Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengatakan kebanggaannya dapat menjadi mahasiswa Magister Manajemen Universitas Medan Area (UMA). Hal ini disampaikan pejabat nomor dua di Pemerintah Kota (Pemko) Medan saat mengikuti program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMA, Jumat (11/9).
Dalam kesempatan ini H. Zakiyuddin Harahap tampil sebagai perwakilan mahasiswa program pascasarjana untuk dipakai jas almamater oleh Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc dan Direktur Pascasarjana UMA Prof. Dr. Ir. Hj. Retna Astuti Kuswardani, M.S.
Menjawab Sumut Pos, H. Zakiyuddin Harahap menyebut UMA merupakan perguruan tinggi terbaik di Sumut. Hal itu menjadi alasan memilih melanjutkan jenjang pendidikan strata 2 di UMA. Sebelumnya ia pun lulus sarjana ekonomi juga dari UMA.
Bagaimana berbagi waktu antara kuliah dengan tugas memimpin roda pemerintahan? H. Zakiyuddin Harahap pun optimis dapat menyelesaikan proses perkuliahan dengan baik. Apalagi pembelajaran ada juga dilakukan secara zoom. “Ketika ada yang harus datang ke kampus, Saya juga akan datang,” katanya.
Dalam kesempatan ini, H. Zakiyuddin Harahap juga menyampaikan pidato dihadapan lebih 1.600 mahasiswa baru UMA. Dikemukakannya, Pemko memiliki 100 program beasiswa bagi mahasiswa yang berasal dari Kota Medan. Beasiswa prestasi ini ditujukan untuk mahasiswa berbagai perguruan tinggi termasuk UMA.
Selain itu, lanjutnya, ada program bantuan pendidikan bagi mahasiswa yang berasal dari ibukota Sumut yang memiliki keterbatasan ekonomi. “Beasiswa dan program bantuan pendidikan diberikan agar para mahasiswa tidak terkendala menyelesaikan pendidikannya,” kata wakil wali kota.
Didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan Andy Yudhistira, S.Pd, M.Pd, wakil wali kota mengapresiasi penambahan jumlah mahasiswa baru UMA. Ia berharap mahasiswa baru dari Medan dan berbagai daerah lainnya untuk tidak pernah mengecewakan orangtua. “Insya Allah kita dapat mencapai cita-cita yang diinginkan,” katanya.
Ketua Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim M. Erwin Siregar, S.E, M.B.A menyambut kehadiran para mahasiswa baru UMA dengan memberi kuis berhadiah serta nasehat pendidikan terutama untuk dapat berprestasi dan tamat kuliah tepat tahun.
“Banyak beasiswa di UMA. Semua berhak mendapatkan beasiswa asal sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata ketua yayasan seraya mengingatkan mahasiswa untuk kreatif, inovatif, peduli, tetap semangat dan fokus. Tatkala ada kendala pendidikan, silakan dikomunikasikan.
Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc saat membuka PKKMB memperkenalkan jajaran yayasan serta pimpinan universitas dan fakultas. Diperkenalkan juga berbagai kegiatan pendidikan di kampus yang memiliki akreditasi institusi unggul tersebut.
Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc mengingatkan mahasiswa baru untuk mengikuti PKKMB dan mengikuti perkuliahan di UMA. Ia menegaskan bahwa menjadi mahasiswa adalah amanah untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga integritas, memperluas cara berpikir dan menghasilkan karya yang bermanfaat. “PKKMB adalah pintu masuk untuk memahami sistem akademik, pelayanan kampus, tata kelola, organisasi kemahasiswaan, fasilitas pembelajaran dan nilai budaya akademik UMA,” rincinya.
Rektor juga berpesan agar mahasiswa berani bertanya ketika belum memahami sesuatu serta berani mencoba kesempatan baru baik dalam pembelajaran, organisasi, riset, inovasi maupun pengabdian. “Ketiga, berani bertanggung jawab atas setiap keputusan dan tindakan. Keberanian ini akan membantu Saudara untuk tumbuh menjadi pembelajar yang mandiri dan dewasa,” tegas Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc.
Sementara itu Wakil Rektor III UMA Dr. Walid Musthafa Sembiring, M.IP melaporkan bahwa PKKMB selama dua hari diikuti 1.425 mahasiswa program sarjana dan 218 mahasiswa program pascasarjana baik S2 maupun S3. Tema PKKMB UMA adalah mewujudkan generasi unggul, inovatif, profesional dan berintegritas untuk menghadapi tantangan global di era tranformasi digital. Dalam kesempatan ini juga diputarkan vidio berisi sambutan ya apresiasi dan motivasi atas pelaksanaan PKKMB UMA oleh Menteri Diktisaintek Prof. Brian Yuliarto, Ph.D, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, S.E, Ak, M.M, CA. (dmp)

