Home Blog Page 6305

Polisi Siaga Kawal Lebaran

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS PENJAGAAN_Polisi berjaga di depan Mapolrestabes Jalan HM Said Medan, Senin (14/5). Kepolisian setempat memperketat penjagaan Mapolda, Mapolrestabes dan tempat pemerintahan di Medan untuk meningkatkan keamanan, menyusul terjadinya peristiwa teror bom di surabaya dan sidoarjo.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
PENJAGAAN_Polisi berjaga di depan Mapolrestabes Jalan HM Said Medan, Senin (14/5). Kepolisian setempat memperketat penjagaan Mapolda, Mapolrestabes dan tempat pemerintahan di Medan untuk mengantisipasi teror seperti malam lebaran tahun lalu.

SUMUTPOS.CO – Tak ingin kecolongan seperti penyerangan Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapoldasu) pada malam lebaran 2017 lalu, personel polisi bersenjata lengkap disiagakan di sejumlah objek vital, sepekan sebelum lebaran dan sepekan setelah lebaran. Diharapkan dengan pengamanan ini, aksi kejahatan dan terorisme dapat diminimalisir sehingga perayaan lebaran dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.

Segala persiapan terus dikebut aparat kepolisian dalam menyambut dan mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah yang tinggal dua pekan lagi. Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto melalui Kabag Ops AKBP I Gede Nakhti menyebutkan, keberadaan personel polisi bersenjata lengkap disiagakan guna mencegah hal-hal tak diinginkan, terlebih untuk mencegah aksi terorisme.

“Sesuai SOP (Standart Operasional Prosedur)-nya saat ini, kita akan menurunkan personel bersenjata lengkap mengawal lebaran tahun ini,” ujar I Gede kepada Sumut Pos, kemarin.

Menurutnya, saat ini Polrestabes Medan bersama semua pihak tengah membahas sejumlah persiapan-persiapan demi kelancaran Hari Raya Idul Fitri demi kelancaran arus mudik dan balik. Untuk personel polisi yang bertugas pun menggunakan sistem pengamanan Buddy System. “Artinya, personel bertugas tidak sendirian, melainkan dikawal personel lainnya. Standar ini untuk mencegah menangkal penyerangan apabila ada personel kepolisian yang bertugas,” ungkapnya.

Terkait Pos Pengamanan (Pam) dan Pos Pelayanan (Yan), seperti tahun ke tahun Polrestabes tengah mematangkan persiapan yang diperlukan. Pemetaan lokasi rawan kemacetan dan ancaman gangguan keamanan terus dilakukan. “Nanti kuranglebih akan disiapkan 11 Pos Pam di beberapa titik yang rawan gangguan keamaman juga untuk mengatur arus lalulintas. Kemudian, untuk Pos Yan kita siapkan di tiga lokasi,” sebutnya

Di Pos Yan, ungkap I Gede, disiapkan sejumlah sarana untuk melayani para pemudik. Di dalamnya disiapkan sarana seperti bengkel, tempat beristirahat, tempat mengecek kesehatan pula. “Jadi lengkap di Pos Yan itu, semua ada. Kita memang siapkan untuk pengendara. Jadi yang mau istirahat bisa, kalau perlu servis kendaraan juga bisa dan untuk cek kesehatan bisa,” ungkapnya.

Namun, dia belum bisa memastikan di mana saja Pos Yan ini akan didirikan, satu yang sudah pasti adalah di kawasan Sibolangit. “Dua titik lagi masih kita bahas,” ucapnya.

Terkait aksi premanisme pemerasan berdalih meminta sumbangan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada masyarakat, Polrestabes Medan menegaskan tidak akan segan-segan untuk melakukan tindakan tegas. Masyarakat diimbau untuk melaporkan ke aparat kepolisian bila menemukan kejadian ini. “Tentunya hal seperti itu tak kita beri toleransi. Kepada masyarakat yang diresahkan dengan ulah sekelompok orang yang melakukan pemerasan berdalih proposal THR, laporkan ke kita agar ditindak,” pungkas I Gede.

Bosan, Rihanna Putuskan Miliarder

Rihanna
Rihanna

SUMUTPOS.CO –  Selalu ada yang menarik dari penyanyi dunia, Rihanna. Setelah beberapa waktu lalu menyita perhatian para penggemarnya dengan meluncurkan lingerie. Kali ini Rihanna kabar baru tentang kehidupan percintaannya yang diketahui telah putus dengan pacar miliardernya.

Seperti dilansir dari Harper’r Bazaar, Minggu (3/6), menurut laporan baru, Rihanna tidak lagi terlihat bersama pengusaha Saudi, Hassan Jameel. MediaTakeOut News mengatakan alasan Rihanna memutuskan hubungannya yang selama ini terjalin dengan miliarder, hanya karena dia ‘terkadang bosan pada pria’.

Seorang sumber dari MediaTakeOut News membeberkan kalau Rihanna memang bersama Jameel sementara waktu. “Itu adalah hubungan yang baik, tapi sekarang sudah berakhir. Tentu saja Rihanna menghancurkan hatinya. Itulah yang dia lakukan, menghancurkan hati laki-laki. Rihanna baru saja bosan padanya. Dia terkadang lelah pada laki-laki,” ujar sumber MediaTakeOut News dilansir dari Harper’s Bazzar.

Seperti diketahui, Rihanna memang sedang sibuk dengan bisnis yang dibangunnya saat ini. Setelah terlibat dalam Ocean’s 8 bersama dengan Cate Blanchett dan Sandra Bullock, ia juga sibuk memperkenalkan line lingerienya, Savage x Fenty. Tak hanya itu, kesuksesan bisnisnya pun berlanjut dengan koleksi riasannya, Fenty Beauty.

Jameel sendiri merupakan pewaris Toyota, dan juga seorang pengusaha Arab Saudi. Kabar keduanya menjalin hubungan mulai beredar pada Juni 2017, ketika mereka terlihat bermesraan di kolam renang di Spanyol. (ana/JPC)

Alumni Mahasiswa Unri Rakit Bom, akan Diledakkan di DPR RI

Selain 4 Bom Aktif, Densus 88 Amankan Senapan Hingga Granat Tangan di Kampus Universitas Riau.
Selain 4 Bom Aktif, Densus 88 Amankan Senapan Hingga Granat Tangan di Kampus Universitas Riau.

RIAU, SUMUTPOS.CO – Datasemen Khusus (Densus) 88 menyita empat bom rakitan siap ledak usai menggeledah Gedung Gelanggang Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unri, Sabtu (2/6).

Sebelumnya, Densus 88 juga menangkap tiga terduga teroris yakni alumni mahasiswa Unri. Pertama, Z (33) yang merupakan warga Perhentian Raja Kampar, ditangkap di lingkungan kampus Unri. Kedua, D (34), yang ditangkap di Kubang, Kampar. Ketiga, K (32), yang ditangkap di lingkungan kampus Unri.

Ketiganya adalah alumni kampus yang terletak di kawasan Panam Pekanbaru itu. Z alumni Pariwisata Fisipol, D alumni Administrasi Negara Fisipol, dan K alumni Ilmu Komunikasi Fisipol.

Menurut keterangan Kapolda Riau Irjen Nandang, empat bom rakitan itu akan diledakkan di gedung DRR RI, dan DPRD Provinsi Riau.

“Dari tiga pelaku, didapat barang bukti. Di antaranya empat bom yang siap diledakkan. Sekarang sudah dijinakkan. Ada juga serbuk-serbuk bahan peledak,” kata Nandang seperti dilansir dari riaupos.

Nandang menjelaskan, bom itu dirakit di gedung itu oleh Z. Terduga teroris ini juga menyebar cara merakit bom di media sosial telegram. Sudah sebulan aktivitas itu berlangsung di sana. “Sementara dia numpang tidur di sana sudah satu bulan,” kata Pak Kapolda.

Selain bom, imbuh Nandang, polisi juga menyita dua busur panah dan delapan anak panah dan sepucuk senapan angin. (dal)

Nadine- Dimas Unggah Foto Prawedding

Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata.
Dimas Anggara dan Nadine Chandrawinata.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pasangan artis Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara semakin gencar mengumbar kemesraan.

Setelah ramai diberitakan akan segera menikah, Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara kompak mengunggah foto prewedding di akun Instagram masing-masing.

Pada foto tersebut, keduanya tampak mengambil tema liburan.

Salah satunya yang menarik adalah foto mereka berdua yang nampak mesra di sebuah mobil VW kombi putih oranye.

“Kami adalah dua kutub insan yang sedang berkomunikasi,” tulis Dimas Anggara sebagai keterangan.

Di akhir statusnya aktor sekaligus musikus ini membubuhkan inisial ND, singkatan dari Nadine Dimas.

Tak beda dengan Nadine Chandrawinata, dia juga mengunggah foto dan tulisan serupa.

Sebelumnya, pada 30 April lalu, beredar foto Dimas Anggara tengah menjalani proses adat siraman.

Prosesi siraman biasanya dilakukan calon mempelai baik pria maupun wanita beberapa hari jelang pernikahan.

Namun, hingga saat ini pernikahan mereka tak pernah terlaksana. Mereka memilih menutup rapat kabar bahagianya. (mg7/jpnn)

Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk di Parit Desa Situmbaga

Jenazah-Ilustrasi
Jenazah-Ilustrasi

PALUTA, SUMUTPOS.CO – Penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas bikin geger warga Desa Situmbaga, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut.

Mayat ditemukan tergeletak di parit Jalan Lintas Gunung Tua-Langga Payung, Halongonan Timur. Kondisi mayat sudah mulai membusuk.

Kapolsek Padang Bolak AKP Maju Harahap mengatakan tubuh mayat tersebut ditemukan dalam keadaan utuh pada Jumat (1/6) sekira pukul 17.30 WIB. Namun sudah mulai membusuk.

“Melihat mayat tersebut berjenis kelamin wanita, anggota tubuhnya masih utuh, namun bagian kepalanya sudah membusuk dan perutnya sudah mulai mengembung,” kata AKP Maju.

Lebih lanjut, mayat tersebut pertama kali dtemukan oleh warga saat melintas di TKP.

Hingga berita ini diturunkan, identitas mayat dengan jenis kelamin wanita tersebut belum diketahui dan sudah berada di RSUD Paluta. Identitasnya belum diketahui. Saat ini masih tahap pengembangan dan penyelidikan kita,” tutup AKP Maju.

Sementara itu, menurut Kabid Humas Polda Sumatera Utara (Sumut), AKBP Tatan Dirsan Atmaja, jenazah wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut, kuat dugaan merupakan korban pembunuhan.

“Mayat wanita tanpa identitas yang ditemukan itu diduga korban pembunuhan,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (2/6).

Tatan menjelaskan, keberadaan mayat ini pertama kali diketahui oleh dua orang warga bernama Pendi Siregar (22) dan Sahri Aspar Harahap (30), warga Desa Sihopuk Baru, Kecamatan Haltim, Kabupaten Paluta. Saat itu keduanya yang melintas melihat sesosok mayat perempuan setengah badan tanpa busana di pinggir parit yang bersemak-semak.

“Kemudian saksi melaporkannya ke Polsek Padang Bolak. Selanjutnya kepolisian melakukan olah TKP, sekaligus mengevakuasi mayat ke rumah sakit untuk keperluan otopsi,” jelasnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ujar Tatan, korban berjenis kelamin perempuan dengan ciri ciri, memakai celana lejing warna merah dan kaos oblong liris putih abu-abu dengan keadaan tersingkap hingga leher.

Selain itu, berdasarkan keterangan pihak RSUD Aek Haruaya Gunung Tua, pada mayat itu terdapat luka robek di kepala, luka robek di pelipis mata kanan, serta luka dugaan benda tajam hingga ke batok kepala sebelah kanan.

“Untuk tindak lanjut, akan dilakukan olah TKP kembali sekaligus mencari identitas korban serta melakukan lidik tersangka,” pungkasnya. (ais/int)

Sekda Bantah Ada Pungli Rp1 Juta per Desa

Foto: FAMO/SUMUT POS Sekdakab Nias Barat Sabaeli Gulo SIP.
Foto: FAMO/SUMUT POS
Sekdakab Nias Barat Sabaeli Gulo SIP.

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Nias Barat Sabaeli Gulo SIP mengungkapkan, peringatan HUT ke IX Nias Barat tahun 2018 dan seluruh kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan lancar dan sukses.

Pun begitu, kata Sabaeli Gulo, masih ada pemberitaan yang menyebutkan peringatan HUT ke IX Nias Barat tahun 2018, diwarnai aksi pungli terhadap para kepala desa (Kades).

Ditegaskan Sabaeli, selama pelaksanaan kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke IX Kabupaten Nias Barat tahun 2018,  tidak pernah ada pungutan liar terhadap kepala desa.

Dijelaskan Sekdakab lagi, peringatan HUT diselenggarakan di Ibukota Nias Barat melalui pertimbangan-pertimbangan dan karena acara resmi pemerintahan, apalagi dengan adanya pelaksanaan upacara.

”Jadi sangat disayangkan adanya pemberitaan sepihak dari salah satu media tanpa konfirmasi dengan Pemerintah Kabupaten Nias Barat dan Panitia Hari Jadi Kabupaten Nias Barat Ke 9 Tahun 2018,”kata Sabaeli saat di konfirmasi Sumut Pos di ruang kerjanya, Kamis (31/5).

Dijelaskan Sabaeli, pelaksanaan peringatan Hari Jadi ke IX Kabupaten Nias Barat Ke 9 Tahun 2018 dilakukan dengan beberapa kegiatan, di antaranya Pelaksanaan Dialog Publik tentang penyusunan sejarah Pembentukan Kabupaten Nias Barat, Pemilihan Destinasi Pariwisata Antar Kecamatan se Kabupaten Nias Barat, Pemilihan Putri Pariwisata 2018, Senam Sehat serta Pengobatan Gratis Kerja Sama dengan BPJS, Upacara dan diakhiri dengan penampilan pesta budaya rakyat.

”Semua kegiatan ini bersumber dari APBD Tahun 2018 melalui DPA Sekretariat Daerah,” terang Sabaeli.

Terpisah, dua orang Kades bernama Yulianus Halawa dan Kades Lolofitu Kecamatan Lolofitu Moi yang ditanyakan perihal informasi adanya pungutan senilai Rp1 juta pada hari Jadi Kabupaten Nias Barat mengaku tidaklah benar. ”Itu tidak benar pak,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Nurmawati Gulo, SPd selaku Kades Fadoro Kecamatan Mandrehe mengatakan kalau pungli tersebut tidak ada sama sekali. (mag-9/han)

Tiket Medan-Tanjungbalai Habis

Manajer Humas PT KAI Divre I Sumut, Sapto Hartoyo.
Manajer Humas PT KAI Divre I Sumut, Sapto Hartoyo.

SUMUTPOS.CO – PT KAI Divre I Sumatera Utara terus menyiapkan berbagai hal jelang Lebaran 2018. Posko pengamanan hingga kesehatan akan didirikan untuk menjamin kelancaran musim mudik tahun ini.

Manajer Humas PT KAI Divre I Sumut Sapto Hartoyo mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, mereka akan mendirikan posko pengamanan di Stasiun Besar Medan dan sejumlah stasiun di Sumut. Posko ini didirikan selama masa angkutan Lebaran sejak 5 Juni hingga 26 Juni 2018.

“Untuk pengamanan saat arus mudik dan balik, pihak PT KAI Sumut menerjunkan pengamanan internal sebanyak 287 petugas dan eksternal dibantu dari TNI-Polri sebanyak 38 personel,” kata Sapto kepada wartawan, Kamis (31/5).

Sapto mengatakan, saat musim mudik, PT KAI tidak meliburkan pegawainya. Seluruh pegawai, lanjutnya, tetap bekerja untuk melayani masyarakat. PT KAI pun, kata Sapto, menyiapkan posko kesehatan di setiap stasiun besar di Sumut demi meningkatkan pelayanan. Pemeriksaan infrastruktur juga akan dilakukan seiring semakin dekatnya Lebaran.

“Untuk infrastruktur atau rel kereta api akan dilakukan pemeriksaan secara fisik, agar kereta api bisa berjalan dengan baik dan tanpa ada hambatan,” ujar dia.

Sementara untuk penjualan tiket, sebanyak 43.846 tiket kereta api untuk arus mudik Lebaran 2018 di Sumut sudah terjual. Tiket yang paling banyak terjual, yakni jurusan Medan-Tanjung Balai dan Medan-Pematang Siantar. Puluhan ribu tiket yang terjual ini didominasi tiket kelas ekonomi. Bahkan, tiket ekonomi Medan-Tanjungbalai sudah ludes terjual.

“Untuk jurusan Tanjungbalai, tiket sudah terjual habis mulai tanggal 14 hingga 20 Juni 2018. Untuk dari Tanjungbalai ke Medan terjual habis tanggal 12 hingga 17 Juni 2018,” kata Sapto

Mudik Gratis Pelindo

Sementara, program mudik gratis yang difasilitasi PT Pelindo I memicu peningkatan arus mudik di Pelabuhan Belawan menggunakan armada KM Kelud melalui Terminal Bandar Deli, Pelabuhan Belawan. Kepala Operasional PT Pelni Cabang Medan, Irwansyah mengatakan, untuk mudik lebaran tahun ini akan berbeda dengan tahun sebelumnya karena disemarakkan dengan mudik gratis yang difasilitasi beberapa perusahaan BUMN.

Khusus untuk keberangkatan Batam-Belawan dengan jadwal pulang pergi, KM Kelud sebagai armada laut akan mengalami peningkatan penumpang antara pemudik gratis dengan pemudik umum. “Untuk mudik perdana pada 8 Juni 2018, akan mengalami peningkatan penumpang, tetapi kita sudah siapkan armada KM Kelud dengan sistem pelayanan yang maksimal,” kata Irwansyah.

Untuk mengatasi lonjakan penumpang, pelayanan dan pengamanan di KM Kelud dilakukan peningkatan, sehingga pemudik yang akan turun dari Batam menuju Belawan dapat terlayani. “Dari mudik perdana sejak  tanggal 8, 10, 12 dan 14 Juni 2018 dengan pulang pergi (PP) keberangkatan KM Kelud Batam – Belawan. Kita telah membuka pelayanan tiket secara online, jadi mempermudah masyarakat melakukan transaksi secara online,” jelasnya.

Truk di Atas Dua Sumbu Dilarang Melintas

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS MOBIL TRUCK_Beberapa pengendara truck melintas di Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (16/6) Polda sumut menetapkan H-4 truck sarat muatan dilarang melintas di jalan raya.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
MOBIL TRUCK_Beberapa pengendara truck melintas menuju Jalan Sisingamangaraja Medan, beberapa waktu lalu.

SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut akan memberlakukan larangan melintas bagi truk dengan roda di atas dua sumbu, mulai 12 Juni 2018 saat arus mudik Lebaran nanti. Jika masih ditemui adanya kendaraan barang yang melintas pada tanggal yang sudah ditetapkan, maka akan ditindak tegas.

“Kecuali untuk kendaraan pengangkut logistik seperti sembako, gas, dan BBM (bahan bakar minyak),” ujar Kepala Bidang Perkeretaapian dan Pengembangan Dishub Sumut, Agustinus kepada Sumut Pos, Jumat (1/6).

Pembatasan armada dengan roda di atas sumbu dua ini, terang Agustinus, sudah merupakan kebijakan pemerintah pusat. Terutama pada momen-momen hari besar keagamaan seperti Idul Fitri ini. “Untuk arus mudik pembatasan berlaku mulai 12 Juni sampai 14 Juni 2018. Sedang arus balik dari 22, 23- dan 24 Juni. Akan ada sanksi tegas bagi yang melanggarnya,” sebutnya.

Sebelum menerbitkan surat edaran,, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk membahas hal ini. “Edaran akan kita keluarkan dan sampaikan. Tapi setidaknya kita rapatkan dulu bernama pemangku kepentingan lainnya. Terutama dengan pihak kepolisian,” katanya.

Tak sekadar pelarangan armada truk melintas saat momen Lebaran, Agustinus menegaskan, angkutan tonase di atas 5 ton juga dilarang melintas di sepanjang Jalan Medan-Berastagi. “Kalau yang ini aturannya sudah sejak 2011. Jadi tidak hanya momen Lebaran juga pada hari-hari libur nasional, Sabtu dan Minggu serta hari besar keagamaan dilarang melintas. Khusus diatas tonase 5 ton di sepanjang Jalan Medan-Berastagi tak boleh lewat,” katanya.

Soal ketersediaan transportasi bagi pemudik, Dishub Sumut sebelumnya  menggaransi baik angkutan darat, laut dan udara siap untuk melayani masyarakat saat Lebaran nanti. Begitupun dengan lonjakan arus penumpang pada Lebaran tahun ini, sudah diprediksi sejak awal oleh Dishub. “Pada prinsipnya kami siap melayani masyarakat atau penumpang saat arus mudik dan balik pada Lebaran tahun ini,” kata Agustinus.

Ia menjelaskan, secara umum dari sisi ketersediaan angkutan masih mencukupi dan tidak ada kendala. Berkaca pada realisasi lonjakan penumpang dari 2016 dan 2017, kata Agustinus, untuk angkutan darat cuma naik 2,08 persen, kereta api sekitar 9,02 persen, laut sekitar 11,11 persen, udara 8,8 persen. “Kalau kita rata-ratakan di Sumut  sekitar 6,48 persen kenaikan penumpang yang terjadi tahun lalu,” katanya.

Atas data itu pula pihaknya coba prediksi lonjakan penumpang di 2018. Dimana asumsi untuk angkutan darat sekitar 5 persen, kereta api sekitar 15 persen, laut di sekitaran 10 persen dan udara dikisaran 15 persen. “Nah, berdasarkan perhitungan itu dan kita siap antisipasi baik lonjakan penumpang dan armada. Hal ini juga yang kami paparkan saat rapat koordinasi di Polda Sumut kemarin,” sebutnya. (prn)

 

 

Dishub Cek Kesiapan Angkutan Lebaran

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS POS PENGAMANAN_Beberapa polisi bersenjata berjaga-jaga di depan pos pengamanan arus mudik 2017 Jalan Stasiun Besar Medan, Selasa (20/6) Jelang arus mudik Polisi dan TNI mulai berjaga-jaga di beberapa pos pengamanan yang ada di kota medan.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
POS PENGAMANAN_Beberapa polisi bersenjata berjaga-jaga di depan pos pengamanan arus mudik 2017 Jalan Stasiun Besar Medan, Selasa (20/6) Jelang arus mudik Polisi dan TNI mulai berjaga-jaga di beberapa pos pengamanan yang ada di kota medan.

SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan melalukan berbagai persiapan dalam mengamankan arus mudik lebaran tahun ini. Kepala Dishub Medan Renward Parapat mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Dishub provinsi dan Balai Perhubungan Darat. Secara global dan seperti tahun-tahun sebelumnya, arus mudik dimulai pada H-7 lebaran.

“Persiapan yang dilakukan bersama forum lalu lintas Kota Medan, dan telah dilakukan dimulai pada terminal-terminal, salah satunya Terminal Amplas. Dalam persiapan ini, kita melakukan pengecekan-pengecekan masalah kondisi kesiapan fisik kendaraan umum yang digunakan untuk angkutan lebaran. Misalnya, kondisi mesin, rem dan lain sebagainya,” kata Renward yang dihubungi, Jumat (1/6).

Menurut Renward, kesiapan angkutan lebaran menjadi faktor yang sangat penting di samping pengemudi atau sopirnya. Hal ini menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas hingga kelancaran arus. Sebab, bukan tidak mungkin ketika kendaraan angkutan mudik mogok maka dapat menjadi sumber kemacetan.

“Bagi masyarakat yang ingin mudik menggunakan kendaraan pribadi, diimbau benar-benar memperhatikan kondisi kendaraannya. Jangan sampai kendaraan yang digunakan tidak dicek terlebih dahulu atau kurang sehat hingga mengakibatkan kecelakaan di jalan raya,” tuturnya.

Diutarakan dia, tak hanya kesiapan fisik angkutan lebaran, pihaknya juga melakukan persiapan dengan menertibkan titik-titik yang menjadi sumber kemacetan pada jalur yang kerap digunakan untuk mudik seperti Jalan Sisingamangaraja. Karena, di jalan tersebut banyak terdapat pusat keramaian hingga pool bus yang mengangkut penumpang untuk mudik.

“Saya berharap, ketika masa mudik lebaran telah dimulai maka tidak terjadi kemacetan Artinya, jangan sampai kendaraan menumpuk cukup banyak hingga berdampak menghambat arus lalu lintas terutama bagi para pemudik,” cetusnya.

Ia mengaku, akan memaksimalkan personelnya dalam rangka kelancaran arus lalu-lintas, termasuk di kawasan Titi Kuning yang sedang dalam proses pengerjaan underpass. “Garda terdepan dalam rangka persiapan mudik lebaran adalah Dishub Provinsi Sumut. Tapi begitu, tetap kita bekerja sama dan berkoordinasi demi kelancaran arus mudik,” ucapnya.

Lebih jauh Renward mengatakan untuk mengantisipasi kecelakaan saat arus mudik jelang lebaran, pihaknya akan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada semua sopir bus yang berangkat dari Medan. Bila didapati ada sopir yang memiliki kesehatan kurang baik atau dalam keadaan mabuk, maka tidak diberikan izin untuk mengendarai busnya.

“Sama seperti tahun lalu, kita akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk membuat posko kesehatan di Terminal Amplas dan Pinang Baris. Posko itu akan didirikan mulai H-7 Lebaran. Para sopir akan kita periksa kesehatannya,” bebernya.

Dia menambahkan, padatnya arus mudik menjadi penyebab meningkatnya kecelakaan lantaran banyak sopir membawa kendaraannya dengan ugal-ugalan karena mengejar penumpang. “Kita tidak ingin kejadian seperti itu terjadi. Karena itu, setiap bus yang berangkat dari dua terminal itu, akan kita periksa sopirnya,” pungkasnya. (bbs/prn/ris/adz)

Tarif Tol Binjai-Medan-Sei Rampah Diskon 10 Persen

Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS Seorang pengemudi mobil pengguna jalan tol bertransaksi menggunakan kartu elektronik non tunai ketika akan keluar dari tol Belmera Amplas Medan, Minggu (8/10). PT Jasa Marga sudah memberlakukan pembayaran di gerbang tol Belmera seluruhnya secara non tunai dengan menggunakan uang elektronik yang dianggap lebih praktis dan aman.
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Seorang pengemudi mobil pengguna jalan tol bertransaksi menggunakan kartu elektronik non tunai ketika akan keluar dari tol Belmera Amplas Medan, beberapa waktu lalu.

SUMUTPOS.CO – Puncak arus mudik diperkirakan bakal terjadi pada 8 dan 9 Juni mendatang. Perkiraan itu mengingat cuti bersama Lebaran dimulai pada 11 Juni hingga 20 Juni 2018. Agar arus mudik tidak terkonsentrasi pada puncak arus mudik, Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) berinisiatif memberikan diskon tarif tol sebesar 10 persen pada 13-14 Juni dan 18-19 Juni mendatang.

Pengumuman diskon tarif tol ini disampaikan Sekretaris Jenderal Asosiasi Tol Indonesia yang juga Direktur Operasi PT Astra Infra Toll Road Sunarto Sastrowiyoto di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, dalam rilisnya, kemarin. Diskon terbagi menjadi beberapa waktu berbeda dan ruas tol berbeda. Pertama diskon sebesar 10 persen akan diberikan pada 13-14 Juni dan 18-19 Juni 2018 di ruas jalan tol yang dikelola PT Jasa Marga, PT Hutama Karya, PT Nusantara Infrastruktur, PT Waskita Toll Road, PT Cipta Marga Nusaphala Persada, PT Jakarta Lingkar Barat Satu, dan PT Margabumi Matraraya.

Ruas-ruas tol PT Jasamarga yang diberlakukan diskon antara lain ruas Medan-Kualanamu-Tebingtinggi, Cawang-Tomang-Pluit, Jakarta-Cikampek, Palimanan-Kanci, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, dan Surabaya-Mojokerto. Sedangkan ruas tol milik PT Hutama Karya yakni tol Medan-Binjai, akses Tanjung Priok, Bakauheuni-Terbanggi Besar, dan Palembang-Indralaya.

“Kami bersepakat untuk memberikan diskon kepada para pemakai jalan, yang dimaksudkan untuk pendistribusian traffic supaya lebih baik,” kata Sunarto. Sebagai gambaran, besaran tarif sebelum diskon dari Kualanamu hingga Sei Rampah sebesar Rp 41 ribu untuk kendaraan golongan I. Maka setelah didiskon 10 persen menjadi Rp36.900.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono melalui Dirjen Bina Marga Arie Setiadi Moerwanto mengapresiasi langkah BUJT yang telah secara sukarela memberikan diskon tarif tol pada Lebaran 2018. Diharapkan bisa membantu kelancaran arus mudik nanti. “Kita harapkan lalu lintas terdistribusi. Karena kalau menumpuk pada satu titik waktu, kapasitas jalan yang ada terbatas, kapasitas rest area juga terbatas,” kata Arie usai diumumkannya diskon tarif tol.(prn)