Home Blog Page 6194

Dibakar! Kereta Maling Kotak Infaq

Sepeda motor yang dibakar warga.
Sepeda motor yang dibakar warga.

PATUMBAK, SUMUTPOS.CO – Warga di sekitar Masjid Al Muslimin, Jalan Delitua-Talun Kenas, Desa Lantasan Baru, Dusun II Patumbak I, Patumbak, Deliserdang, benar-benar marah dan meluapkan emosinya.

Bagaimana tidak, gagal menangkap pemuda yang diduga kuat maling kotak infaq di masjid tersebut, warga membakar sepeda motor yang dikendarainya.

Tak pelak, sepeda motor Honda Supra X warna hitam BK 1698 MF menjadi sasaran hingga hangus dibakar massa. Sebelum dibakar massa, aksi pemilik roda dua yang belum diketahui identitasnya itu ketahuan oleh seorang warga setempat bernama Iir Sinuraya (30) pada Kamis (5/7/2018) dini hari pukul 01.00 wib.

Saat itu Iir sedang mengecek kolam bersama abangnya yang berada dekat masjid. Setelah ia mengeceknya, Iir melihat satu sepeda motor parkir di sampingnya masjid tanpa pemiliknya. Merasa curiga, dia memeriksa dengan membawa senter.

Melihat sepeda motor dengan kunci tergantung di stang, Iir mencabutnya dan mencari pemilik sepeda motor. Pelaku yang terkejut melihat Iir datang, langsung mencari alasan mondar-mandir seperti mencari sesuatu.

Iir yang tidak kenal dengan pelaku langsung menanyakan nama dan alamatnya. Namun pelaku tidak menjawab namanya, hanya mengatakan alamatnya.

“Ketika aku tanya, pelaku bingung dan bilang alamatnya di Tanjungmorawa, lalu bilang di Pakam,” sebut Iir.

Iir yang semakin curiga dengan pelaku, langsung memperhatikan di sekitar masjid. Ketika Iir melihat kotak infak, di sampingnya ditemukan besi beton dengan panjang kira-kira 1 meter.

Melihat itu, Iir pun kembali bertanya kepada pelaku. “Kau mau mencuri kotak infak kan,” kata Iir kepada pelaku.

Namun pelaku mengelak. Iir yang merasa sudah yakin kalau pelaku berniat mencuri, langsung membentaknya, sehingga terjadi perkelahian antara Iir dan pelaku.

Pelaku yang kalah dengan Iir mencari senjata berupa batu yang hendak dilemparkan ke Iir. Iir yang merasa tidak imbang karena pelaku menggunakan batu, ia pun berlari ke rumahnya guna mengambil senjata.

Setelah mengambil senjata dan kembali mengejar, pelaku sudah keburu kabur dan meninggalkan sepeda motornya di lokasi.

“Pelaku membawa besi beton untuk mencongkel kotak infak. Pelaku kabur meninggalkan kendaraannya, karena kuncinya sudah saya simpan di kantong. Saya geram kali sama pencuri itu, karena di masjid ini sudah sering kehilangan,” ungkap Iir.

Warga sekitar yang mengetahui Iir berkelahi sama pelaku, langsung berhamburan berdatangan guna membantu. Namun setibanya warga di lokasi, pelaku sudah kabur dan meninggalkan sepeda motornya.

Warga yang sudah geram dengan seringnya masjid kecurian, melimpahkan emosinya kepada sepeda motor pelaku dengan membakarnya hingga tinggal rangka.

Sementara pengurus masjid, Tutur (62) mengaku, pelaku memang berniat mencuri, karena kotak infak sudah seperti dicongkel.

“Syukur saja ada Iir, kalau enggak hilang lagilah kotak infak masjid ini. Karena dulu pernah kotak infak ini dibongkar maling, sampai uang receh Rp100 perak pun diambil pelaku,” ujar Tutur. (fir/pjs/ras)

TERASA Menang di Langkat

Terbit Rencana Peranginangin-Syah Afandin (Terasa) meraih 243.73 suara pemilih, pada pemilihan kepala daerah yang diserentak digelar 27 Juni lalu.
Terbit Rencana Peranginangin-Syah Afandin (Terasa) meraih 243.73 suara pemilih, pada pemilihan kepala daerah yang diserentak digelar 27 Juni lalu.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO -Rekapitulasi yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pasangan Terbit Rencana Peranginangin-Syah Afandin (Terasa) meraih 243.73 suara pemilih, pada pemilihan kepala daerah yang diserentak digelar 27 Juni lalu.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Langkat Agus Arifin, di Stabat, Jumat (6/7), usai penghitungan suara bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di gedung Pegansos Stabat.

Sementara itu untuk pasangan calon nomor urut dua Rudi Hartono Bangun-Budiono (Berbudi) pada penghitungan tersebut memperoleh 162.947 suara dan pasangan nomor urut tiga Sulistianto-Heriansyah (Sukses) memperoleh 54.854 suara pemilih.

Agus Arifin juga menjelaskan sudah ditetapkan dalam keputusan KPU Langkat Nomor 135/PL.03.6-Kpt/105/KPU-KAB/VII/2018, tentang hasil penghitungan perolehan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Langkat 2018.

Sementara itu dari data yang ada pasangan Terasa hampir unggul di semua kecamatan yang ada di daerah itu seperti di Kecamatan Babalan Terbit-Afandin (Terasa) 14.369 suara, Rudi Hartono Bangun-Budiono (Berbudi) 5.424 suara, Sulistianto-Heriansyah (Sukses) 3.995 suara.

Untuk Kecamatan Bahorok Terasa 11.614 suara, Berbudi 6.785 suara, Sukses 1.709 suara, Kecamatan Batang Serangan 7.678 suara, Berbudi 7.973 suara, Sukses 1.030 suara, Kecamatan Besitang Terasa 8.818 suara, Berbudi 6.918 suara, Sukses 2.076 suara, Kecamatan Binjai Terasa 9.300 suara, Berbudi 9.837 suara, Sukses 2.076 suara.

Pada Kecamatan Brandan Barat pasangan Terasa 5.541 suara, Berbudi 2.463 suara, Sukses 1.736 suara, Kecamatan Gebang Terasa 9.806 suara, Berbudi 5.806 suara, Sukses 2.530 suara, Kecamatan Hinai Terasa 10.394 suara, Berbudi 10.239 suara, Sukses 2.839 suara, Kecamatan Kuala Terasa 19.710 suara, Berbudi 2.536 suara’ Sukses 1.209 suara.

Sedangkan di Kecamatan Kutambaru pasangan terasa meraih 4.328 suara, Berbudi 2.142 suara, Sukses 263 suara, Kecamatan padang Tualang Terasa 9.572 suara, Berbudi 9.653 suara, Sukses 2.617 suara, Kecamatan pangkalan Susu terasa 6.994 suara, Berbudi 5.576 suara, Sukses 3.625 suara, Kecamatan Pematang Jaya Terasa 3.933 suara, Berbudi 1.309 suara, Sukses 731 suara.

Di Kecamkatan Salapian Terasa memperoleh 10.991 suara, Berbudi 3.197 suara, Sukses 767 suara, Kecamatan Sawit Seberang Terasa 6.191 suara, Berbudi 5.077 suara, sukses 670 suara.

“Seluruh Komisioner Komisi Pemilihan Umum Langkat juga sudah menandatangani berita acara rekapitulasi tersebut,” katanya. (bam/azw)

Penetapan Ashari-Yusuf Tunggu MK

Foto: Batara/Sumut Pos Pasangan Ashari Tambunan dan M Ali Yusuf Siregar berada di sebelah kiri surat suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar 27 Juni Tahun 2018 nanti.
Foto: Batara/Sumut Pos
Pasangan Ashari Tambunan dan M Ali Yusuf Siregar berada di sebelah kiri surat suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar 27 Juni Tahun 2018 lalu.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO -Pelaksanaan rapat pleno terbuka penetapan Pasangan Calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan dan MA Yusuf Siregar (Ashari-Yusuf) masih menunggu ketetapan dari Mahkama Konsitusi (MK). Asharidan Yusus merupakan pasangan calon tunggal, dan dalam melawan kotak kosong mereka memperoleh suara cukup untuk memimpin Deliserdang. Namun mereka mendapat gugatan dalam pelaksanaan Pilkada kemarin.

“Ada tiga hari waktu diberikan kepada masyarakat untuk mengajukan gugatan ke MK. Waktunya mulai Jumaat (6/7) sampai tiga hari kedepan. Bila batas waktu itu selesai, pleno penetapan Paslon Ashari-Yusuf digelar. Terbuka sifatnya,” ungkap Ketua KPU Deliserdang Timo Dahlia ketika dijumpai di Kantor KPU Deliserdang, Jalan Karya Jasa, Lubukpakam, Jumaat (6/7).

Dijelaskan Timo, hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara untuk pemilihan Gubernur dan pemilihan Bupati Deliserdang digelar KPU Deliserdang berlangsung selama 17 jam. Hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara untuk pemilihan Gubernur akan dikirim untuk dilakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara di KPU Provinsi Sumatera Utara. “Hari ini Jumaat (6/7) di kirim ke KPU provinsi,”terangnya.

Sementara itu, rekapitulasi hasil penghitungan suara untuk pemilihan Bupati dikirim ke KPU Pusat. Kemudian KPU Pusat mengirim hasil hasil rekapitulasi hasil penghitungan suara ke MK.”Selanjutnya bila tak ada gugatan dari masyarakat. Melalui KPU Pusat, MK mengirimkan keputusan ke KPU Deliserdang agar dilakukan penetapan,”terangnya.

Sementara itu, pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan pemilihan Bupati Deliserdang dimulai Kamis, (5/7) pukul 11.00 dan berakhir Jumat, (6/7) dini hari pukul 04.00 WIB.

Rapat rekapitulasi penghitungan suara berjalan dengan aman dan sesuai dengan tahapan. Komisioner KPU Deliserdang, Bobby Indra Prayoga menyebut pelaksanaan rapat pleno memakan waktu yang panjang lantaran adanya pembukaan dua kotak suara Pilgub dan Pilbup.

Kotak suara yang dibuka itu dari TPS II Desa Tanah Merah Kecamatan Galang. Hal itu dilakukan karena adanya rekomendasi oleh Panwaslih. Pada saat itu satu persatu surat suara terpaksa dihitung ulang.

“Sebenarnya ditingkat TPS dan Kecamatan itu tidak ada persoalan, tapi karena adanya temuan Panwaslih, KPU melaksanakan rekomendasi yang disampaikan Panwaslih. Temuannya itu ada yang selisih satu surat suara. Ada surat suara Bupati masuk ke kotak untuk Gubernur. Tapi setelah dihitung ulang tidak merubah hasil,” kata Bobby.

Tidak hanya itu, Bobby juga mengakui kalau pada saat itu KPU dan Panwaslih sempat beradu argumen atas adanya persoalan yang terjadi di TPS 14 Desa Bandar Labuhan Kecamatan Tanjung Morawa.

Meski di tingkat TPS dan kecamatan awalnya tidak ada persoalan namun pada rapat pleno ini sempat terjadi pembahasan lantaran dianggap surat suara melebihi jumlah Daftar Pemilih Tetap. Setelah dikroscek, ternyata TPS 14 ada meminjam surat suara ke TPS 13.

Dijelaskannya, pasangan Calon Bupati Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan dan MA Yusuf Siregar memperoleh suara 538.238 atau 82,24 persen dari angka kehadiran masyarakat ke TPS 654.431. Sementara untuk kotak kosong sebanyak 116.193 atau sekitar 17.75 persen. (btr/azw)

Bos PGN Bekerja Demi Pertamina

Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Jobi Triananda Hasjim.
Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Jobi Triananda Hasjim.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Jobi Triananda Hasjim mengajak seluruh karyawan PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk bahu membahu demi mencapai target holding BUMN Minyak dan Gas Bumi (migas) yang ditetapkan pemerintah. Sinergi seluruh karyawan PGN dan Pertagas mutlak diperlukan mengingat kedua perusahaan sudah resmi bergabung sebagai ujung tombak bisnis gas PT Pertamina (Persero).

Menurut Jobi, akuisisi 51 persen saham Pertagas oleh PGN senilai Rp 16,6 triliun merupakan bagian dari rencana besar pemerintah untuk menciptakan perusahaan migas berskala besar di bawah bendera Pertamina sebagai holding BUMN migas. Bergabungnya PGN dan Pertagas, akan menambah nilai kedua perusahaan karena bisa saling melengkapi satu sama lain dan menghilangkan persaingan bisnis yang selama ini terjadi.

“Integrasi Pertagas ke PGN merupakan milestones baru dari sejarah industri gas bumi Indonesia. Sinergi kedua perusahaan di sektor hilir gas bumi yang tadinya berkompetisi, mulai saat ini akan bahu membahu dalam melakukan ekspansi dan investasi demi mengejar target yang lebih besar lagi,” kata Jobi.

Dia mengatakan, selama ini Pertagas memiliki kekuatan di pipa transmisi. Sementara, PGN memiliki lebih banyak pelanggan yang memanfaatkan gas bumi lewat jaringan pipa distribusi yang dimilikinya. Dengan bergabungnya dua perusahaan tersebut, maka penguasaan infrastruktur pipa gas bumi di Indonesia menjadi 96 persen.

Sampai akhir kuartal I-2018, panjang pipa gas yang dimiliki PGN mencapai lebih dari 7.453 kilometer (km) atau setara dengan 80 persen pipa gas bumi nasional. Dari infrastruktur tersebut, PGN menyalurkan gas bumi ke 196.221 pelanggan industri maupun rumah tangga. Sementara panjang pipa yang dikelola Pertagas mencapai 2.438 km.

Dalam laporannya yang diterbitkan Jumat (29/6) akhir pekan lalu, BNP Paribas sebagai advisor aksi korporasi tersebut menyatakan selain penguasaan pipa gas yang panjangnya semakin bertambah, bersatunya PGN dan Pertagas secara otomatis akan meningkatkan efisiensi investasi kedua perusahaan.

Dalam hitungan BNP Paribas, akuisisi Pertagas oleh PGN akan menghilangkan investasi ganda atas proyek pipanisasi yang selama ini tumpang tindih satu sama lain. Pasalnya dua perusahaan yang tadinya bersaing di lapangan, kini bersinergi dalam satu komando untuk menjalankan bisnis ke depan.

Ikan di Sungai Padang Bermatian

Foto: Sopian/Sumut Pos TERCEMAR: Kadis Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi Idham Khalid bersama Camat Rambutan Muhammad Hasbie Assidiggi dan petugas Polres Tebingtinggi melihat kondisi Sungai Padang yang tercemar limbah pabrik.
Foto: Sopian/Sumut Pos
TERCEMAR: Kadis Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi Idham Khalid bersama Camat Rambutan Muhammad Hasbie Assidiggi dan petugas Polres Tebingtinggi melihat kondisi Sungai Padang yang tercemar limbah pabrik.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO -Sungai Padang kembali dicemari limbah pabrik pengolahaan sawit. Akibatnya, ikan-ikan yang ada di dalamnya bermatian dan menjadi tontotan warga sekitar sungai, Kamis, (5/7) sekira pukul 15.00 WIB.

Pencemaran Sungai Padang ini langsung mengundang kedatangan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi, Idham Khalid bersama Camat Rambutan Muhammad Hasbie Assidiggi, serta pihak Sat Reskrim Polres Tebingtinggi langsung turun ke lokasi untuk mengambil sampel air sungai dan sampel ikan yang mati.

Idham Khalid langsung mengabarkan kejadian tersebut kepada pihak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara. Akan tetapi, Idham Khalid mengaku kesal karena laporan sebelumnya juga belum mendapatkan tindakan.

“Kami berharap pihak Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Utara cepat mengambil tindakan,”bilangnya.

Dikatakan Idham, pihaknya juga telah melakukan pengecekan ke lokasi pabrik pengolahan sawit. Dan diketahui limbahnya tidak memenuhi syarat. Apalagi, informasi dari masyarakat di sekitar mengatakan bahwa pabrik pengolahaan sawit tersebut membuang limbah saat mau turun hujan deras di hulu sungai. “Ada kemungkinan tadi mereka membuang limbah ke dalam sungai karena ditaksir di hulu sungai akan turun hujan, rupanya tidak jadi turun hujan, maka limbah itu berakibat langsung kepada ikan ikan di sungai,”ungkap Idham Khalid.

Sementara  pihak kepolisian Polres Tebingtinggi yang turun ke lokasi mencari keterangan dari masyarakat di hulu sungai.

Salah seorang warga yang tinggal di pinggir Sungai Padang, Rivan (48) Jalan Anturmangan, Kota Tebingtinggi, mengaku mulai melihat Sungai Padang tercemar, kondisi air sungai berwarna kemerahan. “Ikan mulai mabuk sekitar pukul 15.00 WIB. Banyak ikan yang mabuk terutama ikan emas dan paitan,”bilangnya.  (ian/han)

 

 

 

Swedia v Inggris: Hentikan Momok

Gary Cahill menjadi opsi pertahanan Inggris.
Gary Cahill menjadi opsi pertahanan Inggris.

SUMUTPOS.CO – Timnas Inggris berada dalam kondisi siap tempur untuk hadapi Swedia di babak perempat final. Laga yang berlangsung Sabtu (7/7) malam itu akan menjadi partai hidup mati bagi skuad The Three Lions. Swedia adalah lawan yang cukup menakutkan bagi Inggris.

Swedia mengakhiri perlawanan Swiss dengan skor tipis 1-0 di babak 16 besar. Sang gelandang bintang Emil Forsberg, yang tak menyumbang gol maupun assist di penyisihan grup, akhirnya mulai memberikan kontribusi positif untuk Swedia.

Sementara itu, Inggris melalui jalan yang lebih panjang untuk melewati hadangan Kolombia. Inggris butuh adu penalti untuk menaklukkan Kolombia, dan itu adalah kemenangan adu penalti pertama Inggris di turnamen besar.

Inggris ingin lolos dari perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1990, sedangkan Swedia berambisi mengulangi prestasi heroik maju ke semifinal seperti 1994. Pemenangnya akan menghadapi Kroasia atau tuan rumah Rusia.

Namun Swedia adalah lawan yang kerap menjadi momok bagi Inggris. Inggris dan Swedia tercatat bertemu 20 kali dalam 70 tahun terakhir. Sebanyak empat di antaranya terjadi di turnamen besar. Pada Piala Eropa 1992, Inggris kalah 1-2 dari Swedia sehingga harus jadi juru kunci grup. Kemudian di Piala Dunia 2002, Inggris dipaksa bermain imbang 1-1 dengan Swedia di babak grup.

Empat tahun kemudian, Inggris dan Swedia kembali bertemu di fase grup Piala Dunia 2006. Inggris lagi-lagi harus puas dengan hasil seri 2-2.

Kemenangan akhirnya didapat Inggris atas Swedia di fase grup Piala Eropa 2012. Inggris menang dramatis 3-2 yang sekaligus menjadi kemenangan satu-satunya atas Swedia di laga kompetitif.”Bertahun-tahun kami meremehkan Swedia. Kami tidak boleh mengulanginya,” kata Pelatih Inggris, Gareth Southgate.

Total dalam 20 pertandingan selama 70 tahun terakhir, Inggris hanya meraih empat hasil positif berbanding tujuh milik Swedia. Menurut bek Inggris, John Stones, sejauh ini Swedia menyuguhkan permainan rapi yang terstruktur dengan baik. Pertahanan kokoh Swedia juga berperan besar membangun serangan.

“Tidak ada pertandingan mudah. Jika anda berpikir ada laga mudah di perempat final Piala Dunia maka anda cukup bodoh mengatakan itu,” kata Stones di ESPN.

Rusia v Kroasia: Main Terbuka

Ivan Rakitic menjadi andalan Kroasia membungkam Rusia.
Ivan Rakitic menjadi andalan Kroasia membungkam Rusia.

SUMUTPOS.CO – Langkah gemilang Kroasia di Piala Dunia 2018 kini mendapatkan lawan yang cukup berat. Adalah tuan rumah, Rusia yang harus ditaklukkan pada perempat final di Stadion Olimpiade Fischt, Minggu (8/7) dini hari WIB.

Rusia yang awalnya produktif di penyisihan dan tampil menyerang justru bermain bertahan saat bersua Spanyol. Strategi ini ternyata sukses menahan Spanyol selama 120 menit dengan skor 1-1. Sbornaya, julukan Rusia pun melaju setelah menang adu penalti atas lawan.

Namun apakah main bertahan atau tidak, Kroasia tak peduli. Vatreni, julukan Kroasia, tetap akan menggempur lawan. Apalagi Kroasia sudah membaca kekuatan dan kelamahan tuan rumah.

Perubahan strategi Rusia dari menyerang menjadi bertahan tampaknya tidak akan membuat gentar Perisic. “Anda harus beradaptasi dengan setiap lawan. Mereka pikir itu adalah taktik terbaik untuk mereka. Saya kira mereka membuat keputusan yang tepat (perubahan taktik),” kata Perisic, dilansir Reuters.

“Kami akan mempersiapkan dengan baik untuk kedua versi taktik mereka. Kami masih memiliki beberapa hari untuk mempersiapkan diri dengan baik,” tuturnya.

Sejauh ini Kroasia memang tampil gemilang. Mereka setidaknya mencetak dua gol per laga dan menjadi satu dari tiga tim yang menang penuh di penyisihan.

Ketika Mario Mandzukic menyamakan kedudukan setelah tertinggal lebih dulu pada menit pertama dari Martin Jorgensen, mereka terlihat bermain sangat hati-hati. Beruntung mereka berhasil meraih tiket perempat final setelah menang melalui adu penalti.

“Saya pikir kami terutama harus fokus pada diri kami sendiri karena saya pikir tim kami memiliki kualitas lebih besar. Kami hanya perlu menunjukkan bahwa di lapangan dan kami dapat mengatur irama permainan,” ungkap Rebic, penyerang dari Eintracht Frankfurt itu.

Sementara di kubu tuan rumah, ada kabar baik soal pulihnya Alan Dzagoev. Dzagoev tidak bermain sejak meninggalkan lapangan pada menit ke-23 karena cedera otot paha belakang saat berlangsungnya pertandingan pembukaan turnamen melawan Arab Saudi bulan lalu.

“Itu adalah cedera punggung lama. Itu sedikit ngilu. Hari ini saya berlatih di grup utama. Semuanya baik-baik saja. Saya siap untuk pertandingan (melawan Kroasia),” kata Dzagoev kepada para pewarta pada Kamis di lapangan latihan mereka di pinggiran Moskow.

Sebelumnya, Rusia mengatakan sang pemain ambil bagian dalam latihan tim dengan beberapa pembatasan. Rusia tidak pernah mencapai perempat final sejak runtuhnya Uni Soviet, yang merupakan semifinalis pada 1966. Namun, sejauh ini tim tuan rumah mampu melampaui beberapa ekspektasi, lolos dari fase grup berkat kemenangan atas Arab Saudi dan Mesir dan kekalahan dari Uruguay, sebelum menyingkirkan Spanyol di 16 besar.

“Seperti yang mereka katakan nafsu makan datang ketika Anda makan,” kata Dzagoev. “Mengapa tidak,?” pungkasnya. (bbs/don)

Pagi Ini Kwarta Hadapi Tim Liga 3 Riau

Foto: Doni Hermawan/Sumut Pos Pelatih PS Kwarta, Amrico memberikan arahan kepada pemain.
Foto: Doni Hermawan/Sumut Pos
Pelatih PS Kwarta, Amrico memberikan arahan kepada pemain.

SUMUTPOS.CO – PS Kwarta akan menggelar uji coba terakhirnya jelang Liga 3 zona Sumut yang akan kick off 9 April. Kwarta ditantang PS Tornado, tim Liga 3 asal Riau di Lapangan Pondokrowo, Percut Seituan, Sabtu (7/7).

Pelatih Kwarta, Amrico mengatakan kedatangan Tornado ke Medan untuk mencari lawan tanding. Pada akhirnya Kwarta yang dipilih untuk berujicoba.

“Ya saya pikir ini uji coba yang bagus karena sama-sama menghadapi tim Liga 3. Tentu mereka juga dalam masa persiapan menghadapi kompetisi yang sama. Hanya beda zona saja,” kata Amrico.

Uji coba ini akan dimanfaatkan Amrico untuk menguji sistem permainan yang akan diterapkannya menghadapi Liga 3 nanti. “Sebagai uji coba pematangan tim dan kami ingin mencoba sistem permainan. Bisa tidak anak-anak menerapkannya,” beber pelatih berlisensi C AFC itu.

Amrico mengatakan untuk skuad yang akan menghadapi Liga 3 sudah ditetapkan. Para pemain menjalani seleksi berjalan selama tiga bulan terakhir. “Selain itu ada beberapa pemain akademi yang menonjol kita promosikan ke tim utama,” beber mantan pemain Persikad Depok itu.

Kwarta sendiri tergabung di Grup A bersama PSSA Asahan, Medan Sakti dan Agtanaga. Kwarta akan lebih dulu menghadapi Agtagana, di Lapangan Marindal, Senin (9/7). Kemudian menghadapi PSSA Asahan, Selasa (10/7) dan Medan Sakti (12/7).

“Harapannya anak-anak bisa menerapkan skema seperti yang kita inginkan. Selain itu kita ingin bermain dengan kolektivitas yang tinggi dan transisi yang cepat,” pungkasnya. (don)

Indonesia U-19 v Vietnam U-19: Sudah Tahu Caranya

Firza Andika (tengah) menangis usai mencetak gol ke gawang Filipina U-19.
Firza Andika (tengah) menangis usai mencetak gol ke gawang Filipina U-19.

SUMUTPOS.CO – Peluang Timnas U-19 Indonesia untuk lolos fase Grup A Piala AFF U-19 2018 tergolong masih berat. Meski belum terkalahkan, Timnas U-19 sudah diincar oleh dua negara lain di bawahnya. Ujian kontra Vietnam di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (7/7) menjadi ujian sesungguhnya bagi Garuda Nusantara.

Garuda Nusantara -julukan Timnas U-19- memang masih perkasa di Grup A Piala AFF U-19 2018. Mereka meraih poin sempurna, yakni sembilan dari tiga pertandingan awal. Kendati demikian, untuk dapat lolos ke semifinal tergolong masih sangat sulit. Sebab, dari enam negara di Grup A, hanya akan diambil dua tim terbaik saja.

Andai bisa mengatasi Vietnam, posisi Timnas U-19 baru bisa dikatakan sedikit aman, dan tinggal cari hasil imbang dalam laga pamungkas kontra Thailand.

Thailand dan Vietnam terbilang jadi tim yang siap memangsa Garuda Nusantara. Sebab, dua negara tersebut juga belum terkalahkan di babak grup sejauh ini dengan meraih dua kemenangan dan sekali imbang.

Hasil imbang tersebut juga didapat setelah Thailand bermain imbang tanpa gol kontra Vietnam. Terlebih Timnas U-19 belum menghadapi Thailand maupun Vietnam.

Patut diingat, Timnas U-19 Indonesia belum pernah meraih kemenangan pada waktu normal menghadapi Vietnam. Pada fase grup Piala AFF U-19 2013 lalu, Indonesia malah takluk 1-2 dari Vietnam dalam laga yang juga dihelat di Jawa Timur, tepatnya Stadion Tridarma Gresik.

Dalam partai final, Indonesia akhirnya menjadi juara. Tapi itu-pun diraih dalam hasil adu penalti. Tentu, laga nanti boleh dibilang menjadi pertaruhan Timnas U-19 lantaran dari enam negara di Grup A cuma dua tim yang akan lolos ke babak selanjutnya. “Kami cukup tahu Vietnam,” ungkap mantan pelatih Bali United itu menjawab pertanyaan JawaPos.com (Sumut Pos grup) di Sidoarjo.

“Mereka (turun) dengan pemain yang hampir sama dengan di Myanmar. Kecuali Thailand yang saya lihat ada banyak perubahan, Vietnam hampir 80-90 persen memainkan pemain yang (tampil) di Myanmar kemarin,” jelas Indra Sjafri.

Walaupun pertandingan ini sarat dengan aroma balas dendam, Indra Sjafri meminta pasukannya untuk tetap tenang. “Kami harus menghadapi mereka dengan kepala dingin. Kami harus tenang, sabar, dan selalu berpikir jernih,” pintanya.

Sayangnya dua elemen penting di Tim Nasional (Timnas) U-19 Indonesia, Saddil Ramdani dan Todd Rivaldo Ferre, masih dirundung cedera. Mereka mengalami cedera saat melawan Filipina, Kamis (5/7) kemarin. Belum dipastikan apakah Saddil dan Todd bisa main.

Saddil merupakan top skorer Indonesia dengan torehan tiga gol. Sementara Todd telah mencetak dua gol bersama Garuda Nusantara. Mereka merupakan tulang punggung Indonesia di Piala AFF U-19 2018 ini.

“Saddil dan Todd sedang diobservasi tim dokter. Mudah-mudahan tim dokter bisa mengatasi cedera kecil yang terjadi di pertandingan lawan Filipina,” harap Indra.

Di kubu lawan, Vietnam yang mengoleksi tiga poin membidik tempat Indonesia di puncak klasemen. Mereka sebelumnya bermain imbang kontra Thailand dan melahap Laos serta Filipina. Pelatih Vietnam Hoang Anh Tuan yakin juga bisa membungkam tuan rumah. (ies/jpc/don)

Tingkatkan Prestasi Basket Medan

Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin menyerahkan bola kepada GM LIMA Rida Ahmad tanda dimulainya LIMA Basketball 2018 Sumatera Conference di GOR Unpri. (IST/SUMUT POS)
Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin menyerahkan bola kepada GM LIMA Rida Ahmad tanda dimulainya LIMA Basketball 2018 Sumatera Conference di GOR Unpri. (IST/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin MSi mengapresiasi pelaksanaan Liga Mahasiswa (LIMA) Basketball 2018 Sumatera Conference. Even yang disponsori Gojek tersebut diharapkan mampu meningkatkan prestasi basket Kota Medan dan Sumatera Utara.

“Kita sangat mengapresiasi even ini. Mudah-mudahan even ini bisa dimanfaatkan tim basket Kota Medan dan Sumut untuk meningkatkan prestasi,” harap Eldin saat membuka LIMA Basketball Sumatera Conference 2018 di GOR Basket Unpri, Jalan Danau Singkarak Medan, Jumat (6/7).

Pembukaan LIMA Basketball Sumatera Conference 2018 ini dirangkai dengan peresmian GOR Basket Unpri. Wali Kota pun memuji keseriusan Unpri dalam membangun GOR Basket. “Keberadaan GOR ini bukti keseriusan Unpri dalam mendukung perkembangan olahraga. Kita pantas mengucapkan terima kasih,” paparnya.

Wakil Ketua Pengprov Perbasi Sumut Iwan Hartato juga mengapresiasi pelaksanaan LIMA Basketball ini di Kota Medan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung even ini kembali dilaksanakan di Medan,” katanya singkat.

Sedangkan GM LIMA Rida Ahmad bercerita tentang LIMA. Disebutkan LIMA juga menggelar pertandingan cabang olahraga lainnya di 10 kota di Indonesia. “Untuk Kota Medan merupakan kedua kalinya kami hadir. Terima kasih atas sambutan luar biasa yang telah diberikan kepada kami,” paparnya.

Untuk Sumatera Conference bakal diikuti tujuh tim putra. Adapun tujuh tim putra akan bersaing yakni Universitas Prima Indonesia, Perguruan Tinggi Cendana, STIE Eka Prasetya, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, UIN Suska Riau, STMIK TIME, dan Universitas Pelita Harapan. “Untuk putri ditiadakan, karena kurangnya peserta,” tambahnya.

LIMA disebutkan memiliki tujuan agar mensejajarkan prestasi olahraga dengan pendidikan. Karena itu, mereka membuat syarat pemain harus memiliki indeks prestasi (IP) sebesar 2,0. “Ketatnya syarat ini membuat beberapa tim tidak siap untuk ambil bagian. Tapi itu tidak masalah, karena kita ingin olahraga dibarengi pendidikan,” paparnya.

Sedangkan Rektor Unpri Dr Chrismis Novalinda Ginting SSiT mengaku bangga ditunjuk sebagai tuan rumah LIMA Basketball Sumatera Conference ini. “Kami berharap even ini kembali menggeliatkam olahraga basket basketdi Sumut dan melahirkan pemain-pemain yang bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” harapnya.

LIMA Basketball 2018 Sumatera Conference diikuti tujuh tim dari Sumut dan Riau. Even ini berlangsung di GOR Unpri pada 6-13 Juli. Pada pertandingan perdana, STIE Eka Prasetya berhasil mengalahkan Universitas Pelita Harapan dengan skor 46-13. (dek)