Home Blog Page 1085

Terdakwa Korupsi Jalan Silangit Terancam 15 Tahun Penjara

KEJAKSAAN: Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi Jalan Silangit-Muara, saat dilimpahkan ke Kejaksaan. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tiga terdakwa dugaan korupsi pembangunan Jalan Silangit- Muara yang merugikan negara Rp466 juta, diadili di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Ketiga terdakwa yakni, Lindung Pitua Hasiholan Sihombing selaku Direktur PT Dinamala Mitra Lestari (DML), Irganda Siburian selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Provinsi Sumatera Utara, serta Horas Napitupulu selaku pengawas (Site Enginieer) PT Multi Phi Beta.

Ketiganya, dijerat pasal 2 dan 3 ayat (1) UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan terancam 15 tahun penjara

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum ( JPU) David Tambunan diwakili Agustini disebutkan, tahun 2019 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Pembangunan Jalan Silangit-Muara, dengan anggaran dana sebesar Rp15.601.242.000.

“Pekerjaan pembangunan Silangit-Muara sepanjang 6,5 km yang dilaksanakan oleh LPHS, selaku Direktur PT Dinamala Mitra Lestari di mana Pejabat Pembuat Komitmen adalah IS, dan Konsultan Pengawas Ir HN (selaku Pengawas Lapangan (Site Enginieer) PT Multi Phi Beta). Ternyata terjadi perubahan Kontrak/ addendum pada Pembangunan Jalan Jalan Silangit-Muara, dari sepanjang 6,5 km menjadi 4 km,” kata JPU dihadapan Hakim Ketua Nelson Panjaitan, Senin (2/10).

JPU menyebutkan, berdasarkan pemeriksaan lapangan bersama dengan tim dari Universitas Sumatera Utara yang dihadiri PPK serta kontraktor dan konsultan pengawas atas pekerjaan pembangunan jalan Silangit-Muara, tim penyidik telah memperoleh minimal 2 alat bukti terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi.

“Berdasarkan Laporan Hasil Audit (LHA) BPKP Sumut ditemukan kerugian negara Rp466.437.818. Sementara nilai proyek pembangunan Jalan Silangit-Muara menelan anggaran Rp15.601.242.000,” pungkasnya. (man/ram)

Prudential Wujudkan Kesehatan dan Kualitas Hidup Masyarakat Melalui Tata Kelola Lingkungan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka Hari Ozon Internasional yang diperingati pada September lalu, Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan wawasan baik karyawan maupun nasabah dan masyarakat umum. Aktivitas yang dilakukan adalah sesi ESG & Health Webinar yang meningkatkan keterampilan karyawan dalam melestarikan lingkungan untuk mengurangi dampak dari polusi udara.

Selain itu, perusahaan juga melakukan edukasi kepada nasabah dan masyarakat umum melalui acara Customer Gathering dan Health Series di media sosial Prudential Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kesehatan pernapasan di tengah maraknya polusi udara yang sedang terjadi. Hal ini ditujukan sebagai tindakan prefentif yang dilakukan mengingat semakin meningkatnya keluhan masyarakat terkait ISPA akhir-akhir ini.

Kegiatan ini mempertegas komitmen Prudential Indonesia dalam menerapkan prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG) selama lebih dari 27 tahun beroperasi di Indonesia, sekaligus berkontribusi bagi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Chief Customer & Marketing Officer Prudential Indonesia, Karin Zulkarnaen, mengatakan, kesehatan manusia dan kesehatan lingkungan merupakan dua hal penting yang saling berkaitan satu sama lain, sehingga perlu berjalan selaras. Tanpa lingkungan yang sehat, masyarakat tidak dapat menikmati hidup yang sehat dan berkualitas, seperti banyaknya pemberitaan tentang keluhan kesehatan yang muncul karena dampak polusi belakangan ini.

“Melalui kegiatan – kegiatan ini, kami berkomitmen untuk menjadi mitra dan pelindung terpercaya bagi masyarakat  dan generasi mendatang dengan menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan tetap senantiasa secara proaktif melakukan berbagai inisiatif yang berdampak positif bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, sebagai langkah prefentif serta wujud komitmen berkelanjutan dalam mengajak masyarakat senantiasa mengedepankan hidup yang sehat untuk masa depan lebih baik, Prudential Indonesia mengadakan program khusus vaksinasi PCV 13 atau vaksin pneumonia, untuk para nasabah dan karyawan.

Informasi lebih lanjut tentang program ini bisa dilihat di website Prudential.co.id, media sosial resmi dan juga tenaga pemasar Prudential. Vaksin PCV 13 adalah vaksin yang memberikan kekebalan terhadap 13 strain bakteri streptococcus pneumonia yang menyebabkan pneumonia pada manusia.

Inisiatif-inisiatif tersebut juga disesuaikan dengan kondisi yang sedang terjadi, salah satunya tingginya tingkat polusi udara selama beberapa bulan terakhir di wilayah Jabodetabek. Selain masalah polusi udara, kondisi lain yang juga memerlukan penanggulangan bersama adalah pengelolaan limbah sampah secara bertanggung jawab.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 (Ditjen PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pada 2021 tercatat 68,5 juta ton sampah dan meningkat hingga 70 juta ton di 2022, di mana 24% atau 16 juta ton sampah di antaranya tidak dapat dikelola.

Untuk itu, dalam sesi ESG & Health Webinar, karyawan juga diajak untuk mengimplementasikan metode 3R (reuse, reduce, recycle) di kehidupan sehari-hari, termasuk pilah sampah, untuk mengurangi polusi udara dan mewujudkan kota yang bersih dan nyaman. Diakhir sesi webinar, peserta mendapatkan tanaman hias yang dapat memproduksi oksigen sekaligus menyerap polusi.

Lebih jauh, sesuai data Laporan Keberlanjutan Prudential Indonesia tahun 2022, Prudential Indonesia juga telah mendukung pengurangan emisi karbon serta efisiensi energi dengan mengurangi konsumsi air hingga 34% pada tahun 2022. Di tahun yang sama, Prudential Indonesia juga melakukan penanaman 10.000 bibit mangrove di Desa Maju Prudential di Desa Mauk, Tangerang, yang terbukti efektif untuk menyerap emisi gas karbon sekaligus mencegah pemanasan global. Berbagai upaya tersebut berhasil menghantarkan Prudential Indonesia sebagai “Pemenang ESG Award 2023” untuk kategori produk asuransi berkelanjutan pada Q3 2023.

“Kami akan terus hadir dan mengambil peran aktif untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat, nasabah, dan karyawan akan kesehatan diri serta lingkungan secara luas untuk memberikan kontribusi berkelanjutan guna melindungi setiap kehidupan, untuk masa depan” tutup Karin. (dek)

Agincourt Resources Raih 5 Penghargaan dari Kementerian ESDM

Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Muliady Sutio, menerima Penghargaan Aditama pada Aspek Pengelolaan Teknis Pertambangan Minerba dan tiga penghargaan lain di ajang Good Mining Practice (GMP) Award 2023 yang diadakan Kementerian ESDM. (Dok: PTAR)

JAKARTA, SUMUTPOS – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, memperoleh pengakuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia atas penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik serta manfaat program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat. Terbukti, empat penghargaan Good Mining Practice (GMP) Award dan satu Penghargaan Subroto berhasil dibawa pulang.

Di ajang GMP Award 2023 yang berlangsung pada 29 September lalu, PT Agincourt Resources (PTAR) meraih penghargaan bersimbol emas yakni Penghargaan Aditama pada Aspek Pengelolaan Teknis Pertambangan Minerba yang diserahkan langsung oleh Direktur Teknik dan Lingkungan Kementerian ESDM Sunindyo Suryo Herdadi kepada Presiden Direktur PTAR Muliady Sutio.

“Terima kasih atas penghargaan dan apresiasi yang kami terima hari ini. Kami meyakini penerapan good mining practice dapat memberi manfaat bagi semua stakeholder, termasuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi tambang,” kata Muliady.

Menurutnya, aktivitas operasional Tambang Emas Martabe selalu mengacu pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Kepmen tersebut menjadi pedoman perusahaan dalam melakukan – antara lain – pengelolaan lingkungan dengan memanfaatkan sumber daya yang efisien; upaya-upaya tanggung jawab sosial yang baik; pemanfaatan teknologi; kegiatan konservasi penambangan dalam optimalisasi pengelolaan pemanfaatan mineral yang terukur, efisien, bertanggungjawab dan berkelanjutan; pengolahan dan pemurnian; hingga rencana pascatambang.

Selain menerima Penghargaan Aditama di Aspek Pengelolaan Teknis Pertambangan Minerba, PTAR meraih tiga Penghargaan Utama di GMP Award 2023, yakni pada Aspek Pengelolaan Konservasi Mineral, Aspek Pengelolaan Lingkungan Pertambangan Mineral, dan Aspek Pengelolaan Standarisasi dan Usaha Jasa Pertambangan Mineral. Tidak hanya itu, PTAR menyabet Penghargaan tertinggi Subroto 2023 berupa trofi dalam Bidang Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Mineral Terinovatif – Kategori Logam Sub Kategori Bidang Peningkatan Pendapatan Riil dan Pekerjaan.

“Apresiasi ini akan menjadi motivasi kami untuk terus menerapkan pedoman good mining practice sepanjang usia Tambang Emas Martabe,” ujar Muliady usai menghadiri GMP Award 2023.

Dalam sambutannya, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan badan usaha dan jasa pertambangan yang telah menerapkan good mining practice diharapkan mampu menghadapi sejumlah tantangan, seperti transparansi dan akuntabilitas pertambangan, transisi energi yang mempengaruhi industri tambang, serta fluktuasi harga dan cadangan yang kian terbatas.

“Tantangan tersebut menuntut adanya pemanfaatan teknologi pertambangan yang efektif dan efisien. Semoga perusahaan yang telah memperoleh penghargaan ini dapat menjadi role model industri pertambangan di Indonesia dan terus memberikan kontribusi optimal bagi masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Penilaian penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik di ajang GMP Award 2023 dilakukan atas kinerja tahun 2022. Penilaian tersebut diikuti 13 badan usaha pertambangan pemegang Kontrak Karya (KK), 33 badan usaha pertambangan pemegang PKP2B, 30 badan usaha pertambangan IUP PMA, 224 badan usaha pertambangan pemegang IUP PMDN, 20 badan usaha pertambangan pemegang IUP BUMN, 9 badan usaha pertambangan pemegang IUPK, dan 65 badan usaha pertambangan pemegang IUJP.

Pertanian Berkelanjutan

Program Petani Penangkar Benih Padi Unggul Bersertifikat di Kecamatan Batangtoru mengantarkan PTAR meraih Penghargaan Subroto 2023 Bidang PPM Mineral Terinovatif – Kategori Logam Sub Kategori Bidang Peningkatan Pendapatan Riil dan Pekerjaan. Penghargaan Subroto sendiri merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Kementerian ESDM kepada para pemangku kepentingan yang telah melakukan kinerja terbaik dalam memajukan sektor ESDM di Indonesia. Penghargaan ini merupakan puncak peringatan Hari Jadi Pertambangan ke-78.

Wakil Presiden Direktur PT Agincourt Resources, Ruli Tanio, mengatakan Perusahaan memiliki berbagai program PPM, termasuk program pertanian untuk petani penangkar benih padi bersertifikat, yang secara nyata telah berkontribusi pada program pemerintah dan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan kedua yaitu meningkatkan pertanian berkelanjutan.

“Dalam menjalankan program PPM, kami tentu melihat di antaranya pada kebutuhan masyarakat, serta berupaya menciptakan lapangan pekerjaan berbasis potensi lokal untuk peningkatan pendapatan dan penurunan tingkat pengangguran usia produktif di wilayah lingkar tambang. Penghargaan Subroto ini merupakan apresiasi tak terhingga atas upaya kami dalam berkontribusi positif bagi masyarakat di sekitar area operasional kami,” kata Ruli.

Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, menambahkan program petani penangkar benih padi unggul bersertifikat di Batangtoru yang dimulai sejak tahun 2016 berawal dari Kelompok Tani Permata Hijau di Desa Sipenggeng, terus berkembang hingga tahun 2023, dan telah melibatkan 43 petani di enam desa. Dari 15 hektar areal tanam, mereka memanen lebih dari 37 ton. Total pembelian gabah dari petani penangkar mencapai Rp203 juta, sedangkan total penjualan benih bersertifikat unggul mencapai Rp263 juta. Proses panjang ini tentu hanya bisa dicapai berkat kerja sama dan kerja keras semua pihak dan pemangku kepentingan yang berperan aktif dalam program ini.

“Program ini kami harapkan dapat menjadi model kemandirian ekonomi melalui pendekatan klaster pertanian yang kemudian menjadi rujukan pembelajaran di tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan. Program ini pun telah mulai menciptakan aktor-aktor pertanian andal dan kompeten dalam meningkatkan perekonomian desa melalui pengaktifan klaster-klaster produktif berbasis potensi desa,” ungkap Christine. (rel)

UM-Tapsel Laksanakan Pengabdian Masyarakat Internasional di Thailand

THAILAND: Dosen UMTS Happy Sri Rezeki Purba MHum menerima piagam dari Sama-aen Wannagam (direktur Ban Kalisa School Narathiwat) di Thailand.ISTIMEWA.

UNIVERSITAS Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UM-Tapsel) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat internasional di Narathiwat pada tanggal 1-2 Oktober 2023.

Pengabdian dilakukan dua dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM-Tapsel ini berlangsung lancar. Tim pengabdi dari salah satu perguruan tinggi ternama di Kota Padangsidimpuan tersebut terdiri Eli Marlina Harahap SS SPd MPd (dekan FKIP UM-Tapsel) dan Happy Sri Rezeki Purba MHum dibantu Imam Alfaruq (mahasiswa UM-Tapsel).

Pengabdian masyarakat international FKIP UM-Tapsel digelar di Ban Kalisa School Narathiwat Thailand dengan judul: Teacher’s Training of Academic Writing at Ban Kalisa School.

Sama-aen Wannagam selaku direktur Ban Kalisa School Narathiwat di Thailand mengapresiasi pengabdian masyarakat internasional yang dilaksanakan UM-Tapsel. Ia berharap jalinan kerja sama dua lembaga pendidikan pada dua negara bertetangga ini dapat terus ditingkatkan dimasa mendatang.

Happy Sri Rezeki Purba MHum menambahkan bahwa pengabdian masyarakat internasional sekaligus penjemputan mahasiswa KKN internasional Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP UM-Tapsel yang telah terlaksana dengan baik dan lancar.

”Semoga kegiatan ini dapat memberi manfaat dan kerja sama antar-negara dan lembaga pendidikan dapat terus berjalan dengan baik,” kata dosen UM-Tapsel tersebut. (dmp)

Kasus Mengambang di Polresta Medan, Benteng Jokowi (Bejo) Sumut Datangi Polda

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Benteng Jokowi Sumut (BeJo) mendatangi Polda Sumut meminta Kapolda bertindak tegas untuk menangkap kelompok yang menyerobot lahan Ruko di Jalan Wahidin no 81f/199, Pandau Hulu II, Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara.

Ketua BeJo Sumut, Baginda Parlagutan Lubis mengatakan kasus ini sudah di laporkan sejak April 2023, tetapi laporan seakan ‘mengambang’ di Polrestabes Medan dengan
Nomor : STTLP/B/1147/2023/SPKT RESTABES MEDAN/POLDA SUMUT atas nama pelapor Suryani, SE.

“Dalam pengaduannya, korban bersama kuasa hukumnya melakukan pengaduan masyarakat (Dumas) di Kriminal Umum (Krimum) Polda Sumut terkait laporannya yang sudah memasuki 6 bulan tetapi tidak berjalan (mengambang) di Polrestabes Medan,” ujar Baginda Parlagutan Lubis yang juga menjadi penasehat hukum korban, Senin (2/10/2023).

Dirinya berharap, agar pihak yang berwajib dalam hal ini Kapolda Sumut untuk dapat bertindak tegas menyelesaikan masalah ini.

“Jangan sampai masyarakat berpikir bahwa polisi takut sama organisasi kepemudaan. Dan bila ini terus dibiarkan, ada kemungkinan akan terjadi penyerobotan lahan di masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, korban penyerobotan ruko, Suryani berharap agar kasus yang menimpa dirinya ini segera diproses oleh pihak yang berwajib.

“Saya yang memiliki ruko, tapi saya yang tidak bisa menempati. Sedih sekali rasa saya,” ujarnya. (rel/ram)

Pagelaran Musik Anak HKBP Menghipnotis dan Spektakuler

TAMPIL: Penampilan pada Pagelaran Musik Anak-anak HKBP Distrik 5 Sumatera Timur di Aula Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar.

SUMUTPOS.CO – Pagelaran Musik Anak Sekolah Minggu dan Remaja HKBP Distrik 5 Sumatera Timur yang berlangsung di Aula Universitas HKBP Nommensen (UHN) Pematangsiantar, Jumat (28/9) malam lalu, spektakuler, dan berhasil menghipnotis ribuan penonton yang hadir.

Gelaran musik ini diperankan para anak Sekolah Minggu dan remaja HKBP, yang berjumlah sekitar 150 orang, dari berbagai resort. Mereka memainkan berbagai alat musik tradisional dan modern, seperti taganing, seruling, organ, piano, pianika, saxofon, terompet, sello, biola, drum band, dan lainnya. Lagu-lagu gerejawi, lagu Batak, dan lagu nasional, dimainkan dengan ragam alat musik tersebut, digabung paduan suara.

Amatan wartawan, pada penampilan pertama, mereka membawakan lagu-lagu nasional, seperti Bagimu Negeri, Tanah Airku, Satu Nusa Satu Bangsa, dan Maju Tak Gentar. Penampilan ini dikomandoi dirigen Ruth Melodi Siallagan. Usai menampilkan lagu-lagu nasional, anak Sekolah Minggu dan remaja HKBP ini, membawakan lagu-lagu daerah, seperti Butet, Anakkonhi do Hamoraon di Au, Maragam-ragam, dan lagu O Tano Batak. Sesi lagu batak ini, juga dipandu oleh Ruth Melodi Siallagan. Dalam penampilan tersebut, para penonton terlihat begitu antusias dan terhibur, menyaksikan kemampuan anak-anak memainkan alat musik dengan seragam.

Di sesi terakhir, yakni lagu dari buku ende (buku nyanyian rohani HKBP), mereka membawakan Ungkap Bahal na Umuli, Dung Senang Rohangku, O Debata Tung Longgar Rohangku, dan Lagu Gok Las Ni Roha. Sebagai dirigen di sesi ini adalah Pdt Guntur Simanjuntak. Pada kesempatan ini, para penonton semakin tertegun dan terharu ketika anak-anak secara bergantian memainkan alat musik yang diiringi nyanyian dari anak Sekolah Minggu.

Guntur mampu mendesain pemain musik secara terpisah dan paduan suara, sehingga nuansa lagu rohani tersebut semakin menyentuh di hati penonton. Suasana bangga dan terharu bercampur aduk di hati penonton, hingga anak-anak mendapat tepuk tangan yang sangat meriah setelah penampilan usai.

P Siallagan yang anaknya ikut dalam konser ini, mengaku terharu dan bangga, atas kekompakan anak-anak, sehingga mampu menghasilkan harmonisasi yang sempurna.

“Ini adalah awal yang baik, dan mudah-mudahan ke depan bisa berlanjut. Sehingga anak-anak semakin giat untuk mengasah kemampuannya,” tuturnya.

“Saya juga menyampaikan terima kasih banyak kepada seluruh panitia, para dirigen, Ruth Melodi Siallagan, Pdt Guntur Simanjuntak, dan pelatih musik Edison Siallagan, yang bersusah payah mengajari anak kami,” imbuh P Siallagan.

Atas keterampilan dan kemampuan anak-anak HKBP di bidang musik, P Siallagan berharap, HKBP bisa membuat terobosan dengan menyediakan fasilitas gedung seni untuk tempat mengembangkan bakat anak-anak HKBP. (mag-7/saz)

PDIP Beberkan Faktor Kunci Elektabilitas Ganjar Terus Naik

PRO WONG CILIK: Program-program Ganjar Pranowo selama menjadi gubernur Jawa Tengah banyak diapresiasi masyarakat.Humas Pemprov Jateng.

SUMUTPOS.CO – Elektabilitas calon presiden Ganjar Pranowo terus menanjak naik berdasarkan survei berbagai lembaga survei independen. Tidak hanya di level nasional, elektabilitas Ganjar juga teratas di Jawa Timur yang termasuk lumbung suara nasional.

Yang terbaru, Indikator Politik merilis hasil survei elektabilitas Ganjar di level 43,9 persen, relatif cukup jauh meninggalkan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jatim Deni Wicaksono menyampaikan terima kasih atas dukungan masyarakat yang terus mengalir untuk Ganjar.

‘’Dukungan masyarakat terus meluas dan bertambah. Kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan rakyat. Kita semua terus bergerak untuk memastikan keberlanjutan kemajuan Indonesia bersama pemimpin yang tepat dan mampu bekerja cepat, yaitu Mas Ganjar Pranowo,” ujar Deni kepada media, Senin (2/10).

Hasil survei Indikator menyebutkan, Ganjar unggul di angka 43,9 persen, meninggalkan Prabowo 33,8 persen, dan Anies 14,4 persen. Kekuatan Ganjar di Jatim yang terus menanjak ditopang oleh tiga faktor utama. Pertama, gotong royong banyak pihak dalam memenangkan mantan gubernur Jawa Tengah yang dikenal hobi olahraga tersebut.

PDIP, PPP, Partai Perindo, Partai Hanura, berbagai kelompok relawan, dan beragam elemen masyarakat lainnya terus bergerak bersama hingga ke kampung-kampung.

“Respons masyarakat sangat antusias, tecermin pada berbagai hasil survei independen yang menempatkan Mas Ganjar unggul signifikan di Jatim,” kata anggota DPRD Jatim tersebut.

Faktor kedua, lanjut Deni, adalah sosok Ganjar yang memang dekat di hati masyarakat. Ganjar dikenal merakyat. Gayanya tidak dibuat-buat. Hobi Ganjar yang suka blusukan seperti Presiden Jokowi memikat hati warga. Profil keluarga Ganjar yang harmonis juga membuka kesadaran warga bahwa ketika seorang pemimpin berhasil membina keluarga dengan baik, maka dia juga akan menjadi pemimpin yang baik.

Selain itu, program-programnya selama di Jateng yang pro wong cilik juga banyak diapresiasi masyarakat Jatim, seperti SMA/SMK gratis, perhatian pada petani, pemberantasan pungli dan korupsi, hingga pengembangan UMKM.

“Kita melihat, di mana pun Mas Ganjar berada di Jatim, sambutan warga luar biasa. Sangat orisinal. Banyak yang mengerubuti, meminta foto, bercanda, semuanya akrab tanpa sekat. Itu menjadi kunci karena masyarakat melihat Mas Ganjar seperti kita kebanyakan, dia orang biasa, dari keluarga biasa, sehingga sikapnya yang merakyat pun tidak dibuat-buat,” ujar Deni.

Faktor ketiga yang membuat Ganjar melejit di Jatim adalah konsistensinya dalam bersilaturahmi dengan berbagai kalangan masyarakat, termasuk kalangan pesantren dan warga Nahdlatul Ulama (NU). Itu sudah dilakukan Ganjar sejak menjadi gubernur Jateng, bukan hanya ketika menjelang pemilu saja.

Hal itu pula yang menjelaskan mayoritas pemilih dari kalangan muslim dan yang merasa bagian dari NU melabuhkan pilihannya ke Ganjar, dengan angka 42,6 persen, dibanding Prabowo 35,8 persen dan Anies 14,3 persen.

“Kami yakin elektabilitas Mas Ganjar terus menanjak, sehingga bisa menang di Jatim dan Indonesia untuk memastikan apa-apa yang sudah baik di era Presiden Jokowi dapat terus berlanjut dan bahkan ditingkatkan,” jelasnya.

Menanggapi elektabilitas Ganjar Pranowo yang menanjak, Pengamat Politik asal Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Anshor Siregar meminta siapa pun sosok yang jadi Presiden 2024-2029, harus mampu mengembalikan Indonesia ke sejatinya.

“Saya mengajak bangsa ini, kembali pada Indonesia asli yang sejati. Apa istilah Indonesia sejati itu? Ada alasan Indonesia dimerdekakan, mengapa Indonesia didirikan. Ada 5 alasan, alasan itu tercantum dalam pembukaan Undang-undang 1945,” sebut Shohibul saat dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (3/10).

Shohibul mengungkapkan pertama, jangan ada lagi penjajahan di atas bumi ini. Kedua lindungi penduduk, lindungi wilayah. Manusianya dulu, baru wilayahnya. Ketiga, maju kesejahteraan umum, Keempat, cerdas kehidupan bangsa soal pendidikan. Kelima, pro aktif untuk menciptakan perdamaian di seluruh dunia. Shohibul menambahkan masyarakat Indonesia harus memiliki kecerdasan memilih sosok pemimpinnya untuk lima tahun kedepan. “Cerdas lah masyarakat untuk memilih nanti di Pilpres 2024,” tandasnya. (rel/wir/gus)

Guru PPPK Kebutuhan Khusus Belum Ada Mendaftar di Pemko Binjai

DEPAN: Balai Kota Binjai, Jalan Jenderal Sudirman tampak dari depan.Teddy Akbari/Sumut Pos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai kembali membuka penerimaan calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) untuk profesi guru tahun anggaran 2023. Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Edi Mulia Matondang menyatakan, ada 11 orang yang akan dialokasikan.

“Sudah diumumkan untuk pelamar calon PPPK, untuk 11 orang yang dialokasikan,” kata Edi ketika dikonfirmasi, Selasa (3/10/2023).

Dia menguraikan, belasan alokasi tersebut terdiri dari 6 guru kelas. Kemudian 2 alokasi masing-masing di antaranya untuk guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan serta guru pendidikan prakarya.

“6 untuk pelamar umum dan ditambah 1 untuk disabilitas. Jadi jumlah 7 alokasi,” urainya.

Disoal jumlah pelamar, dia menyebut tidak tahu. “Itu di BKD (badan kepegawaian daerah),” serunya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Binjai, Rahmad Fauzi menjelaskan, bagi pelamar khusus tercatat per Selasa (3/10) adalah hari terakhir mendaftar. “Kalau yang umum sampai tanggal 12 Oktober 2023 nanti,” kata dia.

Menurut Fauzi, tidak ada pelamar dari penyandang disabilitas yang melamar sebagai calon PPPK di lingkungan Pemko Binjai. “Hingga siang ini yang melamar sudah 158 orang. Untuk disabilitas belum ada yang melamar,” urainya.

“Para pelamar calon PPPK akan melewati tahapan ujian melalui CAT di BKN Regional Medan. Informasi lebih lanjut dapat dilihat website Pemko Binjai,” pungkasnya.

Adapun pelamar kebutuhan khusus dimaksud yakni adalah yang melamar sebagai calon PPPK Guru dengan status pelamar prioritas. Adalah, peserta yang memenuhi nilai ambang batas pada seleksi PPPK JF Guru tahun 2021 dan belum pernah dinyatakan lulus pada seleksi PPPK JF Guru periode sebelumnya.

Kemudian eks atau mantan tenaga honorer kategori II yang terdaftar dalam database pada BKN dan guru non ASN di sekolah negeri yang terdaftar di data pokok pendidikan (dapodik) kementerian serta memiliki masa kerja 3 bulan. Sementara pelamar kebutuhan umum yakni, lulusan pendidikan profesi guru yang terdaftar database dan terdaftar dapodik.

Bagi pelamar yang mau melamar dapat memperhatikan usia dengan paling rendah 20 tahun dan maksimal 59 tahun. Kemudian tidak pernah dipidana penjara, tidak pernah diberhentikan dengan hormat sebagai CPNS/TNI/Polri/Pegawai BUMD/Pegawai BUMN/Pegawai Swasta dan tidak menjadi anggota partai politik. Sedangkan bagi penyandang disabilitas, dapat melampirkan surat keterangan dari dokter rumah sakit yang menerangkan jenis dan derajat kedisabilitasannya.

Kemudian menyampaikan video singkat kegiatan sehari-hari pelamar dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Penyandang disabilitas rungu tidak dapat melamar kebutuhan PPPK pada jabatan guru Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Penyandang disabilitas daksa tidak dapat melamar kebutuhan PPPK pada jabatan guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.

Penyandang disabilitas netra tidak dapat melamar kebutuhan PPPK pada jabatan guru seni budaya keterampilan. (ted/ram)