Home Blog Page 6270

Dishub Sumut Antisipasi Macet Puncak Arus Balik

TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Lalu lintas tampak padat dari lokasi wisata Berastagi di Jalan Jamin Ginting Medan, Minggu (5/4). Arus balik dari luar kota pada hari terakhir libur panjang perayaan paskah terlihat padat memasuki gerbang Kota Medan.Sebagian jalan mengalami kemacetan panjang.
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Lalu lintas tampak padat dari lokasi wisata Berastagi di Jalan Jamin Ginting Medan, tahun lalu. Arus balik dari luar kota pada hari terakhir libur panjang Lebaran diprediksi akan terjadi pada 20 Juni.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan Sumatera Utara memprediksi puncak arus balik Idul Fitri 1439 H terjadi pada 20 Juni mendatang. Hal itu terjadi karena Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah mulai kerja pada 21 Juni.

“Sesuai dengan prediksi kami, puncak arus balik akan terjadi pada 20 Juni. Pasalnya pada tanggal 21 Juni, ASN sudah mulai kerja,” kata Kabid Perkeretapian dan Pengembangan Dinas Perhubungan Sumut Agustinus Panjaitan kepada Sumut Pos, Sabtu (16/6).

Dishub mengakui sejumlah ruas jalan berpeluang macet pada puncak arus balik itu. Untuk itu, mereka mengimbau pemudik agar menghindari balik pada 20 Juni. “Kalau tidak penting kali, janganlah balik pada 20 Juni. Lebih cepat lebih baik, karena resiko macet sangat besar,” himbaunya.

Dishub Sumut sendiri akan terus berusaha agar arus balik berjalan lancar. Pola yang mereka terapkan sama seperti arus mudik. “Kita sudah koordinasi dengan BPTD, Dishub kabupaten/kota, UPT Dishub Sumut dan Polri untuk mengantisipasi spot rawan macet dan laka,” tambahnya.

Bukan hanya itu, Dishub Sumut juga menyiapkan rekayasa lalulintas, jika memang dibutuhkan. “Kita juga sudah menyiapkan rekayasa lalulintas jika memang dibutuhkan. Intinya kita akan berusaha agar arus balik berjalan lancar,” pungkasnya. (dek)

Tanaman Terbakar di Lantai 4 Ruko Gegerkan Warga

ilustrasi-kebakaran
ilustrasi-kebakaran

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Warga Jalan Panci Lingkungan I, Kelurahan Sei Putih Tengah, Kecamatan Medan Petisah mendadak geger, Sabtu (16/6) sekira pukul 19.40 WIB. Dari rumah toko (Ruko) nomor 50 CD, mengepul asap tebal dan mengeluarkan api.

Informasi itu kemudian diteruskan warga ke Polsek Medan Baru dan Pemadam Kebakaran. Tak lama, 3 unit mobil pemadam kebakaran turun ke lokasi.

Sekira pukul 20.11 WIB, api berhasil dipadamkan. Api ditengarai berasal dari tanaman yang berada di lantai 4 bangunan tersebut.

“Ada tanaman di atas, lantai 4,” ujar seorang petugas pemadam kebakaran.

Sementara, Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing mengaku masih menyelidiki asal api.

“Tanaman kering di lantai 4 terbakar. Tapi asal api masih kita selidiki,” ujar Martuasah lewat sambungan telepon, Sabtu (16/6) malam.

“Tidak ada korban jiwa,” pungkasnya.

Akibat kebakaran tersebut, lalu lintas Jalan Panci sempat macet. Namun, berangsur normal saat petugas pemadam pergi dari lokasi.(ala)

Malam Ini, Istana Gelar Pertemuan Bahas SP-3 Kasus Chat Rizieq

Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.
Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.

SUMUTPOS.CO – Penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap kasus chat berkonten pornografi Habib Rizieq tengah menjadi pusat perbincangan. Namun hingga saat ini pihak kepolisian belum angkat suara terkait kebenaran itu.

Menanggapi hal itu Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin mengaku akan mengadakan pertemuan malam nanti untuk membahas SP3 tersebut.

Dengan hal itu diharapkan dapat diketahui informasi akurat yang dapat menberikan kepastian kepada masyarakat. Pertemuan nanti direncanakan akan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait seperti para pemangku jabatan hingga kuasa hukum Rizieq.

Sabik Taufan/ JawaPos.com
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin.

“Insya Allah kalau tidak ada aral melintang nanti malam setelah salat Isya mudah-mudahan dengan izin Allah Ta’ala bisa mengabarkan tentang perkembangan mutakhir terkait dengan SP3 yang ramai dibicarakan,” ungkap Ali di Jalan Widya Chandra IV nomor 18, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6).

Namun hingga saat ini Ali masih enggan membeberkan lokasi pertemuan itu. Sebab masih dalam tahap kordinasi dengan pihak-pihak terkait. “Kita mesti duduk, diskusi kan dengan pemangku-pemangku kuasa hukum, kuasa negara untuk luar negeri, administrasi dan lain-lain,” lanjutnya.

Sementara itu Ali juga masih enggan membenarkan ihwal SP3 tersebut. Sebab sampai saat ini KSP belum menerima dokumen apapun yang mempertegas kabar tersebut “Saya sama dengan teman-teman, belum pegang satu dokumen yang bisa kita kemukakan,” tegas Ali.

Lebih jauh politikus partai Golkar itu menghimbau agar masyarakat tetap bersabar. Sehingga diharapkan segala informasi yang beredar luas dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Jadi saya pikir kalau teman-teman bisa sejenak bersabar. Karena tidak bisa tidak. Tidak boleh ada seliweran begini beritanya, harus kawan-kawan mendapatkan berita yang benar kemudian masyarakat juga bisa mendapatkan informasi yang kebenarannya bisa kita pertanggungjawabkan,” pungkasnya. (sat/JPC)

Wow, Agnez Mo jadi Cover Majalah Fesyen ‘Rogue’ Amerika

Screenshot instagram Agnez Mo (instagram@agnezmo)
Screenshot instagram Agnez Mo (instagram@agnezmo)

SUMUTPOS.CO – Mimpi dan kerja keras Agnez Mo untuk go international kian membuahkan hasil nyata. Setelah majalah fesyen dunia, Vogue, terpukau membahas penampilannya dalam video ‘Long As I Get Paid’, belakangan majalah gaya hidup, Rogue juga mengangkat pemilik nama asli Agnes Monica itu.

Berita bahagia ini diunggah Agnez Mo pada akun instagramnya, pada Sabtu (16/6). Dalam salah satu sesi pemotretan, mantan penyanyi cilik ini nampak mengenakan baju gemerlap dengan warna dasar hitam-putih.

Berpose dengan rambut pendek, ia terlihat anggun dengan sentuhan makeup flawless. Foto tersebut juga diunggah akun resmi instagram Rogue pada hari yang sama.

“Musician @agnezmo for @roguemagazine’ s summer issue N’9 out now! Check out her 6 page story. We ship worldwide,” tulis Rogue di akun instagramnya.

Majalah tersebut keluar dalam edisi cetak untuk musim panas ini, tepatnya 15 Juni. Agnez menjadi salah satu musisi dunia yang perjalanan karirnya dibahas majalah bergengsi tersebut.

Bersamanya akan dibahas setidaknya 40 artis top dunia yang bergerak di industri musik, film & mode antara lain Madison Beer, Blake Anderson, Timothy Olyphant, Mena Suvari, Busy Philipps.

Tak hanya itu, musisi beken dunia seperti Patric Clarkson, Darren Criss, Tove Lo, Ross Butler, hingga Gillian Jacobs juga akan dibahas dalam majalah tersebut. Netizen pun menyambut positif prestasi pelantun lagu Coke Bottle tersebut, salah satunya YouTuber asal Filipina, Nolo.

“Always beautiful! Cinta dari Filipina,” tulis @noloofficial.

“Penyanyi, pencipta lagu, produser, aktris, top model, dancer @agnezmo perfect banget,” tulis @mr_joe.

“Selalu berkarakter di setiap sesi fotonya @agnezmo keren,” ujar @kajoisyah. (fid/JPC)

Pemerintah Tak Ikut Campur Soal SP-3 Kasus Chat Mesum Rizieq

Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.
Firza Hussein dan Rizieq Shihab yang tersangkut kasus chatting mesum.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah tak ikut campur perihal  kabar surat perintah penghentian perkara (SP3) kasus chat berkonten pornografi yang menyeret Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Sehingga, kasus itu murni diserahkan kepada pihak kepolisian yang sedang menyelidiki kasus tersebut.

Menkumham Yasonna Laoly mengaku belum mengetahui terbitnya SP3 tersebut. “Itu ditanya Pak Kapolri saja, saya nggak banyak informasi soal itu, biar Pak Kapolri yang berikan info,” katanya saat ditemui di Jakarta, Sabtu (16/6).

Dirinya juga belum menerima konfirmasi apapun terkait hal ini. “Kalau saya nggak tau. Nggak ada. Kita nggak tau lah pokoknya, pastinya kita kan nggak boleh duga-duga, tanya Pak Kapolri pasti,” tegas Yasonna.

Karenanya, wewenang untuk menjelaskan benar tidaknya SP3 itu diterbitkan menjadi wilayah pihak Kepolisian. Kendati pun dia adalah menteri yang bergerak di bidang hukum. “Ya tapi sekarang kita sampe sekarang nggak tau, yang pasti ditanya ke penyidiknya apakah sudah diterbitkan SP3 apa tidak, biarlah ini urusan Pak Kapolri,” sebutnya.

Sebelumnya, hal yang sama dilontatkan Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. Dia mengaku belum menerima informasi dari pihak Polda Metro Jaya terkait beredarnya SP3 kasus chat Rizieq Shihab.

Bahkan Syafruddin menyatakan itu bukan ranahnya dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk menjelaskan. “Saya belum tahu (kasus Rizieq di-SP3). Itu bukan domain saya. Bukan juga domain Kapolri untuk menjawabnya. Itu ranah penyidik. Nanti saya coba tanya dulu ke Kapolda Metro bagaimana perkembangannya,” kata dia di Jakarta, Jumat (15/6).

Begitu pula disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono. Menurutnya kewenangan yang mengkonfirmasi informasi tersebut ada pada penyidik. “Jadi soal info SP3 kasus HRS (Habib Rizieq Shihab), sampai sekarang belum dapat info pasti dari penyidik,” tutur Argo.

Terkait beredarnya informasi tersebut, dia akan menanyakan terlebih dahulu kepada pihak penyidik. “Nanti saya coba tanya penyidik sejauh mana dan sampai di mana kasus ini,” pungkasnya.

Diketahui, dalam video yang beredar di media sosial Rizieq mengaku mendapat SP3 atas kasus chat bermuatan porno yang melilitnya di Polda Metro Jaya.

Dalam kasus ini, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menetapkan Rizieq sebagai tersangka atas dugaan pelanggaran Pasal 4 Ayat (1) juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan/atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. (dna/JPC)

Australia Selatan Wajibkan Pastor Laporkan Isi Pengakuan Dosa

Pengakuan dosa-Ilustrasi.
Pengakuan dosa-Ilustrasi.

SYDNEY, SUMUTPOS.CO – Gereja Katolik Australia Selatan menegaskan pihaknya terpukul oleh berita bahwa seorang pastor harus melaporkan pelecehan seksual anak-anak yang diungkapkan kepada mereka dalam pengakuan dosa.

Mulai 1 Oktober, Australia Selatan akan menjadi negara bagian pertama di Australia di mana para pastor secara hukum akan diwajibkan melaporkan setiap pengakuan dosa terkait pelecehan seksual anak-anak.

Jika tidak melaporkannya, mereka bisa dikenai denda $ 10.000 (Rp 100 juta lebih).

Pelaksana tugas Uskup Agung Adelaide Greg O’Kelly mengatakan gereja tidak menyadari perubahan tersebut hingga hari ini. “Implikasinya sekarang sedang dipertimbangkan,” katanya kepada ABC.

Undang-undang Perlindungan Anak yang baru disahkan tahun lalu dan diumumkan hari Kamis (14/6/2018) Jaksa Agung Australia Selatan, menghapus pengecualian untuk para pastor dari kewajiban melaporkan informasi pelecehan seksual anak yang diungkapkan dalam pengakuan dosa.

Jaksa Agung Vickie Chapman mengungkapkan perubahan ini menjelang pengumuman tanggapan Pemerintah Australia Selatan Negara kepada Komisi Khusus Penyelidikan Pelecehan Seksual Anak-anak.

Selama lebih dari satu dekade para pastor sebenarnya telah diwajibkan melaporkan informasi pelecehan seksual anak yang diperoleh di luar pengakuan dosa.

Menurut Uskup O’Kelly, UU baru ini berimplikasi lebih luas bagi Gereja Katolik dan “praktik keimanan kami”.

Para pastor terikat oleh kerahasiaan pengakuan dosa untuk tidak mengungkapkan apa yang mereka dengar. Jika melanggar, mereka otomatis menghadapi pengucilan.

“Komitmen kami di Australia Selatan untuk perlindungan anak dan lingkungan yang aman bagi anak-anak, tidak tergoyahkan,” kata Uskup O’Kelly dalam pernyataannya.

“Para pastor kami sangat menyadari kewajiban mereka melaporkan pelecehan dan penelantaran anak sesuai UU dan telah ikut pelatihan perlindungan anak secara reguler dan wajib sejak 2007. Begitu pula semua karyawan dan relawan kami di gereja,” katanya.

Perlindungan anak lebih utama

Vickie Chapman mengatakan wajib lapor sangat penting, termasuk informasi yang diperoleh dalam pengakuan dosa. Pasalnya, katanya, pelecehan biasanya terjadi secara rahasia kecuali orang dewasa yang bertanggung jawab bertindak.

“Perlindungan terhadap anak-anak yang diharapkan masyarakat harus lebih utama daripada kepentingan lainnya,” katanya.

Vickie Chapman mengatakan negara-negara bagian lainnya harus mengikuti jejak Australia Selatan.

“Tanpa pendekatan terpadu, pemangsa akan tetap berkeliaran. Itulah kenyataannya,” katanya.

“Mereka akan menemukan tempat perlindungan di mana mereka tidak bisa ditangkap. Sehingga perlunya adanya kewajiban pengungkapan di semua front. Kita jangan menyisakan perbatasan tempat perlindungan bagi mereka yang akan melakukannya,” tutur Vickie Chapman.

Ditanya bagaimana seorang pastor akan tertangkap melanggar aturan ini, Vickie Chapman mengatakan itu akan mirip dengan kegagalan pelaporan sebelumnya. Besar kemungkinan justru terungkap jika pelaku pelecehan seksual mengaku telah menyampaikannya kepada pastor.

Artis Nikita Mirzani Bagi-bagi THR Rp50 Juta

Nikita Mirzani
Nikita Mirzani

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Aktris sensasional Nikita Mirzani kembali berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) pada perayaan Hari Raya Idulfitri tahun ini.

Nikita Mirzani mengaku telah menghabiskan dana sekitar Rp 50 juta untuk berbagi THR.

“Pecahan duit mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Duh, entar gue dibilang sombong lagi,” tutur Nikita Mirzani ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Menurut pemain film Comic 8 ini, THR tersebut dibagikan untuk kru hingga petugas keamanan di stasiun televisi tempatnya syuting.

“Banyak banget (THR) mah. Kru semua dapet, security Trans TV dapet, belum lagi security di apartemen,” ungkapnya.

“Ibu-ibu juga banyak. Anak-anak ngantre. Niki sampai nggak beli baju lebaran karena bagi-bagi THR,” lanjut Nikita berkelakar. (mg7/jpnn)

Kompak Bertahan 3 Tahun, Mulai 2022 Beda Lagi Jika…

Foto: Prayugo Utomo/JawaPos.com Djarot Saiful Hidayat saat bertemu dengan Tengku Erry usai salat ied beejamaah di Lapangan Merdeka Kota Medan, Jumat (15/6).
Foto: Prayugo Utomo/JawaPos.com
Djarot Saiful Hidayat saat bertemu dengan Tengku Erry usai salat ied beejamaah di Lapangan Merdeka Kota Medan, Jumat (15/6).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tahun ini tidak terjadi perbedaan penetapan awal puasa dan lebaran. Tetapi jika penyatuan kalender Islam atau kalender hijriyah global tidak segera ditetapkan, kekompakan itu hanya bertahan sampai 2021.

Lalu mulai 2022 sampai 2025 bakal terjadi perbedaan dalam penetapan hari-hari penting dalam kalender hijriyah.

Pada 2022 dimulai dengan perbedaan penetapan Idul Adha karena pada saat itu 1,9 derajat di atas ufuk. Kemudian pada 2023 terjadi perbedaan pada penetapan lebaran sekaligus Idul Adha. Sebab pada saat lebaran tinggi hilal 1,7 derajat dan saat penetapan Idul Adha tinggi hilal 0,9 derajat.

Lantas pada 2024 bakal terjadi perbedaan penetapan awal Ramadan karena tinggi hilal hanya 0,8 derajat di atas ufuk. Berikutnya pada 2025 kembali terjadi perbedaan pada penetapan Idul Adha karena tinggi hilal hanya 1,4 derajat.

Potensi perbedaan-perbedaan ini bisa dicegah jika pemerintah menetapkan penyatuan kalender hijriyah dengan kriteria tinggi hilal minimal tiga derajat.

Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Muhammadiyah Amin mengatakan selama ini mereka sudah menjalankan berbagai upaya untuk penyatuan kalender hijriyah global.

’’Termasuk 2017 telah melakukan seminar internasional tentang fiqih falakiyah dengan menghadirkan peserta dari seluruh dunia,’’ katanya kemarin (15/6).

Amin mejelaskan ketika sudah ada penyatuan kalender hijriyah nanti, bisa jadi kegiatan sidang isbat seperti selama ini, tidak ada lagi. Dia menjelaskan selama ini Kemenag menjalankan sidang Isbat lantaran menjalankan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 tahun 2004.

Hotel di Kawasan Danau Toba Full Booking Selama Liburan Lebaran

Parapat di tepi Danau Toba, Sumut, Indonesia.
Parapat di tepi Danau Toba, Sumut, Indonesia.

PARAPAT, SUMUTPOS.CO – Kawasan Danau Toba, khususnya Parapat menjadi salah satu daerah wisata yang ramai dikunjungi saat liburan Lebaran yang sudah berlangsung sejak 9 Juni lalu.

Terbukti dengan penuhnya kamar-kamar hotel yang tersedia di Parapat.

Manager Marketing Inna Parapat Hotel Syahrial Azhar, Selasa (12/6) menjelaskan, dari 102 kamar yang tersedia di Inna Hotel Parapat, semuanya sudah laku terjual untuk tanggal 13 Juni hingga tanggal 19 Juni. Meski harga kamar cukup mahal, namun tidak mengurangi minat pengunjung untuk menhabiskan masa liburannya di Parapat.

“Untuk hari ini saja sudah 80 persen kamar terjual dan tanggal 20 juni yang akan datang juga sudah laku 80 persen, itu tandanya minat wisatawan ke Parapat masih tinggi,” terang Syahrial.

Dijelaskan, dari 102 kamar di Inna hotel dibagi atas 6 kelas yakni kelas Superior 47 kamar, deluxe 27 kamar, family 12 kamar, junior suit 8 kamar, tratai suit 3 kamar dab IP Suit 2 kamar. Buka harga mulai yang terendah Rp1,150 juta per malam hingga Rp9,3 juta dengan layanan sarapan pagi dan makan malam gratis.

“Khusus untuk type kamar IP Suit kita berikan gratis sarapan, makan siang dan makan malam,” papar Syahrial.

Sementara General Manager Siantar Hotel Janter Sidabutar ketika ditemui, Senin (11/6), mengakui peningkatan pengunjung meningkat tinggi di musim liburan ini.

Peningkatan pengunjung mulai terasa sejak liburan hari pertama Sabtu (9/6), hingga kini sudah 80 persen kamar yang telah terjual, sedangkan 20% lagi memang disengaja pihak managemen tidak didjual online guna menghargai para pengunjung yang datang langsung ke Siantar Hotel.

Mayat Membusuk Itu Ternyata Korban Pembunuhan si Brewok

Sesosok mayat pria ditemukan di Jalan Pertahanan Desa Sigara-gara Kecamatan Patumbak Kebupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (13/6/2018).
Sesosok mayat pria ditemukan di Jalan Pertahanan Desa Sigara-gara Kecamatan Patumbak Kebupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (13/6/2018).

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Polisi akhirnya berhasil mengungkap teka-teki penemuan mayat pegawai pabrik PT Sumber Kayu Getah Nusantara, Jalan Pertahanan Dusun I Desa Sigara-gara Kecamatan Patumbak Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (13/6) lalu.

Mayat karyawan pabrik yang bernama Herman, 24, itu ternyata korban pembunuhan. Pelakunya adalah Dian Prasetya alias Brewok, 28.

Pelaku merupakan rekan kerja korban di perusahaan tersebut, yang melancarkan aksinya pada Minggu (10/6) lalu sekitar pukul 15.30 WIB.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, AKBP Tatan Dirsan Atmaja menyebutkan, tersangka menghabisi nyawa korban dengan maksud untuk mengambil barang-barang berharga miliknya dan kemudian dijual.

“Semula pada Minggu (10/6/2018) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, tersangka datang ke pabrik untuk berjumpa mandor dengan maksud menanyakan apakah hari senin ada kerja atau tidak. Selanjutnya, tersangka duduk-duduk di kantin pabrik tersebut karena pada hari itu tidak bekerja,” terang Tatan, Jumat (15/6/2018).

Kemudian, sambungnya, tersangka yang pada saat itu sedang membawa narkotika jenis sabu hendak menggunakannya di kawasan pabrik. Singkat cerita, sekira pukul 15.00 WIB korban dan tersangka bertemu di pabrik tersebut.

Lalu, tersangka menyuruh korban untuk membelikan rokoknya.

Sebab, tersangka ingin menggunakan sabu. Lantas, tersangka membuka bajunya agar tidak panas. Selanjutnya, tersangka
masuk ke dalam parit kering yang ada di sebelah pabrik.

Beberapa saat kemudian, korban datang dengan membawa rokok lalu korban memanggil tersangka lalu tersangka.

Spontan, dijawab tersangka sedang di dalam parit kering. Korban lalu mendatangi tersangka dan masuk ke dalam parit kering tersebut kemudian korban memberikan rokok pesanan tersangka kepadanya.