spot_img
- Mobile -spot_img

TAG

Tragedi Kanjuruhan

Korban Tragedi Kanjuruhan Lapor ke Bareskrim

Para korban dan perwakilan keluarga tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, menyambangi kantor Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri kemarin (18/11). Mereka datang untuk membuat laporan baru atas tragedi yang mengakibatkan 135 Aremania meninggal dunia itu.

Ekshumasi Ungkap Penyebab Kematian dalam Tragedi Kanjuruhan, Tunggu Hasil Otopsi Maksimal Dua Bulan

Devi Athok Yulfitri, 43, berteriak histeris setelah masuk ke tenda di TPU Dusun Patuk, Desa Sukolilo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, kemarin (5/11). Di dalam tenda yang tertutup kain biru itulah terdapat makam kedua putrinya yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan: Natasya Debi Ramadani, 16, dan Naila Debi Anggraini, 14.

Tembakan Gas Air Mata Picu Kematian Massal, Mahfud: Jatuhnya Korban Sangat Mengerikan

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) telah melaporkan hasil investigasi terkait tragedi Stadion Kanjuruhan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (14/10). Hasil investigasi tersebut akan dijadikan sebagai kebijakan olahraga nasional.

Tragedi Kanjuruhan: Tembakan Gas Air Mata Berlebihan

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Hasto Atmojo Suroyo menyampaikan, tragedi di Kanjuruhan sangat mengkhawatirkan. Pihaknya tidak ingin tragedi serupa terulang di kemudian hari. Untuk itu, LPSK memberi atensi penuh.

Besok, Temuan TGIPF Dilapor ke Presiden

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan siap melaporkan hasil investigasi pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) besok, Jumat (14/10). Hasil tersebut akan dijadikan bahan diskusi saat bertemu Presiden FIFA Gianni Infantino.

TGIPF Uji Lab Gas Air Mata Kedaluwarsa

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) kasus kerusuhan di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, tengah mendalami bukti-bukti yang di dapat di lokasi kerusuhan. Seperti gas air mata kedaluwarsa yang tengah diperiksa di Laboratorium.

Hasil Temuan Kerusuhan Tragedi Kanjuruhan, Ternyata, Gas Airmata Kedaluarsa

Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendapatkan informasi soal gas air mata yang ditembakkan saat tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang, sudah kedaluwarsa. Hal ini sebagaimana disampaikan Komisoner Komnas HAM, Choirul Anam, kepada wartawan pada Senin, (10/10).

Telusuri Gate yang Diduga Sengaja Dikunci, TGIPF Diminta Cari Selongsong Gas Air Mata

Setelah Polri menetapkan enam tersangka tragedi di Stadion Kanjuruhan, Menko Polhukam Mohammad Mahfud MD menyebut kerja tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) bakal semakin mudah. Namun, Polri maupun TGIPF sama-sama belum berhasil mengungkap pihak di balik terkuncinya pintu keluar stadion.

Kapolri Umumkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut PT LIB Tersangka

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) akhirnya menetapkan enam orang tersangka dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan ratusan orang termasuk suporter Arema FC. Penetapan tersebut disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai tim investigasi melakukan serangkaian penyidikan.

Pemko Tebingtinggi Bersama Forlompinda Gelar Sholat Gaib Tragedi Kanjuruhan Malang

Pemerintah Kota (Pemko) Tebingtinggi menggelar salat gaib dan doa bersama atas terjadinya tragedi sepak bola di Kanjurahan Kabupaten Malang yang menewaskan ratusan orang. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Balai Kota, Jalan Sutomo, Kota Tebingtinggi, Kamis (6/10).

Tragedi Kanjuruhan: Jokowi Serahkan Keputusan pada FIFA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Kabupaten Malang, Jawa Timur, guna meninjau korban kerusuhan Stadion Kanjuruhan, kemarin (5/10). Jokowi meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan pascatragedi sepak bola yang terjadi pada Sabtu (1/10) malam. Jokowi menduga, tragedi Kanjuruhan disebabkan oleh banyak faktor.

Tragedi Kanjuruhan Dinilai Melanggar HAM, Polri Diminta Tanggung Jawab

Direktur Eksekutif Amnesty Internasional, Usman Hamid menyebut, kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, memiliki unsur pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Indikasi itu muncul, karena adanya penembakan gas air mata yang dianggap melanggar aturan

Pemerintah Ingin Benahi Sepakbola Secara Menyeluruh, TGIPF Usut Tuntas Tragedi Kanjuruhan

PEMERINTAH memutuskan membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengusut Tragedi Kanjuruhan secara lebih komprehensif. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mohammad Mahfud MD akan memimpin tim tersebut sebagai ketua. Keputusan itu disampaikan langsung oleh Mahfud usai memimpin rapat koordinasi di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat pada Senin pagi (3/10).

Suporter PSDS Gelar Doa Buat Korban Tragedi Kanjuruhan

Empat kelompok suporter PSDS Deliserdang menggelar doa bersama dan menyalakan lilin untuk korban Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) lalu. Doa dan nyalakan lilin tersebut digelar di depan Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Senin (3/10/2022) malam.

Kapolri Terjunkan Tim Investigasi

Tragedi pertandingan sepak bola antara Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menewaskan 125 orang, termasuk sebanyak 323 orang mengalami luka. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji mengusut tuntas tragedi ini dengan menerjunkan tim khusus yang melibatkan berbagai unsur dari Mabes Polri. Pernyataan itu disampaikan Sigit saat meninjau kondisi Kanjuruhan kemarin (2/10).

Tragedi Kanjuruhan: PSSI Harus Bertanggung Jawab

Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 127 orang menjadi noda hitam bagi sepak bola Indonesia. Pengamanan kerusuhan yang terjadi usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) malam tersebut dinilai mengabaikan aturan FIFA.

Tragedi Kanjuruhan: Perlu Belajar dari Final 1985

Tragedi Kanjuruhan yang memakan korban jiwa 127 orang merupakan duka bagi dunia sepak bola. Tragedi ini menjadi noda hitam bagi sepak bola Indonesia dan dunia.

Tragedi Kanjuruhan Paling Buruk di Dunia Sepak Bola

Kerusuhan suporter usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) malam WIB memakan korban jiwa hingga 127 orang. Ini merupakan tragedi paling buruk dalam sejarah sepak bola dunia.

Berita Terbaru

- Advertisement -spot_img