Home Blog Page 5928

Penuntasan Stunting di Pakpak Bharat

Tamba Tinendung/sumut Pos BAGIKAN: Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Made Tirta Dewi membagikan susu kepada ibu hamil dan menyusui di sela-sela Hari Jadi Kabupaen Pakpak Bharat, baru-baru ini.
Tamba Tinendung/sumut Pos
BAGIKAN: Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Made Tirta Dewi membagikan susu kepada ibu hamil dan menyusui di sela-sela Hari Jadi Kabupaen Pakpak Bharat, baru-baru ini.

PAKPAK BHARAT,SUMUTPOS.CO – Program 1.000 hari pertama kehidupan menuju generasi emas, Pemkab Pakpak Bharat memberikan susu kepada para ibu hamil dan menyusui.

Terobosan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu MBA ini merupakan salah satu dukungan program pemerintah menuntaskan Stunting. Kegiatan pemberian susu secara simbolis kepada ibu hamil dan menyusui tersebut, diserahkan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pakpak Bharat, Made Tirta Dewi, di sela-sela peringatan hari jadi ke-15 Kabupaten Pakpak Bharat.

Bupati Pakpak Bharat menegaskan, pemberian susu kepada ibu hamil dan menyusui tersebut diharapkan bisa menurunkan jumlah anak yang lahir dengan berat badan lahir rendah, menurunkan proporsi anak balita Stunting, serta meningkatkan persentase ibu memberikan ASI eksklusif. Dijelaskan Remigo, tahapan program tersebut dimulai dari hari ke 1 positif hamil sampai hari ke-280 dimana bayi masih dalam kandungan.

Bupati juga mengharapkan agar petugas gizi bisa memantau status gizi ibu hamil, agar tidan muncul ibu hamil yang Kurang Energy Kronik (KEK) dan anemia. Pemberian dua kotak susu dilaksanakan di Posyandu setiap bulannya, saat ibu hamil melakukan pemeriksaan.

Kemudian, untuk periode umur bayi 0–6 bulan (180 hari), semua anak mendapatkan Inisisasi Menyusui Dini (IMD) dan pemberian ASI Eksklusif sampai anak berumur 6 bulan tanpa memberikan makanan apapun.

Selanjutnya, untuk periode 6–24 bulan (540 hari) umur anak si ibu menyususi akan mendapatkan susu sebanyak 2 kotak setiap bulan, atau setiap posyandu pada saat si anak di bawa ke Posyandu. (tam/han)

DPRD Sahkan P-APBD Deliserdang

Ilustrasi
Ilustrasi

LUBUKPAKAM,SUMUTPOS.CO – Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Pemkab Deliserdang Tahun Anggaran (TA) 2018 diterima dan disetujui dalam sidang paripurna DPRD yang dipimpin Ketua, Ricky P Nasution, Wakil Ketua Imran Obos dan Wakil Ketua Kamaruzaman serta dihadiri Bupati H Ashari Tambunan, Sekdakab Darwin Zein SSos, Senin (24/9).

“Untuk mewujudkan percepatan pencapaian dan penajaman target-target pembangunan daerah pada perubahan anggaran 2018, pendapatan daerah diproyeksikan Rp3.640.579.921.809 dari target semula Rp3.733.345.654.763 atau turun Rp 92.765.732.953 (2,48 persen).

Jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan daerah tahun 2017 maka bertambah sebesar Rp3.86.085.041.666 setara dengan (11%) yakni Rp 3.112.343.380.366,” kata anggota Badan Anggaran DPRD Deliserdang, H Rakhmadsyah SH dalam pembacaan laporan.

Dijelaskan rincian pendapatan, PAD diproyeksikan Rp925.522.525.079 atau turun Rp75.404.534.921 dibandingkan dengan APBD murni TA 2018 Rp1.000.927.060.000.

Dana perimbangan diproyeksikan Rp2.007.320.996.209, bertambah Rp2.052.741.209 jika dibandingkan dengan APBD murni TA 2018 Rp2.005.268.255.000. Lain-lain pendapatan daerah yang sah, diproyeksikan Rp707.736.400.521 atau berkurang Rp19.413.939.241 dibandingkan dengan APBD murni TA 2018 Rp 727.150.339.736.

Sedangkan dana belanja daerah, tambahnya, diproyeksikan Rp3.822.171.768.018 atau bertambah Rp55.813.514.894 bila dibanding dengan APBD murni TA 2018 Rp3.766.358.253.124. Untuk belanja tidak langsung diproyeksikan Rp2.012.180.560.607 atau berkurang Rp65.798.173.152 bila dibanding sebelumnya pada APBD murni TA 2018 Rp2.077.978.733.759. Belanja langsung diproyoksikan Rp1.809.991.207.411 atau bertambah Rp121.611.688.049 bila dibanding dengan sebelumnya yakni APBD murni TA 2018 Rp 1.688.379.519.365.

Badan Anggaran juga mengingatkan dalam laporan itu, bahwa dengan berkurangnya belanja tidak langsung, hendaknya tidak membawa implikasi pada berkurangnya kualitas pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat Deliserdang. Bupati dalam sambutannya, mengatakan bahwa putusan tersebut memiliki hakekat yang penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Deliserdang. “Selain itu, putusan tersebut memilki peran sentral dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab kita bersama untuk terselenggaranya roda pemerintahan,” katanya.

Menurutnya, meskipun keterbatasan kemampuan keuangan daerah merupakan suatu kendala, namun pihaknya akan berupaya agar prioritas daerah yang telah disepakati akan tetap dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan minimal. Sedangkan prioritas daerah yang urgensinya tidak begitu tinggi, ditunda pelaksanaannya pada tahun mendatang. (btr/han)

Sumutpos Buka Simulasi Trayout CPNS 2018

Kalau Anda Berminat Jadi PNS namun belum mengerti atau elim paham mendaftar secara online dan menjawab soal tes dengan Aplikasi CAT, ikut segera Bimtek CPNS 2018.

Fasilitas :

  1. Makan siang
  2. Materi Kompetensi Dasar
  3. Materi Soal-soal tes
  4. Tes Karakteristik Pribadi(TKP)
  5. Tes Intelegensi Umum
  6. Tes wawasan kebangsaan(TWB)
  7. Aplikasi Master CAT CPNS

selengkapnya Disini

 

 

 

Hanura RP 0, Demokrat RP 50 Juta

istimewa BERDOA: Dua pasangan Capres dan Cawapres Republik Indonesia Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berdoa saat deklarasi Pemilu Damai di Monas, Minggu (23/9).
istimewa
LEPAS BURUNG: Perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019 melepas burung merpati saat deklarasi kampanye Pemilu damai di Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Minggu (23/9).

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut resmi menutup masa penerimaan rekening dana khusus kampanye (RKDK) dan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) peserta Pemilu 2019, Minggu (23/9) petang. Seluruh partai politik peserta Pemilu 2019 telah menyerahkan laporan dana awalnya. Jumlahnya pun bervariasi, mulai dari Rp0 (nol rupiah), hingga puluhan juta.

RKDK dan LADK merupakan syarat wajib yang mesti disertakan seluruh parpol kontestan Pemilu dan calon DPD kepada KPU, sebelum tahapan kampanye dimulai. Hal itu tertuang dalam UU No.7 tahun 2017 tentang Pemilu dan juga PKPU No.24/2018 pasal 67 bahwa LADK merupakan kewajiban dalam Pemilu. Pembukaan RKDK paling lambat satu hari sebelum masa kampanye dimulai. Sedangkan periode pembukuan LADK dimulai sejak pembukaan RKDK dan ditutup satu hari sebelum masa kampanye, yakni 23 September 2018.

“Pada prinsipnya semua parpol dan semua calon DPD telah menyerahkan LADK ke KPU Sumut sebelum pukul 18.00 WIB hari ini,” ungkap Kasubbag Hukum dan Teknis KPU Sumut, Maruli Pasaribu saat dikonfirmasi Sumut Pos, Minggu (23/9) malam.

Namun sayang, Maruli terkesan pelit informasi. Dia enggan memberikan rincian kedua laporan yang bersifat wajib itu saat diminta wartawan. Padahal, secara fisik laporan ada berita acara yang disampaikan dari parpol dan calon DPD kepada KPU Sumut. Maruli menegaskan, pihaknya tidak turut menginventarisir besaran RKDK maupun LADK yang disampaikan tersebut. “Besaran rekening awal masing-masing parpol dan DPD tidak ada diinventarisisir,” sambungnya.

Komisioner KPU Sumut Divisi Teknis, Benget Manahan Silitonga ketika dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui perkembangan terbaru mengenai penyerahan RKDK dan LADK tersebut. “Saya di Jakarta pula ini, bos. Persiapan kami mau pelantikan besok (hari ini, Red). Nanti saya tanya ke Pak Maruli ya, kalau dapat aku share datanya,” katanya. Namun hingga berita ini diturunkan, Benget belum mengirim datanya ke wartawan Sumut Pos.

Musuh Lama

TIMNAS U 16
TIMNAS U 16

JAKARTA- Perjuangan Indonesia U-16 merebut tiket ke Piala Dunia U-17 berlanjut di Stadion Bukit Jalil, Kualalumpur, Senin (24/9) malam. Pasukan Fachri Husaini dihadang sesama wakil Asia Tenggara, Vietnam pada laga lanjutan grup C Piala Asia U-16.

Laga ini menjadi pertemuan kedua bagi Timnas U-16 dan Vietnam U-16 dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Terakhir bersua di Piala AFF U-16, Vietnam dibungkam di semifinal. Kala itu David Maulana dkk menang 4-2 pada Piala AFF U-16 2018. Bagus Kahfi mencetak brace pada laga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo tersebut. Sementara dua gol lainnya diceploskan Supriadi dan Andre Oktaviansyah.

Selain di Piala AFF U-16 2018, Timnas U-16 juga pernah menundukkan Vietnam dengan skor 1-0 dalam turnamen Jenesys, 12 Maret 2018 lalu. Kala itu, gol semata wayang Indonesia dicetak Rendy Juliansyah. “Vietnam yang saat ini, hanya beberapa pemain saja ada beberapa perubahan.

Tapi gaya main dan formasinya sama dengan Vietnam yang kami hadapi di Tien Phong, Jenesys, dan AFF. Kami sudah tahu sama tahu, jadi anggap seperti latihan bersama saja. Tapi tetap kami tidak ingin meremehkan lawan. Kami akan tetap berjuang dan berharap dukungan kembali dari para masyarakat Indonesia,” kata Fakhri.

Timnas U-16 dan Vietnam U-16 mendapatkan hasil berbeda pada pertandingan pertama mereka di Piala AFC U-16 2018. Timnas U-16 berhasil mengalahkan Iran U-16 dengan skor 2-0. Sedangkan Vietnam U-16 kalah dari India U-16 dengan skor 0-1. Kemenangan atas Iran tentu melambungkan rasa percaya diri pasukan Garuda Asia.

Namun ada kabar buruk karena timnas U-16 terancam tak komplet. Cedera yang dialami dua bintang tim nasional U-16 Indonesia Brylian Aldama dan M Supriadi mengalami cedera. Brylian dan Supriadi mengalami cedera saat Indonesia mengalahkan Iran dengan skor 2-0 pada laga perdana Grup C Piala Asia U-16 2018. Saat itu Supriadi ditarik pada menit ke-78. Sementara itu, Brylian meninggalkan lapangan menjelang laga berakhir.

Namun belakangan diketahui cedera keduanya tidak parah. Pelatih timnas U-16 Indonesia Fakhri Husaini mengatakan, Brylian tidak mengalami dislokasi. “Namun, ada ototnya yang saya tidak tahu apakah tertarik atau apa, ketika terjatuh saat heading kemarin,” ucap Fakhri.

Sementara itu, Supriadi mengalami cedera kambuhan. Fakhri berharap Supriadi segera pulih. “Saya berharap dalam waktu dua hari ini pemulihannya bisa berlangsung cepat. Yang lainnya tidak ada yang cedera atau sakit,” imbuh mantan pemain PKT Bontang itu.

Fakhri sendiri mengaku tidak khawatir apabila Brylian dan Supriadi harus absen pada laga melawan Vietnam, Senin (24/9). Pasalnya dia sudah menyiapkan penggantinya.

Di kubu lawan, Pelatih Vietnam U-16 Vu Hong Viet menilai Timnas U-16 adalah lawan yang susah untuk ditaklukkan. “Indonesia merupakan lawan sangat sulit. Mereka bermain sangat baik pada pertandingan pertamanya. Mereka tim yang kuat. Kami sangat siap untuk menghadapi mereka,” katanya.

Hasil apik yang diraih tim Garuda Asia itulah yang membuat pelatih Vietnam dilanda kecemasan. Dengan perfoma yang makin menanjak, bukan mustahil tim Garuda Asia akan kembali menggasak Vietnam U-16.

Hong Viet berharap timnya bisa mengembangkan permainan tidak seperti saat bersua India. “India memainkan bola dengan baik di lini tengah. Itulah mengapa kami tidak bisa mengendalikan permainan. Kami juga kebobolan gol pada menit terakhir yang membuat India menang,” imbuh Hong Viet. (bbs/jpc/don)

Perangi Hoax, Isu SARA dan Politik Uang

istimewa LEPAS BURUNG: Perwakilan partai politik peserta Pemilu 2019 melepas burung merpati saat deklarasi kampanye Pemilu damai di Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Minggu (23/9).
istimewa
BERDOA: Dua pasangan Capres dan Cawapres Republik Indonesia Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berdoa saat deklarasi Pemilu Damai di Monas, Minggu (23/9).

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Awal kampanye bagi seluruh peserta Pemilu 2019 di Kota Medan dan Sumatera Utara, ditandai dengan “Deklarasi Pemilu Damai”, di Kantor KPU Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Minggu (23/9) pagi.

Semangat yang diusung juga masih sama seperti Pilgub Sumut, yakni menyuarakan larangan ujaran kebencian, berita bohong (hoax), penggunaan isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) serta politik uang Kegiatan digagas KPU Sumut itu dirangkai dengan jalan santai, karnaval budaya dan hiburan musik bersama para kontestan Pemilu tingkat provinsi, termasuk calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Kehadiran seluruh kontestan Pemilu tersebut sekaligus untuk penandatangan naskah deklarasi antara penyelenggara dan juga masyarakat. “Setiap parpol diperkenankan membawa 50 anggotanya, sementara untuk calon anggota DPD bisa membawa 15 orang,” kata Komisioner KPU Sumut Bidang SDM dan Parmas, Yulhasni.

Dia mengatakan, dalam deklarasi damai yang menjadi penekanan adalah masalah terkait ujaran kebencian, berita bohong, penggunaan isu SARA serta politik uang. “Kita akan mengajak semua peserta Pemilu bersama-sama memerangi isu SARA, hoax dan politik uang. Hal ini sangat penting guna terselenggaranya Pemilu yang damai, dan menghindari perpecahan,” katanya.

Sebelumnya, diawali menyayikan lagu Indonesia Raya dan orasi demokrasi bahwa Indonesia menolak hoax, politisasi SARA dan uang, Wakapolda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, kondusifitas keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat harus dijaga. “Apalagi nenjelang pelaksanaan Pilpres dan Pileg. Untuk menciptakan itu bukan hanya tugas kepolisian, tapi juga tugas seluruh masyarakat. Karena kalau Sumut aman dan kondusif, maka pembangunan dan perekonomian akan berjalan, masyarakat akan nyaman dan sejahtera,” ujarnya.

Jika ditemukan pelanggaran, katanya, harus dilaporkan ke Bawaslu atau Gakkumdu, karena ada penegak hukum yang akan memprosesnya.

Sementara Ketua KPU Sumut Mulia Banurea mengajak agar kampanye damai senantiasa diwujudkan seluruh elemen masyarakat sampai tiga hari sebelum pemilihan. Waktu yang panjang ini, katanya, masyarakat agar lebih cerdas memilih para calon yang mampu memberi solusi untuk setiap masalah yang ada di Sumut. Menurutnya, pemilu damai akan terwujud jika masyarakat dan pengurus parpol tidak bermain politik uang, politisasi SARA dan beberapa cara negatif lainnya.

Amatan Sumut Pos, diantara seluruh calon anggota DPD RI yang diundang, massa dari Dadang Darmawan Pasaribu paling banyak membawa pendukung. Koordinator massa pendukung calon anggota DPD RI asal itu, Rizal, mendukung kampanye anti hoax, anti politik SARA dan anti politik uang yang digelar KPU Sumut tersebut.

Menurutnya, dengan mendukung kampanye anti hoax berarti telah berupaya untuk mencerdaskan masyarakat dalam pendidikan politik jelang Pemilu 2019. “Kegiatan yang kami ikuti ini merupakan langkah awal, untuk bersama membangun kampanye politik di Sumut tanpa hoax, tanpa politik uang dan tanpa politik SARA,” katanya.

Massa pendukung yang membawa poster-poster bergambar calon anggota DPD nomor 24 tersebut, juga membawa topeng bergambar wajah Dadang Darmawan. “Sengaja kami memakai topeng bergambar Bang Dadang dalam acara ini, agar masyarakat lebih banyak mengenal abang kita yang merupakan mantan aktivis 98” beber Rizal.

Dadang Darmawan sendiri menyebutkan, deklarasi anti hoax, anti politik SARA dan anti politik uang yang dilaksanakan KPU merupakan langkah yang harus didukung demi mewujudkan politik Indonesia yang jujur dan mementingkan rakyat. “Kita bersama mendukung kampanye damai ini, karena merupakan bentuk komitmen kita para calon anggota DPD untuk mewujudkan pendidikan politik yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya seraya mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan para massa pendukungnya. “Saya sangat berterima kasih kepada kawan-kawan mahasiswa, aktivis dan masyarakat yang ikut bersama mendukung saya serta memeriahkan deklarasi kampanye damai ini,” pungkasnya.

Senada, Plt Ketua Partai Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia Tandjung berharap Pemilu 2019 selain menjadi pemilu memenuhi prinsip ‘Jurdil’ dan ‘Luber’, juga bisa menjadi pemilu yang diwarnai dengan semangat kompetisi yang sehat, sportif, dan bebas dari fitnah serta berbagai ujaran kebencian. “Marilah kita jadikan Pemilu 2019 sebagai pemilu yang bermartabat dan justru mampu menjadikan kita tetap bersatu sebagai bangsa yang besar,” katanya.

Kualifikasi Formasi Diumumkan Bersamaan

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Sembari menunggu formasi resmi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Setdaprovsu akan menggelar rapat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota terkait teknis pengumuman CASN 2018 hari ini, Senin (24/9).

“Terkait hal itu (pendaftaran CASN, Red), kita rencanakan besok (hari ini) untuk membuat pertemuan dan mengundang pemkab/pemko se Sumut di kantor gubernur,” kata Kepala Bagian Formasi BKD Setdaprovsu, Menan menjawab Sumut Pos, Minggu (23/9).

Pertemuan melalui rapat koordinasi tersebut, terang Menan, sebagai langkah menyamakan persepsi terhadap pendaftaran CASN 2018. Setelah itu, pihaknya berencana umumkan seluruh formasi yang dibutuhkan masing-masing daerah kepada masyarakat.

“Seperti waktu pendaftarannya kapan? Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan apa saja? Sampai nanti selesai tahapan tersebut kan perlu dikoordinasikan dan disusun sebelum diumumkan. Misalnya pada 19 September kemarin, diumumkan bahwa pembukaan pendaftaran pegawai sudah dimulai. Hal begini yang nanti turut kita masukkan,” terangnya.

Namun demikian, sambung dia, soal kualifikasi formasi yang kemarin diusulkan revisi ke Kemenpan RB, belum diterima oleh pihaknya. Kata dia, nantinya terkait hal tersebut akan diumumkan sekaligus setelah rapat koordinasi dengan pemkab/pemko digelar. “Hasilnya setelah rapat koordinasi dengan kabupaten/kota ya. Jadi dapat dulu kita keseragaman waktu pendaftarannya, baru akan diumumkan. Mengenai kualifikasi formasi sebagian daerah sudah ada yang menerima,” katanya.

Untuk formasi Sumut sendiri, diakui Menan sudah mereka usulkan sebanyak 1.242 orang. Dimana berdasarkan jumlah tersebut, alokasi CASN terdiri dari guru sebanyak 892 orang; tenaga kesehatan 250 orang dan tenaga teknis sebanyak 100 orang. “Itukan yang secara global (sebanyak 1.242), yang terdiri dari tiga kelompok yakni guru, tenaga kesehatan dan umum. Nanti apa-apa saja kualifikasinya baru nampak setelah diumumkan. Tapi nanti setelah rakor dengan kabupaten/kota biar seragam kita sampaikan,” pungkasnya.

605 Jamaah Menanti Kepulangan

Info haji
Info haji

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Sebanyak 390 jamaah haji Kloter 20 Debarkasi Medan, tiba di Tanah Air dengan selamat, Minggu (23/9) dini hari pukul 05.26 WIB. Dengan begitu, jamaah haji asal Sumatera Utara yang masih menanti kepulangan dari Tanah Suci sebanyak 605 orang.

“Sisa jamaah yang belum pulang sebanyak 605 orang, dari 3 kloter lagi,” kata Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, Imam Mukhairn
Sementara, jumlah jamaah haji yang telah kembali ke Tanah Air sebanyak 7.773 orang. “Kepulangan jamaah sudah mencapai 92,58 persen,” sebut Imam.

TPHI Kloter 20/MES Bakhtiar dalam laporannya meyampaikan, jamaah haji Kloter 20/MES berasal dari Batubara 246 orang, Medan 114 orang, Nias Selatan 6 orang, Gunungsitoli 9 orang, Nias 2 orang, Mandailing Natal 1 orang, Tanjungbalai 1 orang, Labuhanbatu 1 orang, Deliserdang 1 orang, Tapanuli Selatan 1 orang. Kemudian, TPHD Tebingtinggi 1 orang, TPHD Medan 2 orang dan 5 orang petugas yang menyertai jamaah haji.

Bakhtiar juga menyampaikan, satu jamaah haji wafat pada kloter ini atas nama Suhari Amad Kamari Bin Amad (83) asal Dusun X Tanjungsari Air Putih Kabupaten Batubara, pada tanggal 6 September 2018 di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah. Dua jamaah haji telah kembali pada Kloter 05/MES dan 08/MES.

Sementara itu, Bupati Batubara Zahir mengucapkan selamat datang kembali ke tanah air kepada jamaah haji Kloter 20/MES dan bersyukur jemaah haji tiba di tanah air dalam keadaan selamat dan sehat wal afiat. Zahir juga mengharapkan seluruh jamaah haji memperoleh haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurah.

“Jadikanlah pengalaman spiritual selama melaksanakan ibadah haji untuk menambah wawasan dan keimanan kearah yang lebih baik yang dapat dijadikan contoh bagi masyarakat,” ungkapnya.

Turut menyambut jamaah haji di Asrama Haji Medan Sekretaris PPIH Debarkasi Medan Muslim, Kakankemenag Nias Mardinal Tarigan, Kakankemenag Batu Bara Ahmad Sofian, Kasi Penyelenggara Haji dan Bimas Islam Kankemenag Gunungsitoli Julkarman Tanjung serta pejabat lainnya. (man)

Ciptakan Herbal Foam Makanan Alami

istimewa JUARA: Ketiga mahasiswa USU meraih juara II Wirausaha Muda Mandiri 2018.
istimewa
JUARA: Ketiga mahasiswa USU meraih juara II Wirausaha Muda Mandiri 2018.

SUMUTPOS.CO – Tim mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) meraih juara II kategori Wirausaha Muda Mandiri 2018 yang digelar pada 6-15 September 2018.

Mahasiswa yang menorehkan prestasi itu, adalah Aprial Syahputra, dan rekannya bernama Risdarwanto dan Andreasen P Chaidir. Mereka merupakan mahasiswa Fakultas Teknik USU Prodi Teknik Industri 2014. Produk inovasi yang mengantarkan Aprial, Risdarwanto dan Andreasen meraih juara di ajang bergengsi tersebut adalah Herbal Foam, yakni produk kemasan makanan yang terbuat dari bahan alami.

Aprila mengungkapkan ?Herbal Foam dihasilkan dari getah akasia, kulit udang dan tepung tapioka. Keberadaan produk ini bertujuan untuk mengganti styrofoam yang disinyalir mengandung styrene dan benzene, dua bahan kimia yang dianggap berbahaya.

“Herbal Foam yang kami ciptakan ini mudah terurai sehingga ramah lingkungan, bahkan edible atau bisa dimakan. Ini membuktikan bahwa produk Herbal Foam ini sangat aman dan hygienis,” ucap Aprial kepada wartawan di Medan, baru-baru ini.

Aprial menjelaskan produk Herbal Foam, diproduksi terlebih dahulu dengan melakukan riset berlangsung sejak Nopember 2017, lalu. Penelitian dan percobaan terus-menerus dilakukan walaupun berkali-kali menemui kegagalan.

“Terkadang komposisinya salah, atau bahan yang digunakan salah. Berulang-ulang kami mencari formula yang pas untuk menghasilkan Herbal Foam. Dicoba dan dicoba terus, hingga Maret 2018 terciptalah produk yang akhirnya menjadi juara II dalam Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri 2018,” tutur Aprial.

Dalam pengembangan inovasinya, Aprial dkk pernah lolos seleksi dan mendapatkan bantuan pendanaan sebesar Rp 276, 962 juta dari Program CPPBT Ristekdikti, yang digunakan untuk modal pembelian alat-alat dan bahan. Kemudian, di bulan Mei 2018 kembali mendapatkan bantuan dana dari Kemenaker dalam program perluasan tenaga kerja sebesar Rp 20 juta, sebagai bentuk support untuk memproduksi Herbal Foam secara massal.

Selain penghargaan yang baru didapatkan, Aprial dkk juga pernah mendapatkan gold medal dalam Kaohsiung Invention Design Expo (KIDE) di Taiwan pada Desember 2017 dan meraih silver medal dalam ajang Innovation Invention Design Competition (INDES) di Malaysia pada Agustus 2018 lalu.

“Kami selanjutnya adalah secepatnya memproduksi Herbal Foam secara massal dan memasoknya dalam jaringan kebutuhan kantor-kantor, hotel dan pemakaian massal lainnya. Untuk itu, mereka akan menggandeng UKM dan badan-badan usaha lainnya yang tertarik dengan produk Herbal Foam,” pungkasnya. (gus/han)

Pemanfaatan Bidang TIK

/Tamba TinendungSumut Pos DIABADIKAN:Rombongan Pemkab Pakpak Bharat dipimpin Bupati Dr Remigo Yolando Berutu, MBA MFin diabadikan bersama pihak Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud).
/Tamba TinendungSumut Pos
DIABADIKAN:Rombongan Pemkab Pakpak Bharat dipimpin Bupati Dr Remigo Yolando Berutu, MBA MFin diabadikan bersama pihak Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud).

PAKPAK BHARAT,SUMUTPOS.CO – Dalam Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), dan peningkatan mutu pendidik serta guna meningkatkan kualitas pembelajaran, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat menjalin kerja sama dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud).

Rombongan Pemkab Pakpak Bharat tersebut dipimpin oleh Bupati Dr Remigo Yolando Berutu, MBA MFin didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Mester Padang SPd MM; Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Aryanto Tinambunan SP MSi, dan Kepala Bidang Pendidikan Formal Dinas Pendidikan, Kardo Sinurat, SPd MPd.

Mereka diterima langsung oleh Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud), Gogot Suharwoto beserta jajaran di Gedung A Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Jumat (21/9).

Bupati Remigo dalam sambutannya, mengatakan bahwa 4 tahun belakang Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat telah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap pengembangan TIK di daerah. “Pemerintah juga terus berupaya membangun jaringan optik melalui pemanfaatan APBD, seperti hingga saat ini hampir di seluruh wilayah di Kabupaten Pakpak Bharat sudah dibangun jaringan optik”tutur Bupati. Bupati juga mengharapkan kerja sama yang baik dengan Pustekkom Kemendikbud, karena memiliki teknologi yang cukup tinggi.

Usai dilakukan kerja sama, rombongan Pemkab Bharat berdiskusi ringan, serta bertukar cenderamata antar lembaga Pemerintah tersebut. (tam/han)