MEDAN, SumutPos.co– Anggota DPR RI Fraksi PKS, Ir. H. Tifatul Sembiring, menegaskan, pengamalan nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia merupakan solusi fundamental dalam mengatasi berbagai problematika bangsa yang masih terjadi hingga saat ini. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang berlangsung di Hotel Grand Darussalam, Jalan Darussalam, Medan, Selasa (17/3).
Dalam paparannya, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika era Presiden SBY ini menyoroti sejumlah isu krusial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, mulai dari keterbatasan lapangan kerja, mahalnya biaya pendidikan berkualitas, hingga ketimpangan fasilitas kesehatan.
“Permasalahan bangsa hari ini seyogianya dapat kita selesaikan jika keadilan sosial diaplikasikan secara sempurna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Tifatul di hadapan para tokoh agama dan pemuda Kota Medan.
Menurutnya, sila kelima Pancasila harus menjadi kompas dalam pengambilan kebijakan agar tidak ada lagi diskriminasi di tengah masyarakat. Ia menekankan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang setara untuk mengakses pendidikan bermutu dan jaminan kesehatan tanpa terkecuali.
“Ke depan, tidak boleh ada lagi sekat atau diskriminasi. Semua rakyat Indonesia harus memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan pekerjaan dan hidup layak,” tambahnya.
Selain menyinggung persoalan domestik, Tifatul juga mengajak masyarakat untuk mensyukuri keberagaman suku, agama, ras, dan golongan yang ada di Indonesia. Ia memandang perbedaan bukan sebagai pemecah belah, melainkan anugerah yang justru memperkuat soliditas bangsa.
Di sisi lain, dalam konteks kemanusiaan internasional, Tifatul secara konsisten mengajak konstituennya untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina. Ia menegaskan bahwa segala bentuk kolonialisme harus dihapuskan dari muka bumi.
Sosialisasi ini juga menjadi ruang edukasi mengenai pilar kebangsaan lainnya, yakni Pancasila sebagai dasar negara, UUD NRI 1945 sebagai konstitusi, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan bangsa.
Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari peserta yang hadir. Salah satu peserta mengungkapkan bahwa edukasi mengenai Empat Pilar sangat krusial bagi generasi muda guna memupuk rasa cinta tanah air dan memperkokoh rasa nasionalisme di era modern. (adz)

