DELI SERDANG, sumutpos.co– Tim dosen Jurusan Kebidanan dan Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Medanmelaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui skema Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dengan judul “Pemeriksaan Kadar Hemoglobin dan Penyuluhan Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil di Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.” Kegiatan dilaksanakan di Klinik Pratama Tanjung dengan melibatkan 30 ibu hamil dan kader kesehatan sebagai mitra.
Kegiatan yang dipimpin oleh Dr. Rismahara Lubis, S.SiT., M.Kes ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepatuhan ibu hamil dalam mencegah anemia melalui deteksi dini, edukasi, dan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD). Anemia pada ibu hamil perlu dicegah karena dapat berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin. Salah satu upaya efektif untuk mencegah anemia akibat kekurangan zat besi dan/atau asam folat adalah konsumsi TTD secara teratur.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) awal atau pre-intervensi terhadap 30 ibu hamil. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi kadar Hb sebelum diberikan intervensi dan menjadi data dasar dalam evaluasi kegiatan.
Selanjutnya, tim dosen memberikan edukasi dan penyuluhan mengenai anemia, faktor penyebab dan risikonya, dampak anemia bagi ibu dan janin, serta pentingnya kepatuhan mengonsumsi TTD. Peserta juga diberikan pemahaman bahwa TTD perlu dikonsumsi setiap hari selama masa kehamilan atau minimal 90 tablet selama kehamilan sesuai anjuran.

Sebagai bentuk intervensi, ibu hamil mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD). Tim dosen memberikan penguatan mengenai pentingnya konsumsi TTD secara rutin serta dukungan dalam meningkatkan kepatuhan ibu hamil. Setelah periode intervensi, dilakukan pemeriksaan kadar Hb pasca-intervensi untuk melihat perkembangan kondisi kadar hemoglobin dan menjadi bahan evaluasi terhadap pelaksanaan program.
Pelaksanaan PPDM menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang menekankan keterlibatan aktif masyarakat dan mitra dalam mengenali permasalahan dan menentukan upaya penyelesaiannya. Dalam kegiatan ini, kader kesehatan diberdayakan sebagai mitra untuk membantu mendukung, memantau, dan memotivasi ibu hamil agar patuh mengonsumsi TTD serta meningkatkan kesadaran mengenai pencegahan anemia.
Melalui kegiatan ini, tim dosen bersama Klinik Pratama Tanjung, kader, dan ibu hamil membangun sinergi dalam upaya pencegahan anemia secara berkelanjutan. Pemeriksaan Hb, edukasi, pemberian TTD, dan pemeriksaan pasca-intervensi diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil serta memperkuat peran kader dalam mendukung kesehatan ibu dan anak di Desa Mekar Sari.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kerja sama yang telah terjalin diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga upaya pencegahan anemia pada ibu hamil dapat dilakukan secara mandiri, konsisten, dan berkelanjutan di Desa Mekar Sari. (adz)

