Home Blog Page 6258

Hakim: Banyak Kali Cincong Kau

Foto: PARLINDUNGAN/SUMUT POS KESAL: Terdakwa Sudarso Salim alias Abun membuat kesal hakim di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (21/6) siang.
Foto: PARLINDUNGAN/SUMUT POS
KESAL: Terdakwa Sudarso Salim alias Abun membuat kesal hakim di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (21/6) siang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terdakwa penipuan dan penggelapan senilai Rp1,9 Milyar, Sudarso Salim membuat seorang hakim anggota yang menyidangkannya jengkel. Pria yang akrab dipanggil Abun itu, terus berusaha bicara, saat Majelis Hakim mendengarkan kesaksian korban, Munazar H Idris dan 3 saksi lainnya.

“Banyak kali cingcong (bicara) kau di persidangan ini. Bukan kamu yang ditanya. Dia ditanya, nanti giliranmu,” hardik seorang Hakim Anggota, Ricard Silalahi di ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (21/6) siang.

Mendengar hardikan hakim itu, spontan terdakwa diam. Terdakwa yang berusia 49 tahun tersebut hanya bisa tersenyum sambil menganggukkan kepala.

Kemudian, terdakwa yang tinggal di Komplek Amir Hamzah, Jalan Brigjen Katamso Kampung Baru, Medan Kota itu kembali mendengarkan keterangan korban dan saksi.

Setelah mendengarkan keterangan korban dan saksi, majelis hakim kembali bertanya kepada terdakwa, apa ada keterangan korban dan saksi yang salah.

Namun, terdakwa kembali bicara panjang lebar. Sehingga majelis hakim kembali jengkel dan memintanya untuk diam dan hanya menjawab ada atau tidak.

“Iya pak hakim. Ada yang tidak benar pak hakim. Giro itu bukan saya yang menyerahkannya,” ucap terdakwa di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Deson Togatorop.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rotua Hurabarat, pada 21 Agustus 2016  terdakwa membeli biji pinang dari korban, Mumazar H IDRIS sebanyak 118,288 Kg. Harga yang disepakati saat itu Rp18.000/Kg.

Total dan hitungan semua barang yang diambil terdakwa sebesar Rp2.129.184.000. Dalam pembelian biji pinang itu, terdakwa mengatakan akan membayar menggunakan bilyet giro.

Kemudian terdakwa menyerahkan kepada korban 6 lembar cek Bank BRI KCP Kesawan Medan dengan total nilai seluruh cek tersebut sebesar Rp1.050.000.000.

Selain itu, 5 bilyet giro Bank Mandiri Syariah Cabang Pembantu Krakatau Medan dengan total nilai seluruh Rp900.000.000.

Kemudian, korban mendatangi Bank Mandiri Syariah Cabang Krakatau Medan untuk mencairkan bilyet giro tersebut. Namun pihak bank membuat surat penolakan dengan alasan saldo tidak mencukupi.

Mengetahui hal tersebut, korban menghubungi terdakwa dan terdakwa mengatakan akan membayar secepatnya.

Namun ternyata, terdakwa tidak juga membayar sehingga korban melaporkan kejadian itu ke Polisi karena merasa telah dirugikan Rp1.950.000.000.

“Perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana melanggar Pasal 378 KUHPidana atau Pasal 372 KUHPidana,” ungkap JPU dalam dakwaannya.(ain/ala)

 

 

 

Pemerkosa Bule Amerika Diserahkan ke Polsek Kuta

Foto: Teddy Akbari/Sumut Pos Indra, pemerkosa bule Amerika diamankan di Mapolres Binjai, Selasa (19/6) dini hari.
Foto: Teddy Akbari/Sumut Pos
Indra, pemerkosa bule Amerika diamankan di Mapolres Binjai, Selasa (19/6) dini hari.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai menyerahkan Indra Kumala warga Jalan Nuri, Kelurahan Mencirim, Binjai Timur ke Polsek Kuta, Kamis (21/6). Pelarian pelatih surfing berusia 34 tahun asal Binjai itu kandas setelah dibekuk polisi ketika turun dari bus pariwisata di Terminal Amplas Medan, Selasa (19/6) lalu.

“Penyerahan tersangka atas nama Indra Kumala kasus pemerkosaan warga negara Amerika di Pantai Kuta, Bali berjalan aman dan baik,” jelas Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Hendro Sutarno.

Menurutnya, penyerahan tersangka ke Polsek Kuta dilakukan Kanit Pidum Ipda Hotdiatur Purba beserta 3 anggota lainnya.

“Empat orang jadinya berangkat ke Bali,” sambung mantan Kasat Reskrim Polres Madina ini.

Informasi dihimpun, Indra di sekitaran rumahnya sudah dicap tidak baik. Bahkan, Indra juga pernah melakukan sejumlah aksi penganiayaan di Kota Rambutan.

Disoal Indra juga sebagai terlapor di Satreskrim Polres Binjai, Hendro mengaku, korban yang dianiaya tidak membuat laporan.

“Korban tidak buat laporan. Kalaupun ada laporannya, pasti kita sidik juga dan dilimpahkan perkaranya ke jaksa,” pungkas Hendro.

Diketahui, Indra Kumala menjadi terlapor di Polsek Kuta sesuai dengan LP/124/VI/2018/Bali/Resta Denpasar/Sektor Kuta pada 8 Juni 2018. Pasalnya, yang bersangkutan melakukan pemerkosaan terhadap Julia Yulian Zhu warga Jalan Patih Jelantik, Central Park, Kuta, Badung, Bali di pinggiran Pantai Kuta.

Pemerkosaan itu terjadi usai korban dicekoki minuman arak yang dikemas dalam 3 botol air mineral. Usai dicekoki, pelaku kemudian mengajak korban melakukan hubungan intim.

Oleh polisi, pelaku disangkakan Pasal 285 KUHP. Saat ini pelaku masih diperiksa secara intensif di Mapolres Binjai.(ted/ala)

Cuaca Buruk, Nelayan Tak Melaut

TRIADI WIBOWO/SUMUT POS Aktifitas nelayan di muara tempat pelelangan ikan (TPI) di Bagan Deli Medan Belawan, (17/4)
TRIADI WIBOWO/SUMUT POS
Aktifitas nelayan di muara tempat pelelangan ikan (TPI) di Bagan Deli Medan Belawan, beberapa waktu lalu.

SUMUTPOS.CO – Cuaca buruk yang berlangsung belakangan ini mengakibatkan ratusan kapal nelayan di Belawan tidak melaut. Ratusan kapal ikan nelayan dengan skala kecil dan besar terlihat parkir di dermaga di kawasan Sungai Deli dan  Gabion kawasan Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan dan Labuhan Deli serta Kurnia, sekitar bantaran Sungai Deli, Kamis (21/6).

Ketua Aliansi Nelayan Selat Malaka Sumatera Utara (ANSM – SU), Abdul Rahman mengatakan, para nelayan banyak tidak melaut, sehingga ratusan kapal nelayan bersandar di beberapa dermaga. Dampak ini juga menjadi kekhawatiran atau trauma bagi nelayan pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Samosir.

“Banyak nelayan besar dan kecil labu jangkar, mereka hanya di laut tidak bisa menangkap ikan di areal zona tangkap, ini belum tahu sampai kapan cuaca buruk terjadi,” kata Abdul Rahman.

Pria yang akrab disapa Atan menambahkan walau cuaca buruk, ada juga nelayan Belawan yang melaut dengan mempertaruhkan keselamatan akibat akibat dorongan kebutuhan ekonomi keluarga.

“Mau tidak mau, nelayan tetap ada yang melaut, walaupun sulit mendapat ikan, nelayan tetap berusaha mencari ikan dengan kondisi yang ada, karena tidak tahu lagi mau kerja apa kalau tidak melaut,” jelas Atan.

Pria yang juga menjabat Ketua Karang Taruna Belawan ini berharap  pemerintah memikirkan solusi atas nasib nelayan pada musim cuaca buruk atau susah mencari ikan pada musim ombak dan angin kencang.

“Seharusnya ada pelatihan dari pemerintah kepada nelayan mengatasi kondisi seperti ini atau minimal ada santunan kesejahteraan kepada nelayan. Jadi nelayan tidak memaksa diri melaut pada saat cuaca buruk,” kata Atan.

Kepala Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Belawan Hanafi Hamzah mengatakan kondisi cuara perairan Belawan masih aman dengan ketinggian obak berkisar 0.5 sampai dengan 1.0 meter.”Kondisi ini relatif aman untuk aktivitas melaut bagi nelayan kecuali pada saat hujan, ketinggian ombak bisa meningkat menjadi 2.0 meter,” katanya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan mengeluarkan peringatan dini cuaca. Hujan intensitas sedang hingga lebat ditambah petir dan angin kencang bakal melabda sejumlah wilayah di Kota Medan.

Berdasarkan prakiran mereka, Kamis (21/6) hujan deras yang terjaadi sejak pagi juga meluas ke wilayah Labuhanbatu,  Asahan, Simalungun,  P. Siantar, Tanjung Balai, Batubara, Sergai, Tebing Tinggi, Deliserdang.

Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Medan Syahnan menerangkan, saat ini sejumlah wilayah di Sumut pada dasarnya sedang memasuki musim kemarau. “Puncak musim kemarau terjadi pada diprakirakan terjadi pada Agustus-September 2018 dan berakhir pada November 2018, seiring dengan awal musim hujan 2018/2019,” kata Syahnan.

Hal ini pula yang menyebabkan ombak tinggi seperti yang terjadi di Danau Toba hingga menimbulkan tragedi kapal terbalik.

Dia menerangkan meski musim kemarau potensi hujan tetap ada. Hal ini terjadi lantaran luasnya wilayah Indonesia sehingga di tiap-tiap wilayah berbeda-beda kondisinya  cuacanya. “Ada yang satu wilayah hujan, ada yang tidak hujan sama sekali,” ungkapnya.(fac/dvs/ila)

 

 

 

 

 

 

 

Pasca Lebaran, RS Adam Malik ‘Diserbu’ Pasien

Foto: Diva Suwanda/Sumut Pos Antrian Pasien di RSUP H Adam Malik.
Foto: Diva Suwanda/Sumut Pos
Antrian Pasien di RSUP H Adam Malik.

SUMUTPOS.CO – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik Medan dipadat\pasien. Kebanyakan pasien berobat ke poliklinik instalasi rawat jalan (IRJ). Seperti diketahui, selama libur lebaran pelayanan terhadap pasien rawat jalan dengan kebutuhan obat rutin yang sebelumnya dipusatkan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik, dr Bambang Prabowo MKes mengatakan, pelayanan di IRJ sudah dimulai sejak pukul 07.45 WIB dan para petugas medis maupun non medis sudah bersiap sebelum waktu pelayanan dimulai.

“Saya dan jajaran direksi rumah sakit sudah memantau pelaksanaan pelayanan yang sedang berlangsung. Ramai memang, untuk itu saya memantau langsung agar pelayanan maksimal,” kata dr Bambang Prabowo saat ditemui usai memantau sejumlah ruangan pelayanan, kemarin.

Dari hasil pantauan tersebut, pelayanan berjalan baik. Dokter penanggungjawab pasien (DPjP) juga hadir memeriksa pasien serta memberikan bimbingan pada dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dan dokter Co-Ass (dokter muda).

Sisi lainnya, ada hal-hal yang harus segera dieksekusi seperti pemanfaatan Ruang Imunitas Menurun (RIM), pemanfaatan ruang RIM lama menjadi ruang perawatan geriatri, pemanfaatan ruang TB MDR, penataan ruang bedah syaraf dan lainnya.

“Semua itu harus sudah berjalan maksimal 1 bulan ke depan. Kebersihan rumah sakit tetap terjaga. Pegawai dan pejabat struktural serta direksi sudah masuk semua seperti himbauan pemerintah pusat. Dan dibuat laporan ke Kemenkes,” ujarnya.

Ia juga menambahkan selama libur lebaran, RS Adam Malik tetap melayani masyarakat dengan jumlah pasien sebanyak 1.715 orang, terdiri dari 734 orang pasien rawat jalan dan 981 orang merupakan pasien IGD.

Sementara untuk pelayanan hari pertama di IRJ terdata sejumlah 1.041 pasien telah mendaftar sampai pukul 12.00 WIB. Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah sampai tutupnya pendaftaran rawat jalan pada pukul 15.00 WIB.

Tak hanya di RS Adam Malik, rumahsakit swasta seperti RS Santa Elisabeth juga demikian. Antrean pasien menumpuk di sejumlah poli rawar jalan.   Direktur RS Santa Elisabeth Medan dr Maria Christina MARS menyebutkan jumlah pasien rawat inap sebanyak 391, rawat jalan sebanyak 2.177 pasien. “Jumlah itu terhitung dari tanggal 11 sampai 21 Juni,” tuturnya.

Ia menyebutkan lima besar penyakit rawat jalan selama libur lebaran yaitu, hypertension, gastritis, stroke, dyspepsia, diabetes melitus. “Lima besar penyakit rawat inap selama libur lebaran antara lain fever, dyspepsia, stroke, gastroenteritis dan abnormalities of breathing,” paparnya. (dvs/ila)

 

 

 

Awal Juli, Gelombang Ketiga Puncak Arus Balik

Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos Para penumpang kereta api memadati Stasiun Besar Kereta Api Medan pada arus balik mudik lebaran, Rabu (20/6).
Foto: Sutan Siregar/Sumut Pos
Para penumpang kereta api memadati Stasiun Besar Kereta Api Medan pada arus balik mudik lebaran, Rabu (20/6).

SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan Provinsi Sumut memprediksi puncak arus balik Lebaran 2018 di Sumut terjadi pada tiga gelombang yakni pada 20 Juni, 23 Juni dan awal Juli. “Gelombang terakhir bertepatan siswa masuk sekolah,” ujar Ketua Tim Posko Monitoring Angkutan Lebaran Dishub Sumut, Agustinus Panjaitan kepada Sumut Pos.

Berdasar data pihaknya hingga H+2 atau 18 Juni, lonjakan penumpang pada arus balik pertama ini belum signifikan. Adapun pada jenis angkutan darat seperti bus, pergerakan sarana bus di terminal mencapai 200 unit dengan jumlah penumpang hampir 3000 orang. “Itu kalau berdasarkan pergerakan di Terminal Pinang Baris. Sementara di Terminal Amplas pergerakan masih dibawah 50 unit bus dengan jumlah penumpang mencapai 1.500 orang,” ucapnya.

Untuk pergerakan terminal di daerah seperti di Tarutung dan Siantar, lanjut Agustinus, pada puncak arus balik Lebaran 2018 juga belum menunjukkan peningkatan sporadis. Seperti di Terminal Tanjung Pinggir Siantar, katanya, pada H+2 masih dikisaran 58 angkutan yang tercatat hilir mudik mengangkut penumpang dan barang. “Sedangkan di Terminal Madya Tarutung ada pergerakan sebanyak 46 bus saja. Dibanding H+1 jumlahnya naik empat unit armada,” katanya.

Saat ini pihaknya masih mentabulasi data lonjakan penumpang pada arus balik Lebaran. Dimana sejauh ini yang baru terdata pergerakan angkutan dan penumpang masih sampai pada H+2 saja. “Tim monitoring terus bekerja sampai nanti di fase terakhir arus balik terjadi,” ungkapnya.

Berkaca pada realisasi lonjakan penumpang dari 2016 dan 2017, Dishub sudah prediksi untuk angkutan darat cuma naik 2,08 persen, kereta api sekitar 9,02 persen, laut sekitar 11,11 persen, udara 8,8 persen. “Kalau kita rata-ratakan di Sumut  sekitar 6,48 persen kenaikan penumpang yang terjadi tahun lalu,” katanya.

Atas data itu pula pihaknya coba prediksi lonjakan penumpang di 2018. Dimana asumsi untuk angkutan darat sekitar 5 persen, kereta api sekitar 15 persen, laut di sekitaran 10 persen dan udara dikisaran 15 persen. “Nah, berdasarkan perhitungan itu dan kita siap antisipasi baik lonjakan penumpang dan armada. Masa pemantauan arus mudik dan balik, sudah dan akan dilakukan mulai H-7 yakni 8 Juni sampai H+7 atau 24 Juni mendatang,” pungkasnya.(prn/ila)

 

 

 

 

Ketahuan, Toilet Disdukcapil Jorok dan Bau

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menyapa warga aygn tengah antre menunggu giliran di Disdukcapil Kota Medan.
Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menyapa warga aygn tengah antre menunggu giliran di Disdukcapil Kota Medan.

SUMUTPOS.CO – Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi tampak menutup hidungnya saat masuk ke toilet di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan Jalan Iskandar Muda. Aroma bau pesing dari dalam toilet yang dinilainya jorok itu membuatnya marah.

Guna mengatasi masalah toilet tersebut,  Wali Kota minta agar Kadisdukcapil OK Zulfi menugaskan petugas cleaning service untuk membersihkan dan menjaga toilet ada sehingga kebersihannya senantiasa terjaga. “Toilet yang ada harus terjaga kebersihannya. Kalau toilet kotor dan menebarkan aroma kurang sedap seperti ini, tentunya sangat mengganggu kenyamanan warga yang tengah menunggu pengurusan,” pesannya saat melakukan sidak ke Disdukcapil Kota Medan, Kamis (21/6), didampingi Asisten Umum Setdakot Medan Ikhwan Habibi Daulay dan Kabag Humas Ridho Nasution.

Sidak ini dilakukan Wali Kota untuk melihat tingkat kehadiran para pegawai sekaligus kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Wali Kota ingin masyarakat yang membutuhkan pelayanan baik itu menyangkut administrasi kependudukan maupun kesehatan dilayani  dengan sebaik-baiknya.

Wali Kota pun menghampiri dan menyapa satu persatu warga yang tengah antre menunggu giliran di Disdukcapil.  Selain jenis pelayanan yang tengah diurus, Wali Kota juga menanyakan terkait proses dan kepuasan masyarakat atas pelayanan yang diberikan. Umumnya warga mengaku sudah baik, cuma saja mereka berharap agar waktu penyelesaian dapat lebih cepat karena administrasi kependudukan seperti KK, KTP, Akta Kelahiran maupun Surat Pindah sangat vital.

Usai Libur Lebaran, 87 ASN Pemko Medan Tak Masuk Kerja

ASN Pemprovsu saling bersalaman lebaran pada hari pertama masuk kerja.
ASN Pemprovsu saling bersalaman lebaran pada hari pertama masuk kerja.

SUMUTPOS.CO – Libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1439 H atau lebaran selama 9 hari (11-20 Juni) seperti masih kurang bagi aparatur sipil negara (ASN) Pemko Medan. Sebab, pada apel pagi di halaman Balai Kota, tercatat ada 87 ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan atau bolos, Kamis (21/6).

Rinciannya, dari 699 ASN di seluruh Sekretariat Pemko Medan, apel pagi hanya diikui 612 pegawai negeri sipil. Artinya, tercatat ada 87 ASN yang tidak masuk kerja. Dari jumlah 87 tersebut, 5 di antaranya tanpa keterangan. Sedangkan sisanya yakni 70 orang tugas luar, 7 sakit, 3 cuti dan 2 tugas belajar.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Kota Medan, Lahum Lubis tak menampik bahwasanya ada ASN yang bolos kerja pada hari pertama usai lebaran tahun ini. Lahum mengaku terhadap beberapa ASN tersebut nantinya akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. “Ada 5 memang yang bolos dan nanti akan ditindak (diberi sanksi),” katanya saat diwawancarai.

Lahum mengaku belum mengetahui kelima ASN tersebut dari instansi mana saja. Sebab, data lengkapnya belum diterima. “Masih menunggu laporan ASN yang bolos tersebut dari instansinya bekerja. Begitu juga organisasi peringkat daerah (OPD) lainnya yang ada di Pemko Medan,” ujarnya yang ditemui di ruang kerjanya sekira pukul 14.30 WIB.

Meski demikian, sambung Lahum, yang jelas kelima ASN tersebut diberikan sanksi atau hukuman disiplin. Namun sayangnya, Lahum tak menjelaskan secara pasti sanksi apa yang diterima terhadap ASN yang tidak mengindahkan aturan. “Sanksi atau hukumannya pasti ada dan sudah menanti,” ucapnya.

Wali Kota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, terkait 5 ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan tersebut telah diinstruksikan kepada BKD dan Pengembangan SDM Kota Medan segera mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yaitu PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin ASN.

“Bagi ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan, mereka tentunya sudah mengetahui apa konsekuensi yang akan diterima. Untuk itu, saya minta kepada pihak BKD dan SDM segera memproses kelima ASN yang bolos sesuai dengan aturan dan mekanisme berlaku. Sebab, libur lebaran yang telah diberikan pemerintah sudah cukup panjang,” kata Eldin.

Sementara di Sekretariat DPRD Medan, Gedung DPRD Medan yang berada persis di seberang balai kota terlihat sepi dari aktivitas. Anggota dewan yang hadir pun hanya tampak beberapa saja.

Sekretaris DPRD Medan Abdul Aziz yang dihubungi, enggan mengomentari tingkat kehadiran anggota dewan. Kata dia, hal itu bukan wewenangnya. “Ada banyak juga yang hadir tapi sebenarnya bukan domain saya,” ucapnya.

Ia mengatakan, untuk tingkat kehadiran ASN di Sekretariat DPRD Medan bisa dibilang 99 persen. Sebab, hanya 1 ASN saja yang tidak hadir. “Satu ASN laki-laki tidak hadir tanpa keterangan atau bolos. Sementara, pegawai honor ada 10 orang,” bebernya.

Disebutkan Abdul Aziz, jumlah ASN mencapai 61 orang. Sedangkan pegawai honor sekitar 120 lebih. “Untuk sanksi terhadap ASN yang bolos pada hari pertama, diserahkan kepada BKD dan SDM karena instansi tersebut yang memiliki kewenangan,” ujarnya.

Sedangkan tingkat disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprovsu terbilang tinggi.  Kepala Badan Kepegawaian Daerah Setdaprovsu, Kaiman Turnip menyebutkan, tingkat kehadiran ASN setelah libur panjang Lebaran 2018 sebesar 98 persen lebih. “Hanya satu persen lebih saja yang tidak hadir,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, kemarin.

Dihadiri Mega dan Romi, Dihibur J-Rock dan D’Masiv

Djarot Syaiful Hidayat dan Sihar Sitorus bersama Ketua DPD PDIP Sumut Japorman Saragih, Sekertaris Soetarto, dan Ketua BP Pemilu Mangapul Purba.
Djarot Syaiful Hidayat dan Sihar Sitorus bersama Ketua DPD PDIP Sumut Japorman Saragih, Sekertaris Soetarto, dan Ketua BP Pemilu Mangapul Purba.

SUMUTPOS.CO – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut H Djarot Saiful Hidayat-Sihar PH Sitorus akan menggelar kampanye akbar terakhir di Stadion Baharoeddin Siregar Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (23/6) pagi, mulai pukul 9.00 WIB sampai pukul 17.00 WIB. Diperkirakan, 50-ribuan orang yang hadir akan dihibur artis dan grup band papan atas Tanah Air.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (BP Pemilu) DPD PDIP Sumut Mangapul Purba mengatakan, kampanye akbar pasangan calon (paslon) nomor urut 2 ini akan dipimpin langsung Ketua Umum PDIP Hj Megawati Soekarno Putri. Begitu juga Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi), Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait, seluruh pengurus struktur partai PDIP dari pusat hingga cabang, dan masyarakat pendukung Djoss.

Memeriahkan acara rapat umum itu, sejumlah artis papan atas ibukota pun diundang untuk menghibur massa. Adapun band ternama yang akan dihadirkan seperti D’Massiv, J-Rocks dan penyanyi solo Indah Nevertari. Selain itu, juga tim mengahdirkan penyanyi Batak terkenal.

Kepada seluruh masyarakat pendukung Djoss, politikus tersebut juga mengimbau agar masyarakat datang beramai-ramai membawa kedamaian dan bergotong royong untuk tujuan yang sama mewujudkan Sumut hebat, Sumut bersih bebas korupsi, Sumut yang semua urusan mudah dan transparan.

Pun begitu, kemeriahan acara juga akan diisi dengan keheningan doa di awal acara. Baik untuk persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), untuk kebaikan dan kesuksesan Pilgub Sumut agar berlangsung damai. Juga doa khusus untikara korban musibah kapal tenggelam di Danau Toba.

Dengan kehadiran dua Ketum Partai Politik Pengusung paslon Djarot-Sihar, masing-masing PDIP dan PPP, diperkirakan massa yang akan hadir sebanyak 50ribu-an orang dan memadati lapangan Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam dan sekitarnya.

“Kami yakin doa memiliki kekuatan luar biasa. Semoga Tuhan Yang Maha Esa mengabulkan doa-doa kita, agar para korban yang dinyatakan hilang segera ditemukan. Dan, kepada keluarga yang ditinggal tetap tabah,” pungkasnya.

Dalam persiapannya itu, Mangapul juga menyampaikan bahwa keyakinan akan kemenangan di Pilgub ini karena menurutnya Sumut memang harus bersih, bebas korupsi dan semua urusan mudah dan transparan. “Terakhir, saya ingin sampaikan orang baik pasti pilih Djoss,” tandasnya mengakhiri. (bal)

 

Eramas Undang Umat Lintas Agama

Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah saat menghadiri tabligh akbar dengan penceramah Ustad Abdul Somad, belum lama ini.
Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah saat menghadiri tabligh akbar dengan penceramah Ustad Abdul Somad, belum lama ini.

SUMUTPOS.CO – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) akan mengundang umat lintas agama dalam kampanye akbar putaran terakhir, Sabtu (23/6) besok. Tim kampanye paslon nomor urut satu ini sudah mempersiapkan dengan baik dan maksimal, untuk mengganti konsep kampanye di lapangan terbuka menjadi tabligh akbar.

Sekretaris Tim Pemenangan Eramas, Sandri Harahap mengatakan, tujuan tabligh akbar dilakukan guna menyuguhkan kesejukan. Dimana aktivitas yang dilakukan nanti lebih banyak untuk berdoa dan mendengar tausiyah. “Mengingat ini masih Syawal dan kebetulan cuaca panas, kita ingin Pilkada Sumut ini dingin dengan membuat kampanye dialogis berkumpul bersama semua umat beragama, Nasrani, Muslim, Hindu, Buddha, Konghucu untuk doa bersama di Hotel Santika 23 Juni,” ujarnya kepada wartawan di Posko Pemenangan Eramas di Jalan A Rivai Medan, Rabu (20/6).

Semula, sebut Sandri, kampanye akbar akan dihelat di Lapangan Merdeka Medan. Lalu setelah itu diputuskan untuk dipindah ke Hotel Santika Dyandra Medan dengan tema yang berbeda pula. Kampanye dialogis dan doa bersama itu digelar, sambung dia, juga dengan harapan Pilgubsu bisa berjalan lancar, aman, damai dan bermartabat. “Harapan kita dengan doa yang kita panjatkan semoga Allah SWT memberikan ketenangan, kesejukan, kedamaian dan membuat Pilgubsu bermartabat pada 27 Juni nanti,” ucapnya.

Selain umat beragama, kegiatan tersebut juga akan dihadiri seluruh partai politik (parpol) pengusung dan pendukung Eramas. “Tentunya akan terlihat beda dengan biasanya. Kami hanya ingin pilkada nanti berjalan sesuai dengan harapan kita. Kita tahu Sumatera Utara kondusif, kita ingin memanjatkan doa,” katanya lagi.

Hari Ini, Eko Subowo Jabat Pj Gubsu

Eko Subowo
Eko Subowo

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Teka teki sosok Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara akhirnya terjawab. Direktur Jenderal (Dirjen ) Bina Administrasi Kewilayahan (BAK) Kemendagri, Eko Subowo, bakal diplot sebagai Pj Gubsu guna mengisi kekosongan sepeninggal masa tugas Gubernur Erry Nuradi.

Hal ini dibenarkan Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprovsu, Ilyas S Sitorus saat dikonfirmasi Sumut Pos, Kamis (21/6). “Iya benar (Pak Eko Subowo, Red) akan dilantik sebagai Pj Gubsu besok pukul 08.00 WIB di Aula Raja Inal Siregar,” katanya.

Ilyas mengaku, sedang bersama pejabat teras Pemprovsu lainnya akan menjemput langsung rombongan Mendagri Tjahjo Kumolo yang didalamnya ikut Eko Subowo sebagai Pj Gubsu, kemarin. “Ini saya mau berangkat menjemput ke stasiun kereta api, menjemput rombongan Mendagri. Sore ini akan dilakukan gladi resik buat pelantikan besok (hari ini, Red),” ungkapnya.

Kabag Humas Setdaprovsu, Indah Kumala sebelumnya juga membenarkan ihwal nama Eko Subowo akan dilantik sebagai Pj Gubsu. Hal itu ia ketahui usai menerima langsung kehadiran staf Eko Subowo, yang bermaksud berkoordinasi untuk persiapan pelantikan. “Ya, staf Pak Eko Subowo sudah datang kemari. Memberikan foto untuk desain backdrop pelantikan nanti. Sore ini pun Pak Eko dan Mendagri akan datang ke Kantor Gubsu untuk melakukan gladi resik,” katanya.

Diketahui, posisi Pj Gubsu memang sangat strategis mengingat Gubsu dan Wagubsu terpilih yang merupakan hasil Pilkada serentak pada 27 Juni 2018 diperkirakan dilantik pada medio penghujung akhir tahun. Sehingga rentang waktu untuk Pj Gubsu akan relatif panjang sehingga memerlukan tokoh atau figur yang benar-benar piawai dan berpengalaman memimpin Sumut di masa transisi. Penempatan Pj Gubsu juga untuk mengisi kekosongan posisi Gubernur Erry Nuradi dan wakilnya, Nurhajizah Marpaung yang sudah habis masa tugas sejak 17 Juni 2018 lalu.

Diketahui, nama Eko Subowo yang di kalangan birokrat cukup dikenal dan disegani, sudah selesai digodok secara alot di Kementerian Dalam Negeri. Dia lolos dari evaluasi ketat setelah beberapa nama lainnya juga mencuat cukup alot diantaranya Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Prof Dr Zudan Arif Fakrulloh.

Sebelumnya, Eko Subowo juga sempat mendapat amanah menjadi Penjabat Gubernur Papua, berdasarkan SK Nomor: 120/660/SJ tertanggal 30 Januari 2017. (prn)