Home Blog Page 901

BRI BO Medan Thamrin Berikan Bantuan Kepada Panti Asuhan Mutiara Mulia

Tim BRI BO Medan Thamrin saat memberikan bantuan ke Panti Asuhan Mutiara Mulia. Istimewa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Rakyat Indonesia Branch Office (BRI BO) Medan Thamrin menyalurkan bantuan berupa sembako kepada anak yatim/piatu, dalam Program Berbagi Kasih bersama BRI.

Melalui kolaborasi BRI Peduli (BRIkasih) dan Persekutuan Karyawan/ti Kristiani (PKK) BRI Regional Officer (RO) Medan, dalam rangka menyambut Perayaan Natal Tahun 2023.

Adapun, bantuan sembako yang diberikan sebanyak 30 paket yang diserahkan, di Panti Asuhan Mutiara Mulia oleh dua orang Pengurus PKK BRI BO Medan Thamrin, yakni Heskia Ginting dan Frenboko Situmorang, Jumat (22/12).

Pengurus PKK BRI BO Medan Thamrin, Heskia Ginting berharap, dengan diberikannya bantuan sembako kepada anak yatim/piatu tersebut dapat menambah motivasi dan semangat buat anak-anak panti asuhan dalam menjalani akitivitas mereka sehari-hari.

Dalam hal ini, tambah Heskia, BRI BO Medan Thamrin juga ikut serta dalam memeriahkan Hari Natal bersama mereka.

“Kitalah keluarga dan orang tua mereka. Anak-anak yatim/piatu tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memberikan kebahagiaan kepada mereka. Bantuan-bantuan seperti yang diberikan BRI ini diharapkan juga dapat terus berlanjut. Sukses selalu buat BRI agar menjadi bank yang kuat dan hebat, shalom,Tuhan Yesus memberkati,” tandasnya. (dwi)

Terkait 14 Caleg DPRD Sumut yang Dicoret KPU, 13 Caleg Masuk DCT, 1 Caleg Tetap Dicoret

Kantor KPU Sumut, di Kota Medan.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Sebanyak 13 Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sumut Periode 2024-2029 dari Daftar Caleg Tetap (DCT) Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024, yang sempat dicoret oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara batal dicoret.

“Ya benar, dari 14 Caleg ada 13 Caleg kembali ditetapkan di dalam DCT (Pileg pada Pemilu 2024),” ucap Ketua KPU Sumut, Agus Arifin saat dikonfirmasi saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (29/12/2023).

Agus menjelaskan penetapan pembatalan pencoretan 13 Caleg itu, berdasarkan Surat KPU Sumut nomor : 1318/PL.01.4-SD/2023, tertanggal 27 Desember 2023.

Untuk Caleg yang dicoret bernama Mahmudin Hamzah Sinaga dari Hanura. Dia merupakan Caleg daerah pemilihan (dapil) Sumut 1 tetap dicoret karena melewati ambang batas untuk menyampaikan gugatan ke Bawaslu Sumut, atas pencoretan sebelumnya, yang diputuskan oleh KPU Sumut.

“Melewati batas waktu untuk mengajukan gugatan (Sengketa Proses) ke Bawaslu Sumut. Informasinya dari Bawaslu Sumut,” tandas Agus.

Untuk diketahui, bahwa 14 Caleg berstatus sebagai tenaga ahli dan non PNS bertugas di DPRD Sumut. Kemudian, belasan Caleg itu, berasal dari PDI Perjuangan, Golkar, PAN, PKS, Gerindra, Hanura, Demokrat dan NasDem.

Ke-13 Caleg batal dicoret dari DCT itu, masing-masing bernama, Edy Romansyah, dapil Sumut 6 dari Partai Gerindra. Muhammad Hasbi, dapil Sumut 7 dari Partai Gerindra. Ahmad Bina Nusa, dapil Sumut 1 dari PDIP. Aswan Jaya, dapil Sumut 5 dari PDIP.

Kemudian, Sarma Hutajulu, dapil Sumut 9 dari PDIP. Irwan Tabib Ginting Munthe, dapil Sumut 11 dari PDIP. Sirajuddin Gayo, dapil Sumut 1 dari Partai Golkar. Andika Kesuma Sitepu, dapil Sumut 3 dari Partai NasDem. Ganda C R Manurung, dapil Sumut 9 dari Partai NasDem.

Selanjutnya, Khairul Anwar Hasibuan, dapil Sumut 5 dari PKS. Dini Hikmayani Nasution, dapil Sumut 4 dari PAN. Pangeran, dapil Sumut 3 dari Partai Demokrat dan Ahmad Ruluwat Simanjuntak, dapil Sumut 6 dari Partai Demokrat.(gus/ram)

Pemprov Sumut Serahkan Bonus untuk Atlet Berprestasi di Asian Games dan Sea Games

TALI ASIH: Pj Gubernur Sumut Hassanudin didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumut Baharuddin Siagian memberikan tali asih kepada atlet berprestasi di Asean Games dan Sea Games 2023 di Hall Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Medan, Jumat (29/12/2023).(ist/SUMUT POS).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyerahkan tali asih kepada para atlet berprestasi, yang berhasil meraih medali di ajang Asian Games XIX di Hangzhou China dan Sea Games ke-32 di Phnom Penh Kamboja, para tahun 2023.

Tali asih tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumut Baharuddin Siagian di Hall Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Medan, Jumat (29/12/2023).

Adapun atlet yang menerima tali asih yakni Harris Horatius dan Samuel Marbun untuk Cabang Olahraga (Cabor) Wushu di Asian Games XIX di Hangzhou China. Kemudian di Sea Games ke-32 di Phnom Penh Kamboja, yaitu Dara Latif untuk Cabor Balap Sepeda, Rosa Beatrice Malau, Samuel Marbun, Harris Horatius untuk Cabor Wushu. Riva Hijriah, Eny Tri Susilowati, Riana Oktaviana, dan Deslya Anggraini untuk Cabor Kun Bukator (olahraga bela diri Kamboja).

Selanjutnya, Toni Kristian Hutapea, Aprilia Eka Putri untuk Cabor Kick Boxing, Abd Hafiz Cabor Atletik, Delbert Tanoto untuk Cabor Esports (Attack Online, PUBG Mobile, League of Legends: Wild Rift, Valoran (PC), Cross Fire (PC) hingga Mobile Legends). Juga Faisal Haolomoan Siahaan dan Dessyinta Rakawuni S Br Banurea untuk untuk Cabor Karate. Sarohatua L Tobing untuk Cabor Tinju, serta Rayhan Abdul Latief untuk Cabor Golf.

Pj Gubernur Hassanudin mengatakan, pemberian tali asih ini sebagai bentuk motivasi dan penghargaan Pemprov Sumut atas torehan prestasi yang diraih para atlet asal Sumut, baik tingkat nasional dan internasional.

“Saya atas nama pribadi dan Pj Gubernur Sumut mengucapkan selamat dan bangga atas prestasi yang kalian raih, ini kebanggaan bagi diri pribadi, keluarga dan masyarakat Sumut. Pelihara prestasi ini dan terus kibarkan bendera Sumut,” kata Pj Gubernur.

Pj Gubernur juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pembina dan pelatih yang telah mencurahkan pikiran, tenaga dan strategi dalam membina atletnya masing-masing. Mudah-mudahan prestasi yang dicapai tahun 2023 ini, dapat membuat lebih semangat lagi dan diberikan prestasi lebih baik lagi untuk tahun yang akan datang.

Pj Gubernur juga berpesan, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumut, nantinya para atlet Sumut diharapkan dapat memanfaatkan peluang-peluang yang ada secara positif.

“Apalagi, tahun 2024 kita tuan rumah PON bersama saudara kita Aceh, tentu tuan rumah termotivasi jauh lebih baik secara mental, dukungan dan penguasaan lapangan. Kondisi ini kita manfaatkan secara fair. Terus berlatih, raih prestasi yang membanggakan masyarakat Sumut,” ucapnya.

Kepala Dispora Sumut Baharuddin Siagian mengatakan, pemberian tali asih ini dukungan dari Pemprov Sumut atas prestasi yang membanggakan dari para atlet Sumut. “Kita berikan tali asih bagi atlet kita, ada yang beregu dan perorangan. Agar anak-anak kita semangat dan terus berlatih untuk menjadi atlet andalan di PON XXI Aceh- Sumut tahun 2024,” harapnya.

Turut hadir OPD di lingkungan Pemprov Sumut, Ketua KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis, para pembina dan pelatih atlet.(gus/ram)

Selama Tahun 2023, Polres Pelabuhan Belawan Selesaikan 2.033 dari 3.054 Kasus

KASUS: Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban saat memimpin Press Release Akhir Tahun serta Review 2023 dan Outlook 2024 dengan tema "Songsong Sumut Pemilu Damai dan Sukses PON", yang digelar di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan, Jumat (29/12/2023) petang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Selama tahun 2023, Polres Pelabuhan Belawan menerima 3.054 kasus kejahatan. Dari jumlah tersebut, 2.033 kasus yang terselesaikan.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Janton Silaban mengatakan dari seluruh kasus kejahatan tersebut terdiri dari kejahatan konvensional sebanyak 2.791, dengan jumlah terselesaikan sebanyak 1.804. Kejahatan tansaksional sebanyak 263, dan terselesaikan sebanyak 229.

“Dan untuk kasus menonjol di tahun 2023, jumlah tindak pidana curas sebanyak 89, terselesaikan 71, kemudian curat 726 kasus, yang terselesiasikan 561, curanmor 745, yang terselesiakan 32, penganiayaan berat 195, yang terselesaikan 195, judi 16 yang terselesiakan 15 dan pengancaman dan pemerasan berjumlah 23, dan yang terselesiakan sebanyak 13,” ujarnya saat Press Release Akhir Tahun serta Review 2023 dan Outlook 2024 dengan tema “Songsong Sumut Pemilu Damai dan Sukses PON”, yang digelar di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan, Jumat (29/12/2023).

Pada Press Release kali ini Polres Pelabuhan Belawan, menghadirkan 26 tersangka dari berbagai kasus kejahatan yang terjadi di Wilayah Polres Pelabuhan Belawan dengan jumlah 12 laporan polisi sebanyak 16 orang yang terjerat Anirat (penganiayaan Berat), dan juga ada pencurian sebanyak 6 orang yakni pencurian minyak milik Pertamina, dan sisanya adalah pencurian besi jembatan tol belmera dan pencurian rokok.

“Selama tahun 2023 ini, Polres Pelabuhan Belawan berhasil menyelesaikan kasus sebesar 87%, dengan jumlah barang bukti sabu sebanyak 614,67 gram, ganja 1.703.17 gram, ekstasi 112 butir,” jelasnya.

AKBP Janton Silaban, diakhir press release mengatakan, akan meningkatkan Kamtibmas dan juga segera menyelesaikan kasus-kasus yang menjadi permasalahan di wilayah polres Pelabuhan Belawan.

“Seluruh kejahatan berawal dari peredaran narkoba maka narkoba juga akan kami berantas,” ucapnya.

Hadir pada Press Release tersebut, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Zikri Muammar, Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan, AKP Muhammad Abdi Harahap, Kasi Humas, Iptu Hamzar Nodi, Kapolsek Medan Labuhan, AKP Panggil Sarianto Simbolon, dan beberapa personel Polres Pelabuhan Belawan. (mag-1/ram)

Pedagang UMKM Kota Tebingtinggi Menjerit karena Pemerintah Lamban

SEPI: Pedagang oleh-oleh khas Kota Tebingtinggi Lemang dan roti kacang mengeluh karena jualan mereka sepi pembeli.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sejumlah pedagang Lemang dan Roti Kacang yang mangkal di Eks Terminal Bandar Kajum dan Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi menjerit karena kurangnya perhatian pemerintah menangani dampak terbukanya Jalan Tol Tebingtinggi- Inderapura dan Tebingtinggi- Pematang Siantar, akibat dampak yang ditimbulkan karena ini. Para pedagang mengatakan, sejak jalur ini dibuka, jualan mereka sepi dan target penjualan tidak dapat.

Pelaku UMKM, Hartati (45) warga Kelurahan Mekar Sentosa Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, mengatakan mereka takut kejadian ini seperti UMKM di Serdangbedagai. Mereka tutup sejak beroperasinya jalan tol Medan- Tebingtinggi.

“Lihat bang kami cuma duduk duduk saja, setelah dibukanya pintu Tol Tebingtinggi Indrapura dan Tebintinggi Pematang Siantar geratis jelang Natal dan Tahun Baru, wisatawan terutama pengendara mobil pribadi baik tujuan Kisaran dan Pematang Siantar tidak ada singgah membeli oleh-oleh khas Kota Tebingtinggi seperti roti kacang dan lemang. Usaha kami bangkrut bang,” jelasnya Jumat (29/12/2023) sore.

Hartati juga mengungkapkan, bahwa kejadian ini tidak terprediksi walau sudah satu bulan ini, target penjualan tidak terdapat.

“Tidak terprediksi kami bang, kejadian seperti ini. Pedagang merugi tetapi belum ada solusi dari Pemerintah Kota Tebingtinggi dalam menyikapi hal ini,” jelasnya.

Sejumlah pedagang disini berharap kepada Pemko Tebingtinggi untuk menata seluruh pedagang di sepanjang Jalan KL Yos Sudarso untuk di selamatkan, misalnya seperti memanfaatkan terminal Bandar Kajum untuk ditata menjadi rest area dengan penataan yang menarik, sehingga wisatawan tertarik datang dari luar Kota Tebingtinggi.

“Lama kali Pemko Tebingtinggi menata kami (pedagang), biar sektor jasa UMKM Kota Tebingtinggi bisa diselamatkan. Kita nasibnya sekarang sama seperti Desa Bengkel di Kabupaten Sergai pusat jajanan yang kini sudah tutup dengan kondisi memprihatinkan, kalau bisa pedagang Kota Tebingtinggi tidak seperti itu,” harap Hartati.

Keterlambatan ini dikarenakan tidak berfungsinya saling mendukung antara Eksekutif dan Legislatif yang hanya mengedepankan Pokok Pikiran Rakyat (Pokir) dengan pembangunan sarana dan prasarana di Kota Tebingtinggi yang kurang menyentuh untuk kenaikan taraf ekonomi masyarakat.

Ketika usai dilantik menjadi Pj Wali Kota Tebingtinggi, Syarmadani berjanji dengan program kerja seratus hari untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat Kota Tebingtinggi, tetapi setelah enam bulan dalam bertugas menjadi Pj Wali Kota Tebingtinggi, program tersebut belum terlaksana sepenuhnya.

Pj Wali Kota Tebingtinggi Syarmadani pernah mengatakan bahwa untuk peningkatan ekonomi itu terganjal di permasalahan APBD Kota Tebingtinggi yang kecil dan pengaruh adanya pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024, jadi anggaran Kota Tebingtinggi menjadi defisit pada tahun 2022, bahkan tahun 2023 diperkirakan akan defisit kembali.

Sebenarnya untuk peningkatan perekonomian disektor ekonomi bidang jasa bisa digenjot, yaitu dengan memfungsikan kembali eks Terminal Bandar Kajum di Jalan KL Yos Sudarso menjadi rest area, pergudangan dan tempat terminal bus serta memfungsikan kafe kafe untuk ngopi.

Kadis Perhubungan Kota Tebingtinggi Manahan G Harahap pernah mengatakan sudah mempersiapkan market place eks Terminal Bandar Kajum yang sudah ditata untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tebintinggi, tetapi karena tidak ada dukungan anggaran, maka program tersebut tidak jelas kapan akan dilaksanakan.

Dalam market place tersebut, penataan pedagang UMKM semua akan ditata didalam eks terminal Bandar Kajum Kota Tebingtinggi, difungsikan kembali terminal dengan masuknya bus antar daerah dan kota untuk kembali masuk ke dalam terminal, nantinya juga disediakan loket loket bus yang ditata dengan apik sehingga masyarakat atau wisatawan masuk kedalam terminal.

Tidak disitu saja, agar penumpang yang datang menunggu bus tidak jenuh, di bagian lantai atas akan difungsikan menjadi kafe kafe tempat ngopi sambil bersantai. Di bagian belakang akan dibangun gudang gudang yang disewakan kepada pengusaha yang akan menyimpan barang-barang.

“Bahkan promosi akan digiatkan melalui OPD terkait. Karena letaknya strategis tidak jauh dari pintu tol Tebingtinggi Indrapura dan pintu tol Tebingtinggi Pematang Siantar, maka ini cara utama pertama yang bisa membangkitkan sektor ekonomi, dimana pedagang ditata dilokasi dengan adanya toilet bersih dan rumah ibadah seperti musholla,” jelas Kadis Perhubungan, Manahan G Harahap beberapa waktu lalu. (ian/ram)

Reformasi Birokrasi, Kemenagsu Teken Kerjasama dengan KIP Sumut

TANDA TANGAN: Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H Ahmad Qosbi menandatangi kerjasama dengan KIP Sumut, terkait data dan informasi, Jumat (29/12/2023).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Sumatera Utara (Kemenag Sumut) menandatangani nota kesepamahaman (MoU) dengan Komisi Informasi Publik (KIP) Sumut, Jumat (29/12/2023).

Kepala Kanwil Kemenag Sumut, H Ahmad Qosbi mengatakan, kerjasama ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi di bidang data dan informasi.

“Intinya tidak ada yang tidak transparansi yang terkait dengan data dan informasi. Kita berharap, dengan kerjasama ini nanti apa yang perlu kita berikan informasi kepada masyarakat, harus lewat badan ini kita kerjasama menjadi resmi,” katanya.

Melalui kerjasama ini, Qosbi berharap pengelolaan data dan informasi di Kemenag Sumut, dapat membantu mereka dalam memberikan informasi yang bisa diketahui masyarakat.

“Secara umum kita punya proyek miliaran, yang harus di tender. Proses tender ini banyak orang yang tidak tahu menahu. Dengan adanya kerjasama ini, nantinya sudah bisa menterjamahkan isi dari proyek atau kerjasama yang dilakukan oleh pemborong,” jelasnya, seraya berharap, kedepannya bagi Kemenag Sumut akan membawa berkah.

Sementara itu, Ketua KIP Sumut Abdul Haris mengapresiasi Kemenag Sumut, melalui kerjasama ini. Menurutnya, pihaknya telah melakukan kerjasama serupa dengan lembaga-lembaga pemerintah.

Secara garis besar, kata dia, tugas KIP Sumut yakni menerima pengaduan dari masyarakat dan memediasi. Kemudian, untuk menindaklanjuti pengaduan itu, pihaknya akan melakukan mitigasi dan litigasi.

“Kami juga mempunyai ruang sidang di Jalan Alfalah, yang saat ini lagi di renovasi,” katanya.

Dia meyakini, seluruh jajaran Kemenag Sumut dapat memahami tugas dan kerja KIP Sumut. Sebagai contoh kata Haris, pihaknya pernah menerima pengaduan dari kepada daerah terkait kisruh data dan informasi.

“Setelah kami buka, dia sebenarnya tidak paham apa tugas komisi ini. Setelah kami surati, kami jelaskan dan dia baru tahu, bahwa proses penyelesaian sengketa informasi itu, harus ada dulu permohonan informasi berdasarkan peraturan undang-undang,” jelasnya.

Melalui kerjasama ini, dia berharap tidak terjadi kesalahpahaman antara Kemenag Sumut dan masyarakat terkait data dan informasi. (man/ram)

Pimpinan DPRD Medan Imbau Masyarakat Kembali Terapkan Prokes

Pimpinan DPRD Kota Medan, H. Ihwan Ritonga.(Markus / Sumut Pos).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pimpinan DPRD Kota Medan, H. Ihwan Ritonga, meminta masyarakat untuk bersikap bijak perihal angka kasus Covid-19 yang kembali meningkat di Kota Medan. Ihwan mengimbau agar masyarakat dapat kembali menerapkan protokol kesehatan (prokes) sesuai anjuran pemerintah.

“Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Medan, kasus Covid-19 di Kota Medan kembali meningkat. Tentunya kita tidak perlu panik, tapi hal ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kita mengimbau agar masyarakat dapat kembali menerapkan prokes,” ucap Ihwan Ritonga kepada Sumut Pos, Jumat (29/12/2023).

Dikatakan Ketua DPC Partai Gerindra Kota Medan tersebut, prokes harus kembali diterapkan untuk meminimalisir terjadinya penyebaran Covid-19. Terkhusus di tempat-tempat keramaian, masyarakat diimbau untuk kembali menggunakan masker.

“Sesaat lagi kita akan libur tahun baru. Kita harapkan masyarakat bisa kembali menggunakan masker, hal ini untuk kebaikan kita bersama,” ujarnya.

Ihwan pun menambahkan, kepedulian untuk mencegah penyebaran angka kasus Covid-19 sangat penting untuk dibangun secara bersama-sama ditengah-tengah masyarakat. Sebab bila kasus Covid-19 kembali meningkat, maka masyarakat sendiri yang akan merasakan dampak negatif yang ditimbulkan.

“Tentu kita tidak ingin perekonomian kita kembali terpuruk seperti saat pandemi. Alhamdulillah saat ini ekonomi kita mulai bangkit, dan hal ini harus kita pertahankan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus Covid-19 di Kota Medan turut mengalami kenaikan seperti halnya kenaikan kasus Covid-19 secara nasional. Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Kesehatan mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 di Kota Medan tampak naik cukup signifikan di Bulan Desember 2023 ini.

Kepada Sumut Pos, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Medan, dr Pocut Fatimah Fitri mengatakan, sejak 1 Desember hingga 26 Desember 2023, Dinkes Kota Medan telah menemukan 52 kasus Covid-19 di Kota Medan.

“Di Bulan Desember ini, hingga per 26 Desember (2023) kemarin, kita telah menemukan 52 kasus Covid-19 di Kota Medan,” ucap Pocut kepada Sumut Pos, Kamis (28/12/2023).

Dikatakan Pocut, kasus Covid-19 di Kota Medan pada Bulan Desember tersebut jelas mengalami peningkatan bila dibandingkan bulan-bulan sebelumnya pada periode semester kedua (Juli – Desember) 2023.

“Bulan Juli 2023 angka Covid-19 di Kota Medan hanya tercatat 11 kasus, Agustus 6 kasus, September 4 kasus, Oktober 6 kasus, dan November 12 kasus. Sementara untuk Desember ini, hingga per 26 Desember sudah tercatat 52 kasus,” ujarnya.

Meskipun mengalami peningkatan, kata Pocut, namun tidak ada satu orangpun pasien yang dirawat di rumah sakit.

“Setahu saya (saat ini) belum ada (pasien) yang dirawat di rumah sakit untuk covidnya. Kalaupun (ada) yang dirawat di rumah sakit, itu karena penyakit lainnya,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, lanjut Pocut, pihaknya terus mengimbau masyarakat untuk kembali menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Kita imbau untuk kembali memakai masker di keramaian, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Kita juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan,” pungkasnya.
(map/ram)

Kadis PUPR Mengundurkan Diri, Pj Gubsu: Akan Diadakan Seleksi Terbuka

Pj Gubernur Sumut, Hassanudin.(BAGUS SYAHPUTRA/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara, Hassanudin angkat bicara terkait dengan pengunduruan diri Kepala Dinas Pekerjaan Umun dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Marlindo Harahap.

Hasanuddin menjelaskan akan mempelajari surat pengunduran diri, kemudian akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku. Ia mengatakan tidak mau berkomentar jauh mengenai pengunduran diri Kadis PUPR itu.

“Sistem berjalan normal, semua aturan sudah ada ketentuannya. Manakala hari ini ada OPD yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan wewenang, sehingga terlibat korupsi, maka sistem yang akan mengevaluasi,” ucap Hassanudin kepada wartawan, di Kota Medan, Jumat (29/12/2023).

Hassanudin mengaku menghargai keputusan yang diambil oleh Marlindo mengundurkan diri dengan alasan kondisi kesehatan. Namun, jika nantinya ditemukan ada hal yang melanggar aturan akan segera ditindak.

“Karena semua aturan sudah ada rulenya. Tidak ada hal baru, saya tidak akan bolak-balik hari, bolak-balik angka. Jika ada yang terlibat, maka aturan yang akan berjalan,” ungkapnya.

Terkait jabatan Kadis PUPR saat ini yang mengalami kekosongan, Hassanudin memastikan akan diisi dengan sistem seleksi terbuka. “Jabatan yang kosong akan kita isi tentu ada seleksi untuk itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Marlindo Harahap mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala PUPR Sumut. Kabar mengundurkan diri Marlindo muncul saat proyek pembangunan jalan dan jembatan senilai Rp 2,7 triliun belum selesai.

“Ya benar, saya mengundurkan diri,” ujar Marlindo Harahap, Selasa (26/12) lalu.

Marlindo menjelaskan bahwa surat pengunduran diri itu, sudah disampaikannya kepada Penjabat (Pj) Gubernur Sumut, Hassanudin, pada pertengahan bulan Desember 2023 ini.

“Sudah saya usulkan kemarin pada tanggal 15 Desember 2023,” tandas Marlindo.(gus/ram)

Komisi IV Minta Pengawasan Terhadap Kebersihan Sungai Deli Ditingkatkan

Anggota DPRD Medan, Daniel Pinem.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Daniel Pinem, memberikan apresiasi atas kinerja Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang terbukti berhasil membangun kolaborasi dengan TNI AD dan Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II untuk melakukan gotong royong dalam membersihkan Sungai Deli. Hal itu dilakukan sebagai upaya meminimalisir banjir di Kota Medan.

“Kita apresiasi dan ucapkan terimakasih kepada Pak Wali Kota Medan atas kolaborasinya, sehingga Sungai Deli saat ini bersih dari sampah dan sedimentasi,” ucap Daniel Pinem, Jumat (29/12/2023)

Ke depan, kata Daniel, pihaknya berharap agar pengawasan dalam menjaga kebersihan sungai-sungai di Kota Medan, khususnya Sungai Deli yang telah dibersihkan lewat kolaborasi gotong royong dapat ditingkatkan.

“Setelah selesai dibersihkan, kita minta agar Sungai Deli ini diawasi secara ketat agar jangan ada lagi yang membuang sampah ke sana. Kita harapkan, kebersihan sungai-sungai yang lain juga dapat diawasi secara ketat,” ujarnya.

Kemudian, sambung Daniel, dirinya juga mengajak semua pihak, termasuk masyarakat untuk turut mendukung program pengendalian banjir dan menjaga kebersihan di Kota Medan. Apalagi Wali Kota Medan, Bobby Nasution akan menerapkan sanksi bagi setiap pihak yang membuang sampah sembarangan di Kota Medan sesuai yang tercantum dalam Perda Kota Medan No 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan mulai 1 Januari 2024.

“Kita sangat mendukung penuh penerapan sanksi ini. Tapi kita juga meminta agar Pemko Medan menyiapkan sarana dan prasarana tempat pembuangan sampah dan kebutuhan lainnya agar proses pembuangan sampah di setiap lingkungan dapat berjalan dengan baik dan penerapan sanksi dapat berjalan lancar,” katanya.

Politisi senior PDI Perjuangan itu juga meminta setiap perangkat di Pemko Medan agar lebih massif dalam melakukan sosialisasi Perda No 6 Tahun 2015 kepada seluruh masyarakat, khususnya terkait penerapan sanksi.

“Kita juga meminta kepada petugas kebersihan agar tidak terlambat mengangkut sampah. Saat ini banyak warga mengeluhkan keterlambatan pengangkutan sampah yang mengakibatkan bau busuk dan membuat warga merasa sangat tidak nyaman,” pungkasnya.

Seperti diketahui, kolaborasi Pemko Medan dengan TNI AD, Badan Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) dan pihak-pihak terkait dalam kegiatan gotong royong pembersihan Sungai Deli dilakukan mulai 27 September hingga 22 Desember 2023. Dalam giat tersebut, aliran Sungai Deli sepanjang 67.550 meter berhasil dibersihkan dengan mengangkut 26.552 ton sampah dan 23.705 meter kubik sedimentasi.

Adapun peserta yang gotong royong sebanyak 1.852 peserta yang terdiri atas unsur Petugas Pemelihara Prasarana dan Sarana Umum (P3SU), unsur TNI AD, BWSS II, Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK), dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). (map/ram)