Home Blog Page 600

KPU Dairi Sosialisasikan Tahapan Pencalonan Bupati/Wakil Bupati Dairi 2024

SOSIALISASI: Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Asih Firmansyah Solin (tengah) bersama Divisi SDM-Parmas, Ridwan Hendra Agustinus Samosir dan Koordinator Divisi Hukum, Anggiat Gabe Maruli Tua Sinaga saat sosialisasi tahapan pencalonan Bupati/Wakil Bupati Dairi tahun 2024. FOTO: RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dairi mensosialisasikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 10 tahun 2024 sebagai pengganti PKPU nomor 8 tahun 2024 terkait tahapan pencalonan Bupati/Wakil Bupati Dairi dalam pemilihan tahun 2024.

Kegiatan sosialisasi dipimpin Ketua KPU Dairi, Ariyanto Tinendung didampingi anggota KPU Dairi lainya, Asih Firmansyah Solin, Ridwan Hendra Agustinus Samosir, Anggiat Gabe Maruli Tua Sinaga dan Rono Anto Sinaga di One’s Hotel, Senin (26/8/2024).

Disampaikan Ariyanto, pasca putusan MK, ada beberapa poin perubahan dari PKPU nomor 8 ke PKPU nomor 10 tahun 2024 terkait tahapan pencalonan dimaksud. Dengan demikian, sosialisasi PKPU nomor 10 tahun 2024 ini sangat penting kita lakukan untuk dipahami bersama.

Dalam sesi pemaparan materi, Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Asih Firmansyah Solin menjelaskan, pada PKPU 10 Tahun 2024, ada sejumlah pasal yang dihapus dan dirubah. Diantaranya, tentang dukungan syarat partai politik/ gabungan partai politik dan batas usia bakal pasangan calon.

Untuk Dairi, lanjut Asih, sesuai Keputusan KPU Dairi, pendaftaran pasangan calon Bupati/ Wakil Bupati Dairi menyatakan syarat minimal suara sah paling sedikit 10 persen dari suara sah sebanyak 176.074, yaitu sejumlah 17.608 suara.

Kemudian, syarat usia paling rendah 25 tahun untuk calon bupati/ wakil bupati sejak penetapan pasangan calon. Selanjutnya, tahapan pendaftaran bakal pasangan calon bupati/ wakil bupati pada 27-29 Agustus. Dan pemeriksaan berkas yang sudah diterima dan sesuai Silonkada.

“Pendaftar terlebih dahulu mengapload syarat dan persyaratan ke Aplikasi Silonkada dan mengantarkan hardcopy ke KPU Dairi” ungkapnya.

Selanjutnya, kata Asih, 27 Agustus 2024, bagi calon yang sudah diterima pendaftarannya, langsung diajukan mengikuti pemeriksaan kesehatan di rumah sakit Haji Adam Malik di Medan.

Pemeriksaan kesehatan mulai, 27 Agustus 2024, atau disesuaikan dengan kesiapan rumah sakit dituju, sebut Asih.

Lalu, 29 Agustus-4 September 2024, penelitian persyaratan administrasi calon oleh KPU Provinsi dan KPU Dairi.

Berikutnya, 5- 6 September, pemberitahuan hasil penelitian persyaratan administrasi calon oleh KPU Provinsi dan KPU Dairi.
Selanjutnya, 6- 8 September, perbaikan dan penyerahan perbaikan persyaratan administrasi calon dan pengajuan calon oleh partai politik peserta pemilu.

Sementara, untuk penetapan calon, 22 September 2024. Satu hari kemudian yakni, 23 September, dilakukan pengundian nomor urut.

“Harapan kita, berita ini tidak hanya disini saja, tetapi sampai kepada masyarakat, ungkap Asih Firmansyah Solin. (rud/han)

PAC PDIP se-Kota Medan Tegak Lurus Amankan Amanah Partai

Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Baru Jumbo Ginting dan Ketua PAC Medan Barat H Nico Brahmana foto bersama pengurus PAC Medan Denai, PAC Medan Amplas, PAC Medan Selayang dan sejumlah PAC lainnya di Medan, Senin (26/8). (Foto Istimewa)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PAC PDI Perjuangan se-Kota Medan siap tegak lurus mengamankan amanah partai serta siap mendukung dan memenangkan calon Gubernur Sumut/Wakil Gubernur Sumut maupun calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Medan yang diusung partai berlambang “moncong putih” tersebut.

Penegasan itu disampaikan Ketua PAC PDI Perjuangan Medan Baru, Jumbo Ginting dan Ketua PAC Medan Barat, H Nico Brahmana didampingi pengurus PAC Medan Denai, PAC Medan Amplas, PAC Medan Selayang dan sejumlah PAC lainnya kepada wartawan di Medan, Senin (26/8).

“Kita sudah komit dalam satu komando untuk tetap mematuhi instruksi partai, terutama terkait Pilkada yang akan digelar secara serentak pada 27 Nopember 2024. Siapapun yang akan didukung dan direkomendasikan partai untuk Cagub Sumut/Cawagub Sumut maupun calon Wali Kota/Wakil Wali Kota Medan, kita siap mendukung dan memenangkannya,” tegas Jumbo.

Berkaitan dengan itu, Jumbo dan Nico Brahmana juga mengajak seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan se-Kota Medan, untuk tetap kompak mendukung dan memenangkan calon yang diusung partai pada Pilkada serentak mendatang.

“Kita mengajak seluruh kader maupun simpatisan partai, untuk tetap merapatkan barisan, bahwa suara PDI Perjuangan harus bulat mendukung calon yang diusung dan diinstruksikan oleh ibu Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri, demi meraih kemenangan di Pilgub dan pemilihan Wali Kota/Wakil Wali Kota Medan,” ujar Nico Brahmana.

Menyinggung keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Pilkada, Jumbo menjelaskan, pihaknya akan terus melakukan pengawalan secara ketat terhadap putusan tersebut, demi mempertahankan demokrasi di Indonesia.

“Putusan MK itu bersifat final dan mengikat, siapapun tidak berhak mengutak-atiknya,” tandas Jumbo dan Nico sembari menyerukan kepada seluruh kader partai untuk tetap menolak dinasti politik, karena hanya akan menghancurkan demokrasi Indonesia.

Di akhir keterangannya, Jumbo dan Nico bersama seluruh PAC PDI Perjuangan se-Kota Medan juga mendoakan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri agar tetap sehat dan tegar memimpin partai berlambang “moncong putih” tersebut, demi kebesaran partai sekaligus meraih kemenangan dalam Pilkada serentak mendatang. (adz)

Peringati HUT ke-76 Polwan, Polres Tebingtinggi Bagikan Cokelat kepada Pengendara

BERIKAN: Anggota personel Polwan Polres Tebingtinggi memberikan coklat kepada pengguna jalan yang menggunakan helm. FOTO : SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Memperingati HUT Polisi Wanita (Polwan) yang ke 76 tahun 2024, personel Polwan Polres Tebingtinggi membagi bagikan cokelat kepada pengendara sepeda motor yang melintasi depan Mako Polres Tebingtinggi Jalan Pahlawan dan Simpang Semangat Kota Tebingtinggi, Senin (26/8).

Aksi simpatik itu merupakan serangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Polwan dan sekaligus kampanye tertib berlalulintas bagi pengguna jalan raya.

“Cokelat itu melambangkan tanda kasih sayang, yang artinya Polisi Wanita bekerja dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, baik dilingkungan kerja maupun dilingkungan keluarga. Nantinya cokelat tersebut diberikan kepada pengendara sepeda motor yang melengkapi kendaraannya dan mematuhi peraturan berlalulintas”, ujar Kasi Humas Polres Tebingtinggi AKP Agus Arianto.

Menurutnya, menginjak usia yang ke 76 tahun ini, Polisi Wanita mempunyai banyak peran penting dalam menjaga Harkamtibmas serta tantangan tugas yang semakin hari semakin kompleks terjadi ditengah masyarakat.

“Untuk itu, setiap anggota Polisi Wanita harus terus mengasah kemampuan diri dan meningkatkan kecakapan agar mampu menjalankan tugas tugas dengan maksimal,” ujarnya. (ian/han)

Sambut Panen Raya Padi, Bupati Sergai dan Wali Kota Medan Perkuat Kemitraan Pertanian

BERSAMA: Bupati Sergai ,H. Darma Wijaya bersama Wali Kota Medan, Bobby Nasution hadiri panen raya kelompok Tani Desa Sei Buluh. ( FADLY/SUMUT POS)

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Serdang Bedagai, H. Darma Wijaya, bersama Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, dan Ketua TP PKK Kota Medan, Kahiyang Ayu, menghadiri Panen Raya Padi Pertanian Mandiri dan Berkelanjutan di Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) pada Minggu (25/8)

Kunjungan ini disambut hangat oleh warga setempat, ditandai dengan upacara penyambutan oleh Bupati Darma Wijaya dan tarian tradisional Reok, yang memperlihatkan semangat budaya lokal dalam menyambut tamu kehormatan.

Dalam sambutannya, Bobby Nasution menyampaikan apresiasinya terhadap program ini dan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kelompok tani untuk memajukan sektor pertanian.

“Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Kelompok Tani Tunas Harapan. Pertanian mandiri dan berkelanjutan adalah kunci untuk mencapai ketahanan pangan yang lebih baik di daerah kita,” ujar Bobby.

Kehadiran Kahiyang Ayu yang mengenakan kemeja lengan panjang berwarna hitam, juga menjadi sorotan. Ia mendampingi Bobby dalam kunjungan ini, menambah kehangatan suasana di tengah-tengah petani dan warga setempat.

Acara ini juga menjadi ajang diskusi antara pemerintah daerah dan para petani terkait tantangan dan peluang dalam mengembangkan sektor pertanian.

Bupati Darma Wijaya mengatakan, acara Panen Raya ini merupakan bagian dari program pertanian berkelanjutan yang diinisiasi oleh Kelompok Tani Tunas Harapan.

” Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui praktik pertanian yang lebih mandiri dan ramah lingkungan.

Bupati Darma Wijaya menekankan bahwa kerja sama yang erat antara berbagai pihak merupakan langkah penting untuk mencapai tujuan bersama dalam memajukan ekonomi lokal melalui pertanian.

“Pertanian adalah tulang punggung ekonomi kita. Melalui program ini, kami berharap bisa meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani di Sergai,” kata Darma Wijaya.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari Wali Kota Medan dan TP PKK Kota Medan sangat berarti bagi kemajuan program ini.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara Kabupaten Serdang Bedagai dan Kota Medan dalam upaya bersama memajukan pertanian di wilayah Sumatera Utara.

“Panen Raya Padi ini bukan hanya simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga wujud nyata dari upaya bersama dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi masyarakat petani,” tukasnya.

Tampak hadir juga PJ Bupati Langkat Faisal Hasrimy, Kapolres Sergai Akbp Jhon Hery Rakutta Sitepu, Kajari Sergai Rufina Ginting, Kadis Pertanian Deddy Iskandar. (fad/han )

Festival Sastra Pelajar Sumut 2024 Berjalan Sukses

JUARA: Kepala Balai Bahasa Sumut, Hidayat Widiyanto, M.Pd menyerahkan hadiah kepada juara festival sastra pelajar Sumut 2024.

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Festival Sastra Pelajar Sumut 2024 yang digelar Komunitas Katakata, 22-24 Agustus di Taman Budaya Sumut telah berakhir dan berjalan dengan sukses. Diharapkan, perhelatan-perhelatan seperti ini kian marak di Sumut guna mewadahi minat dan bakat sekaligus meningkatkan literasi sastra di kalangan pelajar.

Harapan ini disampaikan Kepala Balai Bahasa Sumut, Hidayat Widiyanto, M.Pd. pada Pertunjukan Sastra Festival Sastra Pelajar Sumut, Sabtu (24/8) malam di Panggung Keong Taman Budaya Sumut.

Pada kegiatan yang dihadiri Ketua Komunitas Katakata Porman Wilson Manalu, para sastrawan, pegiat literasi, guru, dan segenap pelajar itu, Widiyanto mengungkapkan apresiasinya kepada Komunitas Katakata karena telah sukses menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurut Widiyanto, kegiatan tersebut merupakan realisasi program bantuan pemerintah bidang kebahasaan dan kesastraan untuk penguatan komunitas sastra tahun 2024 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia ini.

“Selamat kepada Komunitas Katakata. Kegiatan ini dapat diteladani oleh komunitas-komunitas sastra di Sumut,” ucap Widiyanto.

Kepada para pelajar yang mengikuti kegiatan pelatihan maupun lomba dalam Festival ini, Widiyanto mengharapkan agar tetap giat memetik pelajaran kehidupan dari karya-karya sastra.

Sebelumnya, Ketua Komunitas Katakata, Porman Wilson Manalu, melaporkan bahwa festival tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi sekaligus mewadahi minat dan bakat sastra di kalangan pelajar.

“Ada tujuh materi kegiatan yang kita gelar selama pelaksanaan festival ini. Seluruhnya bertujuan untuk meningkatkan literasi sastra di kalangan pelajar tingkat menengah atas sekaligus memberikan wadah pada minat dan bakat sastra mereka,” ungkapnya.

Dia merincikan, pada hari pertama, Kamis (22/8) digelar Pelatihan Menulis Apresiasi Sastra yang diampu oleh sastrawan Suyadi San dan Jones Gultom. Hari kedua, Jumat (23/8) dilangsungkan Pelatihan Pertunjukan Sastra diampu oleh seniman Ronald Tarakindo Rajagukguk dan Ririn Prabuwati.

“Sementara untuk pertunjukan sastra, dikhususkan pada musikalisasi puisi,” katanya.

Pada hari ketiga (24/8), digelar Sayembara Penulisan Apresiasi Sastra dengan juri sastrawan Juhendri Chaniago, M. Anggie P. Daulay, serta Teja Purnama Lubis juga dan Festival Pertunjukan Sastra dengan juri Porman Wilson Manalu, Hendri Peranginangin, dan Saripuddin Lubis.

“Sore hari ketiga, digelar Diskusi Literasi Sastra yang menghadirkan nareasumber pegiat literasi Sumut, yakni Bunda Asmawati Al Faiq, Novianti, dan M. Yunus Rangkuti,” sebutnya.

Pada malam hari ketiga, digelar Pertunjukan Sastra yang menampilkan pemenang Festival Pertunjukan Sastra serta para sastrawan dan seniman Sumut serta pengumuman pemenang lomba. Ia menambahkan, setiap harinya juga digelar Pameran Buku Sastra yang diikuti oleh Obelia Publisher dan para sastrawan Sumut.

Porman mengatakan, perhelatan ini salah satu upaya yang dilakukan Komunitas Katakata dalam mengembangkan literasi sastra di kalangan pelajar Sumut.

“Kami bersyukur serta berterima kasih kepada Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yagn mempercayai dan mendukung sepenuhnya Komunitas Katakata untuk melaksanakan kegiatan ini,” ungkapnya.

Pelajar SMA/SMK di Sumut yang menjadi peserta mengikuti dengan semangat Festival yang berlangsung selama tiga hari ini. Dengan tekun mereka mengikuti pelatihan. Lewat semangat kompetisi, para pelajar ini mengikuti perlombaan karena telah dibekali oleh pelatihan sebelumnya.

Pada pelaksanaan Festival Sastra Pelajar Sumut 2024 ini, keluar sebagai Juara I Pertunjukan Sastra Komunitas Rumput Hijau SMAN 2 Binjai, Juara II Band Adzia SMA Adzkia Medan, dan Juara III Bengkel Bianglala SMAN 1 Binjai.

Sedangkan Juara I pada Sayembara Penulisan Apresiasi Sastra yakni Siti Nurbalqis Lubis dari SMAN 2 Medan, Juara II Tasya Nurul Ilmi SMAN 7 Binjai, dan Diani Azhari A Silalahi dari SMKN 10 Medan.(map)

Kader JPRMI Sumatera Utara Harus Bisa Menjadi King Maker

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengurus Wilayah (PW) Jaringan Pemuda dan Remaja Masjid (JPRMI) Sumatera Utara, menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) di BBPPMPV Medan pada Sabtu (24/8) dan Minggu (25/8)). Rakorwil kali ini mengangkat tema “Maksimalkan Peran Pemuda Islam dan Fungsi Masjid Menuju Indonesia Emas 2045”.

Ketua Panitia Rakorwil, Fitrius Yanggi, mengajak semua kader JPRMI Sumatera Utara yang hadir untuk bisa menjadi king maker atau memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat. “Kita harus menjadi pemain, bukan hanya penonton. Dengan begitu, kontribusi dakwah kita akan lebih besar untuk bangsa dan negara ini. Di Rakorwil inilah kita akan coba gagaskan,” kata Fitrius dalam sambutannya.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah datang dari berbagai daerah, bahkan ada yang dari pengurus daerah Padanglawas,” imbuhnya.

Sedangkan Ketua PW JPRMI Sumut, Abdul Jalil Ritonga SPd, dalam sambutannya mengatakan, Rakorwil ini adalah ajang konsolidasi bagi para pengurus dan juga sebagai ajang menjalankan visi misi dari JPRMI itu sendiri. “Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman panitia yang sudah bersusah payah demi terselenggaranya Rakorwil ini,” ujarnya.

Rakorwil kali ini juga dihadiri Sekretaris Pengurus Pusat JPRMI, Muhammad Yusron MM. Dia menyampaikan salam dari Ketua Umum JPRMI kepada seluruh peserta Rakorwil JPRMI Sumut. “Ketua umum meminta maaf karena belum bisa hadir angsung ke tempat Rakorwi ini,” katanya.

Selain itu, Yusron juga didaulat menyampaikan materi tentang program-program andalan JPRMI kepada peserta Rakorwil. Diantaranya, program safari masjid, program pemberdayaan, program tahsin, liga JPRMI, relawan JPRMI khususnya Aqidah, pendidikan dan kaderisasi.

Rakorwil JPRMI Sumatera Utara 2024 diikuti kurang lebih 60 orang pengurus daerah (PD) yang ada di Sumatera Utara yaitu terdiri dari PD JPRMI Medan, JPRMI Deliserdang, JPRMI Serdangbedagai, JPRMI Tebing Tinggi, JPRMI Binjai, JPRMI Langkat, JPRMI Tanjung Balai, JPRMI Asahan, JPRMI Sibolga, JPRMI Labura, JPRMI Labuhan Batu, JPRMI Labusel, JPRMI Tapsel, JPRMI Tapteng, JPRMI Dairi, JPRMI Simalungun, JPRMI Paluta dan JPRMI Palas jelas Rosadi Rangkuti Sekretaris Pengurus Wilayah (PW) JPRMI Sumatera Utara. (adz)

Masuk Musim Penghujan, Warga Medah Diminta Jaga Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan

DIABADIKAN: Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai NasDem, Habiburahman Sinuraya S.ST diabadikan bersama warga pada kegiatan Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Perjuangan, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (24/8/2024) sore. FOTO: ISTIMEWA/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Belakangan ini, Kota Medan mulai memasuki musim penghujan. Kondisi ini pun diminta untuk menjadi perhatian bagi pemerintah maupun seluruh warga Kota Medan. Pasalnya, kondisi musim hujan yang terjadi kerap berdampak pada kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai NasDem, Habiburahman Sinuraya S.ST saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Perjuangan, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (24/8/2024) sore.

“Saat ini Kota Medan sedang dilanda musim hujan. Saya berharap, semua masyarakat dapat menjaga kesehatannya. Begitu juga dengan pemerintah agar dapat memperhatikan kondisi warganya,” ucap pria yang akrab disapa Habib tersebut.

Selain mengonsumsi makanan yang bersih, sehat, dan bergizi, masyarakat juga diminta untuk rutin berolahraga dan istirahat yang cukup. Tak hanya itu, masyarakat juga disarankan untuk rutin menjaga kesehatan memeriksakan kesehatannya.

“Manfaatkan layanan kesehatan yang disiapkan Pemko Medan di setiap puskesmas terdekat. Rutin lah memeriksakan diri, hal itu sangat baik untuk kesehatan kita,” ujarnya.

Dikatakan Habib, kondisi hujan yang intens kerap membuat terjadinya genangan air di sekitar lingkungan tempat tinggal. Hal ini pun berpotensi menyebabkan terjadinya pengembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Oleh sebab itu, masyarakat diminta untuk memperhatikan dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya. Masyarakat pun diminta berfokus untuk menguras tempat-tempat genangan air yang berpotensi sebagai wadah pembiakan nyamuk.

“Kepada pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan, kita berharap dapat melakukan fogging, jangan sampai ada kasus demam berdarah baru sibuk melakukan fogging. Mencegah lebih baik dari pada mengobati,” katanya.

Terakhir, Habib juga menjelaskan kepada warga Kota Medan agar tidak lagi khawatir terhadap pelayanan kesehatan. Sebab saat ini, Pemko Medan telah menyiapkan program Universal Health Coverage (UHC). Dengan program UHC, masyarakat bisa mendapatkan fasilitas kesehatan secara gratis hanya dengan menunjukkan KTP Medan.

“Saat ini semua masyarakat Kota Medan sudah dijamin pelayanan kesehatannya oleh Pemko Medan melalui program UHC. Jadi tidak ada lagi istilah warga tidak bisa berobat karena tidak ada biaya, semua warga Medan bisa berobat secara gratis hanya dengan membawa KTP,” pungkasnya.(map/han)

Kebersihan Lingkungan Merupakan Tanggungjawab Bersama, Pemko Medan Harus Siapkan Fasilitas Persampahan

SOSIALISASI: Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Sekata, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Minggu (26/8/2024) sore. FOTO: MARKUS/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS, SUMUTPOS.CO – Kebersihan lingkungan merupakan tanggungjawab semua pihak. Tidak hanya tanggungjawab pemerintah saja, masyarakat dan semua pihak diminta untuk bersama-sama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus SE M.AP saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Sekata, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Minggu (26/8/2024) sore.

“Kita tahu bahwa dalam keyakinan kita disebutkan bahwa kebersihan itu adalah sebagian dari iman. Lantas bagaimana bisa kita membiarkan lingkungan kita kotor ataupun kita dengan sengaja membuang sampah sembarangan. Tolong kita pahami bersama bahwa menjaga kebersihan lingkungan itu merupakan tanggungjawab kita bersama,” ucap Robi Barus.

Dikatakan Ketua Komisi I DPRD Medan itu, sejatinya di dalam Perda No.6 Tahun 2015 diterapkan sanksi, baik itu pidana kurungan hingga sanksi denda. Namun hingga saat ini, sanksi tersebut belum ditegakkan oleh Pemko Medan sehingga sosialisasi masih terus dilakukan.

“Sebenarnya memang ada sanksi, namun memang belum ditegakkan. Mungkin karena disatu sisi pemerintah juga belum menyiapkan fasilitas secara maksimal,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pada kesempatan yang turut dihadiri Sekretaris Camat Medan Barat Maswan Harahap, Lurah Sei Agul Surya, dan Koordinator PKH Kota Medan Dedy Irwanto Pardede tersebut, Robi Barus pun meminta Pemko Medan untuk segera melengkapi fasilitas persampahan yang dibutuhkan. Dengan begitu, sanksi terhadap pelanggaran Perda No.6 Tahun 2015 dapat ditegakkan.

“Di Malaysia, di Singapura, kenapa disana sangat bersih? Karena warga disana takut buang sampah, dendanya besar. Tidak peduli, siapapun disana yang melanggar kena denda, baik warga negaranya maupun warga negara luar yang datang berkunjung. Bila itu diterapkan di Kota Medan, niscaya Kota Medan juga akan bersih. Tapi perlu diingat, pemerintah siapkan dulu fasilitas persampahannya,” katanya.

Pada kesempatan itu, Robi Barus pun memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya. Hal itu pun langsung ramai-ramai dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan keluhannya.

Diantaranya keluhan dari seorang warga bernama Nurhalimah Harahap, warga Jalan Sekata Gg Cempaka. Nurhalimah yang merupakan seorang wanita renta itu mengaku hidup menumpang-numpang di rumah orang karena dirinya tidak memiliki keluarga.

“Saya tak punya rumah, tak punya keluarga, tak punya suami, tak punya anak. Mohon perlindungan untuk saya, saya tidak dapat bantuan pak,” kata Nurhalimah dengan memelas.

Keluhan itu pun langsung ditanggapi oleh Robi Barus. Ia pun langsung meminta kepada Koordinator PKH Kota Medan, Dedy Irwanto Pardede yang hadir pada kesempatan itu untuk mengajukan nama Nurhalimah ke Kementerian agar segera dimasukkan ke dalam daftar penerima bansos.

“Tolong besok hari Senin, langsung di cek dan dipastikan bahwa nama Bu Nurhalimah ini sudah masuk ke Kemensos. Pastikan ibu ini dapat bantuan. Jangan nanti-nanti, saya mau kerja yang pasti-pasti,” tegasnya.

Pada kesempatan itu juga, Robi Barus menjawab berbagai keluhan dari masyarakat lainnya. Rata-rata, keluhan yang disampaikan terkait masalah bantuan sosial.

“Saya akan pastikan semua aspirasi ini akan ditindaklanjuti. Segera, pasti akan saya tindaklanjuti. Saya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial agar mendata bapak/ibu agar segera masuk ke DTKS dan bisa segera mendapatkan bantuan,” pungkasnya.
(map/han)