Bagi anggota yang sudah terlanjur berbuat salah segera berubah untuk menjadi baik, jangan sampai pemecatan tidak hormat terjadi pada diri anda,”tegas AKBP Mandaqi.
Kasubag Humas Polresta Deliserdang, Iptu Ansari membenarkan bahwa Bripka Salmon Hitler dipecat tidak hormat karena terlibat kasus narkoba. “Iya, benar. Yang bersangkutan dipecat disebabkan melanggar kode etik Polri dengan keterlibatan penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (bbs/han)