Home Blog Page 5931

Diharapkan Mampu Tekan Stunting

ADITIA LAOLI/SUMUT POS BERSAMA: Asisten Bidang Administrasi Umum Filifo Harefa, SH, Ketua TP. PKK Kabupaten Nias Utara, Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli, Ketua PC IBI se-Kepulauan Nias dan para bidan foto bersama pada perayaan HUT IBI Kabupaten Nias Utara.
ADITIA LAOLI/SUMUT POS
BERSAMA: Asisten Bidang Administrasi Umum Filifo Harefa, SH, Ketua TP. PKK Kabupaten Nias Utara, Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli, Ketua PC IBI se-Kepulauan Nias dan para bidan foto bersama pada perayaan HUT IBI Kabupaten Nias Utara.

NIAS,SUMUTPOS.CO – Salah satu aspek pembangunan bangsa ada pada bidang kesehatan. Dan untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan tenaga profesional yang memadai dan berhasil guna dalam menjalankan tugasnya.

Demikian dikatakan Bupati Nias Utara yang dibacakan Asisten Bidang Administrasi Umum, Filifo Harefa SH pada peringatan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-67, di Aula Kantor Bupati Nias Utara, Jalan Gunungsitoli-Lahewa, Km 37 Lotu, Jumat( 21/9).

Dikatakan Filifo, profesi Bidan merupakan tenaga profesional yang bertanggungjawab, bekerja sebagai mitra perempuan untuk memberikan dukungan, asuhan dan nasehat kepada Ibu nifas dan bayi baru lahir.

Sesuai dengan Tema HUT IBI Tahun 2018 ini adalah “Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Meternal Neonatal Melalui Gerakan Masyarakat Sehat Dan Pelayanan Berkualitas”.

Maka dari itu, lanjut Filifo, diharapkan para bidan Nias Utara mampu dan bisa membantu Pemerintah Kabupaten Nias Utara dalam bidang kesehatan.

Salah satunya, sambung Filifo, terkait isu Nasional yakni perlambatan pertumbuhan anak akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi atau biasa disebut istilah Stunting. Nias Utara termasuk salah satu intervensi lokus stunting Tahun 2018 ini.

Dengan demikian, tambah Filifo, Stunting dapat dicegah melalui 1.000 hari pertama kehidupan. Strategi pengentasan Stunting ini dilakukan dengan rencana aksi intervensinya oleh beberapa Kementrian, termasuk Kemendibud, Kemenpupr, Kemensos, Perindustrian, Kemenag, Kemendagri, Kemendes, BKKBN, Kemenkeu dan intervensi tekhnis berada di kesehatan.

“Kita tidak mau anak-anak Nias Utara ke depan menjadi Stunting, maka di perlukan kerja sama dan dukungan dari bidan sebagai ujung tombak di masyarakat. Pada kesempatan ini, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kita semua kepada bidan bidan Nias Utara yang telah melaksanakan berbagai kegiatan dan pelayanan bagi masyarakat Nias Utara terutama bagi ibu dan balita”,ujar Filifo dan berharap IBI Nias Utara semakin meningkatkan rasa memiliki, peduli, cinta terhadap profesi dan meningkatkan potensi yang ada untuk menghadapi tantangan kedepan.

Perayaan HUT ke-67 IBI Nias Utara ini turut dihadiri Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Nias Utara, Ketua TP PKK Kota Gunungsitoli bersama rombongan, Ketua PC IBI se-Kepulauan Nias beserta jajarannya, Kepala SKPD Lingkup Kabupaten Nias Utara, Camat Lotu, Ketua DWP Kabupaten Nias Utara, Ketua PC IBI Kabupaten Nias Utara, Ketua IKB Kabupaten Nias Utara, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Nias Utara dan para bidan dari Kecamatan se-Kabupaten Nias Utara. (mag-5/han)

252 Bacaleg Kota Gunungsitoli Lolos DCT

GUNUNGSITOLI,SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gunungsitoli menetapkan 252 orang bacaleg lolos Daftar Caleg Tetap (DCT) pada Pemilihan Legislatif Tahun 2019.

Ketua KPU Kota Gunungsitoli, Sokhiatulo Harefa, SIP menjelaskan ke 252 orang bacaleg yang lolos masuk DCT tersebut terdiri dari laki-laki 156 orang dan 96 orang unsur keterwakilan perempuan berasal dari 13 Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu 2019 yakni PKB 24 orang, Gerindra 25 orang, PDIP 25 orang, Golkar 25 orang, Nasdem 25 orang, Demokrat 25 orang, Partai Garuda 12 orang, Partai Berkarya 3 orang, PKS 7 orang, Perindo 24 orang, PAN 15 orang, HANURA 25 orang dan PKPI sebanyak 20 orang.

“Ada 3 Parpol peserta pemilu yang tidak mendaftarkan calegnya, yakni Partai Persatuan Pembanguan, Partai Solidaritas Indonesia dan Partai Bulan Bintang. Mereka yang sudah diumumkan ini nantinya akan bertarung memperebutkan sebanyak 25 kursi di DPRD Kota Gunungsitoli”,kata Sokhiatulo.

Sokhiatulo mengungkapkan di Kota Gunungsitoli terdiri dari tiga Daerah Pemilihan (Dapil), yakni Dapil I, Kecamatan Gunungsitoli sebanyak 11 kursi, Dapil II: Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Gunungsitoli Selatan dan Gunungsitoli Barat sebanyak 9 kursi, serta dapil III : Kecamatan Gunungsitoli Utara dan Gunjungsitoli Alo’oa sebanyak 5 kursi. “Penetapan DCT ini tidak ada perubahan dari DCS yang sebelumnya diumumkan, dan tahapan selanjutnya akan kita laksanakan mulai tanggal 23 September adalah pelaksanaan kampanye”,terang Sokhiatulo.

Terpisah, Komisioner KPU Kota Gunungsitoli Hamdan Telaumbanua, SH kepada Sumut Pos (Minggu, 23/9) mengatakan, setelah diumumkannya DCT, belum ada sanggahan baik dari masyarakat maupun dari pihak lainnya yang berkepentingan.

Terkait masukan masyarakat yang disampaikan ke KPU Kota Gunungsitoli pada masa sanggahan setelah pengumuman Daftar Caleg Sementara (DCS) beberapa waktu lalu, syarat calon sebagaimana diatur dalam pasal 7 dan 8 PKPU Nomor 20 Tahun 2018, tentang pencalonan anggota DPR Provinsi, DPRD Kabupabupaten/Kota pada Pemilu 2019. Namun setelah KPU Kota Gunungsitoli melakukan klarifikasi kepada pihak terkait, semuanya memenuhi syarat.(mag-5/han)

Diharap Keterbukaan Informasi Tingkatkan Pelayanan PMI

ist CENDERAMATA:Wakil Gubernur Sumut, H Musa Rajekshah, MHum menerima cenderamata dari Wakabid Pelayanan Kesehatan dan Transfusi Darah PMI Banda Aceh, Drs Nasruddin MSc.
ist
CENDERAMATA:Wakil Gubernur Sumut, H Musa Rajekshah, MHum menerima cenderamata dari Wakabid Pelayanan Kesehatan dan Transfusi Darah PMI Banda Aceh, Drs Nasruddin MSc.

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumut, H Musa Rajekshah, MHum menyambut baik hasil Rapat Konsolidasi Palang Merah Indonesia (PMI) wilayah Sumatera Bagian Utara yang dilaksanakan di Padang, belum lama ini. Dirinya berharap, keterbukaan informasi dapat meningkatkan mutu pelayanan PMI di tengah-tengah masyarakat. Hal itu disampaikan Musa Rajekshah saat menerima kunjungan Pengurus PMI Aceh di rumah dinas Wakil Gubernur, Jalan T Daud, Medan, Sabtu (22/9).

Rombongan terdiri dari Wakil Ketua Bidang (Wakabid) Pelayanan Kesehatan dan Transfusi Darah PMI Banda Aceh, Drs Nasruddin MSc, Kepala UDD PMI Banda Aceh, dr Tengku Ilham, Humas UDD PMI Langsa, Hengki dan Administrasi UDD Banda Aceh, Syamsudin. Turut hadir Sekretaris PMI Kota Medan, Jhon Ismadi Lubis, Wakabid Pelayanan Kesehatan dan Transfusi Darah yang juga Direktur UDD PMI Kota Medan, dr Harry Butarbutar Sp.B.

“Sebagai organisasi kemanusiaan, tentunya PMI terus berupaya memberi pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Khususnya yang tertimpa bencana. Untuk itu, saling berbagi informasi demi peningkatan pelayanan tentunya harus didukung,” tutur Musa Rajekshah yang juga Ketua PMI Kota Medan tersebut. Pada kesempatan itu, Musa Rajekshah mengapresiasi sarana dan prasarana yang dimiliki PMI Banda Aceh. Wagub Sumut tersebut juga akan mempelajari peraturan daerah (Perda) yang dimiliki Pemprov Aceh untuk mendukung gerakan PMI di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu diamini Wakabid Pelayanan Kesehatan dan Transfusi Darah PMI Banda Aceh, Drs Nasruddin MSc. Dirinya turut memuji keberadaan PMI Kota Medan dibawah kepemimpinan Musa Rajekshah yang telah menjadi acuan PMI di luar Pulau Jawa dan salah satu terbaik se Indonesia.

“Dengan keberadaan Perda/Pergub tersebut nantinya, PMI di kabupaten/kota dapat merasakan perhatian pemerintah daerah. Terutama pada keberadaan UDDnya,” tutur Nasruddin.(don)

KPU Karo Coret 3 Bacaleg ASN

KPU
KPU

KABANJAHE,SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karo mencoret tiga bakal calon legislatif (Bacaleg) dari Daftar Calon Tetap (DCT) dan dinyatakan Tidak Menemuhi Syarat (TMS). Pencoretan dilakukan, karena ketiga bacaleg yang diusung Partai Gerindra tersebut tak kunjung menyerahkan surat berhenti/pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga batas waktu yang ditentukan.

Ketua KPU Karo, Benyamin Pinem mengatakan pencoretan tersebut telah sesuai dengan undang-undang pemilu yang menegaskan calon yang bekerja sebagai ASN harus mundur atau pensiun. Dengan dicoretnya ketiga Bacaleg tersebut, KPU akhirnya menetapkan 339 Bacaleg yang masuk Daftar Calon Tetap. Hal ini ditetapkan dalam rapat pleno yang digelar KPU Karo, Kamis (20/9).

Dengan penetapan ini, tahap selanjutnya KPU tengah menunggu laporan biaya kampanye dan rekening khusus dari 16 partai pengusung. Partai yang tak melaporkan biaya kampanyenya bakal didiskualifikasi. “Kita berharap dan meminta masing-masing partai serius dalam melaporkan biaya kampanyenya.

Jika tak melapor, partai yang bersangkutan bakal didiskualifikasi,” tegasnya, Sabtu (21/9). Seperti diketahui, pasca penetapan DCT dalam rapat pleno, KPU Karo hanya menerima 3 surat pengunduran diri dari 6 Bacaleg yang berstatus ASN.

Sejauh ini lanjut Gemar, pihaknya tengah melakukan pendataan dan pengecekan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). KPU juga masih harus melakukan pendataan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam tempo waktu dua bulan kedepannya. (deo/han)

Masyarakat Karya Maju Inginkan Jembatan Penghubung

ilustrasi jembatan
ilustrasi jembatan

LANGKAT,SUMUTPOS.CO – Masyarakat Desa Karya Maju, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat menginginkan adanya jembatan penghubung antara Dusun 7 dan Dusun 8, yang dipisahkan oleh sungai sepanjang sekitar 60 meter.

Hal ini diungkapkan masyarakat dihadapan Wakil Ketua DPRD Langkat H. Sapta Bangun, SE yang berasal dari Partai Demokrat yang melaksanakan reses di desa tersebut, Sabtu (22/9).

“Dengan jembatan penghubung ini, masyarakat akan merasa terbantu dalam hal transportasi untuk mengangkut hasil usaha perkebunan, memperlancar perjalanan anak-anak menuju sekolahnya dan yang lebih parah lagi untuk menghindari kejadian yang lalu, ada warga yang meninggal karena tidak sempat dilarikan ke rumah sakit disebabkan transportasi yang tidak lancar ini,” ungkap Bambang Irawan warga Dusun 8 Desa Karya Maju pada Reses Wakil Ketua DPRD Langkat H Sapta Bangun SE di desa mereka, Sabtu (21/9).

Sementara Kepala Desa Karya Maju, Mukhlis mengatakan, bahwa Desa Karya Maju merupakan pemekaran dari Desa Pantai Cermin yang terbentuk pada 2003 lalu. Ia juga merasa bangga dan berterima kasih atas kedatangan Wakil Ketua DPRD Langkat ke Desa Karya Maju.

Mukhlis berharap, aspirasi warganya dapat tertampung dengan baik dan juga terealisasi, sehingga Desa Karya Maju menjadi lebih maju lagi, sesuai dengan namanya.

Pada kesempatan tersebut, Sapta Bangun mengajak beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti dari dinas pertanian, dinas perikanan & kelautan, dinas kesehatan, RSU Tanjung Pura dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Langkat.

“Sengaja saya bawa OPD, agar keinginan masyarakat dapat terjawab dengan baik, karena OPD merupakan pelaksana kegiatan, sedangkan anggota DPRD menampung aspirasi dan memperjuangkan aspirasi tersebut,” ucap Sapta.

“Reses itu kewajiban anggota DPRD untuk menampung aspirasi masyarakat, jadi sampaikan saja keinginan bapak/ibu, jangan segan dan sungkan untuk datang ke kantor DPRD Langkat menyampaikan aspirasi,”sambung Sapta.

Selain menginginkan pembangunan jembatan, masyarakat juga meminta pengaspalan jalan, lening parit, pemberantasan narkoba dan pelarangan hiburan malam (keyboard) erotis. Hadir diacara reses tersebut, Camat Tanjung Pura Taufik Reza, SSTP, Wakapolsek Tanjung Pura, para kepala desa tetangga seperti Kepala Desa Lalang, Kepala Desa Pantai Cermin, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Desa Karya Maju. (bam/han)

Donasikan Bantuan 4 Desa di Karo

BAMBANG/SUMUT POS DIABADIKAN: Penanggung Jawab Fundraising Del Piero Goes To Medan, Meryl Rouli Saragih diabadikan bersama empat Kepala Desa di Karo disela-sela pemberian bantuan.
BAMBANG/SUMUT POS
DIABADIKAN: Penanggung Jawab Fundraising Del Piero Goes To Medan, Meryl Rouli Saragih diabadikan bersama empat Kepala Desa di Karo disela-sela pemberian bantuan.

KARO – Fundraising Del Piero Goes To Medan donasikan bantuan ke empat desa di Kabupaten Karo yakni Desa Batu Karang, Desa Sukatendel, Desa Guru Kinayan dan Desa Mardinding. Bantuan yang diberikan berupa pembangunan pipanisasi dan paket sembako.

Penanggung Jawab Fundraising Del Piero Goes To Medan, Meryl Rouli Saragih mengatakan, bantuan yang diberikan sesuai permintaan dan kebutuhan masyarakat. Pipanisasi, sembako dan beasiswa merupakan kebutuhan mendasar masyarakat di sekitar Gunung Sinabung.

Seperti di Desa Batu Karang dan Sukatendel, misalnya, pasca meletusnya gunung Sinabung, masyarakat sampai saat ini sering membeli air bersih. Karenanya, bantuan pipanisasi untuk saluran air bersih sangat tepat.

“Mereka sudah meminta bantuan ke pemerintah dan itu belum juga terealisasi. Kami membantu sebisa mungkin sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya di sela penyerahan bantuan kepada perwakilan empat desa di Kabupaten Karo, Rabu (19/9).

Sementara di dua desa lainnya bantuan berupa sembako seperti beras, minyak goreng, gula dan mi instan serta 35 bola untuk anak anak bermain. Di Desa Guru Kinayan sebanyak 450 paket dan Desa Mardinding sebanyak 278 paket. Selain itu, pihaknya juga salurkan bantuan beasiswa pendidikan ke Pusat Pengembangan Anak (PPA) Ora et Labora Kabanjahe.

“Bantuan ini merupakan hasil dari lelang pada kegiatan Del Piero Goes To Medan beberapa waktu lalu. Kita berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat sekitar gunung Sinabung,” tutur Meryl yang juga tengah sibuk pemilihan Caleg.

Kepala Desa Batu Karang, Roin Andreas Bangun sangat berterima kasih atas bantuan pipanisasi yang diberikan. “Untuk pipa induk sudah tersedia dari bantuan Pemerintah dan pihak ketiga, tinggal pipa yang menghubungkan ke rumah-rumah masyarakat untuk keperluan air bersih,” ucapnya.

Kepala Desa Mardinding, Jefri Sangapta Singarimbun, juga menyampaikan terima kasih. “Kami berterimakasih kepada Sihar Sitorus dan selain sembako, kami membutuhkan bibit dan tanaman holtikultura serta pupuk. Kita juga berusaha menyekolahkan anak kita dan di samping itu kami meminta bantuan beasiswa sehingga bisa menjadi penerus bangsa,” harapnya. (rel/ila)

Alfamidi Hadir di Kota Bagan Batu

PERIKSA: Warga saat sedang diperiksa oleh dokter pada kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Rokan Hilir, Bagan Batu, Riau, Jumat (21/9).
PERIKSA: Warga saat sedang diperiksa oleh dokter pada kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Rokan Hilir, Bagan Batu, Riau, Jumat (21/9).

BAGAN BATU, SUMUTPOS.CO PT Midi Utama Indonesia Tbk yang dikenal dengan Alfamidi mengadakan program pemeriksaan kesehatan gratis bagi kaum lanjut usia (lansia) di Alfamidi Bagan Batu Km 3,kab. Rokan Hilir,  Riau, Jumat (21/9) kemarin.

 

Kegiatan yang bertujuan untuk membangkitkan kepedulian masyarakat akan kesehatan merupakan kegiatan sosial Alfamidi sebagai perusahaan penggiat kegiatan sosial. Kegiatan ini juga dilakukan bertepatan dengan acara Grand Opening toko Alfamidi perdana di provinsi Riau.

 

Manager Marketing PT. Midi Utama Indonesia Tbk Sumbagut, Rudy Irwansyah menyatakan kegiatan ini merupakan suatu bentuk kepedulian Alfamidi terhadap lingkungan sekitar took maupun perusahaan.

 

“Melihat antusiasme dari warga yang mengikuti, serta kita yakin pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat besar manfaatnya bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Melihat antusias masyarakat, rudy mengaku senang. Ia berharap kegiatan tersebut bisa membuat masyarakat lebih peduli pada kesehatannya. Karena tujuannya adalah untuk membangkitkan kembali kepedulian masyarakat akan kesehatan.

 

Sementara itu, warga Km 4 Bagan Batu, Wargiman (68 tahun) mengucapkan rasa terima kasihnya karena sudah diberikan fasilitas berupa pengobatan gratis. Karena ini untuk pertama kali dilakukan oleh instansi swasta, sehingga sangat membantu untuk dirinya dan para warga sekitarnya.

 

“Kalau saya duduk lebih dari 30 menit ketika hendak berdiri atau jalan rasanya urat urat otot saya keram / kesemutan. Kalau saya ke Puskesmas jauh, puskesmas hanya ada di Bagan Batu kota dan untuk naik kendaraan juga saya tidak sanggup lagi. Saya dengar ada informasi dari masjid bahwasanya di Alfamidi ada cek kesehatan gratis, mumpung gratis dan bisa di tempuh jalan kaki saya usahakan untuk datang ke Alfamidi ini,” ujarnya dengan wajah tersenyum.

 

Hal senada juga diungkapkan oleh, Eliani Barus (56 tahun) dimana dirinya berharap, agar kegiatan ini dapat menjadi panutan bagi perusahaan swasta lainnya untuk melakukan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Semoga bisa diikuti oleh perusahaan lain ya,” ujarnya.

 

Setidaknya, ada ratusan warga yang mendatangi Alfamidi untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis ini. Pemeriksaan yang dilakukan seperti, cek gula darah, cek kolesterol, cek asam urat sampai pada pemberian obat obatan, vitamin kepada seluruh peserta.

 

Pada kesempatan ini juga dibuka kesempatan untum konseling, khususnya masalah kesehatan.

Tidak sedikit warga yang mengeluh masalah penyakitnya. Kebanyakan penyakit yang mereka derita adalah asam urat dan kolesterol, hal ini merupakan hal yang lumarah bagi kaum manula. (rel/ram)

Kampanye Pemilu Dimulai Hari Ini hingga 13 April 2019

Kampanye damai Pilpres 2019, di Monas, Jakarta, Minggu (23/9).
Kampanye damai Pilpres 2019, di Monas, Jakarta, Minggu (23/9).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman resmi membuka masa kampanye untuk pemilihan umum serentak 2019. Masa kampanye akan berlangsung hingga 13 April 2019.

“KPU RI menyatakan dimulainya kampanye damai pemilu serentak tahun 2019,” ujar Arief dalam acara Deklarasi Kampanye Damai di Lapangan Monas, Jakarta, Minggu (23/9/2018).

Dalam pidato pembukaan, Arief meminta seluruh tim pasangan capres dan cawapres memanfaatkan masa kampanye untuk mengenalkan visi-visi, program atau citra diri masing-masing calon kepada pemilih.

Menurut Arief, masa kampanye seharusnya menjadi ajang pendidikan politik kepada pemilih. Dengan demikian, diharapkan tingkat partisipasi pemilih dalam pemungutan suara dapat meningkat. Selain itu, tim kampanye diminta memanfaatkan masa kampanye dengan damai dan tertib, menghindari politisasi suku, agama dan ras, serta saling menghujat. Acara deklarasi tersebut diikuti oleh kedua pasangan capres dan cawapres, serta seluruh tim kampanye dan pimpinan partai pendukung. (kps)

Mahasiswa Dipukul Polisi Lari ke Markas TNI, Mabes Polri: Itu Hoax

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS DIAMANKAN: Petugas mengamankan mahasiswa yang terlibat bentrok saat demo di DPRD Sumut, Kamis (20/9).
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
DIAMANKAN: Petugas mengamankan mahasiswa yang terlibat bentrok saat demo di DPRD Sumut, Kamis (20/9).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Mabes Polri membantah adanya mahasiswa yang meminta bantuan TNI saat dikejar anggotanya pada bentrok aksi unjuk rasa di DPRD Sumatera Utara, Kamis (20/9). Adapun bentrok terjadi antara massa pro dan kontra terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ah nggak benar itu, hoax. Itu dipelintir,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Jakarta, Minggu (23/9).

Bahkan dia menyebut, pengamanan aksi demonstrasi tersebut dilakukan bukan hanya oleh pihak Kepolisian, namun juga Tentara Nasional Indonesia (TNI). “Kami sama TNI bareng kok pengamanannya,” imbuhnya.

Karena itu, dia menduga ada pihak yang sengaja ingin membenturkan Polri dan TNI dalam hal ini. “Sedang kami cari tuh yang adu domba,” ungkap Setyo.

Sementara dia menerangkan, pihaknya tidak melarang adanya aksi unjuk rasa. Namun jika aksi tersebut berujung pada anarkis, Kepolisian pastinya akan mengambil langkah tegas. “Kalau buat onar, ya harus ditindak,” tegas Setyo.

Sebelumnya, aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) berakhir bentrok, Kamis (20/9) lalu. Awalnya, sejumlah mahasiswa mengkritisi kinerja pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo.

Sebaliknya, Komunitas Masyarakat Cinta NKRI memuji-muji pemerintah Jokowi. Tiba-tiba tanpa diketahui persis penyebabnya, kericuhan terjadi di antara kedua kubu tersebut.

Akhirnya, aparat kepolisian dari Polrestabes Medan pun memukul mundur mahasiswa. Para mahasiswa pun kocar-kacir dan diduga dipukuli. Puluhan mahasiswa menyelamatkan diri dikabarkan meminta tolong kepada anggota TNI, dengan masuk ke halaman depan Markas Kodim 0201/BS di Jalan Pengadilan Medan. (dna/JPC)

Maut pun Tak Bisa Memisahkan Cinta Mereka

Artis utama film Something In Between, Amanda Rawles didampingi Naufal Samudra, dalam Meet and Greet dengan para pengunjung Ringroad City Walk Medan, Sabtu (22/9).
Artis utama film Something In Between, Amanda Rawles didampingi Naufal Samudra, dalam Meet and Greet dengan para pengunjung Ringroad City Walk Medan, Sabtu (22/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Janji sepasang anak remaja seringkali dianggap tak serius. Sebatas cinta monyet. Tapi kisah ini bukan cinta monyet. Ini cinta yang sesungguhnya. Bahkan maut pun tak bisa memisahkan.

Film teranyar tanah air berjudul Something In Between, kembali memasang kisah cinta masa SMA, antara si ganteng Jefri Nichol dan si cantik Amanda Rawles.

Tapi jangan langsung menebak cerita film ini ya. Meski berlatar cerita percintaan remaja, namun ada plot berbeda yang ditawarkan dalam film ini.

“Konsepnya beda. Jalan ceritanya tidak tertebak. Ada soul di setiap scenenya. Penonton akan merasakan ada greget di setiap adegan. Tertawa saat adegan lucu, berkaca-kaca di adegan sedih. Pokoknya, bedalah dari film kisah cinta remaja sejenis,” kata artis utama film Something In Between, Amanda Rawles didampingi Jefri Nichols dan Naufal Samudra, dalam Meet and Greet dengan para pengunjung Ringroad City Walk Medan, Sabtu (22/9).

Di film Something In Between, Jefri Nichol berperan sebagai Gema. Gema merupakan murid kelas 2 SMA di tahun 2000-an. Ia seorang remaja riang, supel dan kerap bertingkah konyol kepada teman temannya.

Layaknya kehidupan asmara remaja SMA, Gema naksir seorang gadis. Ia tergila-gila pada Maya (Amanda Rawles), si gadis manis yang juga kelas 2 SMA. Bedanya, Maya ada di kelas unggulan, Gema tidak. Gema buka kutu buku. Bahkan buku-buku pelajaran saja jarang ia sentuh.

Namun dengan segala kenekadan plus kekonyolan, Gema mengejar Maya. Gema percaya ini cinta. Surya, sahabat Gema mempertanyakan sikap Gema yang kadang lebay. Tapi sebagai sahabat, Surya mendukung 100 persen.

Amanda Rawles dan Jefri Nichols dalam film Something In Between.

Maya sendiri mulai melihat sisi lain dari Gema. Ia bukan sekedar cowok iseng yang ingin memacarinya. Ia sungguh-sungguh dengan caranya sendiri. Bahkan sampai harus memaksa kepala sekolah memasukkannya ke kelas unggulan, biar dekat dengan Maya.

Usaha Gema tak berjalan mulus. Ada Raka yang juga menginginkan Maya. Tapi Gema tak menyerah hingga ia dan Maya semakin dekat dan tak terpisahkan. Keduanya bahkan bertekad hidup bersama selepas masa SMA.

“Kita akan selalu bersama… selamanya… bahkan maut tak bisa memisahkan kita.”

Kalimat itu… janji itu… harapan agar cinta mereka abadi… diucapkan dengan sungguh-sungguh. Hingga semesta pun menyimaknya. Dan membawa kisah itu ke hidup seorang lelaki bernama Abi. Siapa Abi?

Ini merupakan kali keempat Nichol dan Amanda bersanding dalam sebuah film yang diproduksi Screenplay Films & Legacy Pictures. Sebelumnya duet akting mereka sukses saat bermain dalam film Jailangkung danJailangkung 2, keduanya juga pernah terlibat bersama dalam film drama One Fine Day. Nggak bosan berpasangan terus?

“”Bosan pasti ada… Tapi di film ini kita menampilkan karakter sesuai tuntutan peran. Jadi suasana barunya tetap dapat. Apalagi para pemainnya juga berbeda dari film sebelumnya,” kata Amanda.

Amanda Rawles dan Jefri Nichols dalam film Something In Between.

Peran di film terbarunya ini dianggap Amanda lebih menantang. Sebab, Ia harus memerankan karakter seorang gadis SMA tahun 2000-an. Saat gaya hidup belum seperti sekarang.

“Iya… feelnya beda. Remaja tahun 2000 ‘kan belum memiliki smartphone seperti sekarang. Jalan cerita film juga nggak ketebak,” sambung Naufal Samudra.

Jefri Nichol juga mengatakan, ada yang beda di film Something In Between. “Beda ya, meskipun dipasangkan sama Amanda, aku mau terima film ini pun karena ceritanya unik, bisa dibilang treatment yang kaya gini baru pertama kali di film Indonesia,” kata Jefri Nichol.

Selain Jefri Nichol dan Amanda Rawles, film Something In Between turut dibintangi sejumlah bintang muda dan senior lainnya seperti Naufal Samudra, Febby Rastanty, Denira Wiraguna, Junior Liem, Surya Saputra dan Slamet Rahardjo. Film disutradarai Asep Kusdinar.

Film Something In Between akan dirilis pada 27 September 2018 di bioskop-bioskop tanah air. (mea)