Home Blog Page 5834

Oknum ASN Ditangkap Nyabu

IST ASN Pemkab Langkat, Sugianto
IST
ASN Pemkab Langkat, Sugianto

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), ditangkap personel Satres Narkoba Polres Langkat saat sedang asyik nyabu. Sugianto (37) diciduk dari rumahnya, Rabu (24/10) malam.

Kini, warga Dusun II, Desa Perdamaian, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat itu harus menahan pengap Rumah Tahanan Polres Langkat.

“Ya benar, ada kita amankan satu orang tersangka berstatus ASN,” ungkap Kasubbag Humas Polres Langkat, AKP Arnold Hasibuan.

Arnold mengatakan, penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan aktifitas tersangka. Informan menyebut, dalam rumah tersangka akan digelar pesta sabu.

Menerima informasi itu, petugas kemudian melakukan pengintaian dan penggerebekan.

Namun saat digerebek, tersangka hanya seorang diri sedang merakit bong (alat hisap) sabu.

Dari tersangka, petugas menyita beberapa barang bukti. Antara lain, 2 bungkus plastik klip berisi sabu, 1 buah dompet, 8 bungkus plastik klip kosong, 1 buah kaca pirex, 1 buah bong, 1 buah sekop, 1 buah kompor dari mancis, 1 buah mancis warna hijau dan 1 unit ponsel merk Nokia.

“Tersangka diamankan dengan Laporan Polisi Nomor: LP/176/X/2018/Res tanggal 24 Oktober 2018. Tersangka akan dikenakan pasal 112 ayat 1, Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” kata dia.

Kepada petugas, Sugianto mengaku sabu tersebut miliknya. Selanjutknya, tersangka beserta barang bukti diboyong menuju Mapolsek Stabat.

“Tersangka kini sudah mendekam di sel tahanan dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya. (bam/ala)

Hoax!, Pesan Berantai 65 Sepedamotor Curian Diamankan

AKBP Putu Yudha.
AKBP Putu Yudha.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Beberapa hari terakhir, aplikasi whatsapp (Wa) grup diramaikan dengan dengan pesan berantai. Pesan itu berisi informasi diamankannya puluhan unit sepedamotor hasil curian di salah satu rumah di Jalan Mestika No 87 Medan.

Dalam informasi itu, ada 65 kendaraan yang disita dari rumah yang diduga tempat tadahan sepedamotor curian itu. Pesan singkat itu juga mengajak masyarakat yang merasa kehilangan sepedamotor agar mengecek langsung ke Polrestabes Medan.

Namun, informasi tersebut buru-buru dibantah Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha. Ia mengatakan, pesan singkat berantai yang menyebar ke grup-grup Wa itu tidaklah benar.

“Hoax itu,” katanya ketika dikonfirmasi Sumut Pos, Kamis (25/10).

Ia mengatakan, pesan berantai itu bukan datang dari institusinya. Pihaknya dalam waktu dekat ini tidak ada mengamankan puluhan sepedamotor dari salah satu rumah di Jalan Mestika.

“Ulah orang iseng itu mau cari sensasi,” terangnya.

Menurutnya lagi, pasca menyebarnya informasi tersebut, terpantau tidak ada warga yang datang dan mengaku pemilik salah satu kendaraan yang plat nomornya terdata di pesan itu.

“Tadi kayaknya gak ada, orang informasinya juga bohong. Lagian itu kan cuma 65 sepedamotor. Kalaupun datang semua cuma 65 orang. Itupun kalau benar, kan,” pungkas Putu.(dvs/ala)

Kabag Uji KIR Dishub Binjai Didakwa Lakukan Pungli

.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kepala bagian pengujian KIR Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Binjai, Jon Edward Hutagalung jalani sidang perdananya. Itu terkait kasus pungutan liar yang ia lakukan bersama empat pegawai honor lainnya pada 14 Februari 2018 lalu.

Edward yang mengenakan kemeja batik duduk di kursi pesakitan Ruang Kartika Pengadilan Negeri Medan, Kamis (25/10) sekira pukul 11.00 WIB siang.

Edward yang diketahui tidak ditahan oleh Kejari Binjai tersebut pun mendengarkan dakwaan JPU Eka yang disematkan kepadanya.

“Terdakwa Jon Edward Hutagalung bersama keempat pelaku lainnya (belum bersidang) diduga melakukan pemberatan kepada sejumlah pemohon untuk mendapatkan izin kelayakan jalan oleh Pemerintah Daerah Binjai,” ucap JPU Eka.

“Unsur perbuatan terdakwa dinilai bersalah melakukan tindak pidana korupsi melanggar Primer Pasal 11 Juncto Pasal 12A UU. Atau Subsider Pasal 12 huruf a Juncto Pasal 12A UU Nomor 20 Tahun 2001. Atau Subsider kedua Pasal 12 huruf b Juncto Pasal 12A UU Nomor 20 Tahun 2001, Tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” sambung Eka.

Perbuatan terdakwa bersama keempat pelaku lainnya ditangkap tangan oleh personel Polres Binjai. Dari operasi Tangkap Tangan (OTT) sebesar Rp7 Juta tersebut, polisi menyita uang di Kantor Dinas Perhubungan Binjai, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebun Lada, Binjai Utara.

Usai pembacaan dakwaan, Majelis Hakim yang dipimpin Syafril Batubara mempertanyakan pihak terdakwa Jon Edward Hutagalung atas tidaknya menyusun eksepsi (sanggahan) pada sidang pekan depan.

“Tidak yang mulia. Sidang bisa dilanjutkan dengan mendengarkan saksi-saksi JPU saja yang mulia,” ucap Jon Edward melalui penasihat hukumnya.

Hakim Syafril Batubara pun meminta Jaksa Penuntut Umum agar menghadirkan tepat waktu lantaran saksi yang rencananya dihadirkan oleh JPU sebanyak 20 orang.

Sidang pun ditutup Kamis pekan depan untuk mendengarkan saksi-saksi uang mulai dihadirkan JPU tersebut.(man)

APBD Deliserdang Naik 7,51 Persen

Ilustrasi
Ilustrasi

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Deliserdang tahun 2019 mengalami kenaikan 7,51 persen. Hal ini terungkap pada rapat Badan Anggaran DPRD Deliserdang dengan Pemkab Deliserdang dalam membahas Rekapitulasi R-APBD 2019 KUA PPAS di Gedung DPRD Deliserdang, Kamis (25/10).

Kenaikan itu tertuang pada dokumen Rekapitulasi R-APBD 2019. Disebutkan dalam dokumen rapat itu, pada Tahun 2018 APBD Deliserdang sekitar Rp3,640 triliun. Selanjutnya, tahun 2019 APBD Deliserdang Rp3,914 triliun, ada angka kenaikan sekitar Rp273 miliar atau sekitar 7,51 persen.

Menurut anggota Bangar DPRD, Mikail Tantara Purba, komposisi APBD Deliserdang untuk tahun 2019 akan mengalami ketimpangan dimana belanja tidak langsung lebih tinggi dibanding belanja langsung. Disebabkan Dana BOS yang selama ini di belanja langsung tetepi bergeser kebelanja tidak langsung.

Sehingga komposisinya untuk belanja Rp3,914 triliun dengan rincian belanja tidak langsung 50,21 persen atau sekitar Rp1,980 triliun sementara belanja langsung 49,79 persen atau Rp1,963 triliun.

Dijabarkan Mikail kembali, belanja tidak langsung Rp1,980 terdiri untuk belanja pegawai atau gaji Rp1,481 triliun, kemudian belanja hibah Rp81 miliar, bantuan keungan kepada Parpol Rp1,07 miliar, belanja bantuan keuangan kepada desa Rp460 miliar, belanja bantuan keuangan kepada kelurahan Rp2,89 miliar, Sementara itu belanja langsung Rp1,963 triliun meliputi belanja pegawai Rp47,14 miliar, belanja barang jasa Rp994,72 miliar dan belanja modal Rp768,12 miliar.

Kemudian untuk pembiayaan berupa penerimaan pembiayaan dari SiLPA tahun 2017/2018 Rp45 miliar. kemudian pengeluaran pembayaran Rp15 miliar yang terdiri dari penyertaan modal pada PT Bank Sumut Rp12,5 miliar, penyertaan modal pada PDAM Rp2,5 miliar.

Terpisah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Deliserdang A Haris Pane menyatakan komposisi RAPBD 2019 Kabupaten Deliserdang merupakan karena adanya pergeseran posisi dana BOS. Semula dibelanja langsung menjadi belanja tidak langsung. Selain itu, adanya kenaikan APBD tahun 2019 karena disana sudah dimasukan rencana kenaikan gaji PNS sekitar 5 persen ditambah gaji para CPNS.

“Deliserdang menerima sekitar 700 CPNS, gajinya sudah dimasukan ke APBD tahun 2019. Sebenarnya hanya posisi yang berubah tetapi belanjanya akan tetap untuk kepentingan masyarakat Deliserdang,”sebutnya.

Kembali dijelaskannya, ini merupakan Rekapitulasi R-APBD 2019 yang kelak akan dibahas bersama antara Banggar DPRD dengan Pemkab Deliserdang kemudian sekitar bulan November APBD tahun 2019 disahkan. (btr/han)

Tanah Karo Rawan Bencana

DIABADIKAN: Bupati Karo Terkelin Brahmaana bersama Sestama BNPB RI Dody Ruswandi, MSCE dan sejumlah OPD di Tanah Karo.
DIABADIKAN:
Bupati Karo Terkelin Brahmaana bersama
Sestama BNPB RI Dody Ruswandi, MSCE dan sejumlah OPD di Tanah Karo.

KARO, SUMUTPOS.CO – Kabupaten Karo menjadi salah satu daerah di Sumatera Utara yang masuk dalam kategori rawan bencana. Untuk itu, warga Bumi Turang diimbau tetap waspada, apalagi di musim penghujan seperti saat ini.

Hal ini dikatakan Sestama BNPB RI Dody Ruswandi, MSCE saat berbincang-bincang dengan Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat menghadiri peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana Nasional Tahun 2018, di Hotel Santika Medan, Rabu (24/10) sore).

Dikatakan Dody, mengingat kerawanan tersebut, maka penanggulangan bencana alam harus dilakukan menggunakan prinsip dan cara yang tepat.

Selain itu, penanggulangan bencana alam juga harus menyeluruh tidak hanya pada saat terjadi bencana, tetapi pencegahan sebelum terjadi bencana dan rehabilitasi serta rekonstruksi setelah terjadi bencana.

Hal ini dilakukan dengan tujuan agar bencana alam tidak terlalu banyak menimbulkan dampak buruk bagi korban bencana alam.

Menyahuti hal tersebut, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapresiasi kegiatan peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana Alam, yang disosialisasikan BNPB Pusat dimana Kabupaten Karo salah satu daerah sudah mengalami bencana, yaitu Gunung Sinabung erupsi sejak tahun 2010 hingga tahun 2018.

Menurut Terkelin, kegiatan ini sebagai masukan pemahaman untuk memperkuat aksi-aksi pengurangan risiko bencana melalui program solidaritas. Seperti tata kelola risiko, meningkatkan manajemen risiko,dalam penanggulangan bencana, dan pengelolaan risiko bencana berbasis ekosistem termasuk menggelar data-data melalui pameran kebencanaan bagi masyarakat, sehingga memudahkan informasi tentang bahaya bencana.

Turut hadir dalam acara ini, Gubsu Edy Rahmayadi, Anggota DPD RI Parlindungan Purba para Deputi BNPB, gubernur/wali Kota/bupati se-Indonesia, Kepala BPBD Provsu Riadil Akhir Lubis
Parlindungan Purba mengatakan, kegiatan ini dapat membangun kesadaran bersama sekaligus meningkatkan komitmen seluruh stakeholder untuk pengurangan risiko bencana dan membangun ketangguhan. Membangun dialog dan komunikasi, bersama pemangku kepentingan.

Sambungnya pada Kamis (25/10), dia akan datang ke Karo sekaligus menghadiri acara kunjungan kerja Wagubsu Musa Rajekshah ke Kabupaten Karo. “Kalau perlu besok di Karo kita bahas masalah jalan, karena seringnya jalan dari Medan-Berastagi atau sebaliknya Berastagi-Kabanjahe mengalami kemacetan, ini harus dibicarakan pak bupati, jika perlu jalan alternatif akan kita dukung, atau pembangunan jalan tol dari Medan Berastagi, saya sangat setuju,”ucapnya. (deo/han)

Kabupaten Karo Sabet Anugerah Layak Pemuda

istimewa/sumut pos ANUGERAH: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Karo, Robert Billy Peranginangin saat menemui Bupati Karo Terkelin Brahmana untuk menyampaikan Pemkab Karo menerima penghargaan Anugerah Layak Pemuda ruang kerjanya, Kamis (25/10).
istimewa/sumut pos
ANUGERAH: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Karo, Robert Billy Peranginangin saat menemui Bupati Karo Terkelin Brahmana untuk menyampaikan Pemkab Karo menerima penghargaan Anugerah Layak Pemuda ruang kerjanya, Kamis (25/10).anugerah

KARO, SUMUTPOS.CO – Tanah Karo mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Layak Pemuda mewakili Pulau Sumatera. Anugrah ini akan diberikan Kementerian Pemuda dan Olahraga RI dalam perayaan puncak Hati Sumpah Pemuda ke-90 Tahun 2018.

Perayaan puncak tersebut akan dilaksanakan di Balai Samudera- Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (29/10).

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Karo, Robert Billy Peranginangin saat menemui Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH di ruang kerjanya, Kamis (25/10).

Menurut Robert, anugerah penghargaan ini akan diterima langsung oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH tanpa boleh diwakilkan sesuai surat edaran No: 005/67 06/bangsa tanggal 23 Oktober 2018 yang dia terima.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana mengatakan, sangat bersyukur dan berterimakasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini melalui Menteri Pemuda dan Olah Raga, telah memilih Pemkab Karo sebagai salah satu sebagai kriteria menjadi Kabupaten Layak Pemuda.

“Syarat ukuran untuk mendapatkan anugerah tersebut di antaranya peran serta Pemerintah Kabupaten Karo melalui Dispora yang dinilai mampu melakukan inovasi, pendampingan dan menggerakkan kegiatan ke pemudaan bersama masyarakat Karo khususnya,” ujar Terkelin.

Begitu juga penilaian pemerintah pusat atas keberhasilan Pemkab Karo dalam besama-sama terlibat melaksanakan berbagai bentuk kegiatan. Misalnya, penyuluhan narkoba, pembinaan budaya melalui pentas seni, mempromosikan parawisata melalui sinematografy dan lainnya.

Sambung Terkelin, melalui anugerah penghargaan nantinya, diharapkan dapat bersama sama dengan pemangku kepentingan, stakeholder dan masyarakat lebih peduli terhadap pembinaan generasi muda ke depan. “Karena ke depan kita akan menjadi pilot percontohan pembinan kepemudaan untuk regional barat (Sumatera, Jawa Barat dan Kalimantan),”ujar Terkelin.

Sebelum mengakhiri perbincangan, Bupati Karo Terkelin Brahmana mengucapkan salam pemuda, Maju! Tanah Karo Luar biasa!. (deo/han)

MANASIK HAJI

Triadi Wibowo/Sumut Pos MANASIK: Pelajar Taman Kanak Kanak (TK) melakukan kegiatan peragaan Manasik Haji Anak se-Kota Medan beserta seribuan siswa dan siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Asrama Haji Medan, Rabu (24/10). Kegiatan ini salah satunya bertujuan penanaman nilai- nilai akidah bagi pemantapan iman dan Islam pada anak PAUD.
Triadi Wibowo/Sumut Pos
MANASIK:  Pelajar Taman Kanak Kanak (TK) melakukan kegiatan peragaan Manasik Haji Anak se-Kota Medan beserta seribuan siswa dan siswi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Asrama Haji Medan, Rabu (24/10). Kegiatan ini salah satunya bertujuan penanaman nilai- nilai akidah bagi pemantapan iman dan Islam pada anak PAUD.

Pemko Binjai Gelar Rakor Penanganan Kemiskinan

RAKOR: Asisten I Pemko Binjai, Otto Harianto saat membuka rakor pengetasan kemiskinangan.
RAKOR:
Asisten I Pemko Binjai, Otto Harianto saat membuka rakor pengetasan kemiskinangan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai menggelar rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan Kota Binjai tahun 2018. Rapat tersebut dihadiri seluruh pimpinan OPD, camat dan lurah yang digelar di Aula Balai Kota, Jalan Jenderal Sudirman, Binjai Kota, Kamis (25/10).

Asisten I Pemko Binjai, Otto Harianto berharap, melalui rapat ini dapat menyatukan persepsi dan komitmen melalui penyampaian berbagai masukan, serta saran guna penempatan keberhasilan program penanggulangan kemiskinan di Kota Rambutan.

Terkait dengan rakor ini, Otto menyampaikan sejumlah hal yang dapat menanggulangi kemiskinan.

Yakni, penanggulangan kemiskinan merupakan tanggung jawab pemerintah. “Sehingga kita harus mampu semaksimal mungkin menyelesaikannya sesuai dengan tugas pokok kita masing-masing,” ujar dia.

Meski begitu, sinergi yang dimaksud yakni menyelaraskan dan harmonisasi program-program yang berkaitan dengan penanggulangan kemiskinan semua perangkat daerah.

Otto menambahkan, rakor ini juga merupakan sarana evaluasi sudah sejauh mana upaya hasil yang diperoleh melalui program apapun dari kegiatan perangkat daerah terkait penanggulangan kemiskinan di Kota Binjai.

“Selain itu, rapat ini sekaligus juga sarana mengenai kendala yang ditemui agar dapat dibahas bersama,” sambung Otto.

Usai rapat, Otto pun mengimbau agar segera menyusun data base masyarakat miskin dengan pemanfaatan informasi teknologi? untuk dapat disusun dan diintegrasikan dengan semua perangkat daerah.

Sehingga Pemko Binjai mempunyai sistem informasi masyarakat miskin yang terkini dengan updating data berkesinambungan yang dapat diakses. “Terkait segala sesuatu penanggulangan kemiskinan di Kota Binjai, kami harapkan fasilitasi dan masukan dari narasumber,” ujar Otto.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Binjai, Agustawan Karnajaya menambahkan, tim akan dibentuk dalam rangka meningkatkan penanggulangan kemiskinan ini. Hal ini dilakukan sebagai wadah koordinasi lintas sektor guna penanggulangan kemiskinan.

Pada rakor ini, Badan Pusat Statistik, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan kordinasi Program Keluarga Harapan Kota Binjai ditunjuk sebagai narasumber. (ted/han)

FIFGroup Targetkan Pembiayaan Rp30 Triliun

Foto: Dame/Sumut Pos BERBINCANG: Head of Corporate Communications FIFGroup, Arif Reza Fahlepi (kiri), berbincang tentang program CSR dengan Marketing Manager FIFGroup CMF Sumut 1, Rony Handika, Marketing Manager Sumut Area, Pesta Krishi Exaudy Hutapea, Branch Head FIFGroup Medan, Justina Munthe, Branch Head Binjai, Elkana Sembiring, Branch Head Marelan, Denny Setiawan, dan Branch Head Tembung, Alfian Nasution, di Medan, Kamis (25/10).
Foto: Dame/Sumut Pos
BERBINCANG: Head of Corporate Communications FIFGroup, Arif Reza Fahlepi (kiri), berbincang tentang program CSR dengan Marketing Manager FIFGroup CMF Sumut 1, Rony Handika, Marketing Manager Sumut Area, Pesta Krishi Exaudy Hutapea, Branch Head FIFGroup Medan, Justina Munthe, Branch Head Binjai, Elkana Sembiring, Branch Head Marelan, Denny Setiawan, dan Branch Head Tembung, Alfian Nasution, di Medan, Kamis (25/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pertumbuhan ekonomi tanah air yang semakin membaik, membuat perusahaan pembiayaan PT Federal International Finance Group (FIFGroup) optimis akan mencapai target pembiayaan sebesar Rp30 triliun hingga akhir tahun 2018.

“Pencapaian pembiayaan FIFGroup per September 2018, secara nasional sudah tembus di angka Rp25,7 triliun. Pembiayaan itu untuk sektor sepeda motor baru dan bekas, elektronik, serta pembiayaan dana syariah (haji/umroh),” kata Head of Corporate Communications FIFGroup, Arif Reza Fahlepi, di Medan, Kamis (25/10). Ia didampingi Marketing Manager FIFGroup CMF Sumut 1, Rony Handika, Marketing Manager Sumut Area, Pesta Krishi Exaudy Hutapea, Branch Head FIFGroup Medan, Justina Munthe, Branch Head Binjai, Elkana Sembiring, Branch Head Marelan, Denny Setiawan, dan Branch Head Tembung, Alfian Nasution.

Untuk pembiayaan sepeda motor baru hingga September 2018 mencapai  Rp16,3 triliun, atau membiayai sekitar 1.036.000 juta unit. “Ada kenaikan angka sekitar Rp1,3 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sekitar Rp15 triliun,” katanya.

Kenaikan jumlah pembiayaan juga terjadi untuk sepeda motor bekas dari Rp6 triliun pada September 2017 menjadi Rp6,9 triliun tahun ini. Begitu juga dengan pembiayaan elektronik yang mencapai Rp3,5 triliun. Naik dari tahun lalu yang hanya Rp2,1 triliun.

“Meningkatnya jumlah pembiayaan salah satu faktornya karena membaiknya perekonomian nasional, seperti sektor perkebunan dan tambang yang mulai naik. Sehingga ekonomi masyarakat juga tergenjot. Selain itu, banyaknya model sepeda motor baru khususnya matic, dan terus munculnya model-model gadget terbaru yang membanjiri pasar, ikut mempengaruhi,” katanya.

Saat ini, ada 5 juta customer aktif FIFGroup di seluruh Indonesia.

Marketing Manager FIFGroup CMF Sumut 1, Rony Handika menambahkan, di wilayah Sumut, pihaknya menargetkan pembiayaan sebesar Rp128 miliar per bulan, atau Rp1,563 triliun di tahun 2018.

Untuk pembiayaan dana syariah, Sumut cenderung mengajukan pembiayaan ibadah haji. “setiap bulan sekitar 80 jamaah mengajukan pembiayaan ibadah haji. Lebih banyak dibanding peminat pembiayaan ibadah umroh. Mungkin karena adanya syarat yakni biro travelnya harus terdaftar di Kemenag. Sehingga sedikit sulit mengajukan pembiayaan umroh,” ucapnya.

Sebagai bentuk komitmen FIFGroup dalam mendukung aspek keselamatan para konsumennya di Sumut, pihaknya menyediakan kotak P3K (medical kit). Kotak ini khusus untuk konsumen repeat order (RO). (mea)

ICMI Muda Prihatin Pembakaran Bendera Tauhid

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN  – ICMI Muda merasa prihatin atas tragedi pembakaran bendera tauhid oleh oknum Banser. Menurut mereka, pembakaran bendera tauhid ini menimbulkan keresahan di masyarakat. Karena kalimat tauhid merupakan kalimat suci junjungan seluruh ummat Islam di penjuru dunia.

“Jika kondisi ini dibiarkan, dikhawatirkan akan menimbulkan gejolak nasional. Dampaknya bisa memecah-belah keutuhan bangsa dan menimbulkan rasa kebencian bahkan menyulut konflik politik, sosial, dan agama,” kata Sekjen ICMI Muda Pusat, Tumpal Panggabean MA, dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sumut Pos, Kamis (25/10).

Karenanya, lanjut Tumpal, ICMI Muda menuntut berbagai pihak khususnya oknum Banser pelaku pembakaran bendera tauhid itu, agar memohon maaf kepada seluruh umat Islam. “ICMI Muda juga meminta kepada Kapolri agar mengawal proses penegakan hukum. Kami harap kasus ini diproses hukum dengan transparan, cepat, dengan sikap seadil-adilnya,” tegas Tumpal.

Tumpal juga mengimbau umat Islam, ormas Islam dan seluruh elemen Islam di seluruh Indonesia agar tidak bertindak anarkis dalam menyikapi kejadian ini. Tetapi ikut mengawal bersama proses hukumnya.

“Kita juga mengimbau kepada seleruh elemen bangsa agar berhati-hati terhadap siasat adu domba pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang ingin memecah persatuan dan kebersamaan yang kita bina selama ini. Mari kita jaga keutuhan Umat Islam, jaga persatuan Umat Islam, dan jaga keutuhan Bangsa Indonesia,” pungkasnya. (adz)