Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Medan Dr. Siti Nurmawan Sinaga, M.Kes menandatangani kerja sama dengan Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup/Sekretaris Utama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Rosa Vivien, S.H, M.S.D di Hotel Gran Inna Medan, Sabtu (5/9).
Kerja sama dua lembaga ini disaksikan Menteri Lingkungan Hidup/Sekretaris Utama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat bersama Ketua Umum Ketua Umum Aliansi Penyelenggara Perguruan Tinggi Indonesia (Apperti) Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, M.Si dan Ketua Umum Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I.
STIKes Mitra Husada Medan menjadi kampus pertama yang menandatangani MoU dengan kementerian lingkungan hidup tersebut. Setelah itu diikuti 24 perguruan tinggi lainnya di Sumut.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi salah satu dari rangkaian kegiatan seminar nasional Ekosistem Syariah: Inisiasi Wakaf Hijau dan Pengembangan Ekosistem Halal Sumut Menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan yang diinisiasi Pengurus Yayasan Wakaf Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) juga dirangkai dengan pelaksanaan Musyawarah Kerja Wilayah Apperti Sumut. Apperti Sumut merupakan wadah organisasi pimpinan penyelenggara perguruan tinggi dari 181 perguruan tinggi di daerah ini.
Kerja sama dengan kementerian lingkungan hidup diarahkan pada pelaksanaan tridarma perguruan tinggi untuk perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Ruang lingkup kerja sama mencakup pendidikan dan pengajaran, pengkajian dan publikasi, pengabdian kepada masyarakat, serta program kampus berdampak.
Ketua STIKes Mitra Husada Medan Dr. Siti Nurmawan Sinaga, M.Kes mengapresiasi atas kepercayaan yang diberikan untuk menandatangani kerja sama dengan kementerian lingkungan hidup dalam membentuk ekosistem perguruan tinggi dengan ecogreen. “Kita tidak bisa terlepas dengan alam supaya kesehatan bisa terjamin dengan maksimal,” terangnya.
Dr. Siti Nurmawan Sinaga, M.Kes menegaskan bahwa sekolah tinggi yang dipimpinnya senantiasa peduli pada lingkungan.
STIKes Mitra Husada Medan, menurutnya, terus perkuat penerapan konsep ecogreen sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang sehat, indah dan berkelanjutan
Program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan berbagai pihak termasuk kementerian lingkungan hidup yang melibatkan seluruh sivitas akademika.
Sebab lingkungan berkaitan dengan tingkat kesehatan.
Mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan STIKes Mitra Husada Medan harus bekerja sama dan sama-sama bekerja menjaga dan cinta alam. “Alam juga berpengaruh pada tingkat kesehatan manusia. Lingkungan sehat, kita juga akan lebih sehat. Demikian juga dalam masalah kegawatdaruratan alam, kita lebih bisa terjamin,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa menanam pohon dan membangun kebiasaan mencintai lingkungan. Hal ini sebagai bentuk mendukung ekosistem perguruan tinggi berbasis eco-green dengan kesadaran dan budaya cinta alam.
Sebagai kampus yang mengusung konsep hijau, lanjut Dr. Siti Nurmawan Sinaga, M.Kes, STIKes Mitra Husada Medan juga telah memiliki rencana strategis dan standar operasional prosedur untuk peduli lingkungan.
STIKes Mitra Husada Medan juga telah menanam pohon penghijauan sejak tahun 2014. Kegiatan itu terus dilaksanakan setiap tahun dan melibatkan mahasiswa. (dmp)

