Home Blog Page 6370

Menkumham RI Resmikan Jembatan Lahomi

Foto: Famo/SUMUT POS PERESMIAN: Menkumham RI Yasonna H Laoli disaksikan Bupati Nias Barat Fahudusi dan Senator DPD RI Parlindugan Purba menggunting pita tanda diresmikannya Jembatan Lahomi, Kamis (10/5).
Foto: Famo/SUMUT POS
PERESMIAN: Menkumham RI Yasonna H Laoli disaksikan Bupati Nias Barat Fahudusi dan Senator DPD RI Parlindugan Purba menggunting pita tanda diresmikannya Jembatan Lahomi, Kamis (10/5).

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO -Menteri Hukum dan Hak Azazi Manusia (Menkumham) RI, Yasonna Hamonangan Laoli meresmikan Jembatan Lahomi Kabupaten Nias Barat, Kamis (10/5 ) siang.

Dalam sambutannya, Yasonna Laoli mengaku bangga dapat hadir pada peresmian jembatan yang nantinya memberikan kontribusi penting terhadap aktivitas masyarakat Kabupaten Nias Barat.

Yasonna pun berharap agar seluruh masyakat untuk terus membantu pemerintah, agar pembangunan di daerah  dapat terus berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, Yasonna juga mengapresiasi Bupati Nias Barat dalam membangun infrastruktur di daerahnya. ”Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kala, mengutamakan pembangunan infrastruktur adalah hal yang sangat penting dalam membangun masyarakat, dan mempercepat dukungan serta mempermudah Nias Barat untuk melakukan percepatan Pembangunan itu,”terang Yasonna.

Sementara Bupati Nias Barat Faduhusi Daely menyampaikan selamat datang kepada  Menkumham RI Yasonna Laoli. Dikatakannya, kedatangan Menkumham ke Nias Barat merupakan sejarah di kepulauan Nias secara khusus di Kabupaten Nias Barat dalam rangka meresmikan sebuah jembatan.

Bupati juga mengingatkan janji Presiden RI Joko Widodo, terkait memperbaharui jembatan ringroad yang menghubungkan Nias Barat-Nias Utara. ”Pada kesempatan ini, akan lebih tercermati dengan campur tangan Bapak Menteri,”ujar Fahudusi dihadapan Menkumham RI Yasonna Laoli.

Fahahudi juga menyampaikan keluhannya kepada Senator DPD RI Parlindungan Purba,  dengan harapan agar aliran listrik PLN sampai ke desa-desa di Kabupaten Nias Barat.

Peresmian Jembatan Lahomi tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Menkumham RI Yasonna Hamonangan Laoli dan penandatanganan Prasasti bersama Bupati Nias Barat Fahudusi didampingi  Anggota DPD RI Parlindungan Purba dan sejumlah unsur Forkompinda, Ketua DPRD Nias Barat Nitema Gulo, MSi serta Sekdakab Nias Barat Sabaeli Gulo, SIP  dan Kadis PUPR Eliyunus Waruwu, SPt, MSi.

Setelah meresmikan jembatan Lahomi, Menkumham RI Yasonna Laoli melanjutkan perjalanan ke desa Tugala Sirombu dalam rangka Hari Ulang Tahun Gereja ONKP. (mag-9/han)

 

 

Wabup Asahan Launching Pasar Ternak

Foto: Tomi Sanjaya Lubis/Sumut Pos TINJAU: Wakil Bupati Asahan, H Suryadi dampingi Kadis Peternakan dan Hewan Kabupaten Asahan meninaju hewan ternak di Pasar Ternak Jalan Lintas Sumatra.
Foto: Tomi Sanjaya Lubis/Sumut Pos
TINJAU: Wakil Bupati Asahan, H Suryadi dampingi Kadis Peternakan dan Hewan Kabupaten Asahan meninaju hewan ternak di Pasar Ternak Jalan Lintas Sumatra.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO -Wakil Bupati (Wabup) Asahan, H Surya, BSc melaunching Pasar Ternak Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Dimana, Launching tersebut diawali dengan jual beli ternak yang merupakan hari pertama dimulainya proses jual beli ternak.

“Masyarakat Asahan boleh menjual ternaknya di pasar ini, karena pasar ini secara resmi sudah dioperasikan,” kata Surya saat membuka launching Pasar Ternak,  di Jalan Lintas Sumatera,  Desa Air Teluk Hessa, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Rabu (9/5).

Dikatakan Surya, masyarakat Pasar Ternak sebagai tempat jua-beli kambing dan sapi, serta akan dibuka pada hari Selasa dan Kamis. “Ayo kita jadikan pasar ternak ini sebagai sarana meningkatkan perekonomian masyarakat,”ajak Surya.

Dengan dimulainya jual-beli ternak tersebut, lanjut Surya, diharapkan seluruh Camat yang ada  di Kabupaten Asahan untuk memperhatikan perkembangan pasar ternak tersebut.

Bahkan camat diharapkan dapat mengajak seluruh masyarakat Asahan untuk melakukan transaksi  jual beli ternak di Pasar Ternak Asahan.

“Beli ternak di sini (Pasar Ternak-red) pasti untung, karena sebelum dijual ternak diperiksa kesehatanya untuk dipastikan sehat atau tidak” ujar Surya,

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Asahan, Muhammad Syarif menyebutkan, pasar ternak Asahan dibangun di atas lahan seluas satu hektare dengan kapasitas tampung ternak sebanyak 200 ekor dan difasilitasi  kantor UPT Pasar Ternak dan Puskeswan (pusat kesehatan hewan) Pembantu, rumah timbang, rumah kompos, musala dan prasarana lainnya.

“Artinya Pasar Ternak yang dilaunching tersebut bisa menampung 200 ekor dan hewan ternak di Pasar Ternak ini juga selalu dipantau kesehatannya,”bilangnya.

Anwar Sanusi (45) merupakan warga Simpang Kawat mengatakan, dirinya selaku agen sapi dan lembu merasa terbantu dengan kehadiran pasar ternak tersebut. Sebab, sudah tak repot-repot lagi untuk mencari ternak sapi maupun kambing. ” Selain membantu kelancaran jual beli ternak, hewan ternak yang ada di pasar ternak ini sudah tentu terjamin kesehatannya karena Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan terus memantau kesehatan hewan di pasar ternak ini,”tandas Anwar, agen ternak sapi.(omi/han)

Bupati Karo Resmikan Gedung Retreat Centre

Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH didampingi Ny Sariati Terkelin Brahmana dan beberapa pimpinan OPD menggunting pita sebagai simbol diresmikannya gedung retreat centre Manna Hill Methodist, pada Kamis (10/5).
Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH didampingi Ny Sariati Terkelin Brahmana dan beberapa pimpinan OPD menggunting pita sebagai simbol diresmikannya gedung retreat centre Manna Hill Methodist, pada Kamis (10/5).

KARO, SUMUTPOS.CO -Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH didampingi Ny Sariati Terkelin Brahmana dan beberapa pimpinan OPD resmikan  gedung retreat centre Manna Hill Methodist, pada Kamis (10/5).

Gedung retreat centre Manna Hill Mettodist ini terletak di Desa Jaranguda, Kecamatan  Merdeka.

Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam sambutannya, mengatakan kiranya pembangunan gedung retreat center ini dapat dijadikan sebagai pusat pembinaan karakter antara iman, ilmu dan budaya.

“Saya mengingatkan bahwa pembangunan fisik gedung ini jangan dijadikan hal yang utama, karena yang lebih penting adalah jadikan sebagai pusat pembinaan karakter antara iman, ilmu dan budaya sehingga kita dapat menghayati apa yang diajarkan Yesus Kristus dalam kehidupan sehari hari baik dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dan meningkatkan keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta saling mengasihi sesama manusia dan umat beragama lainnya,” ungkap Bupati Karo.

Dia juga menambahkan pembinaan dan pembangunan di bidang agama di Kabupaten Karo senantiasa mempunyai kedudukan, dan peran penting sebagai bagian integral dari upaya meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan nasional dan daerah.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati Karo Terkelin Brahmana  berpesan kepada semua umat beragama, pemuka agama, tokoh gereja dan tokoh masyarakat agar selalu berperan aktif dan memberikan kontribusi dalam mengatasi berbagai krisis dalam kehidupan, ikut serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta tetap mendukung program pemerintah yang bersinergis dan berkelanjutan demi masyarakat Kabupaten Karo yang lebih baik.

Peresmian gedung retreat ini ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan kunci pertama oleh  Bupati Karo beserta para pimpinan Gereja Methodist.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ny Sariati Terkelin Brahmana, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, MSi, Kepala Bakesbangpol Tetap Ginting, SSos, Camat Merdeka dan pimpinan Gereja Methodist dan panitia peresmian gedung retreat. (deo/han)

Edy Suport Etnis Tiongkok Lulus Akmil

Edy Rahmayadi naik panggung untuk karaoke.
Edy Rahmayadi naik panggung untuk karaoke.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Mantan Panglima Komando Cadangan Startegis Angkatan Darat (Pangkostrad), Edy Rahmayadi mengatakan, kalau ada warga Sumut dari Etnis Tiongkok yang masih merasa dia warga negara China, lebih baik pulang kembali ke Cina.

Hal tersebut dikatakan Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) nomor urut satu ini saat memberi sambutan pada Lomba Karaoke Piala Emas di Hee Lai Ton Restoran Jalan Gandhi Medan Minggu malam (6/5).

Dihadapan ratusan masyarakat yang didominasi etnis Tiongkok, Edy kembali menegaskan bahwa etnis Tiongkok di Sumut merupakan kekuatan yang tak terpisahkan dan saling melengkapi etnis-etnis lainnya guna mendorong percepatan pembangunan dan juga peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumut pada umumnya.

Oleh karena itu, terlalu naif menurut Edy jika etnis Tiongkok merasa terkotak-kotak sehingga memunculkan persepsi negatif sebahagian masyarakat kalau etnis Tiongkok diragukan kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebaliknya etnis di luar Tiongkok juga merasa kalau mereka juga tidak bisa menyatu dengan etnis Tiongkok.

“Hal-hal seperti ini yang membuat kita sulit maju. Seharusnya kita tidak lagi memandang itu. Semua potensi harusnya digerakan dan menyatu sehingga kesenjangan ditengah-tengah masyarakat tidak perlu lagi terjadi. Saya minta lakukanlah yang terbaik untuk Sumut dan juga NKRI yang kita cintai ini,”ujar Edy disambut tepuk tangan meriah masyarakat yang hadir.

Usai memberikan kata sambutan Edy yang hadir bersama Istri, Nawal Lubis berkesempatan menyanyikan lagu I Can’t Loving You.

“Karena ini Lomba Karaoke, pasti saya nanti disuruh nanyi. Sebelum disuruh, saya nyayi duluanlah. I Can’t Stop Loving You, buat saudara-saudaraku sekalian, “ujar Edy.

Djarot Pastikan Nelayan Tradisional Dapat Asuransi

Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Djarot Saiful Hidayat berbincang dengan nelayan usai berkeliling Sungai Tanjung Tiram, Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara, menggunakan sampan tradisional, Kamis (10/5).
Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Djarot Saiful Hidayat berbincang dengan nelayan usai berkeliling Sungai Tanjung Tiram, Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara, menggunakan sampan tradisional, Kamis (10/5).

BATUBARA, SUMUTPOS.CO – Calon Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Djarot Saiful Hidayat memastikan seluruh nelayan tradisional mendapatkan asuransi. Hal itu dikatakannya usai berkeliling Sungai Tanjung Tiram, Kecamatan Talawi Kabupaten Batubara, menggunakan sampan tradisional, Kamis (10/5).

“Tadi saya berbincang, apakah nelayan mendapatkan asuransi. Disampaikan nelayan sebagian sudah tapi sebagian belum. Kita akan pastikan semua nelayan tradisional mendapatkan asuransi. Khususnya untuk mengkaji biaya berobat,” sebut Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Djarot yang merupakan Paslon nomor urut 2 di Pilgub ini menyebutkan bahwa para nelayan tradisional dan modern harus tetap dilindungi dan mendapatkan pembinaan. Ini dilakukan agar nelayan sama-sama mendapatkan penghasilan

“Sistem pengambilan ikan dengan menggunakan (pukat) tarik/hela, ini agak meresahkan karena aturannya masih abu-abu. Maka, kita ini, nelayan tradisional harus kita lindungi, kita tingkatkan pendapatannya, tetapi nelayan-nelayan modern juga kita bina, supaya nelayan tradisional dan modern bisa bekerja sama dengan pengaturan yang jelas. Semuanya bisa hidup dengan baik,” sebut Djarot.

Paslon yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mengapresiasi tokoh masyarakat Kabupaten Batubara, Ishak yang telah membuka tempat pengolahan ikan. “Saya apresiasi ada tempat pengolaan ikan yang dibangun oleh tokoh masyarakat di sini,” jelasnya.

Menurut Djarot, tempat pengolaan ikan ini dapat membuka lapangan pekerjaan. “Untuk membuka lapangan kerja, para ibu-ibu bisa mengolah ikan yang datang sebelum dibawa ke Medan,” ucapnya.

Upaya seperti inilah, sebut Djarot harus didukung. “Upaya seperti ini perlu ditumbuhkan. Bayangkan ini bisa menciptakan lapangan kerja dan kemudian akan meningkatkan harga ikan. Ini yang sebetulnya program membuka lapangan kerja yang perlu didukung oleh pemerintah,” tambahnya.

Warga sendiri mengaku sangat terbantu adanya tempat pengolaan ikan ini. “Masyarakat di sini bisa bekerja dan nantinya warga sini bisa sejahterah,” kata Suwati.

Ia sendiri berharap pemerintah dapat mendukung tempat pengolahan ikan yang baru dibangun. “Harus didukung pemerintah juga, agar usaha ini dapat modal,” ungkap dia. (bal/azw)

Jokowi: Kita Bersatu Lawan Teroris

Pesan keras Jokowi untuk pelaku terorisme.
Pesan keras Jokowi untuk pelaku terorisme.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Lewat akun media sosial, Presiden Joko Widodo menegaskan lagi pemberantasan terhadap terorisme. Jokowi menyebut terorisme musuh kemanusiaan yang harus dilawan bersama.

“Kita semua bersatu melawan terorisme. Terorisme adalah musuh kemanusiaan. Tidak ada tempat untuk terorisme di Indonesia -Jkw,” cuit Jokowi lewat akun Twitter-nya @jokowi, Kamis (10/5/2018).

Cuitan ini disertai 5 poin pernyataannya terkait kerusuhan di Mako Brimob. Pernyataannya itu sesuai dengan yang disampaikan di Istana Bogor.

Jokowi dalam jumpa pers di Istana Bogor menegaskan posisi negara yang akan menindak tegas terorisme.

Jokowi juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya lima polisi dalam kerusuhan napi teroris di Mako Brimob, Depok.

“Atas nama rakyat bangsa dan negara, saya menyampaikan duka yang mendalam atas gugurnya lima anggota kepolisian dalam melaksanakan tugas dari negara. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dalam menghadapi duka ini,” kata dia.

Terhadap lima polisi yang gugur saat menangani napi teroris, Jokowi sudah memerintahkan Wakapolri untuk memberikan kenaikan pangkat luar biasa.

Kelima polisi yang gugur adalah Briptu Luar Biasa Anumerta Fandy Nugroho, Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas.

Sedangkan satu anggota Densus 88, Bripka Iwan Sarjana, yang sempat disandera, berhasil dibebaskan.

Selain itu, Jokowi mengapresiasi kerja keras seluruh aparat keamanan yang terlibat dalam operasi penanganan rusuh di Mako Brimob. Kerusuhan yang terjadi sejak Selasa (8/5) itu bisa ditangani pada pukul 07.15 WIB, Kamis (10/5).

“Perlu saya tegaskan, negara dan seluruh rakyat tidak pernah takut dan tidak akan pernah memberikan ruang sedikit pun pada terorisme dan upaya-upaya yang mengganggu keamanan negara,” tegas Jokowi. (bbs)

Dikabarkan Digugat Cerai Istri, Sule Sebut Hoax

Sule bersama keluarga.
Sule bersama keluarga.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Komedian Entis Sutisna alias Sule dikabarkan digugat cerai istrinya, Lina Binti Salim. Kabar tak mengenakkan itu terungkap dari unggahan akun gosip lambe_turah pada Rabu (9/5).

Akun tersebut mengunggah foto surat gugatan cerai Lina terhadap Sutisna Bin Dodo Mulyana di Pengadilan Agama Cimahi Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Dalam surat tersebut, ayah penyanyi Rizky Febian itu digugat cerai pada 26 April 2018 lalu. Sebelumnya, rumah tangga Sule memang sempat diterpa kabar perselingkuhan pada 2012.

Kala itu, Sule dikabarkan menjalin hubungan dengan seorang pramugari cantik.

Humas Pengadilan Agama Cimahi, Bandung, Jawa Barat, Agus Gunawan mengungkapkan alasan Sule digugat cerai istrinya, Lina. Rupanya, sudah sejak lama Sule dan Lina berselisih paham. Hingga puncaknya, pada 26 April lalu, Lina mendaftarkan gugatan cerai.

“Ada percekcokan, biasanya ada perselisihan di antara keduanya,” kata agus Gunawan Saat dihubungi awak media, Rabu (9/5).

Sayangnya, Agus enggan membeberkan lebih jauh penyebab perselisihan tersebut. “Kalau penyebab (perselisihan) lebih detail kami tidak bisa sampaikan,” tukasnya.

Gugatan perceraian Lina dan Sule terdaftar dalam nomor perkara 3660/Pdt.G/2018/PA.Cmi. Sidang perdana rencananya akan digelar pada 7 Juni 2018 dengan agenda mediasi.

Tsunami Pemilu Malaysia

Dahlan Iskan
Dahlan Iskan

SUMUTPOS.CO – Bukan main perjuangan orang tua ini: dia menang pemilu di Malaysia. Setidaknya itulah hasil sementara sampai jam 01.30 dini hari tadi. Waktu Malaysia.

Pakatan Harapan, koalisi oposisi sudah merebut 102 kuri. Barisan Nasional (BN) baru 70 kursi. Independen meraih 6 kursi. Partai Islam PAS kembali berjaya di Trengganu. Total mendapat 15 kursi.

Pertahanan basis BN di Johor ternyata jebol. Sedang Selangor kembali disikat habis oleh Mahathir. Disisakan satu kursi saja. Penang, basis tokoh oposisi Anwar Ibrahim, juga dibabat habis.

Teman-teman saya di Malaysia tidak tidur. Saya minta dia terus siap menerima tilpon saya. Di Amerika sih masih jam 13.30.

Tepat jam 00.00 tadi Mahathir sudah mengumumkan kemenangannya. Sudah siap membentuk pemerintahan baru Malaysia. Tapi KPU masih belum bisa menerima klaim itu.

Suasana di kubu partai pemerintah sangat tegang. Tokoh-tokohnya pada bungkam. Seperti terhipnotis lagu ‘sayang’. Yang saya hafal gerakan koreografinya: untuk senam saya.

Tiap menit ada perkembangan baru: siapa menang di dapil mana. Kalau ingin tahu jago Anda menang atau kalah tinggal masukkan nama: oh … dia menang. Oh… kalah. Oh… masih sedang dihitung.

Begitulah Undian Raya di Malaysia. Pemilunya sistem distrik. Tiap distrik the winner takes all. Yang menang dapat kursi parlemen. Biar pun selisih satu suara. Suara yang kalah hangus.

Ada 222 dapil di seluruh Malaysia. Terbanyak di Serawak, 27 dapil. Lalu Sabah, 26 kursi. Johor 25 kursi. Kota Kuala Lumpur disebut Federal Teritory: 13 dapil.

Mula-mula BN yang unggul. Terutama ketika suara dari Serawak masuk. Tetangga Pontianak itu memang basisnya BN.

Lama-lama Harapan yang unggul. Tokoh-tokoh Harapan menang mudah. Di dapil masing-masing.

Tokoh-tokoh utama kelihatan dapat kursi semua. Tidak ada kejutan.

Mahathir Mohamad sudah pasti masuk parlemen. Meski hitungan belum selesai. Jaraknya amat jauh.

Wan Azizah, istri tokoh oposisi Anwar Ibrahim sudah memenangi dapilnya. Perdana Menteri Najib menang mudah di kampungnya.

Tokoh muda Partai Pribumi Bersatu, Syed Saddiq unggul jauh di dapil Muar, Johor. Nurul Izzat, yang pindah dapil, juga sudah unggul jauh.

Kalau pun tidak menang, Pakatan Harapan merebut kursi jauh lebih banyak dari Pemilu 2013: 72 dari 222 kursi. Dan Mahathir sudah menyatakan siap jadi pemimpin oposisi. Jika Pemilu kali ini belum bisa menang.

7 Hal Ini Dilakukan Teroris selama Penyanderaan

Suasana di Mako Brimob usai rusuh napi di rutan yang menewaskan 5 orang anggota brimob dan 1 orang teroris.
Suasana di Mako Brimob usai rusuh napi di rutan yang menewaskan 5 orang anggota brimob dan 1 orang teroris.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 156 teroris yang ditahan di dalam Rutan Mako Brimob menyandera sembilan polisi. Tragedi penyanderaan itu berakhir setelah urang-lebih 36 jam.

Para teroris rupanya tak hanya menyandera polisi. Mereka juga melakukan banyak hal selama dua malam itu. Apa saja?

  1. Mengamuk soal Makanan

Seorang napi bernama Wawan menanyakan ihwal makanan dari keluarganya. Napi lain pun tersulut emosinya.

“Siang atau sore, ini kan ada makanan yang dititip keluarga. Katanya nitip ke Pak Budi (petugas). Pak Budi sedang tidak tugas atau sedang keluar, jadi dicari-cari nggak ada. Dia bikin ribut, goyang-goyang, si Wawan (menanyakan) mana titipan makanannya. Ribut, ribut, sehingga memicu yang lain,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto kepada wartawan di Mako Brimob, Depok, Rabu (9/5/2018).

  1. Menjebol Tembok untuk Rebut Senjata

Dalam melakukan kerusuhan dan penyanderaan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, para narapidana teroris tersebut menggunakan senjata. Dari mana senjata itu didapatkan?

Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan para napi teroris tersebut melakukan penjebolan di dalam rutan. Para napi itu menggunakan berbagai barang yang mereka temukan untuk menjebol sekat.

“Senjata dia dapat dari mana-mana, kan dia jebol ini ke mana-mana. Dia dapat kaca dipecahkan, dia dapat besi, dia dapat apa, ini kan dijebol semua,” kata Syafruddin di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).

  1. Live di Instagram

Para narapidana teroris sempat melakukan siaran langsung (live) di media sosial Instagram. Dari mana para napi itu mendapat ponsel untuk live Instagram?

Wakapolri Komjen Syafruddin mengatakan ponsel tersebut didapat dari hasil rampasan terhadap anggota Polri yang bertugas di rutan tersebut.

“Itu rampasan. Iya (punya anggota),” kata Syafruddin di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).

  1. Menyandera Polisi

Para teroris itu menyandera sembilan polisi. Empat polisi berhasil dievakuasi, namun kondisinya cedera dan dilarikan ke RS Bhayangkara. Lima lainnya gugur dengan luka parah. Sementara itu, seorang polisi berhasil dibebaskan setelah 29 jam disandera.

  1. Menyiksa Polisi sampai Tak Bernyawa

Lima polisi gugur setelah disandera napi teroris di Mako Brimob. Mayoritas korban tewas dibacok di bagian leher.

“Yang jelas, dari lima rekan yang gugur, mayoritas luka akibat senjata tajam di leher. Saya ulangi, akibat senjata tajam di leher. Luka itu sangat dalam,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen M Iqbal.

Iqbal menyebut mayoritas korban mengalami luka akibat senjata tajam di leher bagian belakang. “Seperti luka dibacok,” katanya.

  1. Merakit Bom

Wakapolri Komjen Syafruddin menyatakan ledakan yang terdengar di Mako Brimob pagi ini adalah proses sterilisasi. Menurut Syafruddin, para napi sempat merakit bom.

“Mereka selama 40 jam melakukan penyanderaan dan mereka melakukan kegiatan-kegiatan perakitan bom dan sebagainya. Itu tadi yang diledakkan adalah hasil-hasil bom yang sudah dirakit,” kata Syafruddin di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (10/5/2018).

  1. Bertukar Sandera dengan Makanan

Bripka Iwan Sarjana berhasil dibebaskan dari penyanderaan di Mako Brimob pada Kamis (10/5/2018) sekitar pukul 00.40 WIB. Pembebasan Iwan dilakukan setelah polisi melakukan penawaran.

“(Penawaran) makanan, mereka minta makanan, maka kita bujuk mereka mau membebaskan,” kata Irjen Setyo Wasisto. (net)

Tambang Emas Martabe Raih Lima Penghargaan

Foto: Corcomm Martabe CSR AWARDS 2018: Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources Linda Siahaan bersama perwakilan Tambang Emas Martabe seusai menerima penghargaan di ajang CSR Awards 2018.
Foto: Corcomm Martabe
CSR AWARDS 2018: Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources Linda Siahaan bersama perwakilan Tambang Emas Martabe seusai menerima penghargaan di ajang CSR Awards 2018.

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe berhasil meraih total lima penghargaan pada ajang CSR Indonesia Awards 2018. Kelima penghargaan tersebut mewakili lima program tanggung jawab sosial unggulan perusahaan yang secara konsisten dikelola dan ditujukan tak hanya bagi masyarakat di desa-desa lingkar tambang tapi juga Sumatera Utara.

 

CSR Indonesia Awards 2018 merupakan ajang pemberian penghargaan bergengsi yang diselenggarakan oleh Majalah CSR Indonesia. Kategori penilaian meliputi dampak program tersebut ke masyarakat dan hasil peliputan independen oleh media massa. Adapun, untuk tahun ini, CSR Indonesia Awards 2018 digelar di Hotel Savoy Homann Bidakara, Bandung, Jawa Barat pada 8-9 Mei 2018.

Kelima penghargaan tersebut yakni penghargaan Bronze Kategori Cipta Karsa Mandiri untuk program Pemberdayaan Kelompok Tani Penangkar Padi, penghargaan Bronze kategori Didaktika Pratama Unggul untuk program Taman Baca Anak, penghargaan Silver Kategori Cipta Guna Sehati untuk program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), serta penghargaan Gold masing-masing kategori yakni Reka Karsa Sosial untuk program Operasi Katarak Gratis dan Gagas Inova Karya untuk Pemberdayaan Kelompok Pemuda Kreatif COMAPRO.

Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Linda Siahaan menuturkan, masyarakat Tapanuli Selatan khususnya yang berada di lingkar tambang merupakan pemangku kepentingan utama bagi operasional Tambang Emas Martabe, selain pemangku kepentingan lainnya seperti pemerintah daerah, pemuka adat dan agama, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, dan media massa.

“Tambang Emas Martabe telah berkomitmen bahwa masyarakat harus mendapatkan manfaat secara langsung dari operasional kami. Strategi program pengembangan masyarakat telah kami susun dengan mempertimbangkan jangka panjang.Selain itu, kami juga terus bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat agar benar-benar dapat melakukan program pengembangan masyarakat yang tepat sasaran dan efektif. Kami berterima kasih atas penghargaan-penghargaan ini. Semoga bisa menjadi pemacu kami untuk berkontribusi lebih pada pengembangan masyarakat lingkar tambang yang berkelanjutan,” jelas Linda.

Program Pemberdayaan Kelompok Pemuda Kreatif COMAPRO dimulai pada 2016. Tambang Emas Martabe melakukan pembinaan terhadap para pemuda setempat untuk mengolah sampah dan barang bekas menjadi pupuk kompos dan kerajinan. Hingga saat ini, COMAPRO telah menghasilkan 140 ton kompos organik. Tak hanya bermanfaat kepada kelompok tani di Batangtoru yang membutuhkan pupuk kompos, saat ini COMAPRO juga menjadi pemasuk kompos bagi Tambang Emas Martabe untuk reklamasi tambang.

Operasi Katarak Gratis merupakan program tahunan yang dilakukan sejak 2011. Bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan A New Vision dan Kodam I Bukit Barisan, program ini telah memberikan manfaat langsung kepada total 6.289 orang dan manfaat tidak langsung kepada lebih dari 25.000 orang. Operasi Katarak Gratis yang digelar Tambang Emas Martabe menggunakan metode cepat, aman yang ditemukan dr. Sanduk Ruit dari Tilganga Institute of Ophthalmology di Nepal. Metodenya adalah membuat sayatan kecil dan mengganti lensa mata dengan lensa intraokuler buatan. Selain memiliki tingkat keberhasilan 100%, metode ini hanya membutuhkan waktu operasi sekitar 10 menit per mata.

Dirancang sebagai program tanggung jawab sosial yang holistik, Tambang Emas Martabe tidak hanya memperhatikan para penerima manfaat, tapi juga transfer ilmu dan pengetahuan kepada dokter-dokter lokal. Sejak 2011 pula, empat orang dokter spesialis mata di Sumatra Utara difasilitasi oleh Tambang Emas Martabe untuk belajar di Tilganga Institute of Ophthalmology di Nepal, di bawah supervisi langsung dari dr. Sanduk Ruit. Diharapkan para dokter ahli ini dapat menyumbangkan keahliannya kepada masyarakat kurang mampu.

Program STBM telah diperkenalkan oleh Tambang Emas Martabe bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tapsel sejak 2015. Salah satu pilar utama STBM adalah Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF). Hingga akhir 2016, belum ada satu desa pun yang ODF. Namun, usaha gencar Tambang Emas Martabe berbuah sukses pada 2017, dengan dua desa yakni Batuhula dan Telo berhasil mendeklarasikan status ODF. Pada tahun ini, ditargetkan 10 desa lainnya di Batangtoru mencapai status yang sama. Tambang Emas Martabe terus memfasilitasi pertemuan rutin pihak-pihak terkait untuk memantau dan mengevaluasi target tersebut.