31 C
Medan
Thursday, January 29, 2026
Home Blog Page 4575

Honorer & PHL Segera Dihapus, Pemko Medan Menunggu Keputusan Pusat

sutan/sumut pos SIRAM TAMAN: PHL menyiram tanaman di Lapangan Merdeka, Medan, Sabtu (19/11). Tugas penyiraman tanaman biasanya dilakukan pekerja harian lepas.
SIRAM TAMAN: PHL menyiram tanaman di Lapangan Merdeka, Medan, Sabtu (19/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi II DPR, Kementerian PAN-RB, dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah sepakat untuk secara bertahap menghapuskan jenis-jenis pegawai seperti tenga honorer. Ini untuk memastikan tidak adanya lagi pegawai-pegawai yang jenisnya di luar undang-undang. Skema tersebut ditujukan khususnya bagi yang bekerja di lembaga nonstruktural. Pemko Medan saat ini masih menunggu keputusan pusat.

“Kalau regulasinya harus dihapus, pasti kami ikuti. Ya kita akan hapus para PHL itu, tapi sampai sekarang belum ada keputusan pada pertemuan tersebutn

Jadi ya kita tunggu saja regulasinya dari pusat, bagaimana secara teknisnya yang harus dihapus,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan.

Dijelaskannya, PHL tidak bisa disamakan dengan honorer. Sebab PHL dipekerjakan sesuai kebutuhan dengan cara memperpanjang kontrak setiap tahun. Dari jumlah 9000-an tenaga PHL di Pemko Medan, mereka memprioritaskan penempatan di Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Sebab dinas tersebut banyak membutuhkan para PHL, salah satunya yang menangani para penyapu jalan.

Adanya aturan yang menyebutkan ASN hanya terdiri dari 2 kategori, yakni PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK), membuat pihaknya belum mengetahui pasti apa yang akan dilakukan kepada para penyapu jalan tersebut.

“Misalnya para penyapu jalan, apakah mereka harus masuk PPPK atau mungkin secara outsourching, itu yang kita belum tahu regulasinya. Makanya kita harus tunggu regulasinya keluar dulu, supaya jelas. Karena perekrutan PPPK itu tidak sembarangan, harus melalui proses ujian dulu,” paparnya.

Namun, lanjutnya, bila aturannya mengharuskan para PHL dijadikan sebagai tenaga outsourcing atau karyawan kontrak, Pemko Medan juga akan tetap mengikutinya.

“Bayangkan, berapa ton sehari sampah yang dihasilkan warga Medan setiap harinya. Jika para PHL itu tidak dipekerjakan, mau jadi apa kota ini. Demikian pula para pengorek parit. Kalau tidak dipekerjakan, bagaimana jadinya Kota Medan,” bilang Muslim.

Dia menekankan, berapa pun biaya yang harus dikeluarkan, akan dipenuhi demi kepentingan jalannya roda pemerintahan. “Semuanya agar rakyat merasa nyaman hidup di Kota Medan,” pungkasnya.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Ketua Forum Honorer Indonesia (FHI) Kota Medan, Fahrul Lubis mengatakan, bahwa pihaknya sebenarnya setuju dengan adanya pengkategorian ASN menjadi dua jenis, yakni PNS dan PPPK. “Ya tentu itu bagus, jadi jelas status para pekerja ini, biar gak ada lagi yang berstatus sebagai pegawai honor, kontrak ataupun PHL,” jawab Fahrul.

Namun begitu, kata Fahrul, pihaknya tidak setuju apabila proses perekrutan ASN dengan kategori PPPK tersebut dilakukan dengan harus melalui tahapan proses ujian terlebih dahulu.

“Lantas bagaimana kami yang sudah belasan bahkan puluhan tahun jadi honorer? Apakah kami harus melalui proses ujian juga? Itu kan tidak adil. Sedangkan kami sudah sangat lama mengabdi, harusnya masa bakti kami yang harus diprioritaskan bukan sekadar hasil ujian yang hanya di atas kertas,” pungkasnya. (map/ila)

Imlek 2020, Tahun Tikus Emas, Simbol Kerja Keras dan Kecerdikan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili akan dirayakan besok, Sabtu, 25 Januari 2020. Tahun baru adalah suatu perayaan di mana suatu budaya merayakan berakhirnya masa satu tahun dan menandai dimulainya hitungan tahun selanjutnya. Budaya yang mempunyai kalender tahunan, semuanya mempunyai perayaan tahun baru.

Tahun Baru Imlek adalah awal tahun penanggalan kalender Tionghoa, yakni kalender lunisolar yang dibentuk dengan menggabungkan kalender bulan dan kalender matahari. Biasanya jatuh pada malam bulan baru pada musim dingin (antara akhir Januari hingga awal Februari).

Selayaknya tahun baru di semua kalender yang dirayakan meriah, Tahun Baru Imlek kali pun disambut penuh sukacita oleh seluruh etnis Tionghoa. Tak terkecuali etnis Tionghoa di Sumatera Utara.

“Imlek adalah momen yang selalu dinanti segenap etnis Tionghoa di belahan dunia manapun. Malam terakhir sebelum hari pertama Imlek, adalah momen paling penting. Biasanya semua anak-anak akan kembali pulang ke rumah orangtuanya, membawa cucu-cucu dari orangtuanya untuk berkumpul dan makan besar bersama,” kata tokoh Tionghoa Sumatera Utara, Sugianto Makmur, kepada Sumut Pos, Kamis (23/1).

Sebelum berkumpul dan makan besar bersama, biasanya kaum keluarga akan melakukan sembahyang sembari mengenang jasa-jasa para leluhur terdahulu. Selanjutnya makan bersama yang dimanfaatkan sebagai malam keakraban.

“Ini momen paling penting. Semua keluarga mengingat masa-masa kecil. Di hari pertama Imlek itu, semua anak-anak datang ke rumah orangtuanya. Di sanalah ada pertukaran angpao (uang),” tutur anggota DPRD Sumut itu.

Ditanya tentang Imlek 2020, menurutnya, ini adalah tahun Tikus Emas. “Secara umum, tahun Tikus Emas adalah simbol dari kerja keras dan kecerdikan,” katanya.

Ia mengakui, beda peramal beda pula pandangan tentang Tahun Tikus Emas.

Adapun orang Tionghoa mengakui 12 shio manusia, salahsatunya ialah tikus. Juga ada lima unsur yang mempengaruhi manusia, salahsatu unsurnya adalah emas.

“Pada prinsipnya kita tetap berharap yang terbaiklah. Saya berharap semua warga Tionghoa bisa berkumpul, merasakan kehangatan dan keakraban yang lebih dibanding Imlek sebelumnya. Dan saya berharap semuanya diberikan rezeki di tahun baru Imlek ini,” katanya.

Politisi PDI Perjuangan ini berharap, Imlek 2020 ini menjadi berkah bagi Sumut, termasuk para pemimpin daerah di 33 kabupaten dan kota. Sugianto pun berharap tidak ada bencana apapun yang terjadi di wilayah dengan luas 72.981.23 km² ini.

“Semoga ekonomi bertumbuh lebih baik, hasil-hasil panen kita juga tambah baik lagi. Sehingga kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik di tahun Tikus Emas ini,” kata anggota Komisi A DPRD Sumut itu.

Semoga pula simbol dari tikus ini membawa kecerdikan bagi para pemimpin-pemimpin negeri terutama di Sumut, lebih bijaksana dan cerdas mengelola pemerintahan serta memerhatikan rakyatnya. “Terakhir semoga rakyat kita tetap kompak dan tidak mudah dipecah-belah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Bawa Kemajuan Bagi Kota Medan

Harapan senada pun diutarakan Ketua DPRD Medan, Hasyim Wijaya, atau lebih dikenal dengan nama Hasyim SE.

Politisi sekaligus Ketua DPC PDIP Kita Medan ini mengatakan, ia dan keluarganya turut merayakan Imlek. “Saya dan keluarga keturunan Tionghoa. Pasti kami merayakan Imlek setiap tahun,” ucap Hasyim kepada Sumut Pos, Kamis (23/1).

Di Tahun Tikus Logam 2020 ini, Hasyim berharap semua hal yang baik dapat dirasakan oleh setiap orang, terkhusus di Kota Medan. “Kita harus berfikir positif. Kita harapkan Tahun Tikus Logam ini akan membawa perubahan yang baik bagi Kota Medan,” ujarnya.

Menurutnya, tahun tikus logam ini akan menjadi tahun penting, termasuk untuk Kota Medan. Sebab Kota Medan dan sejumlah wilayah lainnya akan menggelar Pilkada serentak. “Harapan kita, situasi politik di Indonesia termasuk di Kota Medan, berjalan kondusif. Kita optimis dan terus berdoa agar tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Kita harapkan akan muncul sosok pemimpin terbaik yang akan membawa perubahan bagi Kota Medan di Tahun Tikus Logam nanti,” harapnya.

Tentang perayaan Imlek, Hasyim dan keluarga telah mempersiapkan berbagai kegiatan. Di antaranya, melakukan ibadah rutin. “Sebelum hari H1 atau H2, sudah ada ibadah-ibadah, entah itu di vihara, klenteng, ataupun di rumah masing-masing. Untuk umat Budha, biasanya ada ritual sembahyang di vihara. Semua berdoa agar yang terbaik terjadi di tahun yang baru,” jelasnya.

Kata Hasyim, Imlek bukanlah hari raya keagamaan, melainkan perayaan tahun baru bagi suku Tionghoa. Artinya, tahun baru Imlek lintas agama.

Tradisi di keluarga Hasyim, yakni berkumpul dan makan bersama di malam Imlek. Momen itu sekaligus untuk mempererat kembali hubungan kekeluargaan satu sama lain.

“Malam Imlek kita kumpul di rumah orang tua, makan bersama. Tepat di hari Imlek, kita saling mengunjungi satu sama lain. Anak mengunjungi orang tua, yang muda mengunjungi yang lebih tua dan seterusnya. Rutinitas itu bisa dilakukan sampai 3 hari. Karena keluarga besar, banyak yang mau dikunjungi,” katanya.

Untuk makanan, disajikan makanan khas Imlek. Setiap makanan punya makna tersendiri. Misalnya mie yang panjang melambangkan panjang umur. Ikan melambangkan kehidupan yang lebih lancar di tahun berikutnya. Buah jeruk manis melambangkan kesehatan yang baik. Nenas lambang kemakmuran. Apel lambang kebahagiaan, dan sebagainya.

Namun ada satu panganan khas yang biasa tersaji saat Imlek tiba. Yakni kue bulan atau sering disebut kue bakul. “Kue bakul punya makna sendiri. Bentuknya yang bulat dan teksturnya yang lengket melambangkan besarnya keluarga dan bersatu. Kue bakul melambangkan merekatnya kekeluargaan. Rasanya yang manis melambangkan harapan dan doa, agar kehidupan ke depannya lebih baik,” terangnya.

Adapun budaya ‘angpao’, merupakan lambang saling menyayangi satu sama lain dengan saling berbagi rezeki kepada keluarga dan sahabat dan orang-orang terdekat. Angpao diberikan dari orangtua atau mereka yang sudah menikah kepada anak muda atau mereka yang belum menikah.

“Angpao dibungkus dalam sejenis amplop berwarna merah, bergambar dengan berbagai rupa. Gambar yang beragam dari angpao itu sendiri memiliki makna beragam pula. Tapi semua memiliki tujuan yaitu kebahagiaan,” ungkapnya.

Intinya, lanjut Hasyim, Imlek adalah perayaan tahun baru yang diwarnai dengan doa dan harapan, agar di tahun berikutnya dapat hidup lebih dan bahagia.

Ribuan Lampion Hiasi Vihara Maitreya masih menyambut Imlek besok, vihara-vihara di Kota Medan telah melakukan berbagai persiapan. Salahsatunya Vihara Borobudur di Jalan Imam Bonjol. Vihara tersebut telah memasang berbagai hiasan.

Di pintu masuk halaman, telah berdiri hiasan gapura berwarna merah keemasan. Terdapat juga lampion-lampion berwarna merah dan ornamen tikus, shio tahun 2020 ini.

Ketika masuk ke halaman, terpampang spanduk yang menginformasikan kegiatan-kegiatan ibadah perayaan Imlek. Pada spanduk tersebut diinformasikan, dalam rangka merayakan Imlek Vihara Borobudur menyelenggarakan pemasangan pelita, puja bakti pelimpahan berkah dan doa keselamatan.

Pengurus vihara yang hendak diwawancarai, menurut satpam, sedang tidak berada di tempat. “Pihak yayasan kebetulan belum datang,” ujar petugas satpam, Kamis (23/1).

Selain Vihara Borobudur, Maha Vihara Maitreya Medan juga telah melakukan berbagai persiapan dan berhias. Kesan meriah, unik, indah, bahkan mewah terlihat di area vihara yang berada di Komplek Perumahan Cemara Asri Jalan Cemara Asri Boulevard Raya. Ribuan lampion menghiasi vihara.

Salah seorang pengurus Maha Vihara Maitreya, Anna mengatakan, lampion menjadi salah satu aksesoris khas saat perayaan Imlek. Di Imlek tahun ini, pihaknya menyiapkan sekitar 2.000 hingga 3.000 lampion. “Pengurus vihara menyiapkan sekitar 3.000 lampion. Warna lampionnya bukan hanya merah tetapi ada kuning, ungu, biru, hijau dan lainnya agar menimbulkan kesan meriah,” ungkap Anna kepada wartawan.

Menurut Anna, lewat ribuan lampion ini, pihaknya mengajak umat Buddha di Medan dan sekitarnya melakukan donasi ‘lampion bahagia’. Donasi per lampion sebesar Rp300 ribu.

“Tujuan donasi lampion ini agar umat Buddha mempunyai kesempatan mengikat satu karma baik. Dengan begitu, ia telah menanam satu kebaikan dan diberi kesempatan untuk menjalani jodoh baik,” ujarnya.

Lampion diberi nama para donator, disertai doa dan kata-kata baik. Seperti kata-kata kebahagian, kegembiraan, dunia aman sentosa, masyarakat harmonis dan lain sebagainya. “Kata dan doa-doa yang baik mengharapkan kesejahteraan, keamanan, kebahagiaan dapat menyertai kita semua,” ucapnya.

Anna menyebutikan, tahun tikus ini bukan hanya memanjatkan doa untuk diri sendiri saja, tetapi juga untuk negara Indonesia. Harapannya, semoga Indonesia semakin maju, memiliki eksistensi dan wibawa di hadapan negara lain.

Sebelum memasang berbagai hiasan, pengurus vihara berbenah, merapikan serta membersihkan tempat peribadatan dan peralatan sembahyang. “Berbenah dan bersih-bersih yang dilakukan sudah menjadi tradisi,” imbuhnya. (prn/map/ris)

Cegah Virus Korona, Kemenkes Siapkan 135 Thermoscanner

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan sudah menyiapkan sedianya 135 unit thermoscanner (pemindai suhu tubuh) di pintu keluar-masuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pemasangan thermoscanner diharapkan bisa mencegah masuknya virus korona, yang bermula dari Kota Wuhan, Tiongkok, “(Sebanyak) 135 pintu negara, baik udara, laut, maupun darat, yang jaga petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP). Yang paling awal bisa dideteksi adalah dengan thermoscanner untuk mendeteksi suhu tubuh,” ungkap Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono, dalam keterangan resmi, Kamis (23/1).

Sugihantono menjelaskan, jika ada orang dari luar negeri masuk ke Indonesia dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius, maka posturnya terlihat berwarna merah pada thermoscanner.

Alat pemindai suhu tubuh itu, lanjutnya, akan difokuskan di bandara seluruh Indonesia, terutama yang mempunyai penerbangan langsung dari Tiongkok, guna meningkatkan kewaspadaan dengan mengaktifkan thermoscanner serta memberikan health alert card dan KIE kepada penumpang.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soekarno-Hatta Anas Maruf, mengatakan semua pintu masuk negara sudah disiapkan thermoscanner.

“Dalam kondisi rutin seluruh kedatangan internasional semua selalu dilakukan pemeriksaan thermoscanner meskipun tidak ada penyakit yang diwaspadai. Kalau ada penyakit yang diwaspadai maka kita tingkatkan pengamanannya,” ucap Anas.

Ia pun menyarankan agar warga negara Indonesia yang berada di Wuhan untuk menghindari wilayah yang menjadi penyebaran virus korona, serta menghindari kontak dengan orang-orang yang diduga menderita nCoV atau virus korona jenis baru yang bisa menular dari manusia ke manusia.

“Berperilaku hidup bersih dan sehat, dan jika sakit segera berobat ke Fasyankes. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemenkes,” paparnya.

Dua Kota di China Ditutup

Sementara itu, pemerintah China menutup Kota Wuhan dan berencana menutup satu kota lagi, demi mencegah penyebaran virus corona yang mematikan.

Di Wuhan, kota dengan populasi 11 juta jiwa, otoritas sudah menghentikan transportasi publik seperti pesawat maupun bus. Penanganan serupa bakal diterapkan kepada Huaggang, kota yang berdekatan dengan Wuhan, dan berpopulasi 7 juta, pada tengah malam nanti.

Dilansir BBC Kamis (23/1/2020), virus corona jenis baru itu sudah menginfeksi sekitar 500 orang, dengan 17 orang meninggal. Virus itu disebut pertama kali menyebar dari pasar ikan di Wuhan, dengan salah satu warga menyebut dia merasa “akhir dunia” terjadi.

Seperti apa penanganan terbaru?

Pemerintah kota resmi mematikan layanan transportasi publik pukul 10.00 waktu setempat, dengan bandara dan terminal bus begitu lengang. Otoritas kesehatan sudah memerintahkan penduduk wajib mengenakan masker, dan meminta mereka tak berkumpul dalam jumlah besar.

Raksasa retail China, Taobao, memperingatkan para penjual agar tidak menaikkan harga setelah permintaan sarung tangan plastik dan masker meningkat. Beberapa jam setelah Wuhan diblokir, pemerintah Huaggang mengumumkan mereka akan menerapkan langkah serupa tengah malam nanti.

Selain menghentikan transportasi umum, pihak berwenang juga meminta agar penduduk tidak meninggalkan kota. Kemudian Ezhou, kota yang berlokasi di sebelah selatan Huaggang, juga menuturkan bakal menutup layanan stasiun kereta.

Apa yang diketahui tentang virus corona? Dikenal dengan kode 2019-nCoV, virus tersebut merupakan jenis baru yang belum pernah teridentifikasi sebelumnya di tubuh manusia. Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) yang membunuh hampir 800 orang di seluruh dunia pada awal 2000-an juga termasuk corona.

Otoritas menduga, virus itu pertama kali menyebar dari pasar hasil laut di Wuhan, sebagai hasil dari perdagangan hewan liar ilegal. Sejumlah peneliti menduga penyakit itu menyebar dari ular, berdasarkan laporan dari Journal of Medical Virology Rabu (22/1).

Berdasarkan pemeriksaa genetik, kemungkinan ular sebagai hewan liar penampung virus besar. Namun, klaim itu masih butuh studi lebih lanjut. Terdapat juga keyakinan bahwa virus tersebut bisa menular antar-manusia, dengan contoh kasusnya adalah penyebaran dari pasien ke anggota keluarganya. Virus itu disebut menginfeksi paru-paru dengan gejala seperti demam dan batuk, disertai dengan kesulitan bernapas dan napas pendek. (mg8/jpnn/kps)

Kapal Pengangkut TKI Tenggelam di Riau, 10 Hilang, Sebagian Warga Sumut

PENCARIAN: Tim Basarnas Pekanbaru melakuan pencarian korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (23/1/2020). Kapal tersebut mengangkut 20 orang TKI tujuan Malaysia.
PENCARIAN: 
Tim Basarnas Pekanbaru melakuan pencarian korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (23/1/2020). Kapal tersebut mengangkut 20 orang TKI tujuan Malaysia.
PENCARIAN: Tim Basarnas Pekanbaru melakuan pencarian korban kapal tenggelam di selat malaka, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (23/1/2020). Kapal tersebut mengangkut 20 orang TKI tujuan Malaysia.

PEKANBARU, SUMUTPOS.CO – Sebuah kapal pompong yang mengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) tujuan Malaysia tenggelam di Selat Malaka di Kabupaten Bengkalis, Riau, Selasa (21/1) malam. Tim Basarnas Pekanbaru dikerahkan untuk pencarian. Kapten Kapal RB 218 Basarnas Pekanbaru Leni Tadika mengatakan, 10 orang penumpang hilang diduga tenggelam.

“Informasi yang kami terima, kapal membawa 20 orang penumpang TKI tujuan Malaysia. Jumlah penumpang yang selamat 10 orang, dan 10 orang lagi masih dilakukan pencarian,” kata Leni melalui keterangan tertulis, Kamis (23/1/2020).

Leni mengatakan, kapal kayu tersebut awalnya berangkat dari Pulau Rupat, Bengkalis, menuju Malaysia dengan menyeberangi perairan Selat Malaka, Selasa (21/1/2020) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Namun, sesampainya di tengah laut, kapal tersebut mengalami bocor hingga akhirnya tenggelam.

“Kami mendapat informasi dari Polrairud Tanjung Medang Bengkalis. Setelah itu, kami menurunkan RIB (rigid inflatable boat) yang stand by di Dumai menuju lokasi kejadian,” kata Leni.

Para penumpang, tambah Leni, berasal dari beberapa wilayah. Ada yang dari Sumatera Utara (Sumut), Aceh, Jawa Tengah dan lainnya. Mereka diduga hendak pergi bekerja ke Negeri Jiran.

Berikut ini nama-nama korban yang selamat.

  1. Een Saputra, 30 tahun, tinggal di Dusun Petua Desa Lhok Medang, Ara Provinsi Aceh
  2. Mariska Sari, 30 tahun, tinggal di Pemalang, Provinsi Jawa Tengah
  3. Abdullah Faiz, 25 tahun, tinggal di Amplas Medan
  4. Doni Siregar, 25 Tahun, tinggal di Kampung Lalang Medan
  5. Rudiansah, 25 tahun, tinggal di Kampung Mesjid Rantau Prapat
  6. Sumon, 32 tahun, warga Bangladesh
  7. Uli Handayani, 39 tahun, tinggal di Simpang Padang Langkat
  8. Fitria, 40 tahun, tinggal di Air Joman Kisaran
  9. Herman, 29 tahun, tinggal di Kampung Seroja Batubara
  10. Abib, 28 tahun, tinggal di Kota Jambi.

Ribuan Orang Mudik ke China, Sumut Siaga Virus Corona

PERIKSA: Petugas Kementerian Kesehatan memeriksa penumpang pesawat di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo untuk mengantisipasi masuknya virus corona ke Indonesia, Kamis (23/1).
PERIKSA: Petugas Kementerian Kesehatan memeriksa penumpang pesawat di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo untuk mengantisipasi masuknya virus corona ke Indonesia, Kamis (23/1).
PERIKSA: Petugas Kementerian Kesehatan memeriksa penumpang pesawat di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo untuk mengantisipasi masuknya virus corona ke Indonesia, Kamis (23/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mewabahnya penyakit pneumonia di China yang bersumber dari virus Corona, menyebabkan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menetapkan status siap siaga. Pasalnya, virus Novel Coronavirus (nCoV) ini dapat menular lewat manusia dan dikhawatirkan menjadi epidemi atau wabah, menyusul libur Tahun Baru China atau Hari Raya Imlek. Ribuan orang diperkirakan mudik ke berbagai negara, khususnya ke Cina.

SEKRETARIS Dinkes Sumut, dr Aris Yudhariansyah, mengatakan kesiapsiagaan terhadap virus Corona tertuang dalam surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut Nomor: 443.1/485/Dinkes/I/2020 tanggal 10 Januari 2020. Surat tersebut menyusul surat edaran Direktur Jenderal (Dirjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RIn

Nomor: PM.04.02/III/43/2020 tanggal 5 Januari 2020, serta surat nomor: SR.03.04/II/55/2020 tanggal 6 Januari 2020.

Surat tersebut meminta dinas-dinas kesehatan siaga mengantisipasi penyebaran penyakit pneumonia berat yang belum diketahui etiologinya, yang wabahnya berawal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Republik Rakyat Tiongkok.

“Berdasarkan surveilans pneumonia, hingga 20 Januari 2020 belum ada laporan kasus suspect pneumonia, baik Indonesia terutama di Sumut. Virus Corona atau nCoV ini merupakan virus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (23/1).

Aris menjelaskan, China sendiri mengidentifikasi pneumonia tersebut sebagai jenis baru. Karena itu, sesuai rekomendasi WHO untuk kegiatan surveilans nCoV yang terjadi di Wuhan, informasi akan terus diperbaharui. “Pedoman sementara untuk surveilans nCoV mengacu pada pedoman Middle East Respiratory Coronavirus (MERS-CoV), dan akan di-update secara berkala,” jelas dia.

Ia menyebutkan, tujuan utama dari surveilans adalah untuk mendeteksi kasus yang terinfeksi virus corona. Selain itu, adanya bukti yang memperkuat penularan dari manusia ke manusia, menentukan faktor risiko dan wilayah berisiko terhadap penularan virus ini.

“Masih diperlukan investigasi untuk menentukan karakteristik klinis utama infeksi virus tersebut. Seperti masa inkubasi penyakit, spektrum penyakit, dan perjalanan klinis penyakit. Kemudian investigasi pada karakteristik epidemiologi penularan, seperti sumber penularan, faktor risiko, serta cara penularannya,” terang Aris.

Dia memaparkan, investigasi dan pemeriksaan kemungkinan virus Corona dapat dilakukan pada penderita infeksi saluran pernapasan akut berat atau Severe Acute Respiratory Infection (SARI), dengan riwayat demam dan batuk serta penyebab yang belum pasti.

Misalnya, bagi yang memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di Wuhan, China dalam waktu 14 hari sebelum timbulnya gejala. Termasuk juga, bagi petugas kesehatan yang sakit dengan gejala SARI setelah merawat pasiennya, tanpa memperhatikan tempat tinggal atau riwayat perjalanan.

Selanjutnya, sambung Aris, seseorang yang sakit dengan gejala klinis yang tidak biasa seperti terjadi penurunan kondisi umum mendadak. Meskipun, telah menerima pengobatan yang tepat, tanpa memperhatikan tempat tinggal atau riwayat perjalanan.

“Begitu juga pada penderita Infeksi Saluran Pernapasan akut (ISPA) ringan atau berat, yang dalam 14 hari sebelum timbulnya penyakit. Misalnya, yang telah kontak erat dengan kasus positif infeksi nCoV, mengunjungi fasilitas pelayanan kesehatan di negara-negara terjangkit nCoV,” jabarnya.

Aris menambahkan, yang dimaksud dengan kontak erat ini adalah mereka yang merawat langsung pasien nCoV, bekerja dengan petugas kesehatan yang terinfeksi nCoV, maupun yang mengunjungi pasien atau tinggal di lingkungan yang sama dengan pasien nCoV.

“Hal ini juga termasuk bagi yang bekerja bersama dalam jarak yang dekat atau berada dalam ruangan yang sama dengan pasien nCoV, berpergian bersama dengan pasien nCoV dengan jenis transportasi/kendaraan apapun, serta tinggal bersama dalam satu rumah dengan pasien nCoV,” imbuhnya.

Wabah virus Corona seperti Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) yang menyebar di China ini bisa menular dari manusia ke manusia. Virus Corona pertama kali ditemukan di Wuhan.

WHO menyatakan, kemungkinan sumber utama dari penyebaran virus corona adalah hewan, namun menular terbatas antarmanusia karena terlalu dekat.

Di luar China, virus corona terkonfirmasi di Korea Selatan, Jepang, dan Thailand, di mana semua pasien sebelumnya telah mengunjungi China.

Diduga Berasal dari Ular

Hasil analisis genetika mengungkapkan, virus corona yang mewabah di Wuhan, China, kemungkinan berasal dari ular. Virus corona ini memang pertama kali mewabah di pasar makanan laut di Wuhan.

Namun perlu diketahui bahwa pasar tersebut tidak hanya menjual makanan laut, tetapi juga hewan-hewan liar hidup lainnya, seperti kelelawar, ular, kelinci, dan marmut. Hal ini membuat para ahli kebingungan mengenai dari hewan mana virus corona jenis baru ini berasal.

Untuk menjawabnya, sekelompok peneliti yang dipimpin oleh Wei Ji dari Peking University of China melakukan perbandingan genom antara lima sampel virus yang baru dengan 217 virus serupa yang didapatkan dari berbagai spesies. Rupanya, virus corona baru ini secara genetik paling mirip dengan virus yang terdapat pada ular, meskipun ia juga mirip dengan virus pada kelelawar.

Temuan ini membuat para ahli meyakini bahwa virus corona jenis baru yang sedang mewabah ini kemungkinan berasal dari ular. Meski demikian, seperti diungkapkan oleh Haitao Guo dari University of Pittsburgh in Pennsylvania yang menelaah studi ini, temuan tersebut masih berupa spekulasi dan membutuhkan eksperimen lebih lanjut.

Peter Rabinowitz dari University of Washington in Seattle juga sependapat. Dia berkata bahwa kemiripan virus jenis baru dengan virus pada ular dan kelelawar mungkin bisa dijelaskan demikian: virus berasal dari ular, tetapi kemudian bergabung dengan virus pada kelelawar dan membentuk virus jenis baru yang sedang mewabah.

Dugaan Rabinowitz ini bukan sesuatu yang mustahil karena di pasar makanan laut Wuhan, ular memang biasa dikurung dalam jarak dekat dengan kelelawar. Setelah bergabunglah, ujar Rabinowitz, virus corona jenis baru kemudian masuk ke pernapasan manusia.

“Ini baru spekulasi, tetapi jika virus ada pada sekresi atau feses ular, bisa jadi ia kemudian menguap dan dihirup (oleh manusia) jika ada cukup banyak ular dan cukup banyak manusia,” katanya. Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam Journal of Medical Virology. (ris/kps)

Tidak Bayar Pesanan Senilai Rp356 Juta, Pengusaha Kopi Didakwa Tipu Teman

DISIDANG: Dr Benny Hermanto, terdakwa kasus penipuan menjalani sidang dakwaan, di PN Medan, Jumat (23/1).
DISIDANG: 
Dr Benny Hermanto, terdakwa kasus penipuan menjalani sidang dakwaan, di PN Medan, Jumat (23/1).
DISIDANG: Dr Benny Hermanto, terdakwa kasus penipuan menjalani sidang dakwaan, di PN Medan, Jumat (23/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dr Benny Hermanto (65) duduk sebagai terdakwa, di ruang Cakra 7 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (23/1). Warga Green Garden Blok C-II / 37 RT/RW 009/003 Kelurahan Kedoya Utara Kecamatan Kebon Jeruk Jakarta Barat itu, didakwa melakukan penipuan terhadap Surya Pranoto senilai Rp356.939.000.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Joice V Sinaga, bahwa terdakwa Benny Hermanto selaku Direktur PT Sari Opal Nutrition dan Surya Pranoto selaku Direktur PT Opal Coffee Indonesia sudah berteman sejak tahun 1996. Terdakwa membeli kopi dari perusahaan milik Surya Pranoto sejak tahun 2016 dan pembayaran seluruh pesanan dibayar sesuai penagihan.

“Pada Maret 2018, terdakwa meminta Surya Pranoto menjual kopinya dengan kesepakatan setiap barang yang dipesan, akan diantar ke perusahaan milik Benny Hermanto. Terdakwa akan membayar sesuai dengan pemesanan kepada perusahaan miliknya paling lambat 60 hari setelah barang diterima,” ujar Jaksa dari Kejari Medan itu.

Selanjutnya, terdakwa menyuruh Melliza Florvinda selaku karyawannya di bidang administrasi pembelian dan penjualan, mengirimkan surat pemesanan barang berupa kopi dengan Purchase Order (PO) dari PT Sari Opal Nutrition kepada PT Opal Coffee Indonesia dengan senilai Rp438.097.000.

Berdasarkan pemesanan tersebut, Mariasti Parhusip selaku karyawan PT Opal Coffee Indonesia di bidang administrasi penjualan membuat faktur dengan nilai pemesanan barang sesuai harga yang ditetapkan Rp356.939.000.

“Kopi tersebut dikirim ke PT Sari Opal Nutrition melalui jasa pengangkutan barang PT Sumber Jaya dan PT Hati Mutiara,” katanya.

Setelah 60 hari barang diterima, terdakwa tidak melakukan pembayaran. Surya Pranoto sempat menghubungi terdakwa untuk menagih pembayaran. Namun, terdakwa berhasil meyakinkan Surya Pranoto dengan kata-katanya. Penjualan kopi kepada terdakwa terus dilakukan.

“Mariati Parhusip melakukan penagihan baik melalui WhatsApp dan email maupun lewat surat sebanyak 3 kali yaitu tanggal 19 Juli 2018, 6 Agustus 2018 dan akhir Agustus 2018, kepada karyawan bagian keuangan PT Sari Opal Nutrition bernama Siska Andriyani Sutojo,” urainya.

Namun, Siska mengatakan bahwa terdakwa menyuruh untuk tidak melakukan pembayaran dengan alasan tak memiliki uang.

Surya Pranoto merasa keberatan dan dirugikan Rp356.939.000 hingga melaporkan Polrestabes Medan. “Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 378 KUHPidana Tentang Penipuan,” pungkas Jaksa.

Usai pembacaan dakwaan, tim kuasa hukum Dr Benny menyatakan tidak akan mengajukan keberatan atas dakwaan dengan alasan tidak mau buang-buang waktu. Persidangan dilanjutkan Rabu (29/1) dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Kuasa hukum terdakwa mengajukan penangguhan penahanan, namun sebelumnya terdakwa sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) . (man/btr)

15 Kali Beraksi Dua Jambret Dibekuk Polisi

Ilustrasi.
Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua pelaku jambret Andri Syahputra alias Andre (22) dan Agus Supriyanto (24) dibekuk personel Satuan Reskrim Polrestabes Medan dari Jalan Purwo, Rabu (23/1) kemarin. Keduanya beralamat di Jalan Gurilla, Medan dan sudah 15 kali beraksi (lihat grafis, red) dalam beberapa bulan terakhir.

Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak menjelaskan, kedua pelaku tersebut sebelumnya telah melakukan aksi penjambretan di Jalan Lima Puluh, Kecamatan Medan Perjuangan pada Minggu, 5 Januari lalu sekitar pukul 07.30 WIB. Korbannya adalah Sri Hendrawati (72), warga Jalan Madong Lubis, Kecamatan Medan Perjuangan.

Ketika itu, korban sedang berjalan kaki dengan maksud mau berbelanja. Namun, kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor berboncengan merampas tas sandang.

Korban sempat berteriak histeris minta tolong. “Pelaku Andre yang merampas tas korban. Setelah itu, pelaku kabur meski sempat dikejar massa,” ujar Maringan, Kamis (23/1).

Korban kemudian melaporkan aksi kejahatan yang dialaminya ke petugas Polrestabes Medan. Dalam laporannya, korban menyatakan di dalam tas sandangnya terdapat barang berharga seperti 1 unit handphone Samsung J6+, dompet berisi uang lebih kurang Rp 200.000 dan dokumen penting lainnya. “Hasil laporan korban, personel melakukan penyelidikan. menangkap tersangka,” sebut Maringan (ris/btr)

Curi Besi Milik Perusahaan, 2 Karyawan PT GMJN Ditangkap

Ilustrasi

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Polsek Tanjung Morawa meringkus Edy Parwoto alias Kucing (50) warga Jalan Sultan Serdang Pasar V Gang Pendidikan Dusun V Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang dan Pargito aliad Bondan (46) warga Jalan Sultan Serdang Pasar V Gang Perdana Dusun V Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Kedua karyawan PT Gunung Mas Jaya Nusantara (GMJN) itu diringkus sat bekerja, Rabu (22/1).

Informasi dihimpun, penangkapan kedua karyawan itu berdasarkan laporan pengaduan Laporan Polisi Nomor : LP / 17 / I / 2020 / SU / RES DS / SEK TG. MORAWA, tanggal 15 Januari 2020, atas nama A SUN. Dalam laporan itu disebutkan jika, Selasa (14/1) sekira pukul 08.00 WIB, dijalan Batang Kuis, Dusun III Desa Telaga Sari Kecamatan Tanjung Morawa tepatnya di PT Gunung Mas Jaya Nusantara terjadi pencurian 45 buah plat besi berukuran 21cm x 94 cm yang semula berada di dalam ruangan kerja sudah tidak ada lagi. Dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp8000.000.

Berdasarkan laporan pengaduan itu, Polsek Tanjung Morawa melakukan penyelidikan dan mengamankan kedua tersangka saat bekerja diperusahaan tempatnya bekerja. Saat diinterogasi, kedua tersangka mengakui perbuatan yang mereka lakukan pada, Senin (13/1) sekira pukul 17.00 wib. Saat itu kedua tersangka bertugas jaga malam di PT Gunung Mas Jaya Nusantara.

Kemudian sekira pukul 01.30 wib tersangka Pargito alias Bondan mengajak rekannya tersangka Edy Parwoto alias Kucing untuk mencuri besi yang berada di ruang kerja bagian produksi pada PT Gunung Mas Jaya Nusantara. Guna penyidikan, kedua tersangka berikut barang bukti 4 Buah Plat Besi berukuran 21 X 94 cm, 13 Buah Potongan plat Besi dengan ukuran panjang 110 cm diamankan ke komando.

Kapolsej Tanjung Morawa AKP Ilham Harahap SH MH dan Kasubbag Humas Polresta Deli Serdang Iptu Masfan Naibaho SH saat dikonfirmasi, Kamis (23/1) pagi membenarkan kedua tersangka dan barang bukti diamankan. (btr)

Isteri Gerebek Suami Bersama Selingkuhan di Tanjung Morawa

Selingkuh-ilustrasi
Ilustrasi

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Dua bulan lamanya Iriani (38) mengintai untuk membuktikan dugaan perselingkuhan suaminya AZL (39). Wanita beranak dua warga Dusun I Desa Tanjung Mulua Kecamatan Tanjung Morawa ini menggerebek suaminya dirumah selingkuhannya DY (38) janda di Dusun Kediri Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang, Kamis.(23/1) pukul 00.05 Wib. Persoalan dugaan perselingkuhan kini ditangani Unit PPA Sat Reskrim Polresta Deliserdang.

Menurut keterangan Iriani kepada sejumlah wartawan, Kamis (23/1) siang, ia sudah mencium indikasi suaminya selingkuh sejak setahun belakangan ini. AZL menikahi Iriani tahun 2016 lalu di KUA Kecamatan Tanjung Morawa. Puncaknya, Kamis (23/1) dinihari. Iriani mengikuti suaminya saat keluar dari warung kopi miliknya di Simpang Penara Kecamatan Tanjung Morawa. Dengan menumpang ojek atau RBT, Iriani membuntuti AZL suaminya yang saat itu mengendarai sepedamotor Honda Vario warna merah.

AZL terus melajukan sepedamotornya kerumah DY. Namun sebelum digerebek, Iriani minta tolong kepada temannya 3 orang agar ikut membantu menggerebek suaminya. Tiba dirumah DY, Iriani menggedor pintu rumahnya namun pintu tak langsung dibuka. Saat itulah Iriani melihat AZL suaminya mengambil celana. “Aku melihat dari jendela, suami ku mengambil celananya untuk dipakainya,” sebut Iriani.

Tak terima dengan perbuatan AZL, maka Iriani membawa persoalan dugaan peselingkuhan suaminya itu ke Unit PPA Polresta Deliserdang. “Saat menikah dengan AZL, status aku janda anak dua, sedangkan AZL berstatus duda tanpa anak,”sebut Iriani.(btr)

ASUS Exclusive Store Mall Centre Point Medan Resmi Dibuka

 ASUS kembali menghadirkan ASUS Exclusive Store di Medan, tepatnya di Mall Centre Point. Toko ini adalah ASUS Exclusive Store (AES) ketiga di Medan dan ketujuh di Indonesia.  ASUS Dari (Kiri-Kanan): Cy Lu, Cindy Ferlani, Henry Chien (ASUS Indonesia Gaming Product Manager), Tjipta Wiriyan (Owner Asus Exclusive Store by Daya Mega), Hari. Linda Siling, dan Eric Khoven.

MEDAN, SUMUTPOS.CO –  ASUS kembali menghadirkan ASUS Exclusive Store di Medan. Bertempat di Mall Centre Point, ini adalah ASUS Exclusive Store (AES) ketiga di Medan dan ketujuh di Indonesia.

ASUS Exclusive Store Mall Centre Point merupakan pusat penjualan produk sekaligus tempat mendapatkan informasi terkini mengenai notebook ASUS. Di tempat ini, pengunjung juga bisa menjajal langsung berbagai produk notebook ASUS dari berbagai lini di experience zone yang telah disediakan.

“ASUS Exclusive Store Mall Centre Point merupakan AES ketiga di Medan. Ini menggambarkan betapa pentingnya kota Medan bagi kami. Di ASUS Exclusive Store, masyarakat kota Medan dapat melihat dan mencoba berbagai produk dengan teknologi terbaru dari ASUS,” ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia.

“Masyarakat juga bisa langsung membeli produk secara langsung di ASUS Exclusive Store. Keuntungan membeli produk di ASUS Exclusive Store adalah terjaminnya garansi resmi karena produk dijamin orisinil,” lanjutnya.

ASUS Exclusive Store Mall Centre Point baru menggunakan konsep modern yang mengedepankan experience. Di tempat ini, pelanggan dapat menjajal berbagai produk laptop ASUS. Experience zone yang ada di tempat ini juga ditemani dengan staff berpengalaman sehingga masyarakat tidak hanya dapat membeli produk, tetapi juga bisa mendapatkan informasi yang akurat dari setiap produk yang ditawarkan.

Adapun lini produk notebook yang dihadirkan adalah mulai dari consumer notebook kelas mainstream seperti lini VivoBook dan kelas premium seperti ZenBook. ASUS Exclusive Store Mall Centre Point juga menghadirkan produk terbaru seperti ZenBook generasi terbaru yang dilengkapi dengan ScreenPad 2.0, serta ZenBook Pro Duo dilengkapi dengan ScreenPad Plus yang diciptakan secara khusus untuk para content creator profesional.

Pelanggan yang mencari lini produk gaming juga dapat mengunjungi ASUS Exclusive Store Mall Centre Point karena di tempat ini terdapat pula lini laptop gaming ASUS ROG dan TUF Gaming. Salah satu produk unggulan yang ada di ASUS Exclusive Store Mall Centre Point adalah ASUS ROG Zephyrus terbaru yang merupakan laptop gaming berbasis NVIDIA GeForce RTX paling tipis di dunia, serta ROG STRIX III series yang hadir dengan desain hasil kerjasama ASUS dengan BMW Designworks. Varian terbaru dengan warna Glacier Blue juga sudah terdapat di ASUS Exclusive Store Mall Centre Point.

Selain laptop untuk consumer, ASUS Exclusive Store Mall Centre Point juga menyediakan laptop kelas bisnis yang masuk ke dalam lini produk ASUS ExpertBook. LaptopASUS ExpertBook tidak hanya hadir dengan konstruksi bodi yang sangat tangguh, tetapi juga telah dilengkapi dengan fitur khusus yang tidak bisa ditemukan di laptop kelas consumer. ASUS ExpertBook juga memiliki lini produk khusus untuk pelaku UKM dan hadir dengan ekosistem lengkap untuk memenuhi kebutuhan penggunanya dengan masa garansi yang lebih panjang.

Dapatkan Promo Menarik

Pelanggan yang membeli laptop ASUS di ASUS Exclusive Store Mall Centre Point akan berkesempatan mendapatkan berbagai promo menarik. Pengunjung yang membeli notebook ASUS di ASUS Exclusive Store Mall Centre Point akan berkesempatan mendapatkan smartphone ROG Phone II, ROG x under Armour Limited Edition Jacket, ZenBook Bag by Sebastian Gunawan, voucher belanja MAP, serta hadiah menarik lainnya selama masa promosi, yaitu 21 Januari hingga 21 Februari 2020.

Selain hadir sebagai tempat penjualan produk, ASUS Exclusive Store Mall Centre Point Medan juga menerima layanan purna jual untuk notebook ASUS. Layanan tersebut berupa service collection point, dimana pengguna dapat melakukan klaim garansi terhadap notebook ASUS miliknya.

ASUS Exclusive Store Mall Centre Point juga menghadirkan keuntungan lebih kepada pelanggannya. Pelanggan yang membeli notebook ASUS varian apapun di ASUS Exclusive Store Mall Centre Point dapat memanfaatkan fasilitas cicilan dengan bunga 0% menggunakan kartu kredit dari semua bank di Indonesia. (rel)