Nelayan Hilang di Perairan Pulau Berhala

BATUBARA – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan sekitar Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Korban diketahui bernama Wanda (30), anak buah kapal (ABK) jaring pari, warga Desa Pantaiburung, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara.

Menurut Kanit Markas Polairud Batubara, Ipda Hendrico P Kaban,Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Pos Pagurawan Unit Markas Polairud Batubara pada malam harinya dari Zulham (45), warga Dusun Limau Manis, Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras.

“Ia dilaporkan terjatuh ke laut pada Rabu (22/7) sekitar pukul 10.00 WIB di perairan sekitar 10 mil arah barat Pulau Berhala, pada posisi yang dilaporkan sebagai titik 55.33,”ungkap Kanit Markas Polairud Batubara, Ipda Hendrico P Kaban, Sabtu (25/7).

Berdasarkan keterangan pelapor, informasi awal diperoleh dari awak kapal tangkul kepiting yang bertemu dengan kapal jaring pari di lokasi kejadian. Karena kapal jaring pari tidak dapat berkomunikasi langsung ke daratan, awak kapal tersebut meminta bantuan agar kabar tersebut diteruskan kepada keluarga korban.

Setelah menerima informasi, Zulham bersama orang tua korban berupaya menghubungi tekong kapal, Alan Boy, melalui jalur komunikasi nelayan untuk memastikan peristiwa tersebut. Selanjutnya, sekitar pukul 20.05 WIB, laporan resmi disampaikan ke Pos Airud Pagurawan.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Polairud melakukan pendataan saksi, berkoordinasi dengan Basarnas Tanjungbalai dan Satpolairud Sergai, serta menyiapkan kapal patroli beserta perlengkapan pencarian.

Pada Sabtu (25/7/2026), operasi pencarian dilanjutkan oleh tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Unit Markas Polairud Batubara Pos Pagurawan, Basarnas, dan relawan nelayan menggunakan Kapal Patroli Polisi KP II-2025.

Tim melakukan penyisiran di sekitar titik awal korban dilaporkan hilang di perairan Pulau Berhala. Namun hingga operasi pencarian dihentikan sementara pada sore hari akibat kondisi cuaca, korban belum berhasil ditemukan.

Selama pelaksanaan operasi, personel juga bersiaga di Pulau Berhala serta berkoordinasi dengan Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Mar Pam Puter) Pulau Berhala yang dipimpin Kepala Pos, Letda Marinir Marshudi. Operasi SAR dijadwalkan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan harapan korban segera dapat ditemukan.(lib/azw).

BATUBARA – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di perairan sekitar Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Korban diketahui bernama Wanda (30), anak buah kapal (ABK) jaring pari, warga Desa Pantaiburung, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara.

Menurut Kanit Markas Polairud Batubara, Ipda Hendrico P Kaban,Laporan mengenai kejadian tersebut diterima Pos Pagurawan Unit Markas Polairud Batubara pada malam harinya dari Zulham (45), warga Dusun Limau Manis, Desa Sei Buah Keras, Kecamatan Medang Deras.

“Ia dilaporkan terjatuh ke laut pada Rabu (22/7) sekitar pukul 10.00 WIB di perairan sekitar 10 mil arah barat Pulau Berhala, pada posisi yang dilaporkan sebagai titik 55.33,”ungkap Kanit Markas Polairud Batubara, Ipda Hendrico P Kaban, Sabtu (25/7).

Berdasarkan keterangan pelapor, informasi awal diperoleh dari awak kapal tangkul kepiting yang bertemu dengan kapal jaring pari di lokasi kejadian. Karena kapal jaring pari tidak dapat berkomunikasi langsung ke daratan, awak kapal tersebut meminta bantuan agar kabar tersebut diteruskan kepada keluarga korban.

Setelah menerima informasi, Zulham bersama orang tua korban berupaya menghubungi tekong kapal, Alan Boy, melalui jalur komunikasi nelayan untuk memastikan peristiwa tersebut. Selanjutnya, sekitar pukul 20.05 WIB, laporan resmi disampaikan ke Pos Airud Pagurawan.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Polairud melakukan pendataan saksi, berkoordinasi dengan Basarnas Tanjungbalai dan Satpolairud Sergai, serta menyiapkan kapal patroli beserta perlengkapan pencarian.

Pada Sabtu (25/7/2026), operasi pencarian dilanjutkan oleh tim SAR gabungan yang terdiri atas personel Unit Markas Polairud Batubara Pos Pagurawan, Basarnas, dan relawan nelayan menggunakan Kapal Patroli Polisi KP II-2025.

Tim melakukan penyisiran di sekitar titik awal korban dilaporkan hilang di perairan Pulau Berhala. Namun hingga operasi pencarian dihentikan sementara pada sore hari akibat kondisi cuaca, korban belum berhasil ditemukan.

Selama pelaksanaan operasi, personel juga bersiaga di Pulau Berhala serta berkoordinasi dengan Satgas Marinir Pengamanan Pulau Terluar (Mar Pam Puter) Pulau Berhala yang dipimpin Kepala Pos, Letda Marinir Marshudi. Operasi SAR dijadwalkan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan harapan korban segera dapat ditemukan.(lib/azw).

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru